alexa-tracking
Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5acc9d45d44f9f993a8b4568/gundala--dir-joko-anwar-2019
Lapor Hansip
10-04-2018 18:17
GUNDALA | dir. JOKO ANWAR (2019)
Quote:
SCREENPLAY FILMS and BUMI LANGIT STUDIOS
in ASSOCIATION with LEGACY PICTURES


Quote:
OFFICIAL POSTER
GUNDALA | dir. JOKO ANWAR (2019)


Quote:
RELEASE DATE : 29 AGUSTUS 2019


Quote:
CAST :
  • Abimana sebagai Sancaka/Gundala
  • Muzakki sebagai Sancaka kecil
  • Tara Basro sebagai Wulan
  • Bront Paralae sebagai Pengkor.
  • Cecep Arif Rahman ... Swara Batin
  • Hannah Al Rashid ... (rumored)
  • Marissa Anita ... Kurniati Dewi
  • Asmara Abigail
  • Willem Bevers
  • Muzakki Ramdhan ... Sancaka (during childhood)
  • Rio Dewanto
  • Arswendy Bening Swara
  • Aqi Singgih




Quote:
Produced by
Wim Berlinawan ... associate producer
Bismarka Kurniawan ... producer (as Bismarka R. Kurniawan)
Wicky V. Olindo ... producer
Daiwanne Ralie ... associate producer
Robert Ronny ... executive producer
Sukhdev Singh ... producer



Quote:
Synopsis: Sancaka telah hidup di jalanan sejak orang tuanya meninggalkannya. Menjalani kehidupan yang berat, Sancaka bertahan hidup dengan memikirkan keselamatannya sendiri. Ketika keadaan kota makin buruk dan ketidakadilan berkecamuk di seluruh negara, Sancaka harus memutuskan, apakah dia terus hidup menjaga dirinya sendiri atau bangkit menjadi pahlawan mereka yang tertindas.

Source: screenplay films (youtube)



teaser trailer :
Quote:



Quote:



OFFICIAL TRAILER :

Diubah oleh kanzaki
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rastaseta dan 16 lainnya memberi reputasi
15
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Tampilkan isi Thread
Halaman 62 dari 82
Lapor Hansip
08-09-2019 13:23
Balasan post satriawanjodi2
Quote:Original Posted By satriawanjodi2


Yupps, dan semakin melejit karier nya setelah membintangi film keluarga cemara dan dua garis biru.


Pas di dilan 90 menurutku acting nya udah lumayan..walaupun dia cuma aktris peran pembantu ya kalo gak salah namanya ? Bukan.peran utama. Jadi adik nya dilan.
Memang pekerjaan walaupun masih scope.kecil kalo kita kerjakan dgn totalitas hasilnya terlihat beda..dan kemungkinan besar bertahap dpt kesempatan karya lbh besar lagi. 😉👍
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kanzaki dan 2 lainnya memberi reputasi
3
08-09-2019 14:57
Akhirnya sempat juga nonton gundala. Bagus filmnay kok. Hanya sedikit kurang penjelasan, mengapa pengkor akhirnya menyambangi sancaka.Motivasinya kurang. Masak menghajar beberapa preman pasar bikin musuh besar keluar.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kanzaki dan 2 lainnya memberi reputasi
3
Lapor Hansip
08-09-2019 15:43
Balasan post MasWookie
Sancaka ketemunya gak sengaja Gan. Dia cuma kebetulan lewat. Harusnya diceritakan dr sisi Sancaka ya.
Kalau yg lain, iya sih. Minor lah.
Yang gede, penjelasan kenapa pengkor nyari sancaka. Motivasi terlalu lemah, menurut saya.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kanzaki dan 2 lainnya memberi reputasi
3
08-09-2019 16:45
hari ini ke gramedia. lihat komik tie-in gundala. style gambarnya terlalu marvel/dc wannabe. ok lah, krn filmnya sendiri adalah plagiatan marvel/dc wajar versi komiknya gak jauh beda.

harga komik 95ribu dan setelah lihat dalamnya, gw mutusin batal beli karena:

1. buka halaman terakhir muncul boss besar yang dari gambarnya kelihatan mandarin wannabe.

2. ada juga two face wannabe emoticon-Hammer

3. adegan berantem gundala dgn adu speed kelihatan flash wannabe.

4. yang bikin kecewa adalah lebih dari separuh halaman bukan panel komik melainkan deskripsi tertulis ttg karakter2 dalam bumi langit universe.
profile-picture
profile-picture
titokeren dan koerkaskus memberi reputasi
0
08-09-2019 17:54
Baru aja nonton... ternyata tidak seburuk yg saya kira (karena beberapa review menyatakan yg...)... emang ada beberapa kekurangan, tapi masih bisa dibilang film yg bagus...

review lengkap menyusul... kalau sempat....
skore 7.1... untuk sementara...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
vivallein dan 3 lainnya memberi reputasi
4
08-09-2019 18:16
Quote:Original Posted By Liteone
hari ini ke gramedia. lihat komik tie-in gundala. style gambarnya terlalu marvel/dc wannabe. ok lah, krn filmnya sendiri adalah plagiatan marvel/dc wajar versi komiknya gak jauh beda.

harga komik 95ribu dan setelah lihat dalamnya, gw mutusin batal beli karena:

1. buka halaman terakhir muncul boss besar yang dari gambarnya kelihatan mandarin wannabe.

2. ada juga two face wannabe emoticon-Hammer

3. adegan berantem gundala dgn adu speed kelihatan flash wannabe.

4. yang bikin kecewa adalah lebih dari separuh halaman bukan panel komik melainkan deskripsi tertulis ttg karakter2 dalam bumi langit universe.


Nih orang apaan sih kerjaannya nyinyir2 entah sutradaranya maupun orang di balik layarnya. Let me tell you bro, nggak ada gunanya hidup kalau cuma bisa nyinyir dan gak bisa berkarya sendiri.

Saya sebagai orang perfilman merasa bahwa anda tidak pantas meremehkan suatu karya yang sudah dibangun sejak setengah abad lamanya.

Sindiran bagi film yang menurut anda buruk dan belum tentu bagi orang lain buruk adalah suatu bentuk pemborosan kuota. Anda terlalu mengecilkan pikiran manusia.

Orang-orang tidak sebodoh yang anda kira 😠
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Mr.Coro dan 12 lainnya memberi reputasi
13
08-09-2019 19:24
ADA YANG MINAT ?

profile-picture
profile-picture
profile-picture
kanzaki dan 3 lainnya memberi reputasi
4
Lapor Hansip
08-09-2019 20:13
Balasan post satriawanjodi2
Gan, kalau komiknya bisa beli d mana ya? Gak enak mau baca gratisan. Siapa tahu bisa jadi dc or marvel kalau ygvbaca cukup banyak.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kanzaki dan 2 lainnya memberi reputasi
3
Lapor Hansip
08-09-2019 20:19
Balasan post raisa06061990
Quote:Original Posted By raisa06061990


Dapet info dari mana bro ??


Kalau sutradaranya Jokan, Liteone harus coba casting lagi. Kalau dulu pernah gagal, siapa tahu sekarang sukses. Jadi gak nyinyirin Jokan melulu.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kanzaki dan 2 lainnya memberi reputasi
3
08-09-2019 20:23
Quote:Original Posted By erriwibowo
Gan, kalau komiknya bisa beli d mana ya? Gak enak mau baca gratisan. Siapa tahu bisa jadi dc or marvel kalau ygvbaca cukup banyak.


Di Gramedia or di online shop officialnya Bumilangit di Bukalapak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kanzaki dan 2 lainnya memberi reputasi
3
08-09-2019 22:21
kurang bagus yak pelemnya??

nyeritain latar belakang sancaka nya terlalu ribet dan makan porsi kebanyakan. bagusan pas nyeritain latar belakangnya pengkor, singkat padat jelas.

banyak scene ga jelas. kaya scene mimpi buruknya sancaka, scene sri asih nebalikin ambulance, dll..

banyak plothole. yg mungkin udh banyak dibahas di sini.

kalo dari ane: 6/10

nilai plus nya cuman sancaka sebagai hero dari kaum proletariat. perspektif yg lain daripada yg lain. tapi ya that's it.
profile-picture
profile-picture
kanzaki dan koerkaskus memberi reputasi
2
08-09-2019 22:33
Quote:Original Posted By erriwibowo
Kalau sutradaranya Jokan, Liteone harus coba casting lagi. Kalau dulu pernah gagal, siapa tahu sekarang sukses. Jadi gak nyinyirin Jokan melulu.


lagi cari pemeran pembantu di virgo tuh. Syaratnya umur masih belasan tahun emoticon-I Love Indonesia
profile-picture
profile-picture
kanzaki dan koerkaskus memberi reputasi
2
Lapor Hansip
08-09-2019 22:56
Balasan post erriwibowo
Quote:Original Posted By erriwibowo
Sancaka ketemunya gak sengaja Gan. Dia cuma kebetulan lewat. Harusnya diceritakan dr sisi Sancaka ya.
Kalau yg lain, iya sih. Minor lah.
Yang gede, penjelasan kenapa pengkor nyari sancaka. Motivasi terlalu lemah, menurut saya.


Sancaka sama Pengkor ketemunya di mana sih? Apa ane yg kelewat yah emoticon-Hammer (soalnya ane sempet keluar ke toilet, pas di adegan yg anggota DPR temennya lukman sardi pipis emoticon-Ngakak (S))

Menurut ane sih bagus secara alur ceritanya, plot twist-nya meskipun sederhana dan mudah ditebak tapi mantap dan diceritakan secara rapi (kyk serum amoral yg ternyata hoax dan antidote-nya yg beneran racun, serta seluruh cerita tentang serum dan antidote itu cuma akal2an Ghazul supaya bisa mecahin kaca yg menyekap Ki Wilawuk)...
Kekurangannya mungkin beberapa plot point yg sedikit loncat2, terus beberapa detail yg terlalu convenient (kyk pabrik yg dijaga sancaka kok kosong mulu kyk abandoned, padahal di adegan awal masih nyetak koran, apa emang mau ditutup yah dan ane gak merhatiin penjelasannya? nohopeemoticon-Smilie, terus ada beberapa detail penting lain yg kalo gak perhatian betul bisa kelewat karena cuma diomongin atau keliatan sekilas aj (kyk yg ane sebutin di atas, terus gmn Pengkor tau identitas asli Sancaka, dst.)

Dari sinematografi dan directing sih udah gak ragu lagi ane emoticon-Big Grin Dan yg paling ane seneng adalah timeline gak ditampilin gamblang ke penonton (kyk kasih tulisan adegan ini di mana dan tahun berapa, kyk Jakarta 1999) tapi ditampilin lewat barang2 yg ada di adegan tersebut, misalnya waktu Sancaka masih anak2 ane bisa ngira2 ini sekitar tahun 90an akhir karena liat plat nomor mobil yg berakhir masa berlakunya tahun 2000 emoticon-Big Grin atau gak nampilin tahun di koran...

CGI secara keseluruhan ok sih, cuma yg agak flop waktu Sancaka dilempar dari atas gedung, keliatan bgt emoticon-Ngakak (S)
apa gak sempet bikin/nyewa ragdoll buat adegan ngelempar yah?
Diubah oleh estidi
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kanzaki dan 3 lainnya memberi reputasi
4
08-09-2019 23:12
Baru selesai ntn..
Filmnya B aj terutama adegan fight klimaksnya CAUR bgt!! mending joko pake stuntman deh biar lebih proper dilihatnya padahal building storynya dr awal udh bagus or ga usah kejar setoran dlu ditraining lagi castingnya hrs byk belajar dr the raid seh, masa film superhero figthnya culun gitu. No offence 😅

Yang bikin bagus film ini menurut gw scene sri asih + credit scenenya 😅

Rate Film : 6/10
Rate Sri asih + credit scene : 8.5/10
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kanzaki dan 2 lainnya memberi reputasi
3
08-09-2019 23:20
EASTER EGG

GUNDALA | dir. JOKO ANWAR (2019)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kanzaki dan 2 lainnya memberi reputasi
3
08-09-2019 23:31
Quote:Original Posted By satriawanjodi2


Nih orang apaan sih kerjaannya nyinyir2 entah sutradaranya maupun orang di balik layarnya. Let me tell you bro, nggak ada gunanya hidup kalau cuma bisa nyinyir dan gak bisa berkarya sendiri.

Saya sebagai orang perfilman merasa bahwa anda tidak pantas meremehkan suatu karya yang sudah dibangun sejak setengah abad lamanya.

Sindiran bagi film yang menurut anda buruk dan belum tentu bagi orang lain buruk adalah suatu bentuk pemborosan kuota. Anda terlalu mengecilkan pikiran manusia.

Orang-orang tidak sebodoh yang anda kira 😠


jgn mewek lah.

bantah aja kalo ada yang salah.

bener gak ada mandarin dan two face wannabe? bener gak ada adegan gundala lari berlistrik ala the flash? bener gak setengah komik itu bukan panel komik melainkan deskripsi karakter2 yang gak muncul di komik (what a rip off), dan bener gak gundala serta komik 70 - 80an plagiatan dc/marvel seperti komik 2000an plagiat manga?

kalo semua fakta, yah lu nangis aja di pojokan krn fakta gak peduli dgn perasaan lu.

Quote:Original Posted By erriwibowo
Gan, kalau komiknya bisa beli d mana ya? Gak enak mau baca gratisan. Siapa tahu bisa jadi dc or marvel kalau ygvbaca cukup banyak.


jelas2 gw tulis gramedia dgn harga 95ribu.

saran gw sih lu nunggu bbrp bulan lagi setelah film gundala turun layar baru beli biar harganya turun. krn itu komik not worth 95ribu...kalo full panel komik sih iya tp komiknya sendiri lebih banyak deskripsi karakter bumilangit universe dalam bentuk narasi daripada menceritakan cerita tokoh superhero bernama gundala dalam panel komik.

Quote:Original Posted By erriwibowo


Kalau sutradaranya Jokan, Liteone harus coba casting lagi. Kalau dulu pernah gagal, siapa tahu sekarang sukses. Jadi gak nyinyirin Jokan melulu.


mewekan lu sampah dan klise bener, gak ada yang original dikit? emoticon-Ngakak

kalo film douchey dan preachy ala joko anwar mah gw ogah kalopun ditawarin 100% profit emoticon-Ngakak

true story nih, minggu lalu gw dpt undangan nonton bareng gundala yang diadakan erick thohir di epiwalk. gw gak datang padahal gratis dan dapat banyak merchandise ekslusif kalo datang. tau knp? krn gw emang emoh nonton, dpt tiket gratis atau dibayar juga gw gak mau emoticon-Peace

Quote:Original Posted By gazybo
kurang bagus yak pelemnya??

nyeritain latar belakang sancaka nya terlalu ribet dan makan porsi kebanyakan. bagusan pas nyeritain latar belakangnya pengkor, singkat padat jelas.

banyak scene ga jelas. kaya scene mimpi buruknya sancaka, scene sri asih nebalikin ambulance, dll..

banyak plothole. yg mungkin udh banyak dibahas di sini.

kalo dari ane: 6/10

nilai plus nya cuman sancaka sebagai hero dari kaum proletariat. perspektif yg lain daripada yg lain. tapi ya that's it.


bukan nilai plus krn hero kaum proletar uda banyak muncul di hollywood kyk daredevil dan luke cage dari seri netflix.
Diubah oleh Liteone
profile-picture
koerkaskus memberi reputasi
1
09-09-2019 00:33
Barusan nonton.
Plot hole berkesan disengaja biar ada prekuel atau sekuel dengan flashback masa lalu, atau gmn jg ga ngerti...kaya kenapa sancaka sering kesamber petir, kenapa si ghazul bilang "tapi dia belum tau siapa dirinya"...
Bahasa ga konsisten, kadang elu gue, kadang saya anda, padahal gaya bahasa gini bisa dijadiin "trait" sebuah karakter, misalnya karakter anggota dewan pakenya saya-anda, preman pasar pakenya lu-gue...dst dst, ketidak konsistenan yg menurut saya cukup bodoh untuk sekelas joko anwar.
Tu adegan sancaka dilempar dari atap bisa lolos QC seorang joko anwar??????
Dark knight wannabe(tone & scoring) bukan hal yg jelek...dan harusnya gini yg diperbanyak, contohlah hal yg bagus...
Final fight yg "meh".
Dan berkesan sengaja di dumb-down supaya mudah dipahami, padahal targetnya kan remaja-dewasa, bilang kek tu serum yg mencemari beras bisa merusak bagian cortex/amigdala/atau apa lah bahasa ilmiahnya, jgn disingkat jadi amoral gitu...kesannya dangkal dan ga masuk akal...

Tapi jangan bahas jeleknya aja dong ya...bagusnya juga.
Ni film udah keliatan niat(prop, casting, ya sesuai lah ama budget)
CGI(kadang sebenernya banyak yg bagus cginya, tapi ada juga yg parah kaya yg dibahas sebelumnya)
Koreonya bagus dah, dan villainnya pun sebenernya ga receh, sempet dapet harapan ketika lukman sardi bilang bahwa pengkor itu adalah tuhan bagi sebagian orang(terutama anak yatim),tapi ya....ga ter eksplor lbh dalam atau gmn lah, jadi kurang berkesan...

Lah kok jadi bahas jeleknya lagi ya???
Ntar deh ditambahin lagi kalo inget...
profile-picture
profile-picture
kanzaki dan koerkaskus memberi reputasi
2
Lapor Hansip
09-09-2019 00:57
Balasan post estidi
@estidi

kalau situasi percetakan, sudah benar yg ditampilkan diawal2

pabrik " kosong "itu menurut gw kebutuhan cerita aja. biar ada adegan fightnya bisa lebih diatur. biar bisa menyorot banyak orang sekaligus tanpa terhalang objek. dan klo ga salah gw baca syuting gundala di pabrik semen.

realitanya tempat percetakan ( koran misalnya)itu tidak seperti " pabrik" yg di gundala. Kalo lingkungan melibatkan alat dan mesin cetak, fightnya bisa ala jackie chen ( ruang byk barang, sempit).

contoh lain kejar2an di lingkungan percetakan, di film catch me if you can. dicaprio maen kucing-tikus sejenak dengan tom hanks.

Atau bisa jadi si sancaka pindah tempat kerja, dari satpam percetakan ke satpam pabrik.

.






profile-picture
profile-picture
profile-picture
kanzaki dan 2 lainnya memberi reputasi
3
Lapor Hansip
09-09-2019 06:43
Balasan post socceripoy
Quote:Original Posted By socceripoy
@estidi

kalau situasi percetakan, sudah benar yg ditampilkan diawal2

pabrik " kosong "itu menurut gw kebutuhan cerita aja. biar ada adegan fightnya bisa lebih diatur. biar bisa menyorot banyak orang sekaligus tanpa terhalang objek. dan klo ga salah gw baca syuting gundala di pabrik semen.

realitanya tempat percetakan ( koran misalnya)itu tidak seperti " pabrik" yg di gundala. Kalo lingkungan melibatkan alat dan mesin cetak, fightnya bisa ala jackie chen ( ruang byk barang, sempit).

contoh lain kejar2an di lingkungan percetakan, di film catch me if you can. dicaprio maen kucing-tikus sejenak dengan tom hanks.

Atau bisa jadi si sancaka pindah tempat kerja, dari satpam percetakan ke satpam pabrik.



Ya gpp sih kalo emang pabriknya dikosongin demi kemudahan koreo juga...
Tapi mungkin bisa lebih di-justify di ceritanya kenapa pabriknya kosong, soalnya kalo gak salah ane sempet denger dialog yg kira2 kyk gini (waktu scene percetakan):
'mending jadi satpam daripada jadi teknisi, pabrik tutup tetep butuh satpam'
Itu kalo didetailin dikit bisa bener2 men-justify kalo pabriknya itu emang bener2 udah gak dipake lagi, dan sancaka sama temennya yg bapak2 itu (lupa namanya emoticon-Hammer) cuma jagain biar gak dipake preman atau gelandangan sampe pabriknya terjual...
Tapi yg kyk gini kan cuma asumsi ane emoticon-Big Grin kalo emang maksud dari filmmakernya kyk gitu ya bagus sih emoticon-Ngakak (S)

Mungkin di film2 lain ke depannya bisa di-improve adegan2 yg jumpy kyk gini supaya gak jadi asumsi dan bahan debat kusir oleh orang2 kyk Liteone dan kroco2nya emoticon-Ngakak (S)

Quote:Original Posted By erriwibowo
Akhirnya sempat juga nonton gundala. Bagus filmnay kok. Hanya sedikit kurang penjelasan, mengapa pengkor akhirnya menyambangi sancaka.Motivasinya kurang. Masak menghajar beberapa preman pasar bikin musuh besar keluar.


Mungkin karena Sancaka/Gundala udah jadi simbol hope buat masyarakat yg mulai ngelawan dan gak mau lagi dihasut untuk rusuh (yg ini emang kurang keliatan sih, karena cuma ditampilin lewat satu adegan yg preman diteriakin anak kecil terus dipelototin satu RT emoticon-Big Grin)

Tapi itu kan motivasinya Pengkor, si Ghazul lain lagi emoticon-Big Grin dia cuma butuh darahnya Sancaka...
Pengkor sendiri kyknya gak tahu menahu soal itu...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kanzaki dan 2 lainnya memberi reputasi
3
Lapor Hansip
09-09-2019 06:45
Balasan post socceripoy
Quote:Original Posted By socceripoy
@estidi

kalau situasi percetakan, sudah benar yg ditampilkan diawal2

pabrik " kosong "itu menurut gw kebutuhan cerita aja. biar ada adegan fightnya bisa lebih diatur. biar bisa menyorot banyak orang sekaligus tanpa terhalang objek. dan klo ga salah gw baca syuting gundala di pabrik semen.

realitanya tempat percetakan ( koran misalnya)itu tidak seperti " pabrik" yg di gundala. Kalo lingkungan melibatkan alat dan mesin cetak, fightnya bisa ala jackie chen ( ruang byk barang, sempit).

contoh lain kejar2an di lingkungan percetakan, di film catch me if you can. dicaprio maen kucing-tikus sejenak dengan tom hanks.

Atau bisa jadi si sancaka pindah tempat kerja, dari satpam percetakan ke satpam pabrik.

.








Kalau menurut ane ada alasannya Pabriknya kosong gan, inget ada perkataan pak Agung ke sancaka pas scene percetakan "kalau jadi teknisi besoknya udah jadi pegangguran mendingan jadi security"

GUNDALA | dir. JOKO ANWAR (2019)

Dan disitu tertera juga "edisi terakhir" artinya hari itu udah hari terakhir percetakan The Jakarta Times
profile-picture
profile-picture
profile-picture
anggilobes dan 4 lainnya memberi reputasi
5
Halaman 62 dari 82
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.