alexa-tracking
News
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cd9a3fc8012ae35dd6acac3/komedi-checkout-koalisi-02
Lapor Hansip
14-05-2019 00:06
Komedi Checkout Koalisi 02
Past Hot Thread
Komedi checkout koalisi 02
Gerindra meminta Demokrat keluar dari Koalisi Indonesia Adil Makmur. Tiada koalisi abadi, yang ada hanyalah kepentingan abadi.

KEPENTINGAN | Dalam politik tak ada ikatan abadi. Yang ada cuma kepentingan yang abadi. Dari kacamata macam itu publik bisa memahami friksi terbuka dalam kubu capres Prabowo Subianto - Sandiaga Uno. Misalnya ada orang Partai Gerindra meminta Partai Demokrat keluar dari koalisi.

Orang Demokrat itu adalah wakil ketua umum, Arief Puyuono. Pekan lalu (10/5/2019) di Jakarta dia bilang, "Demokrat sebaiknya keluar saja dari Koalisi Adil Makmur. Jangan elitenya dan Ketum kayak serangga undur-undur ya. Mau mundur dari koalisi aja pakemencla-mencle segala."

Khalayak bisa menjadikan peristiwa itu sebagai hiburan daripada tegang seolah urusan Pilpres 2019 tak kunjung beres. Ada sejumlah kembang cerita...

Menanggapi gesekan itu, Ketua Divisi Hukum dan Advokasi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean kemarin (13/5/2019) pagi menyebut Puyuono bukan orang penting.

Disebut bukan orang penting, Puyuono membalas siang hari, "Tahu apa kader Demokrat tentang saya di Gerindra. Wong AHY saja bisa saya check out dari cawapresnya Prabowo kok."

Sebelum kasus Puyuono, dalam koalisi tersebut muncul serangan terhadap Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. Pelontarnya adalah Kivlan Zen, pendukung Prabowo, yang menyebut SBY "licik".

Terlalu panjang jika perang kata Demokrat dan Gerindra direntangkan di sini. Pada Juli 2018, misalnya, Wakil Sekjen Demokrat Rachlan Nashidik mencuit, "Saya mau ganti presiden! Kalau demi itu saya harus bekerjasama dengan setan, saya akan lakukan. Apalagi cuma kerjasama dengan Prabowo."Koalisi memang bisa rapuh. Misalnya pasca-Pilpres 2014. Tujuh partai pendukung pasangan capres kalah Prabowo - Hatta Rajasa membentuk Koalisi Merah Putih. Namun akhirnya koalisi itu terurai.

Dalam Pilpres 2019, sebagian anggota KMP mendukung petahana Joko "Jokowi" Widodo. Jelas, para elite partai bisa berganti haluan atas nama apa pun. Jadi kenapa kader dan simpatisan sampai berlebihan membawa urusan ke hati?

Apakah koalisi pendukung Jokowi – Ma'ruf nanti juga bisa berjalan sendiri-sendiri? Lihat saja, terutama menjelang 2024.
Komedi checkout koalisi 02


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...out-koalisi-02

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Komedi checkout koalisi 02 Penyelenggara negara dan PNS harus tolak gratifikasi

- Komedi checkout koalisi 02 Tol Pandaan permudah akses mudik dan wisata Malang

- Komedi checkout koalisi 02 Semua sektor merah, IHSG turun saat penutupan

Diubah oleh KASKUS.HQ
profile-picture
ateeqi memberi reputasi
1
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
14-05-2019 12:25
Pertamax
Jokowi dilawan, dibikin mencret lu pade.

Saya sendiri belum paham, rasanya kok Pak Jokowi one step ahead melulu, ini bener2 kelihaian strategi pak Jokowi sendiri atau ada pemikir2 dibelakang layar yang membantu beliau, atau saking bobroknya strategi, penampilan dan citra yang di(/ter)bangun pada pak Prabowo?
emoticon-Hammer2
Diubah oleh pertamaxhabisga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
koodel dan 2 lainnya memberi reputasi
1
Lihat 1 balasan
Lapor Hansip
14-05-2019 14:01
Balasan post pertamaxhabisga
kalau aku liat di PDIP ada yg jago strategi
Jadi asal mula semuanya ini diawali dari pemilihan tokoh wapresnya
ditambah lagi adanya pengkhianatan/pembocoran strategi pemilihan wapres lawan yg bahkan sebelum diumumkan udah bocor lewat twit dgn kata-kata "jendral kardus" dgn kata lain wapres yg dipilih bukan AHY melainkan orang lain dgn uang berkardus-kardus.
Seandainya AHY, wapres Jokowi kemungkinan besar disiapkan Mahfud MD
Nah berhubung bukan AHY, maka skenario yg paling aman itu adalah cegah peristiwa pencalonan Ahok yg dihadang dgn isu-isu agama. Maka dipilihlah wapres yg sekarang ini
profile-picture
profile-picture
pertamaxhabisga dan tepsuzot memberi reputasi
2
14-05-2019 15:52
Quote:Original Posted By BeritagarID
Komedi checkout koalisi 02
Gerindra meminta Demokrat keluar dari Koalisi Indonesia Adil Makmur. Tiada koalisi abadi, yang ada hanyalah kepentingan abadi.

KEPENTINGAN | Dalam politik tak ada ikatan abadi. Yang ada cuma kepentingan yang abadi. Dari kacamata macam itu publik bisa memahami friksi terbuka dalam kubu capres Prabowo Subianto - Sandiaga Uno. Misalnya ada orang Partai Gerindra meminta Partai Demokrat keluar dari koalisi.

Orang Demokrat itu adalah wakil ketua umum, Arief Puyuono. Pekan lalu (10/5/2019) di Jakarta dia bilang, "Demokrat sebaiknya keluar saja dari Koalisi Adil Makmur. Jangan elitenya dan Ketum kayak serangga undur-undur ya. Mau mundur dari koalisi aja pakemencla-mencle segala."

Khalayak bisa menjadikan peristiwa itu sebagai hiburan daripada tegang seolah urusan Pilpres 2019 tak kunjung beres. Ada sejumlah kembang cerita...

Menanggapi gesekan itu, Ketua Divisi Hukum dan Advokasi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean kemarin (13/5/2019) pagi menyebut Puyuono bukan orang penting.

Disebut bukan orang penting, Puyuono membalas siang hari, "Tahu apa kader Demokrat tentang saya di Gerindra. Wong AHY saja bisa saya check out dari cawapresnya Prabowo kok."

Sebelum kasus Puyuono, dalam koalisi tersebut muncul serangan terhadap Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. Pelontarnya adalah Kivlan Zen, pendukung Prabowo, yang menyebut SBY "licik".

Terlalu panjang jika perang kata Demokrat dan Gerindra direntangkan di sini. Pada Juli 2018, misalnya, Wakil Sekjen Demokrat Rachlan Nashidik mencuit, "Saya mau ganti presiden! Kalau demi itu saya harus bekerjasama dengan setan, saya akan lakukan. Apalagi cuma kerjasama dengan Prabowo."Koalisi memang bisa rapuh. Misalnya pasca-Pilpres 2014. Tujuh partai pendukung pasangan capres kalah Prabowo - Hatta Rajasa membentuk Koalisi Merah Putih. Namun akhirnya koalisi itu terurai.

Dalam Pilpres 2019, sebagian anggota KMP mendukung petahana Joko "Jokowi" Widodo. Jelas, para elite partai bisa berganti haluan atas nama apa pun. Jadi kenapa kader dan simpatisan sampai berlebihan membawa urusan ke hati?

Apakah koalisi pendukung Jokowi – Ma'ruf nanti juga bisa berjalan sendiri-sendiri? Lihat saja, terutama menjelang 2024.
Komedi checkout koalisi 02


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...out-koalisi-02

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Komedi checkout koalisi 02 Penyelenggara negara dan PNS harus tolak gratifikasi

- Komedi checkout koalisi 02 Tol Pandaan permudah akses mudik dan wisata Malang

- Komedi checkout koalisi 02 Semua sektor merah, IHSG turun saat penutupan


Demokrat buat aksi demo knp didepan istana kertanegara, tolak pengusiran sepihak gt judulnyaemoticon-Ngakak
0
14-05-2019 16:46
Quote:Original Posted By aksm
kalau aku liat di PDIP ada yg jago strategi
Jadi asal mula semuanya ini diawali dari pemilihan tokoh wapresnya
ditambah lagi adanya pengkhianatan/pembocoran strategi pemilihan wapres lawan yg bahkan sebelum diumumkan udah bocor lewat twit dgn kata-kata "jendral kardus" dgn kata lain wapres yg dipilih bukan AHY melainkan orang lain dgn uang berkardus-kardus.
Seandainya AHY, wapres Jokowi kemungkinan besar disiapkan Mahfud MD
Nah berhubung bukan AHY, maka skenario yg paling aman itu adalah cegah peristiwa pencalonan Ahok yg dihadang dgn isu-isu agama. Maka dipilihlah wapres yg sekarang ini


maksud yang kutangkap adalah wapres right man in the right place bukan yang terbaik tapi yang bisa jadi senjata ampuh mungkin orang gak seneng mui tapi nu berbeda lagi ceritanya
Diubah oleh uglys111
0
15-05-2019 01:08
Jadi jenguk Bu Ani gak pak Prabowo?
0
15-05-2019 11:00


Quote:Original Posted By aksm
kalau aku liat di PDIP ada yg jago strategi
Jadi asal mula semuanya ini diawali dari pemilihan tokoh wapresnya
ditambah lagi adanya pengkhianatan/pembocoran strategi pemilihan wapres lawan yg bahkan sebelum diumumkan udah bocor lewat twit dgn kata-kata "jendral kardus" dgn kata lain wapres yg dipilih bukan AHY melainkan orang lain dgn uang berkardus-kardus.
Seandainya AHY, wapres Jokowi kemungkinan besar disiapkan Mahfud MD
Nah berhubung bukan AHY, maka skenario yg paling aman itu adalah cegah peristiwa pencalonan Ahok yg dihadang dgn isu-isu agama. Maka dipilihlah wapres yg sekarang ini


Masuk akal juga kalo ada spy di ring 1 prabocor, dan kayaknya MMD udah bisa menerima itu karena mungkin strateginya, opsi2, plan A plan B dll sudah dijabarin di hadapan MMD dan MA, makanya MMD legowo dan nggak jadi BsH yang nyebrang ke kubu sebelah.

Di banyak peristiwa, misal 2016 pas demo 414 terutama 212, antisipasinya one step ahead bener deh.
Ada yang modus, bilang pendemo mau pulang besok pagi, makanya cari tempat nginep, dan yang dituju adalah gedung DPR/MPR, kalo sampe lolos pasti kejadian sidang istimewa MPR tuh, mana ketua MPR dari pan pula. Denger2 sih katanya yang jaga disekitaran gedung DPR itu marinir, jadi makin susah ditembus. Saya yang goblok aja ke baca itu modus, apa lagi Sekelas orang2 intelejen semisal HP.

0
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.