alexa-tracking
Hobby
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/520e267541cb17c53c000002/fat-loss-amp-weight-management-dengan-metode-if-puasa-ocd-deddy-c
Lapor Hansip
16-08-2013 20:17
Fat Loss & Weight Management dengan metode IF/Puasa/OCD (Deddy C)
Istilah

Intermittent Fasting (IF): Bahasa Inggris
Puasa : Bahasa Indonesia
Shaum : Islam
Uposatha : Buddha
OCD : Kata Deddy Corburizer (pesulap)

Intermittent Fasting aka puasa adalah pola makan yang saling bergantian antara periode puasa (biasanya masih bisa konsumsi air dan kadang-kadang rendah kalori minuman seperti kopi hitam) dan non-puasa. dari Wikipedia
(dalam islam tidak ada minum selama periode puasa)

Intermitent Fasting Puasa aga susah diklaim sebagai penemuan salah seorang, karena puasa sudah dijalankan sejak agama2 awal berdiri di muka bumi (misal budha atau Islam) namun mulai dipelajari secara sains di tahun 1943. Namun secara genetics manusia, memang desainnya untuk puasa http://jap.physiology.org/content/99/6/2128.full
This lifestyle collides with our genome, which was most likely selected in the late Paleolithic era (50,000–10,000 BC) by criteria that favored survival in an environment characterized by fluctuations between periods of feast and famine. The theory of thrifty genes states that these fluctuations are required for optimal metabolic function.

Namun secara umum disini akan dijelaskan Puasa untuk kepentingan kesehatan, weight/fat loss atau weight management .

Secara istilah fatloss, kadang IF tidak dimasukkan ke dalam kategori "Diet", kenapa begitu karena IF lebih pengaturan kepada timing makan dan bukan pengendalian kalori . (Ini salah satu sebab, TS berharap agar IF tidak dimasukkan dalam TS Diet, karena banyak prinsip2 IF "kelihatan" bertentangan dengan prinsip Diet secara umum)

Tujuan IF :Kurus???, lean, six pack... Itu adalah tujuan secara estetics, namun dengan IF dijalankan prinsipnya didesain memperbaiki/Mengoptimalkan metabolisme tubuh yg terganggu oleh nutrisi lifestyle modern.Tentunya setelah kerja hormonal diperbaiki tentunya diharapkan tujuan estetics diatas juga tercapai.

Cara Menjalankan IF :
Secara umum dari definisi leangains.com adalah berenti memasukkan kalori (dalam batasan tertentu) selama minimal 16 Jam. Dalam Jurnal ilmiah short Fasting masuknya 24-72 Jam.
(Dalam puasa Islam Di daerah Khatulistiwa fasting berlangsung 14-15 Jam).

Prinsip Kerja IF dalam Hubungannya dengan Fatloss
Dengan menggunakan metode fasting maka fungsi2 hormonal manusia akan bekerja lebih optimum dari sebelumnya
Adapun hormon2 yang diperbaiki di dalam metode IF adalah :
Insulin
Leptin
Ghrelin (Dampaknya kecil)
GH (Growth Hormone)

Buat yg mau tahu lebih Lanjut


Hubungan hormon dan IF

Insulin
Karena Insulin fungsinya mengendalikan kadar gula darah dengan cara konversi ke Glikogen (gula otot) dan Lemak. Maka apabila kadar insulin sedang rendah konversi ke lemak tidak terjadi namun sebaliknya penggunaan lemak sebagai sumber energi menjadi optimum.

Manusia memiliki sensitivitas terhadap insulin yang bervariasi hal ini dikarenakana genetics dan Gaya Hidup yamng dijalani, ada sekitar 10 gen yang terlibat dalam mekanisme sensitivitas insulin. Sensitivitas insulin sendiri artinya kemampuan otot atau sel tubuh dalam merubah glukosa (gula darah) menjadi glikogen bila dirangsang insulin. Bila tubuh mengalami insulin Resistance , maka akan dibutuhkan insulin lebih banyak yang dikeluarkan oleh pankreas untuk menurunkan kadar gula darah.
Seperti dijelaskan diatas insulin juga mengontrol sintesa lemak dari glukosa,
semakin banyak insulin yang dikeluarkan oleh tubuh (karena insulin resistance) dan sensitivitas sel otot terhadap insulin rendah menyebabkan lebih banyak glukosa yang terkonversi menjadi lemak dibandingkan dengan diserap otot.
Pada kondisi tertentu insensitivitas insulin dapat memicu Diabetes Type 2, dimana glukosa naik karena otot sudah tidak dapat mengambil gula dari darah. Yang menarik adalah Hunger (lapar) meningkatkan senitivitas insulin
In these studies, fasting every second day increased the insulin sensitivity approximately sevenfold according to the homeostatic model assessment (2) and decreased the incidence of diabetes (32).
http://jap.physiology.org/content/99/6/2128.full
(TS memulai lifestyle yg lebih sehat setelah hasil cek darah menunjukkan ketinggian kadar lemak darah akibat diabetes type 2).
Kesimpulan
1. Puasa meningkatkan Sensitivitas Insulin
2. Level Insulin yang rendah selama puasa (karena tidak ada carbs masuk) membuat penggunaan energi yang berasal dari lemak tetap optimum.

Leptin
Hampir mirip dengan Insulin, Gaya hidup dengan tersedia nya banyak makanan berkalori tinggi sepanjang waktu (sering makan) membuat sensitivitas leptin menjadi rendah (Tidak mudah kenyang/Mudah lapar).
Mempraktekan siklus "kekurangan makanan/Puasa” dan "Buka Puasa yang banyak/eating windows” membuat sensitivitas leptin menjadi lebih baik.
Leptin Sensitivity

Kesimpulan
Siklus “Puasa + eating windows” membuat lebih jarang lapar dibandingkan frekuensi makan yg lebih sering. Dikarenakan peningkatan sensitivitas leptin
Growth Hormone
Hubungan Growth Hormone dengan IF cukup unik, karena sebenarnya HGH yg dikeluarkan oleh tubuh justru dikarenakan sinyal "Kelaparan" yg dikeluarkan oleh tubuh. Sebelumnya sudah disebutkan ada 3 sumber energi yang digunakan oleh manusia Glukosa, Lemak dan Protein.

Dalam keadaan nutrisi di bawah ini :
Fed State (sudah makan) Glukosa menjadi sumber energi utama
Fasting State (Puasa) Lemak menjadi Sumber energi utama
Exercise (Latihan/Olahraga/Aktivitas) Glukosa dan Lemak menjadi sumber energi.
http://www.med.unc.edu/neurology/fil...METABOLISM.pdf
Energy Timeline


Seperti diketahui sebelumnya Peningkatan Growth Hormone linear dengan lamanya fasting... Hal itu dikarenakan fungsi GH untuk menjaga Otot dan organ2 penting lainnya dari reaksi catabolik.
Growth Hormone Anticatabolic Action


Yang menarik adalah GH tinggal SANGAT lama di dalam tubuh (biological half life 9-17 Jam)
hGH Half Life

Artinya saat Puasa selesai (dan masuk windows makan) anda masih mendapatkan benefit dari hGH yang dikeluarkan selama puasa.

Kesimpulan Secara Sains :
1. Genetik asli metabolisme manusia hidupnya berada di siklus "Kelaparan" dan "kekeyangan" "Fasted & Feast" , Gaya hidup Modern yg menyediakan makanan tinggi kalori setiap saat tidak cocok.
2. Gaya hidup Modern + Genetik (Insulin Resistance) adalah penyebab kelainan metabolik yang mengarah ke kegemukan, penyakit Cardiovaskular selain kelebihan kalori.
3. Ada 4 hormon yg terganggu akibat gaya hidup modern ini, semuanya menyebabkan efesiensi metabolik terganggu.
4. Salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk memperbaiki efesiensi metabolik melalui perbaikan kinerja hormon adalah dengan Puasa atau Intermittent fasting.
5. Mekanisme kerja utama dari Intermitten Fasting adalah efesiensi Hormon dan Metabolisme, bukan pengurangan (defisit) kalori seperti umumnya Diet.

Sumber :
http://dhammacitta.org/artikel/puasa...-agama-buddha/
http://en.wikipedia.org/wiki/Intermittent_fasting
https://www.thieme-connect.com/ejour...s-0029-1212085
http://jap.physiology.org/content/99/6/2128.full
http://en.wikipedia.org/wiki/Leptin
http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/arti...les/PMC329619/
http://www.med.unc.edu/neurology/fil...METABOLISM.pdf
Diubah oleh rizki0376
0
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Tampilkan isi Thread
Halaman 228 dari 229
09-12-2018 21:24
Quote:Original Posted By capcayster
ooo gitu.. walaupun 1 cangkir pun berpengaruh juga ya bro? tapi kalo ngaruhnya gak banyak sih ane tetep pilih kopi deh, daripada lemes seharian
emoticon-Hammer2
Dari gejala di atas, ane gak ada gejala serupa sih, berarti harusnya masih aman yaa..

Prolong fasting itu apa lagi gan? Yang puasa lebih dari 24 jam cuman minum air itu? Ekstrim banget buat ane itu mah gan haha...

Oke, red meat sama tuna, noted gan
emoticon-Angkat Beer

Dan setuju gan, pada akhirnya yang memotivasi itu ya hasil... Cuman kalo terlalu ekstrim, godaan "cheating" nya juga gede..
emoticon-Hammer2


Puasa 24 jam masih standar bro, klo baca2 di sub reddit fasting, bnyk yg biasa puasa full 3 hari sampai seminggu. Bahkan rekor terlama orang puasa sampai 300an hari, setahun lebih dikit, dgn kondisi sehat tanpa ada masalah setelahnya
0
Lihat 1 balasan
Lapor Hansip
10-12-2018 10:21
Balasan post jimwareg
Gw nambahin yah, bener org terlama untk IF itu 382 hari dan studinya pun ada. Tapi ada kondisinya bro, dia bukan ngak makan sama sekali lho tapi dia tetap ada supplementasi yg ngebuat kondisi badannya bisa beradaptasi.

Sayangnya aja nih, studi itu cm kasih liat sbrp bnyk fat yg bisa dibakar tapi dia ngak kasih liat tuh brp bnyk jg muscle yg kena? Ngak ada satupun keyword muscle di web yg gw baca krn sepengetahuan gw yah, hrsnya muscle kena babat jg tp yg gw mau tau sbrp bnyk kenanya? plus usia orgnya brp saat dia sukses IF 382 hari? Tp balik lagi, krn ngak dibahas ato sengaja ngak diungkap (who knows, right?) ato krn memang mungkin fokus topiknya adalah fatloss only jd ya mhmm....

Point pentingnya tetap ada kok yaitu badan pny kemampuan adaptasi dgn kondisi yg bisa dibilang ekstrem asalkan kebutuhan vitamin dan mineralnya tetap terpenuhi, bukan artinya ngak ada yg masuk ke badan sama sekali lho ato cm minum air aja.

Gw pribadi setuju dgn tulisan bro blezzernet krn pengalaman pribadi menghadapi starvation itu adaptasinya waw banget kecuali IF ngak dipakai untk kondisi daily routine (but this's my opinion).

Klo hubungannya dgn dunia fitness, harusnya muscle's still number one yah tp IF sendiri kan ngak fokus ke fitness kok, bisa aja yg cm mau fatloss aja, muscle ama bentuk badan so so jg gpp yg penting pake bajunya bagus, ini kan balik sama kebutuhan orgnya jg ya.

Aaaaaand I don't say IF is bad for you guys emoticon-Smilie

sumur : https://cristivlad.com/total-starvat...ut-food-study/
1
06-01-2019 07:56
Aku baru mulai 1 minggu ocd ini.. lumayan sudah turun 2.5 kg dengan jendela makan 24 jam.

Kalau diterusin ada resiko ga ya?

Perhari ini sudah mulai stuck (bb sm dg kmrn).. kayanya aku hrs workout lebih banyak ya..

Baru kali ini tapi bener2 termotivasi. biasanya baru bbrp hari ud lemes, mual
0
09-01-2019 21:42
boleh ga sih gan ngemil buah diluar jendela makan?
0
10-01-2019 10:11
Quote:Original Posted By 00H3nnyCute00
Aku baru mulai 1 minggu ocd ini.. lumayan sudah turun 2.5 kg dengan jendela makan 24 jam.

Kalau diterusin ada resiko ga ya?

Perhari ini sudah mulai stuck (bb sm dg kmrn).. kayanya aku hrs workout lebih banyak ya..

Baru kali ini tapi bener2 termotivasi. biasanya baru bbrp hari ud lemes, mual


Jendela makan 24 jam? Puasanya kali 24jam.
Kl jendela makan 24jam kapan puasanya?

Kl stuck drpd ngurangin makan lbh baik nambah aktifitas /workout
Diubah oleh herrykurniawan
0
Lapor Hansip
02-02-2019 10:00
Balasan post blezzernet
Gan, say OCD dgn jendela makan jam 17.00-19.00. Tapi waktu jendela makan, saya makannya banyak bgt. Maksudnya susah ngerem gitu gan. Normal kah atau harusnya direm y?
0
06-02-2019 09:21
Quote:Original Posted By cendolnewbie
Gan, say OCD dgn jendela makan jam 17.00-19.00. Tapi waktu jendela makan, saya makannya banyak bgt. Maksudnya susah ngerem gitu gan. Normal kah atau harusnya direm y?


gak masalah bray, soal makan malam tambah gemuk itu mitos, gw pernah IF / OCD makan malem jam 9 malem saking gak sempetnya gw makan seharian akhirnya gw bantai di malem tetep ga ada effeknya, yang penting dalam 24 jam itu OCD lo harus hindarin makanan dan minuman "brengsek" dan lo harus olahraga, minimal kardio... gw akuin kardio ini lama bener turunnya karena kita bakar lemak cuma saat kita bersepeda, tapi its okey selama tidur kita cukup 7-8 jam dan defisit kalori sudah pasti walaupun 1 hari cuman turun 0.02 kilogram lama2 gw yakin 3 bulan kemudian akan ada hasilnya bray, dan juga kenapa cardio? biar lo gak terlalu capek buat aktifitas sehari hari nya gak capek dan normal emoticon-Angkat Beer
0
Lihat 1 balasan
Lapor Hansip
12-02-2019 23:04
Balasan post blezzernet
Gw ngegym sih. Tapi ya gitu, berat rasanya stabil mlulu. Sudah OCD juga.
170 82
BF blm cek sih brp krn ga ada meteran
0
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 15
13-02-2019 11:49
Quote:Original Posted By cendolnewbie
Gw ngegym sih. Tapi ya gitu, berat rasanya stabil mlulu. Sudah OCD juga.
170 82
BF blm cek sih brp krn ga ada meteran


lah stabil bagus itu, skrg tujuan lu mau gimana bray? maintain BB supaya stuck tapi lemak berkurang otot bertambah atau lu mau jadi bodybuilder?? kalo stay berat badan itu udah normal namanya, yang bagus itu berat badan stay tapi masa otot berkembang misal lo 80 tetep tapi perubahan fisik lo terjadi misal bahu tambah lebar bycep tambah besar perut tambah sixpack, beda cerita lo mau jadi bodybuilder emoticon-Angkat Beer

BF?? gw gak pernah ukur, soalnya cara ngukur kadar BF gw ya dari six pack karena banyak di yusup bilang BF 15% kebawah = sixpack yaudah perut gw skrg six pack berarti BF gw 15% kebawah simpel kan emoticon-Angkat Beer
0
13-02-2019 11:57
Quote:Original Posted By cendolnewbie
Gw ngegym sih. Tapi ya gitu, berat rasanya stabil mlulu. Sudah OCD juga.
170 82
BF blm cek sih brp krn ga ada meteran


Target ny brp? Mau turun?
Perbanyak aktifitas fisik kl Males ngerubah porsi makan.
Bagus ny sih berbarengan naikin aktifitas fisik sekaligus merubah porsi makan
If/ocd Ga akan work kl kaloriny msh ttp sama.

Mau apapun teknik dietny ttp semua sama, faktor penentu ya kalori
Teknik diet itu cm tools untuk mempermudah pengaturan kalori.
Misal if/ocd. Dgn jendela makan yg lbh singkat diharapkan total jumlah makanan yg masuk lbh sedikit drpd kita ga pas if/ocd. Kl sama aj ya ngapain capek2 if/ocd. Menyusahkan diri sndr namany.
0
17-02-2019 06:38
Quote:Original Posted By cendolnewbie
Gan, say OCD dgn jendela makan jam 17.00-19.00. Tapi waktu jendela makan, saya makannya banyak bgt. Maksudnya susah ngerem gitu gan. Normal kah atau harusnya direm y?


Ane pernah OCD juga gan.. Klo pas jendela makannya banyak banget sama aj bohong gan..
Ane dulu juga gitu pake jendela 4 jam tapi,, makannya tetap banyak banget..
Nasi Padang,, Nasi goreng dan sebagainya yg punya kalori sangat besar..
Iya sh berat badan ga naik,, tapi ga turun2 juga..

Akhirnya ane ubah jadi 2/3 kali sehari sperti biasa (jam makan yg selalu tetap) dengan porsi nasi ane buat sangat sedikit.. ane hindarin minuman soda/kemasan dan ane ga makan santan2 atau yg berlemak..
Lngsung turun gan walau tanpa olahraga..

Bener kata-kata agan dsini.. Yg penting kalorinya harus tetap defisit..
Walau jendela makan nya cuma 2 jam sehari tapi kalori intakenya selalu sama atau lebih besar.. Ya ga bakal turun..
0
20-02-2019 05:51
Disini banyak yg cocok pake IF yak...
Sy gak cocok kebetulan pake IF, cuma kalo niat ibadah aja baru bisa puasa, ga betah laper soalnya wkwkwk
Dulu pernah coba IF, lemak kebakar si cuma pas maen olahraga favorit bareng2 temen, badan serasa ga ada tenaga, stamina kurang,
Skrng lebinke pengaturan makan sama aktivitas fisik, sebulan udah turun 4kg ni, doakan sj bisa lebih lagi
1
28-03-2019 09:06
Share pengalaman ane IF/Prolonged IF/OMAD (One Meal A Day)/OCD nih.

Mulai dari tanggal 11 Feb 2019 (Hari Senin) sekalian puasa senin kamis (emang ane dah rutin dari SMA). Berat badan tanggal tersebut 75.7 kg (tinggi 170cm, umur diatas 39 emoticon-Big Grin , so masuk overweight lah).

Awalnya 20 jam. Tarus 16:8. Besoknya 22 jam dan setiap weekday rata2 22-23 jam dengan weekend 20 jam dan sempat prolong IF 27 jam, 30 jam, 33 jam dan 34 jam. Kalau Puasanya senin Kamis atau Iyamul Bidh ane ga makan dan minum khusus minum selama 12 jam ga minum. Kalau ga puasa agama / sunnah ane minum air putih sama sesekali minum kopi tanpa gula.

5 hari pertama ga olah raga (ane rutin lari, perminggu 15 - 30 km), masuk minggu kedua mulai lari lagi cuma ga banyak2 15 km dalam seminggu dengan pace 6:30 - 7:00 plus ditambah push up 90x yg dibagi dalam 3-4 set + pumping dumbel ukuran kecil (5kg).

Minggu ketiga, dengna pola puasa yg sama yaitu 6 x 22/23 jam + 1 x prolong diatas 24 jam, tapi lari lebih lama dan lebih jauh. Terjauh dalam sekali lari dalam kondisi puasa adalah 12.75km. Setelah lari ane juga ga makan hanya minum air putih aje, dan terus ga makan sampe 4 - 8 jam setelah lari. Resistance training juga tetap seperti biasa.

Pada akhir minggu ke-5, BB ane di 69.8 setelah makan. Kalo sebelum makan 68.2. Body Fat ane sekrg di 14%.
Makannya emang buanyak gan emoticon-Big Grin

Target ane sampe di idal body weight pada lean mass ane yaitu 63 - 65kg.

Sampe sekarang alhamdulillah masih terus puasa, ane lagi mikir ini jadi lifestyle.

Catatan ane:

1. IF plus kardio dan resistance training itu paling cepet mbakar kalori dan nurunin BB + Fat.

2. Prolong Fasting (fasting diatas 24jam) juga paling cepet nurunin Body Set Weight (BSW) dan bisa jadi cara kalo pas kena plateau alias ga turun2 BB nya padahal udah olga dan fasting biasa.

3. Sekarang udah jarang lagi berasa ngebet pengen makan. Disiplin pun meningkat. Rasa lapar bisa dihandle dnegan baik.
Diubah oleh azirma.ayrus
0
12-04-2019 13:36
Quote:Original Posted By azirma.ayrus
Share pengalaman ane IF/Prolonged IF/OMAD (One Meal A Day)/OCD nih.

Mulai dari tanggal 11 Feb 2019 (Hari Senin) sekalian puasa senin kamis (emang ane dah rutin dari SMA). Berat badan tanggal tersebut 75.7 kg (tinggi 170cm, umur diatas 39 emoticon-Big Grin , so masuk overweight lah).

Awalnya 20 jam. Tarus 16:8. Besoknya 22 jam dan setiap weekday rata2 22-23 jam dengan weekend 20 jam dan sempat prolong IF 27 jam, 30 jam, 33 jam dan 34 jam. Kalau Puasanya senin Kamis atau Iyamul Bidh ane ga makan dan minum khusus minum selama 12 jam ga minum. Kalau ga puasa agama / sunnah ane minum air putih sama sesekali minum kopi tanpa gula.

5 hari pertama ga olah raga (ane rutin lari, perminggu 15 - 30 km), masuk minggu kedua mulai lari lagi cuma ga banyak2 15 km dalam seminggu dengan pace 6:30 - 7:00 plus ditambah push up 90x yg dibagi dalam 3-4 set + pumping dumbel ukuran kecil (5kg).

Minggu ketiga, dengna pola puasa yg sama yaitu 6 x 22/23 jam + 1 x prolong diatas 24 jam, tapi lari lebih lama dan lebih jauh. Terjauh dalam sekali lari dalam kondisi puasa adalah 12.75km. Setelah lari ane juga ga makan hanya minum air putih aje, dan terus ga makan sampe 4 - 8 jam setelah lari. Resistance training juga tetap seperti biasa.

Pada akhir minggu ke-5, BB ane di 69.8 setelah makan. Kalo sebelum makan 68.2. Body Fat ane sekrg di 14%.
Makannya emang buanyak gan emoticon-Big Grin

Target ane sampe di idal body weight pada lean mass ane yaitu 63 - 65kg.

Sampe sekarang alhamdulillah masih terus puasa, ane lagi mikir ini jadi lifestyle.

Catatan ane:

1. IF plus kardio dan resistance training itu paling cepet mbakar kalori dan nurunin BB + Fat.

2. Prolong Fasting (fasting diatas 24jam) juga paling cepet nurunin Body Set Weight (BSW) dan bisa jadi cara kalo pas kena plateau alias ga turun2 BB nya padahal udah olga dan fasting biasa.

3. Sekarang udah jarang lagi berasa ngebet pengen makan. Disiplin pun meningkat. Rasa lapar bisa dihandle dnegan baik.
udah pake lifestyle ini di atas 5, sekarang rasanya cuman gaya hidup “skip sarapan, makan siang telat ", makan siang full protein moderate carbs, malam spare kalori buat acara kumpul-kumpul, nggak makan berat lagi....
2
12-04-2019 14:09
Quote:Original Posted By ericjo84
Trit ini masih aktif kah ?

Ijin gabung ya gan, setelah selama ini SR dsri page one.


sebenernya gw udah tau cukup lama mengenai metode ini, yaaahh awalnya tau dari OCD sih, ampe beli bukunya, dan akhirnya nyangkut ke trit ini.

gw mau seriusin metode IF ini mulai hari ini, (moga bisa gw jadi in lifestyle), Usia gw 34 tahun, TB 172 cm BB 91-92 kg. Gw kerja kantoran dari jam 8-17 kadang selalu lembur ampe malem. Untuk pola makan, gw pake dari jam 8-20 aja deh, menu warteg aja. Untuk pola latihan, kebetulan dikantor ada fasilitas ruang fitness, dan kebetulan lagi ada salah satu temen yg mau ngarahin gw saat latihan (doi lebih berpengalaman dalam hal work out). untuk latihan 2x seminggu, hari salasa dan jumat, tapi gw ga di ijinin pake beban dulu. 2x sesi sama doi, gw cuma dikasih :

Body Weight squat 10x3
Burpess 10x3

Push up 10+10+8 (set ke tiga dah ga mampu)
Body Weight Throwing : 6+6+4

Shoulder press 10x3 tanpa beban
Tricep extention 7+5 (2x set doang)

setelah latihan gw pening, dan mual ampir mau muntah, itu kenapa ya gan ?

dan gw ga boleh dulu pake beban

Mohon tanggapan nya gan, apakah pola yang gw pake ini udah bener ?

Gw dah ga nyaman sama badan sekarang, kemaren rada shock liat hasil MCU, gw termasuk obesitas grade II, ditambah Kolesterol total 213.

Mudah mudahan pola ini bisa gw jadiin lifestyle. Ga cuma sekedar metode diet yang ada masa expired nya..l

Mohon masukan nya hu.


Ane bukan expert, tapi izinin replay ye gan, berdasarkan pengalaman dan pengetahuan ane nih.

Biar Olah Raga agan efektif dalam menurunkan berat badan, emang mesti dibarengi dengan Puasa gan. Bisa dimulai dengan mengurangi porsi olah raga dan berpuasa mulai dari 12:12 jam kemudian naikin jadi 16:8 jam, naikin lagi sampe akhirnya bisa full puasa 24 jam bahkan lebih (prolonged Fasting maks. 48 jam). Puasanya boleh minum air bening (water fasting) kok gan, bukan dry fasting kayak puasa Ramadan.

Kemudian agan perbanyak kardio gan, bahkan saat berpuasa olah raganya tetap dan lebih diperbanyak kardionya. Kayaknya agan perlu ngurangin resistant / weight training dulu, sampe agan turun 5kg-an (ngurangin ya, bukan stop). Kalo bisa porsi kardionya diatas 60% waktu olah raga, baru seiring turunnya berat badan (pasti bakal turun) porsinya bisa dikurangin (kl agan ga demen kardio).

Dengan kondisi agan, sepertnya agan emang perlu jadiin Intermitten Fasting + Kardio sebaga lifestyle. karena mungkin agan butuh +/- 90 s.d 100 hari kontinyu IF dan tetap berolah raga rutin +/- 4-5 jam per minggu untuk nurunin berat badan agan sampe ke BMI normal.

Mohon maaf kl kurang berkenan.
2
Lihat 1 balasan
12-04-2019 14:13
Quote:Original Posted By rizki0376
udah pake lifestyle ini di atas 5, sekarang rasanya cuman gaya hidup “skip sarapan, makan siang telat ", makan siang full protein moderate carbs, malam spare kalori buat acara kumpul-kumpul, nggak makan berat lagi....


Mangstap Gan. kalo ane per hari ini masuk 2 bulan kontinyu IF (alhamdulillah ga putus) rata2 20an Jam. Plus masih tetep lari dengna jarak yg agak lebih jauh dari sebelumnya.

Sekarang berat ane di 66kg kalo abis puasa, 67.5 kalo abis makan-minum berat dan buanyak, 65 kg kalo abis long distance. Kayaknya emang jadi lifestyle nih.
1
12-04-2019 14:20
Quote:Original Posted By blezzernet


gak masalah bray, soal makan malam tambah gemuk itu mitos, gw pernah IF / OCD makan malem jam 9 malem saking gak sempetnya gw makan seharian akhirnya gw bantai di malem tetep ga ada effeknya, yang penting dalam 24 jam itu OCD lo harus hindarin makanan dan minuman "brengsek" dan lo harus olahraga, minimal kardio... gw akuin kardio ini lama bener turunnya karena kita bakar lemak cuma saat kita bersepeda, tapi its okey selama tidur kita cukup 7-8 jam dan defisit kalori sudah pasti walaupun 1 hari cuman turun 0.02 kilogram lama2 gw yakin 3 bulan kemudian akan ada hasilnya bray, dan juga kenapa cardio? biar lo gak terlalu capek buat aktifitas sehari hari nya gak capek dan normal emoticon-Angkat Beer


Cobain kardio with fasting gan, fat loss agan bisa lebih cepet lagi. Puasa dulu 16 jam, terus kardio. setelah kardio selama 1-2 jam, jangan makan dulu, minum air aja secukupnya kemudian 2 jam setelahnya baru break the fast. Hasilnya mantap. Ane dah coba, it works.
1
12-04-2019 15:52
Quote:Original Posted By azirma.ayrus
Cobain kardio with fasting gan, fat loss agan bisa lebih cepet lagi. Puasa dulu 16 jam, terus kardio. setelah kardio selama 1-2 jam, jangan makan dulu, minum air aja secukupnya kemudian 2 jam setelahnya baru break the fast. Hasilnya mantap. Ane dah coba, it works.


Cardio fasted ngga bikin lebih cepet fatloss, fatloss tetap ngikutin seberapa defisit kalori. Tapi fasted cardio dan training bikin fat di bagian sulit cepet kempes. Tapi ane selalu latihan (8 tahun) dalam kondisi puasa, karena menurut ane fatloss nya lebih merata, terutama lemak bagian perut berasa berkurang nya
Diubah oleh rizki0376
2
12-04-2019 16:21
Quote:Original Posted By azirma.ayrus


Cobain kardio with fasting gan, fat loss agan bisa lebih cepet lagi. Puasa dulu 16 jam, terus kardio. setelah kardio selama 1-2 jam, jangan makan dulu, minum air aja secukupnya kemudian 2 jam setelahnya baru break the fast. Hasilnya mantap. Ane dah coba, it works.


waduh bray ane skrg udah gak gemuk, nyesel nanti kalo fasting lagi emoticon-Angkat Beer berat ane udah 67 kilogram 5-6 kilogramnya udah bukan lemak emoticon-Cool

Quote:Original Posted By rizki0376


Cardio fasted ngga bikin lebih cepet fatloss, fatloss tetap ngikutin seberapa defisit kalori. Tapi fasted cardio dan training bikin fat di bagian sulit cepet kempes. Tapi ane selalu latihan (8 tahun) dalam kondisi puasa, karena menurut ane fatloss nya lebih merata, terutama lemak bagian perut berasa berkurang nya


betul sekali, tetap koncinya di bahan yang masuk di dalam tubuh, dan betul juga bray fatloss itu sifatnya merata karena sama halnya dengan peredaran darah gak ada yang di bagian kaki kenceng di bagian tangan tiba2 lambat banget, karena "pump" darah dari jantung untuk seluruh tubuh pastinya, sama halnya penyerapan nutrisi, pembakaran lemak, semuanya hampir sama paling beda2 dikit 5-10% paling besar jadi ya bener koncinya cuma di bahan yang masuk kedalam tubuh, masukin protein jadi serat otot, masukin lemak jadi daging lemak, masukin racun ya mampus emoticon-Angkat Beer
1
Halaman 228 dari 229
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.