alexa-tracking
Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
4.8 stars - based on 108 vote 5 stars 0 stars
https://www.kaskus.co.id/thread/568db7561a9975c6738b4568/sebenarnya-cinta
Lapor Hansip
07-01-2016 07:54
Sebenarnya cinta
Past Hot Thread
Hallo penghuni SFTH, ketemu sama ane lagi nih, penulis amatir yang kadang lupa dengan tulisannya sendiri hehehe...emoticon-Peace
berhubung thread sebelumnya udah di delete karena draft cerita yang ane bikin sebelumnya hilang jadi ijinkan ane untuk berbagi cerita (imanjinasi) lagi ya. Mudah-mudahan gak negbosenin. Selamat membaca... emoticon-Smilie






Sebenarnya Cinta





Sebenarnya cinta

Cover by agan riski.jahat

Sebenarnya cinta

Cover by agan neopo



Ku tak tau, Harus bagaimana untuk
Raba mimpi atau Nyata dan bedakan Rasa dan suasana
Dalam rangka Sayang atau cinta
Yang sebenarnya



Letto - Sebenarnya Cinta




Tokoh-tokoh cerita



Fathir Arkana (arkan), Cowok pendiam yang mempunyai dua sisi kepribadian. Di lingkungan teman-teman sekolahnya arkan dikenal culun dan kutu buku, namun hal tersebut berbeda jauh dengan sifatnya jika berada diluar lingkungan sekolah, pecicilan, sedikit keras kepala dan mempunyai ego yang cukup besar. Arkan merupakan anak tertua di keluarganya. Dari segi fisik arkan cukup enak dipandang terutama bagi lawan jenis, mempunyai darah arab dari ayahnya di gabung dengan kecantikan khas melayu dari bundanya cukup membuat arkan mendapatkan julukan “si kutu buku imut” dari teman-teman sekolahnya.

Tinggi badan : 184 cm (agak jangkung)
Saudara kandung : Mayang
Zodiak : Sagitarius
Kulit : Coklat Khas Indonesia
Ciri khas : Alis tebal dan pandangan mata coklatnya yang tajam, kutu buku.
Plus : Rupawan, jago main gitar, body kekar, diam-diam,perhatian, sangat menyanyangi adik dan bundanya, dan selalu menghindar untuk mencampuri urusan orang lain.
Minus: Cuek, pecicilan, egois, pendiam, gampang bosan, pemalu.



Mayang Fathira (mayang), Cewek imut, manja dan sedikit cerewet ini adalah adik kandung dari arkan yang beda dua tahun dengan abangnya. Mayang sendiri sangat dekat dengan abangnya apalagi setelah ayahnya meninggal. Dari segi fisik mayang juga tak kalah menarik dibandingkan abangnya, putih, tinggi, alis tebal, rambut hitam ditambah dengan sifat manja yang kadang lumayan sering membuat abangnya jengkel.

Tinggi badan : 167 cm
Saudara kandung : Arkan
Zodiak : Libra
Kulit : Putih
Ciri khas : Alis tebal (persis kayak abangnya), pendangan teduh, lesung pipit.
Plus : Manis, perhatian terutama dengan saudara kandungnya, jago nyanyi, setia dalam hal apa saja, terbuka, periang, rajin dan cerdas.
Minus : Manja, pecicilan, cerewet.



Muhammad Fadil (fadil), Merupakan sahabat dekat arkan, mereka kenal dari kelas satu SMP. Disekolahnya fadil sedikit lebih populer dibandingkan sahabatnya ini, karena dia merupakan kapten tim basket, aktif di berbagai macam ekstrakulikuler dan sedikit dikenal sebagai playboy karena gampang terpengaruh dengan pandangan pertama. Meskipun begitu fadil sedikit menaruh rasa terhadap mayang yang merupakan adik sahabatnya sendiri, namun rasa tersebut dipendamnya dalam-dalam karena takut bakal merusak persahabatan mereka berdua.

Tinggi badan : 175 cm
Sahabat : Arkan
Wanita favorit : Mayang (karena gampang digombalin) dan Fika (pacarnya)
Musik favorit : Dangdut dan metal
Kulit : Hitam manis
Status : Belum menikah (masih pacaran)
Ciri khas : Suaranya gampang dikenal (cempreng)
Plus : Setia kawan, periang, agak cerewet untuk ukuran cowok, gampang diomogin terutama oleh sahabatnya, arkan.
Minus : terlalu mudah mengalah, nekad, dan punya masalah lambung mulai dari diare sampai asam lambung.



Kanaya Azita (naya), Adalah teman satu angkatannya arkan dan fadil, namun berbeda kelas. Di sekolahnya naya tidak hanya dikenal karena paras cantik dan pembawaannya yang sedikit kalem, namun juga dikenal berkat prestasinya di bidang akedemik dan ekstrakulikuler. Kecantikannya juga ditambah dengan sifatnya yang supel, perhatian dan setia kawan. Rambut kuncir, postur tubuh seksi, senyuman mematikan benar-benar membuatnya menjadi siswi yang paling sering dikejar oleh teman-teman satu angkatannya fadil dan arkan. Bahkan arkan sendiri diam-diam juga sedikit mengagumi sosok naya.

Tinggi badan : 165 cm
Sahabat : Riska
Kulit : Putih mulus (kayak jalan baru)
Ciri khas : Bibir tipi manis, rambut kuncir, senyuman mematikan.
Plus : Anggun, cantik, tutur kata lembut, perhatian, enak diajak ngobrol, easy going, supel
Minus : Kurang teguh pendirian, sifat yang sering berubah-ubah dan tak terduga, terlalu bergantung dnegan perhatian dari orang lain dan sedikit rapuh kalau berdiri sendiri.



Riskika larasati (riska), Merupakan sahabat dekatnya naya. Sedikit cerewet, namun gampang bergaul dengan siapa saja. Disekolahnya riska terkenal dengan sifatnya yang periang, suka bercanda, dan sedikit jahil. Berkulit hitam manis dan berbadan tinggi. Riska bisa dikategorikan sebagai lady rocker karena aktif di ekskul musik dan lumayan sering diajak manggung sebagai gitaris oleh teman-teman seangkatannya bahkan juga sering manggung di klub malam dan café-café.

Tinggi badan : 170 cm
Sahabat : Naya
Kulit : Hitam manis
Ciri khas : Tomboy, sekilas terlihat seperti seorang lady rocker, tahi lalat di bawah bibir, rambut bergelombang berantakan namun seksi.
Hobby : Combaling arkan dan naya.
Plus : Periang, jago main gitar dan piano, gampang bergaul, seksi, berkarakter.
Minus : Kurang terbuka dan sering menyimpan apa yang sebanarnya dirasakan.




Donna feliciana (Donna), Teman sekelasnya arkan dan fadil dari SMP, namun tidak terlalu dekat dengan mereka berdua. Dulunya waktu SMP donna terkenal tomboy bahkan sering dipanggil dengan nama doni oleh teman-temannya. Dari segi fisik sebenarnya donna cukup menonjol karena dilahirkan di keluarga campuran indo-italy. Selama di SMA sosok donna cukup populer karena wajahnya yang sedikit indo namun masih sedikit kalah saing dengan naya dan riska karena donna mempunyai sifat yang hampir sama dengan arkan, pendiam, kutu buku, dan tidak terlalu bergantung dengan perhatian orang lain alias cuek.

Tinggi badan : 168 cm
Kulit : Kuning langsat
Fakta menarik : Transformasi dari tomboy menjadi anggun bagaikan bidadari (lebai)
Ciri khas : Mata biru, rambut yang sering berubah-ubah warna, bibir seksi, hidung mancung, kadang berkacamata.
Plus: Jujur, sabar, penyayang, perhatian, tidak terlalu memikirkan bentuk fisik, modis.
Minus : Terlalu sering menyalahkan diri sendiri, kurang percaya diri, sedikit pemalu.




Aninditha adesya ardani (Ditha/ditong), Teman satu kampusnya arkan yang dikenalnya waktu ospek. Cewek manis, behelan, berlesung pipit ini kenal dengan arkan karena hampir kena hukum waktu ospek namun diselamatkan dengan aksi absurdnya si arkan. Ditha/ditong orangnya easy going, gampang nurut, agak cuek dengan dirinya sendiri namun perhatian dengan orang yang ada disekitarnya. Dari segi fisik, ditha sebenarnya terlihat manis, cantik khas Indonesia banget, dan juga terlihat kalem meskipun kalau udah kenal jauh dari kata kalem. Sedikit menyimpan rasa dengan arkan karena aksi absurd si arkan pas ospek cukup berkesan bagi ditha.

Tinggi badan : 164 cm
Kulit : Sawo matang
Fakta menarik : cewek pertama yang membuat arkan rela sedikit berkorban secara spontan.
Ciri khas : Behelan, lesung pipit, rambut hitam legam, kalem.
Sahabat : Novan dan bayu
Plus : Easy going, perhatian dengan orang disekelilingnya, keibuan, kalem, anggun khas wanita jawa, manis.
Minus : Kalem yang kadang jadi senjata makan tuan, terlalu mudah dipengaruhi meskipun sebenarnya punya pendirian teguh.




Novan arianto (Novan), Teman satu kampusnya arkan yang juga dikenal waktu ospek. Merupakan sahabat dari ditha sejak kecil karena masih ada hubungan keluarga meskipun jauh. Sudah dianggap sebagai abangnya sendiri oleh ditha meskipun sering cekcok. Dari segi fisik novan jauh lebih unggul di bandingkan arkan untuk ukuran badan dan otot karena sejak SMA novan memang rajin fitness, namun untuk urusan tinggi novan kalah jauh bahkan sedikit lebih pendek kalau berdiri disamping ditha. Berpikiran dewasa meskipun berbadan sedikit pendek, pendengar yang baik namun penasehat yang buruk. Disamping itu semua, setia kawan.


Tinggi Badan : 160 cm
Kulit : Sawo matang
Fakta menarik : Sepupunya ditha
Sahabat : Ditha dan bayu
Ciri khas : Rambut ikal, badan kekar, suka pake baju ketat.
Plus : Setia kawan, pendengar yang baik, berpikiran dewasa.
Minus : Penasehat yang buruk, pikiran dewasanya kadang melewati batas



Bayu anggara (Bayu), Teman satu SMA ditha dan novan yang kenal dengan arkan karena sering fitness bareng. Bayu dan arkan sebanarnya sama-sama seimbang dalam segi fisik, sama-sama mempunyai postur tinggi namun dari segi sifat bayu jauh lebih dewasa dan mandiri. Bayu sendiri memilih untuk tidak kuliah karena mempunyai prinsip sendiri. Meskipun gak kuliah bayu sibuk mengurusi bisnis kecil-kecilan mulai dari warung kecil dan penyewaan sound system.

Tinggi badan : 182 cm
Kulit : Putih bersih
Sahabat : Ditha dan novan
Fakta menarik : Pengusaha muda, tidak kuliah.
Ciri khas : Postur jangkung, berkacamata, rapi.
Plus : Mandiri, cerdas, berkarakter, berani mengambil resiko, tampang kayak artis.
Minus : Rada-rada songong, sama kayak arkan kadang tampang menarik justru menjadi halangan untuk mendapatkan cinta.



Kamila Faranisa (Mila), Cewek perfeksionis, sedikit jutek dan independen. Hal tersebut terlihat dari kerjaannya yang di percaya mengurusi bisnis yang cukup besar oleh bos nya meskipun masih kuliah. Pernah menjadi model karena mempunyai postur bagus untuk ukuran cewek Indonesia. Sama seperti arkan kamila tidak terlalu memikirkan masalah yang berhubungan dengan hati, tapi kalau sudah mulai terkena virus cinta, kamila bisa bingung dengan dirinya sendiri.

Tinggi badan : 172
Kulit : Putih, bening enak dipandang.
Fakta menarik : Pernah jadi model, manajer distro.
Sahabat : Jenny dan ade.
Ciri khas : Wajah sedikit mirip artis korea, modis, pandangan teduh, sibuk, nada suara seksi, suka pakai topi.
Plus : Cakep dan manis dicampur jadi satu, mandiri, pinter cari duit sendiri, postur vbak super model, senyuman mematikan, pintar memanfaatkan keadaan.
Minus : Kurang terbuka, gak mau diusik, gila kerja, kurang santai dan sedikit butuh perhatian meskipun diluarnya terlihat kuat.



Alif firmansyah (Alif) salah satu mahasiswa tingkat akhir di sebuah kampus di kota semarang yang akhirnya sedikit beruntung mendapatkan cintanya donna meskipun sempat hubungan mereka sempat digoyahkan oleh sifat liar arkan. Alif merupakan seorang mahasiwa mandiri yang mampu membayai kuliahnya berkat hasil kerja sampingan. Sedikit alim meskipun kadang sering tergoda dengan pesona sosok donna. Berpikiran dewasa, pemaaf dan pengertian.

Tinggi badan : 170 cm
Kulit : Hitam manis
Pacar : Donna
Fakta menarik : Jago komputer, gamer dan teknisi.
Ciri khas : Berkacamata, pakian rapi.
Plus : dewasa, bertanggung jawab, mandiri, tidak menyerah dengan keadaan, pemaaf, rajin ibadah, jago ngaji, bisa menjadi diri sendiri.
Minus : Kurang percaya diri.



Aulia ashifa (shifa), adik angkatannya arkan di kampus, cewek manis yang mempunyai gigi gingsul yang justru membuatnya terlihat menarik, kadang memakai jilbab kadang berpakaian seksi, mungkin masih mencari jati diri. Shifa sangat aktif di organisasi kampus bahkan saking aktifnya dia dekat dengan orang-orang yang berkerja di kantor jurusan yang dimanfaatkannya untuk menggali informasi tentang kakak angkatan favoritnya, arkan. Bertubuh mungil namun imut, agak lucu dan sedikit menggemaskan.

Tinggi badan : 165 cm
Kulit : Kuning langsat
Sahabat : Gadis
Kakak angkatan favorit : Arkan
Fakta menarik : Jago taekwondo, pernah ikut kejuaraan tingkat kabupaten dan sekarang sedang mendalami muay thai.
Ciri khas : Berkacamata frame tebal, rambut hitam lurus yang dikuncir kuda meskipun kadang tidak terlihat kalau sedang memakai jilbab.
Plus : Manis, cakep apalagi kalau sedang memakai jilbab, pintar, mahasiswa unggulan, aktif dikampus, rajin ibadah, pintar dandan.
Minus : Terlalu gampang jatuh cinta, suka terburu-buru dalam menentukan pilihan.



Maaf kalau tokohnya kebanyakan hehehe emoticon-Peace
Polling

Poll ini sudah ditutup - 360 Suara

Siapakah dari 12 tokoh utama favorit agan/aganwati dalam cerita ini? 
22.5%
Arkan/Fahtir (Fathir Arkana)
11.67%
Mayang (Mayang Fathira)
3.06%
Fadil (Muhammad Fadil)
17.22%
Naya (Kanaya Azita)
4.17%
Riska (Riskika Larasati)
7.78%
Donna (Donna feliciana)
12.5%
Ditha/Ditong (Aninditha Adesya A)
1.94%
Novan (Novan Arianto)
1.67%
Bayu (Bayu Anggara)
3.06%
Mila (Kamila Faranisa)
11.39%
Shifa (Aulia Ashifa)
2.78%
Alif ( Alif Firmansyah)
Diubah oleh menyingsing90
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Herman.syah dan 26 lainnya memberi reputasi
27
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Tampilkan isi Thread
Halaman 157 dari 167
14-08-2019 04:02
bang ane rindu mayang neeeee.....
profile-picture
phntm.7 memberi reputasi
1
Lihat 1 balasan
Lapor Hansip
14-08-2019 06:19
Balasan post dhef17
segera di update gan, insya allah emoticon-Peace
profile-picture
profile-picture
profile-picture
phntm.7 dan 4 lainnya memberi reputasi
5
14-08-2019 06:32
Quote:Original Posted By menyingsing90
segera di update gan, insya allah emoticon-Peace


Ditunggu gan tsemoticon-2 Jempol
profile-picture
phntm.7 memberi reputasi
1
14-08-2019 06:42
Part 187 Bocah di dalam foto

Malam harinya di waktu istirahat mayang benar-benar di datangi oleh bima yang mengayuh sepeda dari rumahnya sambil membawa makan malam untuk mereka berdua. Bima sangat menikmati memandangi wajah mayang menikmati makan malam yang di buat, mereka berdua duduk di bangku taman rumah sakit. Sedang asik makan, bima berdiri mengambil walkman jadul dari dalam tas nya, memasang kedua headset di telinga mayang, lalu menekan tombol play. Lagu mistikus cinta dari dewa langsung terputar, mayang tersenyum mengangguk-anggukan kepalanya sambil terus mengunyah. Bima duduk bersila disamping mayang, merekam dokter cantik ini sedang makan sambil mendengarkan musik dengan kamera handphonenya, sementara si dokter terlihat sangat menikmati musik dan makanannya, sambil terus tersenyum manis ketika matanya melihat ke arah bima.


Mayang yang selama ini selalu merasakan perhatian dari saudara laki-lakinya yang setiap saat hampir selalu ada sempat sedikit merasakan kesepian ketika dia dan arkan sudah tidak lagi tinggal satu rumah, ada keinginan untuk belajar mandiri tampa harus selalu bergantung ke abangnya tersebut, namun ada juga rasa rindu arkan perhatian konyol dan dimarahi, meskipun dia bisa saja setiap hari datang mengunjungi abangnya, namun dia sadar kalau itu terus dilakukan sampai kapan dia akan terus bergantung. Dan datang lah sosok bima, bima adalah sosok kedua setelah galih yang benar-benar dekat dengan mayang, mayang pun telah lama melupakan galih, sosok bima hadir terasa bagaikan energy baru baginya. Sementara bima sendiri memang tidak malu-malu menunjukkan kalau dia juga menikmati waktu bersama dengan si dokter muda ini.

Ketika kata-kata tak mampu mengucap rasa, pandangan mata akan selalu berteriak lantang mengucapkan cinta.


“Di saat-saat seperti ini, kamu bisa tetap menjadi tawanan ku?” Tanya mayang bersantai duduk setelah menikmati makanannya.

“Sepertinya menyenangkan… setelah kamu culik tadi malam aku merasa ternyata jantungku tak sekaku yang aku pikirkan… yang juga bisa berdetak kencang tampa alasan logis yang gak bisa di cerna…”

“Bim… kamu mau nembak aku?”

“Dooorrrr…!!!” Balas bima meletakkan jari telunjuknya di kening mayang dengan gesture menembakkan pistol.

“Kamu lebai juga ternyata hahaha…” Ledek mayang tertawa. Aku tebak beneran kamu pake pistol baru tau rasa.

“Hahaha… gak tau juga sih may… aku juga heran, sejak aku jatuh terpeleset hari itu, kamu menawarkan pertolongan… aku kayak ditembakkan dengan timah panas yang tidak membunuh, justru jika aku lepaskan timah itu aku akan perlahan mati tampa merasakan fitrah kehidupan…” Jelas bima sedikit berimajinasi. “Ini masih ada bekasnya…” Bima menunjukkan bekas lecet yang mempertemukannya dengan mayang di bawah rintik hujan sore itu.

“Saat itu kamu menolak kebaikanku… tapi justru kamu memayungiku setelah itu… apakah itu salah satu cara yang dilakukan cowok kalau mereka terlalu tinggi untuk mengungkapkan rasa lemahnya?”

“Itu salah satu tanda… kalau aku tidak akan mau diberikan gantungan, tapi aku sendiri yang akan menggantungkan diriku, aku sendiri yang akan memilih dimana aku akan bergantung… di tanganmu… seperti yang aku lakukan tadi malam, aku membiarkan sampai dimana kamu membawaku… ternyata si dokter cantik hanya butuh pengantar tidur… “ Jelas bima tersenyum menatap senang kedepan.

“Kamu gombalnya bisa halus juga ya…”

“Karena aku senang bisa kenal sama kamu may…”

“Aku juga bim… makasih ya selama ini kamu udah baik banget sama aku… jangan dirusak ya, karena mungkin pandanganku ke kamu bisa akan lebih indah dari ini… nantinya, semoga saja… itu harapanku…”

“Pikiran seperti itu seharusnya aku yang mengucapkan may…”

“Aku tergoda mengucapkan itu karena kamu terlalu lama mengucapkannya… lagi pula, ini bukan paksaan, hanya sebuah bayangan…” Jawab mayang tersenyum manis, namun kali ini dengan raut wajah serius.


Mayang kemudian berdiri, sedikit mengelus lembut rambut bima yang masih duduk, lalu melangkahkan kakinya kembali ke gedung rumah sakit.


“Kamu mau kemana?” Tanya bima.

Mayang menghentikan langkahnya, menoleh ke belakang. “Mau kembali ke duniaku… gentayangan di rumah sakit jadi dokter cantik…” Jawab mayang ala kadar konyolnya.

“Aku boleh daftar jadi pasien seumur hidup?”

“Yang boleh jadi pasienku hanya orang sakit…”

“Sejak terjatuh sore itu, aku tak pernah lagi merasa sehat… “ Balas bima.

“Sabarlah… pasienku yang lain masih banyak… “

“Tapi mereka bukan pasien seumur hidup kan?”

“Aku berusaha menyembuhkan pasienku dan mencegah mereka untuk kembali sakit…”

“Kalau aku gimana?” Tanya bima.

“Aku akan mencoba menjagamu untuk tetap sakit… tampa paksaan… ” Jawab mayang tersenyum lalu melangkah meninggalkan bima yang berdiri diam tersenyum senang.



***



Siang ini, mayang di temani istirahat makan siang oleh abangnya, sudah cukup jarang mereka bertemu mengingat keduanya tinggal di kos masing-masing. Mayang tak menyia-nyiakan kesempatan makan siang untuk curhat mengenai bima ke abangnya dan arkan pun menanggapi baik neskipun hawa protektifnya tetap menakutkan namun sudah tidak terlalu berlebihan. Karena suasana hatinya sedang senang, ingin juga rasanya senang yang dia rasakan juga bisa dialami oleh saudara laki-lakinya tersebut, mengingat waktu-waktu terindah yang pernah dia rasakan hanya berjalan singkat dan berakhir sakit, sempat beberapa kali mencoba membuka kembali ruang kosong, namun secara tidak langsung batin dan pikirannya masih menutup ruang kosong tersebut sehingga yang tersirat ingin singgah berlalu tampa bekas yang jelas, apalagi saat ini usia abangnya memasuki usia-usia menjalin hubungan serius dan mulai memikirkan hal-hal jauh kedepan. Di sisi lain mayang tak ragu lagi akan kapasitas abangnya, namun untuk soal perasaan mayang sering cukup khawatir apa yang sudah dilalui selama ini hanya akan menjadi luka abadi selamanya, pandangan seperti itu masih sering terlihat jelas didalam wajah sang abang ketika sedang melamun.


“Bang, kak ditha, ipeh dan mbak lintang gimana kabarnya?” Tanya mayang mencoba memancing sisi rentan saudara laki-lakinya tersebut.

“Gak tau abang dek… kamu ada komunikasi sama mereka?” Arkan balik nanya.

Mayang menarik nafas putus asa. “Meneketehek bang, makanya mayang tanya…”

“Abang bukan orang tua mereka…”

“Bang… abang punya potensi luar biasa, abang sudah banyak berkembang sejak dulu, bisnis, karakter, kemampuan bertanggung jawab dengan apa yang abangnya punya itu tidak perlu diragukan lagi… tapi lingkungan pergaulan abang dari dulu gak pernah berkembang, orangnya itu-itu aja… mayang sendiri pun jadi hafal… coba lah, liat dunia luar, luas lho bang…”

“Kamu pengen abang punya pacar kah?” Tanya arkan menebak arah obrolan mayang.

“Jangan salah sangka bang… mayang cuma pengen abang bisa merasakan lagi rasanya dicintai seseorang bang… Mungkin selama ini abang berpikir abang bisa ngedapetin siapa aja yang abang suka dengan apa yang abang punya, itu salah besar bang… pemikiran seperti itu harusnya di buang jauh-jauh… berlarut-larut berpikir seperti itu mayang takut, abang cuma bakal melihat hal yang membuat bahagia itu bisa dihitung dengan angka, memang semaunya bisa diatur, tapi nantinya bakal terasa palsu bang… abang punya semua, tampang dan harta… tapi perasaan murni dari hati gak pernah abang tunjukkan…”

Arkan diam, lalu tersenyum mencubit pipi adiknya. “Iya bu dokter…”

“Mayang serius bang, mayang ngomong kayak gini karena abang kelihatan kayak orang yang gak punya masa depan… “

“Oh ya?”

“Iya… cobalah sedikit berubah ke hal yang lebih baik, jangan selalu mikirin bisnis, urusin diri abang, perhatikan penampilan, mulai tebar pesona, tentukan hati, jatuhkan pilihan dan jalani dengan senang… kalau pun gak punya pilihan baru cari yang lama aja, dekati lagi… kalau pun pengen yang baru keluar dari sangkarmu, nikmati dunia…”



Akhirnya sore ini mayang terpaksa menemani abangnya menuju ke sebuah klinik dokter gigi untuk membersihkan mulutnya karena sudah cukup banyak bekas-bekas nikotin dan kafein, lalu beranjak ke sebuah pusat perbelanjaan, mayang membelikan abangnya beberapa pasang sepatu, pakaian dan beberapa alat-alat perawatan untuk cowok, semua biaya pun ditanggung mayang menggunakan uang tabungannya, dan malam harinya pun mayang mengikuti abangnya pulang ke kos, lalau mulai menata ulang kamar kos abangnya, menyusun isi lemari, tempat tidur, rak buku, meja belajar. Dan jam sepuluh malam semuanya beres, kamar sudah tertata rapi, bersih dan wangi. Tak lupa mayang memberikan struk bukti pengeluarannya ke arkan agar diganti dilain waktu.


“Matre…”

“Demi abang juga, sama diri sendiri kok pelit… oh iya, mobil sama motor mau mayang jual, udah dapat izin dari bunda…”

“Belinya kan pake duitku…emoticon-Roll Eyes (Sarcastic)

“Tapi atas nama mayang…”

“Iya, tapi itu duitku…emoticon-Nohope

“Nanti duit hasilnya kita bagi dua, lagian mayang mau beli motor matic aja, enak kesana kemari… “


Arkan berpikir mayang hanya bercanda, namun keesokan harinya mayang datang lagi ke kos sambil membawa mobil box untuk mengangkut mogenya. Arkan hanya bisa pasrah untuk sementara tidak memiliki kendaraan. Namun mayang menepati janjinya, setengah dari hasil penjualan mobil dan mogenya masuk ke rekening arkan, tapi ini semua kan duitku gumam arkan pasrah sambil melihat laporan transaksi dari rekening mayang.


Dan hari ini arkan terpaksa membeli keperluan sehari-harinya menggunakan sepeda gunung yang cukup jarang di pakai, awalnya lumayan terasa melelahkan namun setelah beberapa hari arkan mulai menikmati berjalan kemana-mana menggunakan sepeda. Bahkan arkan mulai melengkapi sepeda gunungnya dengan lampu agar bisa keluar malam hari, seperti yang dia lakukan malam ini setelah bosan di kos, arkan mengayuh sepeda gunungnya menuju rumah ditha kebetulan novan dan bayu sedang berada disana, ditha memasakkan makan malam untuk mereka berdua, arkan yang datang karena di undang oleh bayu pun cukup berani menunjukkan batang hidungnya. Karena menggunakan sepeda, kedatangan arkan tidak bisa dirasakan oleh bayu, novan, diva dan ditha.


Arkan diam-diam memarkirkan sepeda gunungnya, lalu berdiri diam disamping pintu mendengarkan obrolan mereka berempat yang sepertinya sedang asik ngerumpi. Arkan berniat mengagetkan namun mematung setelah mendengar namanya disebut oleh ditha.


“Kalau dia mah kalian tau sendiri… coba aja kalian lihat, ada gak sih hal yang jelas dia lakuin selama ini… oke dia punya harta dan tampang… tapi itu semua kan dari orang tuanya, dia cuma ngelanjutin, udah ketiban durian empuk dia, tinggal nerusin apa yang ditinggalin almarhum ayahnya…” Ujar ditha.

“Tapi kan dia ada andil juga dit… “ Timpal bayu.

“Andil apa bay?... dia masih bingung sama dirinya sendiri, gak ada rencana dia buat kehidupan dia sendiri… oke dia punya kebun, boss kopi, juragan, disini punya asisten, disini dia berhasil bayar biaya kuliah adiknya, semua orang juga bisa bay kalau lahir dari keluarga kayak keluarganya dia… aku itu heran lho, selama ini kok banyak banget yang berusaha comblangin aku sama dia, apa kalian gak bisa lihat, kalau ada orang lain bernasib baik kayak dia, pasti juga bisa ngelakuin apa yang dia lakuin… aku itu lebih menghargai orang yang gak punya tapi mau berusaha dibandingkan orang punya segalanya tapi kerjaannya masih gak jelas cuma nerusin doang…. Semua juga bisa bay… nasib aja yang bikin beda…”

“Dia ditinggal ayahnya waktu kecil… ditingal pacarnya mati… kalau kamu ngalamin itu semua aku bisa sangat salut kalau tidak ada yang berubah dalam kehidupanmu…” Kali ini novan mencoba memberikan opininya.

“Halah van… lagu lama, kalau itu dijadikan alasan sangat gak masuk akal… lemah banget, cowok harusnya kuat… dia berbuat semaunya dengan apa yang ditinggalin buat dia, dan ketika dia diserang dia selalu bertahan menggunakan jurus yang sama, kalau dia punya pengalaman kelam… omong kosong kayak gitu tuh van semakin menjelaskan kalau dia sama aja kayak orang biasa, gak ada hebatnya, cuma nasib baik aja punya banyak harta…”



Akhirnya semua diam, termasuk ditha, awalnya acara makan-makan mereka berjalan santai dan penuh candaan, namun ada satu candaan dari bayu yang membuat ditha sedikit muak, candaan yang membawa-bawa nama arkan.


“Kalian semua mungkin melihat dia sebagai orang yang hebat karena punya banyak harta dan punya karakter unik, oke dia juga cukup baik dengan hartanya… tapi bagiku dia cuma seseroang yang lemah…”

“Dia teman baikmu sejak kalian kenal lho dit…” Novan mengingatkan sepupunya tersebut agar tidak menilai arkan hanya dari satu sisi saja.

“Iya van, aku tau itu… bagaimana pun aku benci melihat dia seperti sekarang, aku kayak kehilangan seorang teman kecil van…”Jawab ditha mencoba merenungkan kembali apa saja yang baru dia katakana tentang salah satu teman terbaiknya tersebut.



Ditha kemudian berdiri mengisi gelas minuman untuk teman-temannya, lalu masuk kedalam kamar mengambil sesuatu dari dalam tas kerjanya, dia ingin menunjukkan sesuatu yang baru saja dia temukan ke teman-temannya. Namun belum sempat niatnya tersampaikan ketika kembali ke ruang tamu ditha terkejut melihat arkan sudah berdiri tersenyum simpul didepan pintu rumah, bayu, novan dan diva pun tak kalah terkejut melihat sosok arkan.


“Habis diskusi seru ya…. “ Ujar arkan sambil tersenyum.

“Masuk bang….” Ajak bayu.

“Makasih bay… ini bukan rumahku….” Jawab arkan sopan, lalu mengalihkan pandangannya ke arah ditha. “ Oh iya dit, maaf aku gak sengaja dengar diskusi kecil kalian, apa yang kamu sampaikan hampir benar semua kok, aku berterima kasih untuk itu semua… meskipun hampir benar semua namun ada beberapa hal yang belum kamu tau dan gak kamu tahu karena aku memang gak pernah menyampaikan itu semua…. Betapa bangga nya aku sebagai teman melihat kamu sukses berkarir seperti sekarang, aku selalu bangga sama kamu dit… acungan jempol aku kasih buat kamu karena betapa hebatnya kamu menjelaskan siapa aku sebenarnya, dua jempol malah… “ Arkan mengangkat kedua jempol tangannya lalu berjalan menuju dinding ruang tamu tempat dimana ditha menggantung semua bingkai-bingkai foto dengan teman-teman terdekatnya, arkan kemudian mengambil sebuah bingkai yang isinya foto mereka berdua ketika ospek, ditha sempat ingin merebut kembali bingkai foto tersebut namun tatapan serius dari arkan membuatnya diam tak bergeming.


Dengan tenang arkan mematikan puntung rokoknya tepat diatas bingkai foto tersebut, lebih tepatnya di wajahnya sendiri yang sedang tersenyum disamping ditha yang sedang menggunakan topi kerucut. Novan, bayu dan adiva diam memperhatikan tampa mengucapkan sepatah kata pun, ditha dengan hati bergejolak dan raut wajah memelas merah, malu dan emosi bercampur jadi satu juga hanya bisa diam melihat wajah arkan didalam bingkai tersebut sudah menghitam di sulut bara api. Lalu dengan tenang arkan kembali menempatkan bingkai tersebut di tempatnya.


“Orang selalu berubah dit seiring berjalannya waktu… bocah yang kamu kenal dalam foto ini udah lama mati… aku minta maaf untuk itu, aku yang bunuh dia… “ Ujar arkan tersenyum sinis lalu kemudian melangkah keluar meninggalkan ditha dalam diamnya.


profile-picture
profile-picture
profile-picture
masbawor dan 13 lainnya memberi reputasi
14
14-08-2019 07:16
wohhh.. bang emen updet. mangat bang, tambahi lagi updetannya emoticon-Big Grin
0
14-08-2019 07:20
woahh akhirnya update lagi
profile-picture
phntm.7 memberi reputasi
1
14-08-2019 07:44
bang tambah lagi bang ...
profile-picture
phntm.7 memberi reputasi
1
14-08-2019 08:24
Eh bang Emen udah update
lagi bang, udah lama kagak update biasanya langsung double2 updatenya emoticon-Malu
profile-picture
phntm.7 memberi reputasi
1
14-08-2019 08:36
akhirnya setelah penantian panjang update jg
profile-picture
phntm.7 memberi reputasi
1
14-08-2019 08:37
savage bang emen.
profile-picture
phntm.7 memberi reputasi
1
14-08-2019 08:48
gila welcome back bang seneng banget sih pagi pagi dapet notif ini cerita update
profile-picture
phntm.7 memberi reputasi
1
14-08-2019 08:53
akhirnyaaaaaa, update lagi bang emen
profile-picture
phntm.7 memberi reputasi
1
14-08-2019 09:12
akhirnyaa,, d tunggu part selanjutnya bang emen,makasih upadte nya
profile-picture
phntm.7 memberi reputasi
1
14-08-2019 09:34
Wehh apdet, kamsia bang emen. Komplikatet bat yak hubungan arkan sama ditha.

Mayang dah lupain galih aja emoticon-Big Grin
profile-picture
phntm.7 memberi reputasi
1
14-08-2019 09:58
semakin seru nih. akan ada part mewek2 lagi kah??

mantap bg emen.. thanks updet nya
emoticon-Cendol Gan
profile-picture
phntm.7 memberi reputasi
1
14-08-2019 10:48
akhirnya update jg bang, tambah kentang
profile-picture
phntm.7 memberi reputasi
1
14-08-2019 14:13
Mantap sindiran halus
profile-picture
phntm.7 memberi reputasi
1
14-08-2019 17:54
Gw sampe lupa alurnya emoticon-Cape d...
Kudu ngulang baca nih..

Tp buat bang emen welcomeback emoticon-Shakehand2
profile-picture
phntm.7 memberi reputasi
1
14-08-2019 18:08
langsung rame...
profile-picture
phntm.7 memberi reputasi
1
14-08-2019 18:33
Sek mas, tak mbaleni moco sek. Rodo lali kih ceritane.
profile-picture
phntm.7 memberi reputasi
1
Halaman 157 dari 167
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
catatan-yang-terbuka
Stories from the Heart
cinta-agama--mama
Stories from the Heart
topan-badai-di-alam-bunian
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.