alexa-tracking
Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
1024
1024
KASKUS
51
244
5 stars - based on 17 vote 5 stars 0 stars
https://www.kaskus.co.id/thread/5baa4f90dcd7702c588b4567/a-road-to-be-me
Lapor Hansip
25-09-2018 22:09
a Road to be Me
Past Hot Thread
a Road to be Me



a Road to be Me





Pesan Penulis



Manado, di pertengahan tahun 2004,


Road to J*****
Diubah oleh zpy
17
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Tampilkan isi Thread
Halaman 53 dari 63
Lapor Hansip
12-02-2019 02:29
Quote:Original Posted By zpy


di jayapura sendiri waktu gw tinggal disana cukup banyak warga pendatang karena banyak BUMN yang kantor pusatnya di jayapura, dan tau sendiri banyak BUMN yang suka mutasi pegawainya keseluruh indo, contohnya nadia yang meski lahir di jayapura dia asli manado, riri campuran manado sama sumatra, aliya asli padang, dll
mungkin kalau lagi mood nanti ane roling lagi foto asli tokoh yang ada di cerita ini,


Oh pantesan , agak aneh aja secara kan yang orang awam tau orang daerah sana , ga seperti tokoh" diatas
Oke thanks gan
1
Lapor Hansip
12-02-2019 11:12
Weh kece
1
Lapor Hansip
12-02-2019 12:52
Ini sih yg paling gua suka dari sfth, ada mulustrasi nya
Masih nunggu masa masa kuliah bang ryan nih, sama datang nya pemain pemain baru. Ijin nenda emoticon-Blue Guy Peace
1
Lapor Hansip
12-02-2019 13:58
BAB 2 - 1

Deru suara mesin yang menyakitkan telinga menembus headset yang sedang gw pakai, cabin pesawat bergetar hebat saat pesawat sedang melesat di runway bandara Sentani dan perlahan mereda saat pesawat telah mencapai kecepatan yang cukup untuk mengangkat bobot pesawat yang berat ini, gw masih memandangi bandara yang kecil itu perlahan mulai menghilang seiring pilot pesawat melakukan manuver belokan tajam kearah kiri yang kini membuat tampilan di jendela gw hanya gumpalan awan yang menghiasi langit biru, pesawat masih merangkak naik guna mencapai ketinggian ideal untuk menjelajah angkasa meninggalkan kenangan dari kota dan segala isi di dalamnya, terlebih meninggalkan seseorang yang belum ada sebulan ini resmi menjadi pacar gw dengan bermodal sebuah sms, tapi gw yakin ini bukan seperti Dejavu dengan Livia, semoga.

"Tung"
Bunyi suara pertanda lampu kenakan sabuk pengaman telah dipadamkan seakan menarik alam bawa sadar gw yang tadi tertinggal kini kembali masuk ke pikiran gw, no turning back, pesawat sudah mengudara dengan sempurna menuju Semarang tapi sebelumnya harus transit di bandara Sultan Hasanudin Makassar. Gw pasang headset dikedua telinga gw jari gw sibuk memainkan Hp Sony Erickson W850 yang baru genap 2 minggu gw beli di gramedia(iya gramedia toko buku) hp ini punya kualitas suara terbaik di jamannya, jauh mengalahkan varian Nokia terbaru yang sedang merajai pasar saat itu, gw buka music player dan lagu "Lady Rose" dari Superman Is Dead memenuhi telinga gw dan menusuk sampai ke otak memberikan perasaan rileks untuk mencoba tidur sejenak dari kebosanan penerbangan sekitar 3 jam mendatang.





Lengan gw terasa bergoyang hebat membuat gw tersadar dari alam mimpi, mata gw terbuka perlahan dan melihat raut wajah nyokap gw yang rencananya akan mengantar gw ke salatiga terlihat ketakutan. Belum sempat gw bertanya "kenapa?" jantung gw terasa seperti tertinggal saat tiba-tiba pesawat menurunkan ketinggian secara tiba-tiba, gw terkejut dan semua nyawa gw kini kembali kedalam diri gw, kini gw 100% sudah sadar.

Nyokap gw gak mengomong apa-apa hanya raut gelisah dan ketakutan jelas terlihat dari wajahnya, tapi ternyata bukan cuma nyokap gw, para penumpang di sekeliling gw pun terlihat dan terdengar panik bertanya-tanya, suara captain pilot yang coba menenangkan para penumpang pun sepertinya tidak di gubris oleh para penumpang, gw mencoba tenang dan berlaku normal di depan nyokap gw agar dia bisa lebih tenang, gw gak mau panic attack nyokap gw kambuh sekarang,

Quote:
"tenang aja mah, ini paling cuma karena masuk awan aja makanya ada turbulensi, biasalah" gw bersikap seperti biasa bahkan sambil memakan sepotong roti, berkat pengalaman terbang gw menerbangkan pesawat twin otter sampai boeing(di flight simulator) gw cukup mengerti turbulensi seperti ini normal terjadi mengingat gumpalan awan tebal terlihat di luar kaca jendela gw

"biasa apanya, tuh dengar yan suara mesinnya" suara mesin pesawat terdengar seperti empot-empotan(bahasa indonesianya apa ya?) kadang keras, kadang pelan begitu juga dengan ketinggian pesawat yang terasa kadang naik turun

"iya itu pilotnya lagi coba menghindar dari awan tebal, makanya kadang pesawatnya naik kadang turun" gw sambil membayangkan betapa repot si pilot sekarang sedang memainkan tuas throttle tak lupa gw masih melahap sepotong roti yang masih ada setengah ini

"Ryann, kamu ini masih sempat-sempatnya makan di saat kayak begini" gw malah kena marah nyokap gw yang sepertinya terganggu dengan sikap acuh gw

"ya kan kalau sampai kenapa-kenapa setidaknya aku udah makan mah" candaan gw dibalas pukulan ke tangan gw

"huuuusssss" pekik nyokap gw dengan wajah cemas,


kondisi pesawat masih berlanjut seperti ini selama beberapa menit, dan gw sudah memasuki potongan roti yang kedua, dan tiba-tiba semua lampu di dalam cabin mati dan suara mesin pesawat terdengar semakin menghilang, suasana cabin mulai bahkan lebih riuh ada yang terdengar panik, ada suara anak kecil yang menangis dan terdengar doa-doa mulai berkumandang salah satunya terdengar dari nyokap gw, setelah beberapa detik gw melihat sesuatu yang aneh di dalam cabin, gw duduk di seat sedikit dibelakang sayap, gw melihat cabin di bagian depan perlahan semakin turun kebawah, teriakan panik penumpang semakin terdengar bahkan di mata nyokap gw sudah mulai terlihat airmata sambil memegangi dadanya, cabin bagian bawah semakin terlihat tengelam diantara sandaran kepala kursi penumpang yang ada di depan gw pertanda pesawat semakin menukik kira-kira 10-15 drajat, gw gak lagi bisa bersikap biasa wajah gw kini menegang sambil masih memegang potongan roti yang kini gw abaikan, ya gw juga ketakutan, apakah ini akhir dari perjalanan gw? gw membatin, "Feli" gw berguman pelan menyebut nama pacar gw sambil dipikiran gw terbayang senyum manja nan polos Feli,

*




Sekitar 1 bulan sebelum
Juni 2007


Quote:
"wah bulan depan lu udah berangkat ya yan" gw dan bang dimas sedang menikmati siang yang panas kota jayapura yang terasa meski kami ada di dalam rumah

"iya ya bang, bentar jadi anak kuliahan gw"

"peh jadi mahasiswa dia nok" logat bali bang dimas pun keluar

"Di kampus banyak cewek-cewek cakep tuh yan" ujar bang dimas lagi

"..." gw tersenyum sambil tertawa sedikit

"eh kalo gw inget-inget udah lama juga ya lu menjomblo yan?"

"iya bang udah sekitar setengah tahun" jawab gw sekenanya

"eh lu udah move on kan?" bang dimas membenarkan duduknya kini menghadap gw

"udah bang, cuma ya gitu rasanya lagi males aja pacaran"

"yang penting lu udah beneran move on kan?" bang dimas berusaha meyakinkan dirinya dan diri gw

"iya bang udah move on gw dari sandra"

"nah bagus, kalo gitu besok pagi lu ikut gw yan"

"besok kan gw memang ikut, mau ke kali dosai kan?"

"iya, maksudnya lu ikut gw mau ngambil mobil yang kita pake, kan kalo cuma mobil bang bram kan gak cukup tuh"

"ohhh okeee" jawab gw singkat


Hari ini rencananya gw, bang dimas dan beberapa anak gereja mau pergi refreshing, jam 6 teng gw dan bang dimas sudah menuju ke suatu tempat dengan motor untuk mengambil mobil, bang dimas mengajak gw supaya pas balik gw yang bawa motor, setelah sekitar 10 menit kurang kamipun sampai disebuah ruko di kawasan pertokoan, bang dimas kemudian sedikit sibuk dengan HPnya,

Quote:
"halo dek, kak dimas udah di depan ruko nih"

"iya kak, aku turun" terdengar suara cewek dari speaker hp bang dimas yang sengaja bang dimas load speaker


"kreeeeeekkkkkk"
bunyi suara salah satu rolling door terbuka,

lalu keluarlah seorang cewek cantik yang kira-kira tingginya sebahu gw, kulitnya putih ciri khas keturunan(tapi pas tanjakan masih putih kok) posturnya montok-montok anak SMA lah kira-kira, dia datang menghampiri kami,

Felisa


Quote:
"kak, yang itu mobilnya" kata cewek tadi menunjuk sebuah mobil rangerover 4wd dengankabin kecil di tengah dan bak terbuka dibelakang

"ok siap, mau ikut sekalian kan dek?"

"iya kak sekalian aja, oh iya sekalian bantuin ngangkat makanan ke mobil ya kak"

"tenang, kakak udah bawa asisten" bang dimas merangkul gw

"hahaha sini kak" sambil tertawa cewek itu menuntun jalan kami

"itu siapa bang?" gw berbisik ke bang dimas

"temen sekolahnya yola anak gereja" jawab bang dimas

"ohh" jawab gw sekenanya

"namanya?" bang dimas bertanya ke gw memancing rasa ingin tau gw

"mana gw tau" jawab gw

"ya ajak kenalan lahhhh" kata bang dimas cukup keras

"hussss" gw memukul lengan bang dimas

"yang ini ya yang mau dibawa?" tanya bang dimas ke cewek itu

"iya kak yang itu"

"angkat yan" kata bang dimas


kami pun mengangkat satu persatu makanan snack dan beberapa dus air mineral,

Quote:
"eh eh eh yan jangan ditaro di bak, taro di tengah aja kasian makanan ini"

"ohh iya, sorry sorry" gw pun memindahkan barang yang tadi gw bawa kedalam cabin tengah mobil rangerover

"udah semua kak?" tanya cewek itu

"udah, yuk jalan" kata bang dimas

"bang kunci motor mana bang?

"motor tinggal disini aja dek, tar nyokap lu ngeliat lu bawa motor bisa kena semprot gw"

"lah katanya..."

"udah ikut mobil aja dek, biar nanti pas balikin mobil gw tinggal naik motor baliknya" sanggahan gw langsung dipotong oleh bang dimas

"yaudah deh" kata gw bersiap naik keatas bak dibelakang karena berpikir ada cewek itu, masak yang punya mobil duduk di bak, cewek lagi,,,

"jangan naik disitu yan, di depan aja" kata bang dimas

"gpp ya dek sempit-sempitan bentar cuma deket kok dari sini" kata bang dimas ke cewek itu

"eh iya gak apa kok kak, di depan aja, lagian bahaya disitu" kata cewek tadi

"tuh yan denger bahaya" bang dimas menirukan kata cewek itu,


jadilah gw dan cewek itu berbagi kursi depan mobil yang untungnya cukup lega itu, meski tetap saja kulit lengan dan kaki kami harus bertemu menimbulkan gesekan-gesekan yang sedikit menyetrum kalbu.
perjalanan tadi dengan motor gak sampai 10 menit, tapi dengan mobil yang bertenaga besar ini dan jalanan yang sunyi hampir 20 menit barulah kami sampai dirumah,
Gw sekarang yakin ada niat terselubung kalau bang dimas mau menjodohkan gw dengan cewek disamping gw ini,

Quote:
"bang pelan amat jalannya" gw memprotes cara nyetir bang dimas yang begitu pelan

"dibelakang ada makanan dek, kalo ngebut-ngebut berantakan entar"

"ya gak sepelan ini juga sih tapi" batin gw dalam hati

"eh kalian belum kenalan kan ya, dek itu kenalin adiknya kakak namanya ryan"

"Oh iya, aku Felisa kak" kata cewek itu sambil tersenyum mengulurkan tangannya

"ehh Ryan" jawab gw sambil tersenyum sopan menjabat tangan feli yang halus banget kemudian memandang bang dimas yang cekikikan berhasil mengerjai gw telak.


setelah berkumpul di rumah bang dimas kamipun langsung menuju tempat wisata yang kami maksud, tempat wisatanya sebenarnya hanya sebuah sungai besar yang ada danau yang gak terlalu besar di bagian atas, tempatnya asri dan ada gazebo di pinggiran sungainya,

Entah kenapa gw jadi suka curi-curi pandang ke feli, dan begitu juga feli yang beberapa kali kegep gw sedang melihat kearah gw, gw akui feli cantik dan anaknya kelihatannya energik dan ceria,

Quote:
"oi ngintipin aja, ajak ngobrol lah" kata bang dimas menepuk pundak gw lalu duduk disamping gw

"ngagetin aja bang"

"hehehe feli cantik kan" kata bang dimas

"hmmm sudah gw duga kan dari tadi" gw menyadari maksud dan tujuan bang dimas

"hahaha, udah gpp cantik ini anaknya, bohong kalo lu gak demen"

"lah terus kenapa gak lu embat aja bang? gw jadi curiga sama lu lama-lama bang, masih normal kan?" gw menggoda bang dimas dengan sedikit menjaga jarak

"ahh sialan, normal lah, cuma ya kalo sama gw beda jauh umurnya, dia baru mau masuk kelas 1 SMA"

"HAH SERIUSAN BANG? Baru lulus SMP dong?" gw terkejut mengetahui feli ternyata baru lulus SMP, dari posturnya sih gak kelihatan,

"iya tapi kalo sama lu kan bedanya ya 2-3 tahun doang, dia masih lebih tua dari anne adek lu"

"ya sama aja kali bang"


gw kembali melihat kearah feli yang sedang bermain air dipinggiran sungai bersama teman-temannya, bang bram gak ikut karena orang kantor kan gak mengenal libur kenaikan kelas. Beberapa kali feli terlihat tersipu malu saat mendapati gw sedang melirik kearahnya, gw masih gak menyangka kalau feli ternyata baru lulus SMP, bukan karena wajahnya yang terlihat tua, tapi postur badanya yang sudah layaknya anak kelas 2 SMA.

*****

Quote:
"gimana udah dapet nomer hpnya belum?" tanya bang dimas setiba kami dirumah bang bram setelah mengembalikan mobil feli

"nomer siapa?" tanya bang bram yang saat itu sedang duduk bersama gw di ruang tamu

"adalah cewek cantik bang temennya yola" kata bang dimas

"bang bram, masak gw di kenalin sama cewek yang baru lulus SMP" gw mencoba mencari pembenaran ke bang bram berharap bang dimas mendapat kata-kata mutiara

"hmmm ya cocok sih, laki-laki kan bainya pacaran sama yang lebih muda, biar klop sifatnya" kata bang bram

"tuh denger yannnn" seringgai senyum bang dimas merasa menang

"yah salah nyari pembelaan gw" guman gw sambil menggaruk kepala

"lagian udah lama juga abang gak denger kau punya pacar, biasanya tiap bulan ada aja yang kau cerita sampe nangis-nangis"

"dihhh gak sampe nangis-nangis juga ya" kata gw protes

"hahaha" kedua abang gw tertawa

"ya ada sih yang sampe nangis, tapikan gak tiap bulan juga, fitnah amat" kembali gw melakukan protes yang jika ditolak lagi bakal gw bawa ke mahkamah konstitusi,

"HAHAHA" semakin keras lah mereka berdua tertawa,


karena kesal gw pun mencari angin segar dengan duduk di teras depan rumah meninggalkan kedua abang gw.

Quote:
"tapi ada benernya juga sih kata bang bram" gw membatin

"dan kalau di pikir-pikir feli memang cantik" gw pun larut kedalam lamunan gw,

"halooo, feli?" terdengar suara bang dimas sedang bicara di telpon

"iya, gini dek, adik kakak si ryan katanya mau ngomong nih" bang dimas mendekati gw

"hah? siapa bilang?" gw berbisik kaget bercampur cemas

"boleh?, oke ini dek" bang dimas menyodorkan hpnya dan nama feli ada di layar hp tersebut, wajah bang dimas terlihat susah payah menahan tawanya,

"apaan ini bang astaga?" gw berbisik tak kuasa akhirnya mengambil hp tersebut

"ha, haloooo" gw terbata-bata hanya untuk mengucap sapa

"iya kak ryan?" suara feli entah kenapa jadi sangat merdu, membuat kata-kata yang mendadak gw susun tadi menghilang lenyap dari pikiran gw

"eh anu, eh feli?" gw mencari kalimat yang tepat untuk diucapkan sambil hati gw mengumpat menyumpahi bang dimas

"ehhh iya kak? kenapa?" terdengar feli agak sedikit tertawa menertawakan kesalah tingkahan gw

"ehh itu, kamu lagi apa dek?" meski masih terbata gw sudah akhirnya bisa menguasai diri gw, kata-katapun semakin mudah terangkai di pikiran gw, gw pun agak menjauh dari rumah mengingat bang dimas dan bang bram masih belum henti-hentinya tertawa.


sejak malam itu gw dan feli sering telponan, dan feli ternyata enak diajak ngobrol, dia suka candaan-candaan gw atau overpede gw yang berniat untuk melucu, dan sekitar seminggu lebih kami berkenalan dan beberapa kali bertemu, dengan dorongan semangat bang bram dan bang dimas gw pun menembak feli lewat sms.

Quote:
"aku mau kak ^_^"


dan dengan sms seharga 350 rupiah itu akhirnya gw resmi berpacaran dengan feli, dan otomatis kamipun akan menjalani yang namanya LDR, tapi LDR kami gak bisa dibilang jauh, karena feli akan pindah dan masuk SMA di jakarta, jadi salatiga - jakarta? hmmm bisalah, toh ada hendra yang lebih dulu punya trayek semarang - jakarta.

*




Kembali ke dalam cabin pesawat yang sudah menukik 15 drajat...
Juni akhir 2007



to be continue...
Diubah oleh zpy
7
Lapor Hansip
12-02-2019 14:12
Quote:Original Posted By helvinmillen


Oh pantesan , agak aneh aja secara kan yang orang awam tau orang daerah sana , ga seperti tokoh" diatas
Oke thanks gan


iya gan, jayapura dan papua gak seburuk yang orang-orang pikir kok

Quote:Original Posted By s.maya
Weh kece


makasih, ane kece emang dari lahir.

Quote:Original Posted By kapaljetz
Ini sih yg paling gua suka dari sfth, ada mulustrasi nya
Masih nunggu masa masa kuliah bang ryan nih, sama datang nya pemain pemain baru. Ijin nenda emoticon-Blue Guy Peace


jadi gampang membayangkan alur ceritanya ya gan,
tuh udah nongol 1 tokoh baru,

*****



eh iya, kira-kira mulustrasi lagi-laki yang ada di cerita ini di perlu tampilin juga gak?
2
Lapor Hansip
12-02-2019 14:43
Quote:Original Posted By zpy
iya gan, jayapura dan papua gak seburuk yang orang-orang pikir kok



makasih, ane kece emang dari lahir.



jadi gampang membayangkan alur ceritanya ya gan,
tuh udah nongol 1 tokoh baru,

*****



eh iya, kira-kira mulustrasi lagi-laki yang ada di cerita ini di perlu tampilin juga gak?


Dih kepedean bgt dirimu bang ..😀😀

Klo aq sebagai cewe sih perlu lah bang yan mulustrasi nya yg cowo jgn cewe mulu biar dpt aja feell nya pas baca ..btw mulustrasi nya feli cantik bener bang ..gmn aslinya ya ..??

Lanjut update lg bsk ya bang ryan klo RL ga sibuk ..😊😊
2
Lapor Hansip
12-02-2019 15:07
Quote:Original Posted By dewinaraza


Dih kepedean bgt dirimu bang ..😀😀

Klo aq sebagai cewe sih perlu lah bang yan mulustrasi nya yg cowo jgn cewe mulu biar dpt aja feell nya pas baca ..btw mulustrasi nya feli cantik bener bang ..gmn aslinya ya ..??

Lanjut update lg bsk ya bang ryan klo RL ga sibuk ..😊😊


feli cantik kok, masih ada sih fotonya yang sempet ane selamatkan dari friendster sebelum dihapus, kapan-kapan ane rolling di foto profile pic deh
1
Post ini telah dihapus oleh kaskus.support17
Lapor Hansip
12-02-2019 16:48
Quote:Original Posted By zpy
feli cantik kok, masih ada sih fotonya yang sempet ane selamatkan dari friendster sebelum dihapus, kapan-kapan ane rolling di foto profile pic deh


Nah klo yg di pp( profil pict) itu siapa ?? Iihh jd keppo hhaahaa ..mending by pm aja bang biar jelas liat nya ..klo di pp suka susah liat nya coz aq pake hp online nya jarang pake laptop ..
2
Lapor Hansip
12-02-2019 16:50
Quote:Original Posted By dewinaraza


Nah klo yg di pp( profil pict) itu siapa ?? Iihh jd keppo hhaahaa ..mending by pm aja bang biar jelas liat nya ..klo di pp suka susah liat nya coz aq pake hp online nya jarang pake laptop ..


memang itu tujuannya mbak, kalau dikasih liat utuh ya dimana rasa penasarannya emoticon-Big Grin
1
Lapor Hansip
12-02-2019 18:39
Akhirnya kick off juga bab 2, lanjut Ryan
1
Lapor Hansip
12-02-2019 21:27
masuk ht emoticon-Matabelo
1
Lapor Hansip
12-02-2019 21:35
Quote:Original Posted By zpy
BAB 2 - 108

Kembali ke dalam cabin pesawat yang sudah menukik 15 drajat...
Juni akhir 2007



to be continue...


Tambahin lagi horor nya om emoticon-Ngakak
Diubah oleh noth84
1
Lapor Hansip
12-02-2019 22:16
Quote:Original Posted By daboogalo602
Akhirnya kick off juga bab 2, lanjut Ryan


siap maju dengan posisi 1-1-8 gan,

Quote:Original Posted By andybtg


Mantappp gan ...maju terus pantang mundur...kalo mundur jadi undur2...emoticon-Cendol Gan


asal jangan maju mundur gan, gak konsisten namanya kan

Quote:Original Posted By sicadelllll
masuk ht emoticon-Matabelo


nah ini yang gw heran, ane baru tau kalo 1 trit bisa masuk HT channel 2x

Quote:Original Posted By noth84


Tambahin lagi horor nya om emoticon-Ngakak


agan mah enak ngakak, ane yang ngalamin rasanya langsung inget dosa emoticon-Turut Berduka hahahaha
1
Lapor Hansip
13-02-2019 10:10
Quote:Original Posted By zpy
BAB 2 - 1

Felisa


wadaw kaya cewe2 koriya ya si feli emoticon-Wowcantik
banyakin yan mulustrasi2 kaya gini wkwk

Quote:Original Posted By zpy

eh iya, kira-kira mulustrasi lagi-laki yang ada di cerita ini di perlu tampilin juga gak?

nah kalo yg ini gausah gua mau liat mulustrasi yg bening2 aja
emoticon-Ngakak
1
Lapor Hansip
13-02-2019 19:33
salam kenal bang, jadi kebawa cerita ini bang. lika liku masa muda. good story life. rela 2 hari baca kelar nih thread
2
Lapor Hansip
14-02-2019 14:26
Bab 2 - 2

Kembali ke dalam cabin pesawat yang sudah menukik 15 drajat...
Juni akhir 2007


beberapa detik pesawat yang kami tumpangi masih dalam kondisi yang sama,semua lampu mati dan posisi pesawat yang gw yakini sedang tidak baik. Tiba-tiba mesin pesawat kembali terdengar menderu kencang, lampu-lampu kembali menyala dan kini cabin pesawat bagian depan perlahan sudah sejajar dan semuanya kembali normal meski masih terdengar beberapa suara tangisan anak kecil. Tak lama berselang keluarlah beberapa pramugari dari bagian depan sambil tersenyum seakan-akan tidak terjadi apa-apa, tapi berani bertaruh setidaknya mereka juga pasti merasa cemas tadi,

Setelah transit di makassar kami langsung melanjutkan penerbangan ke semarang, nyokap gw sebenarnya sudah punya rencana untuk terbang pulang ke jayapura karena peristiwa tadi, tapi akhirnya mengurungkan niatnya setelah gw takut-takuti kalau balik sekarang pasti ketemu awan yang tadi.

Gak ada kendala sama sekali sampai akhirnya kami tiba di semarang, tapi kami masih melanjutkan perjalanan menggunakan travel ke salatiga yang kira-kira memakan waktu hampir 1 jam, kami tiba di salatiga sekitar jam 7 malam, langit sudah gelap jadi gw dan nyokap memilih lebih dulu mencari penginapan, dan kamipun menginap di salah satu hotel di salatiga dekat yang dengan ramayana,

nyokap gw langsung tidur setelah makan, sedangkan gw sedikit mencari angin dengan berjalan di jalan sekitar hotel tentunya setelah ngasih kabar ke feli pacar gw yang saat gw telpon suaranya sudah terdengar ngantuk, gw gak heran sih, disini jam 8 malam berarti di jayapura sudah jam 10an. minggu depan feli baru akan pindah ke jakarta jadi perbedaan waktu ini gak akan menjadi masalah lagi.

gw berjalan di sekitar hotel, berjalan sendirian disepanjang jalan diponegoro, banyak warung makan bertebaran di kiri dan kanan, jalanan ini masih sangat terlihat ramai, salatiga terlihat seperti kota pelajar lainnya, banyak mahasiswa-mahasiswa yang sedang nongkrong di emperan sambil bercengkramah, sepertinya kedepan kehidupan seperti inlah yang akan menghiasi malam-malam gw.

udara dingin gak membuat letih kaki gw, tak terasa gw sudah berjalan cukup jauh hingga gw melihat sebuah tulisan di sebuah gerbang bertuliskan "UKSW Salatiga", "hmm jadi ini kampus gw" gw benhenti sejenak dan membatin dalam hati, ternyata ini bukan mimpi, sebentar lagi gw akan menyandang status sebagai mahasiswa.

*****

Pagi itu 2 hari setelah gw tiba di salatiga dan masih tinggal di hotel karena belum sempat mencari kost, pagi yang sangat dingin tapi mau gak mau gw harus mandi, ini pertama kalinya gw akan ke kampus meski hanya untuk proses pendaftaran ulang jadi gw gak mau mengotori hari bersejarah gw. Nyokap gw tetap di hotel, rencananya nyokap akan balik setelah gw dapat kost, nyokap mau memastikan kost gw nantinya bisa dengan baik "mengurung" gw ya namanya juga orang tua.

Kaos lengan panjang dan celana jeans menemani gw di hari pertama gw ke kampus, gw tiba di depan gerbang kampus menggunakan becak, gerbang yang sama seperti yang gw lihat tadi malam, meski masih pagi tapi sudah terlihat padat oleh mahasiswa dan mahasiswi, gw melihat sekeliling sebentar siapa tau bertemu dengan kakak gemes yang kemarin meyakinkan gw untuk kuliah disini untuk dimintai pertanggung jawaban. Semakin gw berjalan semakin gw merasa kalau gw ini nyasar, seluas-luasnya sekolah SMA gw dulu, tapi universitas ini jauh lebih luas bahkan ada lapangan bolanya di tengah universitas dikelilingi banyak gedung tinggi.

Karena gengsi dan keintrovertan gw meski gw yakin gw udah nyasar tapi gw masih enggan untuk bertanya, sekitar 1 jam gw berjalan tanpa arah mencari gedung GAP tempat gw harus registrasi ulang hingga tanpa sadar ternyata gw sudah kembali lagi ke gerbang masuk.


"ok gw nyerah, gw harus nanya orang" batin gw sambil celingak-celinguk mencari orang yang kira-kira bisa gw mintain tolong, gw melihat ada seorang cewek yang baru keluar dari ATM disamping gw

"ehh sorry, gedung GAP disebelah mana ya?" kaki gw yang pegel mengalahkan rasa malu gw

cewek itu terlihat terkejut karena gw langsung menodongnya dengan pertanyaan sesaat setelah dia keluar dari dalam atm

"gedung GAP? kamu anak baru yo?" cewek tadi bertanya dengan sopan dengan logat yang medok

"ehh iya" gw kaget mendengar ada seorang cewek chinese yang ngomongnya medok,

"ayo ikut aku, tak anter ke" kata cewek tadi membuka jalan

"wah makasih" gw pun bernafas lega lalu melemparkan senyuman terbaik gw

"iyo, kamu ngambil fakultas opo?"

"ngambil FTI, lu?"

"ohh, aku ekonomi tahun 2005"

"ehh maaf kak, gw kira anak baru juga" gw kaget ternyata cewek ini mahasiswi angkatan atas, habis dari postur dan wajahnya keliatan kayak anak SMA yang baru lulus

"hahaha gpp, kamu darimana?

"dari jayapura"

"hah? jayapura?" cewek itu berhenti sejenak lalu melihat heran gw dari ujung kaki sampai ujung rambut

"iya kak" gw tersenyum mengerti apa yang membuat cewek ini kaget

"nge kost dimana disini?"

"belum tau, rencananya ntar baru mau nyari"

"wah di kost ku ae, kost ku itu sebenarnya kost khusus cewek, tapi tahun ini si engkoh buka buat cowok juga"

"jauh gak?"

"enggak, masih di jalan diponegoro ini, pokok e tempatnya enak" cewek tadi terus mempromosikan tempat kostnya, kalau dilihat dari kegigihannya mungkin kostnya menerapkan sistem MLM(Multi Level Marketing).

"boleh deh" jawab gw singkat

"nah iki gedung e, ayo tak anter ke meja registrasinya"

"iya kak" gw agak kagum sama keramahan kakak ini sampai mau repot-repot nganterin gw

"Tamy, iki ono seng mau regist" kata cewek tadi ke temennya

"adek mu iki nov?" tanya cewek yang bernama tamy kemudian melihat kearah gw

"bukan to ya, eh iyo sopo jeneng mu?" gw yang gak mengerti hanya menatap kedua cewek cantik yang ada di depan gw ini

"oalah lali aku, maksudku namamu siapa? kita kan belum kenalan dari tadi, aku novi" kata cewek tadi lalu mengulurkan tangannya

"ohhh, gw Ryan" gw membalas menjabat tangannya

"oh ryan, ini Tamy, sekost juga sama aku anak ekonomi 2005"

"Tamy"

"Ryan"
[/quote]

Perkenalan singkatpun tak terhindarkan, proses registrasi ternyata cukup mudah, gw hanya perlu mengisi data diri dan mendapat informasi mengenai PPMB yang akan dilaksanakan minggu depan.

Novi dan tamy ini keduanya berdarah chinese, tingginya gak lebih tinggi dari gw, postur mereka juga sama-sama kutilang(kurus tinggi langsing) yang membedakan novi ini masih terlihat kayak anak SMA, sedangkan tamy lebih terlihat dewasa dengan bibirnya yang merah delima natural tanpa pewarna dan pengawet.

Setelah pendaftaran ulang yang singkat gw pun kembali ke hotel untuk menjemput nyokap gw karena siang ini gw janjian dengan novi ketemu di kosannya, sikap ramah novi dan tamy membuat gw gak berpikir dua kali untuk menerima ajakan mereka nge kost di kosan mereka, dan tentu saja, laki-laki mana yang akan menolak nge kost di kosan yang dulunya isinya cuma cewek doang? "maafkan gw feli, mereka yang nyosor-nyosor" batin gw.

Siangnya gw dan nyokap langsung menuju kosan novi dan tamy yang berada di samping warnet di jalan diponegoro. gw agak kaget kosannya ada semacam basement gitu(orang salatiga harusnya tau sama kost ini, satu-satunya kost yang ada basementnya).

Quote:
"kohh, ini ada yang mau ngekos" novi mengantar kami ke rumah pemilik kos

"oh iya, masuk-masuk" terlihat seorang pria berumur sekitar 50 sampai 60 tahun dengan singlet juga kipas khas engkoh-engkoh di TV menyuruh kami masuk


pembicaraan pun terjadi, harga kamar kos disini 350rb sudah termasuk kasur, lemari, dan meja belajar, free listrik, air dan laundry setiap hari, harga yang bisa dibilang sangat murah jika dibandingkan dengan fasilitas yang gw dapat, tanpa basa basi nyokap gw langsung membayar untuk 3 bulan pertama.

Quote:
"yan kamu baik-baik ya disini, jaga diri baik-baik, jangan aneh-aneh" wejangan nyokap gw sebelum beliau naik mobil travel ke semarang dan meneruskan perjalanannya kembali ke jayapura

"iya ma, aku bisa jaga diri kok" dengan senyuman gw mengantar nyokap gw kedalam mobil.

"now im on my own" batin gw masih melihat kearah mobil yang membawa nyokap gw

gw berjalan menuruni tangga basemen cukup gelap dibawah sini meski cahaya matahari masih bisa sedikit masuk ke tempat ini, ada mbak yem disana asisten kost ini yang mengurus anak-anak kost terlebih yang mengurus loundryan baju kami setiap hari, mbak yem berumur sekitar 40an tahun tapi dibantu beberapa ponakannya yang masih berumur sekitar 15an tahun, mbak yem ini ngomongnya sopan dengan nada lembut meski sedang menegur kami, beliau juga gapang akrab dengan anak perantauan seperti kami,

[quote]
"mbak" gw menyapa mbak yem

"eh mas ryan, mamanya udah berangkat mas?"

"udah mbak"

"kost bagian cowok baru mas ryan aja yang nempati, kalau bosan diatas bisa nonton di sana" mbak yem menunjuk sebuah area yang ada TVnya

"iya mbak, gw mau ke kamar dulu mau bongkar barang-barang"

"iya mash silahkan"


Di kost ini begitu selesai menuruni basement akan menemui 2 gerbang yang ditengahnya dipisahkan oleh kamar mbak yem, gerbang kiri adalah area kost cewek, dan disebelah kanan adalah area kost cowok, sebenarnya meski terpisah di bagian belakang kost gedungnya menyatu, hanya saja sudah di cor beton sebagai pemisah, tapi tetap saja "kehidupan" pasti akan mencari jalannya sendiri emoticon-Big Grin.

Gw mulai mengeluarkan barang di tas gw satu demi satu dan mengisinya dalam lemari. kost ini benar-benar sunyi, mengingat baru gw laki-laki yang ada di kost yang terdiri dari 3 lantai dengan total sekitar 20an kamar kost laki-laki dan 20an kamar kost perempuan.

Gw mendapat kamar di lantai 2 tepat disamping tangga, di depan kamar gw ada kursi dan meja kecil yang menempel permanen di dinding, gw duduk sembari memperhatikan gedung kost di seberang yang adalah kamar kost wilayah cewek, ya setidaknya gw yakin akan ada pemandangan indah setiap pagi dari depan kamar gw tapi disiang hari seperti ini kost ini benar-benar membosankan dengan kesunyiannya.

sambil mengisi waktu gw telponan dengan feli yang masih di jayapura,

Quote:
"yank, kamu jangan bandel ya disana" feli terus mewanti-wanti gw mengingat bisa dibilang kost ini adalah kost campur, ya meski sebenarnya agak terpisah

"iya yank, disini gak ada yang secantik kamu kok"

"nah kalo ada gimana?"

"ya gimana ya,,,"

"ihh,,, awas aja aja kalau sampai ketahuan" feli terdengar mendengus kesal

"kalo gak ketahuan gpp dong ya"

"sayankkkk, ngeselin banget sih jadi pacar" feli ngambek layaknya anak ABG

"hahaha"


feli cukup bisa menghibur gw di kesunyian kost ini, tapi kami gak bisa bebas menelpon di siang hari seperti ini karena pulsa akan berkurang secara drastis. hari semakin sore, gw pun turun ke basement untuk sekedar ngobrol dengan mbak yem.

Quote:
"eh mas ryan" sapa mbak yem sedang membeli jajanan yang dibawa seorang ibu yang sudah cukup tua

"wah ada jajanan nih"

"iya mas, tiap sore memang mbah ini selalu mampir"

"gw beli tempe gorengnya 3 mbah"

"ini mendoan mas ryan" jawab mbak yem

"mendoan?" gw bertanya-tanya melihat jajanan gepeng yang terlihat persis tempe goreng ini

"iya"

"gw perhatikan baik-baik tapi semakin memperjelas kalau gorengan yang ada di tangan gw ini adalah tempe, tapi penilaian gw berubah setelah gigitan pertama amsuk ke mulut gw

"hmmm kayak tempe mbak, tapi kok agak beda ya" gw jadi bertanya-tanya sendiri,

"hahaha" mbah yang jualan dan mbak yem tertawa mendengar respon gw


harus gw tempe goreng jawa ini rasanya enak pake banget.

Quote:
"mbah tahu petis e loro, mendoan e telu karo sambel e sing akeh yo" suara merdu dan intonasi yang begitu sopan membuat gw berpaling ke arah suara

"ef mbak stefi, ini kenal ke mas ryan anak kos baru" mbak yem memperkenalkan gw,

"ryan" gw berdiri dan dengan cepat menyebut nama gw sembari mengulurkan tangan gw

"stefi" jawabnya ramah membalas jabat tangan gw


Stefi juga cewek keturunan dengan mata yang gak terlalu sipit, postur kurus dengan kulit putih bersih, rambutnya pendek hitam sebahu diikat ekor kuda tinggi dan yang paling special itu bibirnya yang juicy yang mirip cinta laura hanya saja dengan warna merah delima yang natural, mirip dengan bibir tamy, hanya saja bibir stefi lebih menggoda.

Quote:
"engkoh jadi yo mbak nerimo lanang nge kost neng kene?" stefi mengobrol menggunakan bahasa jawa dengan mbak yem dan gw menikmati setiap gerakan bibir stefi yang menggoda.

"iya mbak, iki mas ryan sing nempati kamar e mbak stefi dulu"

"ohhh" stefi mengangguk paham

"gak ngerti ya?" stefi sambil tersenyum bertanya ke gw

"iya mbak" gw tersenyum polos

"yaudah, aku balik ke kamar ya" kata stefi pamit setelah mengambil kantong plastik berisi jajanannya

"iya mbak" gw dan mbak yem menjawab bersautan

"itu mbak stefi, sudah 2 tahun ngekos disini"

"cantik ya mbak"

"mbak stefi memang yang paling ayu di kos sini mas, dulu sering tiap sore laki-laki dateng kesini sampe ada yang berantem"

"wah sampe segitunya mbak?"

"yo mbak stefi nya ayu sama sopan koyo ngono, siapa yang gak seneng"

"iya sih mbak"

"HEH, ini lagi apa? gosipin aku yo?" suara cewek yang terdengar familiar mengagetkan gw

"ahhh mbak novi ngagetin aja" kata mbak yem

"iya nih mbak bikin kaget"

"abisnya kalian ngomongnya serius banget"

"ini mas ryan lagi tanya-tanya soal mbak stefi"

"ehh gak mbak enggak" gw membela harga diri gw

"hayooo, belum jadi mahasiswa udah berani deketin senior ya hahaha"

"enggak mbak, cuma nanya-nanya aja sumpah" gw menutupi kesalah tingkahan gw

"ahhh kalo iya juga gpp kok" novi kembali menggoda gw

"gak mbak ya ampun, mbak yem bikin gosip nih"

"hahaha" mbak yem dan mak novi tertawa lepas melihat wajah gw yang sudah memerah


Gw kembali ke kamar membawa beberapa jajanan, kembali ke kamar sunyi ini, sesekali gw teringat wajah mbak stefi yang cantik dan terlihat dewasa, begitu juga cara ngomongnya yang mampu membuat gw terbuai,

Quote:
"ahhh sadar yan lu udah punya feli" gw ngomong ke diri gw sendiri


buru-buru gw membuka hp gw dan membuka galeri menatap foto-foto feli yang tersimpan di hp gw

Quote:
"feli lebih cantik, feli lebih cantik, feli lebih cantik" berkali-kali gw membatin, berusaha memperkuat iman gw sendiri


hingga gw tertidur pegaruh 5 buah mendoan tadi dan dinginnya kota salatiga meski disiang hari.
6
Lapor Hansip
14-02-2019 14:35
Quote:Original Posted By gerr8

wadaw kaya cewe2 koriya ya si feli emoticon-Wowcantik
banyakin yan mulustrasi2 kaya gini wkwk


nah kalo yg ini gausah gua mau liat mulustrasi yg bening2 aja
emoticon-Ngakak


kalau style yang mirip cewe korea itu yuli banget sebenarnya,
feli memang cantik sih gw yang beruntung dapetin dia.

yaudah, nanti ane kasih mulustrasi laki-laki yang bening, kali aja lu berubah pikiran hahaha

Quote:Original Posted By rzkywdytk
salam kenal bang, jadi kebawa cerita ini bang. lika liku masa muda. good story life. rela 2 hari baca kelar nih thread


wah niat amat 2 hari dihabisin gan, selamat lanjut nungguin updatetan ya gan
Diubah oleh zpy
0
Lapor Hansip
14-02-2019 16:28
Quote:Original Posted By zpy
Bab 2 - 2


Akhire wis mendarat nang solotigo. Kesan2 pertama tekan solotigo opo wae Yan?
Brarti saiki kowe paham bohoso jowo yo Yan?emoticon-Big Grin
0
Halaman 53 dari 63
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
pacarku-hidup-kembali
Stories from the Heart
fantasy-fragments-of-power
Stories from the Heart
cahaya-di-antara-kegelapan
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.