alexa-tracking
News
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ceb50b9f0bdb263b10dd821/operasi-rahasia-di-balik-rusuh-22-mei
Lapor Hansip
27-05-2019 09:51
Operasi Rahasia di Balik Rusuh 22 Mei
Past Hot Thread
Operasi Rahasia di Balik Rusuh 22 Mei


Quote:Ada tiga kelompok perusuh yang teridentifikasi. Pertama, kelompok preman bayaran. Kedua, sosok penembak jitu. Ketiga, kelompok gerakan radikal.

Massa perusuh ini, berbeda dengan massa pengunjuk rasa damai di Bawaslu. Identifikasi tiga kelompok massa perusuh ini disampaikan bersama oleh Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian dan Menkopolhukam Wiranto di Kantor Kemenkopolhukam dalam keterangan Pers yang digelar Rabu, (22/5/2019) sore.

Setidaknya per hari Minggu lalu, dari ketiga kelompok ini sudah ditahan 452 orang. Kelompok pertama dan kelompok ketiga jumlahnya terbanyak. Sementara, kelompok kedua ditangkap dengan senjata apinya.

Detail peran-peran mereka masih terus diselidiki Polisi. Yang pasti, ada pergerakan yang masif, rapi, dan terencana dari ketiganya.

Pergerakan massa perusuh
Saya mendapat beberapa CCTV lengkap dengan jam dan kondisi saat kejadian. Jika dilihat ke belakang, aksi bakar-bakaran dimulai di Kawasan Petamburan, menjelang pukul 23.00 pada 21 Mei 2019. Kerusuhan besar di titik kedua terjadi menjelang pukul 02.00.

Sejalan dengan apa yang saya dapat, ada pergerakan massa yang cukup banyak yang terjadi di sekitar dua waktu tersebut.

Massa perusuh pertama dari arah Tanah Abang. Saya jabarkan sejumlah pergerakan massa pertama itu berdasarkan informasi dari sebuah sumber. Saya mengonfirmasi informasi ini kepada polisi.

Dari penelusuran, massa perusuh pertama bergerak dari Stasiun Tanah Abang. Mereka datang berbondong-bondong menggunakan Commuter line. Massa naik dari kawasan Rangkasbitung, Banten.

Kereta ini perlu perjalanan dua jam dari Rangkasbitung menuju Jakarta sebelum tiba sekitar pukul 22.00.

Setelah mereka turun, terlihat amplop dibagikan. Diduga, amplop itu berisi uang. Mereka kemudian menyebar ke dua arah: Petamburan, Tanah Abang, dan Gedung Bawaslu.

Sejumlah massa Aksi 22 Mei terlibat kericuhan di depan gedung Bawaslu, Jakarta, Rabu (22/5/2019). Aksi unjuk rasa itu dilakukan menyikapi putusan hasil rekapitulasi nasional Pemilu 2019.

Massa perusuh kedua mengelabui dengan ambulans. Ternyata tak berhenti di sini. Menjelang pukul 02.00, Rabu (22/5/2019), ada sejumlah massa yang dikerahkan di jalur bus Transjarta, beberapa ratus meter sebelum gedung Bawaslu.

Saya mendapat sebuah bukti berupa rekaman kamera pemantau alias CCTV di dekat salah satu gedung di Jalan MH. Thamrin, Jakarta.

Dalam CCTV yang akan ditayangkan lengkap di Program AIMAN, jelas terlihat sebuah ambulans yang berisi banyak pemuda. Terekam dalam CCTV, amplop-amplop dibagikan setelah mereka turun dari ambulans.

Menariknya, saat amplop dibagikan, sejumlah pemuda lain yang berada di sekitar lokasi terlihat mendekat dan mendapat amplop juga.

Setelah menerima amplop, mereka langsung berlari menuju pusat demo di Kantor Bawaslu.

Jika kita kembali ke peristiwa 22 Mei, ada kerusuhan besar kedua di depan Gedung Bawaslu dan Jalan Wahid Hasyim sekitar pukul 02.00. Lokasi itu berada dalam satu kawasan. Peristiwa itu terjadi persis setelah pengerahan dan pemberian amplop ini.

Kedua massa ini masih diselidiki apakah hanya terkait dengan kelompok preman bayaran atau ada kaitan juga dengan kelompok radikal.

Konfirmasi polisi
Saya mengonfirmasi temuan ini ke Karopenmas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo. Ia membenarkan.

"Betul, mereka melakukan pengerahan massa menggunakan mobil ambulans. Ada pula dari kelompok massa yang menggunakan kereta api melalui stasiun Tanah Abang. Oleh karenanya, saat kerusuhan, Stasiun Tanah Abang sempat kami tutup untuk memblokade gerakan mereka," kata Dedi kepada saya.

Sementara, satu kelompok lainnya yang diduga menggunakan senjata api --beberapa di antaranya sudah ditahan-- memiliki tujuan berbeda yaitu mencari martir.

Skenarionya, informasi ini akan disebar melalui media sosial (whatsapp, instagram, facebook, dan lainnya).

Penyebaran informasi soal martir ini dibumbui dengan kalimat yang tak sesuai fakta (hoaks) disertai foto yang mengenaskan untuk memancing dan berpotensi membakar massa yang akan berdemo siang hari nantinya di depan kantor Bawaslu, Jakarta, pada 22 Mei 2019.

Penyitaan senapan serbu militer
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian dalam jumpa pers menunjukkan adanya dugaan penyelundupan senjata jenis senapan serbu M4 yang merupakan versi ringkas dari senapan serbu M16 buatan Amerika Serikat.

Senapan ini diduga akan digunakan oleh penembak jitu saat aksi 22 Mei untuk menciptakan martir.

Beberapa hari sebelumnya, POM TNI juga menangkap seorang prajurit aktif TNI berpangkat Prajurit Kepala (Praka) dan juga seorang Purnawirawan Jenderal terkait dugaan penyelundupan dan kepemilikan ilegal senjata api.

"Intelijen kita telah menangkap upaya penyelundupan senjata. Orangnya ini sedang diproses. Tujuannya pasti untuk mengacaukan situasi," ujar Kepala Kantor Staf Presiden Jendral (Purn) Moeldoko di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Senin (20/5/2019) yang dikutip dari Kompas.com.

Sementara, Kapuspen TNI Mayjen Sisriadi mengatakan, pada Senin (20/5/2019) malam, Mabes Polri dan POM TNI telah melakukan penyidikan terhadap oknum yang diduga sebagai pelaku. Penyidikan dilakukan di Markas Puspom TNI, Cilangkap.

"Hal ini dilakukan karena salah satu oknum yang diduga pelaku berstatus sipil (Mayjen Purn S), sedangkan satu oknum lain berstatus militer (Praka BP)."

Apakah ada kaitan antara penyelundupan senapan serbu M4, penembak jitu, dan penangkapan dua orang di atas? Polisi masih menyelidikinya.

Apa pun yang terjadi, proses hukum atas seluruh kasus ini harus dituntaskan secara transparan agar tak lagi digunakan sebagai cara abadi.

Kita ingat, pola yang sama terjadi pada 1998: ada massa liar, penembakan, dan kerusuhan dalam skala besar.

Sumber : https://nasional.kompas.com/read/201...k-rusuh-22-mei



Quote:
Diduga Terlibat Aksi 22 Mei, Pimpinan Ponpes Cianjur Diamankan


Cianjur - Densus 88 anti teror mengamankan Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) At -taqwa di Kelurahan Cikidang Kabupaten Cianjur. Ustaz Umar Burhanudin diamankan karena diduga terlibat pada aksi kerusuhan 22 Mei lalu.

"Betul (kabar diamankan), untuk lengkapnya ke Kasatreskrim saja," kata Kapolres Cianjur AKBP Soliyah melalui aplikasi pesan singkat, Senin (27/5) pagi tadi.

Kabar tersebut juga dibenarkan oleh pengelola Ponpes At-taqwa Sobihin. Selain membenarkan status Ustaz Umar berstatus selaku pemimpin Ponpes, Sobihin juga membenarkan kabar penangkapan oleh Densus 88.

"Diamankan Jumat (24/5) malam di sekitar Ponpes oleh anggota Densus," ungkap Sobihin kepada wartawan.

Sobihin menjelaskan, Ustaz Umar diamankan untuk dimintai keterangan terkait keterlibatan dua santri At-taqwa yang ditangkap oleh Brimob saat kerusuhan di Petamburan, Jakarta 22 Mei lalu.

"Ustaz sempat diajak makan oleh personel Densus di sekitar Cianjur untuk berbuka puasa, saat itu beliau didampingi pengacara dan keluarganya ke Jakarta," lanjutnya.

Ustaz Umar akan dimintai keterangan seputar amplop yang didapat dari dua santri yang diduga terlibat kerusuhan 22 Mei. Informasinya amplop tersebut digunakan untuk membayar massa aksi.

"Kepolisian menemukan amplop milik Ustaz Umar, namun itu untuk para santri yang selalu menjadi imam tarawih namun terbawa ke Jakarta oleh kedua santri tersebut, bukan untuk membiayai aksi 22 Mei kemarin," pungkas dia.

Sumber: https://news.detik.com/berita-jawa-b...njur-diamankan



Komen ane gan :
Tidak ada pilihan yang paling bijak selain usut tuntas sampai ke akar2nya tindak tegas aktor2nya 👍
Diubah oleh KASKUS.HQ
profile-picture
profile-picture
profile-picture
1syarif dan 63 lainnya memberi reputasi
64
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Tampilkan isi Thread
Halaman 9 dari 11
Lapor Hansip
27-05-2019 18:03
Balasan post ceo.amigroup
Heeuh duitnya banyak bgt :v
Sebeneenya dr lingkaran yg sama,cm uno kayaknya spesialis bidang ekonomi,klo wowo itu wakil preman karena kepalanya hendropriyono.makanya kayaknya uno lebih cemen dan ga bakal tega ngambil nyawa orang.

Tp klo ditanya dosanya gelapin duit ma lumayan....
profile-picture
Exorcizm memberi reputasi
1
27-05-2019 18:03
jadi sebenernya yang sistematis, terstruktur dan masif itu yang mana ya emoticon-Bettyemoticon-Betty
0
27-05-2019 18:06
Dasar tydak berjiwa lapang dada
0
Lapor Hansip
27-05-2019 18:06
Balasan post Xiuxiu26
Dia emang tau tp kayaknya ngga setuju
Btw iya gw tau dia bajingan hahahahah
Boi ni cowo atu kelaminnya udah kotorin banyak orang,gw sampe bingung bininya yg sekarang mau sm dia karena apa.bejad bgt...
0
27-05-2019 18:12
Quote:Original Posted By sempakloreng
Emang si wowo masih bisa nyalon lg tahun 2024?

serius nanya gan


bisa gan, tapi ane yakin sih 2024 bakalan ada calon lain yg LEBIH LEBIH BAGUS daripada HARUS pilih Prabowo
0
27-05-2019 18:33
Mulailah para orang sok pintar berkumpul disini meluap2 emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
Newbie2010 dan zoelzing1 memberi reputasi
0
27-05-2019 18:35
*komen dulu sebelum baca*
0
27-05-2019 18:39
waoo banyak yang menunggangi saudara...kita liat lagi proses.nya
0
27-05-2019 18:43
Pengangguran dikasih duit maulah ngerusuhemoticon-Blue Guy Bata (L)
Semoga yg modalin ditangkapemoticon-Ngakak
0
27-05-2019 19:09
Quote:Original Posted By hawk
purn yg selundupin senjata serbu dengan peredam suara dr aceh mesti bui seumur idup krn penghianat NKRI

Gabener juga diusut, saat polisi hadang bus2 berisi perusuh dari luar kota, gabener malah welcome perusuh masuk ibukota, plus bayarin biaya RS perusuh. Benar2 penyerapan apbd maksimal emoticon-Tai


Bonus ambulan gerandong bagi2 amplop:

TERSTRUKTUR SISTEMATIS DAN MASSIF!!!
Terima BATA only emoticon-Bata (S)


TSM !!!
0
27-05-2019 19:11
Quote:Original Posted By kevinrifqi
bisa gan, tapi ane yakin sih 2024 bakalan ada calon lain yg LEBIH LEBIH BAGUS daripada HARUS pilih Prabowo


Mending prabowo jadi kek mega. Dia "di belakang layar", uno yang dicapreskan, misalnya.

emoticon-cystg
0
27-05-2019 19:28
wah iya iya ya
0
27-05-2019 19:29
Operasi Rahasia di Balik Rusuh 22 Mei

Kubu 02 harusnya malu, mereka ngerti demokrasi kaga sih? emoticon-Cape d...

Siap menang, harus siap untuk kalah juga
profile-picture
cantona78 memberi reputasi
1
27-05-2019 19:36
gue kurang suka mereka yang 400an lebih itu di hukum tapi semua diumrohkan aja secara permanen ke saudi. biarin hukuman mereka bisa nambah ibadah mereka . biarin mereka muterin ka'bah seumur sisa idup mereka.
profile-picture
cantona78 memberi reputasi
1
Lapor Hansip
27-05-2019 19:44
Balasan post adriol43
Quote:Original Posted By adriol43


Matanya cantikemoticon-Malu


Setuju ama agan
0
27-05-2019 19:53
Pasti ulah gandaruwo ini emoticon-Cool
0
27-05-2019 20:23
Dari awal sudah dihembuskan tentang rencana adanya gerakan people power dan juga demo terkait dengan akan diumumkannya hasil perhitungan oleh KPU. Seandainya para elit politik bisa menahan gerakan ini, kerusuhan nggak akan mungkin terjadi. Perlu diusut tuntas oleh penegak hukum agar bisa diketahui motif dan juga dalangnya.
0
27-05-2019 21:52
TSM vreett .. emoticon-Perancis
0
27-05-2019 21:53
sebelum rakyat +62 bisa tertib antri. negara +62 akan seperti ini terus,

semoga damai rakyat +62.
profile-picture
nowbitool memberi reputasi
1
27-05-2019 23:09
Quote:Original Posted By deathpond
Dia emang tau tp kayaknya ngga setuju
Btw iya gw tau dia bajingan hahahahah
Boi ni cowo atu kelaminnya udah kotorin banyak orang,gw sampe bingung bininya yg sekarang mau sm dia karena apa.bejad bgt...


Masa sih gan.. Ente tau darimana gan? emoticon-Embarrassment
0
Lihat 1 balasan
Halaman 9 dari 11
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.