alexa-tracking
Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
4.89 stars - based on 18 vote 5 stars 0 stars
https://www.kaskus.co.id/thread/5d50f512337f932e9b51e170/kenapa-konten-edukasi-kurang-populer
Lapor Hansip
12-08-2019 12:11
Kenapa konten edukasi kurang populer?
Past Hot Thread

Kenapa konten edukasi kurang populer?

Pendidikan adalah sesuatu yang penting. Pendidikan anak sejak usia dini akan membantu sang anak dalam kehidupannya kelak. Bukan hanya pada anak tapi pendidikan itu penting bagi seluruh manusia.

Namun nyatanya, berpacu pada konten konten populer di internet, konten yang berbau edukasi kurang diminati atau peminatnya sedikit dibandingkan konten konten yang (jujur saja) tidak penting.

Coba saja lihat youtube, coba bandingkan video yang isinya seorang bayi makan bakso dengan video yang mengandung info info penting. Mayoritas video pendidikan memiliki jumlah view yang lebih sedikit dibandingkan video video unfaedah tersebut.

Kenapa hal ini bisa terjadi?

KESADARAN MASYARAKAT AKAN PENDIDIKAN MASIH TERGOLONG RENDAH

Alasan ini bisa dibilang hal paling penting. Bagaimana bisa seseorang memiliki minat untuk mencari tahu lebih jauh jika dia menganggap hal hal seperti itu tidak penting.

Jika seseorang merasa pengetahuan itu tidak penting maka untuk apa menghabiskan waktu dan kuota untuk itu? Lebih baik menghabiskannya untuk konten 18+ yang dapat memberikan kepuasan sesaat.

MERASA MAHATAU

Ini adalah sebuah penyakit yang mematikan, merasa bahwa kita mengetahui segalanya sehingga enggan untuk menghabiskan waktu pada sesuatu yang dapat merusak harga diri kita.

Orang orang seperti ini biasanya akan memikirkan segala sesuatu yang tidak mereka ketahui sendirian dan menganggap pemikiran mereka benar tanpa perlu melihat kebenarannya.

MEMANG SUDAH TAU

Kalo yang ini memang tipe orang yang cerdas beneran. Yang namanya sebuah pengetahuan itu jika sudah lengket maka tidak perlu di lihat lagi. Berbeda dengan hiburan yang bisa dilihat kapanpun jika merasa bosan.

Cobalah ambil contoh seperti video video lucu atau video musik. Wajar saja jika menontonnya berulang kali. Tapi wajarkah jika menonton video edukasi berulang kali jika kita sudah hafal isinya?

KONTEN EDUKASI TIDAK BEGITU BANYAK DAN CUKUP SULIT DIBUAT

Lihatlah kenyataan, penyedia konten edukasi membutuhkan dana. Untuk apa susah payah membuat konten edukasi tapi tidak ada yang melihat?

Karna tidak adanya income yang memadai maka para kreator mulai beralih haluan dengan membuat konten konten yang digemari masyarakat dan jadilah seperti sekarang.

KENYATAANNYA KONTEN EDUKASI MEMANG TIDAK MENARIK

Sad but truth.

Ngaku ayo, siapa yang sering ngantuk pas di sekolah?

Konten pendidikan di indonesia memang masih belum bisa menarik masyarakat agar tertarik dalam menontonnya karna cara penyampaiannya yang rumit dan yang namanya pengetahuan butuh dasar pengetahuan yang cukup.

Akibatnya masyarakat cenderung memilih tontonan yang sesuai dengan level mereka yakni tontonan tontonan *****

***

Pada akhirnya yang paling penting adalah edukasi sejak dini. Ajarkanlah anak anda (kalau punya) untuk rajin membaca dan jauhkan dia dari segala kebusukan yang ada di dunia maya dan mari kita support kreator konten edukasi untuk terus berkarya.

Sekian dari saya mari bertemu di thrad saya yang lainnya.
Diubah oleh ih.sul
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jonwongndeso dan 32 lainnya memberi reputasi
33
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Tampilkan isi Thread
Halaman 5 dari 8
14-08-2019 00:51
Karna konten edukasi dianggap ngebosenin kali kurang hiburannya dan berat bacaannya makanya kurang terlalu diminatin sama orang orang. Lebih seru konten konten viral kayanya jaman sekarang hahaha hal spele aja bisa viral terus yang liat banyak
0
14-08-2019 00:53
Quote:Original Posted By bayu9999
Karena konten edukasi butuh ram dan prosesor yang gede...
Kalau otak ram Ama prosesor nya kecil...
Dijamin kagak paham... Jadi gak tertarik dah buat liat atau baca . ...


Wkwkwk bisaa jugaa gann.. Biasanya yang kaya gitu seneng nya sama konten Konten yang berbau sensasi. Terus biasanya mereka berasa jadi juri sesaat yang komentarin orang wkwkwk. Malah kadang bisa berantem juga sama sesama netijen +62
0
14-08-2019 01:07
edukasi juga ada yang buruk loh edukasi sexual sejak dini spt film2 porno (dalam Bahasa Yunani pelacur professional) itu tdk baik utk tontonan anak2 kita…. jadi edukasi itu seharusnya bias difilter / dipilah2 mana yang positif ataupun tidak….
0
14-08-2019 01:12
learning is never stop..
profile-picture
iskrim memberi reputasi
1
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 15
14-08-2019 01:55
yang nonton kan harus teredukasi juga...

kek orang haus yah minum
profile-picture
iskrim memberi reputasi
1
14-08-2019 01:56
Konten edukasi dibuat semenarik apa pun tapi yg dibutuhin bukan itu ya ga bakal dilihat. Harus ada pemicunya.

Misal, ane lagi cari bahan presentasi kenapa harga tempat tinggal di Hong Kong mahal bukan main, cari di Vox, eh trnyata sangat informatif mskipun durasinya pendek. Trus akhirnya ane subscribe karena channelnya unik sebagai konten edukasi, kalo dibandingin channel lainnya.

Lebih manjur kalo udah dibiasain dari kecil untuk nonton entertainment yg unik.
profile-picture
gojira48 memberi reputasi
1
Post ini telah dihapus oleh kaskus.support16
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 15
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 15
14-08-2019 03:54
Entah kenapa saya gk pernah nonton channel edukasi di YouTube kecuali jika kategori DIY atau How To juga termasuk, itupun saya sering menonton user luar.

Masih ingat gk dengan serial dokumenter Eyewitness di pertengahan 90-an dan biasanya tayang pas musim liburan sekolah di TPI(skrng MNCrap TV), otak saya kala itu secara tdk sengaja ter-brainwash dgn isi acara tsb krn mrk memainkan dua faktor, yakni pembawaan narasi serta penyajian gambar yg pas.
profile-picture
iskrim memberi reputasi
1
14-08-2019 04:21


Quote:Original Posted By F_U
Entah kenapa saya gk pernah nonton channel edukasi di YouTube kecuali jika kategori DIY atau How To juga termasuk, itupun saya sering menonton user luar.

Masih ingat gk dengan serial dokumenter Eyewitness di pertengahan 90-an dan biasanya tayang pas musim liburan sekolah di TPI(skrng MNCrap TV), otak saya kala itu secara tdk sengaja ter-brainwash dgn isi acara tsb krn mrk memainkan dua faktor, yakni pembawaan narasi serta penyajian gambar yg pas.


Ane masih inget gan. Bahkan lagu tema openingnya pun masih terbayang2 di otak.
emoticon-Ngakak

Dokumenter eyewitness ini jadi salah satu alasan ane jadi seneng baca buku pengetahuan dan liat film dokumenter di waktu kecil.

Pada waktu itu TPI bener2 menjalankan siaran sesuai dengan namanya, Televisi Pendidikan Indonesia.
emoticon-Ultah
0
Lihat 1 balasan
14-08-2019 04:28
miris emang tapi kenyataan....
perlu digalakannya kampanye sama strategi yang menarik untuk menarik minat dari masyarakat. cuma butuh proses yg cukup panjang dan konsisten untuk dilakukan.... tantangannya berat soh tapi bisa dicoba...

emoticon-Sundul Up
profile-picture
iskrim memberi reputasi
1
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 15
14-08-2019 04:49
mampir kesini gan
bwat edukasi hehehe.
Biar tontonan ente berfaedah

#searching
Diubah oleh nevermore9999
0
14-08-2019 05:37
Masyarakat lebih suka yang menghibur
0
14-08-2019 05:39
emang kadang suka bikin ngantuk siy
0
Post ini telah dihapus oleh kaskus.support16
14-08-2019 06:18
agan nanya karena gak tau, karena ingin tau apa agan cuma ngetes doank nih?
udah tau lah pasar indonesia kayak apa? yang penting konten itu kan gampang dicerna, menghibur dan untuk pembuatnya bisa ngehasilin duit. jadi secara kenyataan, (hampir) gak mungkin lah bikin konten edukasi/ atau bermuatan edukatif untuk pasar indonesia.
kalo ada anak2 bangsa yang berprestasi, mereka hanyalah anomali
0
14-08-2019 06:21
NICE THREAD emoticon-thumbsup emoticon-thumbsup
0
Halaman 5 dari 8
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.