Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
209
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ba2aec0925233986f8b4569/delinquent--remake-18
Tidak ada jalan keluar dari tempat itu. Hanya lorong buntu diantara dua bangunan yang sudah terbengkalai. Jalan di daerah ini juga sepi, jarang sekali ada yang melintas. Jikapun ada, hanya pemotor yang menghindari kemacetan jalan utama. Tidak ada yang bisa dimintai tolong. Tiga orang terpojok, bahkan satu orang diantara mereka mengalami luka tusukan di bagian perut. Seragam sekolah nya
Lapor Hansip
20-09-2018 03:17

Delinquent : REMAKE (18+)

Past Hot Thread
icon-verified-thread
PROLOG

Tidak ada jalan keluar dari tempat itu. Hanya lorong buntu diantara dua bangunan yang sudah terbengkalai. Jalan di daerah ini juga sepi, jarang sekali ada yang melintas. Jikapun ada, hanya pemotor yang menghindari kemacetan jalan utama. Tidak ada yang bisa dimintai tolong.

Tiga orang terpojok, bahkan satu orang diantara mereka mengalami luka tusukan di bagian perut. Seragam sekolah nya kini memerah kecoklatan. Sedangkan satu orang lainnya hanya seorang wanita—yang ketakutan setengah mati. Bulan depan kelulusan. Padahal tadi pagi teman-teman di kelas berceloteh tentang perguruan tinggi dan kehiduan yang lebih bebas. Kini menjelang petang, dirinya harus terkepung di lorong gelap dan bau pesing ini. Harapannya untuk hidup, bergantung pada satu orang ini. Adik kelasnya, yang berdiri menantang.

Di depan mereka, ada delapan orang yang membawa senjata tajam. Kedelapan orang itu tidak puas hanya sekedar menancapkan pisau di tubuh lawannya, mereka ingin lebih dari itu.

“itu perek ama pacarnya yang mulai duluan. Lu ikutan, lu juga mati. MINGGIR !!!” teriak salah satu dari mereka.

Dia tidak beranjak. Dipikirannya, dia tahu jika dia bisa membawa kedua kakak kelasnya pergi dari tempat itu. Yang jadi pertanyaan, bagian tubuhnya yang mana yang akan terluka, dan seberapa parah.

Kedelapan orang itu menghentikan langkahnya ketika tepat berada beberapa langkah dihadapan satu orang di depannya. Orang yang berdiri diantara mereka dan buruannya.

Mereka mengenali dengan jelas siapa bocah yang berdiri di depan mereka. Seragam SMA dengan name badge bertuliskan “ANJINK”. Dia adaah legenda di SMP nya dan punya kendali penuh atas anak-anak bermasalah di 7 SMA. Siswa kelas 2 SMA Pelita, Arisman Algifari. Para bajingan dari dunia bawah mengenalnya dengan nama Moris

Gosip mengenai Moris sudah menyebar dan berubah–ubah, tergantung siapa yang menceritakan. Bagaimana dia sendirian mengambil kendali penuh ketika di SMP. Lalu tentang dia yang di tangkap polisi dan harus menghabiskan malam satu sel dengan seorang pembunuh berantai—yang kemudian dia berteman baik setelahnya. Cerita-cerita konyol yang ditambah-tambahkan, namun satu hal yang pasti dan sudah diketahui bajingan dari dunia bawah... dikeroyok, duel satu lawan satu, dengan senjata maupun tangan kosong ....belum pernah sekalipun Moris kalah berkelahi.

Hanya Ajo seorang yang tidak peduli dengan reputasi orang di depannya. Tidak peduli, atau tidak tahu, atau terlalu dikuasai amarah hingga membuatnya berani berdiri di hadapan Moris. Tujuh orang yang mengikutinya lengkap bersenjata, harusnya berarti. Jika dia memilih mundur dan lari, dia tahu ... dia akan jadi bahan tertawaan semua berandalan.

“Minggir, gue gak ada urusan sama elu”

Bukannya menuruti apa yang diminta Ajo. Moris langsung meludahi wajah musuhnya. Mempovokasi orang yang sedang marah itu sangat mudah, dan berhasil. Ajo langsung maju menyerang Moris.

Ajo mengangkat tangannya yang memegang parang, diayunkannya parang kehadapan musuh didepannya. Dengan tangan kiri, Moris menangkis pergelangan tangan Ajo. Serangan parang itu terhenti. Moris menyeringai sementara tangan kanannya terkepal erat dan melesat secepat peluru, menghantam wajah musuhnya—tepat di bibir. Darah terciprat, erangan kesakitan menggema keras di tempat itu. Tangan kirinya yang semula dia gunakan untuk menangkis, kini dia ulurkan—meraih belakang kepala musuhnya, menjambak rambut lawannya. Mengerahkan seluruh tenaganya, Moris menarik kepala lawannya dan membenturkannya ke tembok beton di sampingnya—keras, suara yang dihasilkan dari benturan itu membuat berandalan lain yang ada di sana menciut. Bahkan Moris bisa merasakan tangannya bergetar hebat ketika benturan itu terjadi.

Tidak ada yang tahu bagaimana rupa wajah yang sudah menempel ditembok itu, tangan Moris masih mencengkram rambut musuhnya. Darah mengalir menuruni tembok, Moris melepaskan cengkramannya. Tubuh itu ambruk dengan posisi terlentang. Wajah itu tertutup darah. Bagian pelipisnya bengkak dan menghitam, hidungnnya hancur, bibirnya sobek, serta terlihat beberapa giginya yang tanggal akibat benturan barusan.

Tak ada yang bergerak, tak ada yang bersuara—hening. Senjata yang mereka bawa untuk menaikan rasa percayadiri kini sudah tidak lagi berguna. Kengerian menyelimuti tempat itu. Mereka mundur perlahan.

Tinggal tujuh orang, dan hampir kesemuanya sudah hancur mentalnya. Dalam keterdesakan satu orang diantara mengumpulkan keberaniannya. Jika Moris bisa selamat dari situasi ini, besok lusa ketujuh orang ini akan mati. Tiga ratus berandalan dari tujuh SMA akan mencari mereka. Meminta bantuan genk motor pun akan percuma, mereka tahu jika Moris sangat disegani oleh keempat genk motor yang berkuasa dikota ini.

“MAMPUUUUS” teriak orang itu, tindakan nekat itu membuat beberapa orang lainnya berani. Empat orang bersenjata menerjang Moris. Sedangkan tiga orang lainnya memilih kabur.

Belum jauh ketika ketiganya berlari meninggalkan lorong itu, terdengar teriakan yang membuat ketiganya berhenti. Mereka mengenali teriakan itu, teriakan teman-teman mereka yang memilih untuk berada di lorong itu.

“AAMPUUUUUUUN... TOLONG ! AMPUUUUN” Memilukan—dan membuat ngeri siapapun yang mendengarnya.

“MAMAAAAAAAAAH......”

Dan kisah ini pun kelak akan diceritakan dari mulut ke mulut. Sebagian mengangap hanya sebuah bualan, sedangkan lainnya berendapat jika kisah itu dibesar-besarkan. Sedangkan mereka yang terlibat dan selamat dari kejadian itu, lebih memilih memulai hidup baru di luar kota dan menutup rapat-rapat kisah hari itu.

Diubah oleh arkanum
profile-picture
anasabila memberi reputasi
9
Tampilkan isi Thread
icon-close-thread
Thread sudah digembok
Halaman 7 dari 10
Delinquent : REMAKE (18+)
30-12-2018 20:02
baru apdet 1 yaa
0 0
0
Delinquent : REMAKE (18+)
30-12-2018 23:07
Quote:Original Posted By coeksby
Meski agak gore, tp gaya penulisannya lumayan keren..!emoticon-thumbsup
Ditunggu updetan selanjutnya... emoticon-I Love Indonesia (S)

makasih banyak

lama gan emoticon-Mewek

Quote:Original Posted By titahbayu
wah seru nih jagoan baru muncul


Biang kerok baru emoticon-Ngakak

Quote:Original Posted By cumibakar217
update lagi dong om 😁


Quote:Original Posted By xkingx
updetanya om, ketagihan ini baca ceritanya


Quote:Original Posted By Mbikgibas
Msh blm update ya...? emoticon-Turut Berduka
Kentaaang... Oh... Kentaaang...


emoticon-Mewek belum gan

Quote:Original Posted By memedruhimat
Seru juga, ikutan baca nih.
emoticon-Salam Kenal


emoticon-shakehand salam kenal juga gan, makasih feedbacknya
Quote:Original Posted By ariedarma83
baru apdet 1 yaa


belum apdet malahan gan emoticon-Frown
Diubah oleh arkanum
0 0
0
Delinquent : REMAKE (18+)
30-12-2018 23:09

The Horde

"Mooooood" Teriak seseorang dari sebrang jalan saat aku turun dari angkot. Dia melambaikan tangan, akupun mengangguk sambil tersenyum menanggapi sapaannya.

"Hai, Mod" Sapa seorang siswi yang sedang berkumpul dengan teman-temannya di depan gerbang sekolah.

"Yo, masih inget gue gak. Kita sekelas waktu kelas 1 dulu." Sapa seseorang dari belakang yang langsung merangkulku. Jujur saja, ini pertama kalinya aku melihat anak ini

Dari gerbang depan hingga parkiran guru, anak ini tidak ada habisnya membual soal seberapa menyenangkannya dulu di kelas 1 dan betapa menbosankannya kelas baru yang sekarang ini.

"Artis baru nih,..." ucap seseorang dari lapangan basket. Dion dan beberapa temannya berdiri memandangku sambil tersenyum.

"Beuuuh, Dandy Boys sampe caper depan lu bray... Gue tahu, sejak dari kelas 1 lu emang punya karisma buat jadi pentolan di sini. Orang-orang aja yang gak percaya sama gue" Akan ku berikan semua uang jajan ku pada siapa saja yang bisa membungkam mulut si kampret ini.

"Gue, masuk kelas dulu yah." Ucapku, saat memasuki area lapangan upacara.

"Ok, ok. kalau nanti Rizki ada nongkrong di mana gitu. Ajakin gue yah !" Akupun tersenyum sambil mengacungkan jempolku. Diberkatilah bagi siapa saja yang membunuh anak itu

Hanya satu orang yang aku hajar, dan inilah aku. Idola baru, sama seperti Isan yang mendadak tenar setelah mengalahkan Rizki. Seharusnya aku menyukainya, namun tidak. Mereka menyukai seseorang yang bengis, dan tak kenal ampun. Pantas, Isan tidak pernah sekalipun ikut nongkrong dengan siapapun yang coba mendekatinya.

Ketika aku masuk kelas, Rizki dan Isan seperti hendak berkelahi... B'lel dan Ozzy coba menahan Rizki sedangkan Basir menahan Isan. Mata mereka langsung tertuju padaku ketika aku membuka pintu. Aura berat nan kelam langsung terasa di seluruh ruangan.

"Ada apaan nih... " Tanyaku. Semua orang langsung membuang mukanya.

"Nggak ada apa-apa" Ucap Isan, memasang senyum bodohnya yang lebar.

"Mod!" Panggil Rizki sambil melemparkan sesuatu padaku. satu kaleng susu cair yang siap minum.

"Kemenangan pertama lu." ucap Rizki yang berjalan ke arahku kemudian merangkulku. "Bagus, bisa berdiri dikaki sendiri. Tapi lu tahu, lu bisa andalin gue ama yang lainnya buat yang kaya kemarin." Entahlah, dia bersikap seperti biasanya. Lalu apa arti tatapannya yang menyeramkan kemarin sore.

****


"MAMPUS LU, ANJING !" teriak Dicky yang langsung menerjang ke arah Imron. Imronpun langsung menyambut serangan Dicky dengan tinjunya. Penonton langsung bersorak sorai menyemangati keduanya

Perkelahian itu berlangsung di lapangan upacara pada saat jam istirahat berlangsung.

"Ini kenapa ?" Tanyaku pada B'lel yang sudah dari tadi mengamati jalannya pertarungan.

"Tadi pagi, si Andre sama si Gani berantem entah karena apa. Nah, kedua orang tolol ini taruhan mana yang bakalan menang. Guru keburu dateng dan berantemnya selesai. Mereka merasa jagoannya masing-masing yang menang... pas mau nagih duit, ya gini deh"

keduanya berguling-guling saling kunci--memitting, melepasnya. lalu melakukan kuncian, saling jambak. Lebih mirip homo yang sedang bersenggama, melihat keduanya saling tindih tidak mau melepas.

Beberapa orang guru langsung datang berlari--menghampiri--melerai perkelahian. Para penonton tidak ada yang kabur, kami semua malah tertawa melihat mereka yang ditampar berkali-kali oleh guru, lalu diseret ke ruang konseling.

"BUKANNYA DI LERAI ! MALAH PADA NONTON, DASAR OTAK UDANG. BEGO !!" Teriak salah satu Guru pada kami penonton

"Takut kena tonjok, pak !" Ucap B'lel sambil terkikih geli.

Quote:B'lel, nama aslinya Irvansyah. Dipanggil B'lel karena kulitnya kusam. Dalam basa Sunda, kusam itu dibaca belel. Sudah menjadi teman Rizki entah dari kapan, dia yang paling loyal dan orang ketiga yang paling disegani di sekolah ini setelah Rizki dan Adith. Dulu, kakaknya yang megang sekolah ini. Punya koneksi --dan cukup disegani -- ke salah satu geng motor terbesar di kota ini. Yang aku dengar, dia sedang masa prospek... kelak setelah menginjakan kaki di SMA, dia akan resmi dilantik oleh genk motor tersebut. Dia tidak pernah sekalipun menjual nama genknya untuk bisa disegani di sekolah, kenapa ? B'lel lebih bangga dengan otot ketimbang harus mengandalkan nama besar genknya, kedua... Rizki sangat benci dengan genk motor.


"Makan Cuanki di depan yuk Mod..." Ajak B'lel.

"Gue ikut yah, lu yang traktir, kan ?" Ucap Isan yang muncul entah dari mana.

"Anjing, yang ngajakin elu siapa ?!" gerutu B'lel

"Ayolah, boss. Gue lagi bokek. yah, yah, yah, yah..."

"Terserah njing, ah. jatah lu cuman tiga rebu."

"Asiiiik, pake mie instant yah"

"KAGAK !!!"

Saat melewati parkiran guru, kami melihat Bassir dan Ozzy yang sedang main kelereng. B'lel langsung berlari menghampiri keduanya lalu menendang kelereng yang dikumpulkan di tengah-tengah.

"Anjing, goblok lu !!" teriak keduanya yang langsung menghajar B'lel.

B'lel mengajak mereka untuk ikut makan cuanki di warung depan.

"Ok, tapi gue ambil jaket dulu yah di kelas" ucap Bassir yang langsung berlari menuju kelasnya.

"Sir, woi... ah, anjing ! cuman nyebrang jalan doang mesti pake jaket segala" gerutu B'lel "Keburu masuk..." Sambungnya.

Belum tiga menit kami menunggunya Bassir berlari kembali ke arah kami... tanpa membawa jaket.

"Leeeel, Si D'MEEEK" teriaknya di kejauhan.

"Ngomong apaan sih" tanya Ozzy

"Tau ?! gak kedengeran" timpa B'lel

antara terengah-engah kehabisan nafas setelah sprint dan ingin menyanpaikan sesuatu, apa yang keluar dari mulut Bassir malah satu bahasa aneh yang tidak satupun dari kami yang mengerti.

"Si D'mek kenapa ?" Tanya B'lel

Bassir membungkuk memegangi dadanya sambil menunjuk ke arah bangunan kelas 1. namun, dari nafasnya yang habis keluar 1 kalimat yang kelak akan mengubah tatanan Permata Mulia.

"Di.. dikeroyok,... dikeroyok kelas 3"

B'lel langsung berlari kencang ke arah Bassir menunjuk. Kamipun ikut berlari.

"anjing... lari lagi" Teriak Bassir di belakang kami yang masih kelelahan.

setibanya kami di belakang gedung kelas 1. Sudah ada sekitar sebelas orang di sana. Dimas terduduk menangis di pojokan, hidungnya nampak bengkak dan mengeluarkan darah.

"Bisa enyah sebentar ?" Ucap Awang pada kami "Ini urusan internal genk kami, kalian gak usah ikut campur" sambungnya.

"Salah dia apa ?" tanya B'lel

"Elu jang..."

"HEEEEI !!! ..." teriak B'lel " Gue tanya apa salah dia, dan jawab pertanyaan gue dengan sebaik-baiknya jawaban. Seindah-indahnya perkataan. karena gue yang sekarang ini lagi pengen bunuh elu... dan gue jamin, kata-kata indah elu bakalan gue ukir di batu nisan elu."

"Anjing, ngomong apaan sih lu ?!" celetuk Awang

"Yakin, itu kata-kata terakhir elu ? oke deh"

"HEH BANGS*T... GUE BILANGIN SEKALI LAGI, INI URUSAN GENK KITA. SI KAMPRET INI BIKIN GUE DIGEBUGIN ALUMNI" Awang terus meracau dengan nada kerasnya. B'lel, dia merogoh saku celananya lalu mengeluarkan seutas kain dan melilitkannya pada kepalannya.

"Grim reaper, death dealer... The Horde" Gumam B'lel "The Horde ! Mod, jangan ikut campur. Lu juga San. Zy, Sir... Bunuh siapa aja yang masih berdiri saat gue lewatin"

"Itu ada 11 orang, goblok !!" ucap Isan

"Yah, gue juga bisa ngitung...terus kenapa kalau ada 11 ?" ucap B'lel.

"Ya lu gak bakalan..."

"Udah !" ucapku, yang langsung membekap mulut Isan.

"Mmmmhmmmemmsmmemme" ucap Isan dengan mulut yang masih aku bekap. Entah apa artinya

B'lel berjalan perlahan menghampiri mereka, dibelakangnya ada Ozzy, lalu dibelakang Ozzy ada basir. Mereka berjalan berurutan walaupun tidak sejajar.

"Ini the Horde..." ucapku "Formasi kaya gini, jangankan 11. Piranhapun bisa mereka tandingi. Lu cukup lihat aja.

anak buah Awang langsung berhamburan menghampiri B'lel, 3 orang pertama menyerang. Pukulan dari orang pertama berhasil dihindari B'lel. Ozzy langsung menjambaknya lalu mengehempaskannya ke belakang--ke arah Bassir.

BHUUUUGH !!! Pukulan Bassir telak mendarat di hidung,--darah terciprat-- pukulan Bassir membuat orang itu langsung terjungkir.

Quote:Namanya Deden Hermawan, dipanggil Bassir karena tubuh gempalnya. Nama itu didapat dari serial Misteri gunung merapi, dalam serial itu Bassir adalah sidekicknya Sembara. Jika soal tenaga, orang ini punya tenaga paling besar diantara semua bajingan yang ada di sekolah ini. Bahkan Boni belum pernah menang adu panco dengan anak ini. Dipukul olehnya, bisa terbawa sampai mimpi.


lima orang sudah tumbang, dua orang kabur dan yang tersisa masih bergumul ditengah. Awang menendang Ozzy tepat di perut, Ozzy terjatuh menelungkup. B'lel dan Bassir masih sibuk dengan lawan mereka. Awang menindih Ozzy yang tertelungkup, mengapit punggungnya diantara kedua kakinya-- menjambak rambut belakang Ozzy lalu membenturkan wajahnya ke tanah.

"The Horde... tai kucing, anjing. lihat berantakan kaya gitu" ucap Isan yang langsung menerjang hendak membantu. Aku segera menghentikannya

"Bahaya... bahaya" ucapku

"Iya, bahaya, lu lihat teman lu, goblok ! dia hampir mati" bentak Isan

"Bro, justru dia yang gue sebut bahaya..."

"Huh ?"

aku kembali menoleh ke arah Ozzy yang sedang dibenturkan wajahnya berkali-kali ke tanah.

"B'LEL .... BASSIR... LARIIIIII !! THE HORDE !! DEATH DEALER !! CEPETAN MINGGAT, ANJEEEEEENG ! BAHAYAAA"

B'lel dan Bassir lalu melihat ke arah Ozzy yang sudah mengeluarkan darah. Mereka langsung lari, menjauhi pertarungan... meninggalkan Awang dan 3 orang temannya yang masih berdiri... untuk ditumbalkan menjadi santapan Ozzy

Quote:Raka Fauzhy, remaja pengidap sindrom idioticus wrathicus--adalah kelainan jiwa yang sangat langka, dimana pengidapnya akan mengamuk seketika saat mencicipi darahnya sendiri.

yang aku dengar, karena kelainannya ini dia pernah keluar saat sekolah dasar dan terpaksa les private dirumahnya(homeschooling). Ozzy tidak bisa--tidak boleh--meninggalkan rumahnya, karena saat itu orang tuanya memasung dia selama dua tahun

saat Ozzy mengamuk, yang bisa menenangkannya hanya Rizki seorang


"HIYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAH...." Ozzy langsung bangkit, melemparkan Awang yang sedang menindihnya.

Tiga orang anak buah Awang langsung menerjang Ozzy. satu orang mendekapnya sementara dua orang memukulinya.

Ozzy mengangkat kedua kakinya, lalu menendang dua orang yang sedang menghajarnya, satu ke rahang. Satu lagi tepat di selangkangan. Dalam keadaan masih didekap, Ozzy berontak kuat. Hingga yang menahannya ikut terombang-ambing kesana kemari. Lalu lepas, musuhnya jatuh. Ozzy menengok kesana-kemari... lalu menghampiri jajaran pot tanaman hias yang sudah pada mati, namun masih ada tanah yang sudah sangat padat terisi pada potnya.

Ozzy menggenggam pot plastik yang cukup besar itu lalu mengayunkannya hingga membentur ke wajah musuh dibelakangnya. Dia jatuh dan menjerit sejadi-jadinya mulut dan hidungnya penuh dengan darah.

Ozzy mengambil pot yang sudah terjatuh itu lalu kemudian membentur-benturkanya ke tubuh lawannya.

"HIYAHAHAHA AHHHA AHWHAHW HAHAHSHAHAHHA " gelak tawa yang mengerikan. Dia membenturkan pot itu berulang kali, lagi dan lagi... sambil tertawa.

tidak ada yang bergerak, tidak ada yang berani menghentikan Ozzy. Bahkan Awang yang masih sadarpun hanya berdiri di pojokan, ketakutan.

Pot itu pecah, tanah tumpah menutupi sebagian besar-- tubuh yang entah sudah pingsan atau masih sadar--itu. Mati berkalang tanah. Hanya itu yang terlintas dipikiranku saat melihat pemandangan yang tidak biasa ini.

Ozzy berhenti, terengah-engah. Lalu, dia melirik kebelakang... ke arah kami. matanya melotot sambil tersenyum lebar

"HEHEHEHEHEHEH..." Ucapnya.

ok, ini masalah lainnya. Ketika Ozzy lagi kumat, dia tidak pernah bisa mengenali siapapun. Bahkan orang terdekatnya.

Ozzy langsung berlari dengan senyum mengerikannya ke arah kami. Cepat. Seperti Cheetah yang memburu mangsanya.

"PANGGIL RIZKIIIIIII " Teriakku.

"HUWAAAAAAAAAAAAH" Teriak B'lel dan Bassir yang langsung berpelukan.

Ozzy semakin mendekati kami, tubuhku mematung--kaku. Hanya untuk menaikan tanganku untuk posisi bertahan, aku tidak bisa. Aku menutup mataku, pasrah menjadi santapan Ozzy.

Saat gelap yang ku lihat, ada hembusan angin dari sampingku yang melesat ke depan. Aku membuka mataku, lalu mendapati Isan yang sudah terengah-engah dihadapanku--memunggungiku. Lalu Ozzy ? dia terlempar 3 meter dari tempat Isan berdiri. Isan nampak kelelahan, entah apa yang sudah dia lakukan.

Aku melirik ke arah B'lel dan Bassir, mereka tidak lagi berpelukan, namun menatap kagum ke arah Isan.

"Pukulan macam apa barusan" Gumam B'lel.
profile-picture
i4munited memberi reputasi
7 0
7
Delinquent : REMAKE (18+)
30-12-2018 23:13
masih anget emoticon-Ngakak
0 0
0
Delinquent : REMAKE (18+)
30-12-2018 23:15
Quote:Original Posted By cumibakar217
masih anget emoticon-Ngakak


emoticon-Malu
1 0
1
Delinquent : REMAKE (18+)
30-12-2018 23:22
Quote:Original Posted By arkanum
emoticon-Malu


Maaciw udah update mod emoticon-Kiss
0 0
0
Delinquent : REMAKE (18+)
30-12-2018 23:27
Quote:Original Posted By cumibakar217
Maaciw udah update mod emoticon-Kiss


maaf lama banget yak, gan emoticon-Malu
mau penutupan digawean. Si Boss lagi ngepress kami para babu emoticon-Ngakak

effectnya ya gini 😂
hobby, aktivitas lainnya jadi tersendat
0 0
0
Delinquent : REMAKE (18+)
31-12-2018 03:54
Mantaaaps om.. Thanks up date an nya...

Semangaaat... emoticon-thumbsup emoticon-Angkat Beer
2 0
2
Delinquent : REMAKE (18+)
31-12-2018 05:33
Jalan cerita menarik👌lanjut Gan
0 0
0
Delinquent : REMAKE (18+)
31-12-2018 07:44
wah makin seru mod
0 0
0
Delinquent : REMAKE (18+)
31-12-2018 10:25
pewaris moris bisa jadi si ihsan nih emoticon-Leh Uga
0 0
0
Delinquent : REMAKE (18+)
31-12-2018 14:52
Quote:Original Posted By arkanum
"Ok, ok. kalau nanti Rizki ada nongkrong di mana gitu. Ajakin gue yah !" Akupun tersenyum sambil mengacungkan jempolku. Diberkatilah bagi siapa saja yang membunuh anak itu.

VANGKEEE...!!! emoticon-Ngakak (S)

Negeriku tercinta... emoticon-I Love Indonesia (S)
0 0
0
Delinquent : REMAKE (18+)
01-01-2019 10:34
Quote:Original Posted By Mbikgibas
Mantaaaps om.. Thanks up date an nya...

Semangaaat... emoticon-thumbsup emoticon-Angkat Beer


emoticon-Angkat Beer thanks masih mau mantengin, gan

Quote:Original Posted By daniadi123
Jalan cerita menarik👌lanjut Gan


Makasih gan emoticon-Angkat Beer

Quote:Original Posted By kidszonk
wah makin seru mod


emoticon-Malu

Quote:Original Posted By titahbayu
pewaris moris bisa jadi si ihsan nih emoticon-Leh Uga


emoticon-Confused dapet istilah itu dari mana, gan emoticon-Shutup... semoga tidak emoticon-Malu

jangan deh emoticon-Ngakak (S)

Quote:Original Posted By coeksby
VANGKEEE...!!! emoticon-Ngakak (S)

Negeriku tercinta... emoticon-I Love Indonesia (S)


a Lovely bastard aren't they emoticon-Kiss
Diubah oleh arkanum
0 0
0
Delinquent : REMAKE (18+)
01-01-2019 15:45
update lagi dund mod.. penasaran gw sama mega emoticon-Wkwkwk
Diubah oleh cumibakar217
0 0
0
Delinquent : REMAKE (18+)
01-01-2019 16:01
Quote:Original Posted By cumibakar217
update lagi dund mod.. penasaran gw sama mega emoticon-Wkwkwk


Delinquent : REMAKE (18+)

lagi ditulis, 😄 dia mah muncul 2 part udah ini.
0 0
0
Delinquent : REMAKE (18+)
01-01-2019 22:57
Quote:Original Posted By arkanum
Delinquent : REMAKE (18+)

lagi ditulis, 😄 dia mah muncul 2 part udah ini.


Gausah spoiler juga kampret emoticon-Ngamuk
0 0
0
Delinquent : REMAKE (18+)
02-01-2019 14:12
Quote:Original Posted By arkanum
Delinquent : REMAKE (18+)

lagi ditulis, 😄 dia mah muncul 2 part udah ini.


Haruskah ini dirilis Minggu depan emoticon-Bingung
0 0
0
Delinquent : REMAKE (18+)
02-01-2019 21:41
Rilis nya jangan lama lama euy emoticon-Malu
0 0
0
Delinquent : REMAKE (18+)
02-01-2019 22:19
Woahhh,,, ini wajib diangkat ke layar lebar nih, brutal abiss,, pemerannya si ipan gunawan & si ruben onsu Cs

Hawhaqhaqhaq
0 0
0
Delinquent : REMAKE (18+)
03-01-2019 21:05
Mantap kali,, cukup mantap,, mantap kaliii..
0 0
0
Halaman 7 dari 10
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
completed-hey-fanny
Stories from the Heart
pernah-berjuang-namun-dibuang
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
B-Log Collections
Stories from the Heart
hitam-season-2
Stories from the Heart
who-cares-if-you-exists-21
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia