alexa-tracking
News
Batal
KATEGORI
link has been copied
Pengumuman! KASKUS mau ada event baru! Isi survey ini dan dapat badge!
1024
1024
KASKUS
51
244
4.9 stars - based on 10 vote 5 stars 0 stars
https://www.kaskus.co.id/thread/5cea306dc9518b73e4419784/studi-terbaru-ungkap-kondisi-bulan-yang-menyusut-dan-gemetar
Lapor Hansip
26-05-2019 13:21
Studi Terbaru Ungkap Kondisi Bulan yang Menyusut dan 'Gemetar'
Past Hot Thread
Studi Terbaru Ungkap Kondisi Bulan yang Menyusut dan 'Gemetar'

Berdasarkan gambar yang diambil oleh Lunar Reconnaissance Orbiter milik NASA, diketahui bahwa Bulan mengalami penyusutan seiring berjalannya waktu.

Tidak seperti Bumi, Bulan tidak memiliki lempeng tektonik. Karena bagian dalam Bulan telah mendingin selama beberapa ratus juta tahun terakhir, itu membuat permukaannya menjadi keriput saat menyusut.

Para ilmuwan membandingkan proses ini dengan anggur yang menyusut secara bertahap sehingga menimbulkan garis-garis di kulitnya. Namun, tidak seperti kulit anggur, kerak di sekitar Bulan tidak meregang, melainkan langsung rapuh. Membuatnya pecah saat proses penyusutan terjadi.

Hal tersebut pada akhirnya menciptakan tebing-tebing tangga yang disebut sesar dorong–terjadi ketika bagian kerak didorong ke atas dan melewati bagian kerak lainnya.

Saat ini, ada ribuan tebing yang tersebar di permukaan bulan, dengan panjang beberapa mil dan tinggi puluhan meter. Pengorbit bulan sendiri telah mengambil foto 3.500 tebing sejak 2009.

Kondisi Bulan sekarang 50 meter ‘lebih kurus’ akibat proses tersebut. Saat menyusut, Bulan secara aktif memproduksi ‘gempa bulan’ atau
moonquakes di sepanjang patahan.

Para peneliti juga menganalisis kembali data seismik yang mereka miliki dari Bulan untuk dibandingkan dengan gambar dari pengorbit.
Data dari seismometer yang ditempatkan di Bulan selama misi 11, 12, 14, 15, dan 16, mengungkapkan bahwa terjadi 28 moonquakes
antara 1969 hingga 1977.

Para peneliti kemudian membandingkan lokasi episentrum untuk gempa-gempa tersebut dengan citra pengorbit. Setidaknya delapan gempa terjadi karena aktivitas di sepanjang patahan. Ini mengesampingkan kemungkinan dampak asteroid atau gemuruh dari interior bulan .

“Sangat menakjubkan melihat bagaimana data dari 50 tahun lalu dan dari pengorbit dapat digabungkan untuk memajukan pemahaman kita tentang Bulan ,” papar John Keller, pemimpin penelitian sekaligus ilmuwan Lunar Reconnaissance Orbiter di NASA.

Para ilmuwan yakin gempa masih terjadi di Bulan yang membuatnya berubah secara aktif.

“Analisis kami membuktikan bahwa patahan masih aktif sehingga terus menciptakan gempa saat Bulan mendingin dan menyusut,” kata Thomas Watters, ilmuwan senior dari Center for Earth and Planetary Studies di Smithsonian's National Air and Space Museum.

“Beberapa gempa ini sangat kuat, sekitar 5 skala Richter,” imbuhnya.

Sementara itu, sebagian gempa juga terjadi pada titik terjauh bulan dari Bumi. Menunjukkan bahwa tekanan pasang surut gravitasi Bumi dapat berkontribusi pada tekanan kerak Bulan .

Para peneliti mencatat bukti lain dari foto yang dihasilkan orbiter: yakni tanah longsor dan batu-batu besar di dasar bercak yang terang. Menandakan adanya aktivitas terbaru.

Seiring berjalannya waktu, permukaan bulan menjadi gelap karena pelapukan dan radiasi. Dengan begitu bintik-bintik cerah adalah area di mana terdapat aktivitas baru yang mengekspos wilayah pada permukaan bulan.

“Menurut saya, penemuan ini menekankan bahwa kita perlu kembali ke Bulan . Kami belajar banyak dari misi Apollo, tapi mereka hanya ‘menggaruk’ permukaannya saja. Dengan jaringan seismometer modern yang lebih besar, kita bisa membuat langkah baru mengenai pemahaman kita tentang geologi bulan.

Memberikan hal yang sangat menjanjikan untuk sains dan misi masa depan ke bulan ," papar Nicholas Schmerr asisten profesor geologi dari University of Maryland yang juga terlibat dalam penelitian.

Sumber : https://nationalgeographic.grid.id/r...gemetar?page=2

Saya dapat berkomentar :

Ternyata selain bergerak menjauhi Bumi 3 cm per tahun, ternyata Bulan juga mengalami penyusutan.

Miliaran tahun lalu, jarak Bulan ke Bumi lebih dekat daripada jarak saat ini, pada saat itu waktu rotasi Bumi menjadi lebih cepat yaitu sekitar 18 jam, berbeda dengan sekarang, waktu rotasi Bumi menjadi lebih lambat akibat Gaya Sentrifugal Bulan, rotasi di Bumi hari ini yaitu sekitar 24 jam.

Apakah menyusutnya kondisi Bulan akan berpengaruh terhadap Bumi dan rotasinya ?
Diubah oleh matthysse67
profile-picture
profile-picture
profile-picture
knoopy dan 21 lainnya memberi reputasi
22
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Tampilkan isi Thread
Halaman 5 dari 6
02-06-2019 16:59
wah dah nyusut
0
02-06-2019 17:57
tetap sehat ya bulan
0
02-06-2019 18:02
Quote:Original Posted By kuas96
dulu ane pernah nonton film dimana pemerannya kemasa depan, terus liat bulannya pecah dan jatuh ke bumi, tp lupa nama filmnya apa


Time travel ... Gan
0
02-06-2019 18:49
Quote:Original Posted By iskrim
Di rendem minyak tanah ntar ngembang lagi kok emoticon-Big Grin


Ente kira itu karet seal apa emoticon-Ngakak
0
02-06-2019 19:01
Oh baru tau ini ane.
Ternyata bulan itu menyusut ya.
Nice info gan
0
02-06-2019 19:24
apakah ini pertanda sementar lagi akan kiamat ?
0
02-06-2019 20:17
ane kira dibumi aja yang gempa, ternyata dibulan juga bisa yah... baru tau..
0
02-06-2019 20:43
wow...
kagak nyanka gan...
andai ada foto perbandingannya kan bs kita bandingkan...
0
02-06-2019 21:27
menyusut seperti mantan
0
02-06-2019 21:35
kalau kata para sesepuh kelak saat akhir zaman akan ada monster amat besar yang keluar dari bulan dan menghisap seluruh air di bumi hingga habis sehingga manusia mudah dijadikan budak oleh Da***l "you know who"

apakah ini pertanda akan bangun nya si monster itu ?.... emoticon-Takut
0
02-06-2019 22:19
Quote:Original Posted By matthysse67
siang dan malam sama sama lama...

ketika bulan terus bergerak menjauhi bumi, miliaran tahun yang akan datang, lama siang & malam bukan 12 jam lagi, bisa lebih bahkan lama siang & malam sama dengan waktu yang dibutuhkan bumi dalam 1 kali mengelilingi matahari, lama siang & malam bisa mencapai puluhan bahkan ratusan hari.. sama seperti planet Merkurius & Venus.. kedua planet tersebut tidak memiliki satelit alami


Wow, ga kebayang gimana, bsa mnyebabkan perubahan aktivitas manusia jga brarti..
profile-picture
matthysse67 memberi reputasi
1
02-06-2019 22:26
bulan terbelah
nice
0
02-06-2019 22:36
mudah mudahan ane mati duluan sebelom bulannya ilang
profile-picture
matthysse67 memberi reputasi
1
02-06-2019 23:06
Quote:Original Posted By farhannurfikri
mudah mudahan ane mati duluan sebelom bulannya ilang


jadi jomblo aja gan, karena menurut survei penelitian, orang yang hidup kesepian itu rentan cepat mati emoticon-Ngakak (S)
profile-picture
pjam memberi reputasi
1
03-06-2019 00:04
Quote:Original Posted By matthysse67
jadi jomblo aja gan, karena menurut survei penelitian, orang yang hidup kesepian itu rentan cepat mati emoticon-Ngakak (S)


Ahh sayangnya ane ga jomblo, dan sayangnya pula ane ga percaya kalau belom liat dengan mata kepala sendiri, bolehlahh gan dicoba dulu ngejomblo ntar kalau udah ada hasilnya baru deh ane pikir pikir lagi emoticon-Ngakak
profile-picture
matthysse67 memberi reputasi
1
03-06-2019 01:26
kalo bulan gak ada,,gimana nasib si bintang,,

emoticon-Ngakakemoticon-Turut Berduka
0
03-06-2019 01:31
Gk disertai foto" fenomena bulannya nih?
Tapi klo terus"an begini apakah ada kemungkinan bulan akan hancur
0
03-06-2019 05:20
Quote:Original Posted By ontasipit
Jadi inget dongeng sebelum tidur


Binatang kau emoticon-Blue Guy Bata (L)emoticon-Blue Guy Bata (L)
profile-picture
sierra885 memberi reputasi
-1
03-06-2019 10:00
ga ada misi siram aer ke bulan ya emoticon-Bingung
0
04-06-2019 02:22
berarti makin lama waktu semakin panjang dong ya
0
Halaman 5 dari 6
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.