alexa-tracking
News
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c931fc08012ae03a4456d7f/jadi-prabowo-sandiaga-unggul-atau-tidak-versi-survei-internal-bpn
Lapor Hansip
21-03-2019 12:23
Jadi, Prabowo-Sandiaga Unggul atau Tidak Versi Survei Internal BPN?
Di saat berbagai lembaga survei mengeluarkan hasil survei elektabilitas pasangan calon presiden dan wakil presiden, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno seringkali menolak untuk memercayainya. Berulang kali, mereka mengatakan, lebih percaya kepada survei internal. Berdasarkan klaim BPN, hasil survei internal itu berbeda dari survei kebanyakan. Mereka mengaku lebih unggul dari pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Namun, BPN tidak pernah merilis detil besar elektabilitasnya. Termasuk mengenai metodologi yang digunakan, jumlah responden, hingga margin of error. Namun, tidak ada pernyataan yang selaras dari beberapa anggota BPN terkait survei internal mereka. Juru bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Imelda Sari, misalnya, mengakui bahwa pasangan Jokowi-Ma'ruf masih unggul berdasarkan survei internal. Namun, selisih elektabilitas tersebut di bawah 10 persen. "Kalau dari posisi survei yang kita lihat memang cukup ketat angkanya. Selisihnya cukup kecil. Kalau survei Litbang Kompas (selisihnya) 11 persen, kami di bawah 10 persen," kata Imelda dalam diskusi 'mengukur berbagai hasil survei' di Jakarta, Rabu (20/3/2019).

Namun pada hari yang sama juga, anggota Dewan Pengarah BPN, Fadli Zon justru mengatakan hal berbeda. Tanpa menyebut angka, Fadli mengatakan, Prabowo-Sandiaga sudah unggul dari Jokowi-Ma'ruf berdasarkan hasil survei internal. "Kalau menurut survei kami sih sudah melampaui walaupun masih tipis. Kami sangat optimistis bahwa Prabowo-Sandiaga sekarang leading dan menurut survei internal kami sudah melampaui petahana," ujar Fadli di Kompleks Parlemen Senayan.

Sementara itu, pada pekan sebelumnya, ada pernyataan lain yang berbeda dari Direktur Komunikasi dan Media BPN, Hashim Djojohadikusumo. Hashim mengklaim, hasil survei internal BPN, elektabilitas Prabowo-Sandiaga ada yang mendekati pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin, adapula yang melampaui. "Saya kira menggembirakan. Ada beberapa survei kita, ada yang mendekati dengan (paslon) 01, ada justru yang melebihi, melampaui. Ini kan kita pakai beberapa survei kan, saya kira cukup bagus," kata Hashim.

Punya dua survei Juru debat BPN Prabowo-Sandiaga, Sodik Mudjahid, tidak heran dengan perbedaan klaim itu. Ia beralasan, BPN melakukan dua survei yang berbeda. Namun, dia tidak menjelaskan apa perbedaan dua survei yang dimaksud hingga menghasilkan hasil yang berbeda. "Pada survei plan A kami, hasilnya posisi kami sudah sama dengan petahana. Survei plan B, kami sudah melewati posisi petahana. Bahkan di beberapa provinsi lewatnya sudah besar," kata Sodik. "Tetapi jangan tanya angka. Itu hanya untuk keperluan internal," tambah dia.

Meski hasilnya berbeda-beda, Sodik mengatakan, keduanya membawa kabar yang positif bagi pasangan Prabowo-Sandiaga. Pada masa akhir perjuangan Pilpres ini, Sodik mengatakan, BPN Prabowo-Sandiaga semakin percaya diri. Dia mengklaim, pasangan nomor urut 02 itu semakin mendapat dukungan dari masyarakat banyak. Kondisi ini, menurut dia, sesuai dengan hasil survei internal mereka. "Lihat kalau Prabowo dan Sandiaga ke lapangan. Rakyat melimpah berjubel dan histeris. Jadi lengkap pendukung kami, ini semua sesuai dengan survey kami," kata dia.

Survei eksternal yang dipercaya Kondisi survei internal yang begitu positif untuk Prabowo-Sandiaga ini membuat mereka tak percaya hasil survei lembaga lain. Khususnya yang menyebut pasangan Prabowo-Sandiaga masih terpaut jauh dari Jokowi-Ma'ruf. Bahkan, Sandiaga pernah sesumbar bahwa dia tidak pernah memercayai survei eksternal. "Kami tidak pernah percaya dengan survei yang diumumkan. Kami selalu berpaut dan selalu mengacu pada survei internal kami," ujar Sandi, Kamis (20/3/2019).

Meskipun pada kenyataannya, ada hasil survei eksternal yang mencuri kepercayaan BPN Prabowo-Sandiaga. Misalnya, survei Litbang Kompas yang menempatkan Jokowi-Ma'ruf pada posisi 49,2 persen dan Prabowo-Sandiaga sebesar 37,4 persen. Meski Jokowi-Ma'ruf masih unggul, tetapi survei ini menyebut selisih elektabilitas kedua paslon semakin tipis. Fadli Zon bahkan menanggapi survei Litbang Kompas memiliki nilai lebih dibanding survei lain. "Kalau menurut dalam survei kami sih selisihnya malah kami sudah melampaui ya walaupun masih tipis ya. Tentu metodologi-metodologi survei ini, apalagi yang tidak men-declare, kalau Kompas saya kira independen, tapi yang lain itu tidak men-declare, itu bisa membuat satu perkiraan yang salah," kata Fadli. Declare yang dimaksud Fadli adalah tentang keterkaitan lembaga survei dengan salah satu pasangan calon.

Menurut dia, banyak lembaga survei yang tidak memastikan bahwa mereka tidak terkait dengan paslon tertentu. Meski sempat mengaku tak percaya hasil survei yang diumumkan, Sandiaga kini menyambut positif hasil survei Kompas yang diumumkan pada Rabu kemarin. Menurut Sandiaga, kian menipisnya jarak keterpilihan dengan Jokowi-Ma'ruf berarti masyarakat sudah semakin paham bahwa ekonomi bangsa perlu diperbaiki. Khususnya, masyarakat yang berada di golongan menengah ke bawah yang membutuhkan kemandirian ekonomi. "Alhamdulilah sepertinya masyarakat sudah menangkap apa visi misi kami. Kaum pelajar juga bisa menangkap dengan cepat, tapi banyak sekali yang belum ditangkap media," ungkapnya kemudian. "Hasil survei kompas mengafirmasi bahwa konsep kita bisa diterima masyarakat. Tapi kita masih harus bekerja keras, saya ingatkan kepada relawan bahwa tinggal 25 hari lagi dan di 21 hari terakhir akan kita sprint," tambah dia.

Jika mengacu pada hasil survei Kompas, elektabilitas Prabowo maupun Jokowi mengalami penurunan dibanding perolehan suara pada Pilpres 2014. Hasil Pilpres 2014, pasangan Prabowo-Hatta Rajasa memperoleh 46,85 persen atau 62.576.444 suara. Sementara pasangan Jokowi-Jusuf Kalla memperoleh 53,15 persen atau 70.997.851 suara. Selisih suara keduanya adalah 6,3 persen atau 8.421.407.

SUMBER

capres cawapres kubu BPN dan tim nya ini emg tipikal cewek alay zaman sekarang.. emoticon-Malu (S)

ambegan.. gampang d boongin.. pengennya d puji2 doang.. over PD.. ngerasa dirinya yg paling cakep.. kalo ada yg bilang jelek ga percaya.. kalo kena masalah selalu bawa2 ortu.. ga punya kaca d rumah.. emoticon-Malu (S)


emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)

8
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Tampilkan isi Thread
Halaman 3 dari 3
Lapor Hansip
21-03-2019 16:39
Balasan post mastereddy
setuju gan, lelah jg dpt berita dan tontonan ribut haha
0
21-03-2019 17:15
ngarepin yg golput milih si Wowok
emoticon-Wkwkwk
1
21-03-2019 18:33
si zonk ini tipe orang yang selalu lari dari kenyataan kayaknya emoticon-Big Grin
0
Lapor Hansip
21-03-2019 18:37
Balasan post prabowosandii
Quote:Original Posted By prabowosandii
Jadi, Prabowo-Sandiaga Unggul atau Tidak Versi Survei Internal BPN?

jokowi menurun
prabowo meningkat
jumlah golput berkurang (suara nya mulai lari ke prabowo)

jokowi angkanya dibawah 50%, sinyal bahaya buat jokowi
syarat petahana masuk batas aman agar bisa dikatakan sudah menang sebelum pilpres dimulai, yah harus diatas 50% angka nya
prabowo, walau angkanya masih dibawah jokowi, tapi kinerja nya bagus, lumayan meningkat

ini kompas loh yg ngomong, bukan ane


Yaelah gimn ga menang, wong timnya wowo uno programnya cuman bikin kabar2 hoax selama kampanye, coba bikin program pembangunan 5 tahun berikan visi misi yg jelas, jlnnya kek gimn, harusnya kek gimn.. Ini selama kampanye cuman bikin ketakutan kepada masyarakat akan paslon petahana... Hadehhh
0
21-03-2019 19:43
survey internal buat hasil statistik yg memperlihatkan oposisi yg menang itu namanya minta digebukin satu partai..wkwwk
1
22-03-2019 01:27
menurut ane para petinggi2 partai di kubu PAK PRABOWO ntu tau klo SURVEI nya PAK JOKOWI itu lebih tinggi,

tapi, mereka gk mau mengakuinya,
mn mau mereka memgakuinya,
sayang ntu para MILITAN dan PENYOKONG DANA, mereka udah capek2 nyebar hoax sana sini.

setidak nya mereka menyemangati para MILITAN nya, dan sebagai penghibur diri.

dan kira2 sekitaram beberapa minggu lagi, ntr klo SURVEI d lihat tidak berubah,

maka mereka akan mengganti misi B
yang mana misi nya mengatakan, klo KPU banyak melakukam lecurangan, banyak nye pemilihan ASING, dan sebagainya.

lihat aja ntr, tunggu tanggal main nya (prediksi ane yaaa)
0
22-03-2019 02:10
Quote:Original Posted By pejantantambun0
menurut ane para petinggi2 partai di kubu PAK PRABOWO ntu tau klo SURVEI nya PAK JOKOWI itu lebih tinggi,

tapi, mereka gk mau mengakuinya,
mn mau mereka memgakuinya,
sayang ntu para MILITAN dan PENYOKONG DANA, mereka udah capek2 nyebar hoax sana sini.

setidak nya mereka menyemangati para MILITAN nya, dan sebagai penghibur diri.

dan kira2 sekitaram beberapa minggu lagi, ntr klo SURVEI d lihat tidak berubah,

maka mereka akan mengganti misi B
yang mana misi nya mengatakan, klo KPU banyak melakukam lecurangan, banyak nye pemilihan ASING, dan sebagainya.

lihat aja ntr, tunggu tanggal main nya (prediksi ane yaaa)


Saya punya analisa... survey kompas inilah survey internalnya mereka gan...emoticon-Big Grin
Kecurigaan nya banyak... seperti data yg di sembunyikan sebahagian..dan sebahagian lagi dinaikkan..emoticon-Big Grin

Saya tdk pernah melihat cara kompas melakukan survey dimasa yg lalu dengan yg saat ini emoticon-Big Grin
Sepertinya... ada yg ingin di raih mereka.. agar yg pemilih pemula enggan ke TPS..emoticon-Big Grin
0
22-03-2019 06:51
Gak brani beber hasil sebenarnya... emoticon-Wakaka
0
22-03-2019 07:03
secara fakta sadar, peluang menang emang tifis, makanya yg sounding kan ttg kecurangan2 dr KPU, dr petahana

-----

Quote:Original Posted By pejantantambun0
menurut ane para petinggi2 partai di kubu PAK PRABOWO ntu tau klo SURVEI nya PAK JOKOWI itu lebih tinggi,

tapi, mereka gk mau mengakuinya,
mn mau mereka memgakuinya,
sayang ntu para MILITAN dan PENYOKONG DANA, mereka udah capek2 nyebar hoax sana sini.

setidak nya mereka menyemangati para MILITAN nya, dan sebagai penghibur diri.

dan kira2 sekitaram beberapa minggu lagi, ntr klo SURVEI d lihat tidak berubah,

maka mereka akan mengganti misi B
yang mana misi nya mengatakan, klo KPU banyak melakukam lecurangan, banyak nye pemilihan ASING, dan sebagainya.

lihat aja ntr, tunggu tanggal main nya (prediksi ane yaaa)


Bener pake bgt ...yg fenting dana kampanye turun, dana survey turun, tim tetep dpt pemasukan, dan Bowo pun ikut senang krn hasil survey "memuaskan"
Diubah oleh kakidal27
0
22-03-2019 09:32
Quote:Original Posted By responaftercrot
Jadi, Prabowo-Sandiaga Unggul atau Tidak Versi Survei Internal BPN?
Jadi, Prabowo-Sandiaga Unggul atau Tidak Versi Survei Internal BPN?

Ts dituntut kerja keras sampai bauemoticon-Tai emoticon-DP


Contoh berita Nasbung kampret kejar setoran
emoticon-Leh Uga
0
22-03-2019 09:46
Quote:Original Posted By yazfaz
Contoh berita Nasbung kampret kejar setoran
emoticon-Leh Uga


Contoh 1 ekor cebong terhunciang emoticon-Leh Uga
0
23-03-2019 11:55
Quote:Original Posted By responaftercrot
Contoh 1 ekor cebong terhunciang emoticon-Leh Uga


Ahh ga juga biasa aja kali.
emoticon-Cool
0
Halaman 3 dari 3
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.