Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
4603
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5a062830dac13e9f048b4567/roman-sejarah-sinar-jingga-ditanah-blambangan
Dahulu Blambangan adalah sebuah kerajaan berdaulat. sebelum ditaklukkan Majapahit atau mungkin Singasari semasa Ken Arok dan keturunannya berkuasa di sana.
Lapor Hansip
11-11-2017 05:29

[ROMAN SEJARAH] SINAR JINGGA DITANAH BLAMBANGAN

Past Hot Thread
"Dahulu Blambangan adalah sebuah kerajaan berdaulat. sebelum ditaklukkan Majapahit atau mungkin Singasari semasa Ken Arok dan keturunannya berkuasa disana. Majapahit menempatkan Keturunan Empu Kepakisan, yaitu Dalem Kepakisan dari Kediri pada tahun 1265 Caka untuk memerintah Blambangan.
Pembentukan Istana Utara di Panarukan untuk menjaga Bandar pelabuhan Panarukan yang dekat Pelabuhan pelabuhan utama Majapahit. Apalagi sejak Keraton dikuasai Orang orang Majapahit sebagai taklukan, yaitu dari Keluarga Empu Kepakisan. Semakin berkembang saja Keraton Utara itu. Sementara keraton timur berada di Kutalateng, semenanjung Banyuwangi. Disana tinggal keluarga taklukan dari dinasti Blambangan terdahulu.
"





Quote:
ini kisah tentang anak jaman dahulu yang hidup di era
Kerajaan Majapahit.
Jelas ini bukan kisah nyata, ini 100% fiksi!
meski begitu, yang merasa tahu, kenal akan tokoh yang diceritakan. Mohon dengan amat sangat tidak membocorkannya, agar tidak merusak alur cerita.

Bila ada kesamaan kisah hidupnya dengan salah satu tokoh di cerita ini, saya mohon maaf, tidak ada maksud untuk membuka kisah lama Anda.
Saya hanya iseng nulis cerita.

Jadi.. Selamat membaca!

profile-picture
profile-picture
profile-picture
Gimi96 dan 107 lainnya memberi reputasi
102
Tampilkan isi Thread
icon-close-thread
Thread sudah digembok
Halaman 159 dari 219
[ROMAN SEJARAH] SINAR JINGGA DITANAH BLAMBANGAN
30-04-2019 12:02
Quote:Original Posted By westborneo73
Jingga terduduk di dermaga. Memandang lautan luas dengan pandangan kosong...Tak terasa air mata Jingga menitik...
Lencari..aku ingin menemuimu..meski hanya dalam mimpi...
Tiba tiba...ada suara di belakang Jingga...
Kakang...Kakang Jingga..ini aku cari..Lencari...
Sontak Jingga membalikkan badan ...kaget campur haru menjadi satu..seakan tak percaya..
#updateisengiseng
#baper


Jingga kemudian mendekati lencari dengan tatapan haru bercampur gembira. Setelah keduanya semakin dekat tiba2 lencari ketawa hiiihiii hiiihiiii dan terbang ke arah pepohonan...kemudian jingga berteriak jancooookkk!!! Ternyata itu kuntilanak yg nyamar jadi cari
#versihorror
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
[ROMAN SEJARAH] SINAR JINGGA DITANAH BLAMBANGAN
30-04-2019 12:49
mantap paman updatenyaemoticon-thumbsup

haduh cari2, bkin galau jingga aja emoticon-Hammer

tinggal ikut tari ketemu jingga doang, pake baper trus balik ke krajaan sunda

puyeng 7 keliling dah itu jingga gak jadi ketemu cari
nasibmu jinggaemoticon-norose

tapi masih ada neng nana sih di sbelah emoticon-Genit:
0 0
0
[ROMAN SEJARAH] SINAR JINGGA DITANAH BLAMBANGAN
30-04-2019 13:10
Quote:Original Posted By PendekarTayli


Jingga kemudian mendekati lencari dengan tatapan haru bercampur gembira. Setelah keduanya semakin dekat tiba2 lencari ketawa hiiihiii hiiihiiii dan terbang ke arah pepohonan...kemudian jingga berteriak jancooookkk!!! Ternyata itu kuntilanak yg nyamar jadi cari
#versihorror


Merasa kesal karena dipermainkan, Jingga segera menghantam kampret yang hinggap di pepohonan itu dengan batu kerikil. Duarr... kampret itu mengeluarkan asap dan tiba-tiba berubah menjadi.....(lanjutgan)emoticon-Embarrassment
0 0
0
[ROMAN SEJARAH] SINAR JINGGA DITANAH BLAMBANGAN
30-04-2019 13:13
Dan ternyata jingga masih pada perasaan yang sama.
Tetap pada hati yang sama.
Seberapa kuat'y tetap saja lemah didepan cinta.
Dan dugaanku tepat...
Mereka sama-sama labil dalam hal asmara.
Oh nana..
Hanya kamu yang mampu mengalihkan duniaku.
emoticon-Embarrassment emoticon-Embarrassment emoticon-Embarrassment
profile-picture
shafanya memberi reputasi
1 0
1
[ROMAN SEJARAH] SINAR JINGGA DITANAH BLAMBANGAN
30-04-2019 13:18
Semakin penasaran ceritanya...terima kasih ki...
0 0
0
[ROMAN SEJARAH] SINAR JINGGA DITANAH BLAMBANGAN
30-04-2019 17:17
duh sedih
0 0
0
[ROMAN SEJARAH] SINAR JINGGA DITANAH BLAMBANGAN
30-04-2019 23:49
nikmati dan nunggu kelanjutan part selanjutnya
0 0
0
[ROMAN SEJARAH] SINAR JINGGA DITANAH BLAMBANGAN
01-05-2019 11:57
Update ki😁
Diubah oleh kontraktor.ping
0 0
0
[ROMAN SEJARAH] SINAR JINGGA DITANAH BLAMBANGAN
01-05-2019 16:21
mantep konflik ga abis2...
0 0
0
[ROMAN SEJARAH] SINAR JINGGA DITANAH BLAMBANGAN
01-05-2019 16:31
dan aku pun hanya bisa duduk terdiam di pinggiran dermaga, menanti datangnya upadate dari ki Curah..

emoticon-DP
0 0
0
[ROMAN SEJARAH] SINAR JINGGA DITANAH BLAMBANGAN
01-05-2019 23:55
mantap...💕
0 0
0
[ROMAN SEJARAH] SINAR JINGGA DITANAH BLAMBANGAN
02-05-2019 13:41
Quote:Original Posted By lombokjowo
Saking kesalnya dengan si kuntiiii...jingga memungut buah mengkudu,secepat kilat beeeetttt....dia makan mengkudu itu,,,,sambil berguman...paitnya mengkudu,tak sepait berpisah denganmu cariiii.....


Hahahaemoticon-Ngakak agan lombokijo bisa juga ini bikin kekeh aja.. hhehe smbil nunggu update ki curah boleh lah kekeh bentar.. lanjut ki lombok
0 0
0
[ROMAN SEJARAH] SINAR JINGGA DITANAH BLAMBANGAN
03-05-2019 23:10
masih setia menunggu, semoga ada update dari ki curah. semangat ki
0 0
0
[ROMAN SEJARAH] SINAR JINGGA DITANAH BLAMBANGAN
03-05-2019 23:21
begadang nunggu lencari
0 0
0
[ROMAN SEJARAH] SINAR JINGGA DITANAH BLAMBANGAN
04-05-2019 02:04
OPERASI DI MALUKU


Pasukan Gembong berlayar menuju gugusan kepulauan Maluku. Disanalah tempat rempah rempah bersumber. Banyak saudagar besar Majapahit datang kesana membeli komoditas itu untuk dijual kembali di Jawa kepada saudagar saudagar Mancanegara. Kapal Raden Sastro salah satunya.
Majapahit dengan kekuatan armada lautnya memberi keamanan kawasan nusantara. Para saudagar menggantungkan keamanan mereka kepada armada Majapahit yang tersebar dari barat sampai ke timur. Majapahit tidak melakukan penaklukan kepada kerajaan kerajan kecil di Maluku selama mereka mau bekerjasama menjaga keamanan kawasan dan mendukung perdagangan yang diatur Majapahit. Jadi wajar bila kelak di Maluku tidak banyak ditemukan candi candi peninggalan Majapahit sebagai bukti adanya Raja Vasal dari keturunan Majapahit, Tidak seperti kerajaan Vasal Majapahit. Yang harus dipimpin oleh keluarga raja, atau bangsawan utusan Raja Majapahit. Masyarakat Maluku tetap dengan Raja dan tradisinya sendiri.

Di sebagian gugusan pulau pulau itu ada jejak Dutamandala. Sebagian prajurit yang korup bekerjasama dengan Dutamandala diam diam menguasai pulau pulau itu.

Awalnya pulau pulau itu diserang sekelompok begal dan bajak laut. Hasil bumi mereka dirampas, dibunuh dan ditenggelamkan ke laut. Tidak sampai disitu, para begal itu sampai menjarah ke rumah rumah. Pasukan kerajaan mereka tidak mampu mengatasi.

Dalam situasi mencekam itu. Datanglah pasukan Majapahit kroni Dutamandala. Mereka menawarkan pengamanan kawasan tersebut dengan sejumlah imbalan hak monopoli penjualan komoditas andalan mereka. Karena merasa terjepit, para Raja Raja kecil itu menyetujui. Dalam sekejap Kawanan begal dan perompak bisa diusir dan tak kembali lagi.
Sejak itu cakar cakar kekuasaan Dutamandala mencengkeram. Perlahan harga komoditas diturunkan dengan alasan ini itu dan biaya tinggi paska panen, harga pasaran anjlok dan segala macam yang tujuannya jelas, memperbanyak ceruk keuntungan.

Pihak armada laut Majapahit didaerah itu menutup mata. Selama setoran untuk pusat lancar, tak ada gejolak dan protes dari para raja kecil. Maka kejadian kejadian di lapangan dianggap wajar bahkan sudah dianggap seharusnya seperti itu untuk melanggengkan sistem yang udah ada.
Rakyat sendiri sampai lupa sakitnya. Karena semua merasakan kesakitan yang sama dalam jangka waktu yang amat lama. Mereka sampai pada tahap mewajarkan penderitaan yang menimpa mereka, mewajarkan harga rendah keringat mereka. Asal cukup untuk membiayai hidup.

Pasukan Ki Gembong mulai mendarat di berbagai tempa. Mereka menyamar sebagai pedagang keliling. Sedangkan Ki Gembong sebagai Nakhoda kapal menyamar menjadi pimpinan kapal dagang. Mereka semua bergerak memetakan kekuatan Dutamandala. Peta konflik yang bisa dikobarkan di masing masing daerah tersebut.

Secara umum, Pasukan Majapahit yang menjadi antek Dutamandala, kondisinya merosot. Secara fisik mereka sudah tidak layak menjadi prajurit. Perut buncit kebanyakan lemak dan arak. Gerak lamban nafas ngos ngosan. Mereka hanya memelihara tampang garang saja.

Mentalnya juga sama saja. Di kepala mereka hanya mencari harta dan kesenangan saja. Tidak tercermin sedikitpun sumpah prajurit dalam diri mereka. Entah menguap kemana cita cita leluhur Majapahit jaya. Mereka tak lebih adalah begal berseragam.

Sepekan sudah cukup informasi yang didapatkan dari lapangan. Pasukan Ki Gembong mulai menyusun rencana. Target pertama mereka mengincar kapal pengangkut hasil bumi dari perkebunan warga yang dikuasai Dutamandala. Saat kapal itu melewati celah antara dua pulau kecil tak berpenghuni. Pasukan Ki Gembong menyergap dari kedua pulau menggunakan perahu perahu kecil.

Penyergapan berlangsung singkat tanpa adanya perlawanan berarti. Para ABK ditangkap dan diikat di lambung kapal. Wajah mereka ditutup kantong kain. Kapal dipindahkan ke sebuah teluk pulau itu. Disana barang barang dipindahkan ke kapal sendiri.

Setelah semua muatan berpindah kapal. Awak kapal Dutamandala diturunkan ke pulau yang tak berpenghuni itu. Mereka digiring masuk kedalam lebatnya hutan. Didalam hutan mereka kembali diikat dengan simpul yang mudah lepas. Hal ini agar nanti bisa melepaskan diri setelah ditinggal.

Dipantai, kapal Dutamandala dilubangi lambungnya. Dalam sekejap kapal itu tenggelam sampau ujung tiang layarnya. Sementara pasukan Ki Gembong sudah bergerak jauh dengan barang memenuhi kapalnya.

Barang barang itu kemudian dijual di pasar gelap. Pasar tempat penduduk yang menyadari dan memiliki keberanian menentang monopoli. Meski harus mempertaruhkan harta dan nyawa. Meski tidak bisa dipungkiri, di pasar gelap juga berkumpul para penjahat, penipu dan pencuri.

Agar tidak menimbulkan kecurigaan, Ki Gembong menggunakan tenaga lokal yang biasa berjualan di pasar gelap. Jumlah yang dijual disesuaikan dengan biasanya mereka menjual. Agar telik sandi Dutamandala tidak melacak keberadaan barangnya yang hilang.

Dari operasi itu, Pasukan Ki Gembong memiliki cukup dana melanjutkan aksi. Mereka sekarang mulai menyadarkan masyarakat pedalaman agar menentang monopoli hasil bumi. Menyiapkan jalur jalur yang aman untuk penyelundupan, serta memulai menampung dan menjual barang barang komoditas mereka dengan harga diatas yang ditetapkan kelompok Dutamandala. Jadi selain melemahkan kekuasaan Dutamandala, perlahan dan pasti Pasukan Ki Gembong membentuk jaringan perdagangan gelap sendiri.

Sekali waktu, ada penduduk ditangkap karena tidak lagi menjual hasil buminya kepada Kongsi Dutamandala. Ia dibawa ke kantor perwakilan pulau itu untuk di interograsi sambil disiksa. Kabar itu akhirnya sampai ke telinga Pasukan Ki Gembong. Tanpa menunggu lama. Kantor perwakilan Dutamandala, tempat menahan penduduk itu langsung diserang. Penduduk yang ditangkap dibebaskan. Sedang para prajurit yang berada di kantor itu mudah dilumpuhkan. Mereka lantas ditelanjangi dan diikat. Diarak dari kantor menuju pantai lantas diusir pergi. Sementara kantornya langsung dibakar.

Hal itu dilakukan untuk menunjukkan bahwa para antek Dutamandala tidak hebat. Mereka bisa dikalahkan. Dan masyarakat bisa menang dan mempertahankan hak hidupnya dari para antek Dutamandala apabila berani dan bersatu menghadapinya. Setelah itu, Pasukan KI Gembong melatih para pemuda dan laki laki yang masih kuat mengangkat senjata. Mereka diajarkan beladiri dan organisasi pertempuran masal.

Dalam sekejap, gerakan penentangan para penduduk meluas ke pulau pulau sekitar yang dikuasai Kongsi dagang Dutamandala. Penduduk menolak menjual hasil buminya kepada Kongsi. Mereka memilih menjual ke jaringan Pasukan Ki Gembong. Saat ditindak oleh petugas. Mereka menolak dan melawan. Dengan dibantu pasukan Ki Gembong yang disusupkan. Para prajurit Majapahit bisa mereka usir dari pulau. Kantor kongsi dagang dibakar sebagai simbol kebebasan pulau itu dari penindasan Kongsi Dutamandala.

Di berbagai tempat, pasukan Majapahit kroni Dutamandala dibuat kocar kacir. Seringkali mereka hanya bisa menembaki dari atas kapal menghancurkan rumah rumah penduduk di pesisir. Sebagai pelampiasan kegeraman mereka setelah kalah dalam berbagai front tempur didarat.

Untuk memenuhi target pengadaan sesuai kontrak, terpaksa Kongsi dagang Dutamandala membeli barang di pasaran. Harganya jauh diatas harga yang biasa mereka dapat. Akibatnya keuntungan semakin tipis bahkan merugi karena tidak biasa bekerja efisien. Sementara biaya operasional Kongsi dan pasukan semakin meningkat. Untuk mengatasinya jalan termudah adalah berhutang ke Saudagar kaya, menutup kas yang kosong.

Sementara kondisi pasukan semakin buruk. Dengan kualitas prajurit yang tidak layak. Ditambah semakin seretnya dana operasional. Membuat pasukan mereka enggan melakukan pengejaran di lokasi lokasi sulit dan berbahaya di pulau pulau itu. Pimpinan Kongsi mencoba menggunakan cara lama. Mengirimkan para perompak, begal dan sejenisnya ke pulau yang menentang Kongsi Dutamandala. Namun hasilnya berbalikan dengan jaman dahulu. Penduduk pulau itu sudah waspada dan bersatu. Para perompak itu saat mendarat sudah langsung disergap penduduk. Pertempuran tak dapat dielakkan. Begitu terkejutnya para perompak itu mendapati kenyataan penduduk pulau begitu berani menghadapi mereka. Dan semakin terkejut menyadari mereka bukan lawan sepadan dari penduduk pulau. Dalam sekejap, mereka bertumbangan terkena senjata senjata penduduk pulau. Mayat mereka memerahkan pasir pantai.

Mendapat laporan para perompak yang dikirim mengacau pulau pulau mengalami nasib malang. Para pimpinan Kongsi mulai menyadari kondisi yang semakin mundur. Mereka diam diam mengantisipasi kebangkrutan dengan menyelipkan sebagian kas usaha dekalam kantong pribadi. Sikap egois ini membuat Kongsi dagang Dutamandala semakin cepat menuju kehancuran.

Disaat seperti itu. Pasukan Ki Gembong melakukan serangan terakhir. Catatan keuangan kongsi dicuri telik sandi Ki Gembong. Data itu kemudian diperbanyak menjadi beberapa catatan. Satu catatan diserahka kepada Laksamana Armada laut wilayah Maluku. Sedang salinannya dikirim ke Mahapatih Majapahit di Wilwatikta. Hal ini membuat Laksamana laut itu mau tak mau harus menindak kongsi jahat Dutamandala di daerah pengawasannya. Bila dirinya tidak ingin ikut terseret dan dituduh membiarkan kejahatan bahkan bisa dituduh terlibat jaringan jahat itu.

Dengan tindakan Laksamana armada laut. Berakhirlah kongsi dagang Dutamandala di wilayah kepulauan Maluku.

Sementara jaringan yang dibentuk pasukan Ki Gembong semakin lama semakin berkembang. Dalam enam bulan, jaringan itu menjadi kekuatan baru perdagangan rempah di Maluku. Pasukan Ki Gembong sudah memiliki armada sendiri sebanyak sepuluh kapal pelintas samudra. Kini mereka sudak tidak menjual hasil bumi itu di Maluku. Mereka menjual komoditasnya di pasar internasional di Gresik. Bersaing dengan armada kapal besar lain seperti milik Raden Sastro.


NB:
Maaf hanya sedikit updatan kali ini'
dan sekalian mengumumkan selama bulan Ramadhan. Update libur dulu. Insya Allah setelah puasa disambung lagi.

Saya pribadi mohon maaf atas khilaf dan salah kata dalam pembuatan cerita ini
Untuk rekan rekan, tulisan ini jangan dipercaya, apalagi dijadikan rujukan. karena seratuspersen cerita ini hanya hayalan penulis. tidak ada kebenarannya.
Sedang tokoh tokoh yang disebutkan bukanlah karakter asli. hanya comot sana comot sini tanpa kajian yang mendalam. Agar cerita seolah olah nyata. Agar tidak menjadi beban dosa bagi saya.
Terus terang, hal inilah yang kadang membuat saya malas melanjutkan menulis.

mohon kritik dan sarannya demi kebaikan bersama.
Semua pesan dan komen untuk trit ini saya baca dan saya jadikan pertimbangan di bab selanjutnya, meski tidak saya balas, Bukan karena apa, tetapi karena keterbatasan waktu saja. Takut tidak adil bila harus loncat loncat balasannya.

Demikian, selamat menyambut puasa bagi umat muslim
Semoga menjadikan kita manusia yang sebenar benarnya taqwa.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
donix91 dan 45 lainnya memberi reputasi
46 0
46
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
[ROMAN SEJARAH] SINAR JINGGA DITANAH BLAMBANGAN
04-05-2019 02:23
trimakasih ki curah🙏
0 0
0
[ROMAN SEJARAH] SINAR JINGGA DITANAH BLAMBANGAN
04-05-2019 02:28
Cendol ki emoticon-Cendol Ganemoticon-Cendol Ganemoticon-Cendol Gan
0 0
0
[ROMAN SEJARAH] SINAR JINGGA DITANAH BLAMBANGAN
04-05-2019 07:38
mantap ki curah
sampai jumpa lagi setelah lebaran
0 0
0
[ROMAN SEJARAH] SINAR JINGGA DITANAH BLAMBANGAN
04-05-2019 08:33
Matur suwun Ki...
0 0
0
[ROMAN SEJARAH] SINAR JINGGA DITANAH BLAMBANGAN
04-05-2019 08:55
Terima kasih ki atas updatenya
Mohon maaf juga untuk komen yang kurang berkenan.
0 0
0
Halaman 159 dari 219
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
tanda-cinra-dari-muntaha
Stories from the Heart
misteri-goa-bawah-tanah
Stories from the Heart
ibuku-pelacur-bertarif-15k
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
B-Log Collections
Stories from the Heart
horror---quotcampingquot
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia