alexa-tracking
News
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
3.67 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
https://www.kaskus.co.id/thread/5d3d9bf065b24d679f1f3ca2/fenomena-hijrah-marak-bahayakah-untuk-nkri
Lapor Hansip
28-07-2019 19:58
Fenomena Hijrah Marak, Bahayakah untuk NKRI?
Fenomena Hijrah Marak, Bahayakah untuk NKRI?Fenomena "hijrah" tengah menjadi tren akhir-akhir ini, khususnya di kalangan umat Islam. Wacana hijrah ini telah menyasar berbagai kalangan, mulai dari orang awam hingga artis.

Mereka yang sebelumnya terkenal sekuler ataupun glamour tiba-tiba berubah menjadi sosok yang agamis. Pengajian-pengajian pun menjadi marak digelar di kota-kota besar.

Lantas, apakah fenomena ini berbahaya bagi bangunan bangsa Indonesia? Jawabannya bisa ya dan tidak.

Hal itu lantaran ada dua varian kelompok masyarakat yang menganggap dirinya hijrah saat ini. Hal ini berdasarkan pengamatan Sekretaris Pengurus Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah, David Krisna Alka.

Pertama, hijrah yang dilatarbelakangi dan bermotif kosmopolitan atau gaya hidup urban. Kedua, hijrah yang dilatari dan bermotif ideologi transnasional.

Hijrah yang dilatarbelakangi dan bermotif kosmopolitan atau gaya hidup urban umumnya tidak mengancam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Tren ini, menurut David, hanya sebuah respons atas modernitas dalam gaya hidup, yang menurut pelakunya tidak sesuai dengan nilai-nilai keislaman dan juga tidak mencerminkan budaya timur.

Sedangkan fenomena hijrah yang cukup plural adalah tren hijrah yang dilatari dan bermotif ideologi transnasional. Nah, varian hijrah inilah dinilai dapat mengancam NKRI karena sudah sampai pada titik ideologi.

Namun untuk memahami fenomena itu secara utuh, kita perlu ada riset sosio-antro-politis untuk memetakan fenomena hijrah secara lebih komprehensif, akurat, dan presisi. Sehingga pendekatan dalam menghadapi masyarakat yang melakukan hijrah berada pada kondisi yang tepat dan terarah.

Pasalnya, jika negara salah dalam memahami dan mengatasi fenomena tren hijrah, maka akan memicu resistensi terhadap kehadiran negara, bahkan bisa sampai pada titik anti NKRI.

Oleh sebab itu, NU dan Muhammadiyah sesungguhnya harus menjadi tulang punggung hijrah dalam nafas keislaman dan keindonesiaan.

Kata hijrah muncul di surat Al-Baqarah ayat 218 yang artinya: "Sesungguhnya orang-orang yang beriman, (dan) orang-orang yang berhijrah dan berjihad di jalan Allah, mereka itulah yang mengharap rahmat Allah. Dan Allah Maha Pengampun (lagi) Maha Penyayang"

Dengan begitu, hijrah memiliki definisi berpindah dari perilaku buruk ke perilaku yang baik dan didasarkan pada keinginan menjalankan ketaatan kepada Allah SWT.

Senada dengan itu, Presiden Joko Widodo berulang kali mengingatkan bahwa hijrah harus dimaknai dan diisi dengan artikulasi yang bersifat positif.

Salah satunya gaya hidup hijrah dapat dijadikan peluang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi syariah, sebab Indonesia berpotensi menjadi negara yang hijrah menuju 'Indonesia Emas 2045'.

Di sini, kita seharusnya sepakat bahwa kita harus hijrah maju menuju bangsa optimis, bukan menuju zaman jahiliyah.

Meskipun kita tak menampik bahwa fenomena hijrah saat ini dapat menjadi jalan masuk ke terorisme. Inilah yang harus ditolak agar tidak meracuni pikiran.

Oleh karena itu, kaum yang melakukan hijrah harus ditemani, harus dibina dengan agama. Pemerintah juga harus memberikan pemahaman agar tidak terjadi tindakan diskriminatif, judgemental, dan tidak mendiskriminasi kelompok agama yang tidak ekspresif.

Jadi atas fenomena kaum yang hijrah ini jangan dimusuhi. Mereka justru harus dikawani, diisi dan diajak untuk bersinergi membangun negeri. Jangan sampai mereka salah arah. Setuju?
Diubah oleh freedomzz
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Ririma dan 9 lainnya memberi reputasi
8
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 5
28-07-2019 20:00
pertamax. numpang lewat. baca dulu ah...
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
1
28-07-2019 20:02
Fenomena Hijrah Marak, Bahayakah untuk NKRI?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
48y24rd dan 7 lainnya memberi reputasi
8
28-07-2019 20:07
Kalo mudah triggered, sudah pasti bahaya emoticon-Big Grin
Fenomena Hijrah Marak, Bahayakah untuk NKRI?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
oglatansa dan 8 lainnya memberi reputasi
9
28-07-2019 20:10
Udah siap ini ?


Fenomena Hijrah Marak, Bahayakah untuk NKRI?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
48y24rd dan 9 lainnya memberi reputasi
10
28-07-2019 20:10
sangat berbahaya gan. Kita bahas 1 ajaran syariat aja dulu.

wanita keluar tanpa pendamping muhrim (kerja/pendidikan) Itu sebenarnya dilarang dalam syariat, makanya aneh bagi yg teriak2 pakaian syariat utk kaum wanita tapi masih pergi kerja tanpa pendamping suami.. akhirnya banyk muslimah pake cadar tapi masih kerja jadi pegawai / karyawan krn campur2 budaya etos kerja yg sudah di bentuk di Indonesia vs Ajaran syariat.

Wanita dilarang keluar rumah/kerja/pendidikan, dsb. secara langsung menekan produktivitas suatu negara. ekonomi suatu negara akan lambat berputar, krn hanya laki2 yg menjadi penggerak ekonomi. bayangkan 1 rumah tangga, laki2 dan perempuan sama2 kerja, gaji sama2 dapat 3 juta otomatis pendapatan 6 juta. Dgn duit 6 juta lebih bnyak kebutuhan bisa dibeli. Dibanding cuma laki2 sj yg kerja sesuai ajaran islam, maka penghasilan 3 juta akan menyebabkan daya beli dan konsumsi rumah tangga drastis berkurang. Jangankan itu, kios2 tetangga dalam satu RT aja jadi kurang laku krn pendapatan masyarakat sekitar berkurang.. dalam skala makro dijamin negara akan lamban signifikan perputaran ekonominya, kemiskinan dimana2 (krn kurangnya kemampuan konsumsi).. krn SETENGAH SDM yg ada tdk diberdayakan maksimal oleh suatu negara.

Sudah lihatkan kenapa ekonomi negara2 muslim ketinggalan dgn negara kafir ? Itu masih satu penyebab syariat lohh..

Untung aja ekonomi saudi, qatar, uea masih kuat krn jualan minyak. Sisanyaa ? Hancur.
Diubah oleh SVDragunova
profile-picture
profile-picture
profile-picture
caramel36 dan 25 lainnya memberi reputasi
24
Lihat 1 balasan
28-07-2019 20:11
Kalau dalam kontek untuk semakin mempertebal keimanan sih wajar2 saja, tapi budaya hijrah itu sama2 tau lah yang bawa siapa, ..tujuannya politis sebagian besar mau khilaf,ah ...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
48y24rd dan 11 lainnya memberi reputasi
12
28-07-2019 20:13
Kalo ane sih menanggapi Hijrah sebagai "Trans-Substansi Ego"...

Bergerak dari Substansi Kebinatangan menuju Substansi Kemanusiaan dan jika bisa melebihi dari itu...

Ane barusan ngomong apa ya?
emoticon-Hammer2
profile-picture
profile-picture
48y24rd dan kolollolok memberi reputasi
2
28-07-2019 20:13
orang luar udah mau hijrah ke mars, sini masih hijrah hijab, WTF..emoticon-Cape d...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
48y24rd dan 9 lainnya memberi reputasi
10
28-07-2019 20:15
Cm lg ngetrend aja.. Biar keliatan gaul emoticon-Malu
profile-picture
profile-picture
profile-picture
48y24rd dan 9 lainnya memberi reputasi
10
28-07-2019 20:16
Lagi musimnya emoticon-Malu (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
48y24rd dan 4 lainnya memberi reputasi
5
28-07-2019 20:21
Knp mo jd lbh baik, harus pake bahasa hijrah. Perbaikin aja dlu sholatny, sll tepat waktu, dsb.. Jemggot n cingkrang skrg buat jd semacam nunjukkin nih ge ud jd lbh baik (hijrah). Bahaya gak bahaya, tergantung manusianya..
Diubah oleh blueseno
profile-picture
profile-picture
profile-picture
48y24rd dan 15 lainnya memberi reputasi
16
28-07-2019 20:21
Selagi dia hijrah demi tujuan yg baik, kenapa mesti parno?
Asal ga merasa "lebih" dari org yg ga mau/ belum hijrah.
Lain cerita kalo mau mengusung khilafah, dan mendirikan negara islam kalok kek gitu bagusnya ditembak mati aja. emoticon-Blue Guy Bata (L)
Negara Indonesia bukan punya agama atau suku maupun ras tertentu. emoticon-Shakehand2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
48y24rd dan 7 lainnya memberi reputasi
8
28-07-2019 20:28
Yg hijrah jadi deisme atau agama non islam juga marak semenjak radikal wahabon bermunculan bak jamur di mysim ujan.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
48y24rd dan 6 lainnya memberi reputasi
7
28-07-2019 20:29
Fenomena Hijrah Marak, Bahayakah untuk NKRI?

Entah kenapa yg ane temui di lapangan orang yg hijrah model model celana cingkrang , jidat item dan jenggot kambing kok bukanya tambah adem malah jadi radikal...
emoticon-Cape d...
Diubah oleh ontapesek
profile-picture
profile-picture
profile-picture
48y24rd dan 16 lainnya memberi reputasi
15
28-07-2019 20:30
Fenomena Hijrah Marak, Bahayakah untuk NKRI?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
caramel36 dan 15 lainnya memberi reputasi
14
28-07-2019 20:31
Quote:Original Posted By SVDragunova
sangat berbahaya gan. Kita bahas 1 ajaran syariat aja dulu.

wanita keluar tanpa pendamping muhrim (kerja/pendidikan) Itu sebenarnya dilarang dalam syariat, makanya aneh bagi yg teriak2 pakaian syariat utk kaum wanita tapi masih pergi kerja tanpa pendamping suami.. akhirnya banyk muslimah pake cadar tapi masih kerja jadi pegawai / karyawan krn campur2 budaya etos kerja yg sudah di bentuk di Indonesia vs Ajaran syariat.

Wanita dilarang keluar rumah/kerja/pendidikan, dsb. secara langsung menekan produktivitas suatu negara. ekonomi suatu negara akan lambat berputar, krn hanya laki2 yg menjadi penggerak ekonomi. bayangkan 1 rumah tangga, laki2 dan perempuan sama2 kerja, gaji sama2 dapat 3 juta otomatis pendapatan 6 juta. Dgn duit 6 juta lebih bnyak kebutuhan bisa dibeli. Dibanding cuma laki2 sj yg kerja sesuai ajaran islam, maka penghasilan 3 juta akan menyebabkan daya beli dan konsumsi rumah tangga drastis berkurang. Jangankan itu, kios2 tetangga dalam satu RT aja jadi kurang laku krn pendapatan masyarakat sekitar berkurang.. dalam skala makro dijamin negara akan lamban signifikan perputaran ekonominya, kemiskinan dimana2 (krn kurangnya kemampuan konsumsi).. krn SETENGAH SDM yg ada tdk diberdayakan maksimal oleh suatu negara.

Sudah lihatkan kenapa ekonomi negara2 muslim ketinggalan dgn negara kafir ? Itu masih satu penyebab syariat lohh..

Untung aja ekonomi saudi, qatar, uea masih kuat krn jualan minyak. Sisanyaa ? Hancur.


bullshit . . . hell you yah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
48y24rd dan 6 lainnya memberi reputasi
-1
Lihat 1 balasan
28-07-2019 20:32
Sebagian cuma "hijrah" cover.
Hijrah demi modis. Masih banyak yg bercadar tapi tetep doyan selfie.
Masih banyak yg buka tutup cadar ditempat terbuka, gak konsisten.
Masih banyak yg sudah pakai gamis tapi diatas pergelangan tangan masih keliatan auratnya.
Yang udah hijrah tapi masih pacaran dalam balutan taaruf.
Itu masih seputar ciri fisik aja.
Sedangkan dari ibadah & hati, gak ada perubahan mencolok.
Masih tetep kerja di perbankan & asuransi. Yg sudah resign pun, tetep masih doyan duit panas.
Banyak yg hijrah akhirnya jadi pedagang, tetep gak jujur dalam berdagang.
Ada yg melakukan pembelian online fiktif demi mendapatkan cashback.
Ada yang tetep gak tau malu, temennya bisa desain & fotografer, minta supaya jasanya gratis.
Hijrah semu emoticon-Cape d... (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
48y24rd dan 15 lainnya memberi reputasi
16
28-07-2019 20:32
Kalo ke arah yang baik2 bagus sih, dan emang perlu dibina juga biar gak jatuh ke arah yang negatif emoticon-Smilie

Fenomena Hijrah Marak, Bahayakah untuk NKRI?

Btw kalo yang begitu gimana ? emoticon-Malu
profile-picture
profile-picture
profile-picture
48y24rd dan 15 lainnya memberi reputasi
16
28-07-2019 20:33
Quote:Original Posted By ontapesek
Fenomena Hijrah Marak, Bahayakah untuk NKRI?


Pake jasa ketok jidat dimane tuh??





emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pophonorface dan 8 lainnya memberi reputasi
9
28-07-2019 20:34
hijrah = tobat...

hmmm.... tk pikir dulu


emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
1
Halaman 1 dari 5
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.