alexa-tracking
News
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
5 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
https://www.kaskus.co.id/thread/5c612541c0cad7341d58d51c/tarif-kemahalan-menteri-basuki-akan-kumpulkan-pengusaha-tol
Lapor Hansip
11-02-2019 14:33
Tarif Kemahalan, Menteri Basuki Akan Kumpulkan Pengusaha Tol
Quote:

Tarif Kemahalan, Menteri Basuki Akan Kumpulkan Pengusaha Tol

Tarif Kemahalan, Menteri Basuki Akan Kumpulkan Pengusaha Tol

Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyatakan tarif tol untuk logistik saat ini telah turun banyak dibanding sebelumnya. Menurutnya, tol yang tadinya memiliki lima golongan tarif kini telah dipangkas menjadi tiga saja.

Jawaban tersebut ia sampaikan sebagai tanggapan atas keluhan para pengusaha logistik soal mahalnya tarif tol. "Sebenarnya untuk logistik itu dengan integrasi sudah turun banyak. Yang tadinya golongan I, II, III, IV dan V. Sekarang hanya tiga golongan," imbuh Basuki saat ditemui dalam acara PUPR 4.0 Expo, Senin (11/2). 

Namun, Basuki menyadari keberatan masyarakat atas tarif Tol Trans Jawa. Menyikapi keberatan tersebut, Basuki menyatakan ingin berdiskusi lebih lanjut dengan beberapa Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) agar masalah tersebut bisa diatasi.

"Ada informasi itu. Tapi saya coba untuk diskusikan karena ini banyak sekali BUJT nya. Ada Jasa Marga, Astra, Waskita, Sumber Mitra Jaya. Saya kumpulkan dulu nanti kami diskusikan," tutur dia.

Lihat juga:

 Pengusaha Keluhkan Tarif Tol Trans Jawa


Selain tarif tol yang masih dinilai mahal, Basuki juga menanggapi kebiasaan supir truk yang masih lebih suka memilih jalur Pantura dibanding Tol Trans Jawa. Kesukaan tersebut terjadi karena fasilitas yang ada di jalur Pantura harganya lebih terjangkau dibanding Tol Trans Jawa.

"Saya kemarin baca di koran ada beberapa yg membuat bapak supir truk tetap cinta pada jalur Pantura. Kalau di Pantura mereka bisa bisa ke warung dengan harga Rp10 ribu, tapi kalau yang di rest area jauh lebih mahal. Itu juga harus kami perhatikan," katanya.

Pengusaha Logistik yang tergabung dalam Asosiasi Logistik (ALI) mengeluhkan tarif Tol Trans Jawa. Menurut mereka, tarif Tol Trans Jawa terlalu mahal.

Tarif tersebut membuat truk yang membawa barang logistik lebih memilih lewat Jalur Pantai Utara Jawa (Pantura) ketimbang tol. "Penghematan waktu tidak bisa menutupi tambahan biaya kalau lewat tol," ungkap Ketua ALI Zaldy Ilham Masita.

Ia mencontohkan biaya yang harus dikeluarkan untuk kendaraan jenis truk mencapai Rp1,3 juta untuk melewati Tol Trans Jawa. Angka itu diklaim membebani bagi pengusaha logistik.

"Tol Cipali saja yang jauh lebih murah sudah bertahun-tahun tidak laku oleh angkutan logistik," terang Zaldy.

Ia menyayangkan bila pada akhirnya pengguna jalan di Indonesia lebih memilih jalur di luar tol karena tarif yang dibebankan kepada masyarakat terlalu tinggi. Padahal, nilai investasi untuk membangun Tol Trans Jawa tidak murah.

Atas keluhan tersebut Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Bambang PS Brodjonegoro mengusulkan adanya pemberlakuan tarif khusus angkutan logistik di jalan tol. Perhitungan tarif tersebut akan menjadi pembahasan antara pengelola jalan tol dengan pelaku usaha logistik. 

Sebagai informasi, tarif enam ruas baru Tol Trans Jawa resmi diberlakukan Senin (21/1) pukul 00.00 WIB. Besaran tarif terjauh enam ruas tol baru untuk kendaraan golongan I sesuai Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tanggal 14 Januari 2019 untuk ruas Ngawi-Kertosono sebesar Rp88 ribu.

Untuk Ruas Gempol-Pasuruan besaran tarif mencapai Rp36 ribu, Ruas Relokasi Porong - Gempol pada Tol Surabaya-Gempol Seksi Kejapanan - Porong sebesar Rp3.000, - Seksi Porong - Kejapanan Rp 6.000. Untuk Ruas Pemalang-Batang Rp39 ribu. 

Untuk Batang-Semarang tarif yang dikenakan sebesar Rp75 ribu dan untuk Semarang - Solo tarif yang dikenakan sebesar Rp65 ribu. Tarif yang diberlakukan sudah sesuai ketentuan rasionalisasi tarif yaitu pertama, untuk ruas yang baru operasi tarif tol awal golongan I maksimal Rp1.000/km. Kedua, besaran tarif kendaraan golongan II dan III adalah 1,5 kali dari golongan I dan untuk golongan IV dan V adalah 2 kali dari golongan I.

Lihat juga:

 YLKI: Tol Trans Jawa Sepi Karena Tarif Mahal

(rim/agt)




Quote:

Biar waktu yg menjawab..

kalau sepi terus dan pemasukan tidak sesuai target pemerintah utk balik modal ya direvisi harganya..

ramai salah tol macet atau padat..
sepi juga salah pemasukan kurang..

emoticon-Bingung
5
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Tampilkan isi Thread
Halaman 2 dari 2
Lapor Hansip
11-02-2019 18:15
Semua kan pilihan, klo tol kemahalan ya lewat jalan biasa aja. Gitu aja ko repot
1
profile picture
Lapor Hansip
11-02-2019 18:30
Quote:Original Posted By bizz_quite
Semua kan pilihan, klo tol kemahalan ya lewat jalan biasa aja. Gitu aja ko repot


masalahnya kalo kata kampret gak lewat tol, artinya infrastruktur tol artinya sia sia bray.. wkwkwk
0
Lapor Hansip
11-02-2019 19:02
wkwkwwkkwk jadi ingat mbak mbak di Pantura emoticon-Goyang
1
profile picture
Lapor Hansip
11-02-2019 19:10
Kl truk lewat tol kecepatan < 60 bikin esmosi mentelup... emoticon-Nohope
1
profile picture
Lapor Hansip
11-02-2019 19:53
emoticon-Jempol moga2 tarif tol bsa turun biar bisa jalan2 lagi
1
profile picture
Lapor Hansip
11-02-2019 20:02
hhhh ane mi beli onta aja persiapan buat mudik
emoticon-Cool
1
profile picture
Lapor Hansip
11-02-2019 23:06
semoga tol trans jawa tetap terawat meski ntar tarifnya dikurangi
urusannya bisa nyawa soalnya.
1
profile picture
Lapor Hansip
12-02-2019 08:39
mungkin harus di kaji ulang mengenai tarif
2
profile picture
Lapor Hansip
13-02-2019 06:24
tol yang sudah untung ya direvisi lagi harganya jangan malah dinaikin terus
0
Halaman 2 dari 2
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.