alexa-tracking
Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
5 stars - based on 12 vote 5 stars 0 stars
https://www.kaskus.co.id/thread/5cb2f3d826377226734e3bbe/pendidikan-untuk-mencari-kerja-atau-di-kerjai-pendidikan
Lapor Hansip
14-04-2019 15:48
Pendidikan Untuk Mencari Kerja, Atau Di Kerjai Pendidikan !!
Past Hot Thread


Pendidikan di Indonesia memang tertinggal dengan negara maju, tak jarang status sosial pendidikan di Indonesia saat ini yang dihargai hanyalah sebuah ijazah dengan nilai IPK yang terbaik, namun fungsinya hanya untuk di pertontonkan dan menjadi penghias dinding rumah.

Pendidikan Untuk Mencari Kerja, Atau Di Kerjai Pendidikan !!

Kompetisi belajar dengan sebuah nilai memang terjadi di negeri ini, mereka yang pintar akan dikelompokkan dengan yang sejenis sedangkan sisanya adalah kelas pembuat onar. Tapi lucunya sistem ini tak membuat si pintar menjadi kaya di masa depan malah si pembuat onar bisa menjadi pengusaha sukses yang mempekerjakan si pintar, salah nya dimana secara logika harusnya si pintar masa depannya terjamin dan hidup lebih sukses dengan sistem belajar berkompetisi yang ada penilaian oleh para guru !!

Pendidikan Untuk Mencari Kerja, Atau Di Kerjai Pendidikan !!

Bukan rahasia hasil belajar dengan sistem kompetisi ini pun berlanjut dengan kompetisi para lulusan baru yang berlomba untuk bekerja di instansi bergengsi, dengan menyandang gelar yang diraih dan tentu saja dengan mengorbankan waktu dan juga uang yang tidak sedikit untuk mencapai gelar Sarjana tapi apa hasilnya ? Pengangguran dari kalangan sarjanapun bertambah banyak karena kualitas pendidikan di Indonesia tidak fokus pada satu bidang, tak hanya itu lapangan kerja pun tak menunjang jurusan dari mereka, maka jangan heran ketika ada sarjana pertanian bekerja di staff administrasi. Sungguh inilah dilema hidup di negara yang hebat dan makmur alamnya namun tak bisa di kelola sendiri, sekali lagi para ahli negeri ini tak bisa mencipta karena tak ada alat untuk mengelola kekayaan alam sendiri dengan SDM yang kurang berkualitas, padahal kalau saja bisa meniru China yang penuh dengan barang duplikat tentu saja industri Indonesia akan bergerak maju, jadi sebenarnya bukan tidak bisa tapi tidak mau.

Pendidikan Untuk Mencari Kerja, Atau Di Kerjai Pendidikan !!

Lihatlah, kuantitas lulusan sarjana dari ujung aceh hingga papua bisa jutaan. Lucunya lagi pengusaha-pengusaha hebat di tanah air lahir dari pendidikan yang tidak tinggi, kok bisa ? Karena mereka bekerja dengan cerdas tak pernah gengsi, bahkan terus berinovasi dengan banyaknya keluhan manusia yang ada di sosial media, disitulah mereka mengasah insting untuk membuka sebuah pintu yang akhirnya menghasilkan rejeki bagi dirinya dan banyak orang.

Kalau ada slogan "Mau Kaya Tanpa Usaha" ya tak akan mungkin sebab semua itu berproses, usaha dan kerja keras serta cerdas dan berdo'a itu kuncinya. Untuk itu setidaknya sarjana di negeri ini sudah disiapkan jalurnya akan kemana dan bekerja sebagai apa dari sekolah menengah pertama hingga atas. Di persiapkan sejak dini agar banyak tercipta ahlinya ahli, intinya inti dan core of the core. Bukan menciptakan generasi pembully, generasi micin, generasi Z, generasi narsis di sosmed.

Pendidikan Untuk Mencari Kerja, Atau Di Kerjai Pendidikan !!

Cukuplah kita potong satu generasi agar tak terjadi anak-anak yang hanya banyak mimpi di dunia maya tapi tak mau bangun di dunia nyata, berfikirlah secara sehat, jangan diamkan otak kita ini untuk rehat dan santai. Maklum saja negara ini sudah banyak sarjana dengan titel pengangguran di belakangnya, maukah kita merubah sistem belajar seperti negara tetangga.

Belajar bukanlah untuk berkompetisi tapi untuk mengembangkan siswa berkonsentrasi pada pengembangan pembelajaran dan diri mereka sendiri, berarti disini dicari bakat-bakat unggul dari diri para siswa itu sendiri. Hal ini dilakukan negara Singapura yang menghilangkan nilai akademik namun menggantinya dengan pendekatan "deskripsi kualitatif" sebagai ganti nilai.

Tentu saja bila ini terjadi akan ada sebuah terobosan besar bagi bangsa ini, dimana nilai akedemik yang menjadi patokan para pencari kerja kini berubah menjadi pengembangan kemampuan interaksi sosial dan kompetensi dalam mengambil keputusan.

Pendidikan Untuk Mencari Kerja, Atau Di Kerjai Pendidikan !!

Bagaimana maukah kita merubah sistem belajar di era masa depan yang eranya industri, eranya mengambil sebuah keputusan dengan tepat di bidangnya masing-masing baik itu entertaint,olahraga serta lebih banyak area pembelajaran berfokus pada industri seperti komputer, robotika, pertanian dan elektronik serta lainnya disinilah bakat persiswa di tempa untuk menciptakan kualitas unggul.

Pendidikan Untuk Mencari Kerja, Atau Di Kerjai Pendidikan !!

Pointnya pendidikan seperti ini mengarahkan siswa untuk Soft skill seperti kemampuan berpikir kritis, kepemimpinan dan kemampuan memecahkan persoalan menjadi kemampuan dasar yang sangat penting. Tentu saja bila ini terjadi akan lahir banyak pengusaha muda dari tanah sendiri yang bisa menggoncang dunia, masihkah kamu terus mengeluh dan bermimpi ?? Bahwa dengan sekolah tinggi dan nilai terbaik membuatmu sukses di masa depan, padahal banyak yang tak sekolah tinggi menjadi pengusaha besar !!

Pendidikan Untuk Mencari Kerja, Atau Di Kerjai Pendidikan !!

Jadi Pendidikan Untuk Mencari Kerja Atau Dikerjai Pendidikan ??

Nah bagaimana nih pendapat agan dan sista semua, silahkan komentar, beri TS cendol, follow, rate bintang 5, dan tentu juga jangan lupa share and like karena semua itu gratis !! 

:nyantai

c4punk@2019

referensi tulisan

Gambar google

GIF








Diubah oleh c4punk1950...
11
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Tampilkan isi Thread
Halaman 5 dari 7
15-04-2019 19:44
ane dulu gtu gan, fikiran ane setelah lulus kuliah terus nyari kerjaan, nyari kerjaan dengan layak, eh taunya pas kesini-sini baru kefikirian, knp gak bikin usaha sendiri aja yah dulu, skrg aja ane pengen py usaha sendiri.. :nyantai
0
15-04-2019 19:52
ane sekolah cuma nyari temen, sama koneksi, walau kenyataannya sekarang ane kerja sama orang dan koneksi yang dulu udah mulai ilang.

tapi not bad lah... sedang dalam proses bikin usaha kecil kecilan.

ane tipikal orang yang seneng liburan disaat orang lain sibuk kerja. Jadi demi mendukung cita cita ane harus berdikari.

parno sih mau mulai tapi jalan aja dulu pusingnya pikir keri... oaoe...
0
15-04-2019 20:01
Quote:Original Posted By Vandisk
Pendidikan Untuk Mencari Kerja, Atau Di Kerjai Pendidikan !!


Kata sebelah tuh bukan salah bapak tapi salah pemimpin2 sebelum bapak
0
15-04-2019 20:04
Salah jokowiemoticon-Marah
0
15-04-2019 20:47
Yang keliru itu, ketika punya tujuan sekolah untuk mencari kerja...
Kit harus merubah itu. Bahwa sekolah/kuliah yang penting adalah mencari ilmu dan cara agar menjadi sukses. Tidak perlu kantoran, tidak perlu baju rapi. Banyak pengusaha sukses, yang awal nya membuka lahan usaha dari usaha yang kecil. Anda kerja jadi manager suatu perusahaan dengan bayaran 100juta, lebih mewah menjadi owner perusahaan sendiri dengan pendapatan bersih 10jt perbulan dan mempunyai karyawan..
Diubah oleh tokonlinejepara
0
15-04-2019 21:23
kebanyakan gengsi dan mengharap gaji gede,makanya gak kerja2.
sarjana fresh graduated,gak ada pengalaman kerja,kebanyakan pasti ditendang emoticon-Big Grin


sementara yang cuma sekolah 12 tahun,gak pilih2 kerjaan,bisa mudah kerja sana sini.akhirnya malah punya usaha sendiri,ironi negeri ini emoticon-Angkat Beer


gelar sarjana itu berat,karena dimasyarakat gelar itu begitu terhormat emoticon-Big Grin
0
15-04-2019 21:24
Yaa mungkin untuk para pekerja pendidikan sangat penting, bs bwt perbandingan perusahaan dr 1 dgn yg Lain dan jurusan'a masing², beda sm orang sukses pendidikan ptg tp usaha, niat dan kerja keras Lbh utama.. WaLaupun gw cm pekerja, tp gw seLaLu beLajar dr mereka² yg sudah menjadi big bos dedikari perusahaan'a sendiri.. Ada yg muda'a tukang ojek, ada yg duLu'a pedagang pisang, ada yg duLu'a tukang suruh² di pasar.. Dan skrg atas kerja keras mereka akhir'a mereka pny nama dan perusahaan sendiri, bahkan teman²'a yg LuLusan kuLiah IT ternama di Kota'a pun di ikut sertakan kerja di perusahaan'a.. WaLaupun kita gak bisa seperti mereka, setidak'a gw saLut sm pencapaian kesuksesan mereka bahwa benar ada'a pendidikan tidak begitu ptg bagi mereka yg mau berusaha untuk sukses..
1
15-04-2019 21:38
pendidikan utk membuka pekerjaan sih gan
ayo jd entrepreneur
0
15-04-2019 21:40
Belajar itu wajib, ijazah itu untuk yang niat kerja doang menurut ane, selain itu lebih ke arah skill (hard & soft skills). Kalo mau lebih, masih banyak pintu rejeki yang belum dijabanin. Rejeki ane gak melulu sesuai ijazah kok
Diubah oleh eckosz
0
15-04-2019 22:10
Apakah pertanyaannya sejenis dengan "Ngapain lo dilahirkan kalo cuma jadi sampah masyarakat? "
0
15-04-2019 22:43
Tenang aja sih. Jokowi sama maruf udah janji ngasih lowongan buat 10juta warga. Semoga janjinya bukan bohong
0
15-04-2019 22:53
jd atlit e-sports lah, menjanjikan jaman sekarang, temen ane aja gelar M.Kes ehh malah melipir jd atkit e-sports gan. yakin lah..
0
15-04-2019 23:18
Quote:Original Posted By arie.ilkur
jd atlit e-sports lah, menjanjikan jaman sekarang, temen ane aja gelar M.Kes ehh malah melipir jd atkit e-sports gan. yakin lah..

Maksud ente nganggur lalu kerjanya nge game ? emoticon-Leh Uga
0
15-04-2019 23:20
Quote:Original Posted By .hades
Ngga gan, itu benang merah dari tulisan agan. Agan koar2 bahwa pendidikan tinggi, tinggi lho ini ya, bukan sekedar sampe SMP, tidak menjamin kesuksesan seseorang, malah yang dah sekolah tinggi2 kalah dengan pengusaha yg ga sekolah.

Padahal, sekali lagi, statistiknya gimana sih? Apa benar org yg susah payah sekolah, dpt nilai bagus itu ga berguna?
Biarkan angka dan persentase real yg berbicara.

Lalu agan juga menyoroti soal kompetisi.Man, hidup ini memang penuh dengan persaingan. Jangankan manusia, di level hewan aja mereka selalu berebut mangsa. Jadi jangan salahkan kompetisi nya, salahkan orang2 yg sudah tau ada kompetisi, tapi tidak mau bersusah payah menyiapkan bekal supaya bisa unggul dalam kompetisi tersebut.

Satu lagi yg paling mengusik saya tuh agan bilang ga ada satupun lulusan sarjana indonesia yg bisa diandalkan . Seriously? Ga ada satupun? Kalaulah agan ga baca berita, di sekitar agan beneran ga ada apa? Karna alhamdulillah saya lulusan sekolah dan universitas negeri, saya lihat banyak sekali teman2 saya yg sdh jadi "orang". Ada yg merupakan konsultan energi terbarukan yang sering disewa jasanya oleh perusahaan2 multinasional, ada yg di lever middle up manager di perusahaan multi nasional, ada yg dokter bedah yg sering diundang sbg pembicara internasional, ada yg regional leader untuk lembaga di bawah pbb, dst dst.
Jadi sebenarnya banyak kok lulusan sistem pendidikan indonesia yang berkualitas. Bedanya mereka bekerja dalam diam dan kesungguhan, jadi mungkin kalah pamor dengan lulusan perguruan tinggi gurem yang selama kuliah kerjanya bolos atau nongkrong di kantin, ga punya kualitas menonjol atau jejaring yg bisa diandalkan, lalu setelah lulus koar2 pendidikan kita ga guna.


Cluenya tinggi ini ya sekolah tertinggi dengan gelar sarjana. Persentase real di lapangan harus pakai lembaga survey dan blum ada yg survey akan hal itu.

Bukan ga berguna tapi faktanya banyak dari faktor soft skill yang membuat orang bisa sukses. Kompetisi yg dimaksud kompetisi nilai akademik, seakan nilai akademik sangat berguna ternyata lulus pun susah mencari kerja.

Tak ada satupun sarjana yang bisa dibanggakan atau diandalkan emoticon-Bingung (S) emang ada tulisan saya yg gitu, saya cari ga nemu... apa saya salah ngetik apa kelewat ga kebaca... Sarjana2 mesir dengan gelar lcma saja bisa diandalkan hingga harum namanya disini sebagai pendakwah.

Saya ga merasa bilang seperti itu banyak kawan saya yang sarjana dari luar malah mudah sekali cari kerja disini, ntahlah tergantung perusahaannya mungkin mencari sosok yg seperti apa... Yg ditekankan disini adalah sistem pendidikan di Indonesia yang masih menilai nilai akademik sebagai sebuah prestasi dan ukuran kesuksesan...

Hingga tolak ukur nilai akademik dari para sarjana lokal dan dari university gurem kata agan tadi berakhir dengan titel pengangguran.
Diubah oleh c4punk1950...
0
16-04-2019 00:08
Quote:Original Posted By c4punk1950...
Belajar sama atta gledek sono main yucub emoticon-Leh Uga


uh she up
0
16-04-2019 00:13
Lagi lagi ts bodoh yang membodoh bodohi, arahnya sudah jelas ini orang kampretos, tiap ts menggiring opini kita untuk membenci pemerintahan, dan naasnya ini yg bikin ts ngotot berasa yg paling bener wkwkwk
0
16-04-2019 05:09
Ga bisa gitu gan, gabisa dibilang dikerjai pendidikan !!
Tapi tunggu, ini bahas indonesia yah ?? Ya gitu klo indonesia ane sependapat sama unek2 agan TS emoticon-Hammer2


Tadi diatas bercanda ya, sekarang gak bercanda..

Mau cerita, babe ane lulusan STM, beliau dari SMP udah bisa bikin pemancar radio.. Singkatnya babe ane jenius lah lulusan STM bisa jadi kepsta (kepala stasiun) ditempatnya bekerja yg notabene syaratnya harus minimal S1, walaupun bertahap sih naik jabatannya.. Gak cuma itu, babe ane juga ngajar di SMA dan jadi dosen di sekolah tinggi lanjutan.. Dosen teknik elektro.. Untuk jadi dosen setau ane harus S2 minimal. Ane bangga ke babe ane yg menunjukan bahwa manusia harus punya skill, padahal dulu beliau masa mudanya gengster, suka balapan mobil, beragajulan deh klo kata emak ane..
Ada satu masa.. Babe ane kalah sama administrasi, jadi babe ane dipromosiin ke pusat kan, sementara kandidat2 lain itu mereka pendidikan akhirnya ada yg S1 ada yg S2. Jadi babe ane harus kuliah dulu supaya bisa bikin "enak" disandangin sama yg lainnya katanya.. Yaudah deh babe ane ngabisin 4 tahun dulu kuliah karyawan baru bisa dipromosiin lagi ke pusat..
Cukup ane nyombongin babe ane, karena klo ane ga ada yg bisa disombongin kebagian gen bragajulannya doang dari babe emoticon-Ngakak

Kesimpulannya pelajaran yg ane petik dari babe ane adalah :
Skill harus banget punya, asah skill setajam2nya
Sekolah ya klo memang mampu raih setinggi2nya gak ada salahnya kok.. Sebagai penunjang.

Semoga jadi masukan yang menghibur..
0
16-04-2019 06:14
Quote:Original Posted By kena.semprot
nunggu rame mending minum susu dulu bang.....
Pendidikan Untuk Mencari Kerja, Atau Di Kerjai Pendidikan !!


duh susunya emoticon-Malu
0
16-04-2019 07:17
Pekerjaan :
1. Koneksi / orang dalam
2. Keberuntungan
13. Ijazah

0
16-04-2019 07:33
Sukurin emoticon-Big Grin
Dikerjain tukang regulasi pendidikan bergelar prof + dr + jend, sukurin emoticon-Big Grin
Dikerjain kiyai, sukurin emoticon-Big Grin

Krn regulasi, aturan, hukum, pahala dan dosa, itu tdk berlaku untuk majikan emoticon-Big Grin

Silahkan pilih, menghamba kpd regulasi pendidikan atau merdeka menjadi majikan diri sendiri emoticon-Big Grin
0
Halaman 5 dari 7
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.