alexa-tracking
Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
1828
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cbc851a018e0d5684371b5f/pacarku-hidup-kembali
Hayati tertarik ke alam baka dan memaksanya harus berpisah dengan Asnawi. Dia sebenarnya masih hidup namun akhirnya dia bisa kembali meski dalam wujud kuntilanak
Lapor Hansip
21-04-2019 21:58

PACARKU HIDUP KEMBALI (Romance, Ecchi, Horror, Comedy)

Past Hot Thread
PACARKU HIDUP KEMBALI
Permisi Gan/Sis pembaca setia cerita cinta Hayati dan Asnawi, dalam trit baru ini ane mau cerita lanjutan petualangan Hayati setelah berpisah sama Asnawi.
Sinopsis


Quote:
PERHATIAN !!

1. Cerita ini hanyalah fiktif belaka, untuk karakter, tempat kejadian dan nama perusahaan adalah murni dari imajinasi penulis. Penulis berpesan agar pembaca tidak terlalu menganggap serius

2. Cerita ini adalah lanjutan dari PACARKU KUNTILANAK. Bagi pembaca yang baru mengikuti cerita ini, harap membaca prequelnya terlebih dahulu

3. Penulis membebaskan pembaca untuk berkomentar apapun di dalam trit ini, selama tidak menyinggung SARA

4. Cerita ini banyak menampilkan adegan kekerasan. Harap bagi pembaca yang dibawah 17 Tahun untuk tidak membacanya

5. Mohon maaf apabila ada kesalahan kata dan Typologi




Soundtrack cerita biar kayak film-film ANIME....emoticon-Embarrassmentemoticon-Embarrassment

Opening Song


 
BAGIAN 1
ALAM BAKA
part 1



Malam itu setelah petarungan besar antara Bendoro dan Hayati, keadaan tampak sangat memilukan. Asnawi dan Hayati saling berpelukan dalam waktu lama, tubuh Hayati yang masih mengeluarkan darah tidak menjadi batu sandungan buat dirinya untuk memeluk Hayati.

Hayati menangis tersedu sedu dalam pelukan Asnawi. akhirnya setelah sekian lama, dia bisa bersatu dengan Asnawi tanpa harus mengalami berbagai gangguan. Bendoro yang selama ini muncul di kehidupannya, telah lenyap begitu saja. Memang Bendoro mempunyai tujuan yang baik demi membela kamu arwah penasaran yang diperbudak oleh bangsa siluman bangsawan, namun dia telah merenggut kebahagiaan Hayati dengan memaksanya untuk ikut berjuang. Bagi diri Hayati, Asnawi berperan sebagai pahlawan besar dalam kahidupannya sebagai arwah penasaran. Dimulai dengan pertemuan pertamanya yang sangat menyeramkan sampai mereka menjadi satu seperti sekarang ini. Banyak lika liku kehidupan cinta diantara mereka berdua ditengah jurang perbedaan yang menganga.

Hayati merasa sangat bahagia kala itu, hatinya merasa sangat tenang dan jiwanya berbunga bunga. Tubuhnya mulai menghangat seperti manusia hidup. Detak jantungnya mulai terasa dan aliran darahnya mulai menggelora. Tiba tiba seberkas cahaya berwana keemasan muncul dari langit dan menerpa tubuh Hayati yang masih beperlukan dengan Asnawi. Hayati langsung kaget dengan cahaya itu dan melapaskan pelukannya dengan Asnawi.

“mas...sinar ini?”

“maksudnya apa Hayati?”

“hatiku sekarang tenang banget dan jiwaku juga terasa hangat...jangan jangan ini tanda tanda...”

“maksudnya arwah kamu udah nggak penasaran lagi?”

“iya mas ku...huft..huft..mas.....mas..........gimana ini?”

“Hayati....kamu jangan tinggalin aku... kita udah berjanji mau hidup bersama”

“aku juga sama mas aku...hiks ...hiks...aku nggak mau pisah sama kamu mas”

Tubuh Hayati menjadi sangat hangat dan perlahan mulai memudar. Panggilan dari alam baka mulai menggema, Hayati mau tidak mau harus pergi kesana dan meninggalkan Asnawi di dunia ini. Asnawi semakin erat memeluk Hayati. Dia histeris dan tidak mau melepas Hayati.

“Hayati....tolong tetap disini, jangan pergi dulu ke alam baka..hiks..hiks”

“maafin aku mas, aku juga nggak bisa berkehendak....ini udah takdir...udah seharusnya aku berada di alam sana”

“HAYATIIIIII...........TOLONG HAYATI....TETEP JADI ARWAH PENASARAN....JANGAN TINGGALIN AKU”

“mas.....kayanya aku udah nggak bisa....aku udah pasrah akan keadaan sekarang..mas...denger aku mas...”

Hayati berusaha menegakkan kepala Asnawi yang tertunduk. Tampak mata Asnawi yang merah karena menangis dan wajahnya yang basah terkena air mata. Hayati berusaha tegar dan menguatkan Asnawi yang tengah jatuh dan larut dalam kesedihan. Hayati harus menyampaikan pesan yang bisa dijadikan bekal hidup Asnawi ditengah waktu yang samakin sempit. Lama kelamaan tubuh Hayati semakin memudar, dia harus berpacu dengan waktu.

“mas....maafin aku yah...mas...aku pengen kamu janji...aku pengen kamu berjanji sebelum aku pergi selamanya ke alam baka”

“nggak mau....kamu harus tetep disini Hayati..”

“mas...ku sayang...tolong aku yah mas.....mas harus ngerelain kepergianku yah...dan aku pengen mas berjanji”

Asnawi terdiam beberapa saat. Dia tampak berusaha untuk ikhlas untuk melepas Hayati pergi ke alam baka. Dia mulai mengatur napasnya dan menghentikan tangisannya.

“hiks...hiks....hiks..............iya aku berjanji”

“aku pengen kamu berjanji untuk menyayangi Cascade sabagaimana kamu menyayangi ku...aku pengen kamu melanjutkan hidupmu bersama dia....aku pengen kamu balikan lagi sama dia.....janji mas!”

“aku janji Hayati.........aku akan melaksanakan janji janjimu Hayati”

“makasih banget mas ku sayang...sekarang aku bisa pergi dengan tenang”

“iya Hayati sayang...aku sayang banget sama kamu...aku cinta banget sama kamu...aku nggak akan ngelupain kamu..Hayati...hatiku udah milik kamu....aku nggak akan ngasihin sama orang lain”

“mas....hiks..hiks....kamu harus tetap sehat yah mas, kamu harus rajin mandi, makan makanan sehat, nggak boleh ngerokok dan rajin olahraga mas....mas.....kayanya waktuku udah tiba...peluk aku mas”

Asnawi kembeli berpelukan dengan erat disertai tangisan yang luar biasa yang membuat suasan semakin menyedihkan.

“mas...walaupun di dunia ini kita nggak bisa bersatu...semoga di akhirat kelak kita akan ketemu lagi dan hidup bersama selamanya”

“iya Hayati..aku janji...aku akan selalu mendoakan mu dan akan melakukan semua yang kamu perintahin ka aku.....Hayati aku akan menemuimu di akhirat nanti...tunggu aku disana yah sayang....capet atau lambat aku juga akan menyusulmu ke alam sana....terima kasih Pacar Kuntilanak Ku tersayang...kamu udah mewarnai hidupku yang menyedihkan ini....”

Hayati pun akhirnya menghilang dari pelukan Asnawi. dan cahaya keemasan yang berasal dari langit pun juga ikut menghilang. Kejadian itu sama persis seperti yang Asnawi saksikan ketika 6 kuntilanak anak buah Wewe Gombel yang juga pergi ke alam baka. Asnawi kembali menangis dan berteriak teriak menyebut nama Hayati. Dia seakan akan tidak sanggup ditinggal Hayati dalam keadaan seperti itu.

Hayati terbang di dalam sebuah pusaran energi dalam tuangan yang tak terbatas. Dia melayang tanpa arah yang jelas, Hayati mencoba untuk berbalik arah melawan arus tarikan gaya,akan tetap usahanya itu gagal. Hayati menangis selama berada dalam pusaran itu. Dalam hatinya dia terus berkeluh kesah dengan keadaan yang dialaminya.

“Oh Tuhan....kenapa Engkau melakukan ini kepadaku?.....aku cuma ingin hidup bahagia bersama kekasihku....kenapa Tuhan??” gerutu Hayati dalam tangisannya.

Tiba tiba seberkas cahaya putih kecil mulai muncul diujung pusaran. Hayati langsung melihat kearah cahaya itu, dia tampak mengernyitkan dahinya. “Mungkin itu adalah pintu alam baka” gumam Hayati dalam hati. Lama-lama cahaya putih itu semakin membesar dan mendekati Hayati. Jantungnya semakin berdebar kencang ketika dia mendekatinya dan akhirnya dia masuk kedalam cahaya putih itu.

Tiba-tiba Hayati berbaring diatas tanah yang tandus. Dia menghela napas dengan kencang dan berusaha membuka matanya pelan-pelan. Hayati mulai berdiri dan melihat keadaan disekitarnya. Ternyata tempat itu adalah sebuah padang tandus yang sangat luas dan memiliki kontur permukaan tanah yang datar. Hayati tampak sangat kebingungan dengan tempat itu. Dia kemudian berjalan untuk mencari tahu tempat yang baru didatanginya itu. Padang tandus itu dipenuhi oleh kabut dan bersuhu panas, seperti suasana Kota Bandung di siang hari.

Hayati berjalan lurus kedepan untuk mengetahui tempat itu. Dia tidak bisa melihat jauh karena terhalang oleh kabut, jarak pandangnya sangat terbatas. Akhirnya dia menemukan sebuah pohon kering yang menjulang cukup tinggi. Hayati memiliki ide untuk memanjat pohon itu dengan tujuan dapat melihat keadaan di sekitarnya. Dia pun memanjat pohon itu dengan susah payah.

Wujud Hayati berubah menjadi seperti manusia, dia tidak bisa melayang dan terbang seperti biasanya, tampak tubuhnya juga memadat. Hayati masih memakai baju gaun putih kuntinya yang berlumuran darah akibat pertarungan dengan Bendoro. Ketika sampai di puncak pohon, Hayati mulai melihat lihat kondisi sekitar yang masih tertutup kabut.

Tak lama berselang, tiba-tiba angin kencang bertiup dan menyingkirkan kabut yang mengahalangi pandangannya. Hayati tampak menutup matanya ketika diterpa angin tersebut. Setelah angin itu hilang, Hayati kembali membuka matanya. Betapa kagetnya dia ketika melihat pemandangan yang ada dihadapannya. Dia melihat orang-orang yang sangat banyak tampak antri untuk masuk ke dalam sebuah pintu besar yang berada di sebuah benteng yang sangat tinggi dan panjang di ujung cakrawala. Orang-orang yang kira kira berjumlah jutaan itu tampak bersabar dalam menunggu antrian masuk ke gerbang itu. Mereka tampak mengenakan kain kafan yang digunakan untuk menutup tubuh. Tergambar berbagai macam ekspresi yang tersirat di raut wajah mereka, ada ekspresi senyum bahagia, sedih, menangis dan penuh penyesalan.

................................................................

Closing Song



Polling
197 Suara
Siapakah yang akan menjadi pendamping hidup Asnawi ? 
Diubah oleh Martincorp
profile-picture
profile-picture
profile-picture
black392 dan 67 lainnya memberi reputasi
68
Tampilkan isi Thread
Halaman 53 dari 93
PACARKU HIDUP KEMBALI
03-09-2019 16:25
mentok page 53

emoticon-Bata (S) bata collector emoticon-Bata (S)
Diubah oleh BlackFhein
0 0
0
PACARKU HIDUP KEMBALI
03-09-2019 19:57
udh lah gan, jgn kau jadikan raizha korban kekejaman kyubi emoticon-Frown
0 0
0
PACARKU HIDUP KEMBALI
04-09-2019 16:46
Masih banyak aja yg nguber asnawi
Apa pengaruh batu yg dulu itu masih ada??? Padahal kan kemaren udah di muntahin ama dia
0 0
0
PACARKU HIDUP KEMBALI
04-09-2019 17:59
Quote:Original Posted By holywater21
udh lah gan, jgn kau jadikan raizha korban kekejaman kyubi emoticon-Frown


Waduh gimana atuh, kyubiinya sedih gan emoticon-Frown

Quote:Original Posted By alvicenasanjaya
Masih banyak aja yg nguber asnawi
Apa pengaruh batu yg dulu itu masih ada??? Padahal kan kemaren udah di muntahin ama dia

Ini kan settingnya sebelum cascade pergi, jadi batunya masih ada gan

0 0
0
Lihat 1 balasan
PACARKU HIDUP KEMBALI
04-09-2019 22:33
suwon dah apdet bosqu
profile-picture
Martincorp memberi reputasi
1 0
1
PACARKU HIDUP KEMBALI
Lapor Hansip
04-09-2019 23:51
Balasan post Martincorp
Oalah....ane yg ga mudeng gan
Btw klo soal batu yg didalam badan asnawi kok beda efeknya sama batu yg ada di dalam badan temen ane ya gan
Klo asnawi kan dg adanya batu itu didalam badannya ketika bersetubuh dg hayati sebagai setan kan asnawinya jadi laris manis tuh. Klo temen ane juga ada batu didalam badannya gan, tapi efeknya malah ga bisa buang ari kecil n minggu depan harus di operasi dianya. Mana sampe sekarang blm ada gebetan dianya. Kasian ane ngliatnya gan, beda jauh ama asnawi faktor lucky nya
😅😅😅
profile-picture
profile-picture
bagoeshebat dan Martincorp memberi reputasi
2 0
2
PACARKU HIDUP KEMBALI
04-09-2019 23:53
Penampakan hayati nyari yg airbagnya jumbo donk gan emoticon-Big Grin
profile-picture
Martincorp memberi reputasi
1 0
1
PACARKU HIDUP KEMBALI
05-09-2019 07:19
Quote:Original Posted By alvicenasanjaya
Oalah....ane yg ga mudeng gan
Btw klo soal batu yg didalam badan asnawi kok beda efeknya sama batu yg ada di dalam badan temen ane ya gan
Klo asnawi kan dg adanya batu itu didalam badannya ketika bersetubuh dg hayati sebagai setan kan asnawinya jadi laris manis tuh. Klo temen ane juga ada batu didalam badannya gan, tapi efeknya malah ga bisa buang ari kecil n minggu depan harus di operasi dianya. Mana sampe sekarang blm ada gebetan dianya. Kasian ane ngliatnya gan, beda jauh ama asnawi faktor lucky nya
😅😅😅


Batu ginjal itu... Batu ginjal emoticon-Malu

Quote:Original Posted By hernawan911
Penampakan hayati nyari yg airbagnya jumbo donk gan emoticon-Big Grin


Susah gan, soalnya hayati itu cantik khas indonesia jd jarang ada yg jumbo airbagnya
Hahahahaha
Awalnya Mau diganti sm kimi hime, tapi gak cocok euy emoticon-Malu
profile-picture
hernawan911 memberi reputasi
1 0
1
PACARKU HIDUP KEMBALI
05-09-2019 07:59
Quote:Original Posted By Martincorp
Waduh gimana atuh, kyubiinya sedih gan emoticon-Frown



kn udh ada utami gan, ane terlanjur jatuh cinta sma raizha emoticon-Frown
Diubah oleh holywater21
0 0
0
Lihat 1 balasan
PACARKU HIDUP KEMBALI
Lapor Hansip
05-09-2019 08:36
Balasan post holywater21
Anjay hahahaha
Oke lah gak ane kasih ke monster kyubii tapi dikasih ke monster shukaku aja yah, gimana?
0 0
0
PACARKU HIDUP KEMBALI
05-09-2019 08:52
Quote:Original Posted By Martincorp
Anjay hahahaha
Oke lah gak ane kasih ke monster kyubii tapi dikasih ke monster shukaku aja yah, gimana?


tambahin biiju jg gan, biar main rame2 emoticon-Ngakak (S)
0 0
0
PACARKU HIDUP KEMBALI
05-09-2019 09:31
Kira-kira kalau tiap minggu kadang update cuma 1 atau kadang 2 minggu sekali update cuma 1. Berapa tahun lagi akan selesai kisah ini? Mungkinkah dalah 3 tahun ke depan sudah Tamat?
0 0
0
PACARKU HIDUP KEMBALI
Lapor Hansip
05-09-2019 14:48
Balasan post Martincorp
OK rudolfo, terima kasih updatenya emoticon-Betty
profile-picture
sipit.siput memberi reputasi
1 0
1
PACARKU HIDUP KEMBALI
05-09-2019 19:11
BAGIAN 18
MENANTU IDAMAN
part 1


Leticia Van Orsch (Letty)

Sore hari ba’da Ashar, Asnawi berkunjung ke rumah Febri bersama Eka. Mereka menumpang mobil jeep berasap tebal milik Eka. Asnawi menyimpan motor mio butut kesayangannya di tempat parkir basement kampus. Febri sangat semringah kala itu karena dia akan menjalankan rencana gilanya untuk menghidupkan kembali Letty menjadi manusia. Di sepanjang jalan, dia tak henti-hentinya menceritakan Letty yang bisa menampakan diri seperti manusia bahkan bisa mengakrabkan diri dengan ibunya.

Asnawi yang duduk di kabin belakang tampak cukup antusias mendengar cerita Febri tentang Letty. Dalam hatinya tiba-tiba muncul rasa penyesalan yang mendalam akibat belum mengenalkan Hayati kepada keluarganya seperti halnya Letty yang dikenalkan Febri kepada ibunya. Seandainya waktu itu Hayati tidak ditarik ke alam baka, Asnawi akan mengajaknya berkunjung ke Sukabumi. Mungkin Hayati juga akan langsung akrab dengan kedua orang tuanya dan bersahabat dengan kakak perempuannya yang berprofesi sebagai dokter.

“broo...emang Letty bisa ngomong bahasa Indonesia?” tanya Asnawi.

“udah bisa broo...sebenernya dia itu tau bahasa kita cuman...ya gitu...dia itu masih bermental penjajah”

“maksud lu mental penjajah gimana Feb?”

“dia gak mau ngomong bahasa inlander....bahasa pribumi...katanya dia itu anak gubernur jenderal pada masanya....jadi agak-agak sombong lah”

“anjiiirr.....berarti lu diperbudak sama Letty?”

“ya enggak lah bro....malah sebaliknya hahahaha”

“kok bisa?”

“yaiyalah...kan dia butuh tambahan energi dari gue.....lu tahu kan caranya ngasih energi?”

“anjiirrr........hahahahaha”

Setengah jam berlalu, mobil jeep berasap Eka mendekati suatu komplek yang merupakan tempat tinggal Febri. Mobil melaju cukup kencang sehingga membuat suasana komplek menjadi berkabut akibat asap pekat yang keluar dari knalpot mobil. Akhirnya mereka tiba di depan rumah Febri. Eka memarkirkan mobil jeep berasapnya di bahu jalan. Febri barjalan tergesa-gesa menuju rumahnya, dia bermaksud untuk membukakkan pintu untuk Asnawi dan Eka.

“broo....kita langsung ke kamar lu aja ya” pinta Eka.

“jangan dulu euy!!....kalian di ruang tamu dulu, kamarnya lagi dibersihin sama Letty”

“njiiiirr...Letty dijadiiin pembantu sama elu?” Eka tercengang.

“enggak broo.....dia emang rajin gitu orangnya.....lagian kan dia selama ini tidur ama gue dikamar”

“bisa kebayang nih....sprei kasur lu pasti banyak cairan cairan bejat hahahahaha” ledek Eka.

“anyeeeeenk........daripada elu! kasurnya banyak debu gara-gara kelamaan jomblo” balas Febri.

“hahahaha........si Febri bener Ka....kasur lu banyak debunya” Asnawi ikut mendukung Febri.

“yaelah....lu berdua dasar pecinta setan...mendingan jomblo daripada pacaran sama setan..hiihhhh” ujar Eka.

“ya mending pacaran sama setan yah broo....bisa kita apa apain sesuka kita, betul gak Wi?” bantah Febri.

“ho’oh banget cuy........haha” jawab Asnawi semringah.

“gimana kalo kunti punya lo hamil?......pasti anaknya jadi tuyul.....mau lu punya anak tuyul?” tanya Eka.

“gak apa-apa lah punya anak tuyul juga, mereka pinter nyari duit, jadi gue gak usah capek kerja nyari duit hahahaha” jawab Febri dengan entengnya yang kemudian disetujui oleh Asnawi.“anyeeenk pinter banget nih temen gue hahahaha” kata Asnawi yang terpingkal-pingkal.

“hmmm....pusing ah debat sama lu berdua!” kata Eka dengan sangat kesal.

Asnawi dan Febri tampak Saling toss dan merayakan kemenangan debat mereka terhadap Eka. Tak lama berselang, tiba-tiba seorang wanita paruh baya dengan rol rambut yang masih terpasang datang menghampiri mereka sambil membawa sebuah nampan yang berisikan sepiring biskuit dan dua gelas es jeruk.

“ini anak-anak......makanannya!!” seru ibu Febri dengan senyum merekah di wajahnya. Sontak, Asnawi dan Febri yang tengah terpingkal-pingkal pun mendadak duduk manis di kursi tamu.

“aduh tante....gak usah repot-repot” Asnawi berbasa basi.

“ahhh...kamu jangan gitu....oh iya kabarnya kamu sakit yah kemarin?” tanya ibu Febri.

“iya tante....ya alhamdulillah sekarang mah aku udah sehat lagi”

“tante turut prihatin yah atas kehilangan pacarmu....semoga arwahnya diterima di sisi Allah”

“amiinn....makasih tante”

“yaudah nih makan biskuit spesial khas Belanda ini....”

“wah khas Belanda..?.....tante abis pulang dari Belanda?”

“bukan broo...kue ini bikinan Letty” Febri tiba-tiba menyela pembicaraan.

“betul Feb....kue ini buatan dia hehehe....calon menantu idaman nih” kata ibu Febri sambi mengusap kepala Febri yang tampak tersipu malu.

Asnawi dan Eka sangat terkejut dengan pernyataan ibu Febri yang menyebut Letty adalah calon menantunya. Mereka berdua tahu bahwa Letty itu kuntilanak yang menumpang hidup di kamar Febri. Eka bahkan sampai berbisik kepada Asnawi yang duduk disebelahnya. “serius nih si Febri mau nikahin kunti Londo itu?” gumam Eka yang diikuti gelengan kepala Asnawi yang kebingungan. Ibu Febri pun akhirnya duduk di sebelah Febri dan ikut memakan biskuit buatan Letty.

“ayo....makan nih kue nya!!” ujar ibu Febri.

“iya tante makasih” kata Eka dan Asnawi secara bersamaan.

Mereka berdua sama-sama mengambil biskuit yang tersaji diatas sebuah piring keramik putih. Asnawi sangat bahagia ketika merasakan biskuit itu bergoyang-goyang dalam mulut ketika dikunyah. Cita rasa khas Belanda sangat terasa menutupi semua permukaan lidahnya, rasa menteganya sangat terasa sehingga membuat mulut tidak mau berhenti untuk mengunyahnya. Selama ini, Asnawi hanya tahu kue butter cookies dari kue berkemasan kaleng yang bergambar tentara inggris main drum band. Asnawi baru pertama kali merasakan butter cookies buatan orang Belanda asli dengan cita rasa yang berbeda dengan kue kaleng itu.

“kue nya enak banget tante....aku baru pertama kali ngerasain kue asli Belanda” puji Asnawi.

“iya Wi....Letty emang pinter masak kue” kata ibu Febri sambil kembali mengigit sebuah kue.

“tante kenal Letty darimana?” tanya Asnawi.

“iya dia dibawa kesini sama Febri....katanya dia itu mahasiswa pertukaran UPI dari Belanda....dia ngekost di deket komplek ini....apa kalian udah kenal sama dia?” jawab ibu Febri.

“u..u...udah tante....udah cukup lama!” jawab Asnawi terbata-bata.

“lha...kenapa gak bilang dari dulu atuh?.....kenapa gak dikenalin sama tante dari dulu”

“..eeh...eehh...eeh...anu tante, Letty ini adalah......kunti....” tiba tiba Eka menjawab pertanyaan ibu Febri, namun Asnawi segera menyadarkannya dengan menginjak kakinya. Eka tampak kesakitan dan melotot kearah Asnawi. Ibu Febri pun merasa aneh dengan kelakuan Asnawi dan Eka.

“lho kalian kenapa?” tanya ibu Febri yang mengernyitkan dahinya.

“anu tante...tadi ada kecoa naek ke kakinya Eka...jadi aku refleks nginjek kakinya” jawab Asnawi sambil cengar-cengir.

“iya tante....maafin yah..hehehe” tegas Eka yang juga ikut cengar-cengir.

“oh gitu...kirain kalian berantem...hehe...yaudah, tante mau ke dapur dulu yah...haus nih!!....sok aja kalian maen disini yah!....Feb!...panggil Letty gih!!.....biar kalian ngobrol-ngobrol disini!” perintah ibu Febri.

Ibu Febri beranjak dari tempat duduknya dan pergi menuju dapur. Febri dengan cepat barpindah tempat duduk ke samping Eka yang masih mengusap kakinya yang sakit.

“lu kenapa sih broo...pake bilang kalo Letty itu kunti?” tanya Febri kepada Eka dengan kesal.

“iya nih Feb...untung gue injek dia nih, kalo enggak bisa gawat” ujar Asnawi.

“thank’s ya Wi....untung aja” kata Febri.

“ya gue mah sorry aja broo, abisnya gue kebayang bayang wujud Letty yang nyeremin” kata Eka sambil menyeruput minuman yang disajikan diatas meja.

“serem gimana maksud lu?” tanya Febri.

“ya serem aja broo, gue masih inget wujud si Letty yang pake gaun warna putih..terus mukanya pucet...terus rambut hitam panjang dan warna matanya itu loh yang tambah serem....hitam semua..gak ada putihnya....terus gue mah jadi inget setan di film-film holywood....makanya pantes si Nawi manggil dia mawar hitam, soalnya auranya hitam...” jawab Eka dengan gamblang dan diikuti anggukan kepala dari Asnawi.

“kalian berdua belum tahu aja wujud Letty sekarang....dia udah lebih manusiawi broo...gue panggil kesini yah”

Febri pergi menuju kamarnya untuk membawa Letty yang tengah membersihkan kamarnya. Asnawi dan Eka semakin penasaran dibuatnya. Mereka membayangkan wajah pucat Letty dengan tatapan kosongnya seperti sosok gadis psikopat. Tak lama berselang, Febri kembali dengan menarik tangan Letty yang benar-benar berbeda. Asnawi dan Eka mendadak melongo ketika melihat wujud Letty yang sangat cantik dan menawan. Dia memakai celana jeans pendek (hotpants), atasan berupa kaos kuning yang sangat ketat sehingga meperlihatkan lekuk tubuh indahnya dan belahan dadanya tampak sangat jelas terlihat. Rambutnya yang dulu berwarna hitam, kini berubah menjadi pirang. Wajahnya yang awalnya pucat, kini menjadi lebih berseri dengan senyuman manisnya yang membuat Asnawi dan Eka seakan terhipnotis. Warna matanya yang semula berwarna hitam sekarang menjadi berwanya hijau dan terlihat jelas bulatan pupilnya yang sempurna.

Letty tampak memakai riasan di wajahnya. Lipstik merah pucat tampak menghiasi bibir tipisnya, ditambah rona merah dipipi menambah kadar keterpesonaan kedua pria yang barada dihadapannya. Letty menyapa mereka dengan logat khas Belandanya, akan tetapi Asnawi dan Eka masih membatu karena terpesona dengan pandangan pertamanya. Febri akhirnya menampar kedua sahabatnya itu untuk menyadarkannya.

“lu berdua kenapa??..........hahahahaha” tanya Febri.

“anjiiirr.....gue pangling banget sama Letty...dia...dia..dia...”Eka kembali gagap.

“dia jadi cantik broo....dan bener kata lu tadi, dia lebih manusiawi” lanjut Asnawi.

“halo.... hoe gaat het jongens?” sapa Letty dengan bahasa Belandanya.

“wacht even.....Letty!!...kamu mesti bahasa indonesia..!..kamu mesti biasain yah, mereka gak ngerti bahasa Belanda” ujar Febri.

“oohh.. je bedoelt te spreken, ik moet binnenlander spreken?” tanya Letty.

“yeah...betul..betul...bahasa inlander, kamu harus ngomong bahasa inlander juga sama mereka...sama kayak bicara dengan ibuku”

“oke...baiklah, eik bicara kamu punya bahasa inlander” kata Letty dengan logat khas Belandanya ala film-film Barry Prima jaman dulu.

Letty kemudian duduk dihadapan Asnawi dan Eka, dia kembali melontarkan senyum sambil menyapa mereka.” Apa kabar kalian?.....eik lama sudah tidak jumpa”

“kita baik-baik aja....Letty...hehe..kamu sekarang sangat mempesona” jawab Eka.

“bedankt..ehh...maksud eik terima kasih...hehe...maaf eik belum biasa bicara pake bahasa inlander”

“oh gak apa apa Letty...yang penting kita mengerti apa yang kamu omongin”

“iya....apa kalian sudah memakan eik buatkan kue?”

“udah Letty....enak banget kue nya terima kasih” jawab Asnawi.

“sama sama Asnawi....oh iya eik turut berduka cita atas kehilangan Hayati...eik pasti sangat merindukan dia.....Hayati adalah musuh eik punya...eik tidak akan pernah bisa mengalahkannya”

“iya makasih Letty....makasih atas rasa simpatimu....ngomong-ngomong, kenapa kamu bisa menampakan diri dan berubah penampilan?” tanya Asnawi.

“ini semua berkat Febri....dia orang baik sekali...eik diberi energi yang sangat banyak dari dia dan juga eik diberikan baju sama dia jadi eik bisa berpenampilan cantik seperti jaman dimana eik hidup” jawab Letty yang terlihat semringah, dan kemudian dia merangkul Febri.

“oh gitu...wah lu gila Feb...masa Letty lu dandanin seksi gini, pake kaos ketat sama hotpants” ledek Eka.

“terserah gue lah broo mau pakein baju apa buat Letty....yang penting dia nyaman” sanggah Febri.

“nyaman sih nyaman....tapi bagi kita bikin celana sempit broo” kata Asnawi.

“aaahhh..itu mah elu berdua aja kalu yang sangean...baru liat cewek kaya gini aja celana udah menyempit”

“anyeeenk..dasar germo lu!!”

Suasana di ruang tamu rumah Febri semakin hangat ketika Eka melemparkan candaan disela sela obrolan. Gelak tawa tampak menghiasi raut wajah mereka, tak terkecuali Asnawi yang seakan akan melupakan kesedihannya.

“Letty apakah kamu tau rencana Febri?” tanya Eka.

“hmmmm...yeah..eik tahu, Febri mau menghidupkan eik lagi jadi orang” jawab Letty.

“sebenernya bukan hidup lagi Lett...tapi ngubah kamu dari kunti jadi orang” tegas Febri.

“iya seperti itu..haha...eik sangat bahagia bisa hidup lagi hihihi” lanjut Letty.

“Letty.......” seru Asnawi.

“ja.........”

“apakah kamu mencintai Febri?” tanya Asnawi.

Letty mendadak berhenti tersenyum ketika pertanyaan itu terlontar dari mulut Asnawi. dia tampak berpikir keras untuk menjawabnya. Febri pun ikut terdiam ketika melihat Letty yang mendadak membeku. Dengan terbata-bata, Letty mencoba menjawab.

“eik....eik...hmmm...sebenarnya eik tidak punya apa itu perasaan cinta kapada Febri....eik tidak bisa mencintai dia...karena eik adalah hantu dan eik sudah mati....maka perasaan cinta itu juga ikut mati bersama jasad eik...”

Semua orang tak terkecuali Febri sangat terkejut ketika mendengar jawaban yang menohok dari Letty tentang perasaannya. Diantara mereka Febri lah yang paling terkejut. Matanya tampak berkaca-kaca dan bibirnya bergetar seakan tidak percaya dengan jawaban Letty. Selama ini Febri dan Letty sudah sangat dekat, bahkan ibu Febri pun juga sangat suka dengan sosok Letty dengan sering menyebutnya sebagai calon menantu. Febri pun bertekad akan menikahi Letty dengan mengubahnya terlebih dahulu menjadi manusia melalui ritual pemasangan paku kuntilanak.

“APAAAH!!...JADI SELAMA INI KAMU?” tanya Febri shock.

“betul Febri.....selama ini eik tidak mencintaimu” jawab Letty.

“lantas kalo kamu gak cinta sama Febri...kenapa kamu masih tetap disini dan seolah kamu ngasih harapan sama dia dengan menunjukkan perhatian ?” tanya Asnawi yang berlagak bak detektif cinta.

“eik tidak memberi harapan cinta kepada Febri...eik hanya balas budi atas kebaikan dia menolong eik yang luka parah akibat bertarung sama Hayati...Febri tetap menolong eik walaupun eik pernah hampir membunuhnya”

“apa semua ini cuma balas budi semata?....kamu bener-bener gak berperasaan Letty?..kamu ngasih harapan palsu sama Febri!” sahut Eka dengan penuh emosi.

“yeah..eik cuma balas budi....tapi eik gak pernah ngasih harapan palsu” jawab Letty.

“coba jelasin Letty!....jelaskan semuanya!” Asnawi bertanya kembali.

“in orde!....eik sudah mati 150 tahun dan bergentayangan menjadi kuntilanak karena eik mati diperkosa dan dibunuh oleh para inlander seperti kalian!!...mulai dari situ, hati eik dipenuhi rasa dendam sama inlander...eik membunuh mereka untuk menyerap energi dan mengambil jiwanya untuk diserahakan kepada para siluman untuk sebuah upah...kalian tahu apa upah yang diterima para arwah?”

“aku tahu, dulu Hayati pernah bilang kalo upah kuntilanak adalah koin emas untuk membeli energi kehidupan yang dapat memperpanjangan waktu dan eksistensi kalian di dunia sampai menunggu ditarik ke alam baka atau tetap gentayangan sampai hari kiamat” jawab Asnawi.

“kamu benar Asnawi.....eik melakukan hal buruk itu sampai suatu hari eik ketemu Febri...awalnya eik sangat ingin membunuhnya tapi malang, eik malam itu diserang sama Hayati dan Asnawi...eik dibuat hampir mati waktu itu...eik sadar kalo sebenernya Hayati bisa dengan mudah membuat eik menjadi debu...tapi dia tidak melakukannya...akhirnya eik mendatangi Febri di rumahnya dan dia menerima eik masuk ke rumah...dia juga memberikan energi kehidupan yang banyak sehingga luka-luka eik pulih....eik sadar kalo Febri jatuh cinta sama eik...tapi sebaliknya...eik tidak punya rasa apa itu cinta....sejak mati, perasaan cinta eik juga ikut mati...eik tidak bisa membalas cintanya....untuk itu, eik berusaha memberi kebahagiaan kapada Febri dengan memberi dia apa itu perhatian dan harapan....eik juga membuat Febri nyaman dengan kehadiran eik di rumah ini....walaupun eik sudah tidak punya hati tapi eik berusaha untuk menyayangi Febri”

Febri sangat tersentuh dengan jawaban panjang Letty, matanya tampak semakin berkaca-kaca dan bibirnya pun bergetar seakan ingin bertkata sesuatu.

“kalo begitu.....seandainya kamu punya hati dan kamu punya perasaan cinta...apakah kamu mau memberinya kepadaku?” tanya Febri dengan raut muka cemasnya.

“natuurlijk wel....ja!!!....eik akan memberikannya sama kamu”

Febri langsung menitikan air matanya ketika mendengar jawaban Letty yang menyayat hati, dia menangis dihadapan teman temannya. Letty merangkul Febri yang tengah menangis, dia mencoba untuk menenangkannya. Asnawi dan Eka mendadak terbawa perasaan ketika melihat pemandangan itu. Mereka mendadak salah tingkah, Asnawi meniru gerakan Letty yang tiba tiba memeluk Eka yang duduk disebelahnya.

“anjiiirr!!....lepasin gue geblek....njiirrr!” teriak Eka yang risih dengan aksi Asnawi.

“gue baper broo...gue jadi inget Hayati” lenguh Asnawi yang semakin erat memeluk Eka.

“tapi gue bukan Hayati anjiirr!!.....lepasin !!...dasar homo lu!”

“gak mau....ah...aku kangen kamu Hayati!!!...aku pengen nyium kamu”

Eka semakin panik dengan aksi gila Asnawi yang kali ini memajukan bibirnya untuk mencium pipi. Eka berusaha melepaskan pelukan erat Asnawi dengan segala cara, mulai dari menarik, memukul, mencubit dan mendorong tubuh Asnawi. Akan tetapi Asnawi semakin menggila dan bibirnya semakin mendekati wajah Eka. Akhirnya Eka mengambil gelas yang berisi jus di meja tamu, lalu menyiramkannya ke wajah Asnawi. Sontak, Asnawi langsung sadar dan melepaskan pelukan eratnya.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
andri0511 dan 23 lainnya memberi reputasi
23 1
22
Lihat 1 balasan
PACARKU HIDUP KEMBALI
05-09-2019 19:17
BAGIAN 18
MENANTU IDAMAN
part 2



“makan tuh jus mangga anyeeeenk!!!...hahahaha” ujar Eka dengan penuh kepuasan ketika melihat Asnawi yang basah kuyup terkena siraman jus mangga.

“aahh..tega bener si lu...nyiram gue pake jus” keluh Asnawi.

“ya abis elu kaya kesurupan gitu mau nyosor gue....”

Sementara, Febri dan Letty malah tertawa terpingkal-pingkal melihat kelakuan absurd kedua sahabatnya itu. Letty dengan sigap langsung mengambil lap yang berada di dapur untuk membersihkan tumpahan jus yang tercecer di lantai. Selain itu, dia juga memberi sehelai handuk kecil kepada Asnawi untuk mengelap mukanya.

“lu kenapa si Wi.....pake nyosor sama si Eka?” tanya Febri dengan muka merah akibat tertawa terbahak-bahak.

“anu...eh...enggak ah, gue cuman baper aja liat lu berdua pelukan..hehe” jawab Asnawi malu-malu.

“baper apa nafsu lu?.....gue hampir diperkosa sama elu!!” eka ngegas.

“wah...emang gue kayak gitu?” tanya Asnawi shock.

“si Eka bener broo...lu hampir merkosa dia hahahahaha.....nyaris aja gue muntah liat aksi lu berdua...hahahaha” sahut Febri.

“hih...amit-amit gue mau merkosa si Eka....gue masih normal euy” sanggah Asnawi.

“ahhh!!..normal-normal podol sia anyeeenk!!” Eka kembali ngegas.

“aduh maafin gue bro....hehehe...maafin yah” Asnawi memelas.

“BODO AH!”

Suasana sore itu pun berlangsung sangat heboh setelah aksi nekat Asnawi. Letty kembali duduk disebelah Febri yang masih tertawa.

“eik heran sama Asnawi...kenapa begitu cinta sama Hayati?” tanya Letty.

“aku cinta sama Hayati karena Hayati juga mencintaiku Lett.....jiwa kita seakan udah bersatu” jawab Asnawi.

“tapi kan arwah gentayangan tidak akan bisa merasakan cinta lagi kepada manusia....perasaan mereka udah ikut mati”

“tapi apa kalian bisa jatuh cinta juga antar sesama hantu?”

“iya.....sesama hantu maupun sama siluman...kita bisa merasakan cinta...kau tahu Bendoro dulu juga saling mencintai sama siluman Kera merah dan berakhir tragis....eik juga pernah punya namanya suami seorang siluman punya....tapi kita udah pisah”

“tapi kenapa Hayati bisa mencintaku dengan tulus...bahkan dia ingin menikah sama aku”

“hmmmm..eik juga tidak mengerti dengan apa yang Hayati rasakan.....dia adalah kuntilanak paling beda diantara yang lain....Hayati sangat manusiawi....dan penuh dengan rasa cinta”

“berarti apa Hayati itu adalah jenis kuntilanak langka?”

“ja.....bisa dikatakan begitu....eik malah nyangka dia itu sebenernya manusia”

Asnawi pun dibuat semakin bingung dengan pernyataan Letty. Apakah mungkin Hayati itu memang masih hidup atau selama ini dia itu adalah manusia yang berubah jadi kuntilanak? Pertanyaan itu terus menerus menyerang sel-sel otak Asnawi.

Malam pun tiba, sekitar pukul 9 Asnawi dan Eka pulang dari rumah Febri. Asnawi hari itu merasakan banyak hal, mulai dari senang sampai sedih. Bahkan dia juga merasakan suatu kebingungan ketika mengetahui rencana gila Febri untuk menghidupkan kembali Letty. Sebersit penyesalan mulai dirasakan Asnawi, mengapa dirinya menolak untuk melakukan ritual paku kuntilanak seperti yang akan Febri lakukan terhadap Letty. Asnawi sangat penasaran dengan hal itu karena ini merupakan yang pertama kalinya seumur hidup.

Sebelum pulang, Febri menyusun rencana untuk pergi menuju mbah Encur di daerah Sukabumi pada akhir pekan ini. Tepatnya di daerah Ujung Genteng. Daerah itu merupakan pesisir selatan dan diyakini adalah wilayah kekuasaan Ratu Siluman. Jarak antara rumah orang tua Asnawi dengan daerah itu sangatlah jauh, sehingga tidak dimungkinkan untuk menempuh perjalanan pulang-pergi. Mereka menentukan rumah Asnawi sebagai markas persinggahan di Sukabumi.

Pukul sepuluh malam, Asnawi tiba di kostan. Dia tampak kelelahan dan kurang sehat. Hari ini adalah hari pertamanya kembali ke kampus. Mulai besok, dia akan menjalani aktivitas kuliah nya seperti semula. Setelah memarkirkan motor mio bututnya, Asnawi manaiki tangga menuju kamarnya. Ketika dia membuka pintu ternyata didalam kamar ada Utami yang duduk berdampingan dengan sesosok hantu pria yang berpenampilan seperti anak band diatas ranjangnya.

“si..si..siapa dia Tami...?????” Asnawi terkejut.

“oohh...kamu belum tau yah...ini Brian..pacarku “ jawab Utami santai.

Brian pun bangun dan menghampiri Asnawi untuk bersalaman. Tangannya sangat dingin sehingga Asnawi cepat-cepat melepas tangan Brian. dia mulai heran dengan keberadaan Brian dikamarnya, kenapa dirinya bisa melihat Brian?

“apa kamu bisa menampakkan diri kayak Utami?” tanya Asnawi bingung.

“enggak kak....aku gak bisa melakukan itu”

“lantas...kenapa aku bisa melihatmu?”

“karena aku udah ngasih Brian energi!” tiba tiba Utami menjawab pertanyaan Asnawi.

“hah!...ngasih energi?...berarti kalian udah.......”

“tidak..tidak...tidak...bukan kaya gitu...aku ngasih energi pada Brian kaya gini nih!” Utami memegang kepala Brian, kemudian dia mengalirkan energi seperti aliran listrik. Brian tampak kaget dan kejang-kejang seperti tersengat listrik ketika aliran energi itu masuk. Setelah cukup, Utami melepas tangannya dari kepala Brian. Brian pun langsung berbaring diatas ranjang di sebelah Utami. Matanya tampak memandang kosong ke arah langit-langit ruangan. Asnawi tampak kebingungan dengan hal itu. Dia menghampiri Brian yang masih berbaring.

“kenapa dia?....apa yang kamu lakukan sama dia?”

“aku udah ngasihin energi ke tubuh Brian.....dia gak kenapa-kenapa Wi...dia Cuma shock dikit”

“kamu tahu dari mana bisa ngasih energi kayak gitu?”

“aku diajarin mbak kunti Wi....selama ini dia banyak ngajarin aku tentang bertahan hidup jadi mahluk gaib...dia ngajarin aku memegang benda-benda fisik, berkomunikasi sama orang dan menampakkan diri...”

“kenapa Hayati gak pernah cerita tentang itu”

“banyak hal yang tak harus kamu ketahui tentang mbak kunti.....makanya dia menyimpan rahasianya sendiri....mbak kunti itu orang yang penuh kejutan”

“tapi apakah Brian akan sadar lagi?”

“dia akan sadar 10 menit lagi...sekarang dia udah bisa memegang benda fisik”

“apa dia bisa menampakkan diri?”

“belum......butuh latihan keras buat kesana...lagian dia juga mesti banyak nerima energi dariku”

“hmmm...lantas, kenapa aku bisa melihat Brian?...kan aku gak ngasih energi ke dia”

“kamu bisa ngeliat Brian, karna sumber energiku berasal dari kamu Nawi.....kamu ngasih aku energi, terus sama aku disalurin lagi ke dia..maka otomatis kamu bisa liat dia”

“okeh...tapi kenapa kamu nyalurin energinya kayak gitu?...bukannya harus melalui hubungan intim?”

“sebenernya mah sih cukup sentuhan kulit aja udah bisa nyalurin energi hehehe”

“APAAAAHHH!!...kenapa kamu ngajak bercinta melulu buat nyalurin energi?”

Utami pun tersipu malu setelah memberitahu Asnawi tentang semuanya, namun sebaliknya, Asnawi terlihat sangat kesal dengan ekspresi Utami. Dia pun meminta penjelasan kepada Utami tentang semua hal.

“jelasin semuanya Tami....jelasin!!” teriak Asnawi sambil meremas kedua lengan Utami.

“hmmm....sebenenya semua ini gara-gara kamu juga Nawi!” Utami ngegas balik dan menghardik Asnawi untuk melepaskan cengkramannya.

“salahku apa?”

“kamu udah memperkosaku...hingga aku jadi ketagihan bercinta sama kamu”

Asnawi pun diam seketika seperti kerbau yang dicocok hidungnya. Dia memandang Utami yang wajahnya terlihat sangat gusar. Utami kemudian mendorong Asnawi sampai terjatuh diatas karpet. Asnawi kembali bangun, lalu duduk bersila diatas karpet. Dia menundukkan kepalanya seakan tidak berani memandang Utami yang berdiri dihadapannya dengan berkacak pinggang.

“Nawi......liat aku!”

Asnawi memberanikan diri untuk mengangkat kepalanya dan memandang Utami. Keringat dinginnya mulai bercucur deras dan tubuhnya menggigil. Utami akhirnya duduk dihadapan Asnawi, dia memandang tajam kedua matanya.

“Nawi.......”

“maafin aku Tami....maafin aku....maafin”

“udah...udah...udah....gak usah minta maaf...semua ini udah terlanjur....nasi udah jadi bubur...kamu gak boleh menyesal”

“terus aku mesti gimana?”

“lanjutkan aja hidupmu kayak biasa...lagian aku mah apah atuh..cuman arwah gentayangan yang gak jelas masa depannya”

“ihhh...jangan ngomong gitu lah”

“beneran Nawi......dulu mbak kunti juga ngomong kayak gitu....dan benarkan?....dia sekarang udah gak ada...begitu juga aku”

“tapi...tapi kamu jangan pergi atuh Mi....!”

“aku gak akan kemana mana.........Nawi...!!..”

“aku akan ngasih kamu energi....aku...”

“Nawi..Nawi...sssttt!!...dengerin aku!.....penyaluran energi melalui sentuhan cuman bisa dikit...paling sekitar 10 persen....tapi kalo melalui cara bercinta bisa sampe 5 kali lipat”

“kamu tahu darimana Tami?”

“dari mbak kunti....dia bilang kalo bercinta sama manusia maka energi kita bisa berlipat ganda....dan kamu itu adalah manusia yang punya energi kehidupan yang sangat besar...makanya dia ngebet banget sama kamu Nawi”

“tapi bukan karena itu Hayati ngebet sama aku Tami!...dia memang bener-bener cinta sama aku....kita udah saling bersumpah buat mencintai....”

“mustahil setan jatuh cinta sama manusia Wi....!!!.......rasa cinta kami udah mati”

“TIDAAAAAAAK!!!......aku tidak percaya!...aku yakin Hayati mencintaiku bukan memanfaatku...kamu jangan sok tahu!”

“tapi Wi......”

“udah...................!!”

Asnawi tiba tiba berdiri dan pergi keluar kamar, Utami berusaha menahan dirinya dengan memegang tangannya.

“kamu mau kemana Nawi?”

“aku mau cari udara segar.....lepasin aku!!!!!”

Asnawi melemparkan tangan Utami, dia berlari melewati teras atas, kemudian turun kebawah dan pergi keluar dari rumah kost. Utami hanya mengelus dada ketika melihat Asnawi marah besar terhadap dirinya.

Asnawi berjalan tergesa-gesa menuju taman yang gelap dan sepi. Dia kemudian duduk di sebuah bangku yang dulu pernah menjadi tempat kencan pertamanya dengan Hayati. Mukanya tampak merah karena aliran darah yang mendidih akibat terpancing emosi. “Hayati mencintaiku....dia benar benar mencintaiku...dia gak seperti setan-setan lainnya yang cuman manfaatin energi” gerutunya dalam hati.

Dia akhirnya membuka smartphone nya, kemudian membuka gallery foto. Asnawi melihat potret-potret Hayati bersama dirinya semasa bersama. Dia tampak senyum sendiri ketika membayangkan momen momen absurd yang dialaminya ketika hidup besama Hayati. Slide demi slide digesernya untuk mengenang Hayati, seorang gadis kuntilanak yang menghiasi hidupnya selama lebih dari tujuh bulan terakhir. Walaupun hal itu merupakan waktu yang singkat, akan tetapi bagi Asnawi itu adalah waktu yang sangat lama, serasa seumur hidup. Tampak Hayati berpose dengan senyum manis nya sambil melontarkan aura indah.

Koleksi Foto Hayati di Gallery Smartphone Asnawi


“oh Hayati...kenapa kamu ninggalin aku begitu cepat....aku rindu kamu Hayati”

Setelah menggeser beberapa slide foto Hayati, munculah potret swafoto antara Hayati dan Merry. Dalam potret itu keduanya tampak tersenyum lebar hingga memperlihatkan gigi putih mereka. Tampak Asnawi yang sedang makan sebagai atar belakang potret itu.

“oh merry...kenapa kamu juga ikut meninggalkanku?........kalian berdua sama sama meninggalkanku...aku harap kalian sekarang ada disini menemaniku” Asnawi kemudian mencium ponsel pintar itu dengan penuh perasaan.

Tak lama kemudian, Utami datang menghampirinya. Dia menepuk punggung Asnawi yang tengah asyik menciumi smartphonenya. Sontak, Asnawi pun langsung terperanjat kaget.

“hayo loh....kamu lagi ngapain ? nyiumin hape mulu”

“eh...enggak kok....gak apa apa...kamu ngapain kesini?”

“ya nyusul kamu lah..aku takut kalo kamu pergi”

“kenapa kamu takut aku pergi?...kan itu ada Brian”

“hmmm...Brian udah pulang...lagian aku kan tinggalnya bareng kamu bukan sama dia”

“hadeuuh...yaudah kamu duduk sini!”

Utami pun menyambutnya dengan gembira, dia duduk disebelah Asnawi dan langsung menyandarkan kepalanya di pundak Asnawi.

“Nawi...maafin aku yah...tadi aku udah meragukan perasaan mbak kunti”

“gak apa apa kok Tami...aku yang salah tadi...aku terlalu terbawa emosi, sampe-sampe aku ngebentak kamu...”

“iya Wi...aku juga tadi udah gak sopan sama kamu....mulai sekarang aku gak mau berantem-berantem lagi sama kamu”

“lho kenapa?.....”

“kan kamu gak suka?”

“ya aku suka lah berantem sama kamu Tami....kamu itu asyik buat diajak berterung hahaha”

“ihhhh...kamu mah da.....dasar otak kopong...mesum...si raja co*i”

“eehh...sama sama bokong papan hahaha”

Dan mereka pun saling melontarkan kata makian sebagai bahan untuk bercanda. Sesekali Utami mencubit Asnawi dan menarik hidungnya sampai kesakitan dan sebaliknya Asnawi juga melontarkan gelitikan mautnya untuk menggoda Utami. Suasana malam yang sepi pun mendadak jadi ramai gara-gara aksi konyol mereka berdua.

“Tami.....”

“iya.......”

“apa kamu sama Brian pernah bercinta?”

“ya enggak lah Wi.......aku gak pernah bercinta sama siapapun..aku cuman bercinta sama kamu”

“lho kenapa..dia kan pacarmu”

“ihh..ogah ah, dia emang sering ngajakin aku begituan, tapi selalu kutolak....abisnya dia gak seasik kamu dan aku ngakunyaasoh setan perawan”

“emang aku asyiknya apa sih?”

“ya kamu mah bisa ngasih aku energi kalo dia mah ya gitu deh...gak ngasih apa-apa”

“tapi kan bisa ngasih kenikmatan”

“iya sih tapi jauh lebih enak sama kamu lah...hehehehe”

“hadeuuhh........dasar papan berjalan sangean”

“ihh sembarangan!....kamu tuh yang sangean”

Malam semakin larut, Utami dan Asnawi semakin larut dalam suasana bahagia yang tercipta hingga akhirnya Utami mengajak Asnawi untuk pulang. Utami meminta gendong kepada Asnawi, dia mendadak bersikap manja seperti seekor kucing betina. Asnawi pun menyetujuinya, dia mempersilakan Utami untuk naik ke punggungnya. Setelah itu, dia berjalan menuju rumah kost.

“Nawi....kamu jangan lupa minum obat yah!”

“iya.....aku tahu!...berisik wae!”

“ihhh...dikasih tahu malah ngegas”

“iya..iya...maafkan diriku tuan putri...karna suka ngegas”

“nah gitu atuh!...hahaha.
......................................................

KITA REHAT SEJENAK PEMIRSAAAH...!! emoticon-Betty emoticon-Betty
Diubah oleh Martincorp
profile-picture
profile-picture
profile-picture
andri0511 dan 28 lainnya memberi reputasi
29 0
29
Lihat 1 balasan
PACARKU HIDUP KEMBALI
05-09-2019 19:19
uhuuyyy..ada updetan...mantab jaya
profile-picture
profile-picture
DanyMartadinata dan Martincorp memberi reputasi
2 0
2
PACARKU HIDUP KEMBALI
05-09-2019 19:37
baru mau ditanyain, eh udah kejawab di part ke 2nya tentang perasaan hayati..tapi masuk akal juga sih kalo hayati bisa cinta sama asnawi, wong aslinya juga masih hidup itu kunti sangean emoticon-Hammer (S)
0 0
0
PACARKU HIDUP KEMBALI
Lapor Hansip
05-09-2019 20:36
Balasan post Martincorp
kok enak banget ya bro jadi lu gak setan gak manusia semua suka sama lu semua bro
profile-picture
Martincorp memberi reputasi
1 0
1
PACARKU HIDUP KEMBALI
05-09-2019 20:46
lanjutkan gan
profile-picture
Martincorp memberi reputasi
1 0
1
PACARKU HIDUP KEMBALI
05-09-2019 21:16
mantap
profile-picture
Martincorp memberi reputasi
1 0
1
Halaman 53 dari 93
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
catatan-yang-terbuka
Stories from the Heart
cinta-sepekan
Stories from the Heart
kealpaan-hati
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.