alexa-tracking
Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d2460168d9b1734d37e702d/kisah-nyata-para-anak-manusia-yang-justru-besarkan-oleh-hewan
Lapor Hansip
09-07-2019 16:36
Kisah nyata para anak manusia yang justru “besarkan” oleh hewan
Past Hot Thread
Kisah nyata para anak manusia yang justru “besarkan” oleh hewan
Kisah nyata para anak manusia yang justru “besarkan” oleh hewan

Assalammualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh emoticon-Ngakak (S)

Welcome di Thread sederhana ane gan emoticon-Malu (S)

Kisah nyata para anak manusia yang justru “besarkan” oleh hewan


Yuhuuuu, piye kabare kaskuser semuanya?? semoga sehat selalu yak, ane mampir lagi nih untuk sekedar sharing lagi emoticon-Malu (S)

bisa dibaca sambil nyeduh secangkir vodka, atau kopi, pilih sendiri emoticon-Ngakak (S)

Nahm Percaya atau tidak ni gan, sejarah sendiri mencatat tidak sedikit “Anak-anak manusia” yang dengan begitu kejamnya ditinggalkan begitu saja untuk terlantar, mulai dari jalan-jalan dikota besar, di taman kota, bahkan yang lebih parah ditinggalkan begitu saja di tengah hutan yang penuh dengan hewan liar dan predator mengerikan. Namun satu hal yang unik atau malah menyedihkan, tidak sedikit pula dari anak-anak terlantar ini yang mampu bertahan dengan mengandalkan apapun yang mereka miliki, bahkan yang menakjubkannya mereka mampu mengikuti dan beradaptasi dengan sekawanan hewan liar, yang seakan-akan mengizinkan anak-anak terlantar ini untuk menjadi “Anggota” keluarga mereka.

Nah ane udah ngerangkum beberapa kisah nyata mereka yang mampu bertahan dalam keadaan yang “hampir mustahil” tersebut. Have a good read ya gan emoticon-Malu (S)

1. Marina Chapman memiliki kehidupan yang baik bersama para monyet

 
Kisah nyata para anak manusia yang justru “besarkan” oleh hewan
 
Pada tahun 1958, Marina Chapman mengakui bahwa dirinya diculik dari kediamannya di salah satu desa di Kolombia, hanya untuk kemudian ditinggalkan ditengah hutan tanpa alasan yang jelas. Selama berjam-jam Chapman hanya mampu berjalan tanpa arah, hingga akhirnya terduduk dengan harapan hampa. Tidak lama kemudian sekelompok monyet Capuchin melewati dirinya. Merasa bahwa itu adalah harapannya untuk tetap hidup, Chapman pun memaksakan dirinya untuk mengikuti kelompok monyet tadi, yang anehnya malah menerima dengan baik keberadaan dirinya. Berhari-hari Chapman bertahan hidup dengan cara mengais-ngais makanan yang ada layaknya para monyet Capuchin tadi, bahkan Chapman menceritakan moment ketika salah satu anggota monyet tertua mendatangi dan menolong dirinya, ketika Chapman mengalami masalah percernaan makanan. Setelah kehilangan kontak dengan manusia dalam waktu yang lama, Chapman pun akhirnya bertemu dengan seseorang yang dengan kejamnya malah menjual dirinya kerumah bordil. Perlu waktu beberapa tahun bagi Chapman untuk mampu keluar dari lingkaran setan yang memerangkap dirinya, hingga kemudian Chapman bekerja sebagai seorang pelayan dari satu rumah ke rumah lainnya. Sekarang Chapman telah memiliki kehidupan yang lebih baik bagi dirinya sendiri, sembari meninggalkan horror yang dialaminya di masa lalu. Namun Chapman mengakui bahwa hingga hari ini dirnya sangat berhutang nyawa terhadap para monyet Capuchin yang dahulu telah menolongnya. 


Baik sangat ya monyet2 nya, ane juga punya temen kaya monyet, tapi jahad emoticon-Berduka (S)

2. Oxana Malaya masih merasa lebih nyaman dengan para hewan, bahkan setelah Rehabilitasi
 
Kisah nyata para anak manusia yang justru “besarkan” oleh hewan
 

Tahun 1986, seorang bocah berumur 3 tahun yang malang bernama Oxana di tinggalkan begitu saja oleh sepasang orang tua mabuk ditengah tumpukan salju yang menggigit. Insting bertahan hidupnya memaksa untuk bergerak dan merangkak hingga menemukan gubuk terdekat. Tidak lama kemudian sekelompok anjing liar mendekatinya, dan tidur mengelilingi dirinya. Ajaibnya kelompok anjing liar tadi terus merawat dan membesarkan Oxana hingga lima tahun lamanya. Akhirnya ada seseorang yang melihat keadaan Oxana dan melaporkannya ke pihak yang berwajib. Dihidupnya yang sekarang Oxana bekerja sebagai seorang pemerah susu sapi di Peternakan yang juga merupakan fasilitas kejiwaan setempat, dan mulai berkomunikasi dengan baik terhadap manusia disekelilingnya. Pun telah melewati rehabilitasi dan juga berkomunikasi dengan orang-orang disekelilingnya, Oxana mengakui bahwa dirinya tetap lebih nyaman berada di sekitar para hewan emoticon-Malu (S)

3. Seorang gadis kecil di India di besarkan oleh sekelompok monyet

Kisah nyata para anak manusia yang justru “besarkan” oleh hewan

Pertengahan 2017, pihak otoritas India menemukan seorang anak perempuan yang berada ditengah-tengah sekelompok monyet liar. Anehnya anak ini tidak mampu berbicara dan malah bersikap sebagaimana para monyet liar. Anak ini ditemukan oleh seorang pengawas di hutan lindung Kataniaghat, India. Namun ketika didekati, gadis kecil tadi malah ketakutan, dan tidak mampu berbicara layaknya manusia normal, dan anehnya malah terlihat “nyaman” berada di tengah-tengah sekelompok monyet liar. Pihak otoritas sendiri sama sekali tidak mengetahui siapa gadis kecil ini, darimana asalnya, atau sudah berapa lama dia bersama kelompok monyet liar yang mengasuhnya. Dih beneran kaya Mowgli yak emoticon-Bingung (S)

4. Ivan Mishukov, tiga kali melarikan diri untuk bisa bersama kawanan anjing liarnya.

Kisah nyata para anak manusia yang justru “besarkan” oleh hewan

Pertengahan 1990 merupakan tahun-tahun paling kelam yang dimiliki oleh Rusia. Berbagai hal menjadi penyebabnya, mulai dari absent nya pemegang kekuasaan, turbulensi politik, hingga keadaan ekonomi yang berada pada taraf yang kritis. Hal ini secara langsung mempengaruhi semua lapisan masyarakat, tidak terkecuali seorang bocah 4 tahun bernama  Ivan Mishukov. Memiliki seorang ayah yang pemabuk, Ivan lebih memilih kabur dan terlunta-lunta di jalan. Bertahan hidup dengan meminta-minta makanan, Ivan yang pada dasarnya penyayang binatang, rela membagi-bagikan apa yang didapatkannya dengan kawanan anjing liar ditemuinya. Sebagai balasannya, para anjing liar ini menjaga Ivan daripada suhu menggigil Moskow yang terkadang menyentuh dibawah derajat nol. Dua tahun Ivan hidup bersama kawanan anjing liarnya, pihak otoritas mulai berusaha untuk membawa kembali Ivan, namun selalu gagal karena kawanan anjing liar itu siap menyerang siapa saja yang hendak mengambil Ivan. Hingga kemudian pihak otoritas menggunakan sekarung daging untuk menjauhkan Ivan dan kawanan anjing liarnya. Ivan menghabiskan 4 tahun masa hidupnya di fasilitas rehabilitasi dan mulai mampu untuk kembali beradaptasi dengan sesamanya emoticon-Malu (S)

5. Seorang bocah Rusia yang dibesarkan bersama burung-burung liar

Kisah nyata para anak manusia yang justru “besarkan” oleh hewan

Seorang bocah tujuh tahun yang tidak diketahui identitasnya dapat dikatakan memiliki kehidupan yang aneh namun juga sedih. Alih-alih ditinggalkan oleh ibunya, bocah ini dibesarkan bersamaan dengan sekawanan burung liar selama tujuh tahun kehidupannya. Sang ibu diketahui memiliki ketertarikan yang aneh terhadap burung, yang mana terdapat lusinan burung baik domestic hingga burung-burung liar yang peliharanya. Seiring waktu anaknya tumbuh, si Ibu menolak untuk berbicara sepatah kata pun dengan anaknya, malahan membersarkan sang anak layaknya para burung. Tidak pernah keluar dari apartemennya dan hanya berteman dengan sekawanan burung, sang anak tidak dapat menunjukkan respon normal layaknya manusia, bahkan terlihat hanya memahami “bahasa burung” ketika pihak otoritas setempat menemukan dan menyelamatkannya emoticon-Berduka (S)

Ini emaknya apaan dah tega bener emoticon-Mad (S)

6. Seorang balita 1 tahun yang dirawat sekawanan kucing liar.

Kisah nyata para anak manusia yang justru “besarkan” oleh hewan

Percaya atau tidak dari semua cerita-cerita tragedi diatas akan selalu terdat satu cerita cukup manis yang walaupun sulit dipercaya namun benar-benar terjadi. Pada 2008, di Argentina terdapat sebuah kejadian yang cukup unik, dimana pihak otoritas terdekat, menemukan seorang balita berumur 1 tahun didasar selokan yang ternyata dirawat oleh delapan ekor kucing liar. Berdasarkan keterangan ayah daripada sang anak yang ternyata seorang tuna wisma, sang anak hilang ketika ayahnya hendak pergi menjual kardus. Menghilang di tengah suhu yang dapat dikatakan membunuh. Sang ayah sangat pesimis dengan kesempatan bertahan hidup anaknya. Namun ajaibnya, sekelompok kucing liar menemukan anak tersebut dan dengan telaten malah merawatnya. Selama beberapa hari, sekawanan kucing liar ini membawakan makanan untuk sang anak, tidur mengelilingi anak tersebut ditengah malam yang menggigil dan juga menjaganya dari ancaman bahaya yang ada. Bahkan ketika pihak otoritas menemukan sang anak dan bermaksud menolongnya, para kucing liar tadi terlihat tidak senang dan enggan menyerahkan si anak emoticon-Ngakak (S)


Baik bener yak para kucingnya, gak kaya koceng sebelah emoticon-Hammer (S)

~

Yak, sekian dulu post ane, makasih buat yang udah mau mampir dan nyempatin buat baca, jangan lupa rate, dan kalau bole cendolnya juga ya emoticon-Ngakak (S)

Sumber : disini, dan disana
Sumber gambar : Google pict
profile-picture
profile-picture
profile-picture
parabola.cs dan 13 lainnya memberi reputasi
14
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Tampilkan isi Thread
Halaman 4 dari 5
11-07-2019 10:17
Kita hidup memang saling bergantungan gan, nyatanya hewan lebih peka. Jangan disakiti ya 👍
0
11-07-2019 10:25
wah ada juga ya. . .
ternyata hewan liarpun bisa merawat mahluk lain
0
11-07-2019 11:24
sebenarnya masih banyak kisah2 lama di mana ada anak manusia yg dibesarkan oleh hewan. tapi bagi mereka yg sudah bisa bergaul & berkomunikasi dengan sesama manusia, mereka bisa membagikan pengalaman mereka.
0
11-07-2019 12:11
wiihh sungguh keberuntungan yg sangat besar..
0
11-07-2019 18:43
Quote:Original Posted By youdoyouknow
Hewan seringkali lebih baik kelakuannya daripada manusia yang katanya berakal namun kelakuan bar-bar.

Kisah nyata para anak manusia yang justru “besarkan” oleh hewan


Kisah nyata para anak manusia yang justru “besarkan” oleh hewan


emoticon-Ngakak (S)
profile-picture
youdoyouknow memberi reputasi
1
11-07-2019 19:27
wah salah satu nya kucing oren barbar kayanya
0
11-07-2019 20:12
Sebenernya bukan hewan yang telah membesarkan mereka, tapi semua itu atas seijin dari Tuhan. Jadi Tuhan memerintahkan kepada hewan tersebut untuk merawat manusia tersebut. Logikannya nggak akan mungkin kan hewan bisa memiliki perasaan dan empati untuk memelihara manusia, karena mereka tidak diberikan akal layaknya manusia.
0
11-07-2019 20:48
Quote:Original Posted By scoria07
Setuju sis... Kadang kita suka milih milih kalau mau berbuat baik emoticon-Frown sementara binatang aja masih punya naluri berbagi kasih


ya kan sista... binatang aja tanpa pandang bulu loh berbuat kebaikan, masa kita kalah sih dari mereka emoticon-Big Grin
profile-picture
scoria07 memberi reputasi
1
11-07-2019 20:52
Quote:Original Posted By epaepa11
Betull gannn!! Setuju banget...bersyukur dikasih akal budi untuk berpikir, hewan aja bisa mengerti kasih, masa sesama manusia masih suka perang...


ya kan gan... emang kadang sebuah peristiwa tuh terjadi supaya kita belajar, ya dari kejadian hewan ini kita harus mengambil pelajaran kalo sesama mahkhluk di bumi harusnya berbagi kasih sayang bukan malah perang
0
11-07-2019 21:00
manusia malah lebih kejam terkadang
0
11-07-2019 23:47
Quote:Original Posted By fira262
ya kan gan... emang kadang sebuah peristiwa tuh terjadi supaya kita belajar, ya dari kejadian hewan ini kita harus mengambil pelajaran kalo sesama mahkhluk di bumi harusnya berbagi kasih sayang bukan malah perang


Yaaappp, yg jadi mslh masyarakat indonesia masih sgt gampang utk melihat sisi negatif dr suatu hal ketimbang sisi positif..itulah tugas anak muda buat membang perubahan
0
12-07-2019 19:13
Quote:Original Posted By epaepa11
Yaaappp, yg jadi mslh masyarakat indonesia masih sgt gampang utk melihat sisi negatif dr suatu hal ketimbang sisi positif..itulah tugas anak muda buat membang perubahan


Betul gan. Itu harus jadi tanggung jawab generasi kita untuk meluruskan stigma-stigma kayak gitu. Udah saatnya kita harus mengubah pandang kita terhadap suatu hal, lihatlah sesuatu hal dari sisi baiknya terlebih dahulu emoticon-Matahariemoticon-thumbsupemoticon-shakehand
profile-picture
epaepa11 memberi reputasi
1
13-07-2019 05:14

Quote:Original Posted By fira262
ya kan sista... binatang aja tanpa pandang bulu loh berbuat kebaikan, masa kita kalah sih dari mereka emoticon-Big Grin

Iya bener sis... Kadang kita gara gara kebanyakan akal jadi kebanyakan mikir... Terus mikir yg ngga ngga, padahal mah berbuat kebaikan tinggal berbuat kebalikan aja ga usah pikir panjang
0
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 12
13-07-2019 21:03
Quote:Original Posted By scoria07
Iya bener sis... Kadang kita gara gara kebanyakan akal jadi kebanyakan mikir... Terus mikir yg ngga ngga, padahal mah berbuat kebaikan tinggal berbuat kebalikan aja ga usah pikir panjang


Iya gan bisa jadi, malah kebanyakan mikir ga jadi berbuat kebaikan deh, padahal seharusnya berbuat mikir mah ga usah pake mikir ya emoticon-Hammer2
0
13-07-2019 21:04
Berapa bulan lalu ada trit gini jugaemoticon-Bingung
0
Lihat 1 balasan
Lapor Hansip
15-07-2019 10:59
Balasan post ushirota
yang bener gan? repost dong ni emoticon-Ngakak (S)
0
16-07-2019 16:33
Quote:Original Posted By fira262
Betul gan. Itu harus jadi tanggung jawab generasi kita untuk meluruskan stigma-stigma kayak gitu. Udah saatnya kita harus mengubah pandang kita terhadap suatu hal, lihatlah sesuatu hal dari sisi baiknya terlebih dahulu emoticon-Matahariemoticon-thumbsupemoticon-shakehand


Nicee gan!! Semoga lebih banyak lagi org yg slalu berpikir positif sperti agan, spy indonesia smakin baik dgn generasi hebatnyaa
profile-picture
fira262 memberi reputasi
1
17-07-2019 18:09
Quote:Original Posted By epaepa11
Nicee gan!! Semoga lebih banyak lagi org yg slalu berpikir positif sperti agan, spy indonesia smakin baik dgn generasi hebatnyaa


Thank you gan wkwkw semoga indonesia makin maju kedepannya emoticon-Shakehand2emoticon-I Love Indonesia
0
18-07-2019 10:53
Quote:Original Posted By fira262
Thank you gan wkwkw semoga indonesia makin maju kedepannya emoticon-Shakehand2emoticon-I Love Indonesia


Amiinnn, harus dong itu mah...maka dr itu klo bukan kita anak mudanya siapa lgi yg bisa menjamin kemajuan indo
0
Halaman 4 dari 5
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.