alexa-tracking
News
Batal
KATEGORI
link has been copied
Pengumuman! KASKUS mau ada event baru! Isi survey ini dan dapat badge!
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c8f90f010d295574c2de2c1/sandi-sindir-kartu-kartu-jokowi-maruf-e-ktp-belum-bisa
Lapor Hansip
18-03-2019 19:37
Sandi Sindir Kartu-kartu Jokowi, Ma'ruf: e-KTP Belum Bisa
Jakarta - Cawapres Sandiaga Uno membanggakan e-KTP yang, menurutnya, supercanggih sehingga tak perlu lagi kartu-kartu program pemerintah. Ma'ruf Amin menegaskan e-KTP yang ada saat ini belum bisa digunakan untuk merespons berbagai masalah, seperti kesehatan hingga Kartu Pra-Kerja.

"Saya kira selama ini KTP belum bisa dimainkan untuk respons seluruh masalah. Maka kita pakai kartu perseorangan supaya lebih mudah. Apabila nanti sudah saatnya tidak perlu pakai kartu, pakai HP saja. Kalau masyarakat sudah siap budayanya, kita lihat," kata Ma'ruf seusai debat cawapres di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/3/2019).
Baca juga: Sindir Kartu-kartu Jokowi-Ma'ruf, Sandiaga dan Pendukungnya Angkat e-KTP!

Ma'ruf tidak mempermasalahkan kebijakan pemerintah dikritisi. Kata Ma'ruf, fungsi oposisi adalah mengkritisi.

"Sebagai pihak, katakan, oposisi, ya kerjanya memang mengkritik. Kalau saya bagaimana basic capital modal yang sudah ditanamkan bagaimana kita besarkan, kita maksimalkan, supaya lebih mementingkan manfaat kepada rakyat. Bukan hanya mengkritik, tapi pengembangan revitalisasi dan penguatan tugas saya," ujarnya.

Selain itu, soal debat tadi, Ma'ruf mengatakan sudah menampilkan yang terbaik. Ma'ruf menyerahkan kepada masyarakat untuk menilai.

"Saya sudah berusaha dengan sebaik-baiknya. Sampai ide gagasan saya sampaikan kepada rakyat. Penilaiannya saya sampaikan kepada rakyat seperti apa rakyat menilai debat seperti apa," tuturnya.

Sandiaga sebelumnya menyindir kartu-kartu program pemerintah. Tak ingin membebani negara dengan penerbitan kartu-kartu itu, Sandiaga membanggakan e-KTP.

"Untuk semua layanan daripada pemerintah, kita tidak ingin merepotkan dan membebani negara dengan menerbitkan kartu-kartu yang lain," kata Sandiaga di sesi penutup debat cawapres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/3).

Baca juga: KTP Sandiaga Vs 3 Kartu Sakti Ma'ruf Amin

Kepada para pemirsa di rumah, Sandi meminta semuanya mengeluarkan dompet masing-masing. Sandi lantas memamerkan e-KTP miliknya.

"Ini supercanggih, sudah memiliki chip teknologi di dalamnya. Revolusi Industri 4.0 memudahkan dengan big data, semua fasilitas layanan, baik ketenagakerjaan, pendidikan, kesehatan, semua Rumah Siap Kerja bisa diberikan. PKH, kita akan tambah jadi PKH Plus di dalam program yang hanya membutuhkan KTP ini. Ini menjadikan kartu kami," tegas Sandi.

https://news.detik.com/berita/447189...ktp-belum-bisa

Iyalah..Secara ektp luar negeri mis amrik udeh super canggih karena di dukung infrastruktur dan sistem keseluruhan. Ngurus skck di kantor polisi aja ga bisa cuma ektp..


Kemendagri Sebut Ide 'Satu Kartu' Sandi Bukan Barang Baru

Jakarta, CNN Indonesia -- Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Hadi Prabowo menyebut ide calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno dalam debat cawapres soal identitas tunggal dengan cukup satu kartu bukan barang baru.

Hadi mengatakan sejak beralih ke e-KTP, sistem identitas penduduk di Indonesia sudah diarahkan ke identitas tunggal atau single identity number.

"Ya itu kan usulan, sebenarnya e-KTP ke arah sana. Tanpa disampaikan tadi malam sebenarnya sudah jalan," kata Hadi saat ditemui di Kantor Kemendagri, Jakarta, Senin (18/3).


Dia menambahkan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri dalam beberapa tahun terakhir menjalin kerja sama dengan beberapa kementerian dan lembaga untuk mewujudkan identitas tunggal.

Lihat juga: Ma'ruf Respons Sandi: KTP Belum Bisa Jawab Semua Masalah
Hadi menyebut e-KTP sedang diarahkan untuk bisa digunakan untuk layanan kesehatan, pendidikan, perbankan, dan lainnya.

"Kita sudah mendorong, sekarang kan sudah ada 1.669 baik dari lembaga pemerintah maupun swasta yang bekerja sama dengan Dukcapil," ujarnya.

Dia mengakui saat ini e-KTP belum paripurna. Sehingga masih ada beberapa kartu untuk pelayanan masyarakat.

Hadi mengklaim Kemendagri sebenarnya sudah menyiapkan semua keperluan. Namun belum semua kementerian dan lembaga siap menerima konsep identitas tunggal.

"Belum, karena kesiapan dari kementerian dan lembaga masing-masing. Kalau aplikasinya siap dikembangkan, Dukcapil sudah membuat wadahnya," ucapnya.

Sebelumnya, dalam debat cawapres, Minggu (16/3) malam, Sandiaga Uno menyindir program-program berbasis kartu Jokowi-Ma'ruf.

Lihat juga: Sandi Keluarkan KTP di Debat Cawapres: Cukup Satu Kartu
Dalam pernyataan penutup, Sandi meminta pendukungnya mengeluarkan e-KTP. Lalu ia menegaskan tak perlu banyak kartu guna mewujudkan pelayanan prima untuk masyarakat.

"Mari kita ambil dompet masing-masing, keluarkan kartu yang sudah dimiliki yaitu kartu tanda penduduk. Ini super canggih, sudah memiliki chip," kata Sandi sembari mengacungkan KTP.

"Dengan big data semua fasilitas layanan baik tenaga kerja, kesehatan, semua hanya membutuhkan KTP ini yang menjadi kartu kami," ucap mbuh dia. (dhf/osc)
Diubah oleh lupa.bapak
0
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Tampilkan isi Thread
Halaman 2 dari 3
18-03-2019 20:18
Quote:Original Posted By pankmono


itu kan cuma negatif thinking aja dari ente...
nyatanya banyak jg yg emang bener miskin...tinggal di gubug, tanpa listrik...

gmn mau punya smart tv dan kulkas baru? lha listrik aja mahal...


atau jgn2 sebagai gantinya bukan bagi2 kartu lg...tapi bagi2 hp wkwkwk

negara maju aja masih pake ID Card...ini mau pake hp...ngelawak tong?


kan ane bilang jangan yang terlalu miskin
ente mainnya kurang jauh
sweeping aja pasti ada yang punya smart tv, kulkas, dll
listrik mah nyolong, dilindungi sama preman dan ormas setempat
pln mana mau pasang meteran di bangunan liar
1
18-03-2019 20:21
Boro boro mau satu kartu ke eKTP.

eKTP pengganti gue yg hilang aja udah 2 bulan belum kelar.

udah sekarang lebih baik banyakin kartu aja.

asal jangan di pake buat main tepok kartu aje emoticon-Wakaka
3
18-03-2019 20:22
Quote:Original Posted By fuckinghandsome


Gw bukan fanboy siapa2 emoticon-Smilie

Tuhan yg kalian biasa sembah aja ga ada di otak gw, apalagi cuma orang emoticon-Smilie


diotak lu kalau gak putih pasti hitam
ente kalau bukan fanboy wowo coba deh caci maki blunder wowo sandi yang segaban itu
1
18-03-2019 20:25
Quote:Original Posted By hantupuskom
daripada bikin 3 kartu baru mending sekalian ganti tuh cip ektp biar bisa semua untuk satu
lebih hemat daripada bikin 3 kartu lg


tp g bakal dilakuin karna proyek kartu feenya lumayan
emoticon-Ngakak


Tidak sesimpel itu...
Berapa banyak chip yg perlu diganti?? Minimal banget 100 jt an....
Sinkronisasi antar instansi??
Dan yang paling sulit ya masalah security...

Dari jaman SBY dulu jg arahnya sdh kesana...
Yang rumit adalah membuat centralized database yang super besar...yang bisa menampung data untuk 200jt data kependudukan plus gabungan data dari beberapa instansi plus terjaminnya keamanan...
Bahkan US sendiri databasenya masih per negara bagian dan terpisah utk beberapa instansi terutama instansi vital...
1
Lihat 4 balasan
18-03-2019 20:26
iyalah org proyek e ktp nya aja di korup emoticon-Ngakak
konsep2 memang bagus kita ini, cm SDM pelaksananya baik emoticon-Embarrassment
1
18-03-2019 20:29
Quote:Original Posted By agus.malaikat.
mending programnya ponakannya wowo

Sandi Sindir Kartu-kartu Jokowi, Ma'ruf: e-KTP Belum Bisa


emoticon-Smilie
0
18-03-2019 20:31
Quote:Original Posted By mad.pedo2
diotak lu kalau gak putih pasti hitam
ente kalau bukan fanboy wowo coba deh caci maki blunder wowo sandi yang segaban itu


Iya hitam dong, kelam dan menghanyutkan emoticon-Smilie

Tapi mancing ngehina wowo di kaskus ga asik bro. Jarang yg ke trigger.
Mancing fanboy wowo ya di socmed.emoticon-Smilie

Di kaskus asik nya mancing fanboy hoktod dan wiwi emoticon-Smilie
0
18-03-2019 20:47
gk perlu ektp or kartu2 lain...dana pengadaan kitab suci, dana haji, biaya buat bangun tmpt ibadah yg kena bencana, pemilihan pejabat kementerian agama, dana bencana tsunami aceh, etc..semuanya di korupsi...msh mau pilih partai yg ngebolehin korupsi jd calon wakil rakyat...jgn salahkan koruptornya...salahkan masyarakatnya...kl gk korupsi...gk gaul...
0
18-03-2019 21:02
Quote:Original Posted By ghostudent
Di kaskus .. polling nya menang 01 ..

Di rmol.co .. yg menan 02 ..



Koq bisa beda ya gan?


Survei kan tergantung yang bayar
































Kata kampret
Diubah oleh liemswieking2
0
Lapor Hansip
18-03-2019 21:11
Balasan post mdmdmsdn
gak ada yg bilang simpel
"tinggal mau atau tidak"

3kartu, bangun sistem yg beda lg, yg ngurusin dll brapa uang lg yg perlu dikeluarkan?

banyak org IT negara kita yg sanggup kok


proyek kartu, itung aja dah 100rupiah perkartu, klo menurut lo masih kegedean diperkecil 50rupiah perkartu
kalikan berapa banyak yg bakal dicetak
emoticon-Traveller
0
18-03-2019 21:11
Kalo ga dikorupsi setnov dan kawan2... ektp udh jadi single ID nasional
0
Lapor Hansip
18-03-2019 21:15
Balasan post mad.pedo2
kebanyakan berandai2, kebiasaan buzzer goblok emoticon-Ngakak
0
18-03-2019 21:22
Quote:Original Posted By mdmdmsdn
Tidak sesimpel itu...
Berapa banyak chip yg perlu diganti?? Minimal banget 100 jt an....
Sinkronisasi antar instansi??
Dan yang paling sulit ya masalah security...

Dari jaman SBY dulu jg arahnya sdh kesana...
Yang rumit adalah membuat centralized database yang super besar...yang bisa menampung data untuk 200jt data kependudukan plus gabungan data dari beberapa instansi plus terjaminnya keamanan...
Bahkan US sendiri databasenya masih per negara bagian dan terpisah utk beberapa instansi terutama instansi vital...


Indo mana punya data center gede.. Yg pasti data center itu harus aman dari banjir dan bencana alam lain..
0
18-03-2019 21:26
Harusnya dengan ektp tak perlu kartu lain... secara logika itu bisa... kecuali mau proyek...
0
Lapor Hansip
18-03-2019 21:32
Balasan post mdmdmsdn
Quote:Original Posted By mdmdmsdn


Tidak sesimpel itu...
Berapa banyak chip yg perlu diganti?? Minimal banget 100 jt an....
Sinkronisasi antar instansi??
Dan yang paling sulit ya masalah security...

Dari jaman SBY dulu jg arahnya sdh kesana...
Yang rumit adalah membuat centralized database yang super besar...yang bisa menampung data untuk 200jt data kependudukan plus gabungan data dari beberapa instansi plus terjaminnya keamanan...
Bahkan US sendiri databasenya masih per negara bagian dan terpisah utk beberapa instansi terutama instansi vital...


Coba ksh pendataannya ke orang bank kelar dah emoticon-Big Grin
0
18-03-2019 22:08
Duh susah2 amat, tinggal panggil programer aja ga sampe 2 minggu kelar.. emoticon-Big Grin
0
18-03-2019 22:12


Quote:Original Posted By luant
Duh susah2 amat, tinggal panggil programer aja ga sampe 2 minggu kelar.. emoticon-Big Grin


Kata2 lejen...
0
18-03-2019 22:16
Quote:Original Posted By mad.pedo2


nah ente tau sendiri
seandainya 02 terpilih, pastinya tidak memanfaatkan ektp, tetap bikin kartu baru
lihat aja kjp di dki


Quote:Original Posted By hantupuskom
kebanyakan berandai2, kebiasaan buzzer goblok emoticon-Ngakak


tolol lu ah
udah terbukti selama duo kampret magang di dki

0
Lapor Hansip
18-03-2019 22:41
Balasan post ruuuruuu
Rekening tabungan ama kartu kredit ama kpr aja sistemnya terpisah...
0
Lapor Hansip
18-03-2019 22:45
Balasan post hantupuskom
Emang kartu cuman sekadar cetak doank??

Kalo cuman mau doank, dari jaman sby jg arahnya sdh kesana...

Ada referensi negara mana yang satu kartu bisa mencakup semuanya mulai dari id card, driving license, social security etc etc??
0
Halaman 2 dari 3
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.