alexa-tracking
Games
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b8534ef1cbfaa5d068b4568/pantaskah-esports-masuk-ke-dalam-cabang-olahraga-asian-games
Lapor Hansip
28-08-2018 18:41
Pantaskah ESPORTS masuk ke dalam cabang olahraga Asian Games ?
Past Hot Thread
Pantaskah ESPORTS masuk ke dalam cabang olahraga Asian Games ?

Olahraga koq gak pake otot ?

Olahraga koq gak bikin keringet ?

Olahraga cuma jempol nya doang ?

Begitulah nyinyiran netizen mengenai masuk nya e-sports ke dalam salah satu cabang olahraga di Asian Games 2018


Maka muncul lah pertanyaan mendasar dari ane :
Pantaskah E-Sports masuk sebagai cabang olahraga Asian Games 2018 ?

Beberapa dasar agar masuk ke dalam cabang olahraga di pertandingan Asian Games maupun Olimpiade :

Quote:1. Ada turnamen rutin yang digelar
Pantaskah ESPORTS masuk ke dalam cabang olahraga Asian Games ?

Agar pemain dapat mewakili negara, tentu harus ada jenjang kualifikasi sehingga terpilih pemain mana yang paling jago atau yang paling pantas di game masing-masing. Nah, yang perlu diatur lebih lanjut dan harus bekerja sama dengan developer / publisher game masing-masing adalah bagaimana mengatur adanya turnamen official / resmi yang bersifat rutin.

Mungkin turnamen e-sports yang menjadi panutan dan sangat familiar untuk gamers Indonesia adalah turnamen dota2, dimana turnamen berlangsung selama setahun dan dibagi menjadi turnamen major dan minor. Untuk masuk ke dalam turnamen major, tentu saja ada syarat bahwa team tersebut harus memenangkan beberapa pertandingan minor, hal ini agar tercipta regenerasi untuk team-team baru yang ingin bergabung atau ingin menjadi pro team. Begitu juga sebaliknya, team yang sudah tergabung dalam grup major, biasanya dilarang untuk mengikuti turnamen minor. Karena ini untuk mencegah agar pro team tidak mengikuti semua turnamen yang diadakan hanya karena ingin mengincar hadiah semata (bounty hunter)


Quote:2. Ada wadah organisasi yang menaungi
Pantaskah ESPORTS masuk ke dalam cabang olahraga Asian Games ?
Sama seperti sepakbola Indonesia yang memiliki PSSI, Bulutangkis Indonesia yang memiliki PBSI dan Basket Indonesia yang memiliki wadah PERBASI.

Begitu juga dengan e-sports Indonesia yang memiliki IESPA untuk mewadahi semua turnamen e-sports di Indonesia. Memang fungsi IESPA masih bersifat abu-abu karena banyak turnamen yang tidak terdaftar di IESPA dan apa bentuk dukungan yang diberikan untuk team-team pro Indonesia. Apakah mereka bisa mengatur untuk sparing atau lawan tanding dengan team pro di luar negeri sehingga menambah pengalaman team Indonesia


Quote:3. Olahraga tidak hanya sekedar otot tapi juga otak
Pantaskah ESPORTS masuk ke dalam cabang olahraga Asian Games ?

Setiap cabang olahraga membutuhkan strategi agar dapat menang dari lawan nya, bahkan olahraga seperti sepeda saja memiliki strategi team agar dapat menang.

Nah, seperti yang diketahui tahun ini, Asian Games memiliki cabang olahraga baru yaitu Bridge, dimana hampir sama seperti e-sports yang tidak memerlukan otot tapi otak untuk memenangkan pertandingan. Bahkan untuk olimpiade, Bridge dan catur juga dijadwalkan untuk masuk ke dalam cabang olahraga. Begitu juga dengan e-sports yang didaftarkan untuk mengikuti di Olimpiade



Quote:4. Ada pemain dan komunitas yang terbentuk
Pantaskah ESPORTS masuk ke dalam cabang olahraga Asian Games ?

Ini merupakan salah satu faktor yang penting, seperti yang kita ketahui games itu seperti memiliki 'usia' dimana para pemain nya sudah merasa bosan dan meninggalkan games itu sendiri dan beralih ke games lain nya yang sedang booming. Pemain akan tetap bermain apabila mereka sendiri ada komunitas atau grup untuk main bareng.

Disinilah peran penting devoloper games itu sendiri, bagaimana mereka menjaga ekosistem dari games itu, mendengarkan keluhan para pemain dan melakukan update secara berkala sehingga pemain tidak merasa bosan.
 
Regenerasi juga penting untuk games yang dimainkan, apabila tidak ada lawan baru yang masuk maka penonton juga merasa bosan karena yang bertanding hanya dia-dia saja yang bertanding


Nah, pertanyaan selanjutnya,

siapakah developer atau publisher yang mulai peduli & mau bekerja sama

dengan perkembangan e-sports di Indonesia ?


Berdasarkan thread yang ane baca juga di kaskus : Mau berharap apa jadi atlet e-sports Indonesia ? dan nasib Timnas AOV Indonesia di Asian Games maka ane dapet beberapa kesimpulan :

Menilai dari kekalahan yang sangat cepat dari Timnas AOV Indonesia dan ini bukan hanya games AOV tapi juga Dota 2, PUBG n dll. Team-team esports Indonesia sangat cepat tergusur dari pertandingan international, kenapa ? Kurang nya jam terbang dan sparing dengan lawan-lawan yang berasal dari luar negeri merupakan alasan utama. Alur permainan (meta) team luar negeri sangat berbeda jauh dengan yang biasa dilakoni oleh team-team lokal. Kombo hero team luar negeri sangatlah di luar kebiasaan pada umumnya.


Quote:Tencent Games turun tangan untuk Indonesia
Pantaskah ESPORTS masuk ke dalam cabang olahraga Asian Games ?
Tencent menyadari bahwa Indonesia memiliki peluang untuk berkembang, melihat dari sejarah bahwa tidak sedikit orang berbakat yang berasal dari Indonesia, seperti hampir setiap tahun adanya pelajar Indonesia yang menyumbangkan emas di olimpiade sains. Selain itu, banyak juga orang Indonesia yang tidak ter ekspose yang berhasil berkarya di luar negeri

Nah, Tencent sendiri mengumumkan secara resmi bahwa mereka akan membagi turnamen AOV menjadi 2 tingkatan, yaitu major dan minor. Di mana untuk minor sendiri ada turnamen untuk para pelajar, yaitu Arena Pelajar Indonesia. Ada juga untuk para perempuan, yaitu Princess Cup. Sedangkan untuk turnamen major alias team yang sudah memiliki pro player atau sudah sering bertanding, maka akan mengikuti liga mereka, yaitu ANC (AOV Nation Championship) di beberapa kota di Indonesia.

Pantaskah ESPORTS masuk ke dalam cabang olahraga Asian Games ?
Para pemenang ANC dari beberapa kota akan mengikuti ASL (AOV Star League), dimana pemenang ASL sendiri akan ditandingkan di kejuaraan International mereka. Tentu saja mereka harus menjadi yang terbaik dahulu untuk region South East Asia (Asia Tenggara) dan Asia.

Selain itu, Tencent AOV berniat membuat boot camp alias pusat pelatihan sehingga para pro player yang dimiliki oleh Indonesia memiliki tempat untuk berlatih, adu tanding dan membahas permainan mereka selama ini. Tentu saja untuk boot camp ini akan mendatangkan beberapa pelatih luar negeri sehingga membantu para pemain Indonesia menjadi lebih berkembang.
Pantaskah ESPORTS masuk ke dalam cabang olahraga Asian Games ?
Bagaimana dengan orang Indonesia yang tidak bisa main AOV ?

Tentu saja, tidak semua orang bisa berhasil menjadi pro team. Tetapi apabila kalian menyenangi game AOV, kalian bisa saja menjadi caster dimana Tencent juga menyediakan jenjang karir untuk menjadi caster alias komentator pertandingan AOV itu sendiri. Mungkin dimulai dari caster untuk pertandingan amatir terlebih dahulu hingga menjadi caster national maupun international untuk game ini

Selain itu ada jenjang karir untuk para pelatih team AOV, yup ! kalian bisa belajar tentang bagaimana menjadi pelatih dimana membantu untuk menjadi 'mata ketiga' dari pemain yang bertanding, membantu para pemain menentukan sususan hero yang digunakan ketika bertanding serta belajar untuk membantu menjaga mental para pemain agar tetap terjaga meskipun dalam kondisi kalah.
Pantaskah ESPORTS masuk ke dalam cabang olahraga Asian Games ?
Untuk para cosplayer, juga disediakan jalan agar dapat go-international, bukan hanya menjadi cosplayer lokal tetapi akan diundang untuk disetiap acara Tencent AOV di beberapa belahan dunia sehingga para cosplayer ini juga mendapatkan ilmu dari cosplayer-cosplayer international.
Pantaskah ESPORTS masuk ke dalam cabang olahraga Asian Games ?

Keren kan ? tidak hanya itu, Tencent juga berjanji untuk membentuk ekosistem e-sports Indonesia. Dimana mereka akan membantu untuk menaikan kesejahteraan pemain, pelatih dan cosplayer. Jadi mereka membantu untuk membentuk harga pasar untuk harga transfer pemain dan pelatih serta minimal pembayaran para cosplayer AOV. Hal ini sudah terbukti berhasil di China sendiri, dimana ada satu pemain AOV, yaitu Zhang 'Lao Shuai' Yuchen yang berhasil memecahkan transfer $ 1,2 juta atau setara 16 milliar rupiah untuk pemain moba mobile


Ane pikir ini adalah peluang bagus dan gamers perlu bersatu

karena setelah Asian Games akan ada Olimpiade dan AOV sendiri sedang dipertimbangkan

untuk masuk menjadi salah satu games e-sports yang dipertandingkan


Gimana menurut agan-agan ?

Pantaskah Esports masuk cabang olahraga Asian Games bahkan Olimpiade ?

&

Apakah langkah Tencent untuk membantu gamers Indonesia ini sangat membantu ?


#GamersBersatuUkirSejarahBaru

#FightForIndonesiaGlory

emoticon-I Love Indonesia

emoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesia




Polling
345 Suara
Pantaskah ESPORTS masuk cabang olahraga Asian Games ? 
Diubah oleh cabau
0
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Tampilkan isi Thread
Halaman 22 dari 23
13-09-2018 21:38
Sebenernya semua udah memenuhi standar olimpiade
Cuma 1 peraturan jadi penghalang, "dilarang ada unsur kekerasan"
0
Lihat 4 balasan
Lapor Hansip
13-09-2018 21:40
Balasan post vronforaktivis
Quote:Original Posted By vronforaktivis
Sebenernya semua udah memenuhi standar olimpiade
Cuma 1 peraturan jadi penghalang, "dilarang ada unsur kekerasan"


anjir kekerasan gmna kagak lah kalau kek gitu gmna dengan sepak bola gan ??
0
Lapor Hansip
13-09-2018 21:40
Balasan post grey.onigiri
Quote:Original Posted By grey.onigiri


preketek wkwkwkwk ngrep cuk emoticon-Ngakak (S)


Sebenernya si sarah yg ngarep jadian sama gw
Karena ketamvanan ane yg sebanding baginda yorn
0
Lapor Hansip
13-09-2018 21:41
Balasan post grey.onigiri
Quote:Original Posted By grey.onigiri
kalo semuanya uda jelas sih ada organisasi ada yang menaungi tournament yang berkesinambungan sih layak kok


Sebenrnya udah lama iesPA dibentuk
Sebelum ada wacana masuk asian games
0
Lapor Hansip
13-09-2018 21:43
Balasan post grey.onigiri
Quote:Original Posted By grey.onigiri


anjir kekerasan gmna kagak lah kalau kek gitu gmna dengan sepak bola gan ??


Beda gan, maksudnya peraturan di gim2 moba kan wajib membunuh musuh.
0
Lapor Hansip
13-09-2018 21:43
Balasan post vronforaktivis
Quote:Original Posted By vronforaktivis
Sebenernya semua udah memenuhi standar olimpiade
Cuma 1 peraturan jadi penghalang, "dilarang ada unsur kekerasan"


Iya ane ga sanggup liat DS digebukin
Kasian emoticon-Mewek
0
Lapor Hansip
13-09-2018 21:44
Balasan post vronforaktivis
Quote:Original Posted By vronforaktivis


Beda gan, maksudnya peraturan di gim2 moba kan wajib membunuh musuh.


Gak wajib kok gan
Asal tower ancur aja emoticon-Hammer2
0
Lapor Hansip
13-09-2018 21:46
Balasan post vronforaktivis
Quote:Original Posted By vronforaktivis


Sebenrnya udah lama iesPA dibentuk
Sebelum ada wacana masuk asian games



soalnya bakal ngerti juga prospek kedepan esport
0
14-09-2018 22:27
Pantes gak nya tergantung eksibisi kemarin
Kalo dinilai berhasil ya pantes
0
Lihat 1 balasan
14-09-2018 22:28
untuk jaman sekarang mah pantes banget di eropa esport sudah seperti olahraga di gandrungi kalo fisini emang masih aneh aja sih banyak yang pemikirannya masih belum kebuka
0
Lihat 2 balasan
14-09-2018 22:29
Pantas harusnya gan
Soalnya banyak juga event olahraga di luar yg masukin esport
0
Lihat 4 balasan
Lapor Hansip
14-09-2018 22:29
Balasan post lilkid88
Quote:Original Posted By lilkid88
Pantes gak nya tergantung eksibisi kemarin
Kalo dinilai berhasil ya pantes


berhasil bnget kmrrn yang jadi organizer nya dari tencent ya
Diubah oleh ivanibrhm
0
Lapor Hansip
14-09-2018 22:30
Balasan post ivanibrhm
Quote:Original Posted By ivanibrhm
untuk jaman sekarang mah pantes banget di eropa esport sudah seperti olahraga di gandrungi kalo fisini emang masih aneh aja sih banyak yang pemikirannya masih belum kebuka


Soalnya disini masih berfikir sport itu berhubungan sama otot
Harus berhubungan sama fisik
0
Lapor Hansip
14-09-2018 22:31
Balasan post brewokers
Quote:Original Posted By brewokers
Pantas harusnya gan
Soalnya banyak juga event olahraga di luar yg masukin esport


iya negara2 maju seperti amerika uda berkwmbang pesat ,
0
Lapor Hansip
14-09-2018 22:32
Balasan post brewokers
Quote:Original Posted By brewokers
Pantas harusnya gan
Soalnya banyak juga event olahraga di luar yg masukin esport


Soalnya di gim eropa udah banyak yg diakui esport
Kemarin di asian games kan harus gim dari asia
0
Lapor Hansip
14-09-2018 22:32
Balasan post lilkid88
Quote:Original Posted By lilkid88


Soalnya disini masih berfikir sport itu berhubungan sama otot
Harus berhubungan sama fisik


nah itu mksud ane wkwkw
0
Lapor Hansip
14-09-2018 22:32
Balasan post lilkid88
Quote:Original Posted By lilkid88


Soalnya di gim eropa udah banyak yg diakui esport
Kemarin di asian games kan harus gim dari asia


clash royale itu kan dari finlandia ,
0
Lapor Hansip
14-09-2018 22:33
Balasan post ivanibrhm
Quote:Original Posted By ivanibrhm


iya negara2 maju seperti amerika uda berkwmbang pesat ,


Eropa yg lagi hot gan
Kalo amerika masih mirip disini
Mereka lebih suka olahraga fisik
0
11-02-2019 11:09
Bernard hardcore pc gamer nggak setuju sama sekali...
0
13-02-2019 04:07
es sepot juga melatih saraf motorik agar lebih peka emoticon-Big Grin
0
Halaman 22 dari 23
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.