News
Batal
KATEGORI
link has been copied
Pengumuman! Ikuti Surveynya, Dapatkan Badge-nya! Klik Disini
120
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d6339026df23121fb1bbb62/viral-pria-gendong-jenazah-karena-ambulans-puskesmas-tak-bisa-dipakai
Sebuah video yang menunjukkan seorang laki-laki membawa jenazah berjalan kaki di Puskesmas Cikokol, Tangerang, menjadi perbincangan netizen pada Minggu (25/8/2019). Begini cerita selengkapnya.
Lapor Hansip
26-08-2019 08:42

Viral, Pria Gendong Jenazah karena Ambulans Puskesmas Tak Bisa Dipakai

Past Hot Thread


Quote:Penulis Jimmy Ramadhan Azhari | Editor Farid Assifa
KOMPAS.com

Viral, Pria Gendong Jenazah karena Ambulans Puskesmas Tak Bisa Dipakai


Sebuah video yang menunjukkan seorang laki-laki membawa jenazah berjalan kaki di Puskesmas Cikokol, Tangerang, menjadi perbincangan netizen pada hari ini, Minggu (25/8/2019). Video itu diunggah di berbagai akun media sosial, salah satunya oleh akun Instagram @tantee_rempoong_official.

Dalam keterangan video tersebut disebutkan bahwa ayah jenazah anak itu yang bernama Muhammad Husen meminta pihak puskesmas mengantarkan jasad anaknya dengan ambulans, namun ditolak dengan alasan mobil itu hanya untuk pasien sakit. Lalu pria yang disebutkan sebagai Ayah Husen tersebut lantas menggendong jenazah anaknya dengan berjalan kaki hingga akhirnya ia ditolong oleh seorang pengendara mobil.

Supriyadi (40) adalah pria yang ada di dalam video singkat tersebut. Baca juga: Jenazah Orangtua Mahasiswi yang Tewas Tertimpa Pohon Akan Dimakamkan di Tigaraksa  Saat ditemui di kediamannya di Kampung Kelapa Indah, Cikokol, Kota Tangerang, Supriadi mengatakan, sejatinya ia merupakan paman almarhum Muhammad Husen (9).

Kepada wartawan, ia lantas menceritakan kejadian sebenarnya yang terjadi pada Jumat (23/8/2019) lalu. Awalnya, kata Supriyadi, ia mendapat kabar bahwa keponakannya tersebut hanyut di Kali Cisadane sekitar pukul 15.00 WIB.

"Saya dapat info jam 15.00 WIB. Sampai di sana korban sudah ditemukan," kata Supriyadi. Saat ditemukan, ia menduga bahwa keponakannya tersebut telah meninggal dunia. Namun untuk memastikan hal tersebut, dibantu oleh warga sekitar, ia membawa Husen ke Puskesmas Cikokol menggunakan sepeda motor. Setiba di sana pihak puskesmas langsung membantu memeriksa keadaan korban.

"Dia (dokter Puskesmas) bilang, 'Pak saya cuma bisa berusaha'. Saya bilang enggak apa-apa, kalau emang enggak ketolong emang sudah takdir," ujarnya. Ternyata dugaan Supriyadi benar, keponakannya tersebut sudah tidak lagi bernafas.

Supriyadi pun berniat untuk membawa jenazah Husen pulang untuk segera dimakamkan. Kala itu memang ada satu ambulans yang bersiaga di lokasi puskesmas. Namun berdasarkan keterangan dari pihak puskesmas bahwa sesuai standard operational procedure (SOP)  ambulans tersebut tidak bisa digunakan untuk membawa jenazah.

Supriyadi yang pernah bekerja sebagai satpam Rumah Sakitpun memahami kondisi itu. Sebagai gantinya pihak puskesmas menyarankan solusi.

"Nah. dia (puskesmas) ngasih solusi (diberikan) nomor-nomor yang bisa dihubungi buat ambulans (jenazah)," tuturnya. Namun saat menghubungi salah satu dari nomor yang diberikan, ia mengalami kesulitan lain.

"Saat saya nelpon diterima, diangkat 'selamat sore bapak dengan ambulans gratis kota Tangerang ada yang bisa saya bantu'. Saya lagi ngomong katanya sinyalnya putus-putus," ujatnya.

Supriyadi pun berputar kian kemari untuk mencari lokasi yang sinyalnya baik, namun tetap operator mengatakan hal yang sama. Tiga kali ia gagal menghubungi nomor tersebut. Ia pun mencoba nomor-nomor lain yang diberikan pihak puskesmas, namun tidak ada yang tersambung. Akhirnya ia meminta bantuan pihak puskesmas menghubungi kontak ambulans tersebut. Tetapi pihak puskesmas juga kesulitan menghubunginya.

"Karena makin sore ya udah saya putuskan, saya tanya saudara saya yang lagi nungguin bisa enggak bawa jenazah pakai motor, bisa kata dia. Ya udah akhirnya saya bawa," ucapnya. Pihak puskesmas sempat menahan Supriyadi yang hendak menggotong keponakannya dengan berjalan kaki.

Namun Supriyadi yang ingin segera menguburkan Husen tetap pergi. Saat hendak menaiki jembatan penyeberangan orang, seorang warga yang melintas kemudian menawarkan diri mengantarkan Supriyadi beserta jenazah Husen.

Tiba di rumah pukul 18.00 WIB, dibantu oleh warga sekitar jenazah Husen langsung dimandikan dan dishalatkan. Barulah pada pukul 22.00 WIB, jenazah Husen dimakamkan oleh keluarga.

Ambulans bukan untuk jenazah

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Dr Liza membenarkan bahwa ada aturan yang melarang ambulans di puskesmas dipakai untuk mengantarkan jenazah.

"Iya, ambulansnya yang Puskesmas Cikokol 119 lho, bukan ambulans biasa. Di dalamnya itu ada alat kesehatan, ventilitator, oksigen segala macam. Jadi kalau mau dipakai buat jenazah pun itu harus dikeluarin, kan enggak mungkin itu nempel," ucapnya ketika dihubungi terpisah.

Liza mengatakan pihaknya akan menjelaskan terkait SOP ambulans dan alternatif yang bisa dipakai untuk jenazah, Senin (26/8/2019) besok.

"Besok jam 10.00 WIB ya. Kita cerita, jadi ambulans tuh sebenarnya pelayanan gimana," tuturnya.



Ambulans bukan untuk jenazah emoticon-Turut Berduka emoticon-Turut Berduka emoticon-Turut Berduka
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nyoblong dan 7 lainnya memberi reputasi
8
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 3 dari 6
Viral, Pria Gendong Jenazah karena Ambulans Puskesmas Tak Bisa Dipakai
26-08-2019 10:57
Semua yang pada komplen sama Puskesmas yang ga berprikemanusiaan kan bukan staff puskesmas situ, coba kalo dibalik apa lu mau ngelanggar SOP yang ada, yang ada ntar lu dipecat
ya gw turut berduka cita aja, kenapa nelpon ke nomor darurat ngga ada yang respon,
profile-picture
profile-picture
orgbekasi67 dan galuhsuda memberi reputasi
2 0
2
Viral, Pria Gendong Jenazah karena Ambulans Puskesmas Tak Bisa Dipakai
26-08-2019 10:58
SOP dah jelas, ambulance wajib standby utk keadaan darurat pasien sakit...

Jenazah nunggu 10 menit tetep jadi jenasah
Orang sakit jantung telat 5 menit karna ambulance ga standby bisa berubah jadi jenasah

Jadi netijing netijing tolol yg nyuruh orang nabrak SOP demi "kemanusiaan" kelaut aja SJW biji, kebiasaan langgar aturan giliran taat malah kaget.. Tolol
Diubah oleh makapler
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Skechers dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Viral, Pria Gendong Jenazah karena Ambulans Puskesmas Tak Bisa Dipakai
26-08-2019 10:59
ada juga ambulance yang multi fungsi jadi isinya belakangnya cuman tandu aja, itu kan multi fungsi bisa buat yang sakit sama buat jenazah
0 0
0
Viral, Pria Gendong Jenazah karena Ambulans Puskesmas Tak Bisa Dipakai
26-08-2019 11:06
sudah diselesaikan
0 0
0
Viral, Pria Gendong Jenazah karena Ambulans Puskesmas Tak Bisa Dipakai
26-08-2019 11:12
turut berduka cita buta keluarga, semoga kedepannya dinas yang kesehatan kota tanggrang lebih baik lagi dalam melayani masyarakatnya
0 0
0
Viral, Pria Gendong Jenazah karena Ambulans Puskesmas Tak Bisa Dipakai
26-08-2019 11:13
memang betul...
antara mobzen sama ambulance beda...
tapi harusnya klo sudah dilapangan dan kondisi mendesak bisa saling support...
tidak harus seperti ini... gila bgt...
0 0
0
Viral, Pria Gendong Jenazah karena Ambulans Puskesmas Tak Bisa Dipakai
26-08-2019 11:20
Quote:Original Posted By l96ai
Makanya udah saatnya kita merubah paradigma dari yang berbasis prosedur menjadi berbasis tujuan. Secara prosedur puskesmasnya ga bisa disalahin karena saya yakin itu semua udah sesuai prosedur. Tapi kalau tujuan puskesmas itu pelayanan maka puskesmasnya udah gagal mencapai tujuan tersebut.

Seringkali prosedur itu juga dijadikan tameng buat ASN yang gak kompeten di dalam melayani publik.


Salah satu AsN yang baik itu para pekerja Puskesmas, jangan main ambil kesimpulan
profile-picture
green_hoho memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Viral, Pria Gendong Jenazah karena Ambulans Puskesmas Tak Bisa Dipakai
26-08-2019 11:22
Quote:Original Posted By makapler
SOP dah jelas, ambulance wajib standby utk keadaan darurat pasien sakit...

Jenazah nunggu 10 menit tetep jadi jenasah
Orang sakit jantung telat 5 menit karna ambulance ga standby bisa berubah jadi jenasah

Jadi netijing netijing tolol yg nyuruh orang nabrak SOP demi "kemanusiaan" kelaut aja SJW biji, kebiasaan langgar aturan giliran taat malah kaget.. Tolol


Betul kalo sudah meninggal sebenarnya bisa cari alternatif lain, masih bisa nunggu sambil cari alternatif lain misal ambulance swasta, kalo orang sakit /sekarat harus gerak cepat
0 0
0
Viral, Pria Gendong Jenazah karena Ambulans Puskesmas Tak Bisa Dipakai
26-08-2019 11:24
Quote:Original Posted By starcrazy
harusnya bisa dan boleh, malah ada yang buat ngangut batu aja boleh


Itu mah ambulance swasta, Kalo yang kesehatan bener mana bisa
0 0
0
Viral, Pria Gendong Jenazah karena Ambulans Puskesmas Tak Bisa Dipakai
26-08-2019 11:29
Emangnya puskesmas hanya punya mobil ambulance super duper canggih??
Mobil dinas ga ada? Motor dinas?
Ga bisa bantu minta tolong ke puskesmas lain lagi skr?
Banyak alasan orang puskesmasnya emoticon-Marah
0 0
0
Viral, Pria Gendong Jenazah karena Ambulans Puskesmas Tak Bisa Dipakai
26-08-2019 11:30
ketika SOP tidak sejalan dengan kemanusiaan
0 0
0
Viral, Pria Gendong Jenazah karena Ambulans Puskesmas Tak Bisa Dipakai
26-08-2019 11:38
kasian beneremoticon-Turut Berduka mau sewa angkot barangkali ga punya uang
0 0
0
Viral, Pria Gendong Jenazah karena Ambulans Puskesmas Tak Bisa Dipakai
26-08-2019 11:45
Kalo sinyal telepon putus putus harus nya semua instansi kesehatan ada layanan internet nya. Apalagi di perkotaan.
Gak harus bikin portal sendiri tapi bisa pakai WA dan sebagainya yang semua ada grub nya per wilayah kabupaten.
0 0
0
Viral, Pria Gendong Jenazah karena Ambulans Puskesmas Tak Bisa Dipakai
26-08-2019 11:49
Quote:Original Posted By luluvi
kasian beneremoticon-Turut Berduka mau sewa angkot barangkali ga punya uang


Iya gan emoticon-Traveller
0 0
0
Viral, Pria Gendong Jenazah karena Ambulans Puskesmas Tak Bisa Dipakai
26-08-2019 11:52
OPEN RECRUITMENT IB 2019 PT.MENTARI MULIA BERJANGKA
hallo, sahabat millenials yang luar biasa, apa kabarnya hari ini ? masih mengharapkan penghasilan orang tua ? dapatkan penghasilan sendiri dengan menjadi IB yang dapat dikerjakan dimanapun dan kapanpun. PT. Mentari Mulia Berjangka membuka kesempatan untuk kalian semua untuk bergabung dengan kami. Sebelum itu kami anjurkan kalian untuk melihat situs kami untuk dapat mengetahui tentang kami ( Mentarimulia.co.id )

Surat LamaranKerja
Curriculumm Vitae Atau Daftar RiwayatHidup
Foto Kopi Ijazah terakhir (Min Sma/Smk)
FotokopiSertifikat Dan Piagam (jikaada)
FotokopiIdentitasDiri
Pas Foto 3x4 & 4x6 ( 1Lembar )

Gajipokok
Komisitakterbatas
Kendaraankantor
TunjanganKarir

(Berkas dapat dikirimkan ke alamat district 8 scbd lt.20, PT. Mentari Mulia Berjangka ,Jakarta)

contact person : Bebem (0895-3927-97-123)

profile-picture
westciss memberi reputasi
0 1
-1
Viral, Pria Gendong Jenazah karena Ambulans Puskesmas Tak Bisa Dipakai
26-08-2019 11:55
emoticon-Traveller
0 0
0
Viral, Pria Gendong Jenazah karena Ambulans Puskesmas Tak Bisa Dipakai
26-08-2019 11:57
ettttt sop sop, kontaaalll kantull dancukk
0 0
0
Viral, Pria Gendong Jenazah karena Ambulans Puskesmas Tak Bisa Dipakai
26-08-2019 12:26
Quote:Original Posted By paman.goberrrrr
Karyawan puskesmas masa nggak ada yg punya smartphone sih? Grab car? Go car? Tangerang kan kota besar jadi pasti Sudan masuk grabcar sampai situ. Itu mereka emang nggak ada niat buat nolongin kayaknya.


coba lu pesen gocar gan, suruh angkut jenazah mau gak drivernya
profile-picture
L0ST memberi reputasi
1 0
1
Viral, Pria Gendong Jenazah karena Ambulans Puskesmas Tak Bisa Dipakai
26-08-2019 12:29
Katanya sudah merdeka tapi gak sejahtra
0 0
0
Viral, Pria Gendong Jenazah karena Ambulans Puskesmas Tak Bisa Dipakai
26-08-2019 12:31
udah SOP begitu dan ada usaha juga dari puskesmas mau gimana lagi tapi dari baca berita parah juga call center Indonesia gak ada ysng nyambung padahal lagi genting
0 0
0
Halaman 3 dari 6
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia