alexa-tracking
News
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d727c2665b24d426b00e311/mattis-bom-nuklirnya-tumbuh-cepat-pakistan-negara-paling-berbahaya
Lapor Hansip
06-09-2019 22:32
Mattis: Bom Nuklirnya Tumbuh Cepat, Pakistan Negara Paling Berbahaya
Mattis: Bom Nuklirnya Tumbuh Cepat, Pakistan Negara Paling Berbahaya
Rudal-rudal Pakistan saat dipamerkan dalam parade militer. Foto/REUTERS/Faisal Mahmood


WASHINGTON - Mantan menteri pertahanan Amerika Serikat (AS) James Norman Mattis menggambarkan Pakistan sebagai negara paling berbahaya di dunia pada saat ini. Alasannya karena radikalisasi masyarakatnya dan persenjataan nuklirnya tumbuh dengan cepat.

Mattis menjabat sebagai bos Pentagon di pemerintah Donald Trump dari Januari 2017 hingga Januari 2019. Sebelum jadi menteri pertahanan, dia telah menghabiskan beberapa dekade di militer Amerika.

Baca Juga:
Putin Bersedia Jual Senjata Hipersonik Rusia kepada Trump
Putin: Rusia Akan Buat Rudal yang Dilarang Perjanjian Senjata Nuklir


Mattis yang dijuluki media dengan sebutan "Mad Dog" membuat pernyataan yang mengkhawatirkan tentang Pakistan dalam buku barunya "Call Sign Chaos".

Dalam bukunya, ia mengklaim bahwa pemerintah Pakistan memandang semua geopolitik melalui prisma permusuhannya terhadap India ke titik di mana Islamabad membantu memasang pemerintahan yang ramah di Kabul semata-mata untuk melawan pengaruh regional India.

Mattis terkenal di kalangan militer Amerika karena pernah menjabat sebagai komandan Korps Marinir AS di Afghanistan dan kemudian menjadi kepala Komando Sentral AS.

"Dari semua negara yang pernah saya tangani, saya menganggap Pakistan sebagai yang paling berbahaya, karena radikalisasi masyarakatnya dan ketersediaan senjata nuklir," tulis Mattis dalam bukunya, dikutip Russia Today, Rabu (4/9/2019) malam.

"Kita tidak dapat memiliki persenjataan nuklir yang tumbuh paling cepat di dunia, jatuh ke tangan teroris yang berkembang biak di tengah-tengah mereka. Hasilnya akan menjadi bencana," ujar Mattis yang diduga merujuk pada kelompok-kelompok militan seperti Tehrik-e-Taliban Pakistan, kelompok mirip ISIS yang berharap bisa menggulingkan pemerintah Pakistan dan mendirikan kekhalifahan sendiri.

Lebih lanjut, Mattis percaya bahwa warga negara Pakistan tidak memiliki pemimpin yang peduli dengan masa depan mereka, yang pada akhirnya menimbulkan ancaman bagi AS dan sekutunya di wilayah tersebut.

Mantan penasihat Trump itu menggambarkan hubungan antara AS dan Pakistan "sangat bengkok" dalam hal itu, di mana administrasi Trump dan para pendahulunya telah lama mengandalkan Pakistan untuk menengahi pembicaraan dengan Taliban di Afghanistan, tapi Washington menarik bantuan ratusan juta dolar untuk militer Pakistan.

"Kami dapat mengelola masalah kami dengan Pakistan, tetapi divisi kami terlalu dalam, dan kepercayaan terlalu dangkal, untuk menyelesaikannya," kata Mattis, dengan alasan bahwa inilah tepatnya mengapa mantan presiden Barack Obama tidak memperingatkan pihak berwenang Pakistan tentang serangan SEAL Team Six ke Abbottabad untuk membunuh pendiri al-Qaeda Osama bin Laden pada 2011.

Menurut perkiraan Mattis, apa yang dunia perlu fokuskan pada saat ini adalah upaya pengendalian senjata dan non-proliferasi.
(mas)

https://international.sindonews.com/...aya-1567617823

PAK. emoticon-army
0
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
06-09-2019 22:42
Makanya trump nunda bantuan dana ke sono, toh itu negara tetap jadi sarang teroris.
0
07-09-2019 03:03
Ya memang demikian adanya, Pakistan adalah negara dengan pertumbuhan nuklir paling pesat. India pertama kali memiliki nuklir tahun 1974 dengan diujicobanya nuklir India yang berjuluk "Smiling Budha", demikian juga Israel sudah memiliki nuklir secara resmu sejak tahun 1979 dengan terjadinya insiden Vela.

Pakistan baru memiliki nuklir dua dekade kemudian, baru tahun 1998 dengan ujicoba Chagai. Tapi saat ini jumlah nuklir Pakistan sudah melebihi jumlah nuklir India bahkan sudah hampir 2 kali lipat lebih besar dari jumlah nuklir Israel.

Dan negara Pakistan ini sekarang praktis di bawah kontrol pihak militer, pemerintahannya memang sekarang sipil yakni Imran Khan. Tapi militer mengendalikan di belakang layar, Imran Khan menang pemilu dan berkuasa di Pakistan karena di-back up penuh militer yang gak suka sama Nawaz Sharif.

Celakanya pihak militer Pakistan ini memiliki kebiasaan suka memelihara ular beludak, yakni kelompok-kelompok militan garis keras. Lewat Dinas Intelijen ISI sering mendanai dan membina kelompok2 garis keras. Yang pada suatu waktu sering menggigit tangan pemeliharanya, yang memelihara sadar itu tapi tetap dipelihara untuk kepentingannya.

Osama Bin Laden saja disergap tentara Amerika lokasinya hanya beberapa kilometer di dekat pangkalan militer Pakistan. Dan pihak militer Pakistan pura-pura bego dengan keberadaan Osama bin Laden.
0
07-09-2019 04:33
Serem yah kalo militan sekelas ISIS bisa berkuasa di Pakistan, mereka kyknya gak bakal sungkan ngerudal sana sini.
0
07-09-2019 05:14
kalo india senggol pakistan otomatis PD3 nich emoticon-Takut
0
07-09-2019 08:02
pakistan pernah berujar kalo tidak akan memulai perang sebelum diserang duluan
0
07-09-2019 19:57
Pantasan saja hubungan Pakistan dengan India selalu panas.. Ternyata bom Nuclear Pakistan tumbuh cepat..

emoticon-Angkat Beer

Mattis: Bom Nuklirnya Tumbuh Cepat, Pakistan Negara Paling Berbahaya
Diubah oleh dishfire
0
07-09-2019 21:03
Quote:Original Posted By markjankulovski
Ya memang demikian adanya, Pakistan adalah negara dengan pertumbuhan nuklir paling pesat. India pertama kali memiliki nuklir tahun 1974 dengan diujicobanya nuklir India yang berjuluk "Smiling Budha", demikian juga Israel sudah memiliki nuklir secara resmu sejak tahun 1979 dengan terjadinya insiden Vela.

Pakistan baru memiliki nuklir dua dekade kemudian, baru tahun 1998 dengan ujicoba Chagai. Tapi saat ini jumlah nuklir Pakistan sudah melebihi jumlah nuklir India bahkan sudah hampir 2 kali lipat lebih besar dari jumlah nuklir Israel.

Dan negara Pakistan ini sekarang praktis di bawah kontrol pihak militer, pemerintahannya memang sekarang sipil yakni Imran Khan. Tapi militer mengendalikan di belakang layar, Imran Khan menang pemilu dan berkuasa di Pakistan karena di-back up penuh militer yang gak suka sama Nawaz Sharif.

Celakanya pihak militer Pakistan ini memiliki kebiasaan suka memelihara ular beludak, yakni kelompok-kelompok militan garis keras. Lewat Dinas Intelijen ISI sering mendanai dan membina kelompok2 garis keras. Yang pada suatu waktu sering menggigit tangan pemeliharanya, yang memelihara sadar itu tapi tetap dipelihara untuk kepentingannya.

Osama Bin Laden saja disergap tentara Amerika lokasinya hanya beberapa kilometer di dekat pangkalan militer Pakistan. Dan pihak militer Pakistan pura-pura bego dengan keberadaan Osama bin Laden.


Hebat. emoticon-Recommended Seller
0
07-09-2019 21:08
Quote:Original Posted By dishfire
Pantasan saja hubungan Pakistan dengan India selalu panas.. Ternyata bom Nuclear Pakistan tumbuh cepat..

emoticon-Angkat Beer

Mattis: Bom Nuklirnya Tumbuh Cepat, Pakistan Negara Paling Berbahaya


emoticon-Angkat Beer
0
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.