alexa-tracking
Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
93
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/573702b060e24b16158b4568/mereka-ada-dimana-mana-horror-kisah-nyata
Namaku Ovie. Aku bukan seseorang seperti Risa Saraswati, seorang anak indigo yang bisa melihat dan berinteraksi dengan mereka. Tapi aku bisa melihat mereka. Yang tidak bisa dilihat oleh kebanyakan orang.
Lapor Hansip
14-05-2016 17:49

Mereka Ada Dimana-mana (HORROR) (KISAH NYATA)

Past Hot Thread
DIALOG PEMBUKA

Namaku Ovie. Aku bukan seseorang seperti Risa Saraswati, seorang anak indigo yang bisa melihat dan berinteraksi dengan mereka. Tapi aku bisa melihat mereka. Iya, "mereka" yang tidak bisa dilihat oleh kebanyakan orang.

Jangan heran jika kadang aku terkejut sendiri atau tiba-tiba berlari menjauh dari tempat awalku. Karena aku secara tiba-tiba melihat mereka yang tak kalian lihat. Jika kalian pernah mendengar aku bercerita tentang apa yang aku hadapi, kalian boleh percaya atau kalian juga boleh anggap aku berbohong. Aku sama sekali tidak menyalahkan kalian, serius.

Kalian mungkin tak melihatnya. Memang mereka tak kasat mata dan sering disebut hantu. Iya, mereka adalah hantu. Jiwa-jiwa penasaran.

Kelebihanku dapat melihat mereka adalah anugerah, walaupun jujur aku seseorang yang penakut. Mungkin dari sini, kalian harus sadar bahwa kita hidup di dunia bukan hanya dengan makhluk hidup, tapi mereka juga ada.

Disini aku akan menulis tentang kejadian yang pernah aku alami. Jadi, selamat datang di duniaku. Kupersilahkan kalian untuk masuk ke dalamnya....



Di thread ini saya akan menceritakan segala kejadian yang pernah saya alami dengan "mereka". Bisa jadi bersambung atau bisa pula 1 postingan untuk 1 cerita. So enjoy the stories!


Quote:
Mereka Ada Dimana-mana (HORROR) (KISAH NYATA)


INDEX - MEREKA ADA DIMANA-MANA






Quote:
ADD LINE OFFICIAL INI YA,
untuk updatean terbaru : @pzg2605f (pake @)


KISAH 1 - Pengalaman Saat Aku Kecil


Saat aku kecil dulu, aku sudah terbiasa tidur sendiri dalam lampu keadaan mati. Dari aku lahir sampai kelas 3 SD aku tinggal di kampung ibunda tercinta, Bandung. Pengalaman pertamaku melihat "mereka" saat aku masih di Bandung, mungkin saat aku kelas 1 atau 2 SD. Aku lupa.

Malam itu sekitar pukul 2 malam aku terbangun karena mendengar suara-suara aneh dari ruang TV. Karena rasa penasaran, aku bangun dan mengintip lewat jendela. Sebagai gambaran untuk kalian, jendela kamarku itu langsung menghadap ke ruang TV. Aku pun tidak mengerti kenapa bentuk rumahnya seperti, tapi ya sudahlah. Ketika aku intip, aku melihat dua orang hitam sedang berbicara, bahasanya aneh dan aku sangat yakin itu bukan bahasa Indonesia, ataupun Inggris, apalagi sunda. Aku masih melihat mereka, dan tiba-tiba mereka berhenti berbicara lalu melihatku. Aku pun kembali menutup gorden jendela dan kembali tertidur tanpa menghiraukan mereka itu siapa.

Pagi harinya, aku bertanya kepada bundaku "Bun, tadi malem yang ada ngobrol di ruang TV 2 orang warnanya item. Siapa itu bun?" Oh iya, bundaku juga bisa melihat mereka. Aku bingung saat bundaku bilang mereka bukan manusia. Lalu, siapa sebenarnya mereka? Apakah mereka baik atau jahat? Ah aku bingung..

Contoh lainnya, sewaktu pulang dari jalan-jalan bersama keluarga, memang sudah larut malam. Aku melihat sesosok kakek-nenek sedang duduk di atap rumahku. Tentu aku kaget kan? Aku bilang pada Ayahku, "Ayah, itu siapa?" sambil menunjuk mereka ke atap rumah. Ayahku lihat ke atas, tapi ia tidak melihat apa-apa.

Aku sangat yakin kalau aku bukan bermimpi. Aku yakin kalau saat itu aku terbangun dan melihat mereka. Setelah kejadian itu, aku semakin sering melihat mereka dalam berbagai bentuk lainnya. Awalnya aku takut, tapi lama-kelamaan aku semakin berani HAHA iya "berani" walaupun aku anak yang penakut.

Ya, mungkin hanya itu memori kecilku yang masih aku ingat jelas. Sampai sekarang, aku masih mencoba mengingat yang lainnya tapi apa daya, tidak ada yang aku ingat lagi.
Diubah oleh oviern
9
Tampilkan isi Thread
Halaman 4 dari 5
Mereka Ada Dimana-mana (HORROR) (KISAH NYATA)
28-05-2016 21:41
KISAH 6 - "Tolong....."


Malam itu aku susah tidur. Sudah habis baca 1 komik, sudah lelah browsing-browsing, dan belum mengantuk juga. Jadi, aku mencoba tidur dengan menonton film di kamar dengan keadaan kamar sudah gelap alias lampu mati. Rencananya, aku akan tidur sekitar pukul 2. Tapi apa daya, pukul 2 aku belum mengantuk sedikitpun.

Jam-jam rawan itu memang sekitar pukul 2 malam, aku sering mendengar langkah kaki seseorang yang lewat di depan rumahku (ternyata itu adalah satpam kompleks), atau mendengar seperti seseorang membawa batang pohon dengan cara diseret (masa satpam keliling kompleks bawa batang pohon yang diseret?), atau mendengar seseorang membuka keran air di garasi dan mencuci mobilku jam 2 malam..

Tapi, malam itu berbeda. Hampir setengah jam mencoba tidur, tetap mata ini tidak mengantuk. Mungkin karena cuaca panas jadi aku tidak bisa tidur sedikitpun. Jam menunjukkan pukul 3, aku mulai lega karena sudah melewati jam-jam rawan alias jam 2. Tapi masih was-was jika saja mendengar yang aneh-aneh lagi. Sekitar pukul setengah 4 subuh, aku mulai tenang karena suara orang mengaji di masjid sekitar rumahku sudah terdengar. Fuih syukurlah...

Beberapa saat kemudian, aku mendengar suara perempuan...

Perempuan itu seperti menangis tapi jauh..

Aku yakin, suara orang yang mengaji tadi laki-laki bukan perempuan..

Lalu, aku mulai mengecilkan volume suara dari laptopku.

Aku mendengar suara perempuan menangis tersedu-sedu tepat di depan kamarku sekarang!

"Huhuhu......"

Aku terdiam, dan dengan cepat mematikan lagu dari laptop untuk mendengar suaranya lebih jelas..

Dan tiba-tiba dia berkata "Toloong...... "

Saat itu juga aku langsung berlari menuju kamar bundaku! Sumpah aku benar-benar kaget dan ketakutan. Baru kali ini aku mendengar seseorang menangis dan berkata tolong!

Esok paginya, tidak ada tanda perempuan itu masih berada di depan kamarku. Aku sudah mencoba mencari perempuan itu tapi tidak ada. Bundaku bilang kalau ada yang minta tolong gitu, doain aja. Kasian soalnya. Saat shalat aku mendoakannya.

Malampun tiba dan aku akhirnya tertidur. Aku sering mengalami seperti yang akan aku ceritakan dibawah. Rasanya seperti mimpi tapi ternyata itu bukan. Itu aku mengalami sesuatu di alam bawah sadarku. Saat itu, aku langsung berada di alam bawah sadarku. Tiba-tiba perempuan itu datang lagi kepadaku. Bajunya compang-camping penuh darah, tangannya hilang, kakinya hanya satu dan berdarah-darah, tubuhnya utuh tapi penuh luka.

Dia berkata padaku "Tolong carikan anggota tubuhku yang lain.. Aku mohon.. "

Aku terkejut saat dia bilang padaku seperti itu. Jujur, aku tidak tahu harus mencarinya dimana. Ia membawa padaku ke sebuah kompleks. Saat aku lihat, itu adalah kompleks rumahku! Apakah itu artinya tubuhnya berada di sekita sini?

Dia melihatku dan menangis lagi. Aku bingung bagaimana mencarinya, karena seluruh kompleks ku sudah berdiri rumah dan memakai aspal. Aku jadi tidak bisa membantu dia. Aku tidak bisa mencari anggota badannya dimana dan aku benar-benar minta maaf kepadanya. Saat aku terbangun, aku kembali mendoakannya. Aku sungguh kasian padanya, tapi ya aku tidak tahu harus bagaimana. Aku berdoa semoga dia cepat menemukan kedamaiannya. Amin..

Dia tidak menceritakan padaku kenapa dia meninggal dan kenapa dia memintaku mencarinya di sekitar kompleks. Setelah itu, aku masih sering mendengar dia menangis tetapi dia tidak meminta tolong padaku lagi.

Aku juga tidak mengerti kenapa aku bisa berbicara dengan mereka di alam bawah sadarku. Kalian bebas mau percaya atau tidak. Tapi terkadang, tidak semua makhluk seperti mereka jahat. Mereka masih berada di dunia ini karena mereka belum mendapatkan ketenangan untuk ke alam selanjutnya. Seperti perempuan tadi, dia masih belum rela kalau anggota tubuhnya hilang dan sampai saat ini dia masih menangis dan mencari anggota tubuh lainnya...

Diubah oleh oviern
1 0
1
Mereka Ada Dimana-mana (HORROR) (KISAH NYATA)
28-05-2016 22:37
sepanjang ane baca Kisah 6 - "Tolong" , ane merinding sis .emoticon-Takut (S)
sumpah ane paling males kalo di "isengin" pake suara .emoticon-Takut (S)
lanjut sis . di tunggu part selanjutnyaemoticon-Shakehand2
0 0
0
Mereka Ada Dimana-mana (HORROR) (KISAH NYATA)
29-05-2016 10:39
Kalo yang tolong.. ini, persis banget sama yang ane alamin sis, tapi Alhamdulillah udah kelar, soalnya dia ngasih info jelas banget jadi yah udah ketemu dah di doakan.

Yah sepertinya beliau dah tenang di alam sana'.

Salam kenal sis, #salamGAIB
0 0
0
Mereka Ada Dimana-mana (HORROR) (KISAH NYATA)
29-05-2016 17:06
Semoga sering digangguin biar update terus, hahaha
0 0
0
Mereka Ada Dimana-mana (HORROR) (KISAH NYATA)
29-05-2016 22:33
akhirna update oge di antos lamiiiiiii teteh emoticon-Ngakak jngn ada kentang di antara kita emoticon-Betty
0 0
0
Mereka Ada Dimana-mana (HORROR) (KISAH NYATA)
30-05-2016 22:30
keknya itu bakalan muncul terus sampe anggota tubuh yang laen ketemu ya gan?
bilangin aja kalo mo minta tolong suruh dateng ke kantor polisi emoticon-Ngakak
0 0
0
Mereka Ada Dimana-mana (HORROR) (KISAH NYATA)
30-05-2016 23:25
ninggalin jejak ya gan...
0 0
0
Mereka Ada Dimana-mana (HORROR) (KISAH NYATA)
31-05-2016 20:52
Jd rada gmn gitu.....
0 0
0
Mereka Ada Dimana-mana (HORROR) (KISAH NYATA)
31-05-2016 21:15
ninggalin jejak dulu sist emoticon-Pawemoticon-Malu
baca nya entar malem aja, biar maknyuss emoticon-Malu
0 0
0
Mereka Ada Dimana-mana (HORROR) (KISAH NYATA)
31-05-2016 21:24
ceritanya mantep sis, apa lagi diakhirnya dikasih sugesti" yg membikin para reader berimajinasi emoticon-Wowemoticon-Wowemoticon-Wow
0 0
0
Mereka Ada Dimana-mana (HORROR) (KISAH NYATA)
01-06-2016 05:35
Quote:Original Posted By oviern
KISAH 6 - "Tolong....."


Malam itu aku susah tidur. Sudah habis baca 1 komik, sudah lelah browsing-browsing, dan belum mengantuk juga. Jadi, aku mencoba tidur dengan menonton film di kamar dengan keadaan kamar sudah gelap alias lampu mati. Rencananya, aku akan tidur sekitar pukul 2. Tapi apa daya, pukul 2 aku belum mengantuk sedikitpun.

Jam-jam rawan itu memang sekitar pukul 2 malam, aku sering mendengar langkah kaki seseorang yang lewat di depan rumahku (ternyata itu adalah satpam kompleks), atau mendengar seperti seseorang membawa batang pohon dengan cara diseret (masa satpam keliling kompleks bawa batang pohon yang diseret?), atau mendengar seseorang membuka keran air di garasi dan mencuci mobilku jam 2 malam..

Tapi, malam itu berbeda. Hampir setengah jam mencoba tidur, tetap mata ini tidak mengantuk. Mungkin karena cuaca panas jadi aku tidak bisa tidur sedikitpun. Jam menunjukkan pukul 3, aku mulai lega karena sudah melewati jam-jam rawan alias jam 2. Tapi masih was-was jika saja mendengar yang aneh-aneh lagi. Sekitar pukul setengah 4 subuh, aku mulai tenang karena suara orang mengaji di masjid sekitar rumahku sudah terdengar. Fuih syukurlah...

Beberapa saat kemudian, aku mendengar suara perempuan...

Perempuan itu seperti menangis tapi jauh..

Aku yakin, suara orang yang mengaji tadi laki-laki bukan perempuan..

Lalu, aku mulai mengecilkan volume suara dari laptopku.

Aku mendengar suara perempuan menangis tersedu-sedu tepat di depan kamarku sekarang!

"Huhuhu......"

Aku terdiam, dan dengan cepat mematikan lagu dari laptop untuk mendengar suaranya lebih jelas..

Dan tiba-tiba dia berkata "Toloong...... "

Saat itu juga aku langsung berlari menuju kamar bundaku! Sumpah aku benar-benar kaget dan ketakutan. Baru kali ini aku mendengar seseorang menangis dan berkata tolong!

Esok paginya, tidak ada tanda perempuan itu masih berada di depan kamarku. Aku sudah mencoba mencari perempuan itu tapi tidak ada. Bundaku bilang kalau ada yang minta tolong gitu, doain aja. Kasian soalnya. Saat shalat aku mendoakannya.

Malampun tiba dan aku akhirnya tertidur. Aku sering mengalami seperti yang akan aku ceritakan dibawah. Rasanya seperti mimpi tapi ternyata itu bukan. Itu aku mengalami sesuatu di alam bawah sadarku. Saat itu, aku langsung berada di alam bawah sadarku. Tiba-tiba perempuan itu datang lagi kepadaku. Bajunya compang-camping penuh darah, tangannya hilang, kakinya hanya satu dan berdarah-darah, tubuhnya utuh tapi penuh luka.

Dia berkata padaku "Tolong carikan anggota tubuhku yang lain.. Aku mohon.. "

Aku terkejut saat dia bilang padaku seperti itu. Jujur, aku tidak tahu harus mencarinya dimana. Ia membawa padaku ke sebuah kompleks. Saat aku lihat, itu adalah kompleks rumahku! Apakah itu artinya tubuhnya berada di sekita sini?

Dia melihatku dan menangis lagi. Aku bingung bagaimana mencarinya, karena seluruh kompleks ku sudah berdiri rumah dan memakai aspal. Aku jadi tidak bisa membantu dia. Aku tidak bisa mencari anggota badannya dimana dan aku benar-benar minta maaf kepadanya. Saat aku terbangun, aku kembali mendoakannya. Aku sungguh kasian padanya, tapi ya aku tidak tahu harus bagaimana. Aku berdoa semoga dia cepat menemukan kedamaiannya. Amin..

Dia tidak menceritakan padaku kenapa dia meninggal dan kenapa dia memintaku mencarinya di sekitar kompleks. Setelah itu, aku masih sering mendengar dia menangis tetapi dia tidak meminta tolong padaku lagi.

Aku juga tidak mengerti kenapa aku bisa berbicara dengan mereka di alam bawah sadarku. Kalian bebas mau percaya atau tidak. Tapi terkadang, tidak semua makhluk seperti mereka jahat. Mereka masih berada di dunia ini karena mereka belum mendapatkan ketenangan untuk ke alam selanjutnya. Seperti perempuan tadi, dia masih belum rela kalau anggota tubuhnya hilang dan sampai saat ini dia masih menangis dan mencari anggota tubuh lainnya...


maap sis, setau sy dlm islam y, kl blh ralat dikit, 'dia' itu bukannya tidak rela, tp 'dia' itu adalah jin qorinnya(pendamping dari roh manusia yg meninggal itu, sehingga dari kecil sampai saat terakhir kematian itu mengkuti tingkah laku n pakaian serta penampilan pd saat kematiannnya, kl 'roh'nya sndiri sdh di alam yg berbeda.. emoticon-Toast
Diubah oleh coryial
0 0
0
Mereka Ada Dimana-mana (HORROR) (KISAH NYATA)
09-06-2016 00:20
jejak emoticon-Traveller
0 0
0
Mereka Ada Dimana-mana (HORROR) (KISAH NYATA)
26-07-2016 17:01
Hai, maafkan nih sudah lama vakum, nah untuk haari ini saya akan langsung memposting 2 cerita. Ini yang pertama!

KISAH 7 - SHEEMAR, ALIYAH, DAN ALISA


Kejadian ini baru terjadi ketika aku berkunjung ke rumah sepupuku. Tidak terlalu seram sih hehe tapi, enjoy!

Di rumah sepupuku (Mbak Ayu & Mbak Ica) seperti biasa, kami bercerita, makan dan bermain bersama Sheemar. Ohiya, Sheemar adalah keponakan laki-lakiku yang baru berumur 3 tahun. Anaknya super lucu dan sangat pintar.

Mbak Ayu (ibu dari Sheemar) bercerita kalau Sheemar mempunyai teman khayalan bernama Aliyah dan Alisa. Katanya lagi, Aliyah dan Alisa adalah teman di sekolahnya (padahal Sheemar belum bersekolah). Awalnya aku tidak terlalu menanggapi karena ya mungkin itu hanya teman khayalan dia saja.

Sampai waktu malam tiba, Sheemar masih bermain sepeda kesayangannya di dalam rumah sedangkan aku dan adikku Osy sudah cape bermain dengannya haha. Tiba-tiba, Sheemar berkata “Eh, ada Aliyah”, otomatis aku langsung berpandangan dengan Osy. Osy iseng bertanya padanya, “Coba suruh ke sini may Aliyahnya” dan Sheemar menjawab “Ih, jangan dipanggil”. Bulu kudukku langsung berdiri dan tiba-tiba aku menangkap sesosok anak kecil perempuan berdiri di depan pintu. Rambutnya panjang, memakai baju berwarna pink putih, dan umurnya sekitar 7 atau 8 tahun. Aku kaget. Tapi aku yakin itu Aliyah.

Aliyah sepertinya sadar aku melihatnya, dan tiba-tiba lagi dia sudah berada di belakangku. Aku saat itu sangat cape, dan aku hanya berkata dalam hati untuk jangan menganggu aku ataupun keponakanku. Dia sepertinya mengerti lalu menghilang.

Aku tidak langsung bercerita pada sepupuku saat itu karena takut Aliyah tidak menyukainya. Saat di perjalanan pulang, aku mulai bercerita melalui Line tentang kejadian tadi. Ibu Sheemar bercerita kalau Sheemar sering bercerita tentang Aliyah dan Alisa. Katanya lagi, Aliyah sering shalat, tapi Alisa enggak. Rumah mereka berdua juga jauh, terus katanya mereka temen Sheemar di sekolah (sekali lagi, Sheemar belum sekolah). Ibunya berkata lagi kalau apakah Aliyah baik? Aku bilang “Insya Allah baik. Cuma liatin aja mbak takut tiba-tiba berperilaku aneh anaknya”

Rata-rata anak kecil selalu mempunyai “teman”. Ya contohnya seperti Sheemar ini. Mungkin orang tuanya pikir hanya teman khayalan saja, eh ternyata memang mereka punya “teman”. Tidak menggangu kita, tapi wajib di perhatikan apakah mereka baik atau tidak.

Lalu, apakah kalian masih ingat “teman” kecil kalian? Atau jangan-jangan teman kecil kalian masih bersama kalian sampai saat ini? Jadi kalau ada anak kecil disekitar kalian bilang “Itu siapa di belakang kakak?” sebaiknya jangan menoleh.
1 0
1
Mereka Ada Dimana-mana (HORROR) (KISAH NYATA)
26-07-2016 17:03
Quote:
ADD LINE OFFICIAL INI YA
untuk updatean terbaru : @pzg2605f (pake @)


KISAH 8 - HIKING HORROR STORIES


Waktu itu bulan Oktober 2015. Aku bersama teman-temanku (Adhika, Gilang, Okky, Khrisna, Bobbi, Rizqi, Ka Gustav, dan Ka Aldi) ceritanya akan hiking dari Lembang menuju Tangkuban Perahu. Kami sudah berkumpul dari pagi buta, tapi karena ada yang ngaret, lalu ban motor salah satu teman kami bocor, juga jalur awal yang akan kami lalui ternyata ditutup akhirnya kami mengganti jalur agar tetap bisa hiking. Pukul 11 siang, mulailah perjalanan hiking kami.

Perjalanan awal kami masuk dari Taman Hutan Jaya Giri Lembang. Selama perjalanan kami berjalan santai, karena masih siang dan cuacapun sangat cerah (tidak panas karena sepanjang jalan ditumbuhi hanyak pohon pinus). Tak lupa pula di setiap tempat kami berhenti untuk mengabadikan moment-moment juga pemandangan yang sangat indah.

Ditengah jalan, kami semua setuju untuk mencoba jalur baru yang ada di GPS (karena terlihat lebih dekat daripada jalur sebenarnya). Lalu mulailah kami berjalan. Awal perjalanan kami masih melewati jalan setapak, lalu melewati kandang kuda, lama-lama kami mulai masuk hutan ntah berantah. Perjalanan semakin sulit karena jalan yang menanjak terus-menerus dan semuanya berupa tanah gambut. Iya, jalur tersebut belum pernah disentuh oleh manusia manapun, kebayang kan seluruhnya masih berupa hutan tanpa petunjuk jalan. Sampai sore kami masih terjebak di dalam hutan karena belum menemukan jalan. Hari semakin sore dan kami memutuskan jika dalam 10 menit tidak menemukan jalan, kami akan kembali lagi ke arah sebelumnya.

10 menit kemudian, akhirnya kami menemukan jalan. Jam menunjukan pukul 5.40 sore dan langit sudah mulai gelap. Kami tetap berjalan agar secepatnya keluar dari hutan tersebut. Selama perjalanan, aku mencoba mengabaikan apapun yang aku lihat, karena aku takut dengan keadaan hutan yang gelap. Tapi, sekilas aku melihat ada dua orang laki-laki dan perempuan memakai baju adat kuning sedang melihat kami semua. Aku hanya berkata “Permisi” dalam hati agar mereka tidak mengganggu kami semua.

Saat maghrib, sampailah kami di puncak Gunung Tangkuban Perahu. Kami beristirahat sebentar sebelum memulai perjalanan menuju kawahnya untuk mencari bantuan pulang kembali ke Lembang. Hari sudah gelap, dan kami mulai mengeluarkan senter untuk penerangan di jalan.

Kami beristirahat sekitar 15 menit. Langit sudah gelap dan kami memulai perjalanan. Karena senter terbatas, kami berjalanan satu baris ke belakang. Dimulai dari Adhika paling depan, lalu Aku, Gilang, Ka Gustav yang memegang GPS, lalu aku tidak ingat barisan belakang siapa lagi.

Selama pejalanan aku menunduk, di kanan-kiri kami semuanya hutan. Samar-samar terdengar suara serangga hutan yang berbunyi. Baru beberapa menit kami jalan tiba-tiba Ka Gustav berkata “Ini kenapa ya GPSnya muter-muter sendiri?” Kami semua berhenti dan teman-teman yang lain mulai melihat GPS yang dipegang Ka Gustav. Perasaanku sudah mulai tidak enak. Hanya aku dan Adhika yang masih berdiri di dalam barisan. Aku diam dan mendekat ke Adhika. Dan tiba-tiba saat aku melihat ke arah depanku, ada sesosok perempuan sedang melihatku. Rambutnya panjang, badannya besar, dan matanya sangat seram. Aku kaget saat dia berkata “Nanaonan di dieu?” (itu bahasa sunda yang artinya “Ngapain disini?”). Aku masih menunduk dan berkata dalam hati kalau kami tersesat dan tolong jangan ganggu. Badanku mulai menggigil dan aku langsung berlari ke tempat yang lainnya sedang melihat GPS. Perempuan itu penunggu daerah situ, dan sepertinya dia yang mengubah GPS kami menjadi seperti itu. Setelah aku berkata padanya tentang mengapa kami bisa sampai disini, tiba-tiba lagi GPSnya sudah kembali seperti sedia kala! Setelah GPS berfungsi lagi, GPS memang menunjukan kami salah jalan, dan akhirnya kami berbalik arah. Aku masih ketakutan tapi aku diam saja. Beberapa temanku seperti Gilang, Okky dan Adhika sudah tau gelagatku kalau seperti itu, ya berarti aku melihat sesuatu yang tidak mereka lihat.

Hari semakin gelap, kami berjalan melalui turunan super curam dan saat turunpun kami sempat salah jalan. Saat kami turun terlalu jauh, aku melihat sesosok perempuan memakai baju putih, rambutnya panjang menjuntai, matanya putih dan kalian tentu tau namanya apa kan? sedang memperhatikan kami. Kembali aku berdoa dan berkata kami tersesat tolong jangan menganggu kami.

Pukul 8 malam akhirnya kami sampai di kawah Tangkuban Perahu. Kami semua sudah sangat lelah dan beristirahat sebentar. Aku pikir disekitar situ kami langsung bertemu pos satpam penjaga tempat itu, eh ternyata kami harus turun lagi sejauh 5 km untuk sampai di pos satpam. Alhamdulillah jalan yang kami lalui adalah jalanan aspal untuk mobil (akhirnya bukan tanah lagi). Awalnya aku pikir tidak akan melihat yang aneh-aneh lagi, dan ternyata aku salah..

Mulai lah kami semua berjalan. Walaupun kaki sudah mulai lecet, kami tetap paksakan agar segera sampai. Jalanannya tidak terlalu gelap karena ada lampu jalan setiap beberapa meter, di kiri-kanan jalan ada hutan lindung, tapi sangat sepi (ya iyalah). Kami berjalan tiga-tiga. Aku berada di barisan paling belakang dan tengah-tengah antara Ka Gustav dan Gilang. Saat itu, tiba-tiba aku mendengar suara orang menjerit keras sekali. Suara wanita dan sangat melengking. Aku kaget dan langsung berlari ke barisan paling depan. Badanku mulai menggigil dan aku yakin kali itupun hanya aku yang mendengar suara itu. Semua kaget saat aku berlari, dan mulai mengerti gelagatku saat seperti itu. Kami mulai berjalan lebih cepat.

Di jalanpun aku banyak melihat sosok-sosok lainnya. Banyak sekali! Aku benar-benar takut. Aku melihat ada 3 orang yang berjalan dari bawah tapi ketika kami sudah dekat, mereka sudah tidak ada. Seram? Iya!

Akhirnya kami sampai di pos satpam dan bercerita tentang kami tersesat. Kami diantar pulang sampai Lembang. Di Lembang kami makan dulu karena kami super lelah dan lapar. Disitu aku mulai lah bercerita tentang semua kejadian yang aku alami. Mereka baru sadar setelah aku bercerita tentang sesosok perempuan saat GPS tiba-tiba rusak itu.

Jujur beberapa hari dari hiking aku parno separno-parnonya. Aku tidak bisa tidur nyenyak hanya 3-4 jam karena aku ketakutan. Aku seperti melihat mereka, tapi sebenarnya mereka itu tidak ada disini. Aku sampai berpikir ada yang mengikutiku sampai rumah tapi tetap tidak ada siapapun yang mengikutiku.

Tapi tidak lupa cerita dibalik semua ini sangat seru, dari kami tersesat, makan kebab di tengah hutan, minum kopi, melewati jalanan yang super curam, dan akhirnya menginjakan kaki di tempat wisata terkenal secara gratis! HAHA
Diubah oleh oviern
1 0
1
Mereka Ada Dimana-mana (HORROR) (KISAH NYATA)
26-07-2016 22:41
tritny cukup sepi ya, padahal horrorny nendang, ampe dagdigdug ke kamar mandi (kamar d lantai 2, wc d lantai 1) emoticon-Takut
0 0
0
Mereka Ada Dimana-mana (HORROR) (KISAH NYATA)
26-07-2016 23:31
btw soal teman khayalan, sy selama ini cuma denger cerita org2 tentang anak batita yg main seru sendiri, dan sy pun menganggap itu cm dunia fantasi anak kecil yg trcipta krn trlu asik & hype ama yg namany bermain utk pertama kali..

tp akhirny sy punya ade yg beda 12 tahun, trus ketika ade sy umur 3-4thn,nampaklah fase teman khayalan dia .. sy yg saat itu udah mau lulus smp (lg suka2ny ama yg horror2) beberapa kali ngintip pas dia main d ruang tamu sendirian, kadang ketawa sendiri, kadang jg ngambek tiba2..

satu malam, rumah lg sepi, d rumah cm ada ibu, saya ama ade sy itu .. ibu sy d lantai 2 lg nelponan ama bapak sy yg lg berlayar, sy nonton d ruang tengah trus ade d ruang tamu (ruang tengah ama ruang tamu cm ketutup tirai yg lumayan transparan) .. lg enak2 nonton, si ade heboh2 sendiri ketawa, sy ngeliat lewat tirai dia lg main d sofa panjang, tp gerakan tanganny kek narik2 sesuatu .. lama kelamaan dia tambah heboh ketawany, trus sy samperin & suruh gak ribut soalny udah malam, tp dia malah nyalahin teman khayalanny yg katany usilin dia .. akhirny sy nanya2 dia
sy: main sm siapa kamu?
ade: sm ade sm tante
sy: namany siapa?
ade: gak tau, ade sm tante
sy: trus main apa? main barbie tp barbieny cm satu ini .. trus mereka d mana?
ade: main muka jelek, ini rambutny tante aku tarik2
sy: (udah mulai agak parno) koq rambutny d tarik2?
ade: soalny rambutny panjang
sy: (lgsg panik, tante rambut panjang)

kemudian sy lari ke lantai 2 manggil ibu, kasi tau klo si ade udah mulai agak horror .. ibu sy lgsg turun, tp sebelum itu dia ambil 1 batang lidi, trus sy d suruh buat megang gunting, nyampe d ruang tamu, ibu saya kek cambuk2in lidiny ke depan sambil bergumam pelan "keluar sana jauh-jauh" & komat kamit sambil cambuk sudut2 ruangan..

sebenarny lanjutanny msh ada lg, terorny lbh sadis malahan, tp ibu sy baru nyeritain bbrp bulan kemudian .. katany teman khayalan ade sy itu anak yg lbh kecil dr ade sy, trus kadang2 ibuny ikutan main .. gak perlu sy sebutin 'apa', dgn clue tante rambut panjang pst udah bisa nebaklah hihi
0 0
0
Mereka Ada Dimana-mana (HORROR) (KISAH NYATA)
04-08-2016 16:35
jjk dulu
0 0
0
Mereka Ada Dimana-mana (HORROR) (KISAH NYATA)
31-10-2016 06:10
Ijin gelar tiker gan
0 0
0
Mereka Ada Dimana-mana (HORROR) (KISAH NYATA)
28-03-2019 16:38
waduh baca sambil ketiduran,,, dan mimpi subscriber YouTube aku udah 10k,,, pas bangun lihat Youtube,, masih tetap 977 subscriber,,,, sedih sekali
0 0
0
Mereka Ada Dimana-mana (HORROR) (KISAH NYATA)
28-03-2019 17:34
Okayy jejak duluu
0 0
0
Halaman 4 dari 5
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
warna-luka
Stories from the Heart
rasa-yang-tak-pernah-ada
Stories from the Heart
jumiati-itu-adalah-aku
Stories from the Heart
the-marionette
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.