alexa-tracking
News
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d67c9c18d9b171c2a60b73f/papua-memanas-warga-tewas-aparat-ditambah-komunikasi-terputus
Lapor Hansip
29-08-2019 19:49
Papua Memanas: Warga Tewas, Aparat Ditambah, Komunikasi Terputus
Papua Memanas: Warga Tewas, Aparat Ditambah, Komunikasi Terputus

Dua pengunjuk rasa dan satu anggota TNI tewas dalam kericuhan di depan kantor Bupati Deiyai.

tirto.id - Ribuan orang kembali berdemonstrasi memprotes dugaan rasisme terhadap mahasiswa Papua di Jayapura, Papua, Kamis (29/8/2019). Menurut laporan Antara, demonstrasi juga diwarnai pembakaran gedung Majelis Rakyat Papua (MRP).

Demonstrasi itu berjalan ricuh dan mengakibatkan aktivitas masyarakat lumpuh sejak Kamis pagi waktu setempat.

Pertokoan dan perkantoran di sana sudah tutup sejak pukul 12.30 siang, termasuk Mal Jayapura yang merupakan pusat perbelanjaan terbesar di Jayapura. Beberapa sekolah juga sudah memulangkan siswanya sejak pukul setengah 10 pagi.

Selain itu, banyak angkutan kota memilih tidak beroperasi hari ini. "Memang kami sengaja tidak beroperasi guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," kata Supri, salah satu supir angkot jurusan Entrop-Pasir Dua.

Demonstrasi di kawasan Expo, Waena, Jayapura, bahkan sempat memanas hingga polisi menembakan gas air mata. Mobil dinas milik Dandim Jayapura dilaporkan dirusak massa.

Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) Timotius Murib menerangkan semua gedung-gedung terutama fasilitas pemerintah menjadi sasaran amuk demonstran.

"Kantor MRP hari ini dibakar. Kebakaran kantor MRP pertama itu pos satpam, gedung utama, ruang sidang, sama ruang kabag umum, dan keuangan. Tiga ruangan itu yang dibakar. Mereka sambil lewat di jalan, massa menerobos, buka pagar, langsung masuk bakar," kata Murib kepada reporter Tirto, Kamis (29/8/2019).

Menurut Murib, kejadian itu berlangsung pukul setengah 12 siang. Ia menyebut pangkal kekesalan massa adalah karena rasisme dan pemutusan jaringan internet. Pemutusan jaringan ini sudah terjadi hampir dua pekan. Akibatnya, kata dia, massa juga merusak tower BTS milik Telkomsel.

"Hari ini sudah hampir 1 pekan 5 hari akses internet di Papua lumpuh. Ini akumulasi. Selama ini belum menyampaikan semua hal," ucap Murib.

Murib mengaku ia bersama Gubernur Papua Lukas Enembe sudah menyampaikan pangkal masalah ini kepada Presiden Joko Widodo, Senin (26/8) lalu. Ia menyebut keputusan pemerintah memblokir internet adalah keliru.

"Menghentikan jalur informasi itu membuat semua akses terganggu. Itu bukan masalah orang Papua saja. Itu keputusan pemerintah yang keliru. Otonomi khusus tidak berdaya. Ini menjadi amukan masyarakat Papua yang cukup lama. Masyarakat Papua tidak puas terhadap pemberian otonomi khusus," ucap Murib.

Sehari sebelumnya, kericuhan terjadi saat demonstrasi di depan kantor Bupati Deiyai. Dua demonstran dan seorang TNI tewas dalam kericuhan tersebut. Namun dari informasi yang didapat Tirto, enam warga sipil yang meninggal.

Seorang warga bernama Alpius Pigai (20) tewas diduga tertembak saat unjuk rasa di halaman Kantor Bupati Deiyai.

"Alpius Pigai, seorang warga dari Kampung Digibagata tewas tertembak," kata aktivis hak asasi manusia, Yones Douw saat dihubungi Jubi melalui sambungan telepon di Nabire, Papua, Rabu (28/8/2019) malam.

Korban tewas lain ditemukan dengan luka tembak di lereng sebuah bukit di Kampung Yaba, Distrik Tigi, yang berjarak sekitar 10 kilometer dari Waghete. Korban yang belum diketahui identitasnya itu diduga tewas akibat tembakan di halaman Kantor Bupati Deiyai.

"[Dia] berjalan kaki sampai kehabisan darah di Yaba, dan meninggal di sana," jelas Douw.

Selain dua korban tewas, menurut Douw, insiden di halaman Kantor Bupati Deiyai juga melukai Martinus Iyai (27) dan Naomi Pigome (27). "Martinus Iyai tertembak di paha kiri. Selain itu, seorang warga bernama Naomi Pigome jatuh ke parit setelah terkena gas air mata, dan terluka," ujarnya.

Polisi Belokkan Isu


Sementara itu, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo mengonfirmasi tewasnya seorang tentara. Namun, Dedi tidak menyebut sama sekali ada pengunjuk rasa yang tewas dan terluka dalam kerusuhan di halaman Kantor Bupati Deiyai.

"Satu anggota TNI AD gugur dan lima anggota Polri terluka [akibat] panah," kata Dedi di Jakarta, Rabu (28/8/2019).

Adapun Kapolri Jenderal Tito Karnavian malah mengirim anggota Brimob tambahan ke Deiyai, Paniai dan Jayapura untuk merespons kerusuhan tersebut.

"Kalau tidak salah tiga SSK atau 300 orang menuju Deiyai dan Paniai, juga Jayapura sudah saya kirim pasukan Brimob untuk jaga situasi di sana," kata Tito, Kamis siang.

Terkait jatuhnya korban sipil, Tito malah menyebut mereka tewas diduga karena terkena panah. Tito mengklaim aparat cuma pakai peluru karet sehingga tak mungkin menewaskan warga sipil.

"Panah ini berasal dari belakang kelompok penyerang. Sehingga kami duga dia meninggal karena terkena panah dari penyerang sendiri," ujarnya.


Jaringan Telepon dan SMS Terputus


Buntut kerusuhan di Jayapura hari ini menyebabkan akses komunikasi lewat telepon dan pesan singkat (SMS) mati total sejak pukul setengah 4 sore. Berdasarkan pantauan Antara, pemutusan saluran komunikasi ini dilakukan ketika demonstran mulai menuju arah Kantor Gubernur Dok II Jayapura.

Subarna, salah seorang warga Jayapura, mengaku gelisah lantaran tidak bisa menghubungi keluarga di rumah.

"Saya telepon berulang-ulang, tapi tidak bisa. Saya khawatir keluarga. Jangan sampai masih ada yang di jalan," kata Subarna seperti beritakan Antara, Kamis (29/8/2019).

Manajemen Telkomsel mengonfirmasi soal gangguan layanan telepon dan SMS ini. "Saat ini, tanggal 29 Agustus 2019, layanan telepon dan SMS Telkomsel di Papua untuk sementara mengalami gangguan," kata VP Corporate Communications Telkomsel, Denny Abidin lewat siaran pers yang diterima jurnalis Tirto, Kamis sore.

Ia pun menyebut Telkomsel sedang mendalami penyebab gangguan dan berupaya mengembalikan layanan telepon dan SMS kembali normal.

Sementara itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) belum mengetahui adanya gangguan layanan telepon dan SMS di Papua. "Saya cek dulu," kata Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kemenkominfo, Semuel A. Pengerapan saat dihubungi Tirto.

Baca juga artikel terkait KONFLIK PAPUA atau tulisan menarik lainnya Gilang Ramadhan
(tirto.id - glr/tii)

Reporter: Gilang Ramadhan
Penulis: Gilang Ramadhan
Editor: Mufti Sholih

https://tirto.id/papua-memanas-warga...-terputus-eheP

Junjungan sibuk keliling Purworejo cuma buat bagi bagi Sertifikat, sedangkan demo saat ini sengaja ditutupi, gak terliput media, seperti pengkebirian akses akan informasi di Papua, Internet mati, listrik mati , pura-pura bego, apa dipikir masalah bisa selesai mengadili aktor utama si KORLAP? padahal akar masalahnya gak hanya cukup itu saja, nganggap-nya sering ke PAPUA ya gak lain cuma nyari citra disitu kan, dipikir dibikin jalan di PAPUA masalah yg macam gini gak gak akan ada emoticon-Shutup
Diubah oleh dsturridge15
profile-picture
profile-picture
profile-picture
apollion dan 14 lainnya memberi reputasi
3
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Tampilkan isi Thread
Halaman 3 dari 7
Lapor Hansip
29-08-2019 20:43
Balasan post filusufkacang
Hei bocah goblok Korea jepang itu bisa produksi barang elektronik dan otomotif sendiri. Dan mereka bisa produksi film dan komik. Itu ratusan triliun keuntungan. Karena modal internet doang dan tinta. Indon mana bisa bikin blogg. Itu game harga sejuta beli di steam. Download sendiri pakai internet sendiri bayar 1 juta kalau yang beli satu juta bisa untung 1 triliun bersih
Diubah oleh slider88
profile-picture
pemburu.kobokan memberi reputasi
1
29-08-2019 20:44
Quote:Original Posted By SiPenembakJitu
Lu tololnya kelewatan goblok emoticon-Leh Uga

Jawa yang pusat ekonomi dibandingin PDB sama Papua yang 70% masih gelap gulita emoticon-Ngakak

Kuoooontol emoticon-Leh Uga


Ya udh, berarti klop kan ama omongan gue di awal? Terus apa masalah lu? Dongok... emoticon-Cape deeehh
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
1
Lihat 1 balasan
Lapor Hansip
29-08-2019 20:44
Balasan post laziale.id
Harusnya pemerintah cepat menggoreng isu babinsa tersebut.....yang menyebabkan rakyat Papua merasa mendapat perlakuan adil secara nyata. Permintaan maaf dari gubernur Jatim aja gw rasa sangat kurang. Korbankan satu atau dua babinsa atau kalau ada anggota ormas yang terlibat, copot dari tugas, hukum 10 tahun penjara. Gw gak tahu kenapa pemerintah tidak memblow up ini.
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
1
29-08-2019 20:46
Quote:Original Posted By filusufkacang
Ga bisa lah.. Kesepakatan yang di buat sebelum merdeka.. Ga akan berlaku setelah mereka merdeka..

Negara yg baru merdeka kan punya hukumnya sendiri.. Apa mungkin mereka mengadopsi produk hukum dari mantan negara mereka?


Sayang sekali emoticon-Hammer

Padahal kan warga papua gak butuh pembangunan, apalagi tambang emoticon-Hammer

Mereka cuma butuh hutan emoticon-Hammer


















































emoticon-Hammer (S)
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
1
29-08-2019 20:47
Quote:Original Posted By Jimmydog2
Harusnya pemerintah cepat menggoreng isu babinsa tersebut.....yang menyebabkan rakyat Papua merasa mendapat perlakuan adil secara nyata. Permintaan maaf dari gubernur Jatim aja gw rasa sangat kurang. Korbankan satu atau dua babinsa atau kalau ada anggota ormas yang terlibat, copot dari tugas, hukum 10 tahun penjara. Gw gak tahu kenapa pemerintah tidak memblow up ini.


Mau di goreng and disebarkan gimana kalau jaringan internet wa facebook di blok sama rudiantara bro.... Yg ada malah panas mereka gak bisa komunikasi emoticon-Ngakak
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
-1
Lihat 1 balasan
Lapor Hansip
29-08-2019 20:47
Balasan post filusufkacang
Lah loe ngelewatin statement gw pendidikan indon ranking terbawah faktanya loe bandingin ma korea jepang apa nggak goblok
profile-picture
pemburu.kobokan memberi reputasi
1
Lapor Hansip
29-08-2019 20:48
Balasan post V551
KALO MAU TENANG DIKIT KEMBALIKAN KONEKSI INTERNET. MEMUTUSKAN INTERNET SAAT PEMERINTAH NGAMBEK DAN MENERIMA GELOMBANG KRITIKAN UDAH GAK MANJUR.
BERI AKSES SELUAS LUAS NYA BIARIN KONTENT VULGAR DISANA UDAH GAK USAH PAKE DISENSOR SENSOR SEPERTI MUNAFIK NYA CULTUR MUS BIAR ORANG SONO BISA TERALIH PIKIRAN NYA DAN BANYAK JUGA YG MENGANTUNGKAN NYARI NAFKAH SEKARANG MELALUI AKSES INTERNET JELAS MEREKA PUN NGAMBEK IKUT IKUTAN RUSUH ANTI JAKARTA KLO GAK BISA CARI NAFKAH.

Jangan dipikir internet putus hoax berhenti, Disana malah justru lbh parah menyembar hoax nya dari mulut ke mulut dan sulit diklarifikasi. Pemblokiran internet. justru ini menambah citra pemerintah tirani seperti pemerintahan komunis. Dgn terbuka nya akses informasi maka semua dapat menerima informasi secara luas dan berimbang. Hoax diinternet gak hanya bisa diperangi pake blokar blokir doang tapi dengan klarifikasi dan kesempatan menerima informasi secara luas.
lagipula gak bisa kebenaran atau informasi hanya bersumber dari satu pihak termasuk pemerintah karena bisa menjurus memanipulasi kebenaran demi kekuasaan dan kepentingan penguasa.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
dsturridge15 dan 2 lainnya memberi reputasi
1
29-08-2019 20:49
Klo gw sih oke2 aja papua lepas toh gw ga prnh dan ga berharap pengin nginjak d tanah papua....menurut gw brgabungnya papua keindonesia cm ego romantisme majapahit aja dan perasaan sesama jajahan belanda.
Gw ga tau seberapa besar sih sumbangan papua keindonesia dr segi ekonomi dr kekayaan SDA nya.....krn yg gw tau pemasukan indonesia itu paling besar dr pajak ...

biarin aja mereka lepas dan ngurus negara sendiri. Tinggal kita liat bs sesuai sm impian mereka ngga...paling buruk bs2 papua barat sm belangsak ky papua neugini emoticon-Ngakak

Diubah oleh smogal
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
-1
29-08-2019 20:50
Quote:Original Posted By authorised
Yups...ada propokator paling.
Yg dijaga kan kebhinekaan dgn adanya papua..klo lepas, yakinlah bakal banyak yg ikutan..

Gampang aja lepasin papua, krn emg yg ini "beda"... cuman kan jadi somplak nanti peta indo..gak simetris lagi emoticon-Big Grin


Terkadang, untuk bisa melangkah maju.. kita harus rela melepaskan beban2 di sekitar kita, meskipun untuk itu kita harus mengorbankan hati..

Gue pribadi percaya, bahwa setelah merdeka.. Baik negara ini maupun papua akan sama2 menemukan bentuk terbaiknya...

Yakinlah.. Kita sudah sama2 mencobanya kan? Tapi kita gagal menjalin kebersamaan... 50 tahun itu bukan waktu yg singkat...

Mungkin lebih baik kita lepas mereka sekarang... Bukan, bukan karena kita ga cinta papua.. Tapi karena kita tau, bahwa papua akan lebih baik tanpa kita ketimbang bersama kita.. emoticon-Cool
Diubah oleh filusufkacang
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
-1
29-08-2019 20:52
Quote:Original Posted By slider88
Pdb itu konsumsi seluruh orang yang di wilayah indon. Konsumsi pajak masuk ke konsumsi pemerintah nantinya. Karena pajak dipakai buat pengeluaran/ konsumsi pemerintah. Yang gw maksud konsumsi disino pengeluaran supaya gak salah tafsir


Quote:Original Posted By slider88
pantesan loe idiot persentase memang sedikit lebih rendah tetapi angka besaranya tertinggi blogg. Gak paham ekonomi loe makanya ngomong gak bisa sesuai konteks


Quote:Original Posted By slider88
Gak bisa ngitung begitu. Loe harus ngitung deal deal dari freeport dan para pekerja non papua disana juga yang dipekerjakan dari uang orang papua jelas sangat banyak. Lom lagi dengan adanya papu semakin besar wilayah zona ekonomi eksklusif indon. Jadi pendapatan kelautannya dan migas lepas pantainya akan semakin besar. Freeport untungnya luar biasa besar makanya indon berani ambil saham


Lu bacot ama tembok aja gih sono.. Udah tolol, ngegas lagi...

Kasian gue.. emoticon-Cape deeehh
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
1
Lihat 1 balasan
29-08-2019 20:53
Quote:Original Posted By emmanuel.macron
yg menghina dg sebutan "monyet" itu ormas mana?


Bukan ormas TAPI UMAT ARAB

MEREKA YG SOK DENGAN AJARAN DAMAI TERNYATA BULLSHIT emoticon-fuck
Diubah oleh Betjanda
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
1
Lihat 1 balasan
Lapor Hansip
29-08-2019 20:53
Balasan post filusufkacang
Lah bener kok. Bocah gendeng tunjukin metode pengeluaran bukan metode yang dipakai 99% buat ngitung PDB. Konsumsi ma pengeluaran hampir sama lah intinya. Inti konsumsi ya ngeluarin duit juga cuman dibedakan di gdp supaya jelas mana pengeluaran pemerintah dan mana pengeluaran konsumsi yang sifatnya investasi
Diubah oleh slider88
0
29-08-2019 20:54
Quote:Original Posted By rp.1000000
Sayang sekali emoticon-Hammer

Padahal kan warga papua gak butuh pembangunan, apalagi tambang emoticon-Hammer

Mereka cuma butuh hutan emoticon-Hammer


















































emoticon-Hammer (S)


Ya makanya, banyak yg berasumsi bahwa ini ulah pripot..

Kalo menurut gue, justru pripot yg paling di rugikan di sini kalo papua merdeka...

Mereka masuk indonesia kan karena adanya kepastian hukum yg di berikan pemerintah NKRI..

Apa jadinya kalo nanti papua ternyata merdeka..??

Tentu semua perjanjian kerja sama semua harus di revisi mengikuti kebijakan negara yg baru...

Mereka sebagai perusahaan tentu harus taat hukum yg berlaku di sana... emoticon-Cool
Diubah oleh filusufkacang
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
1
29-08-2019 20:55
semoga cepet kondusif lagi,trus solved nih problem
0
29-08-2019 20:55
Kenapa 7jt onta idiot ga membantu ke papua
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
1
29-08-2019 20:57
Quote:Original Posted By slider88
Lah loe ngelewatin statement gw pendidikan indon ranking terbawah faktanya loe bandingin ma korea jepang apa nggak goblok


Quote:Original Posted By slider88
Lah bener kok. Bocah gendeng tunjukin metode pengeluaran bukan metode yang dipakai 99% buat ngitung PDB


Gue males terlibat perdebatan panjang ama bocah yg di opening statementnya aja udah keblinger...

Sono lu bacot ama tembok gih...

Ga ush quote gue lagi.. emoticon-Cape deeehh
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
1
Lihat 2 balasan
29-08-2019 20:58
Quote:Original Posted By filusufkacang
Ya udh, berarti klop kan ama omongan gue di awal? Terus apa masalah lu? Dongok... emoticon-Cape deeehh


Lu tuuulol emoticon-Leh Uga

Ngebandingin kok gak apple to apple emoticon-Leh Uga

Kalo posisinya dibalik juga Papua jd pusat ekonomi, Jawa jadi apa?

Gak punya daya tawar apa-apa selain orangnya banyak emoticon-Leh Uga
profile-picture
duniatanpamoral memberi reputasi
1
Lihat 1 balasan
Lapor Hansip
29-08-2019 20:59
Balasan post filusufkacang
Tunjuk statement gw yang keblinger mana blogg ngaco.loe
Loe yang keblinger nyalahin gw
0
29-08-2019 21:00
pen bgt gw tampol mahasiswa khontoll yg memicu konflik enih emoticon-Smilie
0
Lapor Hansip
29-08-2019 21:02
Balasan post laziale.id
Digoreng maksudnya kan ada mahasiswa2 Papua yg di luar Papua yg lihat TV. Jadi pemerintah yah jualan itu di TV. Ini masa kalah gan ama selebaran bela Papua jilid 2? Sekalipun semua informasi di Papua di-isolasi....memberikan informasi penggorengan hukuman terhadap tindakan rasi untuk yg di luar Papua gw rasa wajib. Tambahan lagi....kalau isu ini digoreng, mungkin ada pelajaran buat masyarakat kita biar gak rasis lagi. Jujur aja....masyarakat kita udah terbiasa rasis gan. Nih gw kasih cerita. Gw di Bukikttinggi. Ada China cewek , perawan tua lewat pake sepeda. Trus ada anak2 SD di situ. Mereka teriakin tuh cewek "Cina!!!", seakan2 dia itulah sejenis hewan seperti Ular, Biawak atau Babi Ngepet. Gw liat ekspresi tuh cewek aja kasian gan. Gw bilangin baik2 loe gak boleh ngomong gitu ama org. Tuh bocah2 ngomel2 sambil ngacir.
Diubah oleh Jimmydog2
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
1
Halaman 3 dari 7
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.