News
Batal
KATEGORI
link has been copied
50
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d0dcb7caf7e930a790cdffe/fakta-fakta-pengangguran-jadi-dukun-cabuli-20-gadis-di-garut
Garut - Kelakuan Riswan Ginanjar (26), pengangguran asal Garut ini benar-benar bejat. Ia mencabuli puluhan gadis belasan tahun dengan berpura-pura menjadi dukun. Lewat ritual yang mengharuskan para korban bertelanjang, Riswan melancarkan aksi bejatnya. Riswan melakukan aksinya sejak 2018 hingga April 2019. Selama kurun waktu itu, dia telah mencabuli 20 orang gadis asal Kecamatan Cisewu. Dia punya
Lapor Hansip
22-06-2019 13:32

Fakta-fakta Pengangguran Jadi Dukun Cabuli 20 Gadis di Garut

Garut - Kelakuan Riswan Ginanjar (26), pengangguran asal Garut ini benar-benar bejat. Ia mencabuli puluhan gadis belasan tahun dengan berpura-pura menjadi dukun. Lewat ritual yang mengharuskan para korban bertelanjang, Riswan melancarkan aksi bejatnya.



Riswan melakukan aksinya sejak 2018 hingga April 2019. Selama kurun waktu itu, dia telah mencabuli 20 orang gadis asal Kecamatan Cisewu. Dia punya jurus manjur mengelabui para gadis dengan mengaku bisa menghilangkan sial dan galau kepada para korban.



Riswan dilaporkan salah seorang korban ke polisi. Dia kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan terancam hukuman 15 tahun bui.



Memangsa Korban via Medsos

Aksi cabul Riswan dimulai sejak Juni 2018. Dia yang sebenarnya pengangguran mendeklarasikan diri sebagai dukun di kampungnya. Untuk memuluskan aksi nekatnya, Riswan menggaet korban lewat Facebook dan aplikasi perpesanan WhatsApp.



"Setelah kenalan, kemudian diajak ngobrol sampai lama-lama si korban ini curhat masalah kehidupannya ke tersangka," ujar Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna kepada wartawan di kantornya, Jalan Sudirman, Karangpawitan, Kamis (16/5).



Setelah itu, Riswan berpura-pura berlagak bisa meramal hidup si korban melalui garis telapak tangan.



"Berdasarkan keterangan tersangka demikian. Kebetulan ramalannya benar, jadi si korban percaya sama tersangka ini," ungkap Budi.



Ritual Kias dan Pangasal

Setelah para korban dirasa sudah percaya kepadanya, barulah Riswan menjalankan aksinya. Dia mengaku sebagai dukun dan menawarkan jasa menghilangkan sial dan galau pada para korban.



Para korban yang ingin terlepas dari kesialan dan rasa galau harus mengikuti perintah Riswan. Ada dua ritual yang harus dijalankan, yakni Kias untuk menghilangkan sial serta pangasal agar si korban seolah-olah terlahir kembali.



Dari kedua ritual tersebut, mengharuskan korbannya untuk bertelanjang dan menjalankan hubungan intim dengan Riswan.



"Nama ritualnya kias untuk menghilangkan sial dan pangasal untuk mengembalikan seolah korban terlahir kembali. Ujung-ujungnya ada ritual membuka baju hingga telanjang dan berhubungan intim," kata Budi.



Riswan melakukan aksinya di beberapa tempat. Tergantung situasi. Kebanyakan Riswan melakukan aksi cabulnya di rumahnya.



Incar Gadis Berusia 15-17 Tahun

Riswan mengincar korban via Facebook dan WhatsApp. Ada 20 orang korban yang berhasil dikelabuinya. Rata-rata dari mereka berusia 15-17 tahun. Mereka masih duduk di bangku SMP dan SMA.



"Korbannya usia 15-17 tahunan. Kenal di Facebook dan WhatsApp," katanya.



Saat diperiksa polisi, keterangan Riswan berubah-ubah. Semula dia menyebut hanya ada 16 gadis yang menjadi korban keganasannya. Namun, berdasarkan hasil pengembangan penyelidikan, ternyata diketahui korbannya ada 20 gadis.



Hak itulah yang membuat polisi hingga Kamis (16/5) siang masih terus melakukan pengembangan kasus ini.



Budi mengatakan, berdasarkan hal tersebut, kemungkinan korban masih bisa bertambah. Polisi membuka posko pengaduan di Polsek Cisewu dan Polres Garut agar memudahkan untuk melapor jika seandainya masih ada korban.



Terancam 15 Tahun Bui

Riswan kini terpaksa meringkung di tahanan Mapolres Garut untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dia dijerat pasal berlapis, yakni Pasal 81 dan 82 Undang-undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.



"Kita maksimalkan (jeratan hukuman)," kata Budi.



Sementara itu, para korban sendiri kini mendapat perhatian khusus dari pekerja sosial. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) melalui kantornya di Tasikmalaya terjun langsung ke Garut memantau perkembangan kasus ini.



Mereka akan mendampingi korban secara langsung dalam penanganan proses hukum serta membantu memulihkan kondisi psikis para korban.



"Yang menjadi konsen KPAID yakni satu mendampingi korban secara langsung pendampingan proses hukum. Kedua, kami akan mendampingi dan membantu memulihkan kondisi psikis yang," ungkap Ketua KPAID Tasik Ato Rinanto kepada wartawan di Polres Garut, Rabu (14/5).



Hal serupa akan dilakukan Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Garut. P2TP2A akan melakukan trauma healing kepada para korban dan orang tua.

Super


kenapa masih ada yg percaya dengan hal2 mistis beginian ya, entah udah berapa kasus serupa terjadi tiap tahunnya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Tonozz dan 13 lainnya memberi reputasi
14
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 2 dari 3
Fakta-fakta Pengangguran Jadi Dukun Cabuli 20 Gadis di Garut
22-06-2019 15:30
MULUSTRASI LUAR BIASA


Fakta-fakta Pengangguran Jadi Dukun Cabuli 20 Gadis di Garut

Fakta-fakta Pengangguran Jadi Dukun Cabuli 20 Gadis di Garut

Fakta-fakta Pengangguran Jadi Dukun Cabuli 20 Gadis di Garut
0 0
0
Fakta-fakta Pengangguran Jadi Dukun Cabuli 20 Gadis di Garut
22-06-2019 15:31
gambarnya bikin hilang kendali emoticon-Matabelo
0 0
0
Fakta-fakta Pengangguran Jadi Dukun Cabuli 20 Gadis di Garut
22-06-2019 15:39
Sori gak kebaca bray beritanya emoticon-Smilie
0 0
0
Fakta-fakta Pengangguran Jadi Dukun Cabuli 20 Gadis di Garut
22-06-2019 15:55
good job
0 0
0
Fakta-fakta Pengangguran Jadi Dukun Cabuli 20 Gadis di Garut
22-06-2019 16:06
super daisuki emoticon-Malu (S)
0 0
0
Fakta-fakta Pengangguran Jadi Dukun Cabuli 20 Gadis di Garut
22-06-2019 16:07
anjayy ini mah si TS yg cabul emoticon-Frown
0 0
0
Fakta-fakta Pengangguran Jadi Dukun Cabuli 20 Gadis di Garut
22-06-2019 16:12
gak konsem bacanya ane
hahahahah...
emoticon-Belomatabeloemoticon-Matabelo
0 0
0
Fakta-fakta Pengangguran Jadi Dukun Cabuli 20 Gadis di Garut
22-06-2019 16:51
tolong lah gambarnya 🙄
0 0
0
Fakta-fakta Pengangguran Jadi Dukun Cabuli 20 Gadis di Garut
22-06-2019 17:49
Quote:Original Posted By Betjanda
Mulus amoy panlok dong!!!

Fakta-fakta Pengangguran Jadi Dukun Cabuli 20 Gadis di Garut
Fakta-fakta Pengangguran Jadi Dukun Cabuli 20 Gadis di Garut


Fakta-fakta Pengangguran Jadi Dukun Cabuli 20 Gadis di Garut
0 0
0
Fakta-fakta Pengangguran Jadi Dukun Cabuli 20 Gadis di Garut
22-06-2019 17:56
mulus banget trasinya
0 0
0
Fakta-fakta Pengangguran Jadi Dukun Cabuli 20 Gadis di Garut
22-06-2019 17:56
jadi pengen nangis, ceritanya bikin sedih gan. tunggu update selanjutnya ya gan
0 0
0
Fakta-fakta Pengangguran Jadi Dukun Cabuli 20 Gadis di Garut
22-06-2019 17:59
segerrrr
0 0
0
Fakta-fakta Pengangguran Jadi Dukun Cabuli 20 Gadis di Garut
22-06-2019 18:06
Coba mulusnya yang bisa gerak gan.. biar meningkatkan kengacengan silent reader juga..
emoticon-Wakaka
0 0
0
Fakta-fakta Pengangguran Jadi Dukun Cabuli 20 Gadis di Garut
22-06-2019 18:12
bukti masih banyak orang bodoh yang gampang dikibulin pakai klenik.
0 0
0
Fakta-fakta Pengangguran Jadi Dukun Cabuli 20 Gadis di Garut
22-06-2019 18:37
bodo amat ama beritanya... yang penting mulustrasinya emoticon-Genit
0 0
0
Fakta-fakta Pengangguran Jadi Dukun Cabuli 20 Gadis di Garut
22-06-2019 18:50
kejadian kek gini pernah terjadi dikampung ane gan,korbannya bini guru ngaji ane,sampe hamil lagi.
waktu kejadian kek gitu kebetulan guru ngaji ane lg kerja di negara tetangga,
0 0
0
Fakta-fakta Pengangguran Jadi Dukun Cabuli 20 Gadis di Garut
22-06-2019 18:53
kesimpulan : pekerja kalah sama pengangguran emoticon-Wkwkwk
0 0
0
Fakta-fakta Pengangguran Jadi Dukun Cabuli 20 Gadis di Garut
22-06-2019 18:58
ijin nyimak
0 0
0
Fakta-fakta Pengangguran Jadi Dukun Cabuli 20 Gadis di Garut
22-06-2019 18:59
Fakta-fakta Pengangguran Jadi Dukun Cabuli 20 Gadis di Garut
Bonus mulustrasi
Diubah oleh cahmlg123456
profile-picture
nozomi.tojo memberi reputasi
0 1
-1
Fakta-fakta Pengangguran Jadi Dukun Cabuli 20 Gadis di Garut
22-06-2019 19:00
Quote:Original Posted By badassbitch
Garut - Kelakuan Riswan Ginanjar (26), pengangguran asal Garut ini benar-benar bejat. Ia mencabuli puluhan gadis belasan tahun dengan berpura-pura menjadi dukun. Lewat ritual yang mengharuskan para korban bertelanjang, Riswan melancarkan aksi bejatnya.



Riswan melakukan aksinya sejak 2018 hingga April 2019. Selama kurun waktu itu, dia telah mencabuli 20 orang gadis asal Kecamatan Cisewu. Dia punya jurus manjur mengelabui para gadis dengan mengaku bisa menghilangkan sial dan galau kepada para korban.



Riswan dilaporkan salah seorang korban ke polisi. Dia kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan terancam hukuman 15 tahun bui.



Memangsa Korban via Medsos

Aksi cabul Riswan dimulai sejak Juni 2018. Dia yang sebenarnya pengangguran mendeklarasikan diri sebagai dukun di kampungnya. Untuk memuluskan aksi nekatnya, Riswan menggaet korban lewat Facebook dan aplikasi perpesanan WhatsApp.



"Setelah kenalan, kemudian diajak ngobrol sampai lama-lama si korban ini curhat masalah kehidupannya ke tersangka," ujar Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna kepada wartawan di kantornya, Jalan Sudirman, Karangpawitan, Kamis (16/5).



Setelah itu, Riswan berpura-pura berlagak bisa meramal hidup si korban melalui garis telapak tangan.



"Berdasarkan keterangan tersangka demikian. Kebetulan ramalannya benar, jadi si korban percaya sama tersangka ini," ungkap Budi.



Ritual Kias dan Pangasal

Setelah para korban dirasa sudah percaya kepadanya, barulah Riswan menjalankan aksinya. Dia mengaku sebagai dukun dan menawarkan jasa menghilangkan sial dan galau pada para korban.



Para korban yang ingin terlepas dari kesialan dan rasa galau harus mengikuti perintah Riswan. Ada dua ritual yang harus dijalankan, yakni Kias untuk menghilangkan sial serta pangasal agar si korban seolah-olah terlahir kembali.



Dari kedua ritual tersebut, mengharuskan korbannya untuk bertelanjang dan menjalankan hubungan intim dengan Riswan.



"Nama ritualnya kias untuk menghilangkan sial dan pangasal untuk mengembalikan seolah korban terlahir kembali. Ujung-ujungnya ada ritual membuka baju hingga telanjang dan berhubungan intim," kata Budi.



Riswan melakukan aksinya di beberapa tempat. Tergantung situasi. Kebanyakan Riswan melakukan aksi cabulnya di rumahnya.



Incar Gadis Berusia 15-17 Tahun

Riswan mengincar korban via Facebook dan WhatsApp. Ada 20 orang korban yang berhasil dikelabuinya. Rata-rata dari mereka berusia 15-17 tahun. Mereka masih duduk di bangku SMP dan SMA.



"Korbannya usia 15-17 tahunan. Kenal di Facebook dan WhatsApp," katanya.



Saat diperiksa polisi, keterangan Riswan berubah-ubah. Semula dia menyebut hanya ada 16 gadis yang menjadi korban keganasannya. Namun, berdasarkan hasil pengembangan penyelidikan, ternyata diketahui korbannya ada 20 gadis.



Hak itulah yang membuat polisi hingga Kamis (16/5) siang masih terus melakukan pengembangan kasus ini.



Budi mengatakan, berdasarkan hal tersebut, kemungkinan korban masih bisa bertambah. Polisi membuka posko pengaduan di Polsek Cisewu dan Polres Garut agar memudahkan untuk melapor jika seandainya masih ada korban.



Terancam 15 Tahun Bui

Riswan kini terpaksa meringkung di tahanan Mapolres Garut untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dia dijerat pasal berlapis, yakni Pasal 81 dan 82 Undang-undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.



"Kita maksimalkan (jeratan hukuman)," kata Budi.



Sementara itu, para korban sendiri kini mendapat perhatian khusus dari pekerja sosial. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) melalui kantornya di Tasikmalaya terjun langsung ke Garut memantau perkembangan kasus ini.



Mereka akan mendampingi korban secara langsung dalam penanganan proses hukum serta membantu memulihkan kondisi psikis para korban.



"Yang menjadi konsen KPAID yakni satu mendampingi korban secara langsung pendampingan proses hukum. Kedua, kami akan mendampingi dan membantu memulihkan kondisi psikis yang," ungkap Ketua KPAID Tasik Ato Rinanto kepada wartawan di Polres Garut, Rabu (14/5).



Hal serupa akan dilakukan Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Garut. P2TP2A akan melakukan trauma healing kepada para korban dan orang tua.

Super


kenapa masih ada yg percaya dengan hal2 mistis beginian ya, entah udah berapa kasus serupa terjadi tiap tahunnya


sekolah ga siyh?..
emoticon-Bingung
0 0
0
Halaman 2 dari 3
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia