alexa-tracking
Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
4.7 stars - based on 20 vote 5 stars 0 stars
https://www.kaskus.co.id/thread/5d088f45c0cad744c017c158/fenomena-politik-post-truth-disinggung-saat-sidang-mk-apa-itu
Lapor Hansip
18-06-2019 14:14
Fenomena Politik Post-Truth Disinggung Saat Sidang MK, Apa itu?
Past Hot Thread
Fenomena Politik Post-Truth Disinggung Saat Sidang MK, Apa itu?
Ilustrasi Politik Post-Truth (Matatimoer)


Sidang sengketa pemilu yang sedang berlangsung di MK semakin seru untuk disaksikan. Selain mengedukasi masyarakat lebih dalam tentang bagaimana proses demokrasi melalui persidangan, dalam sidang tersebut juga banyak sekali argumen cerdas yang bisa meningkatkan kapasitas berpikir kita sebagai masyarakat.

Salah satu argumen yang disinggung dalam persidangan MK adalah pendapat Yusril mengenai politik post-truth. Kira-kira apa ya maksud dari politik post-truth tersebut?

Fenomena Politik Post-Truth Disinggung Saat Sidang MK, Apa itu?
Yusril Ihza Mahendra (ANTARA FOTO)


Yusril selaku tim kuasa hukum TKN 01 menyindir BPN 02 melalui argumennya tentang politik post-truth yang merupakan suatu penggunaan strategi untuk membangun narasi politik tertentu untuk meraih emosi publik dengan memanfaatkan informasi yang tidak sesuai dengan fakta.

Konsekuensi dari adanya fenomena politik post-truth akan menghasilkan preferensi politik publik lebih didominasi oleh faktor emosional dibandingkan dengan faktor rasional. Untuk lebih jelasnya berikut potongan argumen Yusril saat menjalani sidang sengketa pemilu di MK:

"Tantangan terbesar yang dihadapi proses Pemilu 2019 ini adalah fenomena politik pasca-kebenaran atau post-truth politics yang menguat beberapa tahun terakhir ini. Ciri-ciri post-truth adalah penggunaan strategi untuk membangun narasi politik tertentu untuk meraih emosi publik dengan memanfaatkan informasi yang tidak sesuai dengan fakta yang membuat preferensi politik publik lebih didominasi oleh faktor emosional dibandingkan dengan faktor rasional,"kata Yusril, saat membacakan jawaban atas gugatan Prabowo-Sandi dalam sidang gugatan Pilpres di gedung MK, Jl Medan Merdeka Barat, Selasa (18/6/2019).


Jika diartikan secara mudah, masyarakat melandaskan pilihan politiknya karena faktor emosi saja daripada berpikir secara bijak dan rasional, padahal informasi yang masyarakat terima tidak sesua dengan fakta alias hoaks.


Post-Truth Menurut Ahli
Fenomena Politik Post-Truth Disinggung Saat Sidang MK, Apa itu?
Ilustrasi Politik Post-Truth (Rudi S Kamri)


Professor Ilmu Politik dari University of Sydney, John Keane dalam tulisannya 'Post-truth Politics and Why The Antidote Isn't Simply Fact-checking and Truth' menjelaskan bahwa post-truth atau pascakebenaran tak mudah untuk didefinisikan. Apalagi hanya disederhanakan sebagai lawan dari kebenaran.

Dia memaparkan bahwa post-truth adalah komunikasi yang mencakup kebohongan, di mana pembicara mengatakan hal-hal tentang dirinya sendiri dan dunianya. Padahal, sebetulnya semua itu bertentangan dengan kebenaran yang sudah mereka tahu. Sedangkan kebenaran disimpan dalam benaknya sendiri.

"Ketika seseorang berbohong, mereka dengan sengaja mengatakan hal-hal yang mereka tahu sebetulnya itu tidak benar,"tulis John dalam artikel tersebut.



Politik Post-Truth Pernah Digunakan Donald Trump
Fenomena Politik Post-Truth Disinggung Saat Sidang MK, Apa itu?
Donald Trump (Getty Images)


Sebenarnya post-truth bukan barang baru untuk para politisi agar bisa mendapatkan suara publik. Cara ini memang dirasa cukup efektif untuk menarik simpati pemilihnya.

Salah satu politisi yang sukses memenangkan pemilu dengan menggunakan strategi ini adalah Donald Trump. Trump beberapa kali menyampaikan informasi yang tidak sesuai dengan fakta. Ia sempat mengklaim bahwa di California tak pernah ada kekeringan. Padahal tempat itu pernah dilanda kekeringan. Sedangkan saat pelantikannya, Trump menyebut cuaca sedang cerah karena Tuhan tak membiarkan hujan turun. Padahal saat itu sedang gerimis.
***

Walaupun strategi ini sudah umum digunakan oleh banyak politisi di seluruh dunia, namun bukan berarti politik post-truth memberikan konsekuensi yang baik bagi kehidupan sosial publik. John Keane menyebut bahwa post-truth bukan sekadar kebohongan untuk hiburan semata. Post-truth, lanjut John, merupakan kediktatoran ilusi. Efeknya bukan saja hanya untuk memenangkan suara elektoral saja, namun buruk untuk segala aspek kehidupan.

Quote:REFERENSI
Diubah oleh VolkswagenPutih
profile-picture
profile-picture
profile-picture
iamnoone dan 28 lainnya memberi reputasi
29
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Tampilkan isi Thread
Halaman 4 dari 6
18-06-2019 20:48
istilah baru buat aneemoticon-Malu
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
1
18-06-2019 20:53
Capres jongos cinak vs capres cinak asli tapi yang dikambinghitamkan Trump & US

Umat binatang brengsek...

emoticon-Najis
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
1
18-06-2019 21:11
Quote:Original Posted By mukarata22


Karena orang Indonesia budaya bacanya masih kurang, jadi otomatis wawasannya kurang juga. Akhirnya mudah kemakan berita hoax, apalagi hoax yg dikemas pseudo-sains dan seakan2 bener tanpa bersikap kritis terlebih dulu dari info yg ada. Dan juga lebih ngandelin emosional daripada rasional, misal ga suka sama salah seorang tokoh. Nah hal buruk apapun tentang tokoh tsb yg dia baca bakal langsung dtelan mentah2 hanya karena perasaan "gak suka"

yup rendahnya literasi dan efek sejak dulu suka di adu domba belanda dan masih aja dianut.
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
1
18-06-2019 21:12
Quote:Original Posted By adhiantowahyu
Kayak gini ya bro...kebohongan yg dihembuskan secara terus menerus lama lama diyakini sebagai suatu kebenaran...gitu ya bro?...klo orang pake logika + tidak pake kacamata kuda ( menutup masukan ) ya bisa mental trik tersebut...klo menurut ane sih pake trik anjing menggonggong, satu reseh yg lain ikut ikutan tanpa tau sebabnya ( inilah celakanya gak mau nyari sebab )


Quote:Original Posted By pasukanmalam11
posttruth brarti pembohongan publik dong gan?


Quote:Original Posted By cyoga17
ini kaya mirip hoax gitu ya gan? sodaranya hoax kali ya wkwk


Post-truth bukan tentang kebohongan. Tapi bisa dimanfatkan buat kebohongan dan atau narasi narasi lain diluar konteks pemilu...

Post-truth = Pasca-kebenaran, artinya dalam proses penyampaian/penerimaan sebuah pesan, bukan kebenaran (truth) pesannya yang ditangkap, tapi siapa penyampai pesannya (emosional).

Segala narasi tentang B yang disampaikan oleh tim kampanye kubu A pasti dianggap valid dan langsung digemakan oleh pendukung fanatik kubu A tanpa ada cek fakta. Begitu juga sebaliknya...

Contoh: Pendukung Prabowo bilang Jokowi kurus, Pendukung Jokowi bilang Prabowo duda. 2 hal itu fakta yang engga substansial, masuknya kampanye negatif. Tapi, karena disampaikan berulang ulang dan disampaikan oleh orang orang yang punya pengaruh terhadap pendukung dari masing masing kubu maka pesannya akan mudah diterima dan dianggap seolah olah orang kurus atau duda engga pantes jadi pemimpin.

Padahal kalo mau menalar sedikit aja, apa hubungan kurus dan duda dalam pilpres? emang orang kurus atau duda engga boleh jadi presiden?
Diubah oleh cocacola
profile-picture
profile-picture
profile-picture
cyoga17 dan 2 lainnya memberi reputasi
3
Lapor Hansip
18-06-2019 21:15
Balasan post Chloe.Grace
mungkin karena di konggres hillary udh dikenal sebagai makelar perang sejak jaman suaminya jadi presiden...
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
1
18-06-2019 21:21
kagak bakalan perang, bencong temu banci mah....
#makelovenotwar
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
1
18-06-2019 21:27
Mau gimana lagi..oknum masyarakat kita kalo disuruh sekolah kan susah bener karena bosen duduk denger kebenaran..kalo disuruh demo plus tereak2 emosi malah seneng karena bebas ngata2in
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
1
18-06-2019 21:36
berarti yang paling mudah membuat hoaks tersebar itu bukan masyarakat melainkan .......
0
18-06-2019 21:38
Quote:Original Posted By mz.mpiz
hmmm ..,menarik emoticon-Cool
lalu bagaimana melawannya ? emoticon-Bingung (S)


Abaikan partainya, abaikan informasi hoax, abaikan kelompok² provokasi.
Make it simple.

2x nyalonin selalu kalah, menurut saya hal yg wajar bila saja terpikir 1001 cara di halalkan demi ambisi dan goals jd pemimpin.
profile-picture
VolkswagenPutih memberi reputasi
1
18-06-2019 22:02
Kediktatoran ilusi
-John Keane
emoticon-Cool
0
18-06-2019 22:03
Ane berharap presiden Indonesia akan concern akan banyak2nya penguasa2 yg memonopoli ekonomi bisnis dan perdagangan,,,contoh : saat mobil tiongkok masuk dengan spek bagus harga murah lalu mobil2 jepang kayak kbakaran jenggot mengeluarkan mobil2 yg tadinya disunat fiturnya langsung dilengkapin tetapi gengsi menurunkan harga karena sudah mematok harga yg terlampau tinggi,,,,just mw opinion
Diubah oleh Bayu26
0
18-06-2019 22:07
Quote:Original Posted By d-on
Abaikan partainya, abaikan informasi hoax, abaikan kelompok² provokasi.
Make it simple.

2x nyalonin selalu kalah, menurut saya hal yg wajar bila saja terpikir 1001 cara di halalkan demi ambisi dan goals jd pemimpin.


kalau semua hoax dan provokasi diabaikan justru yg terjadi post-truth tersebut gan, gak penting bener atau salah selama narasi tokoh masuk ke hati (emotional) , logika hilang jd tidak bisa memilih pemimpin dengan baik ,cmiiw emoticon-Cool
0
18-06-2019 22:53
Quote:Original Posted By datalk
Post-truth itu lawannya rasionalitas. Sejak 2014, publik kita sudah terjangkit fenomena ini. Ga cuma satu kubu, tapi semuanya.

Post-truth ini lama2 bahaya utk demokrasi, elit akan merasa nyantai berbuat semuanya, toh bakal ada pendukungnya yg selalu belain mereka dg sukarela. Yang dirugikan pada akhirnya adalah kepentingan bersama.

Berharap pihak2 yg masih rasional utk speak up. Bukan berarti mereka ga berpihak. Justru mereka yg berpihak kuat ke salah satu kubu, tp tetap rasional & proporsonal. Mereka adalah org pertama yg mengkritik junjungannya saat dia salah, ga akan mencari2 pembenaran atas kesalahan junjungannya, gentle mengapresiasi prestasi lawan dan ga mencari-cari / mengada-adakan kesalahan lawannya.

~sekian


Dikubu pak jokowi jga pendukungnya lagi pada protes keras soal tiket pesawat yg belum turun juga dan meminta menhub diganti.

Pendukung petahana masih pke rasionalitas lah,,toh selesai pilpres gak ada tindakan atau sikap berlebihan dri kubu petahana.

Jadi kurang tepat klo ente mengatakan semuanya.
Diubah oleh tokoalshop
0
18-06-2019 22:55
Quote:Original Posted By cipokan.yuk
tau sendiri dedengkotnya sandiwariauno emoticon-Leh Uga
emak2 pemakan keong, manusia lumpur, mahasiswi minta jd bini kedua, tangisan petani bawang emoticon-Ngakak


Masih ada banyak lagi bre....emoticon-Ngakak
Diubah oleh tokoalshop
0
18-06-2019 23:24
Quote:Original Posted By AbdChaniago

Era media mainstream sudah lewat boss, skrg jamannya medsos yg jaaaauuh lebih efektif dalam brainwash dan masuk ke plosok2.
Itu trump dkk menguasai bgt medsos makanya menang


Nah hillary kan didukung SJW

Seingat gw justru pas pilpres kemaren semua medsos dari FB dan twitter isinya serang trump semua, meme trump jauh lebih banyak daripada hillary
0
18-06-2019 23:54
kalo kita baca dengan teliti, TS nya kayak nulis sesuatu teka teki rahasia di dalam beberapa kalimat.. coba saya pahami dulu
0
18-06-2019 23:59
Suramnya itu kenapa masih banyak yang kena brainwash..
Brarti musti banyak penyuluhan tentang ilmu atau berita yg bener..
Biar gak gampang kemakan omongan..
Ambil positifnya aja,, jadi kita musti banyak kepo akan sesuatu..
Biar gak salah dalam menerima informasi..
profile-picture
VolkswagenPutih memberi reputasi
1
19-06-2019 00:14
buahaya bre
0
19-06-2019 00:37
Politic toxic gara2 Oposisi kacrut ngeracunin publik sama hoax2 bloon yang dipercaya pendukungnya. Duhh
0
19-06-2019 00:43
ane sempat nonton sidang nya, tapi gk lama, cma bentar

Post-Truth yang d mainkan 02 adalah meminta ke pada MK untuk melindungi saksi mereka, krna mereka takut saksi nya d ancam.

ane yakin mereka tau, MK tidak bsa menjamin kemanan saksi tersebut, maka merka menggiring opini ke public, bahwa MK tidak bsa berbuat banyak.

kita lihat aja besok
saat pengajuan saksi nya...

apakah faktanya akan wow seperti yg dibilang oleh paslon 02
0
Halaman 4 dari 6
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.