Hobby
Batal
KATEGORI
link has been copied
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
90
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c6ac9ccc8208468c73cc61c/gerbang-iblis-horor-story
Setelah Proses Ruqyah selesai keluarga malik pun melihat kondisi jenazahnya sisil, sementara itu pria gemuk yang bersama Zaki tadi masih belum sadarkan diri. karena, takut terjadi sesuatu yang tidak di inginkan padanya akhirnya Adi dan Dafid membawa Pria gemuk tersebut yang tak lain adalah, Dadang adik dari suaminya sisil ke Rumah sakit. Cuaca di luar rumah masih tak bersahabat, kali ini hujan tur
Lapor Hansip
18-02-2019 22:05

GERBANG IBLIS (HOROR STORY)

Past Hot Thread
Quote:
SETIAP EPISODE ADA DI SINI



Index
* EPISODE 1 (AWAL MULA)
* EPISODE 2 (MISTERI SISIL)
* EPISODE 3 (KEDATANGAN)
* EPISODE 4 (DIA DATANG LAGI)
* EPISODE 5 (BELUM BERAKHIR)
* EPISODE 6 (SEBENARNYA?)
* EPISODE 7 (DI BUKANYA GERBANG IBLIS!)
* EPISODE SELANJUTNYA BISA LIHAT DI SINI!

GERBANG IBLIS (HOROR STORY)

DESKRIPSI

JANGAN LUPA RATE DAN KOMENNYA YA AGAN-AGAN SEKALIAN. emoticon-Keep Posting Gan PLEASE YOU SHARE AND ENJOY FOR MY HORROR STORY

Untuk Reader yang budiman dimohon pengertiannya untuk tidak menyalin/mengcopy cerita ini tanpa ijin dari author karena menulis itu butuh perjuangan maka hargailah setiap karya orang dengan menjadi reader yang baik dan benar xDemoticon-Cendol Ganemoticon-Keep Posting Gan emoticon-Cendol Gan
Diubah oleh robbyrhy
profile-picture
deferclown memberi reputasi
17
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 2 dari 5
GERBANG IBLIS (HOROR STORY)
21-02-2019 18:50

EPISODE 4(DIA DATANG LAGI)

Quote:HEY, HEY ,HEY 😁 Kali ini GERBANG IBLIS UPDATE LAGI NIHHH. EPISODE KE 4 WOW!

MAKIN SERU AJA NIH GIMANA YA KISAH DI EPISODE KE 4 KALI INI??[/



TANPA BASA BASI LANGSUNG AJA DEH DI BACA 😎😎


HAPPY READING!emoticon-Sundul


Quote:EPISODE KE 4 (DIA DATANG LAGI)


GERBANG IBLIS (HOROR STORY)
Gambar by Dannur 2 : Maddah

12:00

“Tring!!” suara telepon zaki berbunyi.


Panggilan suara tersebut berasal dari ibunya.

“ibu?” tanyanya dalam hati.

Ia segera mengangkat telepon tersebut.


“Hallo? assalamualaikum ibu, ada apa bu?” ucap zaki lewat telepon sambil menanyakan apa yang terjadi sampai ibunya menelpon dirinya tengah malam.


“Ma-ma-maya nak, maya hilang!” Jawab Zainab, ibu zaki dengan nafas yang berat dan perkataan yang terdengar bergemetar.


“Maksud ibu? bagaimana maya bisa hilang?” Tanya zaki semakin keheranan.


“Pokoknya kamu harus pulang sekarang juga. sekarang ini darurat nak, kamu harus melihat semua ini nanti ibu akan ceritakan semuanya di rumah.” Jelasnya.


Saat mendengar penjelasan ibunya Zaki segera membenahi tasnya dan segera pergi ke rumah ibunya. namun saat ia ingin pamit dengan malik, ia tidak melihat malik ada di dalam rumah.


“Malik? Malik?” Teriak Zaki sambil mencari ke berbagai ruangan yang ada di dalam rumah tersebut.


“kemana malik? ah sudahlah”


Tanpa pikir panjang ia segera keluar dari rumah tersebut dan bergegas menaiki motornya. ia berpikir mungkin malik pergi ke rumah saudara-saudaranya untuk menjengungk dadang adik rahmat (suami sisil) yang baru saja pulang dari rumah sakit.


Karena perjalanan yang cukup jauh, mengharuskan zaki melewati jalan pintas agar bisa cepat sampai ke rumah ibunya. ia memilih melewati dusun agon dimana jalanan di sana cukup terjal dan juga licin. belum lagi jalanan yang sepi dan di kelilingi oleh semak belukar.


Plang bertuliskan Dusun Agon telah di lihatnya kini zaki memasuki kawasan tersebut. Jam menunjukan pukul 00:45 waktu yang sangat sepi di temani oleh angin yang dingin dan berhembus sangat kencang. walaupun sudah menggunakan jaket yang cukup tebal namun Zakin masih dapat merasakan aura-aura negatif di sekelilingnya. kala itu gerimis sudah mulai turun, yang semakin membuat suasana perjalanan zaki menjadi lebih mengerikan.


“Apakah aku sebaiknya berteduh dulu? hujan semakin lebat” Zaki bertanya-tanya dalam hatinya.


Petir dan gemuruh terus mengagetkan zaki. bajunya yang hampir lepek karena air hujan mengharuskannya berhenti di tengah perjalanan. kemudian ia melihat sebuah rumah tua dari kejauhan dan menghampiri rumah tersebut.


Zaki hanya sekedar meneduh, ia tidak ingin mengganggu pemilik rumah apalagi harus membangunkannya. Zaki berdiri di luar rumah tersebut kemudian duduk di sebuah bangku kayu yang sudah cukup reot.


“Berapa lama lagi hujan ini akan berhenti” Ucap zaki dalam hati.


                 
***



GERBANG IBLIS (HOROR STORY)
Gambar by : Danur 2 Maddah
Sementara itu Zainab ibu zaki masih menunggu kehadirannya. kini ia hanya mengurung diri di kamarnya. zainab seperti mengalami shock yang begitu hebat. mulutnya tak berhenti untuk melafadzkan doa-doa dan meminta perlindungan kepada Allah.


   tiba-tiba pintu kamar zainab ada yang menggedor-gedor.


“BRAKK, BRAKK, BRAKK”

Suaranya cukup keras sampai membuat zainab semakin ketakutan.


“Zaki, apa itu kau nak/?” tanya zainab sambil membangunkan tubuhnya dari tempat tidur.


Pertanyaan-pertanyaan itu terus di ucapkan oleh zainab namun tidak ada yang menjawab, sementara pukulan dari balik pintu kamarnya semakin keras. jantung zainab kembali berdegup dengan kencang.


“Zaki? apa kau sudah sampai?” teriak zainab sambil menuju ke arah pintu kamarnya.


saat zainab mendekat ke arah pintu  suara gedoran pintu tersebut semakin keras membuat nyali zainab turun dan rasa ketakutannya semakin besar. ia berusaha melawan semua itu dengan memberanikan diri untuk membuka pintu kamarnya. dan….


“Ngikkk” Zainab membuka sedikit pintu kamarnya. suara tersebut tiba-tiba menghilang.

dia perlahan membuka lebar pintunya, tangannya yang bergemetar dengan ekspresi wajah yang masih terlihat panik atas kejadian yang baru saja ia alami semakin membuat keringat pada tubuhnya keluar begitu deras.


“Zaki?” Ucap zainab pelan sambil melebarkan pintu kamarnya.


namun, saat pintu tersebut telah terbuka lebar tidak ada seorang yang terliha di luar apalagi untuk menggedornya.


Angin tiba-tiba menghebus dengan kencangnya. suara desisan ular tiba-tiba terdengar lagi.


“Astagfirullahaladzim” ucap zainab sambil terus berdzikir dengan tasbih yang ia bawa.

GERBANG IBLIS (HOROR STORY)
Gambar source google

karena hawanya semakin membuat buluk kuduknya merinding zainab segera menutup kembali pintu kamarnya namun, belum sampai ia menutupnya Maya tiba-tiba mengagetkan zainab. Muka maya yang masih penuh darah bajunya yg sudah robek tak karuan serta hijab yang ia kenakan sudah lepas sehingga rambutnya terurai acak-acakan dengan mendadak muncul di depan wajah zainab. maya bergelantungan di depan pintu layaknya seekor kelelawar. sontok saja wajah maya yang sangat dekat dengan zainab membuat zainab berteriak histeris dan segera lari menjauhi maya.

GERBANG IBLIS (HOROR STORY)
Gambar source google

 Maya-pun tidak diam begitu saja ia merayap bagaikan cicak mengelilingi kamar zainab. wajah zainab sangat tegang, kepalanya semakin pusing ketika melihat maya terus berputar mengelilingi tembok kamar tidurnya.


“Maya, kenapa dengan kamu nak?” Ucap zainab tiba-tiba tersungkur kaku.


“Ehahahaha” tiba-tiba jin yang merasuki maya tertawa melihat zainab yang begitu ketakutan.


“Kamu takut ibu? hahaha” Tambahnya lagi. suara maya begitu menyeramkan suara lelaki serak di tambah seperti ada sesuatu yang mengganjal di tenggorokannya sehingga di saat ia berbicara terkesan besar dan juga tidak begitu jelas.


“Bagaimana kalau aku membunuhmu?”


Ucapan maya kali ini semakin membuat zainab ketakutan iapun merangkak mundur menjauhi maya. Maya-pun tiba tiba mengambil tongkat yang biasa di gunakan ibunya untuk berjalan ketika kakinya sakit.


“Ehmmm, kematianmu sudah dekat” Ucapnya lagi.


Sambil memegang tongkat tersebut maya mulai mendekati zainab dan mengarahkan tongkat kayu tersebut ke arah tubuhnya.


“Maya, istigfar may ingat allah”


“hahahahhah”

Jin yang merasuki maya malah tertawa dengan keras, ia sangat suka jika melihat manusia sangat ketakutan saat berhadapan dengannya.


Kini bu zainab tersender di lemari baju dirinya tidak dapat mundur kembali. sementara itu maya semakin dekat dengannya. suara desisan ular dan erangan yang keras keluar dari mulut maya memuntahkan sesuatu ke arah zainab yang tak lain adalah darah berisikan cacing dan nanah.


“Buahhhhh” (suara muntahan)

muntahan tersebut tepat mengenai wajah zainab.


“Ya allah” ucap zainab sangat ketakutan. bau dari muntahan tersebut sangatlah busuk wajah zainab semakin pucat.


“inilah akhir dari kematianmu” ucap maya sambil memukul kepala zainab dengan kayu yang ia bawa tadi.


“Prakkkk!” (suara pukulan.)

Zainab pun terpental ke arah arah pintu di kamarnya. pukulan itu sangatlah kencang sehingga menyebabkan kuping zainab berdengung dan kepalanya mengeluarkan darah segar dan kental.


Nafas zainab terdengar sesak. dirinya tak mampu lagi berdiri.


“Ya allah bantulah aku lindungilah aku” Ujar zainab dalam hati meminta perlindungan kepada allah.


sementara itu maya kembali mendekati zainab kali ini dirinya tiba-tiba memecahkan kaca lemari baju dan mengambil salah satu puing kaca tersebut untuk melukai zainab.

    saat melihat itu mata zainab kembali melotot dirinya belum bisa berdiri dan hanya bisa melihat maya dengan posisi tubuh tengkurep. darah dari kepala zainab terus menyucur deras kuping sebelah kanannya sudah tidak bisa mendengar lagi akibat pukulan keras tersebut.


“ahahahah,, apa kau ingin tahu siapa aku?” tanya jin yang berada di dalam tubuh maya tersebut.


“Aku adalah IBLIS yang telah di lukai oleh anakmu!” ucapnya keras.


BERSAMBUNG


GIMANA GUYS EPISODE KALI INI? MAKIN SERU KAN?

JANGAN LUPA SHARE DAN KOMENNYA YA GUYS BIAR MAKIN SEMANGAT NULISNYA NIHHH 😉emoticon-Cendol Ganemoticon-Cendol Ganemoticon-Keep Posting Gan
Diubah oleh robbyrhy
2 0
2
GERBANG IBLIS (HOROR STORY)
21-02-2019 18:59

EPISODE 1 (AWAL MULA)

EPISODE 1(AWAL MULA)


GERBANG IBLIS (HOROR STORY)

Quote:12, April 2005


“Maya”

Terdengar suara teriakan mbak Anni dari kejauhan.


“Iya mbak anni ada apa?” Tanya Maya sambil menengok ke arahnya.


Mbak anni segera bergegas menghampiri maya.


“Aduh, neng maya jalannya cepat sekali.” Ujar mbak anni sambil memegang pundak maya.


“Oh, maaf mbak soalnya ini mau buru-buru masak buat suami.” Jawab maya sambil sedikit tersenyum.


“Emangnya suami mbak maya kerja? perasaan saya sering lihat suami mbak suka duduk di depan teras deh.” Tanya mbak anni membingungungkan.


“Iya mbak, suami saya kerjanya kalau ada panggilan aja soalnya suami saya kan seorang peruqyah mbak.” Jelasnya.


“Ohh gitu ya, Ruqyah itu yang ngobatin orang kena guna-guna, santet dan semacamnya kan mbak?”


Karena terlalu banyak bertanya Maya tidak menggubris pertanyaan mbak anni yang terakhir menurutnya pertanyaan-pertanyaan tersebut hanya akan membuang-buang waktunya saja jika harus menjawab hal-hal yang seperti itu.


“Hmm, maaf ya mbak Anni saya harus buru-buru sambung lain waktu aja ya ngobrolnya, permisi.” Ujar maya sambil mempercepat langkahnya.


***



Sesampainya di rumah maya langsung menuju ke dapur untuk memasak semua belanjaan yang telah ia beli di warung sayur tadi. saat melewati pintu kamarnya, maya melihat sang suami, Zaki telah bersiap-siap untuk berangkat.


“Mas Zaki, mas gak mau nunggu maya masak dulu?” tanya Maya dari balik pintu kamarnya.


“Kayaknya gak sempet deh may, soalnya abang sudah di tunggu sama temen abang nih. udah sms mulu dari tadi subuh.” Jawab Zaki sambil menaruh kopiayah di kepalanya.


“Sebenernya maya kawatir sama abang, kenapa abang masih harus bekerja jadi peruqyah gini bang? kan masih banyak pekerjaan lain yang lebih baik lagi dan tidak membahayakan diri abang?”

Ujar maya kembali.

Kali ini wajah maya terlihat sendu, mungkin karena dirinya akan di tinggal suami dengan waktu yang tidak di tentukan. lagi pula pekerjaan semacam ini memang sangat membahayakan karena, dia tidak berurusan dengan manusia lagi tapi dengan bangsa jin dan seitan.


“Kamu harus tenang ya may, banyak-banyak sholat dan berdoa buat abang. itu semua bakal bikin hati kamu tenang may” Tegas zaki sambil memeluk istrinya yang sedari tadi telah bersandar di bahunya.


“Maya pasti doakan abang selalu di setiap sholat maya agar allah selalu melancarkan langkah dan  perjalanan bang zaki nanti.”


“Iya abang paham dan itu sudah kewajiban istri kan? mendoakan suaminya yang sedang mencari nafkah ini” Zaki tersenyum tatkala istrinya merestui setiap langkahnya. dia tahu memang pekerjaan semacam ini sangat membahayakan untuknya namun karena demi keluarga zaki rela melakukan apapun untuk menghidupi keluarga kecilnya.


“Oh iya, tadi abang sudah telepon ibu untuk datang kerumah buat ngejagain kamu may.” Ujar zaki sambil merapihkan baju-bajunya dan memasukannya ke dalam tas yang cukup besar.


“Kamu masak saja sekarang may, agar nanti pas ibu datang kalian sudah bisa makan bersama. oh iya jangan lupa untuk selalu menutup semua pintu dan jendela sebelum maghrib ya.” Tambahnya.


Maya hanya mengangguk, dirinya memang istri yang patuh pada suaminya maka dari itulah Zaki begitu mencintainya. Zaki pun pamit kepada maya dia tak lupa untuk selalu mencium kening istrinya sebelum pergi kemanapun. Mayapun membalasnya dengan mencim tangan Zaki, suaminya.


Zakipun keluar dari rumahnya dan menghidupkan motornya.


“Hati-Hati ya bang.” teriak maya.


Zaki membalasnya dengan senyuman dan “Assalamualaikum”


Maya tersenyum haru dirinyapun membalas pelan salam suaminya.



***



Zakipun mengendarai motornya dengan kecepatan tinggi dan tak sadar jikalau temannya terus menelpon dirinya. sesampainya di rumah temannya zaki pun langsung di sambut dengan wajah tegang keluarga mereka.


“Pak ustad, tolong selamatkan istri saya ya.” Ujar seorang lelaki yang dipikir-pikir sepertinya adalah seorang suami dari wanita yang akan di ruqyahnya.


“iya pak, iya tenang ya.” Jawab Zaki menenangkan pria tersebut.


“dimana malik?” tanya zaki kepada orang-orang di sekitar situ.


“Malik ada di dalam pak ustad” Jawab seseorang dari mereka.


Zakipun langsung masuk ke dalam untuk menemui malik, temannya yang telah menghubunginya.


Sesampainya di dalam.


“Zaki” Teriak malik.


Zaki mengangguk. “Dimana orangnya?” tanyanya.


“Di dalam sini” ujar malik sambil menunjukan pintu yang di tutup rapat dan di tempel oleh ayat-ayat alquran.


Mata malik terheran jantungnya berdetak kencang.

“Apa kau siap?” tanya malik memastikan.


“Insyaallah” Jawabnya.


Zakipun membuka sedikit demi sedikit pintu tersebut.

“Ngiik” “Ngikk”


“Dengan menyebut nama allah yang maha kuasa lagi mengendalikan seluruh alam aku berlindung dari segala jenis jin, seitan, dan semua pengikutnya.” ucap zaki di dalam hatinya sebelum dia membuka pintu tersebut dengan lebar.

saat zaki membuka pintu tersebut tiba-tiba wanita tersebut berteriak.


“MAKANANKU MATILAH KAU MANUSIA MUNAFIK”

Teriakan tersebut sangat kencang sampai mengagetkan Zaki dan membuat kaca-kaca jendela di sekelilingnya pecah.


“Astagfirullahaladzim” Teriak zaki sambil mengaharkan tangannya ke arah mukanya.

Zaki seperti sedang menahan dorongan yang begitu kuat, ia paham bahwa energi yang di hasilkan dari teriakan jin tersebut membuatnya seolah terdorong.


“Zaki, apa kau yakin bisa melakukannya?” tanya malik memastikan.


Zaki terdiam, dia menurunkan tangannya dari wajahnya, mengangkat wajahnya dan melihat ke arah wanita tersebut.


“Ya Allah” Terkejutnya Zaki.


Malikpun keheranan, ia pun kembali bertanya hal yang sama kepadanya.


“Jin apa yang sudah memasuki dirinya, aku tidak paham kenapa wajahnya bisa menjadi seburuk itu.” Tanya zaki.


Malikpun menjawab “Aku tidak paham ki, menurutku adikku telah disihir oleh seseorang yang tidak suka dengannya.


Zakipun memperhatikan wajah adik malik.

Wajahnya begitu menyeramkan, baretan-baretan pisau yang sepertinya ia lakukan pada dirinya sendiri, kantung matanya yang berwarna ungu, bajunya yang di lumuri darah yang sangat kental, serta lidahnya yang menjulur bak anjing membuat nyali zaki sedikit down.


“Aku bisa mengeluarkan jin tersebut atas ijin Allah, tapi aku tak yakin bisa menyelamatkan adikmu malik.” Tegas Zaki.


“Maksudmu? Adikku akan mati?” tanya zaki.


Zakipun menjelaskan “Melihat kondisinya, ia bisa bertahan karena jin yang ada di dalam tubuhnya jadi, jin tersebut menjadikan tubuh adikmu sebagai rumahnya yang sebenarnya adikmu sudah mati saat jin ini masuk ke dalam tubuhnya dan melukai bagain-bagian tubuh adikmu dengan perlahan”


malik terlihat begitu stress dan depresi dengan semua ini. tangannya pun mengacak-acak rambunya sambil berteriak tak karuan.


“Malik! tenangkan dirimu” Ucap Zaki dengan nada yang keras di akhir kalimatnya.


“lakukan-lakukan sebisamu, mau adikku mati aku tidak peduli aku sungguh pusing saat ini.” malik terus-merus teriak dia sudah tidak bisa lagi mengendalikan tubuhnya.


Sementara itu adik malik yang masih di rantai dan berada di atas kasur terus membrontak dan berteriak.

“Wahai manusia munafik akankah kau bisa melawanku? kau bukan utusan allah kau tak akan bisa melepaskanku dari tubuh gadis ini”


Situasi yang terus memanas membuat zaki kewalahan menghadapi suara bising di antara keduanya ia pun meminta bantuan kepada keluarga malik di luar.


“Brag”

Zaki pun menutup pintu dimana adiknya malik di kurung.


dia bergegas keluar rumah.

“Siapapun disana bantu aku menenangkan malik” Teriak zaki.


dengan sigap 3 orang dari keluarga malik menghampiri zaki.

“ada apa pak ustad, apakah semua baik-baik saja?” tanya seorang lelaki gemuk kepadanya.


“semua akan baik-baik saja sekarang kamu tolong bawa malik sepertinya dia mengalami depresi yang hebat tolong kalian tenang kan dia, dan salah satu dari kalian bantu aku untuk meruqyah.” Tegas zaki dengan nafas yang terlihat ngos-ngosan itu.


“Baik pak ustad” Jawab ketiga orang tersebut.


Zaki pun masuk ke dalam rumahnya lagi. 2 orang dari mereka pergi keluar lagi untuk menenangkan malik sementara pria gemuk yang tadi bertanya kepada zaki ikut dengan zaki untuk membantu proses ruqyah di dalam kamarnya.


“Kamu, tolong nanti saat saya sedang melakukan ruqyah jangan berhenti untuk membaca ayat-ayat alquran yang kamu hafal karena, ini buka hal yang mudah untuk di lakukan sedikit saja kamu lengah jin tersebut bisa saja masuk ke dalam tubuhmu ini bahaya, bahkan kamu bisa menjadi target selanjutnya jika kamu lengah, ingat pesan saya.” Tegas Zaki kepada pria gemuk itu.


Pria tersebut hanya mengangguk dan berjalan di belakang zaki. Zaki menengok ke belakang sambil memegang gagang pintu kamar adik malik berada.


“Apa kamu siap”


ia hanya mengangguk yang mengartikan bahwa dirinya telah siap siaga. belum sempat zaki memutar gagang pintu jin yang berada di dalam tubuh adiknya malik tersebut langsung berteriak.


“Manusia munafikkk, jangankan kau membawa agama allah seorang ustad sepertimu tak akan bisa melawanku!!!”


Teriakan tersebut menyebabkan gemuruh yang begitu besar di sekelilingnya energi negatif yang di pancarkan membuat takanan keras ka arah pintu sehingga menyebabkan pintu tersebut hancur dan membuat Zaki serta Pria gemuk tersebut terpental. mereka berdua berusaha bangun dan membersihkan tubuh mereka dari tumpukan kayu bekas pintu yang hancur tersebut.


Suasana siang itu sangatlah mendung sehingga langit di luar terlihat begitu gelap.


“Allahukabar” Ucap Zaki.


Pria gemuk yang bersama zaki terlihat tergeletak di sampingnya sepertinya dia pingsan akibat dorongan kecang td.


Karena pintu kamar adik malik sudah jebol Zaki bisa melihat tempat tidur yang di duduki oleh adiknya zaki tersebut. namun saat itu adiknya zaki telah hilang dari tempat tidurnya. wajah zaki semakin tegang setelah mengetahui rantai yang di pakai untuk mengikatnya hancur.


“Ya allah lindungilah aku dari segala jenis sihir dan kekuatan yang bukan dari engkau jagalah diriku sesungguhnya aku berlindung kepadamu ya allah tuhan yang maha kuasa.” Ucap zaki dalam hati.


tiba-tiba terdengar suara desisan seperti desisan ular di sekelilingnya. Zakipun mencari asal suara tersebut tanpa di sadari tiba-tiba adik perempun malik melompat dari balik tembok kamarnya menuju ke arah zaki dan..


braggg


Zaki yang sedang duduk langsung tergeletak kembali dan adik malik pun langsung menduduki badannya. “ini saatnya” ucapnya dalam hati. dengan sigap zaki langsung menaruh tangannya ke arah wajah wanita itu dan membacakan ayat-ayat alquran yang di khususkan untuk meruqyah seseorang. wanita itu kesakitan jin yang berada di dalam tubuh wanita tersebut pun berusaha untuk melukai zaki dengan mengandalkan tubuh adiknya malik ia berusaha mencabik-cabik wajah zaki. saat itu terlihat kukunya yang sudah tak terurus begitu panjang dan kasar dan benar saja salah satu kuku dari jarinya tersebut hasilnya menggores wajah zaki, goresan itu begitu panjang darah segar keluar dari wajah zaki. sebelum jin tersebut semakin melukainya zakipun berusaha mendorong kepala wanita itu dengan tidak lupa untuk terus melafadzkan ayat-ayat suci al-quran.


“Alllahhuakbar” Kalimat terakhir zaki sambil menurunkan tangannya dari kepala wanita tersebut.


“brag”


wanita tersebut pun langsung terjatuh dan tergeletak di samping zaki sementara badannya masih menindihi zaki. ia pun bergegas menyingkinkan adik malik tersebut dari badannya.


“Inalilahi wainailaiihirojiun” Ucap malik sambil mengusap wajah adik malik yang sudah meninggal dunia. karena ini adalah resikonya, dimana jin tersebut keluar dimana juga seseorang itu meninggal.


Jakipun membangunkan badannya dan berdiri setelah itu berjalan keluar sementara pria gemuk tersebut masih pingsan di dalam sana.


“Malik” Ucap zaki


“Ya allah pak ustad.” Jawab 2 orang yang sedang menjaga malik. disitu malik masih terlihat tidak sadarkan diri.


“Bagaimana sekarang?” tanya 2 orang tersebut yang ternyata adalah kaka dan adik malik. kakanya bernama Adi dan adiknya bernama dafid.


“Semua telah selesai proses ruqyah berhasil namun, seperti yang sudah ku bilang dari awal adikmu tidak bisa di selamatkan.” Jawab Zaki dengan wajah yang terlihat kusut dan goresan kuku yang masih terlihat jelas di wajahnya.


“Maksud pak ustad adikku Sisil meninggal?” Tanya Adi





BERSAMBUNG….
Jangan LUPA NINGGALIN KOMEN YAAA BAIR AKU RAJIN UPDATE.
Diubah oleh robbyrhy
1 0
1
GERBANG IBLIS (HOROR STORY)
22-02-2019 07:39
by, ini kok di update ulang? emoticon-Confused
0 0
0
GERBANG IBLIS (HOROR STORY)
22-02-2019 07:45
Quote:Original Posted By Alea2212
by, ini kok di update ulang? emoticon-Confused
oh kita td update episode 4 kak untuk yg eps 1 sengaja kita upload ulang krn biar bagaian depan hanya untuk index dan deskripsi cerita biar gampang edit threadnya oke 😋 makasih pertanyaannya jgn lupa share ya
Diubah oleh robbyrhy
1 0
1
GERBANG IBLIS (HOROR STORY)
22-02-2019 09:11
jemur sempak dulu breh sambil nungggu apdetan
0 0
0
GERBANG IBLIS (HOROR STORY)
22-02-2019 14:44
mantol
0 0
0
GERBANG IBLIS (HOROR STORY)
23-02-2019 08:35
up lg gan..
0 0
0
GERBANG IBLIS (HOROR STORY)
23-02-2019 09:13
Quote:Original Posted By tirtaarta
up lg gan..


siap di tunggu aja updatean selanjutnya
1 0
1
GERBANG IBLIS (HOROR STORY)
23-02-2019 23:02
Pasang tenda dulu gan emoticon-Big Grin
0 0
0
GERBANG IBLIS (HOROR STORY)
24-02-2019 00:20
Quote:Original Posted By debar18
Pasang tenda dulu gan emoticon-Big Grin


Siap kang di tunggu episode berikutnya ya sabar2 wkwk
0 0
0
GERBANG IBLIS (HOROR STORY)
24-02-2019 10:45
tendaemoticon-Takut
0 0
0
GERBANG IBLIS (HOROR STORY)
24-02-2019 10:55
moga lancar apdetnya

rate done
0 0
0
GERBANG IBLIS (HOROR STORY)
24-02-2019 18:00
ngeri bener gan ceritanya emoticon-Takut untuk suatu permulaan, ini sangat menegangkan gan emoticon-Takut
0 0
0
GERBANG IBLIS (HOROR STORY)
24-02-2019 18:22
Quote:Original Posted By mkwm987
ngeri bener gan ceritanya emoticon-Takut untuk suatu permulaan, ini sangat menegangkan gan emoticon-Takut


Makasih kesannya oh iya hari ini update lagi nnti ya epsode 5 jadi jgn kelewatan save page oke emoticon-Big Kiss
0 0
0
GERBANG IBLIS (HOROR STORY)
24-02-2019 21:12

EPISODE 5 (BELUM BERAKHIR)

Hallo agan-agan yang udh nunggu updatean mimin xD emoticon-Big Kissemoticon-Cendol Gan

Kali ini mimin update episode ke 5 nih dari GERBANG IBLIS YANG PENASARAN MAKIN PENASARAN XD

Dari pada banyak BACOT XD LANGSUNG AJA YUK DI BACA.

HAPPY READING!!


GERBANG IBLIS (HOROR STORY)

Zainab-pun shock mendengar ucapan jin yang merasuki tubuh istri dari anaknya itu.


“Allah bersama orang-orang yang beriman engkau pantas di lukai dan di sakiti wahai iblis laknatullah” Teriak zainab menentang jin tersebut.


Mendengar ucapan tersebut membuat jin tersebut semakin marah ia kemudian dengan cepat merayap ke atas lampu dan meloncat dari lampu tersebut ke arah zainab sambil memegang puing kaca yang telah ia siapkan untuk menusuk keras tubuh zainab.

GERBANG IBLIS (HOROR STORY)

“Apa sekarang ada yang melindungi mu wahai ibu tua? cepat minta perlindungan kepadanya untuk melawanku!!” teriaknya keras sampai teriakannya tersebut menggoyangkan seisi kamar zainab sehingga menyebabkan semua barang-barang yang ada di dalamnya hancur berantakan.


dengan menggunakan tubuh maya jin tersebut kemudian melompat dan..


“BRAKKK” puing kaca tersebut di tancapkannya.


“Arghhhh”


Namun zainab dapat menghindar dari serangan tersebut karena ia menggulingkan badannya ke arah samping.


maya kemudian menengok ke arahnya, matanya yang penuh dendam semakin memperlihatkan wujud asli dari jin tersebut. Zainab tahu betul sepertinya jin tersebut sangat membenci keluarganya.


“Apa yang kamu inginkan dari dia, aku dan keluarga anakku?” tanya zainab dengan nada marah.


Ia hanya tersenyum jahat kemudian menarik kembali kaca yang telah tertancap di lantai kayu tersebut.


“Crekkk” (suara kaca yang di cabut)


“Kata mu apa?” Jin tersebut kembali bertanya sambil berdiri dan menggengam kencang kaca yang sangat tajam tersebut. dengan wajah menyeramkan dan di penuhi darah maya melangkah mendekati zainab.


“Yang aku mau adalah membunuhmu” Ucapnya keras sambil menaikan puing kacang terebut menggunakan kedua tangannya layaknya ingin menancapkan tongkat di tanah.


“Matilah kau!” Teriakan keras di sertai gunjangan yang begitu hebat membuat seisi kamar hancur berantakan.


“Allahu akbar... allahhu akbar...”


Belum sempat ia melukai zainab tiba-tiba adzan subuh berkumandang. Jin yang ada dalam tubuh zainab kesakitan. melihat peristiwa tersebut membuat zainab semakin percaya akan pertolongan allah.


“Aaaaaaa” teriak Jin tersebut kemudian keluar dari badan maya.


“Brakkk!” Tubuh maya pun langsung terjatuh.


Saat itu juga zainab berusaha membangunkan badannya untuk menolong maya.


“Arghh” namun rasa sakit pada tubuhnya membuatnya tak mampu untuk bangun. Badannya lemas, kepalanya bertambah pusing, di tambah lagi darah yang masih terus keluar dari kepalanya.


***


Sementara itu Zakipun tiba-tiba terbangun dari tidurnya saat mendengar adzan subuh.


“Astagfirullah aku ketiduran.” Wajahnya panik takala ia melihat jam menunjukan pukul 04:30 Ia langsung berfikir tentang ibunya. pikirannya makin tak karuan.


“Lebih baik aku sholat subuh dulu sebelum kembali melanjutkan perjananan.” ucapnya dalam hati. sebelum ia mencari masjid tiba-tiba pemilik rumah tersebut keluar sambil membawa sajadah dan juga mukena.


“Hei kamu siapa?” Tanya seorang wanita tua pemilik rumah.


“Aku zaki mohon maaf aku mengagetkanmu bu.” jawabnya


“Ngapain kamu di depan rumah saya kaya maling saja” Tanyanya lagi dengan wajah yang begitu sinis.


“oh iya, sekali lagi saya minta maaf bu saya tadi numpang berteduh karena hujan lebat pas saya berteduh saya sampai ketiduran di kursi ibu, sekali lagi maaf ya bu saya juga gak enak kalau harus menggangu ibu dengan mengetuk pintu ibu karena kan memang sudah malam jga jd saya pikir malah nantinya saya mengganggu waktu istirahat ibu.” Jelasnya.


Wanita tersebut tidak bertanya apapun lagi kepada zaki ia terus memperlihatkan mimik wajah yang sinis kepadanya. Lalu pergi meninggalkan jaki sambil nyeloteh “Anak sekarang gak punya sopan santun”

Mendengar celotehan tersebut semakin membuat zaki merasa bersalah kemudian ia pergi dari kediaman wanita tersebut dan mencari musolah terdekat untuk dia sholat subuh.



Sesampainya di Musolah zaki mendengar warga setempat sedang membicarakan kematian seorang wanita.


“Tau ga? Bu lela yang judes itu kemaren malem mati bunuh diri di danau.” ucap zalah seorang warga di situ.


setelah menguping pembicaraan tersebut kemudian ia menghampiri warga di situ.


“Bu lela itu yang tinggal dirumah sana?” Tanya zaki sambil menujuk arah jalan menuju rumah wanita yang ia jadikan tempat berteduh semalam.


“Iya benar mas” Jawab mereka.


“Mati bunuh diri? Tidak mungkin, saya baru saja berbincang sama beliau tadi sebelum saya berangkat ke sini.” Ujar zaki penuh keheranan.


Warga setempat memperhatikan zaki dan kembali bertanya.


“kamu orang mana? Saya belum oernah lihat kamu sebelumnya?”


“Oh iya, saya zaki jadi tadi malam saya berteduh di rumah tua di tepi jalan sana dan saat subuh tadi saya bertemu wanita tua juga dan dia pemilik rumah tersebut. Mana mungkin dia sudah mati? karena baru saja saya tadi bertemu dengannya.” Jawab zaki


Warga tersebut kemudian berasumsi bahwa arwah lela gentayangan karena semasa hidupnya dia seorang pendukun.


“Pendukun? “ tanya zaki keheranan.


“Iya mas, banyak banget orang yang mati sama dia karena ulahnya nyantet sama guna-guna orang”


Saat warga tersebut berbicara seperti itu kemudian zaki bertanya kembali. “Kalau dia pendukun kenapa saya tadi bertemu dangannya dan dia membawa sajjadah dan mukena untuk sholat?”


Warga tersebut kemudian kembali menjawab bahwa lela adalah pendukun munafik dia kerap kali melakukan ibadah sholat untuk menutup-nutupi profesinya tersebut.


Setelah obrolan singkat tersebut kemudian mereka semua masuk ke mushola untuk melaksanakan sembahyang subuh.


Usai sholat subuh kemudian zaki melanjutkan perjalanannya. Jam menunjukan pukul 05:30 dia telah memperkirakan akan sampai ke rumah pada pukul 06:15.



***


Sesampainya di rumah Zaki terkejut melihat jendela rumah ibunya yang pecah, pintu rumahnya yang terbuka, dan juga pada saat ia masuk ke dalam semua keadaannya sangat kacau. barang-barang di rumahnya hancur bahkan sudah seperti gudang yang tak terurus.


“Ibuu!!” Teriak zaki sambil berlari dan masuk menuju kamar ibunya.


Betapa terkejutnya dia tatkala melihat ibu dan juga istrinya yang berbaring tak berdaya dengan darah yang sangat banyak menyelimuti keduanya.


Zaki menangis tak henti-hentinya setelah di cek urat nadinya ternyata mereka berdua sudah tidak bernafas lagi.


Bagaimana bisa 2 orang yang ia sayangi pergi begitu cepat.

Saat melihat jenazah sang istri yaitu, Maya zaki melihat keganjalan di mana wajah maya sama persis seperti sisil. (Sama di maksudkan disini ialah semua bekas luka dan juga memar di wajahnya sama seperti kondisi sisil saat itu) setelah itu zaki-pun berasumsi bahwa yang di maksud ibunya saat itu adalah ini.

“Maya di sihir sama seperti sisil” Ujar zaki dalam hati.


Setalah itu zaki-pun segera mengurus jenzah mereka.


“Yang sabar ya pak”

Semua warga yang datang ke kediaman zaki turut berbelasungkawa atas kematian ibu dan juga istrinya yang tidak di duga tersebut.


1BULAN KEMUDIAN.


Setelah kejadian itu Zaki seakan terauma dan dirinya bertekad tidak akan mau mengobati orang-orang lagi yang terkena gangguan jin atau sihir dan santet sekalipun. Namun kala itu Malik, teman yang sudah di anggap seperti keluarganya sendiri kembali menghubungi zaki.


“Tring’!!” (Suara telepon berdering)


Zaki pun mengangkat telepon tersebut.


“Hallo, assalamualaikum malik ada apa tumben menelopon nih.?” tanyanya.


“Zaki aku mau meminta bantuanmu lagi. Kali ini sangatlah serius” Ujarnya


“Bantuan apa malik? Kalau soal meruqyah lagi aku tidak mau, kau kan sudah tahu tentang itu.”


“Zaki aku mohon sekali ini saja, adik ku dafid kali ini ia mengalami gejala yang sama seperti sisil waktu itu. Apakah kamu mau membantuku?”


BERSAMBUNG….


JANGAN LUPA KOMEN DAN VOTE YA!!
Diubah oleh robbyrhy
profile-picture
aryanti.story memberi reputasi
4 0
4
GERBANG IBLIS (HOROR STORY)
25-02-2019 06:30
Wah, serem bener yak, coba kalo itu ane, pasti langsung ke ulama besar minta doa atau minggat dari tu daerah emoticon-Takut emoticon-Blue Guy Cendol (L)
0 0
0
GERBANG IBLIS (HOROR STORY)
25-02-2019 10:08
serem gila
0 0
0
GERBANG IBLIS (HOROR STORY)
25-02-2019 11:54
Quote:Original Posted By ryandead
serem gila


Wkwkw seserem apa gan? Jangan lupa share, vote dan rate ya makasih udh kasih komentar tentang gerbang iblis.
0 0
0
GERBANG IBLIS (HOROR STORY)
25-02-2019 17:03
akhirnya update juga by. poor Zaki emoticon-Turut Berduka
0 0
0
GERBANG IBLIS (HOROR STORY)
26-02-2019 00:21
jgn lama2 om updatenya..ntar pada lupa😉
0 0
0
Halaman 2 dari 5
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Hewan Peliharaan
ayam-kesayanganku
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia