alexa-tracking
Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
4.33 stars - based on 12 vote 5 stars 0 stars
https://www.kaskus.co.id/thread/5cedac878012ae17cd060138/hijrah-itu-tidak-harus-jihad-dan-radikal-sayang
Lapor Hansip
29-05-2019 04:47
‘Hijrah’ itu Tidak Harus ‘Jihad’ dan Radikal, Sayang!
Past Hot Thread
Quote:
Disclaimer: Tulisan ini bukan memvonis dan menuduh negatif orang yang hijrah, tapi hanya menjelaskan kemungkinan negatif yang terjadi jika setelah hijrah tidak ada bimbingan dari ahlinya.

‘Hijrah’ itu Tidak Harus ‘Jihad’ dan Radikal, Sayang!

Belakangan ini gerakan ‘hijrah’ menjadi mulai marak di kalangan muslim tanah air, terutama di kota-kota besar, sampai-sampai diadakan yang namanya Hijrah Fest. Maka tak heran jika beberapa kalangan, mulai dari mahasiswa, para artis, dan masyarakat awam begitu antusias mengikuti kegiatan ini.

Fenomena ini di satu sisi mempunyai dampak positif, yakni lahirnya semangat dan kesadaran beragama, yang sebelumnya mungkin tidak begitu mengetahui, menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.

Namun di sisi lain, fenomena ini juga bisa bermuatan negatif jika tidak dipantau dan terus dibimbing oleh pihak yang berkompeten, seperti para kiai dan majlis ulama. Jika tidak, maka tidak menutup kemungkinan, mereka akan disusupi dengan ajaran-ajaran radikal yang menjadikan ‘jihad’ sebagai martir atas nama agama.

Mari kita lihat! Pada umumnya mereka yang hijrah itu adalah memang mereka yang tidak punya basic pengetahuan agama yang cukup untuk memfilter mana ajaran agama yang benar dan mana yang salah. Karena itu, mereka menerima apa saja yang dikatakan oleh orang yang pertama mengajaknya hijrah sebagai suatu kebenaran.

Di samping itu, mereka juga rajin membaca dan mempelajari buku-buku agama yang tidak jelas status keilmuan dan kredibilitas penulisnya. Mereka juga giat mengikuti kajian-kajian keagamaan yang dilakukan oleh kelompok hijrahnya.

Dalam kondisi demikian, mereka sangat rawan diasupi paham-paham yang tidak benar tentang Islam. Misalnya tentang konsep jihad, mereka diberikan pemahaman bahwa jihad itu melawan kezaliman dan memberantas kemungkaran, meski dengan mengorbankan diri sendiri. Jika tidak melakukan itu, maka Islamnya tidak sah, dan hijrahnya sia-sia.

Atas dasar pemahaman yang keliru ini, maka ada kemungkinan sebagian mereka akan memandang orang lain yang belum hijrah sebagai ‘objek dakwah’ mereka, yang harus diceramahi dan dinasehati dengan keras. Jika masih tidak menurut, maka ia dianggap non muslim dan harus diperangi.

Karena itu, sebagian mereka yang hijrah ini, terkadang baru hapal satu dua ayat, sudah mendadak menjadi ustaz/ah, penceramah, atau ahli fatwa, padahal ilmu agama mereka masih secuil. Penampilan mereka sudah layaknya seorang ulama besar.

Padahal yang namanya hijrah itu harus dilaksanakan secara bertahap dan berkesinambungan, dan tidak harus totalitas dalam satu waktu sekaligus. Cukuplah hijrah itu dari hal-hal yang urgen dalam agama. Misalnya dalam bidang ibadah. Jika sebelumnya tidak bisa dan tidak pernah shalat, maka pada tahap awal cukup fokus pada bidang itu saja yang dipelajari sampai betul-betul menguasai.

Kemudian baru berlanjut kepada ibadah-ibadah lainnya. Sedangkan masalah jihad sendiri adalah pembahasan paling akhir dalam hukum Islam, yang seharusnya dipelajari setelah menguasai hukum-hukum lainnya yang lebih fundamental. Itupun harus dipelajari berdasarkan pemahaman para ulama yang mumpuni keilmuannya.

Karena itu, jika benar ingin berhijrah, maka pelajarilah ajaran agama berdasarkan pemahaman yang benar dari para ulama yang kredibel keilmuannya, bukan karena penampilannya yang sok agamis.

Ingat, Syekh Nawawi Banten pernah diundang ke Mesir untuk pertemuan ulama sedunia. Beliau berpakaian sederhana tidak seperti para ulama pada umumnya, sehingga pada awalnya banyak yang memandang remeh. Tapi setelah beliau bicara, maka seluruh ulama yang hadir menaruh hormat pada beliau.

Nah, jika hijrah dengan cara yang benar, maka Insya Allah tidak ada yang namanya jihad fisik dan radikalisme dalam Islam. Sebab Islam adalah agama damai dan mencintai perdamaian, sehingga dalam perang pun tidak dibenarkan membunuh musuh yang sudah tak berdaya.

Karena itu, seyogyanya ada bimbingan berkelanjutan dari para ulama khususnya MUI terhadap mereka yang telah menganggap dirinya berhijrah, agar tidak tersesat di jalan yang terang.(*) Ref
Diubah oleh Aboeyy
profile-picture
profile-picture
profile-picture
BorneoReggae dan 26 lainnya memberi reputasi
19
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Tampilkan isi Thread
Halaman 9 dari 10
01-06-2019 04:40
Quote:Original Posted By Aboeyy
Maksud ane, bagi kita orang, cukup melaksanakan / mempelajari hal2 yg pokok dulu, semisal cara shalat dan ngaji, tanpa ikut mengomentari hal2 yg rumit dan khilafiah dlm agama. Masalah berbaur dgn agama lain, yg dilakukan para ahlinya, itu bagian dari kebijakan metode dakwah yg sangat sensetif dan mudah menimbulkan kontroversi di kalangan org awam.


Walaupun saat ini kita satu bangsa ya tetap jangan disangkal akan datangnya hari itu. Ane juga menghargai semua agama yg di akui di indo. Ane nangkepnya penjelasan jihad agan seolah2 yg berjuang demi agama salah. Dgn plesetan oleh masy jaman now tuhan tdk perlu di bela. So setiap org punya pandangan masing2. Hanya berpendapat saja.
0
01-06-2019 04:48
Quote:Original Posted By jinpari22
Hahaha ikutan nyanyi di tempat ibadah agama lain baru hijrah gitu ya gan? emoticon-Sundul Up


Yang ini?

‘Hijrah’ itu Tidak Harus ‘Jihad’ dan Radikal, Sayang!
0
01-06-2019 04:52
Quote:Original Posted By youdoyouknow
Yang ini?

‘Hijrah’ itu Tidak Harus ‘Jihad’ dan Radikal, Sayang!


Kalah disana bawa disini hahaha. Urusan duniawi ora urus. thrd disini masalah pendapat gw. Gw bukan fanatik buta monyet. emoticon-Ngakak
0
01-06-2019 04:53
Quote:Original Posted By jinpari22
Kalah disana bawa disini hahaha. Urusan duniawi ora urus. thrd disini masalah pendapat gw. Gw bukan fanatik buta monyet. emoticon-Ngakak


Astaghfirullah, ane lagi puasa gan.

Jangan ngatain kasar.

Ente puasa?
0
01-06-2019 04:55
Quote:Original Posted By youdoyouknow
Astaghfirullah, ane lagi puasa gan.

Jangan ngatain kasar.

Ente puasa?


Serangan balik hahaha. Bye2 emoticon-Malu
0
01-06-2019 04:56
Quote:Original Posted By jinpari22
Serangan balik hahaha. Bye2 emoticon-Malu


Ati-ati di jalan.

‘Hijrah’ itu Tidak Harus ‘Jihad’ dan Radikal, Sayang!
0
01-06-2019 05:00
Quote:Original Posted By youdoyouknow
Ati-ati di jalan.

‘Hijrah’ itu Tidak Harus ‘Jihad’ dan Radikal, Sayang!


‘Hijrah’ itu Tidak Harus ‘Jihad’ dan Radikal, Sayang!
0
01-06-2019 06:33
Quote:Original Posted By jinpari22
Walaupun saat ini kita satu bangsa ya tetap jangan disangkal akan datangnya hari itu. Ane juga menghargai semua agama yg di akui di indo. Ane nangkepnya penjelasan jihad agan seolah2 yg berjuang demi agama salah. Dgn plesetan oleh masy jaman now tuhan tdk perlu di bela. So setiap org punya pandangan masing2. Hanya berpendapat saja.


Yg salah itu berjuang/jihad dgn ektrem. Kemaksiatan harus dibom misalnya, padahal pelakunya baca quran saja blm fasih, udah bicara jihad yg spti itu.
0
01-06-2019 07:12
Quote:Original Posted By Aboeyy
Yg salah itu berjuang/jihad dgn ektrem. Kemaksiatan harus dibom misalnya, padahal pelakunya baca quran saja blm fasih, udah bicara jihad yg spti itu.


Knp contohnya melulu di bom? Kan seharusnya di rajam/denda? Haha ini ente yg buat judul masalah jihad tapi konotasi jihad hanya sesempit itu?
0
01-06-2019 07:44
Quote:Original Posted By jinpari22
Knp contohnya melulu di bom? Kan seharusnya di rajam/denda? Haha ini ente yg buat judul masalah jihad tapi konotasi jihad hanya sesempit itu?


Itu pengertian jihad secara sempit yg dipahami oleh kaum radikal, dan ini yg ane tdk sependapat.
0
Post ini telah dihapus oleh kaskus.support17
01-06-2019 14:55
Emang kebalik, orang rela jadi bucin baut dpet wanita, ini si homo dongo rela jadi pansos buat dapet laki tusbol pantatnya
emoticon-Wkwkwkemoticon-Wkwkwkemoticon-Wkwkwk
profile-picture
ario.bagaskoro memberi reputasi
1
Post ini telah dihapus oleh kaskus.support17
Post ini telah dihapus oleh kaskus.support17
01-06-2019 17:02
Quote:Original Posted By brunup
Hidup mu sepeeti nya nolep sekali pak. Coba buktiin surat apa aja ayat berapa aja yang menurut mu mengujar kebencian? Ini bisa gw laporken ke UU ITE sama penghinaan kitab suci loh, double double pasal nya nihh.


Baca sendiri aja, kalau saya ucapakan bakal u tuduh penghinaan kitab suci kan padahal cuma menyebarkan fakta sesungguhnya
0
01-06-2019 17:10
Quote:Original Posted By rafkhov
Baca sendiri aja, kalau saya ucapakan bakal u tuduh penghinaan kitab suci kan padahal cuma menyebarkan fakta sesungguhnya


Kan lu yang tau surat apa ayat berapa. Makanya gw nanya ke lu, itu surat apa dan ayat berapa. Kali aja otak lu gak nyampe nafsirin surat nya, goblok goblok emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
0
01-06-2019 17:12
Quote:Original Posted By rafkhov
Baca sendiri aja, kalau saya ucapakan bakal u tuduh penghinaan kitab suci kan padahal cuma menyebarkan fakta sesungguhnya


‘Hijrah’ itu Tidak Harus ‘Jihad’ dan Radikal, Sayang!

Lumayan udah gw SC ini. Tinggal bikin laporan aja kl nu gak bisa buktiin apa yang lu omongin. Kampus lu deket ini ngeciduk nya gampang
0
01-06-2019 17:16
Quote:Original Posted By brunup
‘Hijrah’ itu Tidak Harus ‘Jihad’ dan Radikal, Sayang!

Lumayan udah gw SC ini. Tinggal bikin laporan aja kl nu gak bisa buktiin apa yang lu omongin. Kampus lu deket ini ngeciduk nya gampang


Baca aja di internet banyak kok.

Kalau bisa buktikan palingan kalian demo berjilid jilid buat intervensi hukum seperti biasa
0
05-06-2019 10:59
Trilogi konsep radikalisme: Iman>>> Hijrah>>> Jihad. Dan 'bom bunuh diri' adalah 'doktrin jihad' yang paling radikal.
0
21-06-2019 10:40
hijrah dari mantan juga jihad emoticon-Big Grin
0
Halaman 9 dari 10
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.