alexa-tracking
Hobby
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c99b1ad82d495766020d929/mengenal-penyakit-degeneratif-beban-dunia-kesehatan-indonesia
Lapor Hansip
26-03-2019 11:59
Mengenal Penyakit Degeneratif, Beban dunia Kesehatan Indonesia
Past Hot Thread
Selain kanker, di antara penyakit degeneratif lainnya adalah stroke, penyakit jantung, hipertensi, dan gagal ginjal. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) 2018, terjadi peningkatan angka diabetes, penyakit jantung, hipertensi, stroke, dan gagal ginjal. Semuanya mengalami peningkatan luar biasa.

Hipertensi misalnya, yang pada Riskesdas 2013 angkanya 25,8% berkembang menjadi 34,1% lima tahun kemudian. Lantas stroke juga dilihat dari data memiliki angka kejadian tinggi.

Data juga menunjukkan jumlah penderita diabetes di Indonesia bisa terus membengkak. Dilihat dari hasil Riskesdas Kemenkes, angka penderita diabetes di Indonesia mencapai 5,37%.

Mengenal Penyakit Degeneratif, Beban dunia Kesehatan Indonesia

Peningkatan ini terjadi karena pola hidup tak sehat. Itu terlihat dari meningkatnya angka obesitas. Pada 2007, angka obesitas sebesar 10,5%. Kemudian enam tahun berselang naik jadi l4,8%, dan membengkak jadi 21,8%.

Jumlah penyandang obesitas tidak hanya dari kalangan dewasa ke manula, tapi kini sudah menjurus ke anak-anak dan remaja. Padahal, obesitas berkaitan dan menjadi faktor risiko utama terhadap penyakit degeneratif lain, seperti penyakit jantung, hipertensi, stroke, gagal ginjal, dan diabetes.

Potensi ke arah tersebut terbuka, karena obesitas membuat semua organ-organ tubuh bekerja lebih keras. Jantung, misalnya, harus mengerahkan lebih banyak tenaganya untuk memompa darah ke seluruh tubuh penyandang obesitas. Selain itu, kebiasaan mengonsumsi makanan berkolesterol berpotensi timbulnya penumpukan plak di pembuluh darah.

Penyakit jantung juga tak boleh disepelekan. Menurut data katastropik tahun 2016 sampai Desember 2018 yang dihimpun Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, penyakit jantung menanggung jumlah pasien dan kasus paling banyak.

Pada 2016, jumlah pasien yang ada sebanyak 1.795.879 orang, memakan biaya sebesar Rp6,45 triliun. Setahun berikutnya, jumlah pasien bertambah jadi 2.436.928 orang dengan biaya Rp9,30 triliun. Sedangkan pada 2018, jumlah pasien penyakit jantung sebesar 2.895.099 orang dan biaya sebesar Rp10,5 triliun. Soal skema penjaminan jantung sesuai dengan regulasi yang berlaku, belum ada perubahan.

Penyakit jantung umumnya menyerang pada usia 60 tahun. Penyakit jantung dapat terjadi karena penyempitan pembuluh darah (jantung koroner), darah tinggi (hipertensi), gangguan listrik jantung (aritmia), dan gangguan katup jantung. Dan tidak sedikit pasien datang dalam keadaan lanjut dari fase tersebut. Bahkan sudah sampai pada tahapan gagaljantung.

Pada stadium awal, kalau seseorang sakit jantung cukup diberikan obat—obatan. Namun banyak di antara kita, ketaatan minum obatnya belum baik. Kesadaran untuk melakukan skrining pemeriksaan jantung juga belum tersosialisasi. Meski demikian, penderita penyakit jantung, terutama penyakit jantung koroner, terbantu oleh kemajuan teknologi. Teknologi ring sudah berkembang pesat.

Meningkatnya penyakit degeneratif. Salah satu factor pendorongnya karena pola hidup masyarakat. Masyarakat masih kurang memperhatikan gerakan masyarakat hidup sehat (Germas). Terutama dalam hal masih minimnya melakukan aktivitas hsik dan pengaturan konsumsi makan.

Kemenkes terus melakukan berbagai upaya guna mengurangi penderita PTM. PTM sumbernya perilaku kita sendiri. Bukan oleh orang lain. Sehingga pencegahannya tergantung apa yang kita lakukan. Padahal penyakit seperti jantung. stroke, hipertensi, diabetes, dan kanker, sangat mudah dicegah.

Faktor yang paling berpengaruh adalah kebiasaan merokok. Perlu upaya lintas sektor dalam menerapkan kebijakan. Meskipun ujungnya ada pada kesadaran masyarakat. Misalnya, menghindari merokok dan rutin berolahraga minimal 30 menit dalam sehari, serta berjalan kaki minimal 10.000 langkah.

Kalau dari Kemenkes, upaya mendorong pemda untuk menerapkan perda kawasan tanpa rokok (KTR) sampai ke desa. Mendorong agar Kemenkeu mau menaikkan cukai rokok. Selain itu, didorong agar tercantum food Iabelling pada setiap produk.

Partisipasi masyarakat untuk mencegah penyakit ini tentu menjadi hal utama. Berbagai komunitas sehat kini sudah banyak terbentuk. Yayasan Jantung Indonesia, misalnya, telah lama melakukan aksi preventif dengan mendatangi sejumlah sekolah, cek kesehatan gratis.


SALING KETERKAITAN PENYAKIT DEGENERATIF SATU DENGAN YANG LAIN




PROFIL PENYAKIT DEGENERATIF


Quote:KANKER
Kanker adalah penyakit pertumbuhan tidak normal sel jaringan tubuh yang berubah menjadi sel kanker. lndikasinya, pertumbuhan sel secara tidak terkendali dan merusak sel-sel yang sehat. Ada lebih dari 100 jenis kanker di dunia. Kanker payudara, prostat, paru-paru, kolorektal, serviks merupakan lima terbesar kasus kanker di dunia menurut Globocan pada 2018.

Laporan Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Kesehatan menyebutkan, lima faktor risiko paling umum yaitu gaya hidup tidak sehat, terpapar karsinogen, seperti merokok dan mengonsumsi alkohol berlebihan,jarang berolahraga dan kurang konsumsi buah dan sayur. Ada pula faktor risiko yang tidak bisa dikontrol manusia, seperti faktor genetik dan usia.

Pengobatan bergantung pada jenis kanker, keganasan kanker, stadiumnya, serta kondisi kesehatan penderita kanker. Terapi yang umum dilakukan adalah pembedahan untuk menghilangkan jaringan kanker, kemoterapi, radioterapi, transplantasi sel punca, imunoterapi, dan terapi hormon.

6 Kanker Killer





Quote:DIABETES
Diabetes terjadi ketika pankreas tak mampu memproduksi insulin atau tubuh tidak responsif terhadap insulin yang dihasilkan. Insulin adalah hormon pengubah gula atau glukosa menjadi energi. Jika tidak terserap sel tubuh karena tidak ada insulin, glukosa menumpuk dalam darah dan mengakibatkan berbagai ganguan organ tubuh, seperti masalah liver, pembuluh darah, penglihatan, ginjal, saraf dan gigi. Penderita juga berisiko terkena penyakit lain, mulai dari kelainan jantung, stroke, kebutaan dan gagal ginjal, kelumpuhan bahkan kematian.Tak heran, diabetes dijuluki “Ibu Segala Penyakit”. Ada tiga tipe diabetes, yaitu:
diabetes tipe 1, diabetes tipe 2, dan diabetes gestasional.

Faktor risiko diabetes tipe 1 pemicunya adalah riwayat keluarga dengan diabetes sejenis dan faktor lingkungan. Faktor risiko diabetes tipe 2 yaitu karena riwayat keluarga, kelebihan berat badan, kurang aktivitas fisik, usia, darah tinggi, etnis, riwayat diabetes gestasional, kurang gizi selama kehamilan, dan kondisi impaired glucose tolerance (IGT) atau pradiabetes.

Wanita hamil yang kelebihan berat badan, didiagnosa lGT dan punya riwayat
keluarga diabetes menjadi faktor risiko diabetes gestasional. Catatan International Diabetes Federation (IDF), setengah wanita dengan riwayat diabetes gestasional dapat berkembang menjadi diabetes tipe 2 pada 5—10 tahun setelah persalinan.

Pengobatannya adalah pemberian insulin dan obat diabetes seperti metformin dan sylfonylureas, GLP—1 receptor agonist dan lainnya sesuai resep dokter, diimbangi rutin berolahraga dan diet sehat. Pada kasus diabetes tipe 2, bisa dilakukan operasi bariatrik untuk menurunkan berat badan.

FAKTA DIABETES




Quote:KARDIOVASKULER
Mengacu pada definisi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), penyakit kardiovaskuler adalah penyakit yang disebabkan gangguan fungsi jantung dan dapat Dimodifikasi
pembuluh darah. Ada beragam jenisnya, tetapi yang paling banyak ditemui adalah penyakit jantung koroner (PJK), gagal jantung, hipertensi dan stroke. PJK dan stroke menjadi penyebab kematian tertinggi di dunia.

Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah pada nilai 140/90 mmHg atau lebih.
Jika terjadi dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan gagal ginjal, dalam darah menjadi stroke dan penyakitjantung jantung, Stroke timbul akibat penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah sehingga pasokan darah ke otak terganggu. PJK adalah penyempitan arteri koroner akibat penumpukan plak. Plak terbentuk dari akumulasi kolesterol di dinding arteri yang berlangsung lama. Akibatnya otot jantung melemah, dan menimbulkan komplikasi seperti gagal jantung dan gangguan irama jantung (aritmia).


AWAS KENA JANTUNG




Quote:GINJAL
Ginjal adalah organ penting yang berfungsi menyaring darah, limbah, dan mengeluarkan racun dari tubuh melalui cairan urine. Ada dua jenis penyakit pada ginjal yaitu penyakit ginjal kronis (PGK) dan penyakit ginjal akut. PGK merupakan penurunan fungsi ginjal secara perlahan dalamjangka waktu lama, sementara PGA adalah kerusakan ginjal secara tiba-tiba.

Riwayat keluarga, obesitas, diabetes, hipertensi, berusia di atas 65 tahun, kolesterol tinggi, dan merokok merupakan faktor resiko penyakit ginjal.

Pada tahap awal, penyakit ginjal tidak menunjukkan gejala yang jelas dan sulit terdeteksi. Ketika memasuki stadium lanjut, penanda yang muncul antara lain gatal berkepanjangan, sering kencing terutama malam hari, mual dan ingin muntah, ada darah atau busa dalam urin, sesak napas, nyeri pinggang, sulit berkonsentrasi, dan disfungsi ereksi pada pria.

Penyakit ginjal tak bisa disembuhkan. Pengobatan hanya untuk meredakan gejala, menghambat perkembangan kerusakan lebih jauh dan mencegah komplikasi. Obat-obatan seperti ACE inhibitors atau ARBs diberikan untuk mengontrol tekanan darah dan mengurangi kadar protein di dalam urine. Jika penyakitnya sudah masuk tahap akhir, penderita perlu melakukan cuci darah atau transplantasi ginjal.

GINJAL DAN KESEHATAN PEREMPUAN







9
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
28-03-2019 09:04
alhamdulillah di keluarga ane ga ada yang terkena diabetes. alhamdulillah
0
28-03-2019 09:04
semoga penyakit yang lainnya ga sampe menjangkit keluarga ane. dan semua saudara ane se indonesia
0
28-03-2019 09:06
sadar hidup sehat
0
28-03-2019 09:13
sehat itu mahal
1
28-03-2019 09:14
jagalah kesehatan ya akhi emoticon-Maaf Agan
0
28-03-2019 09:16
semoga kita semua diberi kesehatan terus yaa, aminnn
1
28-03-2019 09:23
Pola hidup sehat bisa kita mulai dari sekarang dgn berhenti kebiasaan ngerokok & rutin berolahraga
0
28-03-2019 09:37
Tambahan Info ( Cancer Prevention For Dummies )
Mengenal Penyakit Degeneratif, Beban dunia Kesehatan Indonesia

Dari ini gambar

No.1 paling utama bisa dicegah dengan jng merokok / jd perokok pasif

No.2 rutin2 lakukan SADARI buat wanita , yg d kluarga ada kena nih kanker .. extra hati2

No.3 rajin makan makanan berserat , tiap hari rutin BAB 1-3x , sering telat BAB salah satu faktor utama

No.4 rutin cek up lab klo fungsi hati meningkat sgera konsultasi dng dokter , kurangi alcohol

No.5 dengan vaksin HPV udh terbukti mencegah ini penyakit , gk usah menunggu punya anak , asal udah pernah ML , atau sudah usia remaja , vaksin aje

No.6 agan pria , umur 30 tahun ke atas , kalau kencing rada seret segera ke dokter

Yg erat kaitan dengan faktor keturunan

No. 2
(Yg lain juga ada , tapi tdk trlalu significant )

kanker itu tidak mematikan, asal cepat terdeteksi
Diubah oleh djinggo88
3
Lihat 1 balasan
28-03-2019 09:40
kanker kok grafik nya kecil ya gan, bukannya kanker itu banyak jenis nya ya ? kanker payudara sama kanker paru2 kalo gak salah yang paling tinggi
0
28-03-2019 09:42
makasih gan infonya, kadang kemajuan teknologi kalo kita tidak bijak bisa berbanding terbalik sama kesehatan kita gan, kita jadi mager apa2 tinggal mesen huhuhu emoticon-Sorry
0
28-03-2019 09:46
hmmmmm...
mari budayakan hidup sehat
0
28-03-2019 09:53
rajin2 olahraga

vagi emoticon-Blue Guy Cendol (S) dong gansis
0
28-03-2019 09:54
Terima kasih infonya

Sama sama jaga kesehatan gan emoticon-Toast
0
28-03-2019 10:04
intinya, banyakin olahraga, keluar keringet...

ubah pola hidup
0
28-03-2019 10:09
gaya hidup. ngupi2, makanan manis, makanan sampah dan tren 'mencoba semua makanan yg blm pernah dicoba'.
ilmu biologi membuktikan organisme yg lebih banyak jenis makanannya lebih banyak pula jenis penyakitnya.
Diubah oleh kamuhujat21
0
28-03-2019 10:09
semoga kita terhindar dari berbagai macam penyakit, termasuk penyakit hati emoticon-Shakehand2
0
28-03-2019 10:17
hipertensi ngeri
0
28-03-2019 10:24
yg bahaya itu ROKOK...
bikin kecanduan dan buat GOBLOK..
liat aja di jalan, bawa motor tangan kiri masih ada rokok nyala abunya kemana2..
bawa mobil juga sama..buka jendela buat buang abunya ...
itu kan goblok sx...
smoga yg ngrokok cepat mati smua..amin
0
28-03-2019 10:35
gan bisa minta rangkuman
0
28-03-2019 10:45
Gimana gak pada penyakitan. Racun diisep terus. Ditaro di paru2 lagi. Makan soto jeroan tiap hari. Malam hari makan nasi segunung. Makan gorengan tiap hari. Amsyong jeroan ente. Umur 35-an stroke, kanker, diabetes, dll dll. emoticon-Big Grin
Diubah oleh greengeckoijo1
0
Halaman 1 dari 2
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.