alexa-tracking
News
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d728492af7e9369bb20e89d/densus-88-temukan-indikasi-isis-aktif-di-papua-lewat-jad
Lapor Hansip
06-09-2019 23:08
Densus 88 Temukan Indikasi ISIS Aktif di Papua Lewat JAD
Densus 88 Temukan Indikasi ISIS Aktif di Papua Lewat JAD
Ilustrasi ISIS. (Laudy Gracivia)


Jakarta, CNN Indonesia -- Polri mengakui ada kelompok yang berafiliasi pada Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di Papua, yakni Jamaah Ansarut Daulah (JAD). Kelompok tersebut sudah terdeteksi kurang lebih dua tahun yang lalu.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menyebut ada kelompok terafiliasi ISIS di Papua yang terlibat dalam kerusuhan di Papua belakangan ini.
Lihat juga: Menhan Sebut Kelompok Terafiliasi ISIS Serukan Jihad di Papua
"Semalam saya sudah konfirmasi ke Densus 88 kalau indikasi ISIS di Papua memang sudah terindikasi, betul jaringan ISIS di Papua," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (6/9).

Ia mengatakan kelompok tersebut merupakan jaringan JAD. Selama dua tahun terdeteksi di Papua, kata Dedi, mereka baru aktif selama setahun belakangan.


Densus 88 juga pernah melakukan upaya penindakan hukum saat kelompok tersebut mau melakukan aksi pengeboman di Polres Manokwari tahun 2018.

Lihat juga: Menhan Sarankan Pendekatan Militer dalam Kasus Bintang Kejora
"Salah satu yang sudah dilakukan upaya penegakan hukum oleh Densus 88 upaya melakukan pengeboman di Polres Manokwari tapi berhasil diamankan," tuturnya.

Adapun sejumlah wilayah yang terdeteksi kedapatan kelompok JAD ini diantaranya Jayapura, Wamena, Fakfak, Manokwari, dan Merauke.

"Itu sel-selnya memang dia dalam arti kata masih melakukan rekrutmen, kemudian penguasaan wilayah dan dia terus akan melakukan amaliah dengan sasaran anggota kepolisian. Masih kita dalami terus," ucapnya.

Lihat juga: Polri Sebut Pola Rekrutmen Teroris JI Lebih 'Silent' dari JAD
Soal keterlibatan kelompok ini dalam kerusuhan di Papua, Dedi mengaku masih menyelidiki.

"Keterkaitan ISIS dengan kerusuhan ini masih didalami dulu. Tentunya Polri bekerja secara hukum, kalau ada maka penegakan hukum akan dilakukan," ujarnya.

Saat ini, kata Dedi, pihaknya masih fokus mencari dalang kerusuhan yang terjadi di Papua dan Papua Barat.

"Yang jelas saat ini kita sedang fokus mengungkap dalang kerusuhan terkait kasus Papua dan melakukan upaya pencegahan maksimal sampai beberapa hari dan beberapa bulan ke depan," tuturnya.


(gst/arh)

https://m.cnnindonesia.com/nasional/...apua-lewat-jad

Kenapa Indonesia tak mendatangkan paramiliter
Bukankah banyak paramiliter di Indonesia? Banser, Kokam, FPI, PP dll. emoticon-Big Grin
Kemana pemuda Indonesia?
Apakah kamu tak bisa memegang senjata api? emoticon-Malu (S)

Pada akhirnya pihak nasionalis akan menggunakan kelompok radikalis untuk melawan pemberontakan Papua! emoticon-Malu (S)
Tentu kita mempertahankan negara Indonesia kita. emoticon-I Love Indonesia
Diubah oleh king.mbs
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
1
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Tampilkan isi Thread
Halaman 2 dari 2
07-09-2019 02:33
Jika memang benar sel ISIS ada di Papua, gak mungkin mereka akan bersatu dengan OPM, justru mereka yang akan menghantam OPM yang mereka anggap "kafir harbi", itu kalo memang benar2 memang ada ISIS di sono.

Karena secara tujuan sudah berlainan, jika OPM tujuannya adalah memisahkan diri, ISIS tujuannya justru kebalikannya yakni menggabungkan. Menggabungkan setiap wilayah menjadi satu negara tunggal. Yakni Negara Islam (Darul Islam). Tidak ada lagi Indonesia, Malaysia, Irak, Suriah, Saudi, Pakistan dll. Semuanya akan digabungkan menjadi 1 negara yakni Negara Islam ala ISIS.
profile-picture
profile-picture
lyndonbaines dan muhamad.hanif.2 memberi reputasi
2
07-09-2019 03:11
Sulit utk dipercaya yah, kalo beneran ISIS ada di Papua yg ada mereka bakal ribut duluan dgn OPM.
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
1
07-09-2019 04:09
goat fucker squademoticon-Ngakak
0
07-09-2019 05:51
Yang biasanya minta separatis diteroriskan, apa sekarang teroris harus diseparatiskan ? lawannya TNI dan POLRI, two in one tuh rasain. emoticon-Big Grin
0
07-09-2019 06:03
mulai lgi dah kehabisan stok kompers
0
07-09-2019 07:24
Mau percaya tapi liat intelejen yang sering kebobolan kok jadi gmn gitu
Apalagi udah dr 2 taun lalu
Ini emang sengaja dipelihara ato gmn?
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
1
07-09-2019 08:43
Apa yang kamu lakukan itu JAD! emoticon-Marah
0
07-09-2019 11:32
Wahyudi mamarika ostrali linggis panuatu fpi pp hti nasbung opm apa lagi lah. Betel royell....
0
07-09-2019 12:25
rezim ini kecolongan jg akhirny...

seharus nya rezim ini mengaku salah...smua org pasti pernah salah...ga ada yg sempurna...AKUI SAJA...toh pasti di maklumi...

jgn melempar isu yg ga masuk akal...

mana mngkin ISIS bergabung dgn OPM...


KECEWA....
0
Halaman 2 dari 2
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.