alexa-tracking
Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c35c4f3a2d19539741bed1f/never-give-up-bb17
Lapor Hansip
09-01-2019 16:54
Never Give Up !!!
Past Hot Thread
Never Give Up

Never Give Up (BB17+)


PRAKATA
 

Halo agan/aganwati pencinta SFTH seluruh Bangsa dan Tanah Air.

 
Ane ngenal forum STFH dari temen kantor. Ane jadi tergugah untuk mencurahkan pengalaman dalam bentuk cerita. Semoga kalian berkesan dan gak sungkan memberikan gue anjuran dalam penulisan.

 
Ane tegaskan ini adalah cerita nyata (mau percaya, mau kagak. Terserah luh haha), hanya nama peran dan tempat sedikit ane modifikasi sedikit biar  menjaga privasi ane dan tokoh yg ane ceritakan.

 
Cerita ane mengandung sisi penuh kedewasaan, jadi hadapi dan baca dengan bijak sesuai anjuran dokter. Ane berusaha update sehari sekali dan semoga berkenan dihati dan naluri para pencinta STFH dimari.








Quote:DILARANG KERAS :

  1. Mengcopy, menyimpan dan memperbanyak lalu mempublikasikan cerita ini untuk hal apapun apalagi komersil.
  2. Mengcopy dan menyimpan lalu membelokkan (mengedit) isi cerita sehingga merubah esensi dari jalan cerita yang ada.
  3. Mengabaikan peringatan diatas dapat dianggap perbuatan melawan hukum dan ada konsekuensinya. Poin diatas sewaktu-waktu dapat dirubah tergantung situasi dan kondisi.



PROLOG

Hidup selepas masa kuliah itu dibilang enak dan gak enak, dari sisi financial jelas bagi beberapa orang masih ada yang dibiayain sama ortu dan banyak juga temen2 yang gak beruntung dibiarinin aja sama ortunya selepas masa kuliah. Sisi positifnya adalah kita bias belajar mandiri. Dan dari segi asmara gue belom pikir panjang soal itu hehe emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)
 
Panggil saja gue Angga, lulusan ilmu komunikasi dari sebuah kampus ternama di Jakarta Selatan. Dengan nilai IPK cukup tinggi sekitar 3.5 sekian, gue gak terlalu susah untuk mencari kerja. Gue diterima sebagai juru foto disalah satu perusahaan jurnalistik yang saat itu baru saja berdiri disekitaran Tebet.

Quote:
Tiiing Tuuuung!!! (Chat WA dari Pemimpin Redaksi)

Pemred : Kamu dimana bro?
Gue : Dikantor pak, baru sampe
Pemred : Kamu tolong liputan di Serpong ya jam 10.00 WIB, Ketemu dengan Pak Agung
Gue : Baik pak, Tapi saya ambil kamera dulu ya…
Pemred : Okay 86!!!


Yup, gue adalah seorang photographer lapangan. Tapi focus cerita ini bukan kerjaan gue tapi cerita asmara gue dan krn jadi seorang jurnalis jelas gue ketemu banyak orang dan wanita tentunya hehehe.

SEASON 1
-Permintaan Maaf Untuk Para Reader-

MULUSTRASI emoticon-Wow

Mulustrasi Para Pemeran

emoticon-Cendol Ganemoticon-Cendol Ganemoticon-Cendol Gan
Diubah oleh pejuangpetang
profile-picture
oetemon memberi reputasi
9
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Tampilkan isi Thread
Halaman 5 dari 7
11-02-2019 15:52
waduh kentang gan
-1
11-02-2019 15:53
kentang.. kentang.. kentang emoticon-Cape d... (S)
-1
12-02-2019 04:10
potato garden
-1
14-02-2019 10:48
kentang amat gan, lanjutkan dong😀
-1
16-02-2019 12:11
lancjoot gann
0
16-02-2019 12:53
jangan ada kentang ditrit becek kayak sebelah pak emoticon-Embarrassment
0
16-02-2019 13:30
Bajiruttt baru baca udeh ngakakemoticon-Ngakak (S)

Keep update ye brok
Salam buat neng okkyemoticon-Kiss (S)
0
16-02-2019 13:56
Ijin jemur celana yah gan, ane baru baca nih cerita marathon... Bagus ceritanya dan lagi2 bikin monster shukaku piaraan ane menggeram kaya singa... Hahahahaha

Lancrotkan fergusoo.........
0
19-02-2019 07:43
kena nya tanggung2 banget ibarat kepala baru nempel di bibir, eh di suruh tunggu bntr emoticon-Nohope
0
18-03-2019 16:09
Permintaan Maaf Untuk Para Pembaca

Pertama-tama gue mau ngucapin minta maaf sebesar-besarnya karena gue lama gak update dikarenakan gue harus menyelesaikan kewajiban pendidikan gue. yah walaupun pendidikan gak bisa dijadiin alesan tp ane berharap para reader dapat memahami kekurangan dan kesalahan ane yang masih polos ini. Oh ya, gak lupa buat berterima kasih kepada para suhu disini yang udah ngasih ijo2 dan temen2 yg hobbynya silent reader tanpa jejak, terima kacrooot atas atensinya.

Mulai detik ini, cerita kita lancroootkan emoticon-Ultah emoticon-Ultah emoticon-Ultah
3
18-03-2019 16:52
Tolong Ke Kamar Saya part. 1

Coldplay - Shiver
Quote:Mungkin udah cukup lama gue gak nulis, jadi harap maklum gaya bahasa dan pengucapan akan sedikit berbeda tentunya.

Setelah 1 bulan acara lamaran gue dengan Okky hubungan gue dengan Jessica lenyap gitu aja. Entah berapa kali telfon dan chat dari jessica gak gue tanggapin atau gue respon. Bukannya sok kegantengan atau sok paling dicariin, tapi namanya cowo yang udah berkomitmen dengan sebuah pertunangan yg sakral tentunya wajib kita jalankan.

Pekerjaan gue sebagai jurnalis, akhirnya berganti. Gue diminta "staf ahli" oleh seorang anggota dewan yang sempat jadi narasumber gue dulu. Gue ditempatkan sesuai bidang gue, yaitu staf ahli pemberitaan, kebetulan anggota dewan tersebut suka banget bikin sensasi dibeberapa media online, cetak, hingga TV. Tim gue terdiri dari 5 orang dengan berbagai keahlian dari bidang keamanan hingga sekretaris pribadi (SESPRI). Dan dicerita ini sang anggota dewan akan sering gue panggil "Bapak" karena dia sanagat senang dipanggil seperti itu.

Genap 1 minggu gue menjalankan tugas sebagai seorang staf ahli anggota dewan, gak terlalu banyak kerjaan tapi lebih banyak menasihati "Bapak" agar tidak terlalu sering membuat statement negatif di publik agar elektabilitasnya tetap terjaga dan tidak dicap sebagai pembuat sensasi seperti wakil rakyat yang lain.

Beberapa hari kemudian, gue diminta oleh "Bapak" untuk menemani dirinya untuk kunjungan ke Surabaya, kota yang gak akan gue lupakan seumur hidup gue dan gue sangat senang ke kota tersebut untuk bernostalgia atau sekedar wisata kuliner.

Tibalah gue didalam pesawat yang dikelola oleh maskapai ber-plat merah dan gue sebangku dengan "Bapak", entah apa alasannya saya diminta untuk sebangku dengannya.

Quote:Bapak : Maaf saya tadi telat, jalanan Jakarta makin gak karuan.
Gue : Gapapa pak, saya juga hampir telat. Untung akses saya kebandara agak lancar krn lewat jalan biasa.
Bapak : Baguslah, yang penting kita semua komplit
Gue : Iya pak, Alhamdulillah...
Bapak : Gimana dengan pidato saya nanti, sudah kamu siapkan ?
Gue : Ssss....ssuuu...daaah pak *dengan sedikit terbata-bata
Bapak : Baiklah, saya mau tidur dulu nanti malam kamu bawa kekamar saya untuk saya pelajari
Gue : Siap pak!

Sekejap mata gue langsung melirik "Sespri" si Bapak.

Oh ya, gue belom memperkenalkan si Sespri ini, Namanya Adinda biasa dipanggil Adin. Dia gadis asal bandung dengan ciri khas wanita sunda tentunya, putih, mulus, walau gak terlalu tinggi, tapi dia punya wajah yang cantik. Maklum lah masa sekretaris gak cantik.

Adin langsung memberikan kode permintaan maafnya tanpa bersuara karena takut si "Bapak" bangun dan mengetahui ini semua kelalaiannya. tiba diperjalanan dan masih dalam pesawat doi memberikan sebuah note diselembar kertas.

Mas, tar sesampainya di Surabaya tolong kekamar saya yaa. Pliss!!! emoticon-Wowcantik emoticon-Wowcantik emoticon-Wowcantik
Diubah oleh pejuangpetang
profile-picture
1620sore memberi reputasi
1
18-03-2019 21:18
hajarr laahh mas jangan kasih kendor kwkwkw
0
19-03-2019 00:44
Baru nongol udeh ke kamar
Sikat leeeemoticon-Goyang
1
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 15
19-03-2019 08:38
akhirnya update juga nih haha, lanjutkan gan
0
19-03-2019 11:59
Tolong Ke Kamar Saya part. 2

Maroon 5 - She Will Be Loved

Setibanya landing dengan selamat di Bandar Udara Internasional Juanda, kami langsung disambut oleh beberapa orang dari Pemda setempat dan ajudannya serta langsung diarahkan menuju mobil yang telah disiapkan dipintu depan terminal kedatangan. Mobil khas pejabat berwarna hitam mengantarkan kami menuju sebuah restaurant khas Jawa Timur-an yang namanya sering gue denger padahal belom pernah ke kota ini sebelumnya.

Perbincangan basa basi ala pejabat terjadi ditengah sibuknya para pelayan membawakan menu makanan yang telah dipesan. Lobi-lobi khas anggota dewan merupakan hal yang lumrah, entah tujuannya demi rakyat atau kantong pribadi. Saya saat itu mulai berputar otak tentang tema pidato yang akan saya buat, namun gue bukan Bandung Bondowoso yang bisa bikin hal yang mustahil menjadi kenyataan dalam semalam.Tapi demi menjaga karir yaa apa boleh buat.

Makan telah habis disantap tanpa tersisa, paling tinggal sambal dan krupuk. Kepulan asap rokok kretek hingga rokok ber-filter mewarnai tawa canda para pejabat ini. Gue ditengah mereka mencoba keluar restaurant untuk menenangkan pikiran dan tiba-tiba Adinda menyusul.

Quote:Adinda : Mas Angga, maafin yaa gue lupa bilang sama lo mas soal pidato Bapak.
Gue : Ya dah gapapa, anggep aja ujian karir gue din.
Adinda : Syukurlah mas mau ngertiin.
Gue : Pokoknya nanti traktir gue yaa din heheh
Adinda : Untuk hal urgent kaya gini, gue kasih apa aja yang lo mau mas
Gue : Okay siap *berusaha positif


Beberapa saat kemudian rombongan kami siap melanjutkan perjalanan ke hotel, namun kali ini dikawal dengan voorijder dari Polantas Surabaya. Siang ini Surabaya cukup macet dan ramai aktifitas. Sebuah pemandangan yang tidak jauh beda dengan Jakarta. Sesaat kemudian tibalah gue disebuah hotel mewah berbintang. Rombongan gue langsung check in dan tidak memperdulikan barang karena pasti dibawakan oleh roomboy hotel.

Rombongan gue menyewa 5 kamar. 1 untuk Bapak, 1 untuk Adinda, dan 1 untuk gue. sisanya buat para staf lain yang gue gak mau nama mereka ada dicerita ini. karena setau gue mereka hidupnya lurus dan jauh dari kata maksiat hehehe.

Setelah masuk kamar dan mengecek barang bawaan, HP gue berbunyi agar segera mempersiapkan pidatonya sebelum tengah malam dan beliau berpesan agar para staf dapat beristirahat hingga acara esok pagi. Sungguh pimpinan yang bijak menurut gue, tapi dengan tugas penulisan pidato tentunya gue gak akan bisa istirahat dan tak sadar gue pun terlelap di kasur hotel yang cukup empuk ini.

skip...skip...skip

Perlahan kesadaran gue terbangun berkat suara yang cukup berisik dan sebuah lagu dari Maroon 5 - She Will Be Loved yang turut ambil andil. Sesosok wanita yang cukup gue kenal menggunakan jersey basket NBA dilengkapi celana hotpants berbahan jeans. ya, dialah Adinda. sekretaris pribadi anggota dewan yang hari ini hampir membuat karir gue tamat.

Quote:Adinda : Mas banguuuuunnn udah mau jam 7
Gue : Iya bentar sabar gue masih ngantuk
Adinda : Dasar jorok tidur masih pake baju yang sama, pasti belom mandi?
Gue : Gak mandi aja keren gini apalagi gue mandi.
Adinda : Cepetan mandi kita buat pidato
Gue : Iya bentar, sana keluar dulu *bentak gue
Adinda : Okay tar kalo udah kelar miscall gue aja yaa.
Gue : Gak, tar gue yang kekamar lo


Gue baru sadar sedari tadi gue gak ngabarin Okky, dan ternyata doi juga cukup sibuk tampaknya. Hanya 2 chat dan 1 miscall dari dia. Gue sih ngerasa semenjak dia ambil S2 jadi agak sibuk dan ditambah pekerjaannya yang memang menyita waktu. Setelah mandi dan berpakaian santai serta membawa laptop, gue langsung menuju kamar Adinda yang letaknya hanya berbeda 1 kamar. Sebuah pemandangan yang aduhai pas gue melihat si Adinda sedang memegang sebuah botol minuman beralkohol berjenis whiskey favorit gue.

Adinda memberikan gue segelas penuh whiskey dicampur dengan Col* agar bisa meredakan otot katanya. gelas demi gelas telah habis sama gue dan Adinda, terlihat botol whiskey pun ternyata telah habis setengah. Gue pun berusaha konsen kembali untuk mengerjakan pidato. Adinda tampak mulai mabok dan terlelap. gue mengerjakan pidato tersebut dibantu oleh temen gue di Jakarta via telpon dan tak kerasa kerjaan ala Roro Jonggrang selesai semalam pun berhasil.

Wajah imut milik Adinda sempat membuat ingatan gue terhadap Jessica muncul, walaupun Adinda lebih tomboy tapi perawakannya hampir tebilang mirip ditambah rambut panjang sepunggung yang menambah kecantikannya. Beberapa saat gue berusaha berusaha untuk merapihkan barang-barang gue dan merapihkan kamar Adinda agar gue bisa cepat istirahat. Cukup kaget ketika sebuah tangan menarik baju gue dan berkata,

Mas, temenin gue dulu, gue gak mau malam ini sendiri, Gue butuh temen....
2
19-03-2019 12:26
lanjutannya ternyata bikin menggelero....hajar gan !!emoticon-Wink emoticon-Wink
0
Lihat 1 balasan
19-03-2019 14:29
Tolong Ke Kamar Saya part. 3

Barry Manilow - I Can't Smile Without You

Mas, temenin gue dulu, gue gak mau malam ini sendiri, Gue butuh temen....

Yah itu lah kalimat sakti yang dilontarkan oleh Adinda dan juga dilakukan beberapa wanita yang bikin pria gagal fokus hehehe...

Siapa sangka Adinda yang gue pikir hidupnya lurus-lurus aja, bahkan berkesan tomboy malah ngajakin gue minum dan minta gue juga untuk tetep ada disini. Soal cincin pertunangan gue juga gak pernah gue pasang dan soal status belom ada yang tau kecuali keluarga gue karena sama sekali gue gak update di sosmed ataupun bikin acara lamaran gede-gedean.

Terlintas kepikiran tentang si "bapak" apa dia denger kalo malam ini gue dikamar Adinda, kalo dia tau pasti gue udah diusir dan dipulangkan ke jakarta. Ya memang sih belum terjadi apa-apa antara gue dan Adinda, tapi takut akan fitnah orang aja. Andaikan dia tau pun, toh Adinda juga tak ada hubungan apa-apa dan mereka menjalin hubungan yang profesional, ditambah istri si Bapak lebih cantik dari Adinda, konon mantan model dan berdarah Indo.

skip...

Adinda yang mulai terlihat mabuk semakin menampakan aura-nya yang terbilang cukup "wild". Dengan rambut panjang terurai dan wajah yang tanpa make up namun terlihat cantik, sudah cukup membuat gue lupa akan status yang gue milikin sekarang. Gundukan pegunungan-nya tampak terlihat jelas muncul dari atas jersey basket NBA yang dipakainya. Mungkin dia dengan keadaan seperti karena sedang tidak sadar atau mabuk, tapi beberapa kali dia menanyakan perihal tentang naskah pidato yang menjadi PR buat gue karena kesalahannya. Posisi Adinda sekarang duduk disebelah gue dan bersandar di pundak gue yang agak sedikit berlemak.

Quote:Adinda : Makasih udah mau ngerjain apa yang gak mesti lo kerjain mas...
Gue : Ya gapapa, malah gue mikir ini tantangan gue karena selama ini gue gak pernah buat naskah pidato buat Bapak.
Adinda : Tapi lo seneng kan akibat naskah kita jadi berduaan, biasanya kan dikantor lo cuma bertemen sama mas T*mo.
Gue : Ih enak aja, gue tuh kesini karena gue mau minta bantuan kerjasama tau.
Adinda : Kok, klo mau kerjasama malah ngeliatin t*ket gue mulu mentang-mentang punya gue gede.
Gue : ............
Adinda : Kok diem? pengen yaa? gue kunci pintu dulu yaa mas

dan Sebuah kecupan kecil namun manis mendarat tepat di pipi gue

cekrek... Pintu hotel terkunci rapat

Adinda berjalan perlahan menuju sofa tempat kita duduk tadi, satu per satu pakaian yang dia kenakan terlepas dan menyisakan tangan yang menutupi bagian terlarang. Satu per satu kata hati muncul untuk menolaknya tapi langkah kaki Adinda yang mendekat menguatkan tekad mengakhiri malam ini dengannya. Bentuk tubuh proprsional, putih, bersih, dan ternyata ada tattoo bergambar tinkerbell di paha kirinya dan akhirnya dia berada tepat dihadapan gue dengan tangan yang tak lagi menutupi area terlarangnya.

Nafas gue dan Adinda sama-sama terpacu, tak ada kata maupun kalimat yang terucap, hanya sebuah alunan lagu dari Barry Manilow - I Can't Smile Without You. Perlahan namun pasti Adinda melucuti semua yang gue kenakan dan akhirnya 2 insan manusia yang berbeda jenis kelamin saling bertatapan tanpa ada yang menghalangi atau menyelimuti sekalipun. Mata yang menjadi daya tarik Adinda makin terpancar malam ini, dikombinasikan senyum manis dan bibir agak tebal membius gue untuk melupakan Okky sejenak. Kedua tangan Adinda melingkar dileher gue dan berkata...

Aku milikmu malam ini mas


1
Lapor Hansip
19-03-2019 14:36
Balasan post jaykoko
Selamat menikmati hidangannya gan
2
19-03-2019 15:32
lanjutkan, jadikan aku milikmu juga mas #eh emoticon-Hammer2
0
Halaman 5 dari 7
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
teror-hantu-penunggu-tpu
Stories from the Heart
halte
Stories from the Heart
santri-be-happy
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.