alexa-tracking
News
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cd9598a65b24d18a00b6afc/kubu-prabowo-sandi-rasakan-kejanggalan-hasil-pilpres-di-bali-dan-jateng
Lapor Hansip
13-05-2019 18:48

Kubu Prabowo-Sandi Rasakan Kejanggalan Hasil Pilpres di Bali dan Jateng

Jakarta, Beritasatu.com – Hasil penghitungan suara Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019 di beberapa daerah menuai sorotan. Kubu pasangan calon (paslon) nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, mempertanyakan perolehan suara seperti di Bali dan Jawa Tengah (Jateng). Pihak 02 merasakan adanya kejanggalan.

“Hitungan KPU misalnya, Prabowo-Sandi di Bali hanya mendapatkan 8-9 persen. Apa iya? Di Jateng, katanya (Prabowo-Sandi) 22 persen, apa iya? Padahal dulu Pilpres 2014, Prabowo-Hatta Rajasa mendapatkan 26-26 persen. Apa iya masyarakat Jateng sekarang begitu?” kata Sekretaris Jenderal (sekjen) Partai Gerindra, Ahmad Muzani.

Hal itu disampaikan Muzani dengan didampingi sejumlah sekjen koalisi pendukung Prabowo-Sandi kepada wartawan di Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Jakarta, Minggu (12/5/2019) malam. Muzani mengungkap, Lingkaran Survei Indonesia (LSI) pernah mengadakan jajak pendapat sebelum Pilpres. Hasilnya, situasi kekuatan masing-masing paslon hampir berimbang.

Kemenangan akan ditentukan oleh tokoh-tokoh yang masih bersikap netral. Sebut saja saat itu di antaranya AA Gym, Abdul Somad, dan dai-dai kondang lainnya. Kemudian, lanjut Muzani, beberapa media juga menyampaikan bahwa debat, dan rapat akbar juga menjadi faktor penentu kemenangan. Muzani menegaskan, pihaknya merasa unggul atas semua itu.

“Semuanya kami merasa unggul. Tapi kemudian suaranya seperti itu, apa iya? C1-nya begitu, mungkin iya. Bukan persoalan C1. Kami merasakan ada ketidakadilan dalam prosesnya. Itu berlangsung masif, dan terstruktur,” tukas Muzani. Program pemerintah seperti PKH dan janji gaji ke-13 pun dikritik kubu Prabowo-Sandi.

Muzani pun menyoroti pembagian sertifikat tanah. “Sertifikat enggak dibagi lagi. Apakah masih akan dibagi lagi atau tidak, kita tidak tahu. Apakah PKH sudah selesai programnya atau tidak, kita tidak tahu. Semua itu yang menyebabkan kami merasa ada pencampuradukkan antara wewenang kekuasaan dengan pencalonan presiden,” tukas Muzani.

https://www.beritasatu.com/politik/5...ali-dan-jateng

Masa sih wok??
Aku tercengang....emoticon-Bingungbingungemoticon-Bingung
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bstepanus dan 6 lainnya memberi reputasi
7
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Tampilkan isi Thread
Halaman 4 dari 4
Lapor Hansip
13-05-2019 22:38
Balasan post paijoblondo
Quote:Original Posted By paijoblondo
Kalo versi gue sebagai sebagai warga jateng kenapa 02 ambyar di jateng :
1. Persepsi sebagian warga jateng seperti tetangga2 gue terutama yang sudah berumur menganggab wowok capres yang temperamental dan minim tatakrama, terlalu jauh grade-nya dibanding pak kowi emoticon-Embarrassment

2. Faktor Kyai Makruf, 2019 koalisi Banteng dan Nu sangat terasa di jateng lebih greget dibanding 2014, kyai2 lokal di jateng banyak yang jadi jurkam bayangan, dan selalu bilang warga NU punya kewajiban moral untuk memenangkan kadernya jadi wapres emoticon-Embarrassment


Cuman ngaku org jawa padahal nama jawa nyatut doang, aslinya chinak..
Ngak bakal tau tatakrama cultur kemasyarakatan jawa..
sama persis dengan sengkuni, ngak paham kultur budaya kemasyarakatan jawa, cuman ngandelin aga nya islam doang.

Mana ada org jawa suka dengan tingkah laku sengkuni..

Wowok pikir hasil pilkada = hasil pilpres..
bs dapet 40% lebih..

Lupa peranan NU di jawa tengah seperti apa.. Pantura itu nurut ama habib lutfi..
di bagian wetan itu penuh ulama2 sepuh NU..

Wowok pikir.. wowok punya otak.. faktanya goblog lebih drpd org goblog..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
labisoen dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
13-05-2019 22:44
Ngga sportif nii kalahnya kubu 02
Diubah oleh anjinggila666
profile-picture
profile-picture
vegasigitp dan simsol... memberi reputasi
2 0
2
13-05-2019 22:55
Wkwkw ini goblok boongan apa beneran? Sumpeh ane bener2 ga bs bedain emoticon-Wow
profile-picture
vegasigitp memberi reputasi
1 0
1
13-05-2019 23:31
nuduh asal doang, gapake bukti... emoticon-Big Grin
profile-picture
vegasigitp memberi reputasi
1 0
1
14-05-2019 00:41
ada yg dapet 100 milyar gak kira kira..??
profile-picture
vegasigitp memberi reputasi
1 0
1
14-05-2019 01:46
fix ampe replyan gua ga ada seekor nasbung cileduk, padang, pekan baru, depok, jakarta 1 pun. bohir dah males jajanin donatur.

kalo lo nemu nasbung pake tag donatur sekarang berarti tu nasbung begok, jajan aja masih ketoprak setengah porsi, gaya gayan mau beli donatur sendiri.
profile-picture
liee memberi reputasi
1 0
1
14-05-2019 02:12
satu2 nya yg terbukti tersutuktur sistematis masif dan brutal ya kegoblokan kampret... emoticon-Leh Uga
Diubah oleh ZaLazaR92
profile-picture
balineseryuu memberi reputasi
1 0
1
14-05-2019 03:25
nanti dicoba lagi tahun 2024...
0 0
0
14-05-2019 04:15
Janggal banget emang
Kelewatan
Kok gitu amat ya?
Mestinya 0,22% donk
99,78% ke Jokowi
Saya rasa wajar BPN harus bawa ini ke MK, ini harus.
Tidaklah patut rasanya sebuah sistem besar berlandaskan kedunguan yang terstruktur, sistematis dan masif dihargai 22% suara sebesar itu.
0 0
0
14-05-2019 04:24
Wong Jateng yo ra sudi milih dapurmu Wok.Kakekane koe lan pendukungmu ming ngeceni wae yo tak baleslah.Ra ono pengaruhe blas awakmu nunjuk Djoko Santolol karo Sudirman Sagne.Terakhir Prabowo koclok,BPN cengoh,Kampret idiot
0 0
0
14-05-2019 06:59
Quote:Original Posted By azis.sattar
Jakarta, Beritasatu.com – Hasil penghitungan suara Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019 di beberapa daerah menuai sorotan. Kubu pasangan calon (paslon) nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, mempertanyakan perolehan suara seperti di Bali dan Jawa Tengah (Jateng). Pihak 02 merasakan adanya kejanggalan.

“Hitungan KPU misalnya, Prabowo-Sandi di Bali hanya mendapatkan 8-9 persen. Apa iya? Di Jateng, katanya (Prabowo-Sandi) 22 persen, apa iya? Padahal dulu Pilpres 2014, Prabowo-Hatta Rajasa mendapatkan 26-26 persen. Apa iya masyarakat Jateng sekarang begitu?” kata Sekretaris Jenderal (sekjen) Partai Gerindra, Ahmad Muzani.

Hal itu disampaikan Muzani dengan didampingi sejumlah sekjen koalisi pendukung Prabowo-Sandi kepada wartawan di Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Jakarta, Minggu (12/5/2019) malam. Muzani mengungkap, Lingkaran Survei Indonesia (LSI) pernah mengadakan jajak pendapat sebelum Pilpres. Hasilnya, situasi kekuatan masing-masing paslon hampir berimbang.

Kemenangan akan ditentukan oleh tokoh-tokoh yang masih bersikap netral. Sebut saja saat itu di antaranya AA Gym, Abdul Somad, dan dai-dai kondang lainnya. Kemudian, lanjut Muzani, beberapa media juga menyampaikan bahwa debat, dan rapat akbar juga menjadi faktor penentu kemenangan. Muzani menegaskan, pihaknya merasa unggul atas semua itu.

“Semuanya kami merasa unggul. Tapi kemudian suaranya seperti itu, apa iya? C1-nya begitu, mungkin iya. Bukan persoalan C1. Kami merasakan ada ketidakadilan dalam prosesnya. Itu berlangsung masif, dan terstruktur,” tukas Muzani. Program pemerintah seperti PKH dan janji gaji ke-13 pun dikritik kubu Prabowo-Sandi.

Muzani pun menyoroti pembagian sertifikat tanah. “Sertifikat enggak dibagi lagi. Apakah masih akan dibagi lagi atau tidak, kita tidak tahu. Apakah PKH sudah selesai programnya atau tidak, kita tidak tahu. Semua itu yang menyebabkan kami merasa ada pencampuradukkan antara wewenang kekuasaan dengan pencalonan presiden,” tukas Muzani.

https://www.beritasatu.com/politik/5...ali-dan-jateng

Masa sih wok??
Aku tercengang....emoticon-Bingungbingungemoticon-Bingung


Di Bali jadi segitu ya karena 02 bawa2 mayoritas lah, bawa2 agama, apalagi Sandi 2x ke Bali ngomong wisata syariah.. jelas jeblok suara nya..
emoticon-Ngakak
0 0
0
14-05-2019 08:11
Quote:Original Posted By ontacomel
Cuman ngaku org jawa padahal nama jawa nyatut doang, aslinya chinak..
Ngak bakal tau tatakrama cultur kemasyarakatan jawa..
sama persis dengan sengkuni, ngak paham kultur budaya kemasyarakatan jawa, cuman ngandelin aga nya islam doang.

Mana ada org jawa suka dengan tingkah laku sengkuni..

Wowok pikir hasil pilkada = hasil pilpres..
bs dapet 40% lebih..

Lupa peranan NU di jawa tengah seperti apa.. Pantura itu nurut ama habib lutfi..
di bagian wetan itu penuh ulama2 sepuh NU..

Wowok pikir.. wowok punya otak.. faktanya goblog lebih drpd org goblog..


Bapak ibuku yo ngono gan, wis dieling2ke karo mbah yai. Pokoe pemilu iki milih pak jokowi karo kiai maruf. Yowis, wong tuoku yo auto manut. Wkwkw. Malah wis koyo MLM wong tuoku le promosi 01. Dibayar? Ora! Produke le promosi ya ora adoh karo hasil kerja. Wkwk
profile-picture
labisoen memberi reputasi
1 0
1
Lapor Hansip
14-05-2019 10:06
Balasan post fredrickz
Quote:Original Posted By fredrickz
Silent majority bro..ada orang d sosmed diem2 soal politik tp perhatikan tim 02 makin menggila..contohnya temen gua yg 2hari sebelum pilpres dari 02 membelot ke 01 tanpa ngoceh d sosmed


termasuk saya, silent reader di sosmed pilihan tetap petahana
0 0
0
Lapor Hansip
14-05-2019 10:16
Balasan post tiwer
Quote:Original Posted By tiwer
Kubu Prabowo-Sandi Rasakan Kejanggalan Hasil Pilpres di Bali dan Jateng


Kubu Prabowo-Sandi Rasakan Kejanggalan Hasil Pilpres di Bali dan Jateng


salah satu blunder besar PS, orang JOGJA terkenal kalem dan santun disuguhi GEBRAK MEJA, orang jadi gk repek sama dia.
profile-picture
tiwer memberi reputasi
1 0
1
Lapor Hansip
14-05-2019 10:33
Balasan post longneversee
Jleb Bli
Jeg menusuk kalbu yang sok menggebu!

Yang ada justru heran kok bisa dapat suara di Bali, untung dikit hehe
Diubah oleh balineseryuu
profile-picture
masdhekijunior memberi reputasi
1 0
1
14-05-2019 10:52
gak mau nerima kekalahan 🤔
0 0
0
Halaman 4 dari 4
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.