alexa-tracking
others
Batal
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cdd11a30577a95ebb56ad80/polisi-panggil-dokter-ani-hasibuan-terkait-komentar-kpps-meninggal
Lapor Hansip
16-05-2019 14:30
Polisi Panggil dokter Ani Hasibuan Terkait Komentar KPPS Meninggal
Past Hot Thread
Polisi Panggil dokter Ani Hasibuan Terkait Komentar KPPS Meninggal

JAKARTA - Polda Metro Jaya melakukan pemanggilan terhadap dokter Robiah Khairani Hasibuan besok, Jumat 17 Mei 2019.

Perempuan yang biasa disapa Ani Hasibuan ini akan dimintai klarifikasi mengenai komentarnya tentang meninggal ratusan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

"Diagendakan pemeriksaan untuk dokter Ani pada Jumat besok guna klarifikasi," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono kepada wartawan, Kamis (16/5/2019).

Baca Juga:

Ani bakal dimintai keterangan sebagai saksi terlapor buntut komentarnya tentang kejanggalan meninggalnya ratusan petugas KPPS.

Dalam surat panggilan nomor S/Pgl/1158/V/RES.2.5/2019/Dit Reskrimsus yang beredar, Ani dipanggil dalam kasus dugaan tindak pidana menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) dan/atau menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong sebagaimana kontens yang terdapat di portal berita tamshnews.com pada Minggu, 12 Mei 2019.

"(Diperiksa-red) Terkait kematian KPPS," kata Argo.

Panggilan itu merupakan proses penyelidikan atas laporan yang dilayangkan pelapor bernama Carolus Andre Yulika pada Minggu 12 Mei 2019 lalu. Laporan itu teregistrasi dengan nomor LP/2929/V/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus.

Ani dituduh melanggar Pasal 28 Ayat 2 junto Pasal 35 junto Pasal 45 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan/atau Pasal 14 dan/atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana Jo Pasal 55 Ayat 1 junto Pasal 56 KUHP.


Sumber : https://nasional.sindonews.com/read/...gal-1557990450

---

Kumpulan Berita Terkait :

- Polisi Panggil dokter Ani Hasibuan Terkait Komentar KPPS Meninggal Polisi Panggil dokter Ani Hasibuan Terkait Komentar KPPS Meninggal

- Polisi Panggil dokter Ani Hasibuan Terkait Komentar KPPS Meninggal Fahri Hamzah Bela Amien Rais: Polisi Jangan Gunakan Pasal Makar

- Polisi Panggil dokter Ani Hasibuan Terkait Komentar KPPS Meninggal Respons PBB Soal Prabowo dan BPN Tolak Hasil Rekapitulasi KPU

profile-picture
twiratmoko memberi reputasi
1
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
16-05-2019 15:59
Wahh.. Bakalan seru nih.. Bisa2 lebaran di bui nih emoticon-Belgia
Diubah oleh aaron81
profile-picture
profile-picture
anditama1990 dan twiratmoko memberi reputasi
2
16-05-2019 16:01
Hajar terus pak. Terutama yg kabur di arab sana pak
0
16-05-2019 17:01
Temenan sama anaknya sengkuni nih kayaknya.
0
16-05-2019 18:27
puji Tuhan, sekarang semua bgst mulai diberangus satu per satu
0
16-05-2019 19:00
Ini yang bilang :"ini pemilu atau pembantaian" itu kan??
Makanya didamprat sama Adian napitupulu di TV oon yang videonya trending di yutup. Kayaknya emang bener pinter tapi nggak punya hati dan perasaan.

Kalo nggak dibasmi, bakal repot nih menteri pendidikan, kenapa? Karena kita mesti menulis ulang semua buku sejarah daru SD, SMP sampai SMA.

Contoh :
Di masa kolonialisme, Daendles menginisiasi pembuatan tol dari anyer ke panarukan. Tenaga kerja yang dipakai adalah masyarakat sekitar (jawa) dengan sistem kerja rodi. Jumlah korban meninggal selama proses itu nggak terhitung berapa banyak.

Dengan metodolagi dan diksi ibu AH ini maka kita harus menulis sejarah kira2 begini : "Dahulu saat Belanda membuat jalur Anyer-panarukan, ada kerja paksa yang terjadi, kala itu banyak orang yang meninggal dalam prosesnya. Setelah dilakukan penelitian maka disimpulkan bahwa : MEREKA MATI bukan karena KERJA PAKSA OLEH BELANDA bukan juga karena KELELAHAN KARENA KERJA PAKSA OLEH BELANDA, bukan juga karena SIKSAAN SAAT KERJA PAKSA OLEH BELANDA, tetapi Cause of death (COD)nya adalah karena JANTUNGNYA BERHENTI DAN SEBAGIAN LAGI KARENA BATANG OTAKNYA BERHENTI BEKERJA
Diubah oleh pertamaxhabisga
0
16-05-2019 19:46
cewe tapi bego ya begini. ngaku2 independen di IG 02 wkwkw
profile-picture
twiratmoko memberi reputasi
1
16-05-2019 20:50
kalo emang itu racun atau pembunuhan ya pasti rumah sakit dan keluarga bakal kasi pernyataan

lah ini yang asik goreng aja org luar, ngakunya aja netral, jejak internet berkata lain

otopsi aja salah satu korban, minta ijin ke keluarga , kampret berani gak?
jangan asal bacod

Tapi pelajaran ke pemerintah juga sih, mungkin lain kali pileg dan pilpres dipisah, tempat gue itu panitia pemilu nya kerja dan ngitung Ampe pagi 24 jam, banyak diantara mereka yang udh lansia, kecapean emang gak bunuh org , tapi bisa bikin kumat penyakit macem tensi Ama jantung,

atlet yang mati karena kecapean dan berujung serangan jantung, lu pikir kaga ada mpret ?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
thestarlight99 dan 2 lainnya memberi reputasi
3
17-05-2019 12:42
Quote:Original Posted By anti.kritik.212
kalo emang itu racun atau pembunuhan ya pasti rumah sakit dan keluarga bakal kasi pernyataan

lah ini yang asik goreng aja org luar, ngakunya aja netral, jejak internet berkata lain

otopsi aja salah satu korban, minta ijin ke keluarga , kampret berani gak?
jangan asal bacod

Tapi pelajaran ke pemerintah juga sih, mungkin lain kali pileg dan pilpres dipisah, tempat gue itu panitia pemilu nya kerja dan ngitung Ampe pagi 24 jam, banyak diantara mereka yang udh lansia, kecapean emang gak bunuh org , tapi bisa bikin kumat penyakit macem tensi Ama jantung,

atlet yang mati karena kecapean dan berujung serangan jantung, lu pikir kaga ada mpret ?


Betul gan..pemain bola aja banyak yg meninggal pada saat sdg bertanding..bukti lainnya..om2 juga banyak yg meninggal pada saat lagi "main"..itukan semua akibat krn kecapaian/kelelahan..semangat ada tp fisik g mendukung..
0
17-05-2019 13:33
Koq bisa jd spt ini ya pasca pemilu 2019. Banyak kasus yg hrs ditangani polisi dan fakta menunjukkan semua pelaku adalah simpatisan/pengikut kubu 02. Pantas dipertanyakan, mengapa mereka berbuat seperti itu?

Ada sinyalemen mungkin ini akibat narasi elite politik yg tdk punya sikap negarawan, tdk bisa menerima hasil pilpres, tidak siap kalah, menyerang sana-sini yg intinya merekalah yg paling benar dan tdk legowo menerima kekalahan, bahkan ada yg mengajak tdk bayar pajak.

Andai saja elite legowo dan meredam pendukungnya utk bersikap bijak dgn narasi sejuk, mungkin saja efeknya ga gini amat.

Ciyus amat ngomong apa siy ane....
emoticon-Ngakak
Diubah oleh cakepanmelody18
0
17-05-2019 17:08
BERITA HOAX ADALAH BIANG KEGADUHAN
0
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 14
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.