Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
209
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d38fd2709b5ca0da714c88b/beli-rumah-kok-kpr
Tak dapat dipungkiri, kebutuhan akan rumah tinggal setiap tahunnya semakin meningkat, seiring dengan semakin bertambahnya rumah tangga baru. Seperti jamaknya pasangan baru, biasanya mereka ingin memiliki dan tinggal di rumah sendiri. Namun karena harga rum
Lapor Hansip
25-07-2019 07:51

Beli Rumah Kok KPR?

Past Hot Thread
icon-verified-thread
Beli Rumah Kok KPR?Beli Rumah Kok KPR?
Selamat pagi, siang, sore, petang, dan malam kawan - kawan kaskuser semua yang baik hati. Bertemu kembali di thread sederhana ane.
emoticon-Nyepi


Beli Rumah Kok KPR?

Tak dapat dipungkiri, kebutuhan akan rumah tinggal setiap tahunnya semakin meningkat, seiring dengan semakin bertambahnya rumah tangga baru. Seperti jamaknya pasangan baru, biasanya mereka ingin memiliki dan tinggal di rumah sendiri. Namun karena harga rumah yang tak murah, tentu mereka harus membuat pilihan, menabung agar bisa membelinya secara tunai, atau membeli dengan cara kredit melalui pembiayaan bank, atau yang biasa disebut dengan KPR.

Beli Rumah Kok KPR?Beli Rumah Kok KPR?
Kalau boleh memilih sih rasa - rasanya semua orang memilih pilihan pertama. Selain karena proses membeli rumah secara tunai lebih mudah, juga uang yang dikeluarkan tak sebesar jika membelinya secara kredit. Cukup menyiapkan uang senilai rumah yang akan kita beli ditambah biaya pengurusan balik nama di notaris yang jelas lebih rendah ketimbang kita membeli rumah dengan cara kredit. Biaya pengurusan KPR, BPHTB, AJB, SKPT, APHT, dan berbagai komponen biaya lain harus kita siapkan jika kita membeli rumah melalui KPR.

Belum lagi besaran bunga yang harus kita bayar. Semakin lama tenor pinjaman kita, semakin besar pula bunga yang harus kita bayar. Bahkan terkadang besarnya bunga yang dibebankan kepada kita lebih besar dari pada pokok pinjamannya. Bagaimana dengan bank syariah yang katanya tidak berbunga? Jangan salah. Banyak orang terjebak dengan kalimat "tanpa bunga" tanpa tahu maksud dari kalimat tersebut. Coba bayangkan, bagaimana bank bisa beroperasi jika tidak memungut keuntungan dari usahanya.

Beli Rumah Kok KPR?Beli Rumah Kok KPR?
Secara garis besar, keduanya (bank konvensional dan syariah) sama - sama memungut keuntungan dari proses kredit ini. Bedanya, jika pada bank konvensional menggunakan skema bunga, dalam artian pokok pinjaman yang kita pinjam akan ditambah bunga (ada yang bunga fixed, dan ada pula bunga floating/ mengambang mengikuti suku bunga) sedangkan pada bank syariah mereka mengambil keuntungan dengan skema margin, yang marginnya sudah ditentukan diawal sebelum proses akad kredit, sehingga besaran cicilan yang akan kita bayar nilainya lebih jelas dan pasti.

Lalu, kenapa masih banyak orang yang memilih KPR?

Jawabannya adalah rata - rata karena mereka tak mampu membeli rumah secara tunai. Makanya biarpun dikenakan bunga yang tinggi dan proses yang panjang, tetap saja mereka memilih cara ini untuk memiliki rumah. Belum lagi, dengan memiliki cicilan seolah kita "dipaksa" menabung setiap bulannya. Berbeda halnya kalau kita menabung tanpa memiliki cicilan. Terkadang niat kita menabung terhambat karena uang yang harusnya kita tabung justru kita gunakan untuk keperluan lain yang kurang penting.

Beli Rumah Kok KPR?Beli Rumah Kok KPR?
Atau dengan kata lain, memiliki cicilan membuat kita disiplin dalam menabung, meski ada nilai yang harus kita bayar untuk mendisiplinkan kita, yaitu bunga/margin kredit yang lumayan besar. Tapi jika kita lihat kenaikan rata - rata harga properti yang cukup tinggi, rasa - rasanya bunga yang kita bayar masih tertutupi dengan kenaikan tersebut. Contoh ilustrasinya begini, seseorang membeli rumah seharga Rp. 110 juta pada tahun 2016, lalu ia meng-KPR kan rumah tersebut dengan cicilan flat selama 10 tahun. Total pinjaman ditambah bunga selama 10 tahun adalah Rp. 190 juta. Pada tahun ketiga (2019) orang tersebut menjual rumah tersebut dengan harga Rp. 270 juta.

Ilustrasi tersebut bukan hanya sekedar ilustrasi namun benar - benar dialami oleh kerabat TS. Jadi selama kurun 3 tahun saja, properti tersebut sudah mengalami kenaikan harga Rp. 160 juta atau lebih dari 100%. Luar biasa bukan? Bukankah bunga yang dibayar selama kredit sudah tertutupi dengan kenaikan harga rumah yang kita beli? Belum lagi kalau misalkan rumah tersebut digunakan untuk berusaha atau disewakan misalnya, maka keuntungan yang kita dapat akan bisa jauh lebih besar.

So, kenapa kita musti takut untuk membeli rumah secara KPR? Meski kita juga tetap harus mempertimbangkan kemampuan kita dalam mencicilnya jika tidak ingin rumah yang kita beli di sita oleh pihak bank. Tapi, kalau kita merasa mampu menabung untuk akhirnya membeli rumah secara tunai justru itu lebih baik ketimbang membelinya secara kredit. Meski, sekali lagi kita harus mampu me-manage keuangan kita, jangan sampai tabungan habis untuk membeli hal yang kurang penting.

Beli Rumah Kok KPR?

Beli Rumah Kok KPR?

Disclaimer : Asli tulisan TS
Sumur Gambar : Om Google




Beli Rumah Kok KPR?

profile-picture
profile-picture
profile-picture
swiitdebby dan 16 lainnya memberi reputasi
17
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 9 dari 10
Beli Rumah Kok KPR?
26-07-2019 14:26
Beli Property Cashback bahkan senilai harga rumahnya juga bisa Gan...

Ane pengalaman beli Rumah melalui KPR tahun lalu 750 jt.. Ane dpt Cashbak 500 jt Cash Kerasss...

Penasaran kan caranya....
Wkwkwkkkk....

0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Beli Rumah Kok KPR?
26-07-2019 14:36
terkendala di dp juga gan emoticon-Mewek

tapi tenang tak ada jalan buntu untuk orang yg berusaha emoticon-Cool
0 0
0
Beli Rumah Kok KPR?
26-07-2019 14:37
Quote:Original Posted By SASONGKO7
Beli Property Cashback bahkan senilai harga rumahnya juga bisa Gan...

Ane pengalaman beli Rumah melalui KPR tahun lalu 750 jt.. Ane dpt Cashbak 500 jt Cash Kerasss...

Penasaran kan caranya....
Wkwkwkkkk....



master properti nih kayanya emoticon-Matabelo

boleh kali share dimari emoticon-Ngakak
0 0
0
Beli Rumah Kok KPR?
26-07-2019 14:46
Karena ga cukup dana
0 0
0
Beli Rumah Kok KPR?
26-07-2019 14:47


Quote:Original Posted By LittleFrozZan
master properti nih kayanya emoticon-Matabelo

boleh kali share dimari emoticon-Ngakak

Nyimak dulu yg ini
0 0
0
Beli Rumah Kok KPR?
26-07-2019 15:14
Quote:Original Posted By pabloo
Rumah masa d3pan


Nah gitu juga oke..
0 0
0
Beli Rumah Kok KPR?
26-07-2019 15:24
Quote:Original Posted By filusufkentang


Ya uang fungsinya sebagai alat pembayaran tong, emangnya ada orang pinjem duit fungsinya untuk di simpen doang, di pandang2in?

Uang yang di pinjem itu pasti ada manfaatnya.. Apalagi bagi kami pengusaha, uang yang di pinjem itu berfungsi sebagai tambahan modal..

Sama kaya sapi, kalo lu cuman melihat dari bahan dasarnya.. Bukan fungsinya, berarti sapi itu lu beli untuk apa? Cuman buat pajangan doang? Ah elah..

Segala hal yg di perjual belikan itu bernilai karena fungsinya.. Bukan karena apa bahan dasarnya..

Orang ga akan beli mobil kalo dia cuman onggokan besi yang tidak bisa apa2... Orang ga akan membeli HP kalo dia cuman onggokan benda tak berfungsi..

Di dunia ini cuman logam mulia dan batu mulia yang bernilai karena materialnya.. Selebihnya kagak.. emoticon-Cape deeehh


yang bilang nilai material siapa gan, saya bilang uang itu secara dasar ya kertas fungsinya cuma buat dicetak aj, knp uang jd berharga karena orang memberikan fungsi lain pada benda tersebut.

masalah soal pinjem uang, saya gk masalahin kok pinjem uang, emang bermanfaat buat modal. yang aneh kan kita harus bayar lebih dari yang kita pinjam. berarti menghasilkan uang dengan uang, ini yg bikin orang kaya makin kaya orang miskin makin miskin.

sekali lagi maksudnya itu fungsi real barangnya gan, bukan fungsi yang kita tambah-tambahin sendiri. nah uang ini saking kerennya pelopornya dulu, sekarang bisa bikin kita satu dunia sepakat terhadap fungsinya. kalo uang secara fungsi pertukaran sih oke, yang aneh kan ada orang dapat keuntungan dari jualan uang. dan lucunya banyak orang yang menganggap memang sudah seharusnya seperti itu

Quote:Original Posted By filusufkentang

Nah kan apa gue bilang, pengetahuan lu masih sebatas itu tapi udah berani ngomong masalah saham..

Saham itu bukan onggokan kertas.. Apalagi jaman skrg, udah ga ada lagi lembaran saham..

Saham itu kepemilikan perusahaan.. Perusahaan itu terdiri dari aset2 perusahaan berupa gedung, kendaraan, mesin kantor, mesin pabrik, satelit, pesawat terbang, piutang, stok barang, dlsbnya..

Semua aset perusahaan itu adalah perwujudan dari saham yang semuanya bernilai..

Selama perusahaan masih berdiri, belum bangkrut, belum di sita bank.. Maka saham akan selalu memiliki nilainya.. Paham ga ente? emoticon-Cape deeehh


ane analogikan saham dengan kertas itu untuk memberi gambaran tentang uang gan, sebagai bentuk dari kesamaan sistem. Kalau soal nilai saham di perusahaan sih semua orang juga paham. itu td kan cuman analogi dari sistem yang membuat sebuah barang yaitu kertas menjadi memiliki niliai lebih karena kesepakatan presepsi. nah untuk saham sekarang ane tanya dasar harganya dari apa? dari presepsi orang gan. sebagus apa pun pt kena hal negatif dikit harga saham langsung turun. main saham emang bisa dianalisis tapi tetep aja gk bisa diprediksi real 100%

terus apa bedanya sama beli barang? kan bisa juga rugi harganya turun? bedanya kalau beli barang itu ada BARANGNYA. Lo beli sapi 10juta turun harga jadi 0 rupiah, lu masih punya barang berupa sapi yg bisa lu manfaatkan. Lu beli saham 10juta turun harga jadi 0 rupiah, mau lo apain? kita ngomong fungsi dari fungsi barang secara nyata gan, bukan fungsi abstrak berupa hak kepemilikan.

fungsi abstrak itu ada karena sistem gan, itu bukan fungsi nyata. itu fungsi yang kita sepakati bersama. ketika barang dengan fungsi sistem di pejual belikan akan muncul yang namanya bias, karena kita membeli barang yang secara fungsi nyata tidak seberharga itu

contoh gampangnya kalau ane punya kemampuan untuk mengubah sistem, misal uang kertas ane bikin gk berlaku lagi, ane punya banyak batu, jadi ane ubah untuk beli barang pakai uang berbahan batu. Karena ane bandar batu trus ane bilang nih gua pinjemin batu gua, tapi bayar kalo mau pinjem batu gua. Ini kan aneh karena secara nyata itu cuma barang dengan fungsi tukar, lu punya sapi bisa dituker 5 ayam, karena kita pakai uang maka lu harus jual sapi lu dulu buat dapet uang dan abis itu beli 5 ayam, tapi lu butuh ayamnya sekarang juga. sapi lu harga 5 jta, ayam yg lu mau harga 1juta 5 jdi 5 juta. karna belum bisa jual lu ngutang dulu 5 juta ke bank, supaya punya uang buat beli ayam. tapi ada bunga 20%, jadi 6jt. akhirnya uang dri bank lu beli ayam 5, abis tuh, trus pas sapi lo laku lu dpt 5jt, tpi kan lo harus ganti 6jt ke bank. akhirnya duit lu kurang 1jt, lu yg punya barang dengan fungsi nyata harus rugi dan yang untung malah bank yang jualan barang dengan fungsi abstrak.

Quote:Original Posted By filusufkentang

Ya terus kalo lu lagi berak, ga ada air.. Lu lebih milih di kasih daging sapi apa di kasih tisu toilet?

Kalo lu lagi sakit,lebih milih di kasih daging sapi apa obat?

Kalo lu lagi ngantuk, lebih milih di kasih kasur apa daging sapi?

Segala sesuatu itu ada peruntukannya masing2..lu ga bisa ngomong seolah2 ini ga berguna di bandingkan ini cuman modal kondisi yang elu tentukan sendiri.. emoticon-Cape deeehh


kalo ini agan bener, saya yg salah ngasih analogi, Maaf

Quote:Original Posted By filusufkentang

Aduh susah ya ngejelasin sama orang2 kaya kalian ini..

Gue pikir sampe nanti, mobil2 sudah bisa terbang sekalipun.. Kalian masih bakal ada di sini, berkutat dengan permasalahn yang sama selama ratusan, ribuan atau bahkan jutaan tahun...

Oke lah kalo gitu.. Gue nyerah..

Bingung gue mau nyariin kata2 apalagi? Hal yang sesimple itu aja elu ga paham gimana mau lanjut ke pembahasan selanjutnya..

Tapi gue masih respek sama kesopanan lu... Have a nice day.. emoticon-Shakehand2


Ya uang fungsinya sebagai alat pembayaran tong, emangnya ada orang pinjem duit fungsinya untuk di simpen doang, di pandang2in?

Uang yang di pinjem itu pasti ada manfaatnya.. Apalagi bagi kami pengusaha, uang yang di pinjem itu berfungsi sebagai tambahan modal..

Sama kaya sapi, kalo lu cuman melihat dari bahan dasarnya.. Bukan fungsinya, berarti sapi itu lu beli untuk apa? Cuman buat pajangan doang? Ah elah..

Segala hal yg di perjual belikan itu bernilai karena fungsinya.. Bukan karena apa bahan dasarnya..

Orang ga akan beli mobil kalo dia cuman onggokan besi yang tidak bisa apa2... Orang ga akan membeli HP kalo dia cuman onggokan benda tak berfungsi..

Di dunia ini cuman logam mulia dan batu mulia yang bernilai karena materialnya.. Selebihnya kagak.. emoticon-Cape deeehh[/QUOTE]

kok susah? jelasin aja kalo emang bunga itu margin kenapa gk lgsg aj tetepin harganya trus bikin kita cicil segitu.
Knp gk bisa sepakatin gua beli rumah 200jt, gua jual ke lo 300jt, nah lo cicil dah tuh 300jt

Knp harus ini ada rumah harga 200jt, kita akan pinjamkan uang 200jt supaya bisa beli itu rumah, nah untuk uang yang dipinjam itu jangka pelunasan pinjamannya 10 tahun dengan bunga sekian %, kalo telat ada denda, nah kalo ditotal iuran bulanan+bungan selama sepuluh tahun itu ajdi 300jt. Atau kalau pakai sistem bank yg beli rumahnya, dia beli 200jt dan dijual dengan bunga dan segala macemnya jadi 300jt.

Knp harus begitu, supaya lu bisa diperes terus pake bunganya, tinggal bilang suku bunga naek lah, lu juga bisa jadi kena denda karena teledor bayar lewat jangka waktu. Kalau pakai cara pertama itu tetep 300jt, bank gk bisa ngebego-begoin lo lagi pakai cara apapun.

Mau bilang bunga itu buat nutup inflasi? Ya jual sekalian dengan perhitungan inflasi sampai jangka waktu pinjaman lunas.
Harga 200 juta 10 tahun lagi karena inflasi harga rumah jadi 220juta, yaudah biar untung 100juta lu jual 320jt.
Tinggal bilang pak ada inflasi nanti jadi harga rumah 320 juta, nah itu bapak cicil ya 10 tahun, apa susahnya sih.

Bunga itu bias bro
Kalo handphone lo jual 10 juta bisa dicicil 10 bulan, per bulan 1 juta sama handphone harga 8 juta bisa lo cicil 10 bulan, per bulan 800rb ditambah bunga 200rb, jd total 1 jt per bulan. Ujung-ujungnya sama aja 10jt tpi kesannya yang pertama itu barang lebih mahal sementara yang kedua lebih murah. Makanya bunga dicantumin pake % biar lu gk tau nilai real yg lu bayar.
Belum lgi kalau harga cash beda sama cicil. Yang cicil lebih mahal. Ini kan lucu, jelas-jelas yang cicil kemungkinan punya kekurangan kemampuan financial sementara yg bisa bayar cash kemungkinan lebih baik secara financial, eh yg bayar lebih mahal malah yang cicil.
0 0
0
Beli Rumah Kok KPR?
26-07-2019 15:31
ane beli rumah pake KPR gan, soale kagak ada duit cash emoticon-Malu
0 0
0
Beli Rumah Kok KPR?
26-07-2019 15:40
Quote:Original Posted By IWOoooooOWI
yang bilang nilai material siapa gan, saya bilang uang itu secara dasar ya kertas fungsinya cuma buat dicetak aj, knp uang jd berharga karena orang memberikan fungsi lain pada benda tersebut.

masalah soal pinjem uang, saya gk masalahin kok pinjem uang, emang bermanfaat buat modal. yang aneh kan kita harus bayar lebih dari yang kita pinjam. berarti menghasilkan uang dengan uang, ini yg bikin orang kaya makin kaya orang miskin makin miskin.

sekali lagi maksudnya itu fungsi real barangnya gan, bukan fungsi yang kita tambah-tambahin sendiri. nah uang ini saking kerennya pelopornya dulu, sekarang bisa bikin kita satu dunia sepakat terhadap fungsinya. kalo uang secara fungsi pertukaran sih oke, yang aneh kan ada orang dapat keuntungan dari jualan uang. dan lucunya banyak orang yang menganggap memang sudah seharusnya seperti itu



ane analogikan saham dengan kertas itu untuk memberi gambaran tentang uang gan, sebagai bentuk dari kesamaan sistem. Kalau soal nilai saham di perusahaan sih semua orang juga paham. itu td kan cuman analogi dari sistem yang membuat sebuah barang yaitu kertas menjadi memiliki niliai lebih karena kesepakatan presepsi. nah untuk saham sekarang ane tanya dasar harganya dari apa? dari presepsi orang gan. sebagus apa pun pt kena hal negatif dikit harga saham langsung turun. main saham emang bisa dianalisis tapi tetep aja gk bisa diprediksi real 100%

terus apa bedanya sama beli barang? kan bisa juga rugi harganya turun? bedanya kalau beli barang itu ada BARANGNYA. Lo beli sapi 10juta turun harga jadi 0 rupiah, lu masih punya barang berupa sapi yg bisa lu manfaatkan. Lu beli saham 10juta turun harga jadi 0 rupiah, mau lo apain? kita ngomong fungsi dari fungsi barang secara nyata gan, bukan fungsi abstrak berupa hak kepemilikan.

fungsi abstrak itu ada karena sistem gan, itu bukan fungsi nyata. itu fungsi yang kita sepakati bersama. ketika barang dengan fungsi sistem di pejual belikan akan muncul yang namanya bias, karena kita membeli barang yang secara fungsi nyata tidak seberharga itu

contoh gampangnya kalau ane punya kemampuan untuk mengubah sistem, misal uang kertas ane bikin gk berlaku lagi, ane punya banyak batu, jadi ane ubah untuk beli barang pakai uang berbahan batu. Karena ane bandar batu trus ane bilang nih gua pinjemin batu gua, tapi bayar kalo mau pinjem batu gua. Ini kan aneh karena secara nyata itu cuma barang dengan fungsi tukar, lu punya sapi bisa dituker 5 ayam, karena kita pakai uang maka lu harus jual sapi lu dulu buat dapet uang dan abis itu beli 5 ayam, tapi lu butuh ayamnya sekarang juga. sapi lu harga 5 jta, ayam yg lu mau harga 1juta 5 jdi 5 juta. karna belum bisa jual lu ngutang dulu 5 juta ke bank, supaya punya uang buat beli ayam. tapi ada bunga 20%, jadi 6jt. akhirnya uang dri bank lu beli ayam 5, abis tuh, trus pas sapi lo laku lu dpt 5jt, tpi kan lo harus ganti 6jt ke bank. akhirnya duit lu kurang 1jt, lu yg punya barang dengan fungsi nyata harus rugi dan yang untung malah bank yang jualan barang dengan fungsi abstrak.



kalo ini agan bener, saya yg salah ngasih analogi, Maaf



Ya uang fungsinya sebagai alat pembayaran tong, emangnya ada orang pinjem duit fungsinya untuk di simpen doang, di pandang2in?

Uang yang di pinjem itu pasti ada manfaatnya.. Apalagi bagi kami pengusaha, uang yang di pinjem itu berfungsi sebagai tambahan modal..

Sama kaya sapi, kalo lu cuman melihat dari bahan dasarnya.. Bukan fungsinya, berarti sapi itu lu beli untuk apa? Cuman buat pajangan doang? Ah elah..

Segala hal yg di perjual belikan itu bernilai karena fungsinya.. Bukan karena apa bahan dasarnya..

Orang ga akan beli mobil kalo dia cuman onggokan besi yang tidak bisa apa2... Orang ga akan membeli HP kalo dia cuman onggokan benda tak berfungsi..

Di dunia ini cuman logam mulia dan batu mulia yang bernilai karena materialnya.. Selebihnya kagak.. emoticon-Cape d...

kok susah? jelasin aja kalo emang bunga itu margin kenapa gk lgsg aj tetepin harganya trus bikin kita cicil segitu.
Knp gk bisa sepakatin gua beli rumah 200jt, gua jual ke lo 300jt, nah lo cicil dah tuh 300jt

Knp harus ini ada rumah harga 200jt, kita akan pinjamkan uang 200jt supaya bisa beli itu rumah, nah untuk uang yang dipinjam itu jangka pelunasan pinjamannya 10 tahun dengan bunga sekian %, kalo telat ada denda, nah kalo ditotal iuran bulanan+bungan selama sepuluh tahun itu ajdi 300jt. Atau kalau pakai sistem bank yg beli rumahnya, dia beli 200jt dan dijual dengan bunga dan segala macemnya jadi 300jt.

Knp harus begitu, supaya lu bisa diperes terus pake bunganya, tinggal bilang suku bunga naek lah, lu juga bisa jadi kena denda karena teledor bayar lewat jangka waktu. Kalau pakai cara pertama itu tetep 300jt, bank gk bisa ngebego-begoin lo lagi pakai cara apapun.

Mau bilang bunga itu buat nutup inflasi? Ya jual sekalian dengan perhitungan inflasi sampai jangka waktu pinjaman lunas.
Harga 200 juta 10 tahun lagi karena inflasi harga rumah jadi 220juta, yaudah biar untung 100juta lu jual 320jt.
Tinggal bilang pak ada inflasi nanti jadi harga rumah 320 juta, nah itu bapak cicil ya 10 tahun, apa susahnya sih.

Bunga itu bias bro
Kalo handphone lo jual 10 juta bisa dicicil 10 bulan, per bulan 1 juta sama handphone harga 8 juta bisa lo cicil 10 bulan, per bulan 800rb ditambah bunga 200rb, jd total 1 jt per bulan. Ujung-ujungnya sama aja 10jt tpi kesannya yang pertama itu barang lebih mahal sementara yang kedua lebih murah. Makanya bunga dicantumin pake % biar lu gk tau nilai real yg lu bayar.
Belum lgi kalau harga cash beda sama cicil. Yang cicil lebih mahal. Ini kan lucu, jelas-jelas yang cicil kemungkinan punya kekurangan kemampuan financial sementara yg bisa bayar cash kemungkinan lebih baik secara financial, eh yg bayar lebih mahal malah yang cicil.


Singkat aja..

Kenapa uang yang di pinjamkan harus di bayar?

Elu punya duit 200 Juta ga? Sini gue pinjem 15 tahun tanpa bayaran...

Ntr 15 tahun kemudian, gue balikin tetep 200 juta...

Mau? emoticon-Shakehand2

Ini sama seperti elu punya rumah, rumah itu sedang ga lu pake.. Terus lu sewain 15 tahun ke orang?

Apa lu ga akan minta uang sewa atas rumah itu?

Karena rumah itu memberikan manfaat bagi orang yang lu kasih pinjem, maka lu berhak dapet uang sewa..

Begitu juga uang, pemilik uang 200 Juta yang lu pake selama 15 tahun itu apa tidak layak mendapatkan imbal hasil dari lu? Padahal uang itu selama 15 tahun sudah terkena inflasi...

Padahal dengan uang itu, lu jadi punya rumah atau lu jadi bisa mendapatkan keuntungan dari usaha lu...

Itu aja mungkin yang bisa gue jelasin..

Gue pikir penjelasan gue ini sudah sesimple2nya penjelasan..

Kalo masih ga paham juga, ya sudah.. Wasalam...
Diubah oleh filusufkentang
0 0
0
Beli Rumah Kok KPR?
26-07-2019 15:44
cari yg subsidian aje gan
0 0
0
Beli Rumah Kok KPR?
26-07-2019 15:47
KPR juga melihat keabsahan dan resiko SURAT SURAT RUMAH gan, soalnya BANK klo surat2nya bermasalah juga ga mau approval KPR.

jadi bagi agan2 yg ga mau sibuk cek sana cek sini untuk ke absahan surat tinggal pake KPR aja, biar team KPR bank yg ngchek
0 0
0
Beli Rumah Kok KPR?
26-07-2019 15:50
dari gw baca thread ini dari depan sampe akhir, ada yg bisa beli cash klo dari pengalaman ane, pasti bokap nyokapnya berduit, trus emg golongan tajir, klo cem golongan bani miramar gw agak pesimis sih bisa beli rumah cash, kecuali ngejual warisan di kampung, emoticon-Sundul Up emoticon-Sundul Up emoticon-Sundul Up tapi tetep semangatlah nabung, gan emoticon-Matabelo emoticon-Matabelo emoticon-Matabelo
0 0
0
Beli Rumah Kok KPR?
26-07-2019 17:16
Quote:Original Posted By orgbekasi67
Kpr menurut ane solusi buat yg ga bisa tunai sih soalnya kan susah ya ngumpulin cash gede beut dalam waktu singkat. Takutnya nanti udah nabung eh malah naik harganyaemoticon-Big Grin

Ya alasan/pandangan org pasti beda gan, cm ya itu lingkaran hutang n bunganya, bayangin agan kerja tiap hari bertahun2 cm bayar bunga banknya. Klo emg pengen punya rmh y hrs dplanning bnr2 dan skrg banyak tips pnya rmh tanpa kpr di yt mnimal y dpt msukan.mnurut ane Mending nabung dlu buat beli tanah dlu, 1-2th berikutnya ngumpulin lagi buat bangunya. Ambil paling lama aja 5th dh punya rumah trgantung tipe yg di inginkan, ga ad bunga dan bsa lbih hemat cm biasanya rmhnya dluar komplek. Cb sabar 5 th, drpda beban smpe 15th.
0 0
0
Beli Rumah Kok KPR?
26-07-2019 17:55
Quote:Original Posted By kalongklik
dari gw baca thread ini dari depan sampe akhir, ada yg bisa beli cash klo dari pengalaman ane, pasti bokap nyokapnya berduit, trus emg golongan tajir, klo cem golongan bani miramar gw agak pesimis sih bisa beli rumah cash, kecuali ngejual warisan di kampung, emoticon-Sundul Up emoticon-Sundul Up emoticon-Sundul Up tapi tetep semangatlah nabung, gan emoticon-Matabelo emoticon-Matabelo emoticon-Matabelo


Hahaha..
Tp emang bener sih Gan..
Kalau cuman dr gaji UMR mah mustahil bisa beli rmh tanpa KPR,
Mau sekenceng apapun nabungnya ane yakin tetep nggak bisa..
Tabungan naiknya dikit2, sementara harga properti naiknya langsung selangit..
Jd nggak kekejar kalau kata ane mah..
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Beli Rumah Kok KPR?
26-07-2019 18:03
Quote:Original Posted By filusufkentang


Singkat aja..

Kenapa uang yang di pinjamkan harus di bayar?

Elu punya duit 200 Juta ga? Sini gue pinjem 15 tahun tanpa bayaran...

Ntr 15 tahun kemudian, gue balikin tetep 200 juta...

Mau? emoticon-Shakehand2

Ini sama seperti elu punya rumah, rumah itu sedang ga lu pake.. Terus lu sewain 15 tahun ke orang?

Apa lu ga akan minta uang sewa atas rumah itu?

Karena rumah itu memberikan manfaat bagi orang yang lu kasih pinjem, maka lu berhak dapet uang sewa..

Begitu juga uang, pemilik uang 200 Juta yang lu pake selama 15 tahun itu apa tidak layak mendapatkan imbal hasil dari lu? Padahal uang itu selama 15 tahun sudah terkena inflasi...

Padahal dengan uang itu, lu jadi punya rumah atau lu jadi bisa mendapatkan keuntungan dari usaha lu...

Itu aja mungkin yang bisa gue jelasin..

Gue pikir penjelasan gue ini sudah sesimple2nya penjelasan..

Kalo masih ga paham juga, ya sudah.. Wasalam...


ya kalo rumah emang silahkan aj sewain gan, sewa rumah dibayar yang OKE
ini sewa uang dibayar uang? aneh, hebatnya lagi ini sistem sukses meracuni sehingga kita berpikir wajarlah dikasih bunga kan dia udah kasih pinjam kita uang

Elu punya duit 200 Juta ga? Sini gue pinjem 15 tahun tanpa bayaran...

Ntr 15 tahun kemudian, gue balikin tetep 200 juta...

Mau?
jawabannya simple, NGGAK

ngutang itu bentuk uang, kalo pemikirannya ngapain minjemin kalo gk ada untung bunga, ya gk usah minjemin, repot amat
0 0
0
Beli Rumah Kok KPR?
26-07-2019 18:11
Quote:Original Posted By IWOoooooOWI
ya kalo rumah emang silahkan aj sewain gan, sewa rumah dibayar yang OKE
ini sewa uang dibayar uang? aneh, hebatnya lagi ini sistem sukses meracuni sehingga kita berpikir wajarlah dikasih bunga kan dia udah kasih pinjam kita uang

Elu punya duit 200 Juta ga? Sini gue pinjem 15 tahun tanpa bayaran...

Ntr 15 tahun kemudian, gue balikin tetep 200 juta...

Mau?
jawabannya simple, NGGAK

ngutang itu bentuk uang, kalo pemikirannya ngapain minjemin kalo gk ada untung bunga, ya gk usah minjemin, repot amat


Ya makanya, ada ga duit 200 Juta.. Sini gue pinjem 2 tahun aja..

Lumayan buat nambah modal trading..

Ntr 2 tahun kemudian gue balikin lagi 200 juta..

Gitu aja sih simpelnya kalo ga paham2..

Ntr gue kasih elu sertifikat tanah, rumah atau ruko..

Paling gampang untuk ngasih tau orang2 kaya elu ini ya kaya gitu... Lakukan apa yang elu pertanyakan...

Dari pada debat ngalor ngidul ga jelas...

Yah kalo semua manusia di dunia ini berfikiran kaya kalian, ga akan ada itu perusahaan2 besar multinasional, infrastruktur, dlsbnya...

Yang hanya warung2 kecil, kafilah2 dagang naik onta, dlsbnya..

Dunia ini berkembang karena bank, bukan karena orang2 yg menabung...

Tapi kalo lu tetep ga nyaman ama sistem riba..

Saran gue lebih baik ke negara lain yg mmg ga pake sistem uang kertas dan ga pake sistem bank central..

Dunia ini sudah penuh dengan produk2 riba.. Mau ga mau lu harus makan bangkai saudara mu sendiri, suka ga suka.. emoticon-Wakaka
0 0
0
Beli Rumah Kok KPR?
26-07-2019 21:07
Quote:Original Posted By cahmlg123456
Klau dibayar tunai agak rugi ,sekali bayar langsung habis.uangnya masuk reksadana,keuntungannya buat bayar cicilan kpr.andai kpr Lunas uangnya masih utuh


Wahhhh bener jugaa yaa, maapp ane belom pengalamann untuk hal gituann, masih belajar banget nihhh...thanks infonyaaa
0 0
0
Beli Rumah Kok KPR?
27-07-2019 07:14
Quote:Original Posted By aremdaun
Ya alasan/pandangan org pasti beda gan, cm ya itu lingkaran hutang n bunganya, bayangin agan kerja tiap hari bertahun2 cm bayar bunga banknya. Klo emg pengen punya rmh y hrs dplanning bnr2 dan skrg banyak tips pnya rmh tanpa kpr di yt mnimal y dpt msukan.mnurut ane Mending nabung dlu buat beli tanah dlu, 1-2th berikutnya ngumpulin lagi buat bangunya. Ambil paling lama aja 5th dh punya rumah trgantung tipe yg di inginkan, ga ad bunga dan bsa lbih hemat cm biasanya rmhnya dluar komplek. Cb sabar 5 th, drpda beban smpe 15th.


Wah bener juga bisa dicicil dengan beli tanah dulu dan bangun pelan2 ya. Kalo di luar komplek kayaknya ngga begitu masalah selama ngerasa cocok. Makasih banyak masukannya gan!
profile-picture
aremdaun memberi reputasi
1 0
1
Beli Rumah Kok KPR?
27-07-2019 09:46
Quote:Original Posted By SASONGKO7
Beli Property Cashback bahkan senilai harga rumahnya juga bisa Gan...

Ane pengalaman beli Rumah melalui KPR tahun lalu 750 jt.. Ane dpt Cashbak 500 jt Cash Kerasss...

Penasaran kan caranya....
Wkwkwkkkk....


Wkwkkkw kerasss gan emoticon-Ngakak
0 0
0
Beli Rumah Kok KPR?
27-07-2019 12:44
Quote:Original Posted By AntiMAHOgan
cashback apaan sampe 500juta ? mimpi bre ?


Gampang...

Caranya ente beli rumah harga 200 juta dengan pengajuan KPR 750 Juta..

Pasti dapet cash back 500 Juta..
0 0
0
Halaman 9 dari 10
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia