News
Batal
KATEGORI
link has been copied
26
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c048f87c0d7701a3c8b4567/beda-sikap-soal-212-bawaslu-diminta-tegas-agar-tak-picu-sara
Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) disebut tak satu suara dalam menanggapi soal dugaan pelanggaran kampanye dalam ajang reuni alumni 212 yang berlangsung di kawasan Monas, Jakarta, Minggu (2/12). Hal itu disebut bisa membuat politik bernuansa Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA) kembali marak. Anggota Bawaslu Rahmat Bagja menduga ada pelanggaran pemilu dalam acara ters
Lapor Hansip
03-12-2018 09:05

Beda Sikap Soal 212, Bawaslu Diminta Tegas Agar Tak Picu SARA

Quote:Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) disebut tak satu suara dalam menanggapi soal dugaan pelanggaran kampanye dalam ajang reuni alumni 212 yang berlangsung di kawasan Monas, Jakarta, Minggu (2/12). Hal itu disebut bisa membuat politik bernuansa Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA) kembali marak.

Anggota Bawaslu Rahmat Bagja menduga ada pelanggaran pemilu dalam acara tersebut. Itu terkait dengan pemutaran rekaman pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dalam reuni itu dan lagu ganti presiden.

Pihak Bawaslu DKI, katanya, akan menyelidiki rekaman Rizieq itu dan meneliti pihak yang mengarahkan pemutaran lagu tersebut.

"Ada dugaan melanggar, karena [peraturannya] tidak boleh menghina atau melakukan fitnah terhadap peserta pemilu yang lain," kata anggota Bawaslu Rahmat Bagja kepada CNNIndonesia.com, Minggu (2/12).

Saat itu, Rizieq melontarkan pernyataan untuk tak memilih partai pendukung penista agama dan menyoroti kondisi perekonomian saat ini yang tak bersahabat dengan rakyat kecil serta utang negara yang makin menumpuk.

Sementara, anggota Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo menyatakan tak ada unsur pelanggaran dalam ajang reuni itu berdasarkan hasil pengecekannya di televisi. Sementara, soal pemutaran lagu ganti presiden pihaknya masih menunggu laporan dari Bawaslu DKI Jakarta.

Menanggapi perbedaan pendapat itu, Direktur Lingkar Madani untuk Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti mengatakan hal tersebut menimbulkan kegelisahan. Sebab hal ini menunjukkan tidak adanya definisi yang baku di Bawaslu tentang kampanye terselubung.

Selain itu, ada kekhawatiran soal kurangnya sensitivitas anggota Bawaslu terkait dengan penggunaan istilah-istilah agama di dalam menafikan hak warga negara untuk dipilih dan memilih.

"Menimbulkan pertanyaan apakah ada ketidakkompakkan di kalangan anggota Bawaslu untuk bersikap secara independen? Oleh karena itu perlu kiranya Bawaslu segera menyatakan sikap terkait hal apa saja yang ditemukan di dalam pelaksanaan reuni 212 hari ini," tutur Ray, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (2/12).

Dia pun mendorong Bawaslu untuk bersikap tegas, terutama dalam hal sensitivitas terhadap penggunaan simbol-simbol agama untuk membatasi hak dipilih dan memilih pihak lain.

"Jika tidak, ruang politik kita bisa marak kembali dengan isu SARA. Sesuatu yang dampaknya telah terlihat dalam pelaksanaan pilkada DKI kemarin. Sikap tanggap Bawaslu tentu dibutuhkan," tandasnya.


https://www.cnnindonesia.com/nasiona...-tak-picu-sara

Komeng TS =
Bukan pertama kali ini ada perbedaan pendapat antar anggota Bawaslu. Harusnya anggota Bawaslu diganti dengan tentara karena tidak akan ada konflik kepentingan secara tentara tidak punya hak pilih.
2
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 1 dari 2
Beda Sikap Soal 212, Bawaslu Diminta Tegas Agar Tak Picu SARA
03-12-2018 09:08
Beda Pendapat Internal Bawaslu DKI Soal Reuni 212

https://news.detik.com/berita/d-4327...soal-reuni-212

Quote:Jakarta - Evaluasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta terhadap jalannya Reuni 212 di Monas, Jakarta Pusat, tak satu suara. Ketua Bawaslu DKI Muhammad Jufri memandang perlunya dilakukan kajian, pengumpulan informasi dan klarifikasi dari panitia untuk menentukan ada atau tidaknya kampanye terselubung di acara tersebut. Sementara anggota Bawaslu DKI, Puadi , langsung menyatakan tak ada pelanggaran pemilu dalam aksi tersebut.

Jufri memastikan tidak ada atribut atau lambang peserta Pemilu 2019 dalam kegiatan tersebut. Meski demikian, dia menyebut ada orasi-orasi yang disampaikan sejumlah tokoh yang menyinggung tentang capres. Untuk itu, Jufri akan mencoba mengklarifikasi kepada panitia aksi itu.

"Walaupun setahu saya tidak ada menyebut nama capres, tapi menyebut capresnya. Kalaupun ada yang berteriak-teriak soal capres-capres, itu di luar dari kendali kami. Karena memang ini ribuan yang datang, tidak mungkin kami menyampaikan satu per satu," kata Jufri ketika dihubungi wartawan, Minggu (2/12/2018).

"Kami masih mengkaji, kami masih mencari informasi-informasi lain apakah memang dalam pelaksanaan ini ada kesengajaan yang dilakukan panitia dalam melakukan ajang kampanye capres. Ini yang akan kami dalami nantinya kalau ada indikasi begitu," imbuh Jufri.

Ditanyai tanggapannya mengenai pemutaran lagu 'Jokowi si Raja Bohong' dalam aksi itu, Jufri mengaku tak mendengar ketika sedang memantau di lokasi.

"Ini yang kami akan melakukan komunikasi lagi sama panitia nanti, karena saya belum dengar tadi lagu-lagu yang disampaikan karena suaranya berisik semua. Pada dasarnya kita akan lakukan klarifikasi kalau memang ada kegiatan-kegiatan yang berbau unsur kampanye. Karena memang kegiatan itu bukan kampanye," ujar Jufri.

Berbeda dengan Jufri, Puadi meyakini tak ada pelanggaran pemilu. Dia menuturkan sama sekali tak menemukan alat peraga kampanye di arena Reuni 212 dan tak ada pelanggaran dalam rekaman orasi Habib Rizieq Syihab.

"Kalau kemudian ada bukti rekaman yang disampaikan oleh Habib Rizieq Syihab, itu rekaman yang menurut panitia kalau nggak salah namanya Pak Haikal (Hassan) panitia 212, itu dua tahun yang lalu, kemudian disetel di lokasi dan itu locus-nya nggak ada urusannya. Jadi peristiwanya kapan, karena pola penanganan pelanggaran itu adalah di mana peristiwa locus delicti-nya," ucap Puadi.

Sebenarnya ada dua rekaman yang diputar di Reuni 212 hari ini, rekaman khotbah Jumat Habib Rizieq pada 2 Desember 2016, seperti yang dimaksud Puadi, dan rekaman pidato terbaru Habib Rizieq yang dibuat khusus untuk acara Reuni 212 hari ini. Puadi tak membahas soal rekaman kedua.

Kembali ke keterangan Puadi, dia mengatakan Bawaslu DKI juga mengawasi Prabowo secara intensif. Sambutan Prabowo di Reuni 212 didengarkan secara saksama.

"Kemudian kita juga melakukan pengawasan juga melekat, ada Pak Prabowo sebagai undangan, kemudian dia menyampaikan pidatonya, sambutannya. Apakah sambutan Pak Prabowo itu, ada nggak penyampaian visi-misinya, programnya, atau mungkin citra dirilah," tutur Puadi.

Pidato Prabowo dinyatakan tak melanggar aturan karena hanya berisi ucapan terima kasih telah diundang ke acara itu, tak ada penyampaian visi-misi, tak ada ajakan memilih, tak ada juga nomor urut. "Tidak ada itu penyampaian visi-misi," sebut dia.

Puadi kemudian berpendapat seruan '2019 Ganti Presiden' serta pemasangan lagu 'Jokowi si Raja Bohong' sah-sah saja, selama bukan dilakukan tim kampanye, pelaksana kampanye atau peserta pemilu.

"Kalaupun ada lagu-lagu, memang di lapangan kami tidak temukan adanya lagu-lagu, yel-yel ganti presiden. Seandainya ada satu-dua yang menyampaikan lagu-lagu, sekarang yang menyanyikan lagu atau menyampaikan lagu apakah dia sebagai tim kampanye, pelaksana kampanye, atau sebagai peserta. Sepanjang dia bukan tim kampanye, pelaksana, dan peserta itu tidak ada hubungannya dengan kita, itu penyampaian pendapat mereka," pungkasnya.

"Dari hasil temuan kami, Bawaslu DKI, Bawaslu Jakarta Pusat, dan tingkat kecamatan dan kelurahan beserta kepolisian di lapangan, kami tidak temukan adanya dugaan pelanggaran itu, karena alat peraga kampanye itu tidak ditemukan," tandas Puadi.


Lihat saja baik pusat sama daerah semuanya ada beda pendapat antar anggota.
0 0
0
Beda Sikap Soal 212, Bawaslu Diminta Tegas Agar Tak Picu SARA
03-12-2018 09:09
suruh si bahar bin smith aja jadi anggota bawaslu
0 0
0
Beda Sikap Soal 212, Bawaslu Diminta Tegas Agar Tak Picu SARA
03-12-2018 09:09
Mantaf bawaslu
Sana ambil kardus sama 2 nasbung dulu
Ngoahaha
emoticon-Wkwkwk
emoticon-Imlek
0 0
0
Lihat 2 balasan
Memuat data ..
Beda Sikap Soal 212, Bawaslu Diminta Tegas Agar Tak Picu SARA
03-12-2018 09:10
Cuman acara kumpul-kumpul saja.
0 0
0
Beda Sikap Soal 212, Bawaslu Diminta Tegas Agar Tak Picu SARA
03-12-2018 09:14
bawaslu udah ga netral
keliatan banget berpihak sama kubu prabowo
mungkin bawaslu banyak pengikut radikalnya
0 0
0
Beda Sikap Soal 212, Bawaslu Diminta Tegas Agar Tak Picu SARA
03-12-2018 09:18
Quote:Original Posted By mendadakranger
https://www.cnnindonesia.com/nasiona...-tak-picu-sara

Komeng TS =
Bukan pertama kali ini ada perbedaan pendapat antar anggota Bawaslu. Harusnya anggota Bawaslu diganti dengan tentara karena tidak akan ada konflik kepentingan secara tentara tidak punya hak pilih.


Beda Sikap Soal 212, Bawaslu Diminta Tegas Agar Tak Picu SARA
0 1
-1
Beda Sikap Soal 212, Bawaslu Diminta Tegas Agar Tak Picu SARA
03-12-2018 09:27
lohh satu lembaga bisa beda pandangan
emoticon-Ngacir
0 0
0
Beda Sikap Soal 212, Bawaslu Diminta Tegas Agar Tak Picu SARA
03-12-2018 09:28
bawaslu nya penikmat kardus
0 0
0
Beda Sikap Soal 212, Bawaslu Diminta Tegas Agar Tak Picu SARA
03-12-2018 09:33
Jadi anggota bawaslu itu seleksinya bijimand yak emoticon-Bingung
0 0
0
Beda Sikap Soal 212, Bawaslu Diminta Tegas Agar Tak Picu SARA
03-12-2018 09:35
NASTAK PADA KAING KAING
0 1
-1
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 03
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 03
Beda Sikap Soal 212, Bawaslu Diminta Tegas Agar Tak Picu SARA
03-12-2018 09:42
mgkn itu msh pendapat pribadi bukan dr bawaslu meskipun mereka naggota bawaslu...tunggu keterangan resmi nya aja...nunggu kompres bawaslu aja lah... emoticon-Thinking
0 0
0
Beda Sikap Soal 212, Bawaslu Diminta Tegas Agar Tak Picu SARA
03-12-2018 09:43
Tentara ga ada konflik kepentingan?
:tepar :tepar :tepar :tepar
0 1
-1
Beda Sikap Soal 212, Bawaslu Diminta Tegas Agar Tak Picu SARA
03-12-2018 09:46
bawaslu.....emang tindakan tegasnya ape selama ini? palingan sangsi ringan yg ngk berarti....emoticon-Najis

Tindak tegas buat kedua kubu kalau rmanh melangar......emoticon-Blue Guy Bata (L)
Diubah oleh ableseaman
2 0
2
Beda Sikap Soal 212, Bawaslu Diminta Tegas Agar Tak Picu SARA
03-12-2018 10:04
bawaslu mah beraninya cuman sama psi wakkakkakakaka...
emoticon-Leh Uga emoticon-Betty

Beda Sikap Soal 212, Bawaslu Diminta Tegas Agar Tak Picu SARA
0 0
0
Beda Sikap Soal 212, Bawaslu Diminta Tegas Agar Tak Picu SARA
03-12-2018 10:09
yang nasi yang nasi yang nasi emoticon-Wakaka
0 0
0
Beda Sikap Soal 212, Bawaslu Diminta Tegas Agar Tak Picu SARA
03-12-2018 10:11
Bawaslu? Gak heran
0 0
0
Beda Sikap Soal 212, Bawaslu Diminta Tegas Agar Tak Picu SARA
03-12-2018 10:11
Komeng TS =
Bukan pertama kali ini ada perbedaan pendapat antar anggota Bawaslu. Harusnya anggota Bawaslu diganti dengan tentara karena tidak akan ada konflik kepentingan secara tentara tidak punya hak pilih.
1


Tentara disuruh bantu menangin jokowi secara orang2nya udah kepegang semua, lagipula mana mau tentara ngurusin ginian, tupoksi nya udah beda, tggjawabnya lebih kearah keamanan serangan dari luar.
0 0
0
Lihat 2 balasan
Memuat data ..
Beda Sikap Soal 212, Bawaslu Diminta Tegas Agar Tak Picu SARA
03-12-2018 10:14
Quote:Original Posted By mendadakranger


https://www.cnnindonesia.com/nasiona...-tak-picu-sara

Komeng TS =
Bukan pertama kali ini ada perbedaan pendapat antar anggota Bawaslu. Harusnya anggota Bawaslu diganti dengan tentara karena tidak akan ada konflik kepentingan secara tentara tidak punya hak pilih.


BAWASLU kayak macan kertas
sangar di teori doang emoticon-Big Grin

Beda Sikap Soal 212, Bawaslu Diminta Tegas Agar Tak Picu SARA
Diubah oleh jokowi.kw
0 0
0
Halaman 1 dari 2
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia