alexa-tracking
News
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cde9c62f4ae2f10392044c1/tak-lebih-10-menit-bupati-cirebon-dilantik-lalu-diberhentikan
Lapor Hansip
17-05-2019 18:34
Tak Lebih 10 Menit, Bupati Cirebon Dilantik Lalu Diberhentikan
Past Hot Thread
Quote:
Baru Beberapa Menit Dilantik, Bupati Cirebon Sunjaya Diberhentikan
Tak Lebih 10 Menit, Bupati Cirebon Dilantik Lalu Diberhentikan


Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadisastra, dicopot dari jabatan hanya beberapa menit setelah dilantik oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, di Gedung Sate, Bandung, pada Jumat (17/5). Saat itu Sunjaya dilantik bersama Wakil Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, untuk masa jabatan 2019-2024.

Hanya beberapa menit setelah dilantik, Sunjaya langsung dinonaktifkan karena saat ini berstatus terdakwa dugaan suap terkait jual-beli jabatan di Kabupaten Cirebon. Dia diberhentikan sementara dari jabatannya sampai proses hukum yang dijalaninya selesai dan berkekuatan hukum tetap.

Kemudian Wakil Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, ditunjuk Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai Pelaksana tugas (Plt) Bupati Cirebon. Penunjukan itu melalui keputusan Kemendagri yang dibacakan pada acara pelantikan tersebut.

Diketahui bahwa Sunjaya dan Imron terpilih dalam Pemilihan Bupati Cirebon pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018. Keduanya diusung oleh partai tunggal yakni Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan.

Setelah memenangkan Pilkada sebagai petahana, Sunjaya ditangkap dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebelum dilantik. Dia kemudian ditahan KPK dan masih menjalani proses persidangan untuk kasus dugaan korupsi.

Pelantikan Sunjaya sebagai Bupati Cirebon 2019-2024 sebenarnya dijadwalkan pada akhir masa jabatannya sebagai Bupati Cirebon 2014-2019 pada 19 Maret 2019. Namun berdasarkan Surat Mendagri atas pertimbangan proses hukum dan kondusivitas Pemilu 2019, maka pelantikan dilakukan sesudah pencoblosan Pemilu 2019.

Ridwan Kamil menjelaskan pelantikan dilakukan sesuai Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 Pasal 164 ayat (7) yang menyatakan dalam hal calon bupati dan/atau calon wakil bupati terpilih ditetapkan menjadi terdakwa pada saat pelantikan, yang bersangkutan tetap dilantik menjadi bupati dan/atau wakil bupati, kemudian saat itu juga diberhentikan sementara sebagai bupati dan/atau wakil bupati.

"Pertama, ini (dilantik) sesuai prosedur, hak politiknya masih berlaku sebelum inkrah dan sesuai peraturan Kementerian Dalam Negeri hak politiknya karena waktu sudah selesai pilkada dan sebuah prosedur yang dikonsultasikan dengan KPK, maka tidak boleh ada kekosongan kekuasaan," kata Ridwan Kamil usai pelantikan di Aula Barat Gedung Sate, Jumat (17/5).

Saat itu, Penjabat (Pj) Bupati Cirebon yang ditunjuk ialah Dicky Saromi. Namun, kata Ridwan Kamil, setelah waktunya memadai dan kondusif pascapemilu, maka hak politik Sunjaya diberikan dulu sebagai Bupati Cirebon terpilih berupa pelantikan, baru kemudian diberhentikan sementara karena statusnya sebagai terdakwa kasus dugaan korupsi.

"Dan untuk melaksanakan proses hukum yang berlaku, maka di hari yang sama kekuasaan tidak kosong lagi setelah pemberhentian ini ada Plt Bupati," kata Ridwan. (Ananada Gabriel)


Quote:
Tak Lebih 10 Menit, Bupati Cirebon Dilantik Lalu Diberhentikan
Tak Lebih 10 Menit, Bupati Cirebon Dilantik Lalu Diberhentikan


Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melantik Bupati dan Wakil Bupati Cirebon periode 2019-2024 di Aula Barat Gedung Sate, Bandung, Jumat (17/5).

Namun, sejarah tercipta. Hanya sekitar lima sampai sepuluh menit saja, Bupati Cirebon terpilih Sunjaya Purwadisastra harus diberhentikan karena masih memilki kasus hukum.

Dari pantauan Pojok Jabar, beberapa menit usai dilantiknya Sunjaya Purwadisastra, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menggiring Sunjaya keluar ruangan untuk melanjutkan proses penahanan sebagai tersangka kasus korupsi.

Mengingat posisi bupati masih ada masalah hukum yang belum inkrah, posisi wakil bupati Imron Rosyadi yang berdampingan dengan Sunjaya Purwadisastra secara otomatis menggantikan posisinya.

Hal ini berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 131.32-691 Tahun 2019 tentang Pemberhentian Sementara Bupati Cirebon Provinsi Jawa Barat yang ditetapkan di Jakarta, 26 Maret 2019.

“Menunjuk Wakil Bupati Cirebon saudara Imron untuk melaksanakan tugas dan wewenang sebagai (Plt) Bupati Cirebon. Keputusan ini berlaku setelah pelantikan ini berlangsung,” kata Kepala Biro Pemerintahan dan Kerja Sama Setda Jawa Barat Dani Ramdan saat membaca keputusan mendagri di acara pelantikan, Jumat (17/5).

Dalam amanatnya, Gubernur Ridwan Kamil mengingatkan Plt Bupati Cirebon Imron serta jajarannya bahwa dalam lima tahun ke depan tantangan dalam membangun Jawa Barat khususnya di Kabupaten Cirebon akan sangat besar. Terlebih dengan adanya keputusan tentang pengembangan kawasan ekonomi Segitiga Rebana (Cirebon-Patimban-Kertajati) di mana Cirebon terlibat di dalamnya.

"Alhamdulillah kabar baik, akan disetujui dan Insyaallah kawasan paling canggih, paling maju dalam lima atau sepuluh tahun ke depan ada di zona Cirebon,” kata Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil.


SUMBER:
Kumparan
Jpnn

KOMEN TS:
Unik bener ini kejadian
emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
Diubah oleh KASKUS.HQ
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jwildan13 dan 27 lainnya memberi reputasi
26
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Tampilkan isi Thread
Halaman 5 dari 11
17-05-2019 21:18
ibarat barca yg kesenggol si ipulemoticon-Ngakak
0
17-05-2019 21:19
0
17-05-2019 21:22
Rekor baru nih buat koruptor tukang makan fuluzzz rakyat
0
17-05-2019 21:24
10 menit lumayan lah emoticon-Leh Uga
0
17-05-2019 21:26
Mantan wakilnya ketangkep pulisi, bupatinya dicokok kpk. Yg goblog ya pemilihnya, udah tau kriminil masih dipilih juga. Daerah gagal
profile-picture
sudisman2121 memberi reputasi
1
17-05-2019 21:27
Quote:Original Posted By Muzmuz
Yahhh blm jadi gajian bree....


emoticon-Mewek

Hoo oh...
Padahal modal habis banyak emoticon-Nohope
profile-picture
Muzmuz memberi reputasi
1
17-05-2019 21:29
Ya gini ini kelakuan kader pdipret..partai kwontol
0
17-05-2019 21:37
dan betapa malu nya.. klo msh pnya malu
0
17-05-2019 21:41
wkwkwk.. bikin ngakak
0
17-05-2019 21:54


Quote:Original Posted By Jalan Cinta
Kya gak Ada waktu lain buat jemput tersangkanya. Orang2 Kpk seneng drama ya emoticon-Big Grin


Ya memang begini aturan main nya jadi hak politiknya dipenuhi dulu karena di belakang si bupati pasti ada tim sukses yg juga ahli hukum

Quote:Original Posted By filusufkacang
Lah emang dari awal udah tersangka..

Yg bego itu masyarakatnya.. Udah tau tersangka masih aja di pilih..

Kabupaten kwontol.. emoticon-fuck2


Nggak heran, masyarakat belum tentu tahu yg dipilih punya kasus hukum atau tidak.

0
17-05-2019 21:56
Quote:Original Posted By zimbenk
ini termasuk rekor nggak? emoticon-Big Grin


Ya itu tadi
Supaya jadi berita, dan viral
0
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 15
17-05-2019 22:04
didukung kubu 01 lohhh
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
profile-picture
profile-picture
fckjkw dan prokitiwe memberi reputasi
0
17-05-2019 22:05
jual beli jabatan seakan-akan kejadian waw dan langka ya emoticon-Big Grin
padahal mah udah menjamur,,,
dari berbagai instansi pemerintah emoticon-Big Grin ......
dari P*S g*uru ,D*inas, Kep*lisian emoticon-Big Grin ..........
___________

ini buat disimpen dipemerintahan loh emoticon-Big Grin
kalo ditempat kerja mah udah dibleklis mungkin emoticon-Big Grin

emoticon-Shakehand2
0
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 15
17-05-2019 22:06
Kurang selap-selipnya nih makanya bocor hatersnya tidak sebanding pendukungnya
emoticon-Ngakak
0
17-05-2019 22:23
harusnya gak usah dilantik biar gak digaji
0
17-05-2019 22:25
Masyarakat sana gimana sih
emoticon-Bingung
0
17-05-2019 22:32
Quote:Original Posted By cumipenjara
SUMBER:
Kumparan
Jpnn

KOMEN TS:
Unik bener ini kejadian
emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak


Ternyata ad kejadian sakti begini di negara +62
0
17-05-2019 22:32
naknan emoticon-Leh Uga
0
Halaman 5 dari 11
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.