alexa-tracking
News
Batal
KATEGORI
link has been copied
25
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c94b512a2d1950a2812edce/otoritas-penerbangan-eropa-dan-kanada-ragukan-sertifikasi-faa
Harapan perusahaan Boeing agar pesawat tipe B737 Max 8 dan 9 yang saat ini dilarang terbang di seluruh dunia dapat segera kembali mengudara tampaknya tak akan terpenuhi. Otoritas penerbangan Eropa dan Kanada mengatakan, mereka akan melakukan pemeriksaan sendiri, sekalipun otoritas Amerika Serikat FAA nantinya sudah mengijinkan pesawat 737 Max terbang lagi.
Lapor Hansip
22-03-2019 17:12

Otoritas Penerbangan Eropa dan Kanada Ragukan Sertifikasi FAA

Past Hot Thread
Otoritas Penerbangan Eropa dan Kanada Ragukan Sertifikasi FAA


Washington - Harapan perusahaan Boeing agar pesawat tipe B737 Max 8 dan 9 yang saat ini dilarang terbang di seluruh dunia dapat segera kembali mengudara tampaknya tak akan terpenuhi. Otoritas penerbangan Eropa dan Kanada mengatakan, mereka akan melakukan pemeriksaan sendiri, sekalipun otoritas Amerika Serikat FAA nantinya sudah mengijinkan pesawat 737 Max terbang lagi.

Setelah jatuhnya pesawat Ethiopian Airlines 10 Maret lalu, beberapa negara langsung bereaksi dan melarang pesawat Boeing tipe 737 Max terbang di ruang udaranya. Namun ketika itu Boeing masih bersikeras bahwa pesawatnya aman. Otoritas penerbangan AS, FAA, juga mengikuti pandangan Boeing dan tidak melarang penerbangan Max 737.

Setelah makin banyak negara memberlakukan larangan terbang, akhirnya Presiden AS Donald Trump bereaksi dan mengeluarkan larangan terbang, yang harus ditaati oleh FAA. Sikap FAA dalam insiden ini membuat kredibilitasnya sekarang dipertanyakan.

Otoritas penerbangan Eropa dan Kanada kini menyatakan tidak akan begitu saja menerima penilaian FAA dan akan melakukan kebijakan pengawasan tersendiri. Langkah ini bisa meredam ambisi Boeing yang hingga kini menawarkan pembaruan piranti lunak untuk pesawat yang bermasalah.

Boeing bersikeras pesawatnya aman

Boeing tadinya berhadap bisa menyiapkan "software update" sampai hari Senin minggu depan. Setelah itu FAA diharapkan mensertifikasi modifikasi tersebut dan mengijinkan 737 Max terbang lagi. Biasanya, kebanyakan negara akan mengikuti keputusan FAA dan mengijinkan penerbangan pesawat yang sudah disertifikasi oleh lembaga itu. Namun reputasi FAA kini makin tersungkur.

Air Canada berencana untuk menghapus Boeing 737 Max dari jadwal penerbangannya setidaknya sampai 1 Juli mendatang. Beberapa rute yang sebelumnya dilayani dengan pesawat bermasalah itu sekarang dihapus. Maskapai AS American Airlines, Southwest Airlines, dan United Airlines, yang sedikit lebih tidak bergantung pada 737 Max daripada Air Canada, berusaha mempertahankan jadwal terbang dengan pesawat pengganti. Namun mereka tetap harus membatalkan beberapa penerbangan.

Setelah jatuhnya pesawat Lion Air B737 Max 8 pada 29 Oktober lalu di Indonesia, banyak indikasi sudah mengarah pada masalah software yang mengendalikan penerbangan, ketika satu sensor di hidung pesawat yang mengukur sudut terbang tidak berfungsi. Boeing ketika itu mulai memperbaiki softwarenya, namun bersikeras pesawatnya tetap aman untuk terbang.

Otoritas penerbangan AS FAA ketika itu juga menyatakan bahwa pesawat itu aman untuk diterbangkan, sampai pesawat Ethiopian Airlines jatuh dekat Addis Abeba dua minggu lalu. Data satelit menunjukkan bahwa pesawat itu bereaksi seperti pesawat Lion Air tidak lama setelah lepas landas, dan akhirnya menukik tanpa kendali ke laut.

Reputasi FAA dipertanyakan

Penanganan masalah 737 Max oleh FAA setelah jatuhnya pesawat Ethiopian Airlines merusak reputasinya di antara regulator penerbangan lainnya, kata James Hall, mantan ketua Dewan Keselamatan Transportasi Nasional AS.

"FAA harus lebih transparan tentang penyelidikannya, dan harus mewajibkan pilot berlatih untuk Max pada simulator penerbangan", kata Hall, karena "itulah cara pilot berlatih hari ini, bukan pada iPad."

Untuk menghemat biaya dan mempercepat prosedur pengiriman pesawat baru, Boeing diberitakan hanya melakukan pelatihan cepat lewat iPad untuk tipe 737 Max. Namun FAA tetap memberikan ijin beroperasi untuk pesawat ini.

Sekarang Departemen Kehakiman AS melakukan investigasi baik terhadap Boeing maupun terhadap FAA. Kedua pihak juga dipanggil menghadap Komisi di Senat AS 27 Maret mendatang untuk memberi keterangan tentang 737 Max.

Menteri Transportasi AS Elaine Chao secara resmi menugaskan pejabatnya untuk mengaudit penanganan FAA dalam kecelakaan Lion Air maupun Ethiopian Airlines. Polisi federal FBI kini juga dilibatkan dalam investigasi sistem pengawasan dan sertifikasi di FAA dan pada perusahaan Boeing.

Boeing sendiri menolak berkomentar mengenai hal itu. Pesawat 737 Max adalah versi terbaru yang paling hemat bahan bakar dan dimaksudkan untuk mengganti Boeing 737 lama yang sudah berusia setengah abad dan merupakan pesawat terlaris Boeing. Sekarang, kontrak penjualan untuk sekitar 4600 pesawat 737 Max yang sudah dipesan berbagai maskapai penerbangan, dibekukan untuk sementara.

= = =

Gak cuma otoritas penerbangan Eropa dan Kanada aja yg ragu, kayaknya semua masyarakat dunia agak meragukan FAA karena kejadian Lion dan Ethiopia airlines
3
Halaman 1 dari 2
Otoritas Penerbangan Eropa dan Kanada Ragukan Sertifikasi FAA
22-03-2019 19:16
Lion Air yang menggunakan Boeing B737 Max 8, sebelum jatuh di Java Sea untuk flight Jakarta-Pangkal Pinang, ternyata satu sensor di hidung pesawat yang mengukur sudut terbang tidak berfungsi saat melakukan flight Bali-Jakarta.. Meskipun sensor tersebut rusak saat flight Bali-Jakarta, namun pilot malah berhasil menerbangkannya dengan menggunakan Mode Manual, yaitu pilot sendiri yang menerbangkannya sendiri, bukan computer; dan pesawat akhirnya mendarat dengan selamat di Jakarta.. Namun sayangnya sensor yang rusak tersebut tidak diperbaiki sebagaimana mestinya, malah beberapa jam kemudian pesawat tersebut diterbangkan, sehingga terjadilah kecelakaan di Java Sea..

Sebaiknya maskapai dan Boeing memang perlu mengadakan training terhadap pilot sehingga memiliki kemampuan seperti pilot Lion Air flight Bali-Jakarta tersebut... Karena memang harus selalu ada alternative, bila sensor mengalami kendala maka tugas pilot lah yang menggantikannya..

emoticon-Angkat Beer
5 0
5
Lihat 1 balasan
Otoritas Penerbangan Eropa dan Kanada Ragukan Sertifikasi FAA
22-03-2019 21:27
proteksionisme kpd boeing kah?
0 0
0
Otoritas Penerbangan Eropa dan Kanada Ragukan Sertifikasi FAA
22-03-2019 22:31
Kalau boeing mengklaim aman, perintahkan pilot2 mereka yg menerbangkan boeing 737max ditiap maskapai yg mengoperasikannya. Jika selama setahun ternyata aman, baru dipertimbangkan tetap mengoperasikan tu pesawat atau tidak. Atau tarik aja semua unit dan jgn di terbangkan lagi.
2 0
2
Otoritas Penerbangan Eropa dan Kanada Ragukan Sertifikasi FAA
23-03-2019 02:25
Wis lah kita buat pesawat sendiri
Udah bisa kan ?
0 0
0
Lihat 2 balasan
Otoritas Penerbangan Eropa dan Kanada Ragukan Sertifikasi FAA
Lapor Hansip
23-03-2019 08:05
Balasan post fahm182
yg lebih sederhana saja lum mampu sayangnya emoticon-Roll Eyes (Sarcastic), sebenarnya di era habibie ada pesawat nasional, tapi kok ilang kayak ditelan bumi ya emoticon-No Hope
Diubah oleh citizen88
0 0
0
Otoritas Penerbangan Eropa dan Kanada Ragukan Sertifikasi FAA
23-03-2019 09:22
pesawat nya mirip kaya jaman dahulu
0 0
0
Otoritas Penerbangan Eropa dan Kanada Ragukan Sertifikasi FAA
23-03-2019 10:11
Quote:Original Posted By dishfire
Lion Air yang menggunakan Boeing B737 Max 8, sebelum jatuh di Java Sea untuk flight Jakarta-Pangkal Pinang, ternyata satu sensor di hidung pesawat yang mengukur sudut terbang tidak berfungsi saat melakukan flight Bali-Jakarta.. Meskipun sensor tersebut rusak saat flight Bali-Jakarta, namun pilot malah berhasil menerbangkannya dengan menggunakan Mode Manual, yaitu pilot sendiri yang menerbangkannya sendiri, bukan computer; dan pesawat akhirnya mendarat dengan selamat di Jakarta.. Namun sayangnya sensor yang rusak tersebut tidak diperbaiki sebagaimana mestinya, malah beberapa jam kemudian pesawat tersebut diterbangkan, sehingga terjadilah kecelakaan di Java Sea..

Sebaiknya maskapai dan Boeing memang perlu mengadakan training terhadap pilot sehingga memiliki kemampuan seperti pilot Lion Air flight Bali-Jakarta tersebut... Karena memang harus selalu ada alternative, bila sensor mengalami kendala maka tugas pilot lah yang menggantikannya..

emoticon-Angkat Beer


sensornya biasanya ada 2 gan, jika satu error bs pindah yg kesatu lagi. masalahnya katanya ada di software macs 737 max 8 itu yg menyebabkan pesawat dive . pilot dari jakarta bali yg selamat itu mereka melakukan tindakan tidak sesuai prosedur standar yaitu dgn mematikan sistem autonya dan terbang full manual. itu yg ane baca dari berita2 media.
1 0
1
Lihat 1 balasan
Otoritas Penerbangan Eropa dan Kanada Ragukan Sertifikasi FAA
23-03-2019 10:18
pesawat buatan amerika
0 0
0
Otoritas Penerbangan Eropa dan Kanada Ragukan Sertifikasi FAA
23-03-2019 11:12
Quote:Original Posted By suryanto.abc
sensornya biasanya ada 2 gan, jika satu error bs pindah yg kesatu lagi. masalahnya katanya ada di software macs 737 max 8 itu yg menyebabkan pesawat dive . pilot dari jakarta bali yg selamat itu mereka melakukan tindakan tidak sesuai prosedur standar yaitu dgn mematikan sistem autonya dan terbang full manual. itu yg ane baca dari berita2 media.


Justru yg gak sesuai prosedur malah bisa selamat. Aneh bgt SOP penerbangannya berarti nih pesawat
3 0
3
Lihat 2 balasan
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 15
Otoritas Penerbangan Eropa dan Kanada Ragukan Sertifikasi FAA
Lapor Hansip
23-03-2019 17:27
Balasan post VolkswagenPutih
Quote:Original Posted By VolkswagenPutih


Justru yg gak sesuai prosedur malah bisa selamat. Aneh bgt SOP penerbangannya berarti nih pesawat


Itu berarti yg nerbangin antara pilot yg senior atau beneran pinter...

Soalnya dlu w pernah baca opini dari pilot sendiri yang udah senior di koran kompas, klo pilot itu dituntut bisa nerbangin manual tanpa harus bergantung ama perangkat...

Soalnya perangkat pesawat sekarang canggih, pesawat bisa mode auto cruiser, klo pernah liat film action pasti ada adegan dimana ruang kokpit ditinggal pilotnya tapi masih bisa terbang...

Kemaren aja pas ada pembaruan dr Boeing sendiri, para pilot yang nerbangin disuruh simulasi, and yes pilot2 yg mau nerbangin pesawat Boeing yg bermasalah itu harus latihan simulasi
1 0
1
Otoritas Penerbangan Eropa dan Kanada Ragukan Sertifikasi FAA
Lapor Hansip
23-03-2019 17:49
Balasan post dishfire
]Bkn pilot yg hebat

Ada pilot batik air yg sdg jd penumpang di pswt bali jkt

Dan iya, dia ngajari utk mematikan sensor autopilot
Diubah oleh ivan.haz
2 0
2
Otoritas Penerbangan Eropa dan Kanada Ragukan Sertifikasi FAA
23-03-2019 18:48
sepertinya ada main antara FAA dan BOEING, jadinya pesawat error masih layak terbang, sebaiknya mode manual lebih aman dan tergantung kemampuan pilot dibandingkan mengandalkan komputer untuk flight yang kalo error susah dibenerinnya emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Blue Guy Bata (L)
1 0
1
Lihat 2 balasan
Otoritas Penerbangan Eropa dan Kanada Ragukan Sertifikasi FAA
23-03-2019 22:37
salah satu point fatal dari boeing karna tidak mempublish prosedur mematikan MCAS sih.. mungkin kedepannya untuk pilot rating Max harus di training utk familirization lah.. perlu upgrade software FCC + AOA disagree indicator harus jadi mandatory, bukan optional lagi
Diubah oleh mr.company
0 0
0
Otoritas Penerbangan Eropa dan Kanada Ragukan Sertifikasi FAA
23-03-2019 22:45
Quote:Original Posted By nowbitool
Itu berarti yg nerbangin antara pilot yg senior atau beneran pinter...

Soalnya dlu w pernah baca opini dari pilot sendiri yang udah senior di koran kompas, klo pilot itu dituntut bisa nerbangin manual tanpa harus bergantung ama perangkat...

Soalnya perangkat pesawat sekarang canggih, pesawat bisa mode auto cruiser, klo pernah liat film action pasti ada adegan dimana ruang kokpit ditinggal pilotnya tapi masih bisa terbang...

Kemaren aja pas ada pembaruan dr Boeing sendiri, para pilot yang nerbangin disuruh simulasi, and yes pilot2 yg mau nerbangin pesawat Boeing yg bermasalah itu harus latihan simulasi


masalah nya MCAS ini justru bakalan nyala ketika autopilot disengange dan sensor mendetect high AOA. cara matiin MCAS itu, harus mencutt-off auto trim nya. (prosedur matiin MCAS ini sebelumnya engga di sosialisiin sama manufacture) otomatis pesawat nose down terus, sampe overspeed. catatan juga sebelumnya pilot yg udah rating B737NG/ER engga perlu training lagi buat terbangin Max.
1 0
1
Otoritas Penerbangan Eropa dan Kanada Ragukan Sertifikasi FAA
Lapor Hansip
23-03-2019 22:56
Balasan post suryanto.abc
Ada bantuan dari pilot batik air yang kebetulan onboard. Jadi posisinya 2 pilot 1 copilot

Fungsi macs memang mengerikan, karena mengambil alih control pesawat. Infonya macs tetap aktif walaupun sudah dimatikan,

Btw, autopilot itu baru difungsikan setelah di ketinggian jelajah. Memang sudah ada autopilot untuk take off maupun landing, tapi teknologinya belum sempurna

Pesawat ethopia dan lion, keduanya belum masuk ke ketinggian jelajah, masih menuju ke ketinggian itu. Tetapi macs justru mengambil alih kontrol pesawat dan memaksa hidung pesawat menukik ke bawah
1 0
1
Otoritas Penerbangan Eropa dan Kanada Ragukan Sertifikasi FAA
23-03-2019 22:57
Quote:Original Posted By nowbitool
Itu berarti yg nerbangin antara pilot yg senior atau beneran pinter...

Soalnya dlu w pernah baca opini dari pilot sendiri yang udah senior di koran kompas, klo pilot itu dituntut bisa nerbangin manual tanpa harus bergantung ama perangkat...

Soalnya perangkat pesawat sekarang canggih, pesawat bisa mode auto cruiser, klo pernah liat film action pasti ada adegan dimana ruang kokpit ditinggal pilotnya tapi masih bisa terbang...

Kemaren aja pas ada pembaruan dr Boeing sendiri, para pilot yang nerbangin disuruh simulasi, and yes pilot2 yg mau nerbangin pesawat Boeing yg bermasalah itu harus latihan simulasi


Justru pilot yg hebat yg bisa nerbangin pesawat secara manual
0 0
0
Otoritas Penerbangan Eropa dan Kanada Ragukan Sertifikasi FAA
Lapor Hansip
23-03-2019 23:02
Balasan post jeffrey.maulana
Quote:Original Posted By jeffrey.maulana
sepertinya ada main antara FAA dan BOEING, jadinya pesawat error masih layak terbang, sebaiknya mode manual lebih aman dan tergantung kemampuan pilot dibandingkan mengandalkan komputer untuk flight yang kalo error susah dibenerinnya emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Blue Guy Bata (L)


Ya pastilah
Masak produknya sendiri ga di acc
Bisa bangkrut boeing....

Faa itu maen monopoli sertifikat pesawat di dunia. Kalo ada produk negara lain yang bakal ganggu produk amerika, ga bakal dilolosin
2 0
2
Otoritas Penerbangan Eropa dan Kanada Ragukan Sertifikasi FAA
Lapor Hansip
23-03-2019 23:05
Balasan post suromenggolo
nah itu buruknya efek KKN, mengorbankan profesionalitas dan nyawa orang sembarangan
1 0
1
Otoritas Penerbangan Eropa dan Kanada Ragukan Sertifikasi FAA
24-03-2019 07:58
Quote:Original Posted By stomap
Atau tarik aja semua unit dan jgn di terbangkan lagi.


ada total 4600 unit pesanan Boeing 737 MAX 8
ada total 360 unit yang sedang di rakit di pabrik nya Boeing eksisting saat ini

Kalau ramai2 maskapai lain ikuti langkah Garuda CANCEL pesanan MAX 8, bisa ambruk itu Boeing emoticon-Malu
1 0
1
Halaman 1 dari 2
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
Rp 5.000
Rp 100.000
kaos-kaskus---dilk-hitam
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.