alexa-tracking
Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
4.86 stars - based on 7 vote 5 stars 0 stars
https://www.kaskus.co.id/thread/5d007ffe82d4954239512442/winter-pertama-di-australia-tamat
Lapor Hansip
12-06-2019 11:30
Winter Pertama di Australia
Past Hot Thread
Winter Pertama di Australia [TAMAT]

Sumber gambar : Dokpri

Prolog


"Dulu gue selalu menyangkal kalau hati gue ada rasa spesial untuk elu"

Kata-kata itu begitu saja meluncur dari bibirku. Dan lelaki itu menutup mulutku dengan satu jari telunjuknya. Mengisyaratkanku untuk berhenti berkata - kata. Tubuhnya yang tinggi tegap tiba - tiba saja memeluk erat tubuhku. Jantungku berdebar tak karuan.

Dinginnya salju seolah hilang dan musim dingin ini serasa musim semi, hangat, dan tak tergambarkan. Pelukan itu dia lepaskan, sorot matanya menatapku dalam.
"Gue nggak nyangka kita bisa bertemu lagi, di saat gue yakin kita nggak akan pernah dipertemukan lagi. Ternyata seperti ini skenario Tuhan yang dibuat untuk menyatukan kita".

Senyum Jordan mengembang disusul tarikan tangannya yang mengajakku ke suatu tempat. Sungguh asing tempat yang aku lihat, putih dipenuhi salju tanpa ada warna lain. Matahari pun tak bersinar, menggigil tubuhku dan tiba - tiba segerombolan serigala berlari mengejarku, menggigit kakiku, merobek celana dan jaket tebalku. Aku menjerit, meronta, dan berusaha melarikan diri, namun tak sanggup.

Jordan menghilang, hanya suaranya saja yang mampu aku dengar:

"Sissyyyy...Sissyyyy!"


Aku pun balik memanggil namanya,
"Jordaaaaan, tolong aku! Toloooong"

Aku lihat tubuhku penuh darah, terasa basah dan lenganku terasa amat sakit.

"Bangun, Sissy! Menggigau lagi kamu! Ya ampun, coba lihat ini jam berapa?" tanya Mama sambil mencubit lenganku dan mengguyurku dengan air dari gayung.

Aaaah ternyata cuma mimpi. Kapan ya bisa jadi kenyataan ketemu Jordan, lelaki impianku sejak masa sekolah.

"Mama denger dari kemarin kamu mimpi nyebut - nyebut nama Jordan. Siapa itu?"

"Ah, Mama salah denger kali. Orang Sissy mimpi dikeroyok serigala, Ma." kataku menyangkal karena malu

Mama memang tak pernah melihat Jordan, dan aku pun jarang menceritakannya pada Mama. Meskipun kami berdua sangat dekat dan bersahabat cukup erat. Sudah setahun belakangan ini Jordan melanjutkan pendidikannya di Australia. Sedangkan aku, masuk Universitas Swasta yang tak begitu terkenal karena gagal masuk UI.

Meskipun terpisah jarak dan waktu, Jordan selalu menyempatkan waktunya untuk menghubungiku walau hanya lewat pesan Whatsapp. Setiap malam aku selalu memimpikan hal yang sama, yaitu bicara pada Jordan tentang perasaanku. Mungkin karena hatiku menyesali kebodohan diriku sendiri yang tak menyatakannya sebelum Jordan pergi.

Kadang suka mikir, kira - kira Jordan suka gue balik nggak ya? Atau cuma gue doang yang berharap lebih?

Quote:
Indeks Link Cerita


Part 2 : Janji Temu

Part 3 : Tragedi Ritual Kecantikan

Part 4: Peluang Cinta

Part 5: Gara - Gara Mama

Part 6: Gara - gara Mama 2

Part 7 : Ketukan Misterius

Part 8 : Kejutan Semanis Madu

Part 9: Tiket de Javu

Part 10 : Cantik Apa Adanya

Part 11 : Dosa yang tak Disengaja

Part 12: Efek First Kiss

Part 13 : Restu Ibu

Part 14: Mungkin Ini Takdir?

Part 15 : Tanpa Kepastian

Part 16 : Penyesalan Sissy

Part 17: Aku terima

Part 18 : Paket dari Papa

Part 19 : Orang Spesial Mama

Part 20 : Teka - teki Surat Wasiat

Part 21 : Aku Pergi, Ma!

Part 22 : Australia, I'm Coming!

Part 23 : Bertemu Indra

Part 24 : Kencan Kok Bertiga?

Part 25 : Malam yang Dingin Bersama Indra

Part 26 : Melupakan Jordan

Part 29: Salju Pertamaku di Melbourne

Part 30: Perang Setelah Ciuman Kedua

Part 31: HOT NIGHT

Part 32: Hari Kelam

Part 33: Duda

Part 34: Melaksanakan Titah Papa

Part 35 : Dialah Jodohku

Part 36 : Aku Sudah Dijamah Lelaki Lain

Part 37: Dokter Kelamin

Part 38: Jordan vs Indra

Part 39: Malam Pertama New

Part 40: I'm Virgin! Tamat
Diubah oleh adnanami
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sella91 dan 19 lainnya memberi reputasi
20
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Tampilkan isi Thread
Halaman 9 dari 11
Post ini telah dihapus oleh kaskus.support17
Post ini telah dihapus oleh kaskus.support17
18-07-2019 09:43
Part 33 : Calon Mertua
Quote:Air mataku bercucuran, berlari menuju jenazah Mama yang telah terkulai tak berdaya di atas dipan kecil di ruang tamu. Ku buka kain yang menutupi wajahnya, aku peluk tubuhnya erat - erat. Aku merasa sangat kecewa dengan kepergiannya yang tiba - tiba. Walaupun dia bukanlah Ibu kandungku, tapi aku sudah menganggapnya seperti Ibuku sendiri karena dia yang telah merawatku sejak kecil.

Papa terlihat berdiri di dekat pintu, dia baru datang dari Perancis. Dia memandangku sedih, dia menatap jenazah Mama dari kejauhan dengan mata berkaca - kaca. Papa melangkah mendekatiku, menggosok punggungku sebagai isyarat untuk bersabar. Aku menatap Papa, aku menangis di bahunya.

"Kenapa Mama pergi secepat ini, Pa?" tanyaku sambil sesenggukan
Papa diam. Dari ekspresinya nampak kesedihan yang mendalam. Mungkin hatinya hancur ditinggal Mama yang selama ini selalu mendukungnya dan menemaninya sejak jaman Papa masih dalam kondisi tak punya apa-apa.

Malam ini air mataku tak berhenti mengalir. Aku tak bisa memikirkan hal lain kecuali kepergian Mama yang membuatku diselimuti pilu. Bahkan mengabari Jordan pun tidak. Aku sama sekali tak menyentuh ponselku, sejak kepulanganku dari Australia. Padahal Jordan berulangkali menghubungiku dan mengirimiku pesan beruntun.
***

Pagi telah tiba, pemakaman Mama dilaksanakan jam 8. Banyak tamu di rumahku, termasuk kolega Papa. Aku duduk disamping Papa, berkenalan dengan rekan - rekannya.
"Mari pak, silahkan duduk!" kata Papaku pada seseorang
"Oh ini putrinya pak Ridwan ya? Cantik sekali!" kata orang itu sambil menjabat tanganku
"Iya, saya Sissy, Om!" kataku sambil membalas jabatan tangannya
"Saya Giriwangsa, dari Pekalongan!" katanya

Ini yang namanya Pak Giriwangsa? Terlihat dari kalangan berada. Jam tangannya mewah, bajunya tampak berkelas. Apa dia turut membawa anaknya yang akan dijodohkan denganku? Penasaran, gue tanya aja deh.

"Datang sama siapa, Om?" tanyaku
"Dengan anak saya, dia masih di mobil. Sebentar lagi kesini." katanya


Episode selanjutnya
Diubah oleh adnanami
profile-picture
Alea2212 memberi reputasi
1
18-07-2019 11:05
jadi penasan sis, sama anaknya pak Giriwangsa. kira kira Indra bukan nih? emoticon-Leh Uga
0
Lihat 2 balasan
Lapor Hansip
18-07-2019 13:20
Balasan post Alea2212
Quote:Original Posted By Alea2212
jadi penasan sis, sama anaknya pak Giriwangsa. kira kira Indra bukan nih? emoticon-Leh Uga


Indra kan di aussie
0
Lapor Hansip
18-07-2019 13:24
Balasan post Alea2212
Quote:Original Posted By Alea2212
jadi penasan sis, sama anaknya pak Giriwangsa. kira kira Indra bukan nih? emoticon-Leh Uga


Indra kan di aussie
0
18-07-2019 14:41
mantap nih gannn... seru ye gannn kayanyaa... jd pengen ane..
lanjutkan thread2 yg berfaedah gini dan memberi inspirasi buat yg lain...
emoticon-Jempolemoticon-Jempolemoticon-Jempol
profile-picture
adnanami memberi reputasi
1
18-07-2019 15:06
Quote:Original Posted By dddtrmy
mantap nih gannn... seru ye gannn kayanyaa... jd pengen ane..
lanjutkan thread2 yg berfaedah gini dan memberi inspirasi buat yg lain...
emoticon-Jempolemoticon-Jempolemoticon-Jempol


Pengen apa gan ?
0
18-07-2019 20:23
Quote:Original Posted By adnanami
Indra kan di aussie


Sapa tau, yang ikut adiknya Indra. emoticon-Leh Uga
0
18-07-2019 20:25
Quote:Original Posted By Alea2212
Sapa tau, yang ikut adiknya Indra. emoticon-Leh Uga


Waw logika sista ini bagus juga lho hahaha emoticon-Smilie
0
18-07-2019 20:41
Quote:Original Posted By adnanami
Waw logika sista ini bagus juga lho hahaha emoticon-Smilie


dan ternyata anak pak giriwangsa yg ikut itu cewek alias adiknya si cowok misteriunemoticon-Ngakak
0
18-07-2019 20:46
Quote:Original Posted By lianasalam
dan ternyata anak pak giriwangsa yg ikut itu cewek alias adiknya si cowok misteriunemoticon-Ngakak


Mmmm bijimane ntar dah sis, simak terus pokoknya hahaha emoticon-Big Grin
profile-picture
lianasalam memberi reputasi
1
Post ini telah dihapus oleh kaskus.support16
20-07-2019 14:54
Izin bikin tenda ahh ada cerita bagus..
Yahh nyesek banget Sisy pasti pulang k rumah sebelum minta maaf k Mama"y, emoticon-Turut Berduka
Penyeselan emang selalu diakhir, untung liburannya dipercepat kalo gak ntar gk sempet liat jenasah mama"y buat terakhir kali.
Itu mama"y ninggal kenapa sist.
profile-picture
adnanami memberi reputasi
1
21-07-2019 04:17
Part 33: Duda
Quote:Tak selang berapa lama, seorang pria berbadan besar dan wajah putih bersih disertai brewok yang memenuhi sisi wajahnya datang menghampiri Pak Giriwangsa. Dia sangat maskulin. Tapi wajahnya terlihat sudah berumur tidak muda lagi, kelihatannya seperti sudah berkepala 3. Ah, masak sih dia yang mau dijodohin ama gue? Nggak mungkin deh kayaknya. Tega banget sih kakek mau jodohin gue sama orang kayak gini?(batinku)

"Yah, botol susune Dinar jenengan betha?"(Yah, botol susunya Dinar Anda bawa?) tanya pria ini dalam bahasa Jawa
"Ora le" (Enggak, Nak) jawab Pak Giriwangsa

Pria ini tersenyum padaku dengan sopan. Pak Giriwangsa memperkenalkannya padaku.

"Nak, Sissy! Ini Ardan putra saya"

"Halo, saya Sissy!" kataku bersalaman dengan anaknya sambil senyum
"Ardhan!" katanya singkat

Tiba - tiba muncul anak kecil yang digendong oleh perempuan berseragam babysitter. "Papaa!" anak kecil itu meminta digendong oleh Ardan

What? Dia sudah punya anak? (Kataku dalam hati).

Ardan pun mengenalkannya padaku. Anak kecil itu adalah anaknya yang bernama Dinar, dia berusia 18 bulan. Aku pun refleks menanyakan kemana Ibu si anak itu.

"Mamanya Dinar nggak ikut, mas?" tanyaku
"Mamanya Dinar sudah tiada semenjak Dinar lahir" katanya


Aduuuuh, jangan - jangan gue mau dijodohin sama duda ini lagi? Wah nggak bisa dibiarin nih, gue harus melakukan pemberontakan.

Aku ijin pada Papa untuk ke kamar mandi, padahal aku menuju ke kamar dan tak berniat kembali menemui mereka. Aku lebih memilih mendoakan Mama di dalam kamar. Nanti aku akan tanya ke Papa tentang perjodohanku setelah semua tamu sudah pulang.
***

Di kamar aku menatap ponselku, bateraiku low serta terdapat pemberitahuan panggilan dari Jordan hingga 120 kali. Aku pun mengabarkan padanya via pesan teka bahwa Mamaku meninggal. Jordan bilang dia akan pulang ke Indonesia meski sudah aku larang.

Tak terasa waktu pun berlalu, hari mulai senja dan para tamu satu persatu telah kembali ke kediamannya. Aku mendekati Papa yang sedang termenung di kursi taman belakang rumah. Aku menggenggam tangannya untuk mendukungnya agar tak berlarut - larut dalam kesedihan. Dia memahami maksudku dan tersenyum sambil memelukku.

"Papa disini dulu ya Pa! Jangan cepet - cepet balik ke Perancis. Kalau Papa disana, aku disini sama siapa, Pa?" tanyaku sedih
"Papa akan di rumah selama dua minggu Sissy." kata Papa
"Ya ampun Pa, kok cuma dua minggu?" tanyaku
"Pekerjaan Papa tidak bisa ditinggal lama - lama. Kalau kamu mau, kamu pindah ke Perancis ikut Papa." kata Papa memberikan tawaran
"Sissy nggak mau hidup di Perancis, Pa." kataku sambil menunduk
"Kalau begitu kamu tetap disini kelak bersama suami kamu." kata Papa
"Aku udah baca surat dari Papa itu, aku harus menikah dengan anak Pak Giriwangsa kan? Tapi Sissy udah punya pacar, Pa!" kataku memberontak
"Papa yakin Kakek kamu memilihkan kamu pria yang terbaik, dia pasti punya alasan di balik keputusannya. Papa hanya menjalankan amanahnya sebelum beliau meninggal." kata Papa dengan nada rendah

Aku sedih, sangat kecewa, dan hanya bisa menunduk tak kuasa melawan takdir. Papa menggosok punggungku dengan telapak tangannya. Dia berkata,
"Kamu harus mempersiapkan diri! Sebentar lagi kamu akan menapaki hidup baru. Dua bulan lagi resepsi pernikahan kalian akan digelar."

Air mataku jatuh menetes sampai ke rumput yang menutupi permukaan tanah di taman.

"Gimana Sissy bisa menikmati pernikahan Sissy nanti, kalau Sissy nggak kenal sama calon suami Sissy? Sissy nggak cinta sama Ardan" kataku
"Ardan?" tanya Papaku terkejut
"Anak Pak Giriwangsa yang duda itu, Pa! Yang sudah punya anak." kataku menjelaskan
"Hahahaha" Papa tertawa

Inilah pertama kalinya Papa bisa tertawa setelah kepergian Mama. Aku bingung mengapa Papa tertawa. Dia segera melanjutkan kata - katanya,

"Bukan Ardan yang akan dinikahkan dengan kamu, tapi Adikknya. Ardan itu selisih usianya jauh sama kamu, hampir kepala 4." kata Papa

Mendengar kata - kata Papa hatiku sedikit lega, walaupun masih tetap nyesek juga karena aku tetap harus mengakhiri hubunganku dengan Jordan.

"Papa sekarang minta dua hal sama kamu. Pertama, segera akhiri hubunganmu dengan pacarmu itu secara baik - baik dan cepat ta'aruf dengan Putra Pak Giriwangsa!" kata Papa

Bersambung ...


Episode selanjutnya
Diubah oleh adnanami
profile-picture
Alea2212 memberi reputasi
1
21-07-2019 05:52
pendek banget sista... emoticon-Frownemoticon-Frownemoticon-Frown
0
21-07-2019 17:27
update"y irit banget sist..
Yahh mo d jodohin ama duren nih 😆😆
profile-picture
adnanami memberi reputasi
1
22-07-2019 05:40
Quote:Original Posted By Alea2212
pendek banget sista... emoticon-Frownemoticon-Frownemoticon-Frown


Quote:Original Posted By yunie617
update"y irit banget sist..
Yahh mo d jodohin ama duren nih 😆😆


Maafkeun gaes, kmrn pas nulis tiba2 ada sesuatu yg harus ane kerjain hahaha skrg ane lanjutkan itu di kolom dan part yg sama
0
22-07-2019 08:03
Quote:Original Posted By adnanami



Maafkeun gaes, kmrn pas nulis tiba2 ada sesuatu yg harus ane kerjain hahaha skrg ane lanjutkan itu di kolom dan part yg sama


Wahhh cepet banget y sist dalam 2 bulan mau dilangsungkan pernikahannya padahal belum ada 100 hri kepergian mama Sisil, masih berkabung
Tapi jangan2 calon suaminya Indra nih, di suruh ta'aruf aja emoticon-Big Grin Indra kan religius mungkin gk mau pacaran.
profile-picture
adnanami memberi reputasi
1
22-07-2019 09:50
itu ntar gimana jelasinnya coba sama calon suami. kalo segelnya udah di buka sama Jordan... emoticon-Peace
profile-picture
adnanami memberi reputasi
1
Halaman 9 dari 11
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
aku-harus-jahat
Stories from the Heart
kotak-waktu
Stories from the Heart
youre-beautiful-tamat
Stories from the Heart
im-drowning
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.