alexa-tracking
Female
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d6d60bdc9518b721a69e97d/jangan-pukul-aku-ayah
Lapor Hansip
03-09-2019 01:34
Jangan Pukul Aku, Ayah!
Past Hot Thread
Jangan Pukul Aku, Ayah!

"Jangan pukul aku, Ayah!"

Adalah teriakan favorit saat aku mendapati seorang anak kecil yang tergugu di tepian jalan ujung sana.

Matanya sayu, meski suara dalam tenggorakannya cukup jelas terdengar siapa saja yang berlalu lalang melewati tempatnya.

"Kamu kenapa, Dik?" tanyaku pelan tanpa mempedulikan tiap pasang mata sebagian mereka jijik, atau bahkan iba.

"Adik mau roti?" tanyaku lagi, sembari mengambil satu bungkus roti sobek dari dalam tas ransel yang segera dimakan olehnya.

"Rumah orangtuamu di mana?" ujarku memberondong pertanyaan tanpa ragu.

Dari kejauhan, aku terus memandang wajahnya lekat. Sambil sesekali mengabadikan keberadaan dirinya melalui kamera. Terlihat manis dan penuh kasih sayang antar sesama, ya?

emoticon-Big Kiss

Jangan Pukul Aku, Ayah!

Selesai proses pemotretan tersebut, aku kembali mendekatinya. Berharap kini, ia sudah cukup bertenaga.

"Dik, rumah orangtua adik di mana? Biar kakak bisa antar kamu pulang pada mereka."

Tanpa mau menjawab pertanyaan demi pertanyaan dariku, ia terus mengambil langkah, berlari sejauh-sejauhnya. Tapi kenapa?

Jangan Pukul Aku, Ayah!

Setelah aku telusuri sana-sini, jawaban yang kudapat sangat mengejutkan.

Efek dari kemarahan orang tua

Jangan Pukul Aku, Ayah!

Sebagai seorang anak yang pernah kecil juga, aku paham rasanya dibentak hanya karena hal-hal sepele---tidak mau mengambil makan sendiri---misalnya.

'Apakah apa yang kualami juga tengah dialami oleh adik yang tadi terjumpa di sana?' pikirku kian menerka-nerka.

Dari sekian banyak tulisan, aku catat bagian-bagian pentinya saja.

Hingga pada satu bagian itu, aku dibuat ternganga.

Quote:Setiap kemarahan Anda pada anak, semakin Anda memarahi dia, semakin dia tak mau mendekat pada Anda.


"Memang kenyataan demikian, bukan?" kataku mengajukan pertanyaan yang tak mendapat apa pun jawaban.

kembali ku scroll ke bawah tulisan di layar monitor.

Dampak lain dari kemarahan orangtua adalah turunnya kadar kepercayaan diri anak

Jangan Pukul Aku, Ayah!

"Kadar kepercayaan diri anak menurun?" Aku hanya terus membaca sambil geleng-geleng kepala.

Setelah kepercayaan diri anak turun, hal ini akan memengaruhi rasa kecewa pada Tuhan. Lebih tepatnya, si anak akan sering mengajukan pertanyaan, "Tuhan, kenapa harus aku yang terlahir di keluarga ini? Mengapa bukan teman-temanku saja?"

Jangan Pukul Aku, Ayah!

Efek paling berat dan tanda bahwa orangtua gagal dalam hal parenting adalah saat anak mengakui jabatan yang melekat pada orangtua. Bukan atas peran mereka sebagai ayah atau ibunya.

Dalam hal ini, misal ayahnya seorang polisi. Sedangkan ibunya seorang guru. Saat di rumah, apa pun aturan harus sesuai dengan aturan kepolisian atau pun aturan seorang guru. Hingga si anak mulai bilang, "Dia polisi, bukan ayahku."


Jangan Pukul Aku, Ayah!

Beberapa efek dari kemarahan atau kekerasan ini pun, ada yang sifatnya jangka panjang, ada yang jangka pendek.

Jangka pendek semisal bekas luka, jatuh, kena sayat benda tajam, dan lainnya.

Sedangkan untuk jangka panjang semisal copy paste dari sifat apa yang orangtua tanam di memorinya sewaktu anak-anak.


Jangan Pukul Aku, Ayah!

Terkait hal ini, peran sebagai orangtua pun dijelaskan dalam beberapa hadits, tentang tidak baiknya melakukan kekerasan pada anak, meski sebatas bentakan.

Jangan Pukul Aku, Ayah!

Aku mengangguk paham. Sepenuhnya sadar, bahwa apa yang terbaca di sana dirangkum secara benar. Sambil sesekali mengusap air mata yang mulai menggenang, aku mencatat sebuah tulisan.

Quote:Seperti menanam pohon bunga, yang membuat tumbuh cantik pohon dan bunganya bukan sebab guntur dan badai. Tapi perawatan dan kesabaran dalam merawatnya.

-yuni.wahyuni


Taiwan, 3 September 2019

Source pict: Pinterest dan Facebook
Diubah oleh yuni.wahyuni114
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kadirhahaha dan 26 lainnya memberi reputasi
27
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Tampilkan isi Thread
Halaman 3 dari 6
06-09-2019 09:12
Ane ada dalam tahap ini, anak ane cowo umur 2 tahun 5 bln, aktifnya luar biasa, kalo udah kesel kadang ane cubit atau sentil sampe nangis, ane jarang bentak, Karena ngga tega juga liat muka innocent nya. Kadang ane minta maaf sambil elap air matanya kalo udah keterlaluan abis itu digendong n becandain lagi

Pokoknya butuh kesabaran ekstra untuk ngurus anak cowo, apalagi ane sebagai ayah harus kasih contoh.
Diubah oleh aircrash
profile-picture
yuni.wahyuni114 memberi reputasi
1
Lapor Hansip
06-09-2019 09:15
Balasan post muhokraf
kekerasan di perlukan pada tempatnya, karena anak yang lahir sebelum tahun 1990an semua mendapatkan penempaan dari kekerasan yang sehingga membentuk pribadi yang kuat , coba bandingkan dengan pendidikan sekarang yang dimana tidak boleh sama skali ada kekerasan:

1. guru dilaporkan padahal kekerasan sebatas wajar
2. bandingkan mental anak2 sekarang dengan anak2 tahun 1990 ke bawah
3. lihat garis anak bunuh diri sekarang bukan gara2 kekerasan tapi gara2 mental.
profile-picture
profile-picture
Vandisk dan yuni.wahyuni114 memberi reputasi
2
06-09-2019 09:17
Saa dulu sering dimarahin, dan memang kadar PD saya sekarang jadi dibawah rata2.
Mau kerja aja susah, ada semacam rasa takut berlebihan.
Rasa takut kalau berbuat kesalahan.
profile-picture
yuni.wahyuni114 memberi reputasi
1
06-09-2019 09:22
Quote:Original Posted By aircrash
Ane ada dalam tahap ini, anak ane cowo umur 2 tahun 5 bln, aktifnya luar biasa, kalo udah kesel kadang ane cubit atau sentil sampe nangis, ane jarang bentak, Karena ngga tega juga liat muka innocent nya. Kadang ane minta maaf sambil elap air matanya kalo udah keterlaluan abis itu digendong n becandain lagi

Pokoknya butuh kesabaran ekstra untuk ngurus anak cowo, apalagi ane sebagai ayah harus kasih contoh.


Abis nyubit akutu langsung nangis liet dia nangis juga emoticon-Frown
0
Lihat 1 balasan
Lapor Hansip
06-09-2019 09:24
Balasan post mammoth46
@mammoth46 ane setuju ama ente bre emoticon-Smilie
profile-picture
profile-picture
profile-picture
srusuut dan 2 lainnya memberi reputasi
-1
06-09-2019 09:24
Bener juga yaaa apakah TS sudah berkeluarga dan mempunyai anak :sudahkuduga
profile-picture
yuni.wahyuni114 memberi reputasi
1
06-09-2019 09:24
Quote:Original Posted By amatir91
padahal banyak sekali orang2 dewasa sekarang usia 25an keatas yg dengan bangganya cerita dulu waktu kecil kalo nakal dipukul pake rotan/sabuk/sapu ma ortunya emoticon-Bingung


Termasuk ane om...
Mungkin karena beda cara dan beda mental antara jaman now dan old baik ortu maupun anak...
profile-picture
profile-picture
mammoth46 dan yuni.wahyuni114 memberi reputasi
2
Lihat 1 balasan
06-09-2019 09:25
Menurut saya harusnya pemerintah mewajibkan pendidikan singkat sebelum menikah, berupa: "Cara menjadi orang tua yang baik."

Jadi para orang tua perlu diajarkan teori juga kaidah-kaidah menjadi orang tua.
profile-picture
yuni.wahyuni114 memberi reputasi
1
Lapor Hansip
06-09-2019 09:27
Balasan post mussup
Sama sis, ane juga langsung sedih kalo udah keterlaluan ke anak, makanya langsung elap air matanya, abis itu gendong n becandain lg, pokoknya di bae2in lg
profile-picture
profile-picture
mammoth46 dan yuni.wahyuni114 memberi reputasi
2
06-09-2019 09:28
Gini ya buat agan² semua yg hebat²
Anak adalah rejeki yg sangat tak ternilai.
Jagalah rejeki itu dengan baik.
Banyak loh pasangan hidup yg sudah mendambakan anak tp belum dikasih² jd kalau sudah ada anak sebaiknya dijaga krn itu adalah rejeki.
Sumpah gan, semenjak ane ada anak, hidup jd lebih bernilai, lihat anak bisa ketawa² itu bisa bikin hati senang, anak ane masih 5 bulan, tp dia selalu senyum² kalau ane godain dia, dan bener² badan capek habis kerja langsung hilang...
Jangan sakiti anak baik itu fisik ataupun perasaan dia, seberat apapun hidup harus tetap senyum di depan anak.

Salam.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mammoth46 dan 2 lainnya memberi reputasi
3
Lihat 7 balasan
06-09-2019 09:29
jangan sedih mulu yo ketawa dulu

{thread_title}
profile-picture
yuni.wahyuni114 memberi reputasi
1
Lihat 1 balasan
06-09-2019 09:29
STOP KEKERASAN pada di siapapun
profile-picture
yuni.wahyuni114 memberi reputasi
1
Lihat 1 balasan
06-09-2019 09:29
Terima kasih untuk semua Agan dan Sista yang sudah memberi rating tulisan, cendol, bahkan koment, ya? 😍😍🙏🙏

menjawab pertanyaan "APAKAH SI PUNYA TS SUDAH PUNYA ANAK?"

BELUM, GanSis. Belum ada yang beruntung nyantol di hati saya 😭🤣😭🤣😭🤣😭🤣😭🤣😭
profile-picture
srusuut memberi reputasi
1
06-09-2019 09:29
malah dicendoli tsnya emoticon-Marah
0
Lihat 2 balasan
Lapor Hansip
06-09-2019 09:31
Balasan post bendolpeang
yak, ane pun sudah biasa kena yang namanya sapu ijuk, sabuk, sapu lidi, bukan pegangannya tapi sapu lidi yang buat di pake nyapu itu, sakitnya duilah dah, nah itu yang salah adalah mentalnya sekarang bukan tata cara pendidikannya
profile-picture
profile-picture
Vandisk dan srusuut memberi reputasi
2
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 15
Lapor Hansip
06-09-2019 09:35
Balasan post budak.game
tergantung agan sekarang mau membunuh pelan2 atau membentuk dia agar bisa bersaing di dunia kedepannya., ingat menyayangi secara berlebihan itu tidak baik dan hanya akan membuat anak tidak bisa bersaing didunia yang keras kedepannya. marahi dia pada waktu dan tempat yang benar.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bendolpeang dan 2 lainnya memberi reputasi
3
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 15
Lapor Hansip
06-09-2019 09:35
Balasan post Vandisk
udah gua batain berkali2 gand kwwkkwkw untung gua ngeh
profile-picture
Vandisk memberi reputasi
1
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 15
Halaman 3 dari 6
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.