alexa-tracking
Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
4.84 stars - based on 19 vote 5 stars 0 stars
https://www.kaskus.co.id/thread/5d303e9c2f568d7e2528c181/budak-society-apakah-itu-kamu
Lapor Hansip
18-07-2019 16:40
Budak Society, Apakah Itu Kamu?
Past Hot Thread
Budak Society, Apakah Itu Kamu?


Dalam hidup, kita nggak mungkin menghindari interaksi dengan manusia lain. Karena bersosialisasi adalah sebuah kebutuhan kita sebagai makhluk sosial. Sekuper - kupernya orang pasti memiliki lingkungan sosial/ society sebagai tempatnya bergaul, entah itu tetangga, keluarga, teman dekat atau cuma grup Whatsapp sekalipun.

Keberadaan society ini memunculkan interaksi maupun penyebaran informasi diantara orang - orang yang berada di lingkungan tersebut. Mulai dari trend apa yang saat ini tengah digandrungi, berita - berita aktual, hingga gosip - gosip miring orang terkenal sampai orang yang setiap hari mereka temui. Selama seseorang masih berada di satu lingkungan sosial, dia tidak akan pernah lepas dari "perhatian" orang - orang disekitarnya. Mau kepribadiannya baik, buruk, pendiam, ceriwis, dia akan sesekali menjadi topik pembicaraan bagi orang - orang disekitarnya. Entah dibicarakan karena kelebihannya atau kekurangannya.

Tak jarang orang - orang yang ada di dalam society ini suka menaruh harapan yang besar terhadap seseorang yang dirasa punya banyak kekurangan. Mereka akan menyuruh orang yang mereka sorot untuk menjadi sesuai dengan apa yang mereka mau. Akan selalu ada celah bagi mereka untuk mengkritisi diri kita yang memang jauh dari sempurna ini. Sehingga nilai - nilai yang mereka yakini cenderung dipaksakan bagi sebagian orang yang lain. Misalnya :

"Sudah sekolah tinggi - tinggi tapi kok ya nggak kerja?". Gilirannya sudah mendapat pekerjaan, ada lagi nyinyiran : "Masak lulusan S1 kerjanya jadi Sales ? Apa bedanya dengan lulusan SMA?"


Perkataan seperti ini muncul akibat pemahaman orang lain yang berpikir bila seseorang punya gelar pendidikan yang tinggi, maka pekerjaannya harus jadi petinggi juga seperti manager, CEO, dan karyawan perusahaan bonafid. Sehingga kalau hal itu tidak terlaksana akan sangat mudah dinilai gagal. Dan inilah yang dinamakan dengan tekanan sosial.

Tekanan dari society ini turut mempengaruhi tingkah laku seseorang dalam bertindak. Ketika kita ingin semua orang menerima dan menyukai kita, maka kita akan cenderung berusaha menghindari gesekan emosional dengan mereka dan menyetujui gagasan orang lain yang sebetulnya tidak sesuai dengan kata hati kita.Sehingga kita menuruti apa kata mereka, menjadi apa yang society pandang sebagai sesuatu yang ideal. Tanpa kita sadari kita telah menjadi budak society yang terkungkung dalam tekanan sosial. Tidak tau apa yang diri kita sendiri inginkan, dan kita kehilangan komunikasi dengan diri sendiri.

Kita jadi sering berpikir "I am nothing!" yang sebenarnya semakin memperparah perbudakan tak kasat mata itu. Padahal gaes, menjadi apa yang orang lain mau itu capek! Apa salahnya menjadi diri sendiri? Toh apa yang kita lakukan bukanlah sebuah dosa. Dan kita juga tak bisa selamanya bisa menyenangkan semua orang.

Sumber referensi :
youtube.com/Adhelia Fa

Jika thread ini dirasa bermanfaat silahkan bagikan kepada lebih banyak orang agar lebih membawa manfaat untuk orang - orang yang anda sayangi. Ingat juga untuk follow adnanami di kaskus, komentar di bawah, kasih cendol, dan bintang 5 ya!
profile-picture
profile-picture
profile-picture
agungdar2494 dan 36 lainnya memberi reputasi
37
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Tampilkan isi Thread
Halaman 2 dari 14
19-07-2019 22:19
budak sosmed emoticon-Big Grin
0
19-07-2019 22:23
kadang mang gitu gan...
idealis kata sama realita :d
0
19-07-2019 22:25

Quote:Original Posted By dompetjadipeci
Budak society sering terjadi ketika reuni keluarga. Mereka mengadakan reuni bukan karena rasa rindu semata, tetapi sudah bergeser menjadi ajang mau melihat siapa yang paling gagal untuk diracik menjadi obrolan hangat dikala reuni berlangsung

Cukup tahu aja ane.

Kadang risih banget ama keluarga yg gini, ajang pamer jabatan... Sampe lupa tujuan asli reuni keluarga sebenernya ya buat mempererat persaudaraan bukan malah pamer status...
profile-picture
adnanami memberi reputasi
1
19-07-2019 22:26
ane udah ngerasain di keluarga. krn ana prtama dan cwo sndiri, ortu naro harapan yg mnrut ane kelewat besar. kadang sampe berasa saiko demi ngejar yg dimau ortu.


impactnya ane ngrasa tertekan aja sih
profile-picture
profile-picture
adnanami dan benzia memberi reputasi
2
Lihat 1 balasan
19-07-2019 22:26
Setau gua penggunaan kata budak society itu kurang bagus ya untuk menggambarkan ketidakmampuan seseorang dalam mendapatkan nilai baik dimata masyarakat meskipun itu hal yg positif.
Menyalahkan society atas ketidakmampuan atau keengganan diri dan akhirnya membungkus perilaku mereka kepada anda sebagai perwujudan julid itu malah memperkeruh suasana.
Kalo dasar manusia berbuat sesuatu berlandaskan kata hati, bener2 kacau.
Karena dasarnya manusia itu berakal. Terdiri dari empat hal utama, logika, nalar, rasional dan jg perasaan.
Menjadi diri sendiri dalam konotasi negatif dan menyalahkan society itu julid dan disebut memperbudak bukan lah hal baik.
Jd evaluasi diri dulu dgn norma dan nilai sosial yg ada.
Kalau kurang, tambahin deh dgn sains
profile-picture
adnanami memberi reputasi
1
19-07-2019 22:26
Quote:Original Posted By dhikapradana


Kadang risih banget ama keluarga yg gini, ajang pamer jabatan... Sampe lupa tujuan asli reuni keluarga sebenernya ya buat mempererat persaudaraan bukan malah pamer status...


Oalah dikeluarga agan terjadi juga ya, kira ane keluarga ane doank
profile-picture
adnanami memberi reputasi
1
19-07-2019 22:28
Lagi lagi masalah mental sih, emang mau ga mau pasti ada aja yg komen negatif ke kita, entah masalah pekerjaan, pendidikan atau yg lain... Tinggal kitanya mau gimana. Mau diambil hati apa bodo amat
profile-picture
adnanami memberi reputasi
1
19-07-2019 22:29
Tul.. jadilah diri sendiri..
profile-picture
adnanami memberi reputasi
1
19-07-2019 22:29
Quote:Original Posted By adnanami
ramaikan thread ini gaes!


Ngomongin pekerjaan, emang gampang2 susah sih. Kembali ke pribadi masing-masing lah
profile-picture
adnanami memberi reputasi
1
19-07-2019 23:01
hanya orang gila yang berani melawan society bre emoticon-Cool

Budak Society, Apakah Itu Kamu?
profile-picture
profile-picture
48y24rd dan adnanami memberi reputasi
2
19-07-2019 23:03
Quote:Original Posted By rinfast
Quote yang ini deh


Double quote yg ini deh
0
19-07-2019 23:04
mungkin ini lebih karena tuntutan lingkungan yang menjadi beban tanpa kita sadari kali ya gan... ya memang kita harus pinter2 aja menangani diri sendiri, jangan sampai omongan orang mempengaruhi kita emoticon-No Hope
profile-picture
adnanami memberi reputasi
1
Lapor Hansip
19-07-2019 23:06
Balasan post rizshad
tetap semangat ya gan, semoga dapat terpenuhi tujuan nya emoticon-2 Jempol
profile-picture
adnanami memberi reputasi
1
Lapor Hansip
19-07-2019 23:06
Balasan post adnanami
udah dibaca gaes emoticon-Ngakak
profile-picture
adnanami memberi reputasi
1
Lapor Hansip
19-07-2019 23:11
Balasan post dompetjadipeci
wah betul banget ini emoticon-Cape d... kadang jadi males ikut reuni. ada juga orang yang langsung gaya gaya maksimal banget cuman buat pamer di reuni emoticon-Ngakak
profile-picture
adnanami memberi reputasi
1
19-07-2019 23:12
diri kita adalah apa kata Pencipta kita, bukan apa kata org lain...kekurangan akan muncul saat kita mulai membanding"kan
profile-picture
adnanami memberi reputasi
1
19-07-2019 23:18
Bacaan yang menarik, mnurut ane, manusia punya kebutuhan ( menurut Teori hierarki kebutuhan Maslow) . Tiap circle entah itu hot ( yang agan kenal) atau cold ( yang agan ngga kenal ) , mreka masing2 punya kebutuhan itu/ butuh semacam konfirmasi lah .
Tinggal kitanya gmn ? bersinggungan sama mreka ngga ?
mungkin ada quote yang cocok kira2 gini

“Knowing yourself is the beginning of all wisdom.” – Aristotle

Nah kita cari / expect apa di situ (jujur dijawab dalam hati) ?
Kl misal di kaya reuni gt / kaya ane misal acara keluarga, ane ngga expect macem2 lah , terserah mreka, tapi kl ada apa2 kl bisa kita bantuin yang kita mampu di bidang kita .

emoticon-Jempol emoticon-Jempol
profile-picture
profile-picture
adnanami dan sevenfiveseven memberi reputasi
2
19-07-2019 23:24
Abaikan saja .. Abaikan saja ..

kalau ane mah menganut paham "bodo amat" ...
profile-picture
adnanami memberi reputasi
1
19-07-2019 23:26
ane selalu mendukung penuh orang orng yg memikirkan msalah sosial..
meski ane masih blm mngerti garis besar wacana dr trit ini..

semangat terus gan.. kalau blm mampu bersaing secara sehat sebaiknya jgn dulu pedulikan orang2 yg tdk penting..
mungkin itu saja masukan dr ane..emoticon-Shakehand2
Diubah oleh nasrul.putra
profile-picture
adnanami memberi reputasi
1
19-07-2019 23:46
kasian klo ada yg ngalamin kyk gitu, apa lg minim lingkungan pertemanan yg mau nerima apa ada nya, dilingkungan keluarga jd samsak hidup, selalu dinilai salah,,, sampe2 langkah jalan aja dianggap salah, mau apa aja salah, udah kerja dibilang salah, udah buka usaha sendiri dibilang salah, pokok nya salahhhhh dimana-mana, makan aja pake sendok masih dibilang salah...... emoticon-Bingung

kasian org yg situasi nya digini'in mulu (budak society), selesai & menyadarkan diri jadi diri sendiri lama bgt, karena apa?,
gak ada yg paham dan perduli. emoticon-Berduka (S)

STOP MEMBANDING-BANDINGKAN, JANGAN SUKA MENUNTUT KESEMPURNAAN, STOP NGUMBAR KEBURUKAN DLL

saran ane minimal bnyak2 belajar & bergaul sama org tua terutama bapak-bapak atau sama bapak sendiri. emang sih umur boleh tua, tapi tidak dengan dewasa, & yg tua belum tentu dewasa jg,, pintar2 memilah, dimana yg positif diikutin.
Diubah oleh PREFABBOY
profile-picture
profile-picture
adnanami dan sevenfiveseven memberi reputasi
2
Halaman 2 dari 14
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.