alexa-tracking
Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
104
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d6df8d27e3a7215d722e581/kasih-sekadar-kisah
Tuduhan perebut suami orang, perusak rumah tangga orang, telah di sematkan untukku. Menyakitkan sekali, bukan? Seharusnya masa remaja itu di lalui dengan bahagia.
Lapor Hansip
03-09-2019 12:23

Kasih Sekadar Kisah

Past Hot Thread
Quote:Indeks di sini


Selamat Tinggal Agustus

L U K A






Kasih Sekadar Kisah


"Kenapa baru sekarang bilangnya? Setelah semua yang kamu lalui begitu mengerikan, aku seperti seorang yang tidak berguna dan pengecut."

"Enggak apa-apa. Jangan dipikirkan. Aku bercerita bukan karena ingin membuat kamu merasa bersalah, hanya sekadar ingin kamu tahu, perpisahan kita dulu bukan tanpa alasan." Dia terdiam. Aku tahu, ada penyesalan di matanya. Dia yang aku kenal masih sama seperti dulu, hangat dan penuh cinta. Tapi sekarang tidak ada lagi yang bisa aku lakukan. Cerita kami telah usai.

"Kiya, kalau bilang dari dulu, aku pasti akan berusaha mempertahankan hubungan kita." Rupanya dia memang benar terlalu menyesali. Bukankah aturannya memang begitu? Penyesalan akan berada di posisi paling akhir, setelah semua terjadi.

"Aku menyimpulkan dengan sederhana, berarti kita nggak berjodoh," tutupku pada akhirnya. Dia terlihat memendam. Dia memang yang paling mencintai di antara kami berdua. Wajar kalau dia sekarang akan memikirkan banyak hal.

Setelah memisahkan diri kembali ke rumah masing-masing, aku berbaring di atas kasurku. Menerawang pada masa-masa kelam yang telah berlalu. Setiap mengingatnya, ingin sekali aku memaki siapa saja yang telah memgecamku dengan sangat kejam pada masa itu. Dan air mata selalu menjadi pertanda, bahwa kesakitan itu masih ada di dalam hatiku. Tidak pernah hilang, hanya sedang berusaha aku sembunyikan.

Sesuatu di masalalu yang membuat hubunganku dengan dia berakhir begitu saja tanpa adanya penjelasan. Aku yang masih berusia 15 tahun waktu itu pernah di taksir oleh lelaki kenalanku. Jendra namanya. Lalu kami mengobrol biasa layaknya seorang teman. Dia memang menyatakan perasaannya, tapi tidak meminta sebuah hubungan. Karena apa? Dia memiliki tunangan yang sebentar lagi akan melakukan pernikahan. Ternyata dari kedekatan itu, semuanya menjadi bencana. Jendra yang tidak lama setelah menikah pernah menemuiku bersama sepupu lelakinya. Karena sepupunya itu ada perasaan denganku. BOM!

Meledak. Aku yang tidak tahu apa-apa waktu itu, tiba-tiba di datangi oleh wanita yang menjadi istri Jendra. Mengamuk dengan melempar benda apa saja yang di dapatnya. Memakiku habis-habisan, berusaha menjambakku, tapi di pegangi oleh teman-temannya. Aku di permalukan, di tempat umum. Memang waktu itu aku tidak menangis, tapi, hatiku rasanya terluka parah. Diamuki, di coba ditendang dan dipukul. Sumpah serapahan berdesing seperti peluru. Menembus jantungku hingga berdenyut nyeri. Aku pasrah, tidak melawan. Bukan karena aku bersalah, malah aku tidak mengerti apa yang sebenarnya terjadi.

Tuduhan perebut suami orang, perusak rumah tangga orang, telah di sematkan untukku. Menyakitkan sekali, bukan? Seharusnya masa remaja itu di lalui dengan bahagia bersama cinta monyet kita, bukan malah hidup dalam bullyan. Hampir satu kampung selalu membully. Mereka berkata kasar dan berusaha menjauhi seakan aku sampah busuk.

"Dasar gadis perebut suami orang!"

"Jangan suka berteman denga dia, ya. Jangan sampai masa depan kalian rusak karena pergaulan dengan dia."

"Masih kecil saja sudah pandai berbuat jahat seperti itu, bagaimana besarnya nanti."

Ketika semua kalimat-kalimat itu di sematkan untukku, memangnya aku bisa apa selain hanya menangis seorang diri setelah pulang ke rumah. Teman-teman mulai menjauhi, walaupun tidak begitu kentara. Tapi, aku tahu dengan melihat sikap mereka padaku.
Padahal, ada seseorang yang jauh di sana, telah menjadi kekasihku. Jarak telah memisahkan kami ribuan kilo meter. Dia yang harus mengenyam pendidikan di luar daerah karena keterbatasan pendidikan di kampung kami. Seseorang yang aku cintai. Enggan memberitahunya. Aku tidak akan melakukan pembelaan apapun, karena menjelaskan pada orang banyak tidak menjamin apa-apa. Terutama usiaku yang masih muda, hanya bisa menangis dan menangis. Cukup satu yang aku jaga, perasaan orangtuaku. Biarlah aku di cap sebagai gadis perusak, asal jangan keluargaku di hujat.

"Mengaku saja, Kiya. Kami nggak akan membela kalau memang kamu bersalah, tapi kami perlu penjelasan kamu." Kakak sepupuku dengan beberapa kakak iparku, menanti jawaban. Mereka memandang prihatin.

"Enggak, kak. Sumpah! Itu cuma salah paham!" Tangisku tidak bisa ditahan ketika mengatakannya. Aku tidak kuasa menahan di depan mereka, karena aku tahu mereka akan memaklumi dan memberikan kata penenang. Tapi tidak ada yang bisa di buktikan pada masa itu selain hanya percaya pada omongan yang terus menyebar.

Hari kian berjalan, dan bulan kian berganti. Sampai di mana saatnya masa liburan tiba. Dia datang. Berdiri di hadapanku dengan senyum manis yang selalu dia berikan. Hatiku menangis pilu, tidak dapat bersuara. Dia cuma mengusap bahuku, mungkin dia mengira aku begitu karena terlalu rindu sampai 'tak mampu berkata-kata.

Suatu malam, setelah semua keberanian aku kumpulkan, aku mengajaknya bertemu. Dan mengungkapkan keinginanku untuk putus darinya. Tentu saja dia sangat terkejut sampai mengatakan kalau aku hanya bercanda. Melihat kesungguhanku, dia akhirnya percaya. Pasrah.

"Apapun alasanmu, tolong ingat satu hal, aku selalu sayang kamu, Kiya. Entah itu dulu, sekarang maupun nanti. Sekalipun aku menua. Kamu akan selalu aku ingat." Rasanya air mata bukan lagi sesuatu yang berharga ketika malam yang pilu itu aku lalui. Tangisku pecah di dekapannya yang terasa hangat. Yang nantinya akan aku rindukan. Harus aku akhiri semua ini bukan tanpa alasan. Karena, wanita yang menjadi istri Jendra masih memiliki hubungan keluarga yang kuat dengan Dia. Dan keluarga Dia, seseorang yang tidak ingin aku sebut namanya, telah ikut mengecamku. Maka dari itu, biarlah aku mengalah. Melepas cinta yang telah menemaniku selama ini. Melepas bahagia yang pernah aku rasakan, sekalipun kami terpisah jarak. Malam pilu, menjadi saksi bisu. Betapa berat rasanya melepasnya pergi. Meninggalkan dirinya yang hanya mampu terpaku ketika langkah kakiku menjauhinya. Sudah.

Beberapa tahun. Setelah semua hal buruk itu aku lewati, pada pertemuan kami setelah sekian lama. Mengobrol sebentar yang awalnya hanya saling menanyakan kabar. Tidak sengaja aku malah teringat kejadian lampau, lalu bercerita pada dia tentang semua yang terjadi. Kenapa sampai hubungan kami berakhir. Makanya dia terlihat menyesal karena tidak tahu dan tidak berada di sampingku untuk menemani melewati masa sulitku. Penyesalanlah yang kini dia rasakan. Hubungan kami setelah percintaan itu, tetap terjalin baik layaknya seorang teman.

Kisahku. Kenapa aku tidak membalas saat diserang? Karena ada Allah yang akan membalas semuanya. Termasuk fitnah kejam yang ditujukan untukku.

Aku mengecek ponsel ketika layarnya tampak berkedip. Ada satu pesan masuk.

Dia : Kiya, masih tetap sama seperti beberapa tahun yang lalu. Sekalipun kita nggak berjodoh, tapi kamu adalah warna terindah yang telah melukis di dalam kanvas kosong di hidupku. Percaya selalu, aku mengenangmu sampai kapanpun.

Sebulir air mata jatuh di pipiku. Iya. Akupun begitu. Akan menyimpan dengan apik kenangan kita berdua, untuk pelajaran berharga dan sesuatu yang indah pernah terjadi. Karena sekarang kita telah menjadi dua orang yang tidak mungkin bisa bersama.
Aku telah bahagia dengan suamiku, begitupun juga dengan dia yang sebentar lagi akan menikah.



Tamat
Diubah oleh linalusiana
profile-picture
profile-picture
profile-picture
fanhyintan dan 23 lainnya memberi reputasi
24
Halaman 1 dari 6
Kasih Sekadar Kisah
03-09-2019 13:01
Diubah oleh linalusiana
profile-picture
profile-picture
profile-picture
indahmami dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Kasih Sekadar Kisah
03-09-2019 17:04
Quote:Original Posted By linalusiana
😭😭😭sedih hati ini.


Sabar ya gan emoticon-Traveller
0 0
0
Kasih Sekadar Kisah
03-09-2019 17:05
menarik neh
0 0
0
Kasih Sekadar Kisah
03-09-2019 17:07

Selamat Tinggal Agustus

Kasih Sekadar Kisah



  "Kak Eva, meninggal, Cha." Padat dan jelas.

  Aku menahan nafas sebentar, untuk menetralisir perasaanku yang tiba-tiba bergejolak kuat. "Kamu bicara apa barusan, La?"

  "Kak Eva. Sahabat kita, saudara kita, Cha!" Lalu suara tenang Killa pecah seketika, menjadi tangis memilukan. Aku menepuk-nepuk dada, rasanya ada sesuatu yang mengganjal jalan pernafasan. Sakit sekali. Bahkan saat sebuah silet mengiris kulit secara perlahan hingga mengeluarkan darah, tidak akan sesakit dan sepedih ini.

  "Ini pasti, mimpi!" Aku berusaha menyangkal, logika seperti tidak terima dengan berita yang baru saja Killa sampaikan. Pertanyaan berseliweran di kepala. Kenapa? Mengapa harus kak Eva? Kenapa bukan orang lain saja? Kenapa cepat sekali?

  Kami belum bertemu beberapa bulan karena aku sibuk bepergian untuk keperluan kerja. Dan tiba-tiba, datang berita duka yang membuatku ingin menjeritkan nama kak Eva berulangkali. Dia bukan hanya sekadar saudara sepupu, tapi juga seorang sahabat, kakak bagiku. Dia yang selalu pengertian padaku. Membujuk di kala aku merajuk. Bahkan ketika aku marah-marah tidak jelas dan mengamuk, dia selalu menimangku, menggodaku dengan berbagai hal konyol. Senyumnya, tawanya, terbayang di ruang mataku. Sekalipun dia di landa masalah, dia akan tetap tegar dan bersikap ceria.

  "Tuchu!!" Masih aku ingat seruannya waktu itu. Di saat kami malam hari sedang memasak di dapur dengan tungku kayu bakar. Lantas aku dan emak ikut menengadah ke atas langit, sesuai petunjuknya.

  "Tuju apaan, kak?" kataku jengkel, karena tidak melihat apa-apa pada langit yang cerah di malam itu. Aku tahu, dia bermaksud mengatakan 'tuju', yang kalau menurut orang di kampung kami adalah teluh, yang dikirim oleh orang berniat jahat pada orang lain. Semacam santet. Terlihat seperti pendaran titik cahaya yang melesat cepat. Tidak jelas mengatakannya bukan karena apa, dia spesial. Seorang gadis yang memiliki kekurangan, cabik yang dalam di bibir atas hingga langit-langit mulutnya.

  "Tuh, anha laghi!" Teriaknya, seakan mau meyakinkan aku dan emak kalau yang dilihat memang benar.

  "Memangnya tuju sampai ada berapa kali, sih, Va?" Emakku mulai mengomel dengan sedikit tawa. Karena kami memang tidak menemukan pendaran cahaya yang kak Eva maksud.

  "Hahaa!"

  Suara tawanya membuatku mengernyit heran. Memandangnya yang kini seperti mengambil sesuatu dari kelopak mata, lantas menunjukkan di hadapan kami. Seketika itu juga, pecah suara tawa kami bertiga di dapur reot yang tidak memiliki atap itu. Ternyata tadi sebelum memasak, kami main dandan-dandanan, dia memakai eye shadow gliter. Yang membuat dia ketika memandang langit, kelihatan cahaya. Padahal itu ada di bulu matanya sendiri.

  Kenangan itu, mengusik benakku hingga rasanya semakin sesak. Tidak kuasa lagi aku menahan suara tangisku, menjerit begitu saja karena sangat menyakitkan dan memilukan. Ada banyak hal indah yang menjadi kenangan kami, yang suatu saat akan aku abadikan lewat rangkaian kata pada sebuah kertas kosong.

   Berpisah karena kematian itu rasanya luar biasa pilu. Sakitnya sulit di ungkapkan. Setiap kali mengingatnya, air mataku akan berderai jatuh. Kak, semoga dirimu tenang di sana. Maafkan diriku ini karena terlalu sering merepotkanmu. menyuruhmu melakukan sesuatu. Agustus, di bulan ini kamu berikan kejutan luar biasa. Sebentar lagi bulan akan berakhir. Selamat tinggal Agustus. Bulan yang penuh kabar menyakitkan dan mengejutkan.





Tamat
Diubah oleh linalusiana
profile-picture
profile-picture
profile-picture
trifatoyah dan 7 lainnya memberi reputasi
8 0
8
Kasih Sekadar Kisah
07-09-2019 08:04
Selamat HT
profile-picture
linalusiana memberi reputasi
1 0
1
Kasih Sekadar Kisah
07-09-2019 08:11
Quote:Original Posted By mamaproduktif
Selamat HT


Makasihh...

Alhamdulillah emoticon-Kissemoticon-Kiss
0 0
0
Kasih Sekadar Kisah
07-09-2019 08:41
coba bersambung 😁
profile-picture
linalusiana memberi reputasi
1 0
1
Kasih Sekadar Kisah
07-09-2019 09:03
Quote:Original Posted By blackrosest
coba bersambung 😁


Kalau sekadar masih status pacaran, bisa dipertimbangkan bersambung. Ini udh pd bahagia dgn pasangan halal masing2. Eakkk.. emoticon-Ngakak
profile-picture
ilafit memberi reputasi
1 0
1
Kasih Sekadar Kisah
07-09-2019 09:09
wah mantap neh story aye aye emoticon-Wowemoticon-Wow
profile-picture
linalusiana memberi reputasi
1 0
1
Kasih Sekadar Kisah
07-09-2019 09:13
Quote:Original Posted By Richy211
wah mantap neh story aye aye emoticon-Wowemoticon-Wow


Eya eya emoticon-Toastemoticon-Toast
0 0
0
Kasih Sekadar Kisah
07-09-2019 10:55
waah ending yang dramatis ya gan emoticon-Turut Berduka
profile-picture
linalusiana memberi reputasi
1 0
1
Kasih Sekadar Kisah
07-09-2019 11:00
Quote:Original Posted By brownist
waah ending yang dramatis ya gan emoticon-Turut Berduka


Cinta emg begitu. Trkadang dipertemukan bukan untuk dipersatukan. emoticon-Turut Berduka
0 0
0
Kasih Sekadar Kisah
07-09-2019 11:00
Quote:Original Posted By linalusiana
Cinta emg begitu. Trkadang dipertemukan bukan untuk dipersatukan. emoticon-Turut Berduka


Itu yg paling gak mau ane rasakan emoticon-Turut Berdukaemoticon-Turut Berdukaemoticon-Turut Berduka
profile-picture
linalusiana memberi reputasi
1 0
1
Kasih Sekadar Kisah
07-09-2019 11:03
Quote:Original Posted By brownist
Itu yg paling gak mau ane rasakan emoticon-Turut Berdukaemoticon-Turut Berdukaemoticon-Turut Berduka


Jaga hati, sist. Biar tidak kecolongan
0 0
0
Kasih Sekadar Kisah
07-09-2019 11:17
Cie... Lanjutkan cerpennyaemoticon-Shakehand2
profile-picture
linalusiana memberi reputasi
1 0
1
Kasih Sekadar Kisah
07-09-2019 11:20
Quote:Original Posted By mbakendut
Cie... Lanjutkan cerpennyaemoticon-Shakehand2


Ah bebeb...... Kalau nggak ada yg kasih tantangan, aku lemah soal cerpen 😆😆
profile-picture
mbakendut memberi reputasi
1 0
1
Kasih Sekadar Kisah
07-09-2019 11:22
Quote:Original Posted By linalusiana
Ah bebeb...... Kalau nggak ada yg kasih tantangan, aku lemah soal cerpen 😆😆


Aku sukanya cerpen gaje😆
profile-picture
linalusiana memberi reputasi
1 0
1
Kasih Sekadar Kisah
07-09-2019 11:24
Quote:Original Posted By mbakendut
Aku sukanya cerpen gaje😆


Yuks bikin
0 0
0
Kasih Sekadar Kisah
07-09-2019 12:25
amankan bentar, ya,Gan
profile-picture
linalusiana memberi reputasi
1 0
1
Kasih Sekadar Kisah
07-09-2019 13:07
Quote:Original Posted By rirandara
amankan bentar, ya,Gan


Baiklah
0 0
0
Halaman 1 dari 6
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
rekan-kerja
Stories from the Heart
true-story-mengejar-marika
Stories from the Heart
stories-re-imagined
Stories from the Heart
jaran-sungsang
Stories from the Heart
gelora-sma
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.