alexa-tracking
News
Batal
KATEGORI
link has been copied
Pengumuman! KASKUS mau ada event baru! Isi survey ini dan dapat badge!
1024
1024
KASKUS
51
244
4.91 stars - based on 11 vote 5 stars 0 stars
https://www.kaskus.co.id/thread/5d2e1db0e83c7273320c03fd/izin-fpi-belum-tentu-terbit-sekalipun-penuhi-syarat-apa-alasannya
Lapor Hansip
17-07-2019 01:55
Izin FPI Belum Tentu Terbit Sekalipun Penuhi Syarat, Apa Alasannya?
Past Hot Thread

Izin FPI Belum Tentu Terbit Sekalipun Penuhi Syarat, Apa Alasannya?

JAKARTA, KOMPAS.com - Surat Keterangan Terdaftar (SKT) Front Pembela Islam ( FPI) sebagai organisasi masyarakat belum tentu diperpanjang Kementerian Dalam Negeri ( Kemendagri) sekalipun telah melengkapi 20 syarat sesuai peraturan perundangan.

Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Soedarmo mengatakan, pihaknya juga mempertimbangkan hal lain selain syarat-syarat formal sebelum memperpanjang SKT FPI.

"Secara administrasi mungkin iya begitu. Tapi kalau nanti ada pertimbangan lain, kan kita perlu lihat," kata Soedarmo di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Selasa (16/7/2019).

Hal lain yang menjadi pertimbangan Kemendagri, antara lain masukan dari sejumlah kementerian dan lembaga yang berkaitan dengan organisasi masyarakat.

Izin FPI Belum Tentu Terbit Sekalipun Penuhi Syarat, Apa Alasannya?

Soedarmo juga tidak memungkiri bahwa aspirasi masyarakat luas juga akan masuk ke dalam pertimbangan Kemendagri untuk memperpanjang SKT FPI atau tidak.

"Nanti kita lihat dari berbagai masukan masyarakat, kan banyak. Penolakan dari masyarakat, sampai termasuk petisi. Nanti kita bicarakan bersama kementerian lembaga yang tergabung dalam tim penertiban dan pembinaan ormas," lanjut Soedarmo.

Saat ini, FPI sendiri belum belum melengkapi syarat memperpanjang SKT organisasi tersebut.

Beberapa syarat krusial yang mesti dipenuhi, antara lain rekomendasi dari Kementerian Agama karena ormas itu berlatar belakang keagamaan dan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga organisasi yang ditandatangani pengurus.

Izin FPI Belum Tentu Terbit Sekalipun Penuhi Syarat, Apa Alasannya?

Ada pula syarat surat pernyataan tidak ada konflik internal serta surat pernyataan tidak menggunakan lambang, gambar, bendera yang sama dengan ormas lain.

Dari 20 syarat sesuai peraturan perundangan, saat ini FPI diketahui baru memenuhi 10 di antaranya.

Pada Permendagri No. 57 tahun 2017 tentang Pendaftaran dan Pengelolaan Sistem Informasi Organisasi Kemasyarakatan, masa berlaku SKT adalah 5 tahun. SKT milik FPI sendiri diketahui sudah habis masa berlakunya sejak 20 Juni 2019 lalu.

Tanggapan FPI

Menanggapi pernyataan itu, FPI meminta Kemendagri tidak melihat pertimbangan politik.

Ketua Bantuan Hukum FPI Sugito Atmo Prawiro mengatakan, Kemendagri mestinya hanya memperhatikan syarat-syarat admimistratif terkait kepengurusan surat keterangan terdaftar (SKT) yang diajukan FPI.

Sugito menilai, Kemendagri melakukan langkah politis apabila menjadikan reaksi publik maupun masukan dari sejumlah kementerian dan lembaga sebagai pertimbangan memperpanjang SKT FPI.

"Ya itu sih namanya politis, bukan yuridis, kalau yuridis itu kan harus mempertimbangkan hak dan kewajiban dari FPI selama ini jadi ormas," kata Sugito kepada Kompas.com, Selasa (16/7/2019).

Dia menegaskan bahwa FPI akan memenuhi semua syarat untuk memperpanjang SKT.

"Kalau politis kami tidak akan ikut campurlah, yang jelas kita secara hukum, kita harus menaati segala apa yang menjadi prosedur hukum di Indonesia," ujar Sugito.
sumber

============

Apa berpengaruh? Gak sama sekali. Pengaruhnya cuma FPI gak akan pernah dapat uang bantuan dari pemerintah yang mungkin dimata FPI nilainya tidak seberapa.

Sebagian masyarakat, kalau gak bisa dibilang sebagian rakyat Indonesia, menginginkan bukan hanya FPI tidak lagi mendapat ijin. Lebih dari itu, FPI dibubarkan atau dinyatakan sebagai Ormas Terlarang! Apakah ada alasan untuk membubarkan FPI? Banyak sebenarnya, akan tetapi banyak yang pura-pura buta. Munarman sebagai salah satu pimpinan FPI nyata-nyata berbaiat kepada ISIS, dan ISIS jelas organisasi terlarang! Dalam sebuah kesempatanpun anggota FPI kedapatan membawa bendera ISIS yang dilarang di Indonesia.

Lebih daripada itu, Rizieq sebagai pimpinan FPI telah nyata-nyata, berulangkali mengeluarkan ucapan hinaan kepada beberapa pihak serta memfitnah Bank Indonesia. Dalam beberapa pernyataan, beberapa pimpinan FPI juga memfitnah pemerintah dengan membuat narasi bahwa pemerintah Indonesia membuat kesepakatan dengan kerajaan Saudi Arabia agar Rizieq dicegah keluar dari Saudi Arabia. Yang menyebalkan, tak satupun pihak berwenang dalam hal ini pihak pemerintah memanggil pimpinan FPI disini untuk memberi bukti sah atas klaimnya yang konon didapat langsung dari penjelasan Rizieq di Saudi Arabia dengan memperlihatkan dokumen dari otoritas berwenang disana.

Bagi sebagian rakyat, pihak pemerintah terlalu lunak dalam menyikapi arogansi para pimpinan FPI. Karena terlalu dibiarkan dan terlalu diberi ruang, akhirnya mereka ngelunjak dan kurang ajar.

Kalau persoalan FPI saja pemerintah dalam hal ini Jokowi tidak bisa bersikap tegas, maka lunturlah kepercayaan rakyat yang menginginkan ketegasan Jokowi diperiode kedua jabatannya ini, padahal Presiden telah menyatakan tidak punya beban di periode kedua jabatannya ini.

11 12 dengan FPI, ormas macam GNPF, PA212, GKR, adalah ormas-ormas keblinger dan unfaedah, tak ada manfaatnya sama sekali bagi rakyat. Mereka cuma sampah demokrasi, membuat ormas hanya untuk mencari pembenaran seolah-olah ummat Islam mendukung langkah mereka, padahal mereka hanya menggunakan itu semua untuk barter dengan kubu oposisi. Pemerintah terkesan melakukan pembiaran, padahal pembiaran seperti itu justru membuat manusia-manusia seperti Novel menjadi sombong! Dia merasa sombong karena selalu menjadi bahan berita yang dicari oleh para wartawan. Dia merasa sombong karena pemerintah diam. Padahal pemerintah bisa mengutus Ulama yang dekat dengan pemerintah untuk berbicara dengan mereka-mereka ini yang selalu menghujat pemerintah.

Mungkin dimata pemerintah orang-orang seperti Novel ini hanyalah kutu anjing, tapi sekecil-kecilnya kutu anjing, dia tetap mengganggu. Kenapa tidak ditindak sekalian?

Satu lagi itu manusia yang sekarang tak juga berani kembali ke Indonesia, yang mengiklankan air kencing onta gurun. Tangkap kalau dia kembali! Dia jelas-jelas ikut campur dalam negeri negara lain dengan memberi bantuan kepada pihak pemberontak! Atau serahkan kepada pihak pemerintah Suriah kalau Indonesia tak mau menangani. Jangan ambil pusing! Dibuat simpel aja.

Ini saatnya. Mereka telah kehilangan pegangan, kehilangan donatur, kehilangan kepercayaan. Prabowo sudah dianggap musuh, bahkan dihina disuruh ikut Indonesian Idol. Menghina itu! Mana mungkin Prabowo bisa nyanyi? Diajak nyanyi sama Nisa Sabyan aja nolak koq! Sekarang Amien Rais sebagai motor yang dituakan di kubu oposisi pun telah melunak dan mengakui kemenangan Jokowi, meskipun sebenarnya tak berpengaruh. Tapi bagi kubu penumpang gelap yang punya agenda tersendiri dalam kendaraan Prabowo, itu adalah pukulan telak! Mereka jelas tak lagi punya kawan. Mau bikin sinetron Ijtima Ulama jilid 100 pun tak akan berfaedah.

Ayo Presiden! Kumpulkan seluruh Ulama Kharismatik yang mencintai NKRI. Minta mereka untuk berhadap-hadapan dengan kaum sobat gurun itu, dalam sebuah forum terbuka, diliput langsung, agar rakyat mengetahui secara gamblang, seperti apa isi otak mereka ini. Siapa yang memberi mereka mandat menjadi pembela Islam. Siapa yang memberi mandat mereka mengawal Fatwa. Universitas mana yang memberi mereka gelar Alumni.

Sebagian rakyat sudah muak! Benar-benar muak!
Hih!!!!!
emoticon-Blue Guy Bata (L)
Diubah oleh KASKUS.HQ
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kojojotojo dan 50 lainnya memberi reputasi
51
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Tampilkan isi Thread
Halaman 5 dari 6
17-07-2019 11:34
sangatt sangat mendukung fpi.dari awal sampe sekarang setia mendukung FPI.
mendukung agar cepat dan segera di bubarkan !!!!!!!!
0
17-07-2019 11:36
Quote:Original Posted By n4z1.v8

Izin FPI Belum Tentu Terbit Sekalipun Penuhi Syarat, Apa Alasannya?

JAKARTA, KOMPAS.com - Surat Keterangan Terdaftar (SKT) Front Pembela Islam ( FPI) sebagai organisasi masyarakat belum tentu diperpanjang Kementerian Dalam Negeri ( Kemendagri) sekalipun telah melengkapi 20 syarat sesuai peraturan perundangan.

Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Soedarmo mengatakan, pihaknya juga mempertimbangkan hal lain selain syarat-syarat formal sebelum memperpanjang SKT FPI.

"Secara administrasi mungkin iya begitu. Tapi kalau nanti ada pertimbangan lain, kan kita perlu lihat," kata Soedarmo di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Selasa (16/7/2019).

Hal lain yang menjadi pertimbangan Kemendagri, antara lain masukan dari sejumlah kementerian dan lembaga yang berkaitan dengan organisasi masyarakat.

Izin FPI Belum Tentu Terbit Sekalipun Penuhi Syarat, Apa Alasannya?

Soedarmo juga tidak memungkiri bahwa aspirasi masyarakat luas juga akan masuk ke dalam pertimbangan Kemendagri untuk memperpanjang SKT FPI atau tidak.

"Nanti kita lihat dari berbagai masukan masyarakat, kan banyak. Penolakan dari masyarakat, sampai termasuk petisi. Nanti kita bicarakan bersama kementerian lembaga yang tergabung dalam tim penertiban dan pembinaan ormas," lanjut Soedarmo.

Saat ini, FPI sendiri belum belum melengkapi syarat memperpanjang SKT organisasi tersebut.

Beberapa syarat krusial yang mesti dipenuhi, antara lain rekomendasi dari Kementerian Agama karena ormas itu berlatar belakang keagamaan dan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga organisasi yang ditandatangani pengurus.

Izin FPI Belum Tentu Terbit Sekalipun Penuhi Syarat, Apa Alasannya?

Ada pula syarat surat pernyataan tidak ada konflik internal serta surat pernyataan tidak menggunakan lambang, gambar, bendera yang sama dengan ormas lain.

Dari 20 syarat sesuai peraturan perundangan, saat ini FPI diketahui baru memenuhi 10 di antaranya.

Pada Permendagri No. 57 tahun 2017 tentang Pendaftaran dan Pengelolaan Sistem Informasi Organisasi Kemasyarakatan, masa berlaku SKT adalah 5 tahun. SKT milik FPI sendiri diketahui sudah habis masa berlakunya sejak 20 Juni 2019 lalu.

Tanggapan FPI

Menanggapi pernyataan itu, FPI meminta Kemendagri tidak melihat pertimbangan politik.

Ketua Bantuan Hukum FPI Sugito Atmo Prawiro mengatakan, Kemendagri mestinya hanya memperhatikan syarat-syarat admimistratif terkait kepengurusan surat keterangan terdaftar (SKT) yang diajukan FPI.

Sugito menilai, Kemendagri melakukan langkah politis apabila menjadikan reaksi publik maupun masukan dari sejumlah kementerian dan lembaga sebagai pertimbangan memperpanjang SKT FPI.

"Ya itu sih namanya politis, bukan yuridis, kalau yuridis itu kan harus mempertimbangkan hak dan kewajiban dari FPI selama ini jadi ormas," kata Sugito kepada Kompas.com, Selasa (16/7/2019).

Dia menegaskan bahwa FPI akan memenuhi semua syarat untuk memperpanjang SKT.

"Kalau politis kami tidak akan ikut campurlah, yang jelas kita secara hukum, kita harus menaati segala apa yang menjadi prosedur hukum di Indonesia," ujar Sugito.
sumber

============

Apa berpengaruh? Gak sama sekali. Pengaruhnya cuma FPI gak akan pernah dapat uang bantuan dari pemerintah yang mungkin dimata FPI nilainya tidak seberapa.

Sebagian masyarakat, kalau gak bisa dibilang sebagian rakyat Indonesia, menginginkan bukan hanya FPI tidak lagi mendapat ijin. Lebih dari itu, FPI dibubarkan atau dinyatakan sebagai Ormas Terlarang! Apakah ada alasan untuk membubarkan FPI? Banyak sebenarnya, akan tetapi banyak yang pura-pura buta. Munarman sebagai salah satu pimpinan FPI nyata-nyata berbaiat kepada ISIS, dan ISIS jelas organisasi terlarang! Dalam sebuah kesempatanpun anggota FPI kedapatan membawa bendera ISIS yang dilarang di Indonesia.

Lebih daripada itu, Rizieq sebagai pimpinan FPI telah nyata-nyata, berulangkali mengeluarkan ucapan hinaan kepada beberapa pihak serta memfitnah Bank Indonesia. Dalam beberapa pernyataan, beberapa pimpinan FPI juga memfitnah pemerintah dengan membuat narasi bahwa pemerintah Indonesia membuat kesepakatan dengan kerajaan Saudi Arabia agar Rizieq dicegah keluar dari Saudi Arabia. Yang menyebalkan, tak satupun pihak berwenang dalam hal ini pihak pemerintah memanggil pimpinan FPI disini untuk memberi bukti sah atas klaimnya yang konon didapat langsung dari penjelasan Rizieq di Saudi Arabia dengan memperlihatkan dokumen dari otoritas berwenang disana.

Bagi sebagian rakyat, pihak pemerintah terlalu lunak dalam menyikapi arogansi para pimpinan FPI. Karena terlalu dibiarkan dan terlalu diberi ruang, akhirnya mereka ngelunjak dan kurang ajar.

Kalau persoalan FPI saja pemerintah dalam hal ini Jokowi tidak bisa bersikap tegas, maka lunturlah kepercayaan rakyat yang menginginkan ketegasan Jokowi diperiode kedua jabatannya ini, padahal Presiden telah menyatakan tidak punya beban di periode kedua jabatannya ini.

11 12 dengan FPI, ormas macam GNPF, PA212, GKR, adalah ormas-ormas keblinger dan unfaedah, tak ada manfaatnya sama sekali bagi rakyat. Mereka cuma sampah demokrasi, membuat ormas hanya untuk mencari pembenaran seolah-olah ummat Islam mendukung langkah mereka, padahal mereka hanya menggunakan itu semua untuk barter dengan kubu oposisi. Pemerintah terkesan melakukan pembiaran, padahal pembiaran seperti itu justru membuat manusia-manusia seperti Novel menjadi sombong! Dia merasa sombong karena selalu menjadi bahan berita yang dicari oleh para wartawan. Dia merasa sombong karena pemerintah diam. Padahal pemerintah bisa mengutus Ulama yang dekat dengan pemerintah untuk berbicara dengan mereka-mereka ini yang selalu menghujat pemerintah.

Mungkin dimata pemerintah orang-orang seperti Novel ini hanyalah kutu anjing, tapi sekecil-kecilnya kutu anjing, dia tetap mengganggu. Kenapa tidak ditindak sekalian?

Satu lagi itu manusia yang sekarang tak juga berani kembali ke Indonesia, yang mengiklankan air kencing onta gurun. Tangkap kalau dia kembali! Dia jelas-jelas ikut campur dalam negeri negara lain dengan memberi bantuan kepada pihak pemberontak! Atau serahkan kepada pihak pemerintah Suriah kalau Indonesia tak mau menangani. Jangan ambil pusing! Dibuat simpel aja.

Ini saatnya. Mereka telah kehilangan pegangan, kehilangan donatur, kehilangan kepercayaan. Prabowo sudah dianggap musuh, bahkan dihina disuruh ikut Indonesian Idol. Menghina itu! Mana mungkin Prabowo bisa nyanyi? Diajak nyanyi sama Nisa Sabyan aja nolak koq! Sekarang Amien Rais sebagai motor yang dituakan di kubu oposisi pun telah melunak dan mengakui kemenangan Jokowi, meskipun sebenarnya tak berpengaruh. Tapi bagi kubu penumpang gelap yang punya agenda tersendiri dalam kendaraan Prabowo, itu adalah pukulan telak! Mereka jelas tak lagi punya kawan. Mau bikin sinetron Ijtima Ulama jilid 100 pun tak akan berfaedah.

Ayo Presiden! Kumpulkan seluruh Ulama Kharismatik yang mencintai NKRI. Minta mereka untuk berhadap-hadapan dengan kaum sobat gurun itu, dalam sebuah forum terbuka, diliput langsung, agar rakyat mengetahui secara gamblang, seperti apa isi otak mereka ini. Siapa yang memberi mereka mandat menjadi pembela Islam. Siapa yang memberi mandat mereka mengawal Fatwa. Universitas mana yang memberi mereka gelar Alumni.

Sebagian rakyat sudah muak! Benar-benar muak!
Hih!!!!!
emoticon-Blue Guy Bata (L)


emoticon-Leh Uga

Bijimana kalo sebetulnya si bibib itu anggota intel negara yang sedang on duty?.

Bijimana kalo ormas yang sengaja dia buat tujuannya agar pemerintah dengan mudah mengawasi, memetakan dan mengkotakan kaum radikal makanya gk pernah dibubarkan?

Dan dia memang posisinya memang harus bersama kilapak dan selalu bersebrangan dengan pemerintah dengan drama2nya agar lebih meyakinkan wkwkwk

Masuk diakal gak?
profile-picture
ravenwinter memberi reputasi
1
17-07-2019 11:38
gak usah diterbitin
0
17-07-2019 11:58
susah gan, karena kaitannya sama agama, mayoritas lagi
radikalisme itu kyk iceberg
kebetulan yang muncul itu fpi, di bawahnya banyak lagi
di sekolah" juga banyak bibit bibit radikalisme
universitas tertentu juga ada.
Selama ini ga ada tindakan preventif dari pemerintah, adanya cmn tindakan reaksi, jadi nunggu ada kejadian (bom/kudeta) baru jalan. kalo gitu ya ga selesai" bambang
0
17-07-2019 11:59
Quote:Original Posted By bobb234
emoticon-Leh Uga

Bijimana kalo sebetulnya si bibib itu anggota intel negara yang sedang on duty?.

Bijimana kalo ormas yang sengaja dia buat tujuannya agar pemerintah dengan mudah mengawasi, memetakan dan mengkotakan kaum radikal makanya gk pernah dibubarkan?

Dan dia memang posisinya memang harus bersama kilapak dan selalu bersebrangan dengan pemerintah dengan drama2nya agar lebih meyakinkan wkwkwk

Masuk diakal gak?


Kalo bukan gimana gan emoticon-Leh Uga
Malah tambah bahaya wkakaka
0
17-07-2019 11:59
Alasannya ya jelas. Tukang cari gara2, fitnah, bikin kacau, bikin resah, memalukan bangsa, mau ganti ideologi negara sama kilafuck, mau jadiin indonesia sebagai negara arab, dll dll dll dll. Ada lagi yang mau nambah? emoticon-Big Grin
profile-picture
snipiscope memberi reputasi
1
17-07-2019 12:08
pakde jokowi kalo mo nothing to lose beneran disikat aja sih macem fpi, hti gitu..timbang jd benalu buat indonesia buat bertahun2 ke depan emoticon-Bata (S)
0
17-07-2019 12:15
{thread_title}
0
17-07-2019 12:16
Ga usah ada alah ormas macem gini, berlatar agama..yg rugi paling masif ya kaum2 agama yg jd latar belakang agama ormas tersebut emoticon-Bata (S) emoticon-Bata (S)
Ormas2 macem gini nih..
Diteken..mala ngelawan, ngecaci maki
Ga diteken, mala ngelunjak
Bangke emang emoticon-fuck2
0
17-07-2019 12:34
close aja
gk penting
0
17-07-2019 12:46
Gak usah d perpanjang ormas macam fpi yg kerjanya cuman bikin rusuh ae

0
17-07-2019 13:12
gak ada faedahnya di perpanjang juga. emoticon-Blue Guy Bata (L)
0
17-07-2019 13:33
gak ngalamin, hmmm
0
17-07-2019 14:07
fpi pahlawan kitak2.
0
17-07-2019 15:10
Oia gue jd lupa sama si nasir.
nggak ada yg bela dan nggak balik2 ya emoticon-EEK!
0
17-07-2019 15:38
Quote:Original Posted By xcverse


Kalo bukan gimana gan emoticon-Leh Uga
Malah tambah bahaya wkakaka


emoticon-Leh Uga

Selama ini mereka sering bikin gara2 dan sampai saat ini gak ada yang meledukan diri sendiri kan.

Dan kebanyakan laskar yang diantaranya suka ngacengan itu selalu making stupid dan bikin gemez kan.

Teriak jihad sanasini sambil ngacungin pentungan giliran digrebek langsung termewek-mewek, lebih bahaya kalo laskar pentung kek gitu kalo gak diwadahi malah jadi anggota JAD

emoticon-Ngakak
Diubah oleh bobb234
0
17-07-2019 16:37
Menurut ane, Jkw di periode ke 2 ini bakal lebih galak krn gk punya kepentingan lagi (sudah gak bisa jadi presiden periode ke 3), jadi dia akan menghabisi lawan yg dulu menghina (mungkin aja)
0
17-07-2019 17:18
Quote:Original Posted By nurwahid
{thread_title}


Baru tau ane videonya gan.... emoticon-Matabelo

Blm pernah dengerin ceramah HRS sebelumnya.... Banyak kata2 "ajaib" ya. ane selama ini dengerin ceramah ustadz2 perasaan pada kalem2, lemah lembut, ga ada maki2 orang kyk gtu deh, dan ga pernah denger ustadz ceramah nyinggung agama lain kyk gtu da.. emoticon-Hammer2
0
17-07-2019 19:09
Bubarin FP* aja sih. lebih banyak buruk daripada baiknya. bukan sekedar anti pemerintah, mereka juga anti pancasila, pemecah belah, dan adu domba. FPI adalah simbol utama anti kerukunan di Indonesia.
0
17-07-2019 23:17
S u a m p a ......... emoticon-Ngacir
profile-picture
Si.Perusuh memberi reputasi
1
Halaman 5 dari 6
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.