alexa-tracking
Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
7122
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c3bf826af7e930dd41807cf/catatan-yang-terbuka
Cerita soal kegagalan. Bagi orang-orang di sekitar gw ga pernah tahu apa saja kegagalan yang sudah gw buat. Mereka melihat hidup gw serba indah. Tidak salah, karena itulah yang selalu gw tampilkan.
Lapor Hansip
14-01-2019 09:47

Catatan Yang Terbuka

Past Hot Thread
Catatan Yang Terbuka

Quote:
Catatan "Yang" Terbuka. Apanya sih yang terbuka? Semua yang selama ini gw tutup rapat. Apa itu? Cerita soal kegagalan. Bagi orang-orang di sekitar gw, bahkan teman gw sekalipun, ga pernah tahu apa saja kegagalan yang sudah gw buat. Mereka melihat hidup gw serba indah. Tidak salah, karena itulah yang selalu gw tampilan.


Buat gw, kegagalan adalah tanggung jawab personal, bukan untuk dibebankan kepada orang lain. Biarkan mereka tahu yang indah indah saja soal gw. Problem, atau masalah, biar gw yang merasakannya. Itulah mengapa hidup gw terlihat indah. Percayalah, hidup ga ada yang seindah itu.

Namun, ada sebuah nilai yang bisa dipetik dari kegagalan-kegagalan yang gw rasakan. Saat keputusan gagal yang gw buat saat membeli tanah dari Pak Bams, akhirnya gw punya usaha baru. Otak mesum gw menangkap peluang untuk buka bengkel modifikasi bekerja sama dengan U**** adalah jawaban, atas kerugian finansial yang gw dapat dari membeli tanah mati itu.

Apakah Papa tahu tanah itu mati? Tahu, dan beliau membiarkan gw gagal! jahat? Tidak! Justru gw bersyukur! Awalnya jengkel, tapi setelah gw tahu maksud kenapa Papa tetap membiarkan gw gagal, kejengkelan gw berubah menjadi sujud sungkem terima kasih atas ilmu yang Papa ajarkan dalam diam.

Itulah salah satu kegagalan gw. Kegagalan, yang membuat Mama melarang gw untuk terjun di dunia yang ingin gw tekuni. Tapi, gw seperti terlahir untuk hidup dengan hal-hal yang menyerempet bahaya. Setelah gw bisa bangkit, gw memulai lagi. Itulah alasan, mengapa proyek di Gunungpati, gw sebut sebagai proyek perdana. Well, inilah kisah gw. Kisah yang tidak hanya indah, tapi juga mengenaskan. Kisah ketika Tuhan mulaimenyapa dan membuka mata hati ku, bahwa aku hanyalah seorang hamba!


-------------+++++++++++++----------------


Diana dan Vina masih terkapar di kasur yang ada di kosan gw. Sesuatu yang indah, sudah terjadi semalam. Membayangkan pun, rasa nya gw ga sanggup. Tapi Tuhan terlalu baik kepada gw. Hingga sesuatu yang jauh dari jangkauan gw pun bisa gw rasakan. Apa itu? Lu bebas mengimajinasikannya.

Quote:"Mba, mba, bangun. Sudah siang. Ga capek tha tidur terus." Ujar gw sambil terus menggoyangkan badan mereka berdua.

"Oahm. Jam berapa sih ndo? Masih malam kan ini?" Tanya Diana yang mulai bergeliat dari tidurnya.

"Sudah pagi mba. Kalau pacar ku ke sini, aku yang repot."

"Hehehe. Bagus dong, kita ajakin gabung aja sekalian."

"Duh. Jangan gitu dong mba." Ujar gw, lalu memanaskan air untuk membuat sesuatu yang hangat.

Gw biarkan mereka bangun, sambil sekali-kali melirik. Ternyata mereka benar-benar bangun, meskipun gw tahu itu terpaksa. Jam di kamar, masih menunjuk angka 05.15. Masih sangat pagi memang, tapi itu sama sekali ga membuat gw tenang. Lina terlalu sering datang sangat pagi ke sini.

Dua gelas, teh jahe hangat gw sajikan untuk mereka berdua. Untuk mengurangi cemas, yang mulai melanda, sebatang rokok pun gw hisap dalam-dalam. Diana nampak bereskan "arena perang" semalam. Sedangkan Vina, dia ke kamar mandi. Baguslah, paling ga, tanda-tanda mereka akan pulang dan berkemas sudah ada di depan mata.

Quote:"Ga mandi mba?" Tanya gw ke Vina.

"Ga lah ndo, nanti aja di kosan. Sebenarnya masih ngantuk, tapi demi kamu."

"Hehehee. Ya udah sih, teh nya diminum dulu biar segeran."

Diana pun bergabung dengan kita. Setelah tadi beres-beres, dia ke kamar mandi. Yah, sekedar cuci muka untuk menyegarkan diri saja, sama seperti yang Vina lakukan tadi. Obrolan pagi itu ga berlangsung lama. Yang memotong bukan gw, tapi Diana. Dia paham posisi gw yang sedang terjepit.

Beres-beres kamar adalah hal yang pertama gw lakukan pagi ini. Mengganti sprei lengkap dengan sarung bantal dan guling gw lakukan demi keamanan bersama. Ga lupa, wangi-wangian untuk menghilangkan bau dua cewe sexeh yang semalam nebeng tidur di sini, ga lupa gw lakukan. Yah mskipun Diana sudah membereskannya tadi, tapi gw rasa itu masih belum sempurna.

Quote:"Ayanxxx..." Sapaan yang nyaris membuat gw melompat. Untung saja, gw terlatih dibentak-bentak.

"Kamu Taaa, pagi-pagi dah ngagetin aja ih..." Ujar gw...

"Hayooo lagi mikirin apa???" Dia mendekat ke gw yang sedang merapikan sprei...

"Mikirin proposal, Mama dan semua..."

Kegagalan gw dulu memaksa gw untuk lebih selektif dan hati-hati, ga keras kepala dengan ga menerima uluran tangan dari Papa. Gw mengajukan proposal, dan Papa akan menjadi investor buat gw. Hubungan kita murni profesional, karena ada hitam di atas putih yang mengikat, beserta jaminan yang akan dilelang Papa, jika gw gagal bayar.

Jangan salah, mungkin kalau gw gagal orang pikir hidup gw akan enak. Toh masih ada Papa, bisa lah nebeng ke beliau. Lu salah! Gagal adalah mati buat gw! Gw sudah ambil sikap, jika emang ini gagal lagi, gw akan ke Papua! Entah kerja apa! Yang jelas, malu jika gw gagal dan masih di rumah.

Quote:"Hm. Makanya tho yanx, mending kamu tuh jujur aja sama semua. Biar beban mu itu ga terlalu berat." Lina selalu punya alasan untuk menentramkan hati gw.

"Udah ga ada yang tersembunyi Ta. Mama juga udah tau semuanya."

"Terus?"

"Ya meski keberatan, beliau ga kuasa nahan aku."

"Ya sudah! Terus apalagi? Kamu punya Papa mu yang udah kasih lampu hijau. Kamu juga punya Papa ku, yang juga dukung kamu."

"Mungkin masih ada sisa trauma. Trauma pernah gagal, dan mangkrak ga ada gunanya."

"Semua pernah gagal. Coba kasih tau aku yanx, orang yang ga pernah gagal? Ga ada. Kalau yang gagal, lalu menyerah dan pasrah, banyak yanx. Kamu mau?"

"Hehehehe. Mainstream adalah sesuatu yang paling aku benci Ta. Jadi aku ga mau."

"Nah. Ayo dong semangat! Hari ini semangat nya kuliah dulu. Hehe."

"Nanti siang, aku ke proyek Ta."

"Ya udah gapapa yanx, yang penting kamu harus optimis, OK?"

"OK..."

"Itu baru pacar ku." Sebuah kecupan mendarat di jidat gw. Semoga Cinta ga mencium sesuatu yang aneh.

Hangat pelukan dari Cinta membuat gw jadi lebih baik. Entah bahasan tadi hanya sebagai pelarian untuk menutupi kegilaan yang tadi malam gw lakukan bersama Vina-Diana atau murni gw memang ingat dengan kegagalan yang gw derita. Entahlah, semua menjadi abu-abu sekarang. Mungkin benar kata Arief ke gw, "kurangi hal-hal yang ga perlu dan dianggap tabu..."

Kuliah sudah ga ada menarik-menariknya di mata gw. Materi yang cuma itu-itu saja, dan stop pada ranah teori membuat gw bosan... Mungkin benar kata beberapa teman, gw ini anak alam, bukan anak sosial. Anak alam, itu suka membuktikan sesuatu, menguji hipotesa dan mendapatkan jawabannya saat itu juga. Beda dengan anak sosial yang lebih "sabar" mencari jawaban dari hipotesa yang mereka munculkan.

Quote:emoticon-mail: "Selamat siang mas, saya boleh ketemu pean ga?" Sms masuk dari Pak Atmo. Tokoh yang dituakan di lokasi proyek gw.

emoticon-mail : "Bisa Pak. Ada yang penting? Ini saya mau naik Pak."

emoticon-mail : "Oh. Kebetulan kalau gitu mas, nanti kalau sudah sampai, nyuwun tulung dikabari njih."

emoticon-mail : "Siap Pak."


Gw paham apa yang ingin Pak Atmo bahas dengan gw. Pasti soal kelanjutan nasib orang orang yang kerja sama gw. proses urug yang gw lakukan sudah hampir selesai. Sedangkan gw belum memperoleh pembeli potensial, meski proposal sudah gw sebar. Ini jelas bukan kabar bagus buat meyakinkan investor untuk menanamkan modalnya pada gw. Sh*t! Kerja apa ya yang duitnya gede, tapi cuma butuh waktu singkat? Balap liar? Oh, tidak!, gw sudah pensiun.

Gw menuju parkiran lanjut keluar jalan Kaki menuju kosan. Kan tadi gw nebeng Cinta, kalau mobilnya gw pakai nanti dia pulangnya gimana? Terpaksa deh ambil mobil dulu di kosan. Di depan gw ada gerombolan celana cingkrang, plus mba-mbanya yang seperti itulah busananya. Gw tidak mau ribet. Namun dalam hati gw sudah membatin. Kalau sampai mereka cari gara-gara sama gw, akan gw hajar saat itu juga. Mood gw sedang ancur kok diajakin bercanda. Untungnya mereka paham, dan memilih membiarkan gw lewat.

Quote:"Seperti dugaan gw, Pak Atmo mau bahas soal kelanjutan proyek yang sedang gw kerjakan. Ga ada jalan lain selain jujur. Gw pun menjelaskan semuanya kronologi dari awal sampai akhir. Berat memang membuat orang kecewa, tapi apa mau dikata, emang inilah kenyataannya."

Otak lagi buntu kayak gini, temuin Eka kayak nya cocok deh. Sayangnya, nasib gw kurang baik hari ini. Eka sedang ada kuliah yang ga bisa dia tinggalkan. Katanya sih, mata kuliah utama. Untuk membuang waktu, gw memutuskan untuk mencari warnet. Jangan salah, sekarang gw sudah bukan si gaptek dan cuek teknologi seperti saat SMA dulu.

Quote:emoticon-mail: "Hi ndo, gw putuskan untuk memberikan kesempatan kepada Seno untuk mendekat ke gw. How about you, dear? Awas aja kalau lu bilang gw ini kekanakan karena memilih berdasar persamanaan negara, dan agama."


Jangan Buka, Nyesel Lho


Email yang terus terang membuat gw hanya tersenyum simpul sedikit kecut. Pengirim nya itu lho yang bikin gw gimana gitu. Reni! Gw mencoba melucu untuk balas email yang baru masuk beberapa jam lalu itu. Namun, apakah feel lucunya dapat, gw sendiri kurang yakin.

Quote:emoticon-mail: "Lu dimana? Gw udah bubaran nih." Sms masuk dari Eka.

emoticon-mail : "Bentar, lu tunggu di parkiran B6 aja ya?"

emoticon-mail : "Wong edan, ditanya kok ga jawab sih."

emoticon-mail : "Pertanyaan lu basi. Udah jelas gw di hati lu lho ya."

emoticon-mail : "Kepreeettt ndooo... Londooo..."


Dasar cewe antagonis. Gw kira cuma muka nya doang yang sadis, ternyata sifatnya pun ga kalah sangar. Gw sudah matikan billing warnet, bayar, lalu bergegas menuju tempat parkir yang tadi gw maksud. Terlambat jelas bukan ide bagus. Bisa kena omelan Eka gw.

Quote:"Siang cewe." Goda gw, ketika stop persis di depannya.

"Lamaaa lu ndo." Dia pun buka pintu kiri, lalu naik.

"Lu dari mana ndo? Cek kerjaan ya?" Tanya dia kemudian.

"Yappp. Udah mau selesai sih."

"Lhah, kalau udah selesai, terus nasibnya gimana ndo?"

"Ya ga gimana-gimana. Mungkin stop dulu beberapa saat sambil nunggu peminat dan juga investor."

"Nganggur dong abis ini."

"Ga juga Ka. Gw udah punya usaha baru yang bisa gw kerjain."

"Dasar otak bisnis. Kuliah selesaikan woi."

"Aman lah. Kemana kita?"

"Kosan ndo, gw udah masak tadi pagi, hehe."

"Apa?" Gw menatap heran ke Eka, pengen ngakak tapi gw tahan. Eka masak?

"Sialan lu ndo!!! Meremehkan banget lu! Gini-gini gw bisa masak woiii!!! Hahaha..." Ngakak dia.

"Lihat muka dan kelakuan lu, emang salah ya kalau gw curiga dengan rasa masakan lu? Hehehehe." Ejek gw

"Bodo amat ndo, awas aja kalau lu ga abisin masakan gw!"

"Kenapa emang? Hehehehee."

"Jangan ke kosan gw lagi!"

"Ya elah, sadis amat lu Ka!"

"Bodo amat! Salah sendiri menghina gw!"

"Ga menghina sayang, cuma memastikan." Gw pegang rambutnya.

"Apa lu pegang-pegang."

"Jiah, kekasih gw lagi ngambek."

"Kekasih pala lu ndo."

"Ngoahahahahaaa."

Gw sudah menyiapkan mental dan lidah gw untuk menghadapi situasi terburuk. Nunggu di kamar, sementara Eka sibuk menyiapkan hasil karyanya. Ayam goreng, sup wotel, kol, dan teman-temannya. Oiya, ada juga sambal yang terlihat menggoda dengan warna merah agak sedikit gelap.

Satu suapan masuk, ini ga buruk! Emang sih ga enak-enak banget. Cenderung agak asin di lidah gw. Tapi masih masuk toleransi lah. Sambalnya itu yang gw suka. Manisnya biasa saja, pedasnya juga biasa, tapi gurihnya itu lho. Overall, not bad. Namun ga bisa dibilang istimewa juga.

Quote:"Doyan lu ndo? Hehehe." Tanya Eka, saat gw nambah sayur plus sambalnya.

"Hehehehe. Lu beli di mana?" Ejek gw.

"Sialan lu! Plakkk!" Bahu gw kena tampol.

"Mau penilaian jujur?"

"Iyalah! Gila aja lu bohong."

"Overall, enak! Cuma asinnya kagak nahan mba nyaaa. Lu pengen kimpoi ya?"

"Huahahahahahahaa. Beneran asin berarti ya ndo? Teman gw tadi juga bilang gitu. Itu sayurnya udah tak tambahi air tadi, kalau ayamnya. Pasrah deh."

"Besok lagi, kalau masak kurangi garam ya? Asin ga baik buat darah."

"OK Pak Boss!"

"Dan ini." Gw angkat sambal di depan matanya.

"Juara! Lu kalau buat lagi, pakai takaran ini. Gw bukan pecinta pedas, gw juga ga suka sambal, tapi gw suka sambal lu! Boleh ga boleh, sisanya gw bawa pulang!"

"Hahahahahaaa. Koplak lu ndo!"

"Ga boleh?"

"Boleh-boleh. Semua aja boleh."

"Ogah, asin sayang. Udah pengen yah?" Ulangi lagi pertanyaan pertama tadi.

"Kalau iya, lu mau apa?" Mampus gw. Mana mukanya serius lagi.

"Kapan? Ortu ku otw rumah mu nih?"

"Hihihihi. Salah nantang orang, sabar ndo. Lulus dulu."

Gw kok dikasih tantangan, ya gw makan lah sampai abis. Mood gw agak membaik pasca bertemu dengan Eka. Selain perut kenyang, gw juga dapat belaian kasih sayang. Gw rasa itu adalah instrumen penting untuk balikin semangat gw, setelah kegagalan-kegagalan yang gw alami. Caranya mungkin salah, tapi ya sudahlah.

Sebelum Magrib, gw sudah berada di kosan lagi. Sms-sms dari Lina baru gw balas di sini. Waktu ketemu Eka, hp dalam posisi super silent. Jadi bukan cuma ga berdering, getar pun ga. Anggap saja gw sedang memainkan protokol buaya. Tapi entah mengapa, gw agak ga nyaman akhir-akhir ini. Gw seperti sudah lelah bermain dari hati ke hati.

Quote:"Jika kepala pusing kayak gini, paling enak itu vodka. Untungnya, gw selalu sedia di kamar. Gapapa main single, yang penting happy dan sedikit meringankan beban di kepala ini. Juga sebagai bekal hari esok yang lebih baik."

Pagi yang cerah. Sebelum jam 7, Lina sudah di depan kosan. Dia sepertinya mulai suka dengan kegiatan barunya, barengin gw tiap berangkat kuliah. Memang kampus kita dekat, tapi tetap saja beda. Biasanya sih, gw drop dia, lalu mobilnya gw bawa ke parkiran kampus gw. Kecuali kalau gw ada acara kayak kemarin, dia yang drop gw di jurusan gw.

Quote:"Yanx, kamu dicariin tuh sama Mama..." Ujarnya saat gw sudah siap di balik kemudi mobilnya.

"Hah? Mama ngapain nyari aku Taaa?" Agak heran gw.

"Iya, kangen katanya. Kamu sih jarang maen ke rumah."

"Ya udah, besok malam minggu aku apelin kamu ya?"

"Wuuu. Kalau gitu aku ke gerejanya minggu pagi aja yanx."

"Siappp. Udah sampai, semangat ya Ta." Yap, jarak kosan gw ke kampus, memang dekat.

"Iya. Kamu tuh yanx yang semangat, jangan mikirin gagal terus." Pegang pipi gw.

"Gagal? Apaan tuh gagal? Hehehe."

"Ahahahaa. Bye yanx, nanti beres kuliah langsung ke sini aja ya?"

"Boleh?"

"Boleh lah. Asal kamu ga rusuh aja!"

"Hehehe. Siap cintaaa."

Gw memiliki riwayat yang kurang baik sama anak ekonomi. Biasalah, mereka jual, ya gw borong. Jangankan mereka yang muka-muka alim tapi dibuat sangar, yang beneran sangar macam anak Teknik aja gw gass kok. Kalau gw mau, bisa aja sih gw minta tolong ke anak hukum. Namun itu bukan karakter gw. Masalahnya, anak hukum suka main kotor. Kalau kata orang jawa sih, "nabok nyilih tangan." Itu bukan karakter gw.

Quote:"Tuing." Sebuah notifikasi YM masuk ke HP gw sesaat setelah gw di parkiran.

emoticon-mail : "Gw diajak makan malam sama Seno nih." Reni! Bego ya gw, ada YM di HP, kenapa kemarin gw ke warnet? Anggap aja buang waktu.

emoticon-mail : "Pamer mulu. Coba sini liat gambar nya Seno kayak apa." Balas gw, keluar mobil, pastikan terkuci, lanjut jalan ke kelas.

emoticon-mail : "Jangan ndo, minder lu ntar, soalnya gantengan dia daripada lu. Haha."

emoticon-mail : "Ganteng tapi kecil buat apa?"

emoticon-mail : "Njir. Dari mana lu simpulin dia kecil?"

emoticon-mail : "Karena yang bisa ngalahin joni cuma negro, arab dan bule."

emoticon-mail : "Wkkwkwkwkwk. Ntar gw lihat dulu, kalau lu bener, gw puji."

emoticon-mail : "Puji doang? Ga guna kaleee. Tidur bersama kek biar sangar."

emoticon-mail : "Iya, nunggu gw balik ya?"

emoticon-mail : "Deal."

emoticon-mail : "Bye mantan, jalan dulu yakkk."

emoticon-mail : "Pala lu mantan."

emoticon-mail : "Bodo amatt."


Manasin gw kok pakai pacar baru. Mana bisa boss? Tapi kenapa ada semacam ketidak suka-an ya di hati gw? Ga bisa gw bantah sih, mungkin karena gw memang masih ada hati ke Reni. Ya sudah, mari dihapus dengan ikut kuliah Hukum Acara Pidana di pagi yang panas ini. Panas bukan karena cewe-cewe dan dipamerin Reni ya, tapi emang karena panas beneran oleh matahari.

Sepertinya, gw butuh piknik. Pulang lanjut ketemu Arief bisa menjadi solusi yang baik. Tapi besok gw sudah ada janji untuk ngapelin Cinta. Di sinilah repotnya. Apa nanti sore saja ya gw baliknya. Ada banyak hal yang ingin gw bahas dengan Kampret. Sebaiknya ga gw tunda, kalau gw ingin semua tetap on the track.

Gw mulai percaya, jika Tuhan mulai menyapa dan menunjukkan kuasanya, serta memberitahu gw, bahwa gw ini buka siapa-siapa. Gw ini hanya hamba yang bisa diatur sesukanya. Pertanyaannya, apakah gw bisa memanipulasi keputusan Tuhan agar mau berada di kubu gw? Only time will tell.



Ciaooo
Diubah oleh londo.046
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Alya917 dan 195 lainnya memberi reputasi
192
Tampilkan isi Thread
Halaman 316 dari 358
Catatan Yang Terbuka
Lapor Hansip
08-09-2019 20:33
Balasan post ngopiserius
yaps dosen uin om pengen ngikut pengajian nya belum sempet
0 0
0
Catatan Yang Terbuka
08-09-2019 20:48
Catatan Yang Terbuka
monggo ngopi pa ee boz ... kawulo alit nderek langkung ... monggo
profile-picture
profile-picture
sahier0101 dan guplak_maniak memberi reputasi
1 1
0
Catatan Yang Terbuka
08-09-2019 20:51
selamat malam bang.. maaf nih oot ya bang londo.. mau mnta link threadnya bang arif nih kayanya kelewat sy bang. ada yg bisa bantu??
0 0
0
Catatan Yang Terbuka
08-09-2019 21:01
Joss gandos..jangan cemas, galau dst jalanin aja semua pilihan sesuai hati nurani..dalem sedalam sumur..semua usaha muaranya pasti hasil, paling tidak pasti ada hasilnya walau tidak sesuai keinginan karena tuhan lebih tahu apa yang dibutuhkan umatnya bukan apa yang umatnya inginkan..emoticon-Hammer
Diubah oleh Cah.ingusan
0 0
0
Catatan Yang Terbuka
08-09-2019 21:02
Jadi saksi gimana semesta itu bekerja,
Sebagai makhluk yang masih ego kadang masih susah menerima ketetapan semesta,
Kalo sudah berada dititik yasudahlah mau gimana lagi udah lewat, lalu merenung, baru bisa tertawa, ternyata lagi diajak bercanda

Astaga ngetik ngawur emoticon-Hammer2
Diubah oleh oldman13
0 0
0
Catatan Yang Terbuka
08-09-2019 21:47
Eka, Diana, trus Reza..
duh mantep kali aaahhh.. klw bisa dikimpoi ketiga nya, nikmat Tuhan mana lagi yg mau didustakan.. emoticon-Big Grin
0 0
0
Catatan Yang Terbuka
08-09-2019 21:55
duh jd kepikiran KPAI, alasannya Djarum eksploitasi anak untuk iklan terselubung. La koplak,, perusahaan sebesar Djarum ngapain nglakuin iklan terselubung? emang udah ga mampu iklan di tv? giliran shitnetron perusak moral bocah malah didiemin emoticon-Blue Guy Bata (L)emoticon-Blue Guy Bata (L)emoticon-Blue Guy Bata (L)emoticon-Blue Guy Bata (L)
profile-picture
ekaniningsw memberi reputasi
1 0
1
Catatan Yang Terbuka
08-09-2019 22:37
Quote:Original Posted By agoenghidayat78
Catatan Yang Terbuka
monggo ngopi pa ee boz ... kawulo alit nderek langkung ... monggo


Wihhh mancing atau nyebrang Om?
0 0
0
Catatan Yang Terbuka
08-09-2019 23:52
yen pas marai 'on' yen kakean marai 'Off'....lha malah tepar he...he...
profile-picture
profile-picture
kirito2kasegawa dan dewakere memberi reputasi
2 0
2
Catatan Yang Terbuka
09-09-2019 06:34
nih pak Arief sama mas Arief keknya punya jalan pemikiran yang sama ya mas. sama-sama misterius.... emoticon-Big Grin
0 0
0
Catatan Yang Terbuka
09-09-2019 06:40
Quote:Original Posted By rheeashe
Karena akan ada saat nya kw di pekso 'puasa' emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin saiki dijar2 no...
Kenapa neng kene kesanne kw lemah banget yaa mas? Hmmm bukan pas kr pak arif yaa.. koyo neng titik galau ngunu..

Nah kui mba, belum bisa memahami kalau sejatinya hidup itu adalah puasa... Kan pengendalian diri... Kapan boleh makan sesuatu, kapan stop... Kapan boleh melakukan sesuatu... Kapan harus menahan diri... Manusia itu kan dibekali intuisi dan insting mba, mungkin di situ intuisi ku mulai mlaku, tapi bingung arep kepiye... Dari situlah kelemahan itu terlihat... emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By realpict
Secara keponakan lagi giat giatnya latihan & ikut beberapa perlombaan bulu tangkis,karena udah ikut yg beasiswa djarum belum lolos.. tp malah ini jadi tahun yg terakhir bagi pbdjarum ngadain pencarian bakatnya.. Yasudahlah,entah apa yg udah dipikirkan oleh pihak K***

Nanti ada gantinya mba dari KP(t)AI, audisi demo yang baik dan benar... emoticon-Big Grin lha anak anak yang diajak demo aja orang tuanya dibiarkan kok... emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By polikarbon
Nahh.. Aku mikire juga gitu mas ndo. Kayake pihak Djarum bakal jemput bola lagi kayak yang dulu udah dilakuin sebelum ada audisi. Jadi, bakal datang ke turnamen daerah terus mantau pemain yang berpotensi. Yaaa mirip kayak agen sepakbola di luar negeri sanaa~

Mungkin om, kita lihat saja nanti... emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By kimmot
belajar dengan Pak Arief itu membuat kita dipaksa untuk peka ya Mas..
kok gw malah penasaran dengan puasa ya..

Puasa itu kan setiap hari kita lakukan mba... emoticon-Big Grin menahan diri dari yang halal agar tercipta keteraturan... emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By kangnasgor123
Belajar tentang hakekat, gua juga lagi mencari makna tentang semua nya om bahaha

Tau dr.fahrudin faiz om ndo?

Kurang paham om... emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By emberkupecah
waduh cangkul nya tau tau ada 2.jadi kelingan sama trit nya mas arif waktu bilang jangan panik an, jangan kagetan dll

Soale kagetan pangkal ketidaktenangan om... emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By ngopiserius
Wah nuwun om...pembahasan soal hakekat e, walopun aku rung paham...tp embuh knp berasa entuk energi positif dr baca tulisane njenengan...

Iya mba, nanti dikit-dikit dibuka biar ga dianggap gila... emoticon-Hammer2
Quote:Original Posted By agoenghidayat78
Catatan Yang Terbuka
monggo ngopi pa ee boz ... kawulo alit nderek langkung ... monggo

Mancing nang laut tha om??? emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By Cah.ingusan
Joss gandos..jangan cemas, galau dst jalanin aja semua pilihan sesuai hati nurani..dalem sedalam sumur..semua usaha muaranya pasti hasil, paling tidak pasti ada hasilnya walau tidak sesuai keinginan karena tuhan lebih tahu apa yang dibutuhkan umatnya bukan apa yang umatnya inginkan..emoticon-Hammer

Aku bocah mu pokok e om... emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By oldman13
Jadi saksi gimana semesta itu bekerja,
Sebagai makhluk yang masih ego kadang masih susah menerima ketetapan semesta,
Kalo sudah berada dititik yasudahlah mau gimana lagi udah lewat, lalu merenung, baru bisa tertawa, ternyata lagi diajak bercanda

Astaga ngetik ngawur emoticon-Hammer2

Asik bli kalau sudah agak paham, kalau belum ya paling solusinya nge-beer sampai tepar... emoticon-Hammer2
Quote:Original Posted By nichi07
Eka, Diana, trus Reza..
duh mantep kali aaahhh.. klw bisa dikimpoi ketiga nya, nikmat Tuhan mana lagi yg mau didustakan.. emoticon-Big Grin

Jangan lah laeee, tak kasihan kah kau dengan para jomblo itu??? emoticon-Ngakak (S)
Quote:Original Posted By aldeenakal
duh jd kepikiran KPAI, alasannya Djarum eksploitasi anak untuk iklan terselubung. La koplak,, perusahaan sebesar Djarum ngapain nglakuin iklan terselubung? emang udah ga mampu iklan di tv? giliran shitnetron perusak moral bocah malah didiemin emoticon-Blue Guy Bata (L)emoticon-Blue Guy Bata (L)emoticon-Blue Guy Bata (L)emoticon-Blue Guy Bata (L)

Biarkan saja om... emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By shegate7
yen pas marai 'on' yen kakean marai 'Off'....lha malah tepar he...he...

Penak wedang uwuh mas Git... emoticon-Big Grin
0 0
0
Catatan Yang Terbuka
09-09-2019 06:40
Quote:Original Posted By Alea2212
nih pak Arief sama mas Arief keknya punya jalan pemikiran yang sama ya mas. sama-sama misterius.... emoticon-Big Grin

Sama-sama ga cocok untuk yang mau nyari ilmu kesaktian mba... emoticon-Ngakak (S)
0 0
0
Catatan Yang Terbuka
09-09-2019 06:49
Quote:Original Posted By londo.046
Nah kui mba, belum bisa memahami kalau sejatinya hidup itu adalah puasa... Kan pengendalian diri... Kapan boleh makan sesuatu, kapan stop... Kapan boleh melakukan sesuatu... Kapan harus menahan diri... Manusia itu kan dibekali intuisi dan insting mba, mungkin di situ intuisi ku mulai mlaku, tapi bingung arep kepiye... Dari situlah kelemahan itu terlihat... emoticon-Big Grin


Iyo bener.. urip q poso ben iso ngendalikno nafsu.. emoticon-Big Grin
Bukanne intuisimu wes terasah yaa mas? Opo kw meragukn sesuatu? emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin
profile-picture
ngopiserius memberi reputasi
1 0
1
Catatan Yang Terbuka
09-09-2019 08:28
mancing pa ee boz ... di seputaran pulau seribu 🐟
0 0
0
Catatan Yang Terbuka
09-09-2019 08:37
Quote:Original Posted By londo.046
Sama-sama ga cocok untuk yang mau nyari ilmu kesaktian mba... emoticon-Ngakak (S)


Cocoknya nyari ilmu apa tuh mas, kalo dari duo Arief? emoticon-Big Grin
0 0
0
Catatan Yang Terbuka
09-09-2019 10:15
Padahal keahlian membaca situasi iku penting om nggo manungsa opo wae profesine tapi nek pengen ahli membaca situasi biasane diirngi nggo pengalaman sing akeh koyo pemain anyar sing wes dikontrak karo bos YS.Pengalamane main liga Palestina ono mugo enggal nyetel karo strategine BaNur.Maju klubnya bahagia suporternyaemoticon-Leh Uga
profile-picture
ngopiserius memberi reputasi
1 0
1
Catatan Yang Terbuka
09-09-2019 13:23
Quote:Original Posted By londo.046
Nah

Puasa itu kan setiap hari kita lakukan mba... emoticon-Big Grin menahan diri dari yang halal agar tercipta keteraturan... emoticon-Big Grin



Ini nih yang sering kita lupa konsep puasa = menahan diri..
Makasih Mas udah diingatin..emoticon-Nyepi
0 0
0
Catatan Yang Terbuka
09-09-2019 13:59
Quote:Original Posted By londo.046

Iya mba, nanti dikit-dikit dibuka biar ga dianggap gila... emoticon-Hammer2



Penak wedang uwuh mas Git... emoticon-Big Grin



Siyaaap memantaw,
Weh lah knp om, kok iso dianggep gila? emoticon-Confused

-
purwaceng yo enak lho om...emoticon-Ngakak (S)
0 0
0
Catatan Yang Terbuka
09-09-2019 15:03
Quote:Original Posted By londo.046
Nah kui mba, belum bisa memahami kalau sejatinya hidup itu adalah puasa... Kan pengendalian diri... Kapan boleh makan sesuatu, kapan stop... Kapan boleh melakukan sesuatu... Kapan harus menahan diri... Manusia itu kan dibekali intuisi dan insting mba, mungkin di situ intuisi ku mulai mlaku, tapi bingung arep kepiye... Dari situlah kelemahan itu terlihat... emoticon-Big Grin

Nanti ada gantinya mba dari KP(t)AI, audisi demo yang baik dan benar... emoticon-Big Grin lha anak anak yang diajak demo aja orang tuanya dibiarkan kok... emoticon-Big Grin

Mungkin om, kita lihat saja nanti... emoticon-Big Grin

Puasa itu kan setiap hari kita lakukan mba... emoticon-Big Grin menahan diri dari yang halal agar tercipta keteraturan... emoticon-Big Grin

Kurang paham om... emoticon-Big Grin

Soale kagetan pangkal ketidaktenangan om... emoticon-Big Grin

Iya mba, nanti dikit-dikit dibuka biar ga dianggap gila... emoticon-Hammer2

Mancing nang laut tha om??? emoticon-Big Grin

Aku bocah mu pokok e om... emoticon-Big Grin

Asik bli kalau sudah agak paham, kalau belum ya paling solusinya nge-beer sampai tepar... emoticon-Hammer2

Jangan lah laeee, tak kasihan kah kau dengan para jomblo itu??? emoticon-Ngakak (S)

Biarkan saja om... emoticon-Big Grin

Penak wedang uwuh mas Git... emoticon-Big Grin


tak perlu dikasihani om. ntar mereka manja dan mengkek 😁
0 0
0
Catatan Yang Terbuka
10-09-2019 00:16
Ga mumet bos ngliwati pulau kabehe sewu😂✌🏻

Quote:Original Posted By agoenghidayat78
mancing pa ee boz ... di seputaran pulau seribu 🐟


0 0
0
Lihat 1 balasan
Halaman 316 dari 358
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
rekan-kerja
Stories from the Heart
true-story-mengejar-marika
Stories from the Heart
stories-re-imagined
Stories from the Heart
jaran-sungsang
Stories from the Heart
gelora-sma
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.