Story
Pencarian Tidak Ditemukan
KOMUNITAS
link has been copied
48
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c8cbeaea72768073503bf0f/bintang-itu-bersinar
Hidup itu rumit, sama seperti kisah cinta gue. Nama gue jack dan ini cerita gue.
Lapor Hansip
16-03-2019 16:15

Bintang Itu Bersinar

Bintang Itu Bersinar

Tentang Jack dan tentang masa remajanya

Cowok SMK yang gak jauh-jauh dari kata:
-Nyebelin
-Rusuh
-Brengsek
-Absurd
-Trouble maker

Karna moto hidupnya waktu SMK adalah
" Mumpung masih sekolah. Cari warna! Soalnya kalo udah gede di tuntut cari duit terus, gak ada waktu buat cari warnanya. Kalo bisa pun, gak jauh-jauh dari cari warna buat istri sama anak"

Moto yang aneh bukan? Memang, dan jack baru sadar saat dia sudah dewasa.

Quote:
INDEX

Quote:

~Eps 1 riska

~Eps 2 tiya

~Eps 3 Bintang Itu Menjadi Milikku

~Eps 4 Tiya Menjadi Aneh

~Eps 5 Tantangan Dari SMA 3

~Eps 6 Dia Khawatir

~Eps 7 Maya Si Anak Baru

~Eps 8 Ku Kejar Tiya

~Eps 9 Jack Tumbang (Tiya Pov)

~Eps 10 Hangat

~Eps 11 Gue Dan Riko

~Eps 12 Surat Dari Guru

~Eps 13 Janji

~



Quote:
Daftar Nama



Semoga kalian juga mendapatkan Bintang kalian sendiri

Quote:
jangan lupa tinggalkan kritik dan sarankarena itu bisa menambahkan motivasi saya untuk melanjutkan Thread ini


Quote:
a colour

a choice



emoticon-PeaceSilahkan dibaca yaemoticon-Peace
Diubah oleh kurniawanjack
profile-picture
profile-picture
profile-picture
dan 9 lainnya memberi reputasi
10
Tampilkan isi Thread
Masuk untuk memberikan balasan
stories-from-the-heart
Stories from the Heart
26K Anggota • 29.6K Threads
Halaman 2 dari 3
Bintang Itu Bersinar
01-04-2019 19:51
seru nih ceritanya.. cepat update yah hahaha
3 0
3
Bintang Itu Bersinar
01-04-2019 21:01
Quote:Original Posted By suchyani
seru nih ceritanya.. cepat update yah hahaha


Makasih.
Lagi dicicil kokemoticon-Peace
2 0
2
Bintang Itu Bersinar
02-04-2019 10:58
update bre udah penasaran nih gua sama cerita selanjutnya wkwk
3 0
3
Bintang Itu Bersinar
02-04-2019 11:44
Quote:Original Posted By rriandi
update bre udah penasaran nih gua sama cerita selanjutnya wkwk


Sabar aja
Mungkin hari sabtu udah updateemoticon-Peace
2 0
2
Bintang Itu Bersinar
02-04-2019 15:09
Quote:Original Posted By kurniawanjack
Gue terbangun dan langsung melihat dua orang di samping kiri gue. Gue mengedipkan mata untuk memastikan mereka itu siapa atau lebih tepatnya apa(kalo yang gue lihat si guling and the gang kan jadi lain cerita). Ternyata dia adalah bokap gue dan kekasih gue. Mereka memandangi gue dengan wajah khawatir. Gue mencoba bangun dan ternyata tubuh gue terasa sakit banget.

Bokap emoticon-Smilie:"udah tiduran dulu aja"

Gue lihat tangan kiri gue udah tertancap selang infus dan gue langsung kaget.

Gue emoticon-Kagets:"hah gue kenapa?" gue memandangi mereka.
Riska emoticon-Confused:"kamu gak inget apa-apa?"
Gue emoticon-Kagets:"inget apaan?"
Riska emoticon-Nohope:"ternyata kamu lupa" riska megang tangan kanan gue dan bokap langsung membuang muka.
Riska emoticon-Smilie:"gini ya sayang, kamu itu habis kecelakaan tapi untungnya kamu cuma luka ringan"
Gue emoticon-Kagets:"hah, kecelakaan?"
Riska emoticon-Smilie:"iya sayang, kamu nyebrang jalan trus di tabrak sama mobil"
Gue emoticon-Kagets:"hah, di tabrak?"
Riska emoticon-Smilie:"iya, udah gak usah mangap-mangap lagi" kemudian terlintas niat jahil gue.
Gue emoticon-Kagets:"hah, kamu riska kan?"
Riska emoticon-Nohope:"iyaaaa, masa sama pacar sendiri lupa"
Gue emoticon-Kagets:"kamu kok gendutan" kemudian riska jadi brutal dan nyubitin tangan kanan gue.
Riska emoticon-Mad:"iihhhh, udah bikin khawatir masih aja nyebelin iiiihhh" masih nyubitin gue.
Gue emoticon-Frown:"iya maaf, becanda doang" kemudian riska senyum dan bokap juga senyum.
Gue emoticon-Stick Out Tongue:"jangan cemburu lho pah"
Bokap emoticon-EEK!:"ngapain juga cemburu sama anak sendiri, lagian papa juga udah punya mama" kemudian gue inget kalo nyokap gak di sini.
Gue emoticon-Kagets:"eh iya, mama kemana?"
Bokap emoticon-EEK!:"papa suruh tidur di rumah, jam 6 paling udah ke sini" kok rasanya aneh pas bokap bilang jam 6.
Gue emoticon-Kagets:"emang sekarang jam berapa?"
Riska emoticon-Smilie:"jam setengah tiga sayang"
Gue emoticon-Kagets:"berarti semalam kamu tidur di sini dong, kamu gak sekolah?"
Riska emoticon-Wink:"iya aku tidur di sini, masa sekolah pakek baju kotor"
Gue emoticon-Nohope:"pakek seragam lain kan bisa"
Riska emoticon-Stick Out Tongue:"yaudah deh nanti sekolah"
Bokap emoticon-EEK!:"nanti pulangnya sama om aja, tapi agak siangan"
Riska emoticon-Smilie:"iya om, gakpapa kok om"

Kemudian gue ketiduran lagi. Mungkin gara-gara gue mencium bau obat-obatan di rumah sakit ini.

Gue tebangun karena mendengar suara sendok besi yang jatuh. Ternyata itu nyokap dan dia kemudian membungkuk untuk mengambil sendok itu.
Gue panggil dia dan dia langsung mendekati gue.

Nyokap emoticon-Smilie:"makan dulu ya, mama yang suapin"
Gue emoticon-Nohope:"jack bisa sendiri kok"
Nyokap emoticon-Wink:"malu ya, malu disuapin sama mama ya?" sambil menaikkan alisnya sebelah.
Gue emoticon-Nohope:"yaudah"
Nyokap emoticon-Big Grin:"nah, gitu dong" nyokap mengambil bubur yang masih berada di dalam kantong plastik.
Nyokap emoticon-Smilie:"tadi udah liat riska?" sambil mengaduk-aduk bubur yang sudah berada di mangkuk.
Gue emoticon-Roll Eyes (Sarcastic):"tadi jam tigaan, emang mama udah ketemu sama riska?"

Nyokap ngelirik ke gue. Tenyata kemudian nyokap menggeleng.

Nyokap emoticon-Big Grin:"tapi mama ketemu calon menantu" kemudian dia meniup sesendok bubur dan menyuapi gue.

Gue emoticon-Roll Eyes (Sarcastic):"menurut mama, riska gimana?"

Nyokap melirik ke langit-langit, dan tersenyum sebelum menatap ke gue.

Nyokap emoticon-Big Grin:"gimana apanya dulu nih?" nyokap seperti udah menyiapkan seribu jawaban.
Gue emoticon-Stick Out Tongue:"dari sifat sampai muka, sama cocok gak buat jack" gue masih nguyah(padahal itu buburemoticon-Hammer).

Nyokap tersenyum dan menyuapi gue lagi kemudian dia mulai bicara.

Nyokap emoticon-Smilie:"kalo soal sifat, riska itu baik dan dia keliatan bukan anak yang sering keluar malem" gue mengangguk.
Nyokap emoticon-Smilie:"kalo soal muka, dia cenderung cantik banget, bahkan sama mama muda dulu masih cantikan riska" gue tersenyum.
Nyokap emoticon-Big Grin:"nah kalo soal cocok, kamu cocok kok sama dia, tapi yang mama heranin adalah, kok dia mau sama anak biang keributan sekolah?" nyokap ketawa seperti tanpa bersalah karena telah sedikit menciutkan keberaniannya.
Gue emoticon-Nohope:"lha mama kenapa mau sama papa yang mirip tukang batagor"
Nyokap emoticon-Kagets:"hush, gitu gitu juga papa muemoticon-Big Grin"

Kemudian kami berhuhuhaha bersama.
Gue ambil ponsel gue yang udah di taroh sama nyokap si meja deket gue. Gue lihat jam ternyata udah jam sepuluh.
"Biasanya sekarang gue lagi di kantin sama dana" gue mengucapkan itu dengan suara yang sangat kecil bahkan bisa dibilang berbisik.

Jam dua belas lebih lima menit. Waktu itu gue lagi main game, walaupun gue kalah mulu karena tangan kiri gue terkadang nyeri.
"Tok tok tok!!!" seperti ada yang mengetuk pintu. Buru-buru nyokap membukakan pintu itu dan langsung mempersilahkan dua orang itu untuk masuk.
Ternyata mereka adalah dana dan tiya. Dana langsung menghampiri gue sementara tiya memberikan sekantung buah ke nyokap.

Dana emoticon-Big Grin:"woi jagoan, udah mendingan kah?" menyalami gue.
Gue emoticon-Smilie:"iya, kok berduaan aja, kalian jadian ya" gue coba menggoda dana.
Dana emoticon-Kagets:"gue?, sama kalkun?, mustahil" dana melirik ke tiya.
Tiya emoticon-Smilie:"hei jack, semoga cepet sembuh ya" gue bersalaman ke tiya tapi kemudian gak gue lepasin dan itu berhasil membuat tiya terheran-heran.
Gue :"maafin gue, tiya. Soal gue jadian sama…" tiya memutus perkataan gue.
Tiya :"gue yang harusnya minta maaf jack. Gara-gara gue lo jadi gini" gue menggeleng pertanda tidak setuju.
Gue :"gak ya. Gue kecelakaan bukan karena lo. Itu murni kecelakaan dan gue juga waktu itu nekat nyebrang jalan tanpa memperdulikan kendaraan yang lewat" tiya diem dan sekilas seperti ingin menangis.
Gue :"lo gak perlu merasa bersalah soal ini. Ini udah takdir tuhan, udah ada di skenarionya dia. Dan kita hanya melakukannya tanpa sadar" tiya tersenyum dan mengangguk.

Kemudian kami bercanda ria seperti dahulu kala. Tiya juga bilang kalo dia dilarang sama riska untuk ketemuan sama gue. Dan kemudian mereka pamit pulang karena tiya takut di cariin sama nyokapnya.
Gak lama setelah tiya pergi tiba-tiba hp gue geter. Gue buka dan ada chat dari riska.

emoticon-mail riska :"aku bentar lagi kesana" gue tersenyum kemudian gue balas itu.
emoticon-mail gue :"iya" Kemudian riska langsung balas.
emoticon-mail riska :"udah?, iya doang?" gue menepuk jidat gue. Kemudian gue telfon dia.

emoticon-phone gue emoticon-Nohope:"iya sayang, aku gak bakal kabur ke luar angkasa kok. Kamu hati-hati kesininya" gue ngomong dengan kata-kata yang entah dari mana gue nemuinnya.
emoticon-phone riska emoticon-Big Grin:"iihhh gemes deh suaranya. Oke aku kesana sekarang ya" kemudian dia nutup telfon.

Gue noleh ke nyokap yang lagi sibuk baca majalah dan kemudian nyokap memandangi gue. "Pasti riska" ucap nyokap dan gue mengangguk kemudian gue tersenyum lalu nyokap membalas senyuman gue.
Dua puluh menit kemudian riska udah ada di depan pintu. Nyokap membukakan pintu dan meminta riska untuk masuk.

Riska emoticon-Big Grin:"makasih tante"
Nyokap emoticon-Smilie:"iya" nyokap menutup pintu dan mereka kemudian menuju ke arah gue.
Nyokap emoticon-Big Grin:"makin cantik aja kamu" dia seperti kaget tapi dia mencoba menutupinya.
Riska emoticon-Malu"ah tante bisa aja. Tante juga sama cantiknya kok" dia sedikit menunduk.
Gue emoticon-Smilie:"kesininya naik apa?"
Riska emoticon-Big Grin:"naik taksi"

Melihat anaknya sedang bersama kekasihnya dan nyokap pun tidak ingin mengganggu, kemudian dia berfikir untuk membiarkan mereka berduaan.

Nyokap emoticon-Big Grin:"mama keluar bentar ya, mau beli roti buat kalian berdua"
Riska emoticon-Roll Eyes (Sarcastic):"saya gak usah tante. Tadi udah makan di rumah"
Nyokap emoticon-Big Grin:"gak papa buat cemilan" kemudian nyokap keluar dan menutup pintu tapi malah di buka lagi dan hanya memperlihatkan kepalanya saja.
Nyokap emoticon-Big Grin:"selamat bermesraan" kemudian nyokap nutup pintu dan langsung pergi.
Gue emoticon-Stick Out Tongue:"apaan sih? "
Riska emoticon-Smilie:"mama kamu lucu ya ternyata" mengambil kursi kecil dan kemudian dia duduk di sebelah ranjang gue.
Gue emoticon-Roll Eyes (Sarcastic):"tapi kalo udah galak bisa langsung ngemilin kaca dia"
Riska emoticon-Smilie:"sama mama sendiri kok gitu" kemudian sunyi sebentar dan riska sedikit mendekat ke gue.
Riska emoticon-Belo:"tapi bener lho, yank. Papa sama mama kamu itu orangnya humoris"
Gue emoticon-Big Grin:"anaknya juga" pipi gue di tepuk.
Gue emoticon-Frown:"aduh. Sakit tao" padahal enggak sakitemoticon-Big Grin.
Riska emoticon-Confused:"eh maaf, aku gak sengaja. Aku gak tau pipi kamu juga sakit" aku punya ide bagusemoticon-Genit.
Gue emoticon-Frown:"aduh sakit banget nih"sambil megang pipi gue dan itu berhasil membuat riska khawatir.
Riska emoticon-Kagets:"hah?, yaudah aku panggilin suster"
Gue emoticon-Frown:"gak ah masa segini doang harus manggil suster" masih megangin pipi.
Riska emoticon-Kagets:"terus harus gimana dong?"
Gue emoticon-Big Grin:"cium aku" memperlihatkan pipi gue yang merah.
Riska emoticon-Malu:"iiihhh jail banget sih"
Gue emoticon-Nohope:"yailah sama pacar sendiri ini"
Riska emoticon-Malu:"yaudah sini"

Gue memapakkan pipi dan menutup mata gue. Kemudian sesuatu yang hangat menyentuh pipi gue tapi itu hanya sebentar.

Gue emoticon-Roll Eyes (Sarcastic):"kok sebentar doang. Gak pakek Cinta nyiumnya"
Riska emoticon-Malu:"iya deh iya, mana cepet"

Gue memapakkan pipi seperti tadi tapi saat gue rasa bibir riska udah deket gue langsung noleh ke dia. Alhasil bibir kami bersentuhan dan kami berciuman untuk waktu yang cukup lama.


Kampret. Gue kira hangat apaanemoticon-Big Grin
Mantap bang. Lanjutkanemoticon-thumbsup
1 0
1
Bintang Itu Bersinar
03-04-2019 05:30
Quote:Original Posted By donihendrak
Kampret. Gue kira hangat apaanemoticon-Big Grin
Mantap bang. Lanjutkanemoticon-thumbsup


Pasti di lanjutin kokemoticon-Peace
2 0
2
Bintang Itu Bersinar
03-04-2019 12:00
Terharu bacanya
2 0
2
Bintang Itu Bersinar
03-04-2019 19:18

Eps 11 Gue Dan Riko

Seminggu setelah kecelakaan dan itu hari minggu,gue udah di bolehin pulang oleh dokter. Tiga hari setelahnya yaitu hari rabu,gue berniat untuk berangkat sekolah.
Gue berangkat di anterin nyokap. Karena nyokap rewel, katanya kalo bawa motor sendiri takut kenapa-napa.
Sedikit perban di kening, dan bekas luka di lengan kiri. Menghiasi hari pertama gue masuk sekolah.
Gue juga ngasih tau riska kalo gue mau berangkat sekolah.

Hari rabu pagi. Gue sama nyokap udah sampe di depan gerbang sekolah dengan mobilnya nyokap, gue juga punya sendiri sih tapi males bawanyaemoticon-Big Grin.

Nyokap emoticon-Roll Eyes (Sarcastic):"Ati-ati, jack. Jangan buat masalah dulu!"
Gue emoticon-Stick Out Tongue:"iya, ma" ngambil tas di jok belakang.
Nyokap emoticon-Roll Eyes (Sarcastic):"jangan kebanyakan gerak!"
Gue emoticon-Stick Out Tongue:"iya, ma" sambil buka pintu mobil.
Nyokap emoticon-Roll Eyes (Sarcastic):"jangan jajan sembarangan!"
Gue emoticon-Stick Out Tongue:"iya, ma"
Nyokap emoticon-Roll Eyes (Sarcastic):"jangan kebanyakan pacaran!"
Gue emoticon-Nohope:"iya, mama. Ini jack udah boleh berangakat belum nih?,daritadi di ajakin ngobrol mulu"
Nyokap emoticon-Big Grin:"iya, boleh kok. Gitu aja ngambek"

Gue keluar dari mobil dan terdengar suara motornya dana. Kemudian nyokap pergi ketika dana udah menyadari kehadiran gue.

Dana emoticon-Big Grin:"jack. Kok lo udah berangkat?. Udah gak sakit?" dia berhenti di depan gue.
Gue emoticon-Roll Eyes (Sarcastic):"khawatir banget. Naksir gue ya?"
Dana emoticon-Stick Out Tongue:"hiiii. Ternyata masih sakit lo" dia memacu motornya meninggalkan gue.

Gue pun berjalan menuju kelas. Dan di tengah perjalanan dana nepuk pundak gue sambil ngos-ngosan.
Dana emoticon-Nohope:"Parah lu. Mentang-mentang udah sembuh trus ninggalin gue seenaknya" gue gak jawab dan gue cuma senyum.
Sesampainya di kelas, gue langsung di serbu sama anak-anak. Ada yang nanyain kabar lah, ada yang nyolek perban lah, ada yang ngambil foto gue lah. Kemudian gue duduk di bangku kesayangan gue.
Gue noleh ke bangkunya tiya, ternyata dia belum berangkat.

Dana emoticon-Roll Eyes (Sarcastic):"jack, ada tukang gali kubur" dana langsung pindah ke bangku belakang gue.
emoticon-Big Grin:"sayang" nepuk pundak gue.
Gue emoticon-Kagets:"siapa sih. Kurang ajar ba…" ternyata riska.
Riska emoticon-EEK!:"apa?. Mau marah?. Gak suka kalo aku di sini?" dia berdiri di depan meja gue.
Gue emoticon-Stick Out Tongue:"eh kamu. Siapa yang gak suka?. Sini duduk sini" riska duduk di sebelah gue dan langsung ngelendetin lengan gue.
Gue emoticon-EEK!:"dan, jagain pintu gih. Nanti kalo ada guru bilang" dana berdiri dan menuju ke pintu.
Dana emoticon-Nohope:"iya. Tapi nanti traktir gue yak" gue acungin jempol ke dia.
Riska emoticon-Roll Eyes (Sarcastic):"kok gak bilang kalo mau berangkat"
Gue emoticon-Stick Out Tongue:"emang harus ya?"
Riska emoticon-Mad:"iihh seriusan" nyubit lengan gue.
Gue emoticon-Frown:"tuh kan di siksa lagi"
Riska emoticon-Mad:"mangkannya jangan bercanda"
Gue emoticon-Big Grin:"bercanda kan bikin bahagia"
Riska emoticon-Nohope:"serius sayang. Kenapa kamu gak ngabarin"
Gue emoticon-Big Grin:"aku lupa hehe"
Riska emoticon-Roll Eyes (Sarcastic):"serius?"
Gue emoticon-Stick Out Tongue:"jangan terlalu serius, ini bukan ujian nasional" gue cubit hidungnya.
Riska emoticon-Kagets:"ih apaan sih kok nyubit segala"
Gue emoticon-Stick Out Tongue:"kan biar mancung"
emoticon-Cool:"ehem. Bagus ya. Pagi-pagi udah pacaran"

Gue noleh ke belakang. Mampus ternyata ada pak Rahmat. Riska langsung bangun dan noleh ke belakang.

Gue emoticon-Big Grin:"eh pak ganteng. Udah lama saya gak liat bapak. Makin gagah aja pak"
Pak Rahmat emoticon-Cool:"oh ya tentu" pak Rahmat kemudian noleh ke riska.
Pak Rahmat emoticon-EEK!:"kamu bukannya kelas satu. Kok ada disini" muka riska jadi merah.
Gue emoticon-Big Grin:"anu pak. Dia itu adik saya pak. Trus mau nganterin bekal saya yang ketinggalan pak"
Pak Rahmat emoticon-Mad:"saya nanya sama dia bukan sama kamu" kepala gue di gaplok. Seisi kelas nahan ketawa.
Gue emoticon-Frown:"sakit pak" gue elus-elus kepala gue.
Pak Rahmat emoticon-EEK!:"kamu!. Sana balik ke kelas"
Riska emoticon-Malu:"i-iya pak" riska bangun dan menuju keluar.
Gue emoticon-Big Grin:"ati-ati ya" gue melambaikan tangan ke dia.
Pak Rahmat emoticon-Mad:"gak usah senyum-senyum" kepala gue di gaplok lagi.
Gue emoticon-Frown:"pak, sakit pak" pak Rahmat pergi menuju ke meja guru dan dana duduk di samping gue.
Gue emoticon-Mad:"kenapa lu gak bilang kalo ada guru" gue berbisik ke dana.
Dana emoticon-Roll Eyes (Sarcastic):"gue aja kesininya di jewer sama dia" kemudian kepala gue di gaplok dari belakang sama pak Rahmat. Sekelas ketawa dan disusul pelototan pak Rahmat.
Gue emoticon-Nohope:"aduh!. Pak, jangan gaplok-gaplok lah. Baru juga berangkat"
Pak Rahmat emoticon-Mad:"mangkannya kalo baru berangkat jangan buat masalah"

Gue kemudian diem daripada kena gaplok lagi.
Baru beberapa menit pelajaran, gue udah merasakan bosan yang amat luar biasa. Bosan karena gue gak ngerti sama pelajar sejarah yang di ajar sama pak Rahmat. Guru galak tapi kalo di puji sedikit langsung gede kepalanya, mungkin itu adalah satu kesempatan bagi gueemoticon-Big Grin.

Gue terbangun karena ada seseorang yang memukul meja. Gue lihat dengan mata yang masih buram. Terlihat sesosok malaikat kematian yang sedang membawa penggaris dan berseragam batik. Kemudian gue bangun dan senyum ke dia.

Pak Rahmat emoticon-Cool:"ngantuk?" memukul pelan penggaris ke pipi gue.
Gue emoticon-Big Grin:"eh, pak guru. Gak ngantuk kok. Malahan seger gini" gue cengengesan dan kemudian noleh ke dana.
Gue emoticon-Roll Eyes (Sarcastic):"kenapa gak bangunin gue kadal" gue berbisik ke dana.
Dana emoticon-EEK!:"udah. Tapi lu gak bangun-bangun"
Pak Rahmat emoticon-Mad:"Malah ngobrol!" pak Rahmat memukul meja gue dengan keras. Gue dan dana kaget dan menatap pak Rahmat dengan wajah sedikit ketakutan.
Pak Rahmat emoticon-Mad:"Kalian berdua!!. Ke luar sekarang!!" gue sama dana kaget, kemudian cengengesan.
Gue emoticon-Stick Out Tongue:"Iya pak, maaf. Yok dan" gue senggol lengan dana dan kami keluar sambil cengengesan.

Kemudia gue menuju ke kantin dan menemukan ivan, riko(anak kelas tiga jurusan tkj, anaknya suka pecicilan sehingga sering kena masalah) dan juga beberapa anak kelas tiga yang lain.
Gue gabung ke mereka dan ngobrol-ngobrol gak jelas. Dua piring gorengan dan satu piring kecil cabai di lumat habis oleh mereka. Gue lihat jam, 10 menit lagi bel istirahat berbunyi. Kemudian ada saat ketika kami sedang membicarakan malam minggu besok.

Riko emoticon-EEK!:"gimana kalo malam minggu kita ke basecamp" dia kemudian menoleh ke gue.
Riko emoticon-Nohope:"asal jangan bawa pacar lo aja"
Gue emoticon-Kagets:"emang kenapa?" gue menatap riko dengan terheran-heran.
Riko emoticon-Roll Eyes (Sarcastic):"Ya males aja. Main sama anak culun dan kutu buku" gue berdiri dan memegang kerahnya.

Anak-anak yang lain menatap kami dan dana memega pundak gue.

Gue emoticon-Mad:"Jaga omongan lo!!. Jangan asal ceplas-ceplos!!" gue tarik kerah riko.
Riko emoticon-EEK!:"Kenapa?. Eman bener kan" riko mendorong gue.
Gue emoticon-Mad:"SIALAN lo!!"

Gue tonjok mukanya dan dia membalas dengan menendang perut gue. Riko mencoba memukul kepala gue tapi gue berhasil menghindar kemudian gue pegang tangan dia dan mendorongnye kedinding hingga kepalanya terbentur keras.
Riko terjatuh dan gue pukul mukanya bertubi-tubi tapi di hentikan sama dana dan anak-anak.

Dana :"udah jack. Ini di sekolah. Nanti di grebek sama guru" dana menarik baju gue.

Gue lihat sekeliling, ternyata udah rame sama anak-anak karena tadi bel istirahat udah bunyi. Dan riko tergeletak sambil meraba-raba mulutnya yang berdarah. Kemudian beberapa guru menghampiri kami dan langsung menyeret gue sama riko ke ruang BK.
Diubah oleh kurniawanjack
1 0
1
Bintang Itu Bersinar
03-04-2019 20:12
ini cerita penuh dengan aksi tinju meninju ya gan. lanjutkan mas Jack. emoticon-Cendol Gan
2 0
2
Bintang Itu Bersinar
04-04-2019 06:20
Quote:Original Posted By Alea2212
ini cerita penuh dengan aksi tinju meninju ya gan. lanjutkan mas Jack. emoticon-Cendol Gan


Sepertinya begituemoticon-Big Grin
Pasti di lanjutin kokemoticon-Peace
1 0
1
Bintang Itu Bersinar
06-04-2019 16:06
updaye bang wkwk
2 0
2
Bintang Itu Bersinar
06-04-2019 18:38

Eps 12 Surat Dari Guru

Gue sama riko duduk di sofa yang berada didalam ruang bk.
Suhu dingin dari AC membuat gue sedikit tenang.
Namun saat gue menatap riko, suasana menjadi panas terutama jika dia menatap balik gue.
Beberapa menit kemudian pak udin datang dan langsung duduk di sofa di depan kami.

"Sekarang masalahnya apa lagi?" Pak udin menatap gue dan suaranya sedikit merendah.
"cuma main-main kok pak. Iya gak rik?" Gue senggol tangan riko dan dia mengerutkan alisnya seperti tidak suka terhadap perkataan gue.
Kemudian dia menunduk dan mengepalkan tangannya.

"Jawab Yang jujur. Kalian kenapa berantem?" pak udin menatap kami.
Riko diam tak berkata apa pun dia hanya menunduk dan sesekali meraba mulutnya yang berdarah.
Sementara gue. Gue hanya menatap riko tajam-tajam selama beberapa menit sampai pak udin memukul meja di depan kami sehingga kami terkejut.
Kami menatap pak udin dengan perasaan was-was sampai kemudian beliau menarik nafas dan muiai bicara dengan nada rendah.

"Oke. Bapak akan skorsing kalian selama tiga hari dan bapak minta, berikan surat ini ke orang tua kalian" pak udin mengambil dua surat yang berada di meja belakangnya lalu memberikan surat itu kepada kami.

Jam 11:15 siang. Gue sedang di kelas. duduk, sambil memandangi surat pemberian pak udin.
Gue gak tau apa yang harus gue jelaskan ke orang tua gue. Gue sering buat masalah dan gue cerita itu ke orangtua gue, mereka hanya bilang "yaudah besok lagi jangan di ulangin" tapi kali ini gue udah di skorsing dan nasib gue ada di surat ini sementara gue gak tau apa isi sebenernya.
Gue terus memikirkan itu sampai dana menepuk pundak gue dan menunjuk ke arah pintu. Di sana berdiri cowok, anak osis dan dia masih terengah-engah mungkin karena habis berlari. Gue hampiri dia dan dia menepuk pundak gue.

"Anu...Jack..Lo…dipanggil ketua sama pembina di ruang osis" Dia berbicara dengan nafas yang tidak karuan.

Sesampainya di ruang osis, gue langsung di persilahkan duduk oleh ahmad yang menjabat sebagai ketua osis.
Kemudian ahmad duduk di depan gue dan di sampingnya ada pak fata selaku pembina osis.

Pak fata emoticon-Smilie"Gini ya jack. Bapak paham, pahaaam banget. Kamu dulu masuk osis karena di hukum sama pak udin dan bapak tau kalo kamu tidak berniat masuk osis" lalu pak fata mengulurkan kertas pengunduran diri dari osis.
Pak fata emoticon-Smilie"Bawa dulu, besok berikan ini ke saya. Kalo kamu masih berniat mengikuti osis, kamu harus janji merubah sikap kamu dan besok berikan ini ke saya tanpa tanda tangan. Tapiii, kalo kamu dari awal memang tidak berniat mengikuti osis, berikan ini ke saya dengan tanda tangan kamu di sini" pak fata meletakkan kertas itu di meja depan gue.
Pak fata emoticon-Cool"Baiklah. Bapak hanya mau bilang itu. Kamu mau ngomong?" bertanya ke ahmad.
Ahmad emoticon-EEK!"Iya pak. Jack, lo memang banyak membantu dan lo juga sangat aktif di osis. Tapi perilaku lo itu yang mengurangi nilai di mata kami. Kami ingin lo berubah, entah di sekolah maupun di luar. Kalupun lo masih pingin tetep di osis, mungkin semua udah berubah. Karena kejadian tadi. Mungkin anak-anak yang lain akan berfikir 'kok anak kayak dia bisa masuk osis'. Jadi kami harap agar lo bisa berubah " ahmad menatap gue tapi gue diem.
Pak fata emoticon-Cool"Udah?. Kalo udah…jack, silahkan keluar. Bapak tunggu jawaban kamu besok"

Gue ambil itu kertas dan kemudian keluar dari ruang osis.
Sesampainya di kelas. Gue hanya melihat dana yang sedang bermain handphonenya di temani sebotol minuman soda. Ternyata udah pada pulang.

Dana emoticon-Big Grin:"Wey bro" dana melambaikan tangan.
Dana emoticon-Big Grin:"Di cariin lo, sama riska. Nih lagi chattingan sama gue sekarang. Hp lo di tinggal di tas kan?. Mangkannya gue jagain" dia menepuk-nepuk tas gue.
Gue emoticon-Smilie:"Oke. Thanks" gue duduk di samping dana sambil mencari hp gue di tas.
Dana emoticon-Roll Eyes (Sarcastic):"Widih widih. Lo mau keluar osis?. Gue ikut deh. Males gue kalo gak ada lo" dana mengambil kertas yang tadi gue bawa.
Gue emoticon-EEK!:"Gue juga belum pasti. Kayaknya sih…gue keluar aja, soalnya kita kan jarang ikut rapat osis"
Dana emoticon-Roll Eyes (Sarcastic):"Kalo gitu. Gue keluar aja deh, bosen"

Akhirnya gue nemuin hp gue, dan gue langsung gendong tas kemudian keluar.
"Ye malah ninggal. Udah di tungguin lama sekarang malah ninggal" dana ngomong sambil beresin barang-barangnya. Kemudian kita berdua pulang tanpa ngobrol-ngobrol.

Sesampainya di rumah. Gue langsung menuju kamar, ganti baju, kemudian mengambil surat pemberian pak udin lalu menuju dapur.
Gue lihat di dapur cuman ada bi imah dan gue langsung mendekat ke dia.

Gue emoticon-Roll Eyes (Sarcastic):"Bi!. Mama kemana?" gue duduk di ruang makan yang bersebelahan dengan dapur.
Bi imah emoticon-Smilie:"Tadi bibi liat ada di ruang tamu sambil bawa laptop, den. Apa perlu bibi panggilin"
Gue emoticon-Roll Eyes (Sarcastic):"Tapi tadi jack pulang kok liat mama di ruang tamu. Yaudah tolong cariin ya bi"
Bi imah emoticon-Smilie:"Iya den"

Sementara bi imah pergi nyari nyokap, gue ke dapur dan langsung menuju ke kulkas untuk mencari harta karun.
Kemudian gue kembali ke meja makan sambil membawa sebotol minuman soda.
Gak lama setelah itu bi imah muncul dan meminta gue untuk ke halaman belakang rumah. Gue pun menuju kesana dengan membawa surat tadi.
Sesampainya di sana. Gue liat nyokap lagi nyiramin bunga kesayangannya.
1 0
1
Bintang Itu Bersinar
06-04-2019 18:44
Quote:Original Posted By rriandi
updaye bang wkwk


Pasti update kokemoticon-Peace
1 0
1
Bintang Itu Bersinar
07-04-2019 04:59
kenapa ya cowok tuh suka banget berantem? rugi sendiri gan. dapet surat juga kan dari sekolah. emoticon-Cape d...
2 0
2
Bintang Itu Bersinar
07-04-2019 05:40
Quote:Original Posted By Alea2212
kenapa ya cowok tuh suka banget berantem? rugi sendiri gan. dapet surat juga kan dari sekolah. emoticon-Cape d...


Bukan suka tapi terpaksa
Cowok juga gak suka berantem
Tapi ada beberapa keadaan yang membuat cowok marah sehingga membuat cowok melakukan hal itu
emoticon-Peace
1 0
1
Bintang Itu Bersinar
07-04-2019 06:13
Quote:Original Posted By kurniawanjack
Bukan suka tapi terpaksa
Cowok juga gak suka berantem
Tapi ada beberapa keadaan yang membuat cowok marah sehingga membuat cowok melakukan hal itu
emoticon-Peace


Ya deh terpaksa. Tapi kok ada yg sering ngulang gitu. emoticon-Shutupemoticon-Peace
2 0
2
Bintang Itu Bersinar
07-04-2019 06:14
Quote:Original Posted By Alea2212
Ya deh terpaksa. Tapi kok ada yg sering ngulang gitu. emoticon-Shutupemoticon-Peace


Udah jadi hobi kali emoticon-Big Grin
1 0
1
Bintang Itu Bersinar
07-04-2019 19:40
Mantep bang jack
Terus berkarya
Ane selalu menunggu treat terbaru dari ente, bang jack.
emoticon-Cendol Gan
1 0
1
Bintang Itu Bersinar
08-04-2019 21:43
di tunggu update tannya bang hhe
profile-picture
donihendrak memberi reputasi
2 0
2
Bintang Itu Bersinar
09-04-2019 21:06
Quote:Original Posted By rriandi
di tunggu update tannya bang hhe


Sebentar lagi update kokemoticon-Peace
profile-picture
donihendrak memberi reputasi
1 0
1
Halaman 2 dari 3
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
misteri-perempuan-bahu-laweyan
Stories from the Heart
Stories from the Heart
gembel-idiot-tersesat-passion
Stories from the Heart
kisah-sang-mantan-suhu
Copyright © 2023, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia