alexa-tracking
News
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
4.11 stars - based on 9 vote 5 stars 0 stars
https://www.kaskus.co.id/thread/5cc7e9332f568d3cde7a4461/3-aturan-bijak-dalam-berutang-agar-tidak-harus-bunuh-diri-hanya-karena-masalah-utang
Lapor Hansip
30-04-2019 13:20
3 Aturan Bijak dalam Berutang agar Tidak Harus Bunuh Diri Hanya Karena Masalah Utang
Past Hot Thread
Kala kamu menuduh aku Menteri Pencetak Utang, Kami bekerja siang malam Menyediakan jaminan, agar 96.8 Juta rakyat terlindungi dan tetap sehat. Merawat Ratusan ribu sekolah dan madrasah, agar mampu memberi bekal ilmu dan taqwa, bagi puluhan juta anak-anak kita untuk membangun masa depannya.

Itu adalah penggalan puisi Sri Mulyani ketika dituduh sebagai “kementerian pencetak utang”.

Sementara itu ada Zulfadhli yang merupakan seorang sopir taksi Blue Bird, ditemukan tewas di dalam kamar kosan di kawasan Mampang, Jakarta Selatan. Zul meninggalkan surat wasiat yang tidak hanya berisi pesan kepada keluarganya, tetapi juga kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dalam surat wasiat tersebut, Zul meminta lembaga pengendali institusi keuangan itu untuk menghentikan praktik pinjaman online. Almarhum Zulfadli meminjam uang Rp500 ribu dari salah satu pinjaman online.

3 Aturan Bijak dalam Berutang agar Tidak Harus Bunuh Diri Hanya Karena Masalah Utang

Utang pada dasarnya sudah menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan dalam sejarah kehidupan manusia. Sejak terciptanya uang dengan beragam bentuknya sebagai alat bayar, mungkin utang atau pinjam meminjam dengan adanya sejumlah kompensasi saat membayarnya sudah timbul.

Sama seperti transaksi keuangan lainnya, utang sebenarnya adalah perantara untuk mendapatkan suatu tujuan. Jadi utang adalah kendaraan kita dalam mencapai tujuan tertentu. Oleh karenanya keberhasilan pencapaian atau mencapai tujuan tadi sangat dipengaruhi oleh bagaimana kita mengelola kendaraan tadi dengan baik. Ibarat mobil, untuk mencapai tujuan tertentu kita harus bisa mengelola waktu, emosi dan cara mengendarai kendaraan tadi.

Dalam perencanaan keuangan, utang bukanlah menjadi sesuatu yang tahu untuk dibicarakan, bahkan dalam skala prioritas, pembayaran utang bahkan harus didahulukan dibandingkan dengan melakukan investasi apalagi dibandingkan konsumsi.

Utang pada dasarnya membantu kita untuk memperoleh sesuatu aset yang belum saatnya kita miliki, membantu masalah keuangan untuk jangka pendek, dan juga alternatif pendanaan sebelum kita menggunakan dana kita yang belum cair.

3 Aturan Bijak dalam Berutang agar Tidak Harus Bunuh Diri Hanya Karena Masalah Utang

Karena itulah, penggunaan utang tidak boleh sembarangan. Sebab hukum dalam utang itu jelas yaitu ketika kita berutang maka kita harus membayar. Tidak ada alasan lain.

Karena harus bayar, maka saat berutang kita memang harus benar benar pintar dalam pengelolaannya. Dimulai dengan tujuan pengambilan utang, besaran utang yang akan kita ambil, dan terakhir darimana utang itu diambil.

Masalahnya, kita sering membalik urutan tadi. Karena kemudahan untuk mengambil maka kita menganggapnya sebagai kesempatan untuk mendapat uang tambahan. Padahal kita belum mengetahui bagaimana sistem di lembaga pemberi utang tadi, besaran tidak disesuaikan dengan kemampuan bayar dengan anggapan “karena mudah, maka kalau bisa banyak kenapa harus sedikit?” Pada akhirnya ketika dana itu cair, tidak jelas tujuan pengambilan utang akibatnya kebanyakan digunakan untuk memenuhi keinginan yang tidak jelas.

Walaupun utang itu diperbolehkan dalam pengelolaan keuangan, namun sumber dana dari utang ini memang tidak dianjurkan untuk diambil secara sembarangan. Perlu kepiawaian dalam mengelola dan menggunakannya sebagai bagian cara untuk meningkatkan aset atau kekayaan kita.

3 Aturan Bijak dalam Berutang agar Tidak Harus Bunuh Diri Hanya Karena Masalah Utang

Sekadar untuk diketahui, hamper tidak ada orang kaya yang tidak punya utang. Tapi memang mereka tahu bagaimana cara menggunakannya, untuk apa tujuannya dan ke mana utang itu diambil.

Karena memang tidak dilarang, maka sampai saat ini menggunakan utang masih diperbolehkan asal dengan aturan :

Quote:1. Digunakan untuk kebutuhan dan pengeluaran yang mendesak
Dalam hidup harus diakui akan banyak terjadi pengeluaran mendadak dan penting yang harus dikeluarkan di mana kita tidak mengantisipasinya. Saat anggota keluarga sakit, dana di rekening dan tunai terbatas, asuransi tidak dimiliki, maka kalau memang utang adalah penyelamat nyawa maka utang sebaiknya dilakukan.


Quote:2. Untuk aset atau kegiatan produktif
Menggunakan utang sebagai sarana untuk mendapatkan aset yang produktif atau membantu kita berkegiatan produktif adalah salah satu hal yang boleh juga digunakan sebagai alasan. Pastikan aset produktif tadi bisa membantu minimal 60% angsuran cicilan Anda, maka dengan demikian tidak akan mengganggu kegiatan konsumsi harian dan bulanan Anda.

3 Aturan Bijak dalam Berutang agar Tidak Harus Bunuh Diri Hanya Karena Masalah Utang


Quote:3. Aset yang meningkat nilainya
Nah, ini hal yang pentingjuga. Saat Anda berutang, dan mendapatkan aset, alangkah baiknya bila aset tadi memberikan nilai tambah untuk kekayaan Anda. Dengan demikian utang menjadi sarana untuk menambah aset dan kekayaan Anda. Terakhir, pastikan Anda tahu kemana Anda berutang. Makin mudah diberi, maka makin besar juga bunga yang menjadi tanggungan Anda. Sebab dengan kemudahan tadi artinya si pemberi pinjaman akan mengkonversi risiko dirinya dengan bunga yang lebih tinggi dan aturan denda yang lebih berat. Semoga Anda bisa berutang dengan bijak, dan tidak harus bunuh diri hanya karena masalah utang. 


Terakhir, waktu lebih berharga dari uang. Anda bisa mendapat lebih banyak uang tapi tidak bisa mendapat lebih banyak waktu.




Diubah oleh babygani86
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bombardirdah dan 11 lainnya memberi reputasi
12
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Tampilkan isi Thread
Halaman 2 dari 5
04-05-2019 12:46
Alhamdulliah smpe saat ini ane ga pernah brhutang, kredit barang pun tak pernah 🙏🙏🙏
0
04-05-2019 12:53
itu klo ga dibunuh dulu sama debt collectornya yah emoticon-Smilie
0
04-05-2019 13:01
Rasa2nya musykil klo hidup tanpa utang, dan terlalu berspekulasi dlm mengelola utang jg berbahaya, pandai2lah untk memikirkan matang2 utk pengelolaannya, bila sudah yakin, lanjutkan dgn segala konsekuensinya..
0
04-05-2019 13:05
No 2 lebih baik
Diubah oleh ihsan1933
0
04-05-2019 13:15
prinsip ane dari sd ampe kuliah sangat2 jarang banget ngutang , kalo ngutang jg ke orang tua ga pernah ke kawan. dan kalo ngutang terus lewat bayar nya malu ampe semalu2 nya dalam hidup. tapi malah sebagian kawan ane ngutang terus ditagih / lewat malah galakan dia (ngutang) wkkwkwk
0
04-05-2019 13:18
Kalau bisa mah jangan utang. Tapi MENABUNG.
0
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 15
04-05-2019 13:23
ngeri sih ngutang, ane juga pernah punya cicilan, beuh terasa dikejar2 kapok sih sebetulnya, tapi belum punya rumah.
0
04-05-2019 13:25
bukan gimana sih.. harusnya emang dari awal dihitung dan dipikir mateng2 sebelum pinjem.. bukan menyalahkan orang lain atau OJK ketika tidak dapat bayar utang.. kalo dari awal emang ga beres ya jangan pinjem.. tapi ya gatau lagi ya, semua kembali ke masing2.. ane gatau utang piutang sama OJK atau apalah itu gimana karena emang ga pernah utang kecuali yg receh ke temen dan pinjem pasti cepet kembali kalo ane, kepikiran terus kalo ga segera kembalikan utang ke temen.. dan justru temen diutangi malah susah ditagih juga ga enak.. serba salah deh kalo jadi pemberi utang..
0
Post ini telah dihapus oleh kaskus.support17
04-05-2019 13:41
ngutang itu tidak dilarang... asal bukan utang RIBA, apa itu utang riba... yaitu pengembalian berlebih dari pinjaman uang dibayar uang. emas dibayar dengan emas, atau barang sejenis seperti kebutuhan pokok beras dibayar beras. yang diperbolehkan pengembalian berlebih adalah JUAL BELI, yaitu uang dengan barang.. misal dibeli barang secara kredit. akadnya harus dibuat di awal... tidak ada pertambahan nilai atau denda.Allah SWT berfirman:

اَلذِيْنَ يَأْكُلُوْنَ الربٰوا لَا يَقُوْمُوْنَ اِلا كَمَا يَقُوْمُ الذِيْ يَتَخَبطُهُ الشيْطٰنُ مِنَ الْمَس ۗ ذٰلِكَ بِاَ نهُمْ قَا لُوا اِنمَا الْبَيْعُ مِثْلُ الربٰوا ۘ وَاَحَل اللهُ الْبَيْعَ وَحَرمَ الربٰوا ۗ فَمَنْ جَآءَهٗ مَوْعِظَةٌ منْ ربهٖ فَا نْتَهٰى فَلَهٗ مَا سَلَفَ ۗ وَاَ مْرُه اِلَى اللهِ ۗ وَمَنْ عَادَ فَاُولئِكَ اَصْحٰبُ النارِ ۚ هُمْ فِيْهَا خٰلِدُوْنَ
"Orang-orang yang memakan riba tidak dapat berdiri, melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan karena gila. Yang demikian itu karena mereka berkata bahwa jual beli sama dengan riba. Padahal, Allah telah menghalalkan jual-beli dan mengharamkan riba. Barang siapa mendapat peringatan dari Tuhannya, lalu dia berhenti, maka apa yang telah diperolehnya dahulu menjadi miliknya dan urusannya (terserah) kepada Allah. Barang siapa mengulangi, maka mereka itu penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya."
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 275)
tapi apabila sudah tahu... masih juga RIBA... maka Siap-siaplah diperangi ALLAH dan RASULNYA... bentuk diperangi terserah Allah... Allah SWT berfirman:

يـاَيهَا الذِيْنَ اٰمَنُوا اتقُوا اللهَ وَذَرُوْا مَا بَقِيَ مِنَ الربوا اِنْ كُنْتُمْ مؤْمِنِيْنَ
"Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang beriman."
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 278)


Allah SWT berfirman:

فَاِ نْ لمْ تَفْعَلُوْا فَأْذَنُوْا بِحَرْبٍ منَ اللهِ وَرَسُوْلِهٖ ۚ وَاِ نْ تُبْتُمْ فَلَـكُمْ رُءُوْسُ اَمْوَا لِكُمْ ۚ لَا تَظْلِمُوْنَ وَلَا تُظْلَمُوْنَ
"Jika kamu tidak melaksanakannya, maka umumkanlah perang dari Allah dan Rasul-Nya. Tetapi jika kamu bertobat, maka kamu berhak atas pokok hartamu. Kamu tidak berbuat zalim (merugikan) dan tidak dizalimi (dirugikan)."
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 279)

0
04-05-2019 13:49
DULU JANJI GA BAKAL NGUTANG-NGUTANG,GAK BAKAL IMPAR IMPOR DAN LAEN2

HAAALLLAAAHHHH OMONG KOSONG! emoticon-DP
Diubah oleh ajrafols
0
Lihat 1 balasan
04-05-2019 13:49
keren quote penutupnya gan.
anda dapat memiliki lebih banyak uang, tapi anda tak dapat memiliki lebih banyak waktu.
0
04-05-2019 13:49
kerja gan,dapet duit banyak,kgk usah utang lagi emoticon-Cool
0
04-05-2019 13:55
hutang oh hutang
0
04-05-2019 13:59
Simpel..

Waktu mau ngutang...ingat 3 hal ini :

1.Pahami aturan main utangnya.
Jangan bodoh, dan bila bodoh jangan sok berani berani main tandatangan T&C.
Baca dan pahami seluruh aturan sebelum melakukan kesepakatan utang piutang.

2.Gunakan utang untuk hal yang betul betul penting. Jangan berutang hanya karena rakus dan ngejar gaya.

3.Persiapkan manajemen perencanaan dan sumber pembayaran utang.
Jangan ngutang kalo tau gak sanggup bayar.. Pemberi utang itu bukan lembaga amal dan zakat. Utang bukan sedekah..
Jadi ...inget bayar utang dan jangan koar koar riba waktu giliran bayar, sementara waktu duitnya cair, ga merasa itu riba.. Karena anjing saja gak bakal menggigit tangan orang yang sudah menolongnya..
Jadi...pliss...jangan lebih rendah dari anjing..!!!


Diubah oleh EVANZSKO
profile-picture
profile-picture
profile-picture
raafirastania26 dan 2 lainnya memberi reputasi
3
04-05-2019 14:03
biasa nya kalau yg punya hutang kalau di tagih lebih galak gan.
0
04-05-2019 14:25
Yg parah itu pinjaman online, bunganya gila bener2 rentenir kalau itu, sebaiknya hati2 sama pinjaman online.
Ane ngehutang biasa beli keperluan elektronik di rumah, seperti kulkas, mesin cuci, ac kerena ane bituh, dan ane pakai hutang cicilan yg nol persen, jd ga ada bunganya, tp tetep aja ada biaya materai emoticon-Big Grin setiap bayar cicilan
profile-picture
JustNothing00 memberi reputasi
1
04-05-2019 14:35
Mendingan nabung daripada ngutang, kalaupun emang harus ngutang, harus jadi uang lagi.. emoticon-Cendol Gan
0
Post ini telah dihapus oleh kaskus.support17
Halaman 2 dari 5
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.