alexa-tracking
News
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d5f8c6c7e3a72705c7c67be/wni-asal-aceh-hancurkan-15-patung-kuil-hindu-di-malaysia-dianggap-berhala
Lapor Hansip
23-08-2019 13:49
WNI Asal Aceh Hancurkan 15 Patung Kuil Hindu di Malaysia, Dianggap Berhala
Past Hot Thread
Quote:WNI Asal Aceh Hancurkan 15 Patung Kuil Hindu di Malaysia, Dianggap Berhala

Suara.com - Hendri, pemuda berusia 25 tahun asal Gampong Padang Kawa, Kecamatan Tangan-Tangan, Kabupaten Aceh Barat Daya, Aceh, ditangkap aparat Kepolisian Diraja Malaysia, karena menghancurkan 15 patung di kuil Hindu.

Seperti dikutip dari Buletin TV3, stasiun televisi Malaysia, Hendri menghancurkan 15 patung Hindu tersebut di Kuil Sri Maha Mariamman, Lapangan Panorama, Ipoh,

Seusai menghancurkan kelima belas patung dewa tersebut, Hendri tak sempat kabur karena keburu tepergok penjaga kuil. Ia lantas diserahkan ke polisi.

"Peristiwa itu terjadi pukul 01.15.Dia mematahkan semua patung memakai pipa besi," demikian laporan Berita Harian Online.

WNI Asal Aceh Hancurkan 15 Patung Kuil Hindu di Malaysia, Dianggap Berhala

Dalam laporan yang sama, Hendri disebut mengakui kepada polisi melakukan perusakan itu karena menganggap patung-patung tersebut sebagai berhala.

Pendeta kuil, MS Thanabalan (48) menuturkan Hendri ditangkap ketika sedang tidur-tiduran di lapangan dekat tempat ibadah tersebut.

"Kuil ini sudah dibangun sejak 90 tahun silam. Peristiwa perusakan baru kali ini terjadi," kata Thanabalan.

Meskipun terdapat kejadian tersebut, Thanabalan meminta seluruh umat Hindu dan jemaat kuil tersebut tak terpancing provokasi.


"Semua ras dan umat beragama di Ipoh ini bersatu, tak terpecah belah. Kami meminta umat Hindu untuk menahan diri, serahkan kasus ini kepada polisi," tuturnya.

Ia menuturkan, akibat perusakan oleh Hendri tersebut, pihak kuil menderita kerugian sekitar 80 ribu Ringgit Malaysia.

"Sebab, semua patung dewa di kuil ini kami datangkan dari luar negeri."

Kekinian, Hendri menjadi tersangka kasus perusakan rumah ibadah yang melanggar Pasal 295, 427, dan 448 undang-undang pidana Malaysia.

Hendri juga didakwa melanggar undang-undang keimigrasian Malaysia.

https://m.suara.com/news/2019/08/23/...anggap-berhala


Gini baru greget.. emoticon-Recommended Seller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
oldmanpapa dan 55 lainnya memberi reputasi
56
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Tampilkan isi Thread
Halaman 12 dari 24
23-08-2019 22:14
Kalau kaya begini, semoga pemerintah tidak ikut turun tangan & ikut campur untuk urusan hukumnya.
Biar saja dia diproses sesuai hukum yang berlaku di Malaysia sana.
Sama jangan deh organisasi atau kelompok pembela HAM ikut mau belain ini orang ya.
profile-picture
masnukho memberi reputasi
1
23-08-2019 22:15
greget jg nih bocah
profile-picture
masnukho memberi reputasi
1
23-08-2019 22:15
Darimana? Aceh? Ohh, panteslah...
profile-picture
profile-picture
roninthirst dan masnukho memberi reputasi
2
23-08-2019 22:16
banci. pada berani komen di kaskus doang. Biar greget tongolin dong muka lu pade sambil ngatain ke tuh orang atau kaumnya emoticon-Leh Ugaemoticon-Leh Ugaemoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
areszzjay dan masnukho memberi reputasi
2
Lihat 1 balasan
23-08-2019 22:18
fans berat nabi ibrahim emoticon-Leh Uga
Diubah oleh ghilang12
profile-picture
masnukho memberi reputasi
1
23-08-2019 22:19
ppppplpp
profile-picture
masnukho memberi reputasi
1
23-08-2019 22:19
Quote:Original Posted By EvraeLeonheart
selangkah lagi menuju bomberman
keep up the good work emoticon-Jempol


iya om lepas penjara
90-99% bakalan naik level ke bomberman nih jangnam















:cheers
profile-picture
profile-picture
LaSeixas dan masnukho memberi reputasi
2
23-08-2019 22:20
ketololannya sudah go internasionalemoticon-2 Jempol
profile-picture
profile-picture
roninthirst dan masnukho memberi reputasi
2
23-08-2019 22:21
kelewatan, pengrusuh,, penggangu,, yang kayak begini nih merusak tali persaudaraan seluruh umat manusia !! ITU MANUSIA ADA OTAK ATAU GAK YAA ???
profile-picture
masnukho memberi reputasi
1
23-08-2019 22:21
Quote:Original Posted By Jimmydog2
Pernah liat Taliban ngehancurin patung Budha gede? Mereka menghancurkan patung tersebut karena kesal bantuan kebudayaan jauh lebih besar daripada bantuan kemanusiaan di Afganistan. Suatu alasan yg sangat masuk akal. Nah ini ngehancurin patung agama lain karena merasa merusak akidah.....padahal patung itu bukan di rumah dia, bukan di kampung dia, bukan di negara dia.
Perkara menghancurkan berhala ini gw setuju jika......di lingkungan yang muslim, muncul suatu kemusyrikan berbentuk penyembahan patung tanpa alasan kemajemukan ( adanya berhala tanpa mekanisme pengakuan keberadaan agama lain yg diakui keberadaannya di suatu negara ). Jika Malaysia mengakui keberadaan umat Hindu dan selama 90 tahun mereka tidak pernah diganggu, apa hak kita untuk sok aksi?
Kita semakin keblinger karena merasa kita ada di pihak yang benar. Jikalah suatu bencana adalah azab terhadap suatu kaum....bencana apakah yang terbesar yang pernah terjadi di era modern ini? Gw rasa tsunami Acehlah yang terbesar. Gw tanya apakah mau rakyat Aceh menganggap tsunami Aceh sebagai AZAB? Kita berusaha mendekatkan diri kepada Allah dengan tindakan2 bersifat fisik. Padahal untuk mendekatkan diri kepada Allah itu berawal dari hati yang bersih. Allah dpt dilihat dengan "mata hati". Selama kedengkian masih bersarang dalam hati manusia, selama itulah dia akan jauh dari Allah.


Ini komen lebih berbobot ketimbang yang ngata2in kaum tertentu sok paling sangar di kaskus raya. Bukannya bikin adem suasana. Giliran di forum nyata takut luar binasaemoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
d3m0litionlov3r dan masnukho memberi reputasi
2
23-08-2019 22:24
Sudah tau apa agamanya kan wong dari Aceh emoticon-Leh Uga emoticon-Wakaka
profile-picture
masnukho memberi reputasi
1
23-08-2019 22:26




profile-picture
masnukho memberi reputasi
1
23-08-2019 22:26
hadeh ini orang dimana letak toleransinya
0
Lapor Hansip
23-08-2019 22:27
Balasan post Jimmydog2
Quote:Original Posted By Jimmydog2
Pernah liat Taliban ngehancurin patung Budha gede? Mereka menghancurkan patung tersebut karena kesal bantuan kebudayaan jauh lebih besar daripada bantuan kemanusiaan di Afganistan. Suatu alasan yg sangat masuk akal. Nah ini ngehancurin patung agama lain karena merasa merusak akidah.....padahal patung itu bukan di rumah dia, bukan di kampung dia, bukan di negara dia.
Perkara menghancurkan berhala ini gw setuju jika......di lingkungan yang muslim, muncul suatu kemusyrikan berbentuk penyembahan patung tanpa alasan kemajemukan ( adanya berhala tanpa mekanisme pengakuan keberadaan agama lain yg diakui keberadaannya di suatu negara ). Jika Malaysia mengakui keberadaan umat Hindu dan selama 90 tahun mereka tidak pernah diganggu, apa hak kita untuk sok aksi?
Kita semakin keblinger karena merasa kita ada di pihak yang benar. Jikalah suatu bencana adalah azab terhadap suatu kaum....bencana apakah yang terbesar yang pernah terjadi di era modern ini? Gw rasa tsunami Acehlah yang terbesar. Gw tanya apakah mau rakyat Aceh menganggap tsunami Aceh sebagai AZAB? Kita berusaha mendekatkan diri kepada Allah dengan tindakan2 bersifat fisik. Padahal untuk mendekatkan diri kepada Allah itu berawal dari hati yang bersih. Allah dpt dilihat dengan "mata hati". Selama kedengkian masih bersarang dalam hati manusia, selama itulah dia akan jauh dari Allah.

Mau moderat/radikal, selama kitab suci lu namanya alqoran, tidak akan bisa hidup berdampingan dgn agama lain dgn damai.
Ajaran sampah akan menghasilkan sampah.
Setiap khotbah selalu menyebut orang lain, kafir, selalu menghina agama lain.
8 tahun gw belajar islam, selalu ditanamkan prasangka buruk ke kafir, seolah kafir adalah musuh islam. Jarang sekali bahasan esensi agama di mesjid, yg ada hanya menanamkan kebencian ke kafirun. Tidak ada kedamaian sama sekali dalam agama islam. Bahkan kalau boleh jujur, lebih mirip ajaran hasutan setan.
Yg penting di ajaran islam adalah cara cebok, cara berpakaian, gerakan senam sholat, doa mau makan, doa mau tidur, mantra arab mau ngenthot, jauh dari esensi ajaran agama yg mestinya membangun batiniah, ketimbang lahiriah.
So I quit from islam. No more, it is enough.
Kalau ada yg bilang semua agama mengajarkan kebaikan, saya akan jawab, "Iya benar, kecuali islam."
Sekarang ini gw rasa penyembah animisme jauh lebih baik ketimbang ajaran arab itu.

Man can bowed and prayed to anything, as he wish. His God is the original God. No other man, can judge anything on it, since heaven and hell belonged to God.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
L0ST dan 7 lainnya memberi reputasi
6
23-08-2019 22:28
Giliran yg rusak2 nama daerah.
Giliran yg bagus2 nama indonesyah.
Maho juanc*k.
Stop rasisme. emoticon-Big Grin
0
23-08-2019 22:29
tar kalo kaumnya makin gak ada otak, tinggal nyalahin yahudi ama salib... khas banget nih umat si bungsu bagian pentol korek... yang adem adem malah kagak laku kalo ama umat si bungsu di marih...maunya yang demek dan emosian.

Ulama adem cem gus Mus, Pak Quraish malah dicaci caci. kimpet emang onta prehistoric dan semua subfolder jahiliyahnya.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
LaSeixas dan 2 lainnya memberi reputasi
3
23-08-2019 22:29
mantap...jarang² yg berani bgni,di negeri orang pula....mana yg jagoan agama dikampung....hehe
0
23-08-2019 22:30
Quote:Original Posted By kardusadi
Nah inii!!! Ane setuju bangettt. Salah ketika melakukan itu tidak sesuai kondisinya, toh kita juga harus menghargai kepercayaan orang lain, kalo itu patung nongol di lingkungan umat yg mengharamkan patung dan menyesatkan baru diancurin, heran asli


Menurut ane biarpun itu lingkungan isinya muslim semua jg gk ada hak hancurin patung punya umat agama lain gan. Dulu aja adab pas berperang gk boleh hancurin gereja, patung salib dll, apalagi ini pas saat damai
profile-picture
profile-picture
kardusadi dan Bukan.Arab memberi reputasi
2
23-08-2019 22:30
Gobloknya go internasionalemoticon-Jempol
0
Post ini telah dihapus oleh kaskus.support16
Halaman 12 dari 24
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.