alexa-tracking
Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
Pengumuman! KASKUS mau ada event baru! Isi survey ini dan dapat badge!
1024
1024
KASKUS
51
244
5 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
https://www.kaskus.co.id/thread/5cda5eab26377252733f5832/wartawan-pekerjaan-yang-menguras-pikiran--tapi-sering-dilupakan
Lapor Hansip
14-05-2019 13:22
Wartawan, Pekerjaan Yang Menguras Pikiran Tapi Sering Dilupakan
Past Hot Thread
Sang pemburu berita atau biasa disebut insan pers ini memiliki pekerjaan yang unik bahkan tidak ada duanya. Sebelum ane menjelaskan seperti apa pekerjaannya dan kenapa menguras pikiran, ane mau jelasin dulu perbedaan wartawan, jurnalis dan reporter.

1. Wartawan biasanya sebutkan untuk mereka yang bekerja di media cetak harian atau media on line.
2. Jurnalis itu sebenarnya sama kaya wartawan cuman ini lebih elegan aja, tugas dan kewajibannya sama, mencari berita.
3. Reporter itu biasanya buat mereka yang di media elektronik, seperti tv dan radio.

Hehehehehe. Itu sih pendapat ane, tapi kalau agan beda engga papa sih. Perbedaan menjadikan kita bersama.

Wartawan, Pekerjaan Yang Menguras Pikiran Tapi Sering Dilupakan sumber : lampungpro.com

Nama wartawan juga suka dipermalukan dengan sesama rekannya. Biasanya wartawan mingguan yang sengaja memeras untuk kepentingan pribadi. Modusnya berbagai macam, intinya mereka meminta imbalan agar berita tidak di tulis. Kalau nemu kaya gini laporin aja gan ke polisi, sudah masuk ranah kriminal.

Wartawan sendiri memiliki masing - masing pos.

Ada yang ditempatkan di birokrasi. Biasanya ngepos di kantor, bupati, wali kota, dinas atau kementrian.

Ada yang ditempatkan di kriminal. Biasanya ngepos di Polres, Polresta, Kodim, Korem, Polda atau mabes Polri. Biasanya wartawan kriminal ditempatkan dimana pun yang ada kaitannya dengan kriminal, termasuk kecelakaan dan demo

Ada yang ditempatkan di bidang ekonomi dan bisnis. Nah wartawan ini ngeliputnya di Mall, restoran, dan hal apapun yang berkaitan dengan ekonomi bisnis.

Kerja jadi wartawan itu sangat luar biasa menguras pikiran, kenapa menguras pikiran????. Bayangkan gan, tidak semua wartawan lulusan ilmu komunikasi, ada yang dipertanian, teknik, guru dan sebagainya. Mereka dipaksa untuk mengusai ilmu yang bukan bidangnya, bahkan harus menggali isu lebih dalam, jika isu itu menarik. Ane tidak pernah bayangkan sarjana bahasa inggris harus ngeliput soal kriminal, terpaksa mendadak jadi sarjana hukum, karena berkaitan dengan pasal - pasal. Apalagi wartawan di daerah atau biasa disebut kontributor, mereka harus meliput tindak kriminal, ngeliput perbankan, ngeliput soal politik, kebayang engga gan. Multi talent bangeeettt kan.

Tapi seorang wartawan memiliki kelebihan tersendiri, pertama mendapatkan informasi yang sangat jelas, memiliki teman yang banyak, supel bergaul, pandai berkomunikasi, dan yang pasti ilmunya banyak banget. Ilmu itu belum tentu bisa di dapatkan ditempat lain, selain menjadi wartawan.

Tapi wartawan sering dilupakan. Iya atau tidak wartawan itu saksi hidup sebuah sejarah. Bayangkan ada wartawan seperti Rosihan Anwar yang menjadi saksi di era kemerdekaan sampai pembangunan Indonesia. Ketika informasi tersampaikan ke masyarakat, itu merupakan sebuah kenikmatan tersendiri. Masyarakat dan pemerintah tinggal menikmati. Tapi ketika informasi buruk tersebar, maka wartawan mendapatkan intimidasi.

Ditunggu komentarnya gan. Atau boleh berbagi pengalaman dan cerita. Trima kasih

profile-picture
profile-picture
harajuku911 dan mhmmd08 memberi reputasi
2
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Tampilkan isi Thread
Halaman 2 dari 2
15-05-2019 22:31
dan sering dibenci orang lain emoticon-Big Grin
0
15-05-2019 23:07
Ane denger2 gajinya masih kalah ama buruh pabrik otomotif gan
0
15-05-2019 23:23
Ada yg bilang, mereka pada sedih klo berita kondisinya bagus, aman n terkendaliemoticon-Cape d...
0
15-05-2019 23:43
salute
0
16-05-2019 03:50
Quote:Original Posted By anitsuya
Ane coba liat dari pandangan luasnya aja ya gan..

Kayanya semua bidang pekerjaan saat ini emang bener2 menguras tenaga & pikiran deh. Karena kita tau sendiri lah, jumlah populasi kita makin banyak, sedangkan banyak lintas bidang kemampuan dengan pekerjaannya. Ini sih banyak ya contoh di sekitar kita bahkan temen kita sendiri ada yg kerjaannya sekarang jstru di luar bidang penguasaannya (jurusan kuliah)

Krn makin kesini semua itu serba bersaing gan, tanpa liat derajat, background, dsb. Tapi bagaimana kita bisa SURVIVE dari persaingan tsb.

Alhasil.. Banyak diantara kita terpilih yang tangguh dibanding mereka yang akhirnya nyerah sama kerasnya persaingan saat ini (resign), bahkan termasuk ane yg dulunya idealis sama kerjaan, tapi lama2 enjoy karena ya itu tadi, emang udah jadi kerjaan ya mau gimana lagi, resign pun jg sukur2 kalo punya skill usaha, kalo ga punya? Ya mau ga mau kita pertahankan apa yg bisa kita lakukan saat ini, karena kembali lagi ke poin diatas, banyak orang yg "nyerah", & disaat banyak yg "nyerah" itulah kita selangkah lebih naik lagi derajatnya/karirnya emoticon-Big Grin

Pokoknya tetap enjoy & bersyukur di segala medan aja.. hehehe

Kalo di indonesia,
Bapaknya mantan Pensiunan ESELON PNS Mah.
Anaknya minta jadi PNS Langsung Tetap, tanpa ikut Tes CPNS. Bisa itu masuk langsung keterimaemoticon-Big Grin
Soalnya orang mantan PNS Eselon kan banyak duitnya Buat Nyogok emoticon-Big Grin
0
16-05-2019 04:24
Dulu wartawan dan media ada untuk informasi terdepan dan terpercaya agar mahasiswa bergerak membela rakyat. Sampai banyak media yang dibredel.

Sekarang sebaliknya, media seakan membutakan rakyat dengan framing-framing yang tidak seperti kenyataannya karena mementingkan pemilik modal. Rakyat jadi semakin buta.

Gak respect blas.
Termasuk kaskus yang bentar-bentar politik menjelekkan ini dan itu gak seperti dulu dipersatukan oleh BB18+.

Rindu masa itu emoticon-Ngakak (S)
0
16-05-2019 04:43
yg melupakan siapa oom?
0
16-05-2019 05:11
Quote:Original Posted By KasMilanistiKus
Dulu wartawan dan media ada untuk informasi terdepan dan terpercaya agar mahasiswa bergerak membela rakyat. Sampai banyak media yang dibredel.

Sekarang sebaliknya, media seakan membutakan rakyat dengan framing-framing yang tidak seperti kenyataannya karena mementingkan pemilik modal. Rakyat jadi semakin buta.

Gak respect blas.
Termasuk kaskus yang bentar-bentar politik menjelekkan ini dan itu gak seperti dulu dipersatukan oleh BB18+.

Rindu masa itu emoticon-Ngakak (S)


Jumlah wartawan tukang palak jauh lebih besar daripada wartawan yg benar
0
16-05-2019 05:43
Wartawan sering menjadi korban kekerasan klo meliput
profile-picture
hlwh memberi reputasi
1
16-05-2019 06:08
ogut taunya wartawan bodrek, yang keliling kalo udah deket2 lebaran ama imlek
0
16-05-2019 07:36
iya kalo wartawan bener2,
seringnya sih yg merasa jadi sok wartawan,
yg suka gosipin kehidupan orang
mungkin mau jadi wartawan nggak kesampean?emoticon-Betty emoticon-Ngakak
0
16-05-2019 08:47
klo dulu masih pake tape recorderd yah dan kadang dicatat, klo skrgmah rata rata recorderd'nya pake hp, udah gtu, dibawah kekantor untuk diulas buat laporannya. mungkin gtu kali yah...
0
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 15
16-05-2019 12:56
wartawan klo ngasih berita setengah2 apakah dosa ya?
soalnya kn kdng bnyk yg bgtu emoticon-Bingung
0
16-05-2019 13:43
Para pencari berita
0
16-05-2019 14:54
orang pinter tapi kerjanya sampe jungkir balik ya ini gan.. mantab.. maju terus wartawan Indonesia.. jangan pada mau dibeli ya.. emoticon-Jempol
0
Halaman 2 dari 2
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.