alexa-tracking
News
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
3.61 stars - based on 23 vote 5 stars 0 stars
https://www.kaskus.co.id/thread/5d55f6209a972e5e374d2c1f/kontroversi-zakir-naik-di-malaysia-hingga-akhirnya-diminta-pergi
Lapor Hansip
16-08-2019 07:17
Kontroversi Zakir Naik di Malaysia hingga Akhirnya Diminta Pergi
Past Hot Thread
Kontroversi Zakir Naik di Malaysia hingga Akhirnya Diminta Pergi


Kuala Lumpur
- Ulama kontroversial asal India, Zakir Naik ramai jadi perbincangan hangat di Malaysia. Oleh sejumlah menteri dan politikus Malaysia, Zakir didesak untuk keluar dari negeri jiran itu. Berikut ini rangkaian kontroversi Zakir yang membuatnya diserukan agar diusir dari Malaysia.

Mulanya Zakir Naik merupakan seorang penceramah yang cukup terkenal di India sejak tahun 1991. Tadinya, Zakir berprofesi sebagai dokter. Dia kerap berceramah tentang kebenaran ajaran Islam dan gugurnya teori evolusi Darwin. Berkat ceramahnya itu, dia dikenal sebagai penceramah ahli perbandingan agama di dunia.

Namun, pada 2010 Zakir mulai menuai kontroversi karena sering mendiskreditkan etnis dan agama lain lewat ceramahnya. Sebagaimana dikutip dari The Times of India, pemerintah India resmi mencabut paspor Zakir Naik pada 20 Juli 2017. Pencabutan paspor dilakukan usai Zakir diselidiki otoritas India atas dugaan terorisme ini. Dugaan ini menguat, usai ceramah-ceramah Zakir Naik beredar dan berisi menghasut kaum muda untuk melakukan aksi teror.

Zakir Naik meninggalkan India sejak 13 Mei 2016 karena diusir. India juga telah mengajukan permohonan Red Notice kepada Interpol untuk Zakir Naik. Selama di luar negeri, Zakir Naik diketahui kerap bepergian antara Arab Saudi, Malaysia dan beberapa negara lainnya. Hingga akhirnya Zakir bermukim di Malaysia.

Otoritas Malaysia pun memastikan pada tahun 2017, Zakir Naik memiliki status permanent residence (PR) di Malaysia. Status ini didapat Zakir Naik sejak 2012. Namun kala itu Zakir Naik tidak hanya tinggal di Malaysia saja.


Quote:Ribut-ribut dengan Media Massa
Seperti dilansir Malay Mail, Kamis (12/7/2018), Zakir mengaku kecewa dengan pemberitaan beberapa media lokal Malaysia. Dia menyebut pemberitaan yang mengaitkan dirinya dengan aktivitas-aktivitas terkait teror dan menudingnya menyampaikan pidato kebencian, telah menodai citranya.

"Beberapa bagian media menyerang saya untuk hal yang disebut 'penghasutan teror', dan akan menjadi naif untuk tidak berasumsi bahwa hal ini dilakukan dengan tujuan lebih luas untuk memberi kesan jahat pada Islam dan umat muslim," katanya.

"Mereka tidak mampu untuk menemukan bukti melawan saya, sehingga mengerahkan sejumlah video klip yang direkayasa, kutipan-kutipan di luar konteks dan skema tidak jujur untuk menuding saya atas terorisme, pidato kebencian dan bahkan pencucian uang," imbuh Zakir Naik.

Saat itu Zakir menegaskan, bahwa tidak ada satupun pidatonya yang ditentang warga non-muslim di India, hingga tahun 2012 saat kelompok yang disebutnya 'fanatik agama' berupaya mencoreng citranya. Zakir Naik bersikeras tidak pernah menyerukan teror dengan menggunakan ajaran Islam selama 25 tahun memberi ceramah.



Quote:Dianggap Provokasi Warga Hindu
Kontroversi Zakir Naik makin ramai di tahun 2019. Seperti dilansir Reuters, Rabu (14/8/2019), ulama kelahiran Mumbai, India ini kerap menuai kontroversi dalam ceramahnya.

Komentar terbaru, dia menyebut warga Hindu di Malaysia memiliki '100 kali lebih banyak hak' dibandingkan warga minoritas muslim di India. Dia juga menyebut bahwa terkadang warga Hindu di Malaysia lebih mempercayai pemerintah India daripada pemerintah Malaysia sendiri. Ucapannya itu dinilai bisa memprovokasi masyarakat Malaysia.

Ras dan agama menjadi isu sensitif di Malaysia, yang sekitar 60 persen dari total populasi 32 juta jiwa adalah warga muslim. Sisanya merupakan warga etnis China dan India, yang kebanyakan menganut Hindu.

Menteri Sumber Daya Manusia Malaysia, M Kulasegaran, menyebut komentar Zakir Naik bisa saja dimaksudkan untuk memicu keretakan di negara multi-ras ini, agar dia bisa meraih pengaruh besar di kalangan muslim. Kulasegaran menyebut Zakir Naik tidak layak mendapat status permanent residency dan persoalan ini akan dibahas dalam rapat kabinet pada Rabu (14/8) waktu setempat.



Quote:Awal Puncak Ketegangan: Mengusir Etnis China
Selain memprovokasi warga Hindu di Malaysia, Zakir juga sempat menyerukan warga etnis China untuk 'pulang' terlebih dulu karena mereka 'tamu lama' di Malaysia.

Ucapan inilah yang menandai puncak ketegangan kontroversi Zakir Naik. Seperti dilansir media lokal Malaysia, Malaysiakini dan The Star, Kamis (15/8/2019), komentar Zakir Naik yang memicu kontroversi itu disampaikan saat dia berbicara dalam acara dialog keagamaan 'Executive Talk bersama Dr Zakir Naik' di Kota Baru, Kelantan pada 8 Agustus lalu.

Zakir Naik mengatakan awalnya warga China hanya datang untuk berdagang. Kemudian, setelah itu warga China menjadi tamu di Malaysia.

"Kemudian, lebih banyak orang datang dan Malaysia menjadi Muslim sepenuhnya. Kemudian Anda mendapati warga China datang, warga India datang, warga Inggris datang. Mereka adalah tamu baru kita," ucap Zakir Naik dalam acara tersebut.

Karena hal ini, Asosiasi China Malaysia (MCA) menyebut Zakir Naik terbukti menjadi ancaman bagi keselarasan ras di Malaysia.

"Sebagai warga negara asing dan kriminal yang sedang diburu, memangnya siapa dia menyuruh warga negara sah keturunan China untuk meninggalkan negara ini?" cetus Presiden MCA, Dr Wee Ka Siong, dalam pernyataannya seperti dilansir The Star, Kamis (15/8/2019).

"Mengingat Perdana Menteri Tun Dr Mahathir Mohamad mengatakan bahwa penerimaan dirinya (Zakir Naik-red) di Malaysia didasari alasan kemanusiaan, Zakir seharusnya memiliki harga diri," tegas Dr Wee.

Dalam postingan via Facebook pada Rabu (14/8) waktu setempat, Dr Wee menyebut Zakir Naik seharusnya menghormati ciri khas multi-ras dan multi-budaya di Malaysia, juga isu-isu sensitif yang ada, bukannya berperilaku arogan dan melontarkan komentar menyakitkan.

Dr Wee mendesak deportasi Zakir Naik ke India, di mana dia terjerat dakwaan pencucian uang dan ujaran kebencian.



Quote:Zakir Naik Dianggap Sebagai Ancaman
Zakir Naik Dianggap Sebagai Ancaman

Seperti dilansir media The Star, Senin (3/4/2017), 19 warga Malaysia termasuk para aktivis, telah menggugat pemerintah dan empat pihak lainnya untuk menyatakan Zakir sebagai ancaman bagi ketertiban publik, moral, ekonomi, sosial, pendidikan, persatuan nasional dan perdamaian.

Di antara mereka yang mengajukan gugatan pada 1 Maret tersebut adalah aktivis hak asasi manusia, pengacara, pengusaha, hingga mantan wakil menteri di Departemen Perdana Menteri Malaysia, P. Waytha Moorthy.

Waytha yang juga ketua Hindu Rights Action Force (Hindraf) menegaskan bahwa gugatan ini tidak bermaksud untuk menghina ajaran Islam maupun umat muslim. "Kami hanya mempermasalahkan dari kepentingan keamanan nasional," tutur Waytha seperti dilansir The Star.

"Zakir adalah orang berbahaya yang telah dilarang di sejumlah negara karena dinilai bekerja sama dengan organisasi teroris," demikian pernyataan para penggugat. Mereka juga meminta adanya perintah pengadilan untuk segera mencabut status Zakir sebagai permanent resident, jika pendakwah asal India itu mendapatkan status tersebut.



Quote:Politikus dan Menteri Malaysia Mendukung Zakir Naik Dideportasi
Seruan untuk mendeportasi Zakir Naik makin menguat. Seorang politikus Malaysia bahkan menawarkan untuk membelikan tiket pesawat untuk Zakir pulang ke negara asalnya, India.

Andrew Chen Kah Eng dari partai Democratic Action Party (DPA) menyatakan, dirinya siap membelikan tiket pesawat untuk Zakir Naik karena ulama itu disebutnya mencoba merusak kerukunan di kalangan rakyat Malaysia. Ditegaskannya, Zakir seharusnya tidak diperlakukan sebagai tamu di negara tersebut.

"Zakir bukan orang Malaysia dan dia pastinya tidak diterima oleh orang Malaysia, jadi silakan tinggalkan negara kami dan kembali ke India," cetus Chen yang menjabat sebagai wakil sekretaris publisitas DAP Johor, seperti dilansir media Malaysia, The Star, Kamis (15/8/2019).



SUMBER
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Mindhaze dan 40 lainnya memberi reputasi
19
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Tampilkan isi Thread
Halaman 3 dari 26
16-08-2019 07:55
Quote:Original Posted By Update.Berita
Kontroversi Zakir Naik di Malaysia hingga Akhirnya Diminta Pergi


Kuala Lumpur
- Ulama kontroversial asal India, Zakir Naik ramai jadi perbincangan hangat di Malaysia. Oleh sejumlah menteri dan politikus Malaysia, Zakir didesak untuk keluar dari negeri jiran itu. Berikut ini rangkaian kontroversi Zakir yang membuatnya diserukan agar diusir dari Malaysia.

Mulanya Zakir Naik merupakan seorang penceramah yang cukup terkenal di India sejak tahun 1991. Tadinya, Zakir berprofesi sebagai dokter. Dia kerap berceramah tentang kebenaran ajaran Islam dan gugurnya teori evolusi Darwin. Berkat ceramahnya itu, dia dikenal sebagai penceramah ahli perbandingan agama di dunia.

Namun, pada 2010 Zakir mulai menuai kontroversi karena sering mendiskreditkan etnis dan agama lain lewat ceramahnya. Sebagaimana dikutip dari The Times of India, pemerintah India resmi mencabut paspor Zakir Naik pada 20 Juli 2017. Pencabutan paspor dilakukan usai Zakir diselidiki otoritas India atas dugaan terorisme ini. Dugaan ini menguat, usai ceramah-ceramah Zakir Naik beredar dan berisi menghasut kaum muda untuk melakukan aksi teror.

Zakir Naik meninggalkan India sejak 13 Mei 2016 karena diusir. India juga telah mengajukan permohonan Red Notice kepada Interpol untuk Zakir Naik. Selama di luar negeri, Zakir Naik diketahui kerap bepergian antara Arab Saudi, Malaysia dan beberapa negara lainnya. Hingga akhirnya Zakir bermukim di Malaysia.

Otoritas Malaysia pun memastikan pada tahun 2017, Zakir Naik memiliki status permanent residence (PR) di Malaysia. Status ini didapat Zakir Naik sejak 2012. Namun kala itu Zakir Naik tidak hanya tinggal di Malaysia saja.

















SUMBER


Plottwist: trnyata MALAYSIA lbh ngrti BHINEKA TUNGGAL IKA daripada kita.... emoticon-Cape d...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
dempok dan 11 lainnya memberi reputasi
12
Lihat 1 balasan
Lapor Hansip
16-08-2019 07:55
Balasan post senja720
Quote:Original Posted By senja720


Suku2 arab dulunya hidup damai dgn yahudi dan nasrani dlm kejahatan. Trus Islam datang, dn mengajarkan kebenaran, makanya yahudi nasrani memusuhi Islam.

Kalo gak paham jgn komentar. banyakin baca dulu


dan terbukti dijaman sekarang orang2 yahudi dan nasrani, lebih jahat dari islam.
kerena mereka sering melakukan terror dan mengebom rumah ibadah


percuma elu banyak baca, tapi yg dibaca adalah kebohongan.

profile-picture
profile-picture
profile-picture
kristiyan.3gp dan 3 lainnya memberi reputasi
2
16-08-2019 07:55
Quote:Original Posted By i71lm4c4n
Ngumpet di Indonesah aja pak zakar naek!


iya gan .... bener
disini mah aman...ditampung sama kumpulan pe'ak 212

Quote:Original Posted By mclonewolf
nunggu komen dari kubu yg onoh, pan biasa mereka pendukung yg ginian ................ emoticon-linux2


oh....tentu saja gan
pasti ada yg teriak teriak bela


Quote:Original Posted By kakekane.cell
RIZIEQ SHIHAB VERSI yg lbh BADASS nih.... emoticon-Coolemoticon-Metal


bedanya .... yg ini gak modus pohon pisang gan

Quote:Original Posted By hamtonz
Anehnya disini dikasih karpet merah emoticon-Thinking

pernyataan dia di malaysia itu memang menjurus ke arah membangkitkan permusuhan dan kedengkian, padahal semua dikasih hak setara, jd sukses enggaknya ya tergantung usaha sendiri


Malaysia sadar...mereka beragam.
kalau pengacau macam begini ditampung, akan merusak persatuan dan ancamannya pada perekonomian

beda pemahaman kalo disini
profile-picture
profile-picture
profile-picture
manutdloyalist dan 3 lainnya memberi reputasi
4
16-08-2019 07:57
bentar lagi pindah ke Indonesia
emoticon-Wkwkwk
jadi idola baru sobat gurun
profile-picture
nozomi.tojo memberi reputasi
1
16-08-2019 08:00
Quote:Original Posted By lambda.coonar
dan terbukti dijaman sekarang orang2 yahudi dan nasrani, lebih jahat dari islam.
kerena mereka sering melakukan terror dan mengebom rumah ibadah


percuma elu banyak baca, tapi yg dibaca adalah kebohongan.


Orang jahat ada ditiap agama. Jd bukan masalah agamanya. Lebih ke masalah personalnya. Gak usah digeneralisasi


Internet banyak kebohongan. Makanya sblm baca dari internet, perkuat bacaan dari kitab suci. Banyak baca aja bodoh, apalagi gak banyak baca
profile-picture
profile-picture
profile-picture
manutdloyalist dan 6 lainnya memberi reputasi
7
Lihat 5 balasan
16-08-2019 08:01
dulu mahathir sempet terkenal krn bangun sentimen anti cina
mgkn si jakir mikir bakal dpt angin,ternyata doi kaga tau cina2 malaysia bnyk yg pny "Saham" di kemenangan mahatir

saran gw mah,saat yg tepat untuk ber-taqiya
emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jancoksss12 dan 2 lainnya memberi reputasi
3
16-08-2019 08:02
ahaaaaaaaiiiiiiii masup sini...banyak temenya....asal mau nasi bungkus aja bisa merapat
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
1
16-08-2019 08:03
Mantap Malaysia emoticon-Angkat Beer
Kita kapan ngikutin jejaknya, dimulai dengan yang mudah dulu.
Cabut kewarnegaraannya si Itu. emoticon-Big Grin

Berikutnya hapus ormas2 agama yang intoleran yang kerjanya cuma ngerusuh di masyarakat dengan kedok agama. emoticon-Smilie

Berikutnya sikat ulama2 karbitan yang kerjanya cuma nyiarin dongeng buat ngebodoh2in umat.

Dijamin Indo bakalan maju lagi. emoticon-Angkat Beer
profile-picture
profile-picture
profile-picture
skywalker45 dan 6 lainnya memberi reputasi
7
Lihat 1 balasan
16-08-2019 08:04
lari lagi kar
0
Lapor Hansip
16-08-2019 08:04
Balasan post printeer
ic, jadi karena India sudah mengetahui dia dapet PR makanya diusir. Untung si India.
0
16-08-2019 08:05
Agama kok dibanding2kan emoticon-Ngakak
Efekny si zakar konak ini kebencian semakin berakar
profile-picture
profile-picture
AntiMAHOgan dan galuhsuda memberi reputasi
2
Lapor Hansip
16-08-2019 08:05
Balasan post senja720
Setuju gan. Intinya sih, orang yang suka mengenalisir dan membenci sebuah agama, artinya ia sudah dibutakan oleh kebencian....

profile-picture
profile-picture
metroBIZ dan senja720 memberi reputasi
2
Lapor Hansip
16-08-2019 08:05
Balasan post i71lm4c4n
Quote:Original Posted By i71lm4c4n
Ngumpet di Indonesah aja pak zakar naek!


ada tuh fans boy nya di indo. banyak. termasuk yang kemaren ngundang semasa musim pilkada dki yang fenomenal emoticon-Ngakak (S)

zakar naek emoticon-Wink emoticon-Ngacir emoticon-Ngacir emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
profile-picture
laoshit dan 3 lainnya memberi reputasi
4
Lapor Hansip
16-08-2019 08:06
Balasan post senja720
Quote:Original Posted By senja720


Orang jahat ada ditiap agama. Jd bukan masalah agamanya. Lebih ke masalah personalnya. Gak usah digeneralisasi


Internet banyak kebohongan. Makanya sblm baca dari internet, perkuat bacaan dari kitab suci. Banyak baca aja bodoh, apalagi gak banyak baca




orang2 jahat memang ada disetiap agama,

tapi pertanyaan gue sejak awal adalah mengapa nabi dan agama agan mengeneralisir,
hanya orang2 yahudi dan nasrani orang jahat ?

Kontroversi Zakir Naik di Malaysia hingga Akhirnya Diminta Pergi


bukan hanya internet yg banyak boong, tapi ulama juga banyak boong,
agan termasuk yg termakan kebohongan itu

makanya agan perbanyak kitab suci, dari pada hanya dengan kebohongan ulama
Diubah oleh lambda.coonar
profile-picture
profile-picture
aldonistic dan belagudech memberi reputasi
2
16-08-2019 08:06
perasaan dalam khutbahnya juga, ada yang bertanya dijawab berdasarkan semua kitab yang ada... dan menurut ane dia orang bener bener pinter, mungkin pada ketakutan klo nanti semua orang menjadi muslim.
profile-picture
profile-picture
galuhsuda dan nelenlendir memberi reputasi
0
Lihat 4 balasan
Lapor Hansip
16-08-2019 08:06
Balasan post kakekane.cell
Quote:Original Posted By kakekane.cell


Plottwist: trnyata MALAYSIA lbh ngrti BHINEKA TUNGGAL IKA daripada kita.... emoticon-Cape d...


Nggak juga di Malaysia identitas ras dan agama udah jd isu politik terang2 an

https://m.detik.com/news/internasional/d-4667675/partai-pas-malaysia-peringatkan-pengkritik-zakir-naik-agar-tak-kelewat-batas?tag_from=mnews_beritaTerkait

Quote:

Jumat 16 Agustus 2019, 05:00 WIB
Partai PAS Malaysia Peringatkan Pengkritik Zakir Naik Agar Tak Kelewat Batas
Lisye Sri Rahayu - detikNews

Zakir Naik (Foto: Hasan Alhabshy)
Kuala Lumpur - Presiden PAS, Abdul Hadi Awang memperingatkan para pengkritik Zakir Naik untuk tidak melanggar batas yang menyangkut persaudaraan muslim. PAS atau Partai Islam se-Malaysia menyebut persaudaraan muslim melampaui kewarganegaraan.

"Mereka harusnya mengetahui bahwa kewajiban umat Islam adalah mempertahankan agama dan melindungi pemuka agama mereka," kata Hadi seperti dilansir Malaysia Kini, Kamis (16/8/2019).

Baca juga: Zakir Naik Ditekan Negeri Jiran

"Jangan melanggar lampu merah, karena hak persaudaraan Muslim tak terbatas kewarganegaraan, dan melampaui batas negara dan ras. Ini adalah fakta, bukan hasutan," kata Hadi saat membela Zakir Naik dari pihak yang ingin mendeportasinya dari Malaysia.


Ini terjadi setelah Zakir Naik, ulama yang menyandang status permanent resident atau penduduk tetap Malaysia itu dikecam karena mengatakan orang-orang Hindu Malaysia mendukung pemerintah India lebih dari Perdana Menteri Malaysia, Mahatir Mohamad.

Selain itu, Zakir Naik juga membuat beberapa pernyataan bahwa orang Malaysia keturunan China adalah 'tamu'. Sementara itu, Zakir Naik menegaskan bahwa pernyataannya tersebut salah dikutip.

Hadi mengatakan lebih dari satu juta anggota PAS akan melindungi Zakir Naik dan menyuarakan dukungan untuk sikap Perdana Menteri Dr Mahathir Mohamad tentang Zakir Naik.

Baca juga: Pengacara Malaysia Diancam Dipenggal karena Mengkritik Ulama Zakir Naik

Mahathir sejauh ini menolak untuk mendeportasi Zakir meskipun ada permintaan ekstradisi. Dia mengungkapkan kekhawatiran tentang apakah ulama India akan menerima pengadilan yang adil di negara asalnya.

Namun, perdana menteri mengatakan bahwa Malaysia akan terbuka jika ada negara lain ingin menerima Zakir. Dilaporkan pada Mei 2017 bahwa Arab Saudi memberikan kewarganegaraan kepada sang ulama.

Anggota kabinet telah membahas masalah Zakir Naik di Malaysia dengan Mahathir dan mereka meminta agar status penduduk tetap itu dicabut.



yg ane bold beda gak sama hasil Ijtima baru2 ini ?
0
Lapor Hansip
16-08-2019 08:06
Balasan post belagudech
Yoi gan, banyak orang yang berkedok agama tapi aslinya ternyata preman emoticon-Big Grin

0
16-08-2019 08:08
Tinggal nunggu ni parasit zakar turun bermukim di indon.
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
1
16-08-2019 08:10
Quote:Original Posted By lambda.coonar
orang2 jahat memang ada disetiap agama,

tapi pertanyaan gue sejak awal adalah mengapa nabi dan agama agan mengeneralisir,
hanya orang2 yahudi dan nasrani orang jahat ?


Nabi mengeneralisir hanya orang2 yahudi dan nasrani jahat?baca dari mana gan?
Dari internet ya?
Kliatan kok.gpp
Banyakin lg bacanya.jgn lupa disaring infonya
Baca mah gampang.anak TK jg bisa baca.tp nyaring info butuh otak yg lebih besar
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sisitmae dan 2 lainnya memberi reputasi
3
Lihat 1 balasan
Lapor Hansip
16-08-2019 08:11
Balasan post senja720
Quote:Original Posted By senja720


Nabi mengeneralisir hanya orang2 yahudi dan nasrani jahat?baca dari mana gan?
Dari internet ya?
Kliatan kok.gpp
Banyakin lg bacanya.jgn lupa disaring infonya
Baca mah gampang.anak TK jg bisa baca.tp nyaring info butuh otak yg lebih besar




baca di hadits sahih dan quran dong emoticon-Cape d...


Kontroversi Zakir Naik di Malaysia hingga Akhirnya Diminta Pergi


0
Halaman 3 dari 26
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.