alexa-tracking
Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
521
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5655419d6208812e128b4567/suara-masjid-tertib-atau-ditertibkan-kenapa-tidak
Mohon maaf, saya tidak bermaksud untuk menyudutkan agama tertentu, karena yang saya tulis adalah sesuai dengan fakta dan saya upayakan menulis dengan sopan. SUBYEKTIF: Saya adalah muslim yang taat, di tempat tinggal saya sekarang seluruhnya muslim juga. quote ini saya tulis setelah komen menembus page 20, banyak yang mengira saya non muslim karena saya membuat thread ini, anda salah, saya menulis
Lapor Hansip
25-11-2015 12:05

SUARA MASJID TERTIB ATAU DITERTIBKAN, KENAPA TIDAK..???

Quote:Mohon maaf, saya tidak bermaksud untuk menyudutkan agama tertentu, karena yang saya tulis adalah sesuai dengan fakta dan saya upayakan menulis dengan sopan.


Quote:
SUBYEKTIF: Saya adalah muslim yang taat, di tempat tinggal saya sekarang seluruhnya muslim juga. quote ini saya tulis setelah komen menembus page 20, banyak yang mengira saya non muslim karena saya membuat thread ini, anda salah, saya menulis ini sebagai seorang muslim dan sebagai seorang manusia dengan telinga dan akal yang sehat. saya tidak bermasalah dengan adzan, saya hanya bermasalah dengan penyalahgunaan pengeras suara masjid dan musholah. kenapa saya menulis thread ini..?? lihatlah komentar dibawah sampai paling belakang, setidaknya itu mewakili ternyata banyak orang merasa terganggu dan harusnya memang terganggu dengan penyalahgunaan alat pengeras suara yang di pasang di masjid atau mushollah, saya adalah salah satunya. sekali lagi saya tidak bermasalah dengan adzan, jangan terlihat bodoh dengan menuduh saya macam macam karena thread ini, anda tidak harus menjadi seorang muslim atau non muslim untuk dapat mengerti, anda hanya perlu menjadi manusia dengan telinga dan akal yang sehat.



Kesimpulan trit saya:

yang saya inginkan adalah:
1. suara pengeras untuk azan dari masjid harus nyaman di telinga warga sekitar masjid, muazin harus memiliki suara yang nyaman didengarkan, muazin adalah petugas azan, jadi anak anak, orang yang belum memiliki suara azan yang nyaman di dengar, atau masih belajar azan, silahkan minggir di pojokan, belajar saja dulu jangan gunakan pengeras suara.
2. jika suara azan masjid masih terdengar, azan dari musholla atau masjid yang berdekatan tidak perlu melalui pengeras suara.
3. selain azan, kegiatan lain atau ibadah lain tidak perlu melalui pengeras suara, misalnya rekaman kaset, pujian, wirid, istighosah, dziba', marawis, pengajian kelompok toriqot, pengajian ibu-ibu atau pengajian anak anak. itu semua sangat mengganggu. kecuali keadaan darurat misal pengumuman kematian atau bencana disekitar,

:: jika membutuhkan pengeras suara untuk keperluan selain azan, sebaiknya gunakan pengeras suara kedalam masjid, sehingga orang lain ga sampai terganggu::
Quote:

KLARIFIKASI:

1. saya membaca sampai halaman ke 8, saya masih menemukan banyak, BANYAK, kaskuser yang menganggap saya ingin menghentikan azan, padahal saya sudah membuat thread dari awal dengan jelas saya tulis dan saya bold bahwa saya tidak bermaksud menghentikan azan, tetaplah azan, tapi tolong yang tertib, saya ingin suara yang keluar dari pengeras suara milik masjid atau musholla itu tertib. begitu sulitkah melihat dan membaca tulisan saya sehingga saya harus berkali kali bilang begitu..???

2. ada juga yang bilang suara azan memang harus di siarkan semua masjid,
jawab: yes, saya setuju, tapi juga tetap harus tertib, jika di dekat situ juga sudah ada masjid yang azan dengan suara yang terdengar jelas dan keras,untuk apa masjid atau musholla sebelah sama2 azan dengan keras pula, yang ada malah saya tidak bisa mendengar dengan jelas dan menyakitkan telinga. mohon maaf, kemampuan telinga, otak dan hati saya terbatas, saya tidak bisa menikmati 2 suara keras sekaligus, apa agan bisa mendengarkan 2 azan dengan suara keras sekaligus..??

3. sekali lagi bukan cuma azan yang jadi masalah, tapi penyalah gunaan pengeras suara untuk tujuan dan keperluan lain, saya ulangi lagi, misalnya untuk rekaman kaset, pujian, wirid, istighosah, dziba', kelompok marawis, pengajian kelompok toriqot, pengajian ibu-ibu atau pengajian anak anak, bahkan disalah gunakan anak anak dengan bercanda saat pujian dan wirid melalui pengeras suara. itu semua sangat mengganggu. kecuali keadaan darurat misal pengumuman kematian atau bencana disekitar,

4. mohon maaf jika saya keliru, menurut pengamatan saya, teman-teman dan keluarga saya, tidak semua masjid demikian, penyalahgunaan sering terjadi pada masjid yang di kelola olah sebagian ormas/kelompok tertentu saja. yang saya tau masjid yang di kelola kelompok Muhammadiyah, LDII dan kelompok islam lain sangat tertib. saya belum menemukan keterkaitan,hubungan atau sebab, kenapa masjid yang di kelola olah kelompok pertama tidak tertib sementara masjid yang di kelola oleh Muhammadiyah, LDII dan kelompok islam lain sangat tertib. jika ada yang ingin memberi info atau klarifikasi ulang, silahkan.




Di indonesia. masjid sangat banyak jumlahnya bahkan hampir di setiap lokasi ada masjid atau musholla.
Belakangan ini semakin banyak masjid yang menggunakan speaker secara berlebihan, dalam artian tidak hanya untuk azan saja, melainkan juga bacaan setelah azan(biasanya pujian atau shalawat), shalat, wirid, bahkan ngaji anak anak kecil. yg terbaru, rekaman kaset juga di siarkan melalui speaker.
SUARA MASJID TERTIB ATAU DITERTIBKAN, KENAPA TIDAK..???

Memang tidak semua begitu, sebaliknya hanya sebagian golongan muslim saja yg begitu, yang lain hanya menggunakan speaker untuk azan dengan baik.

pernah ga kaskuser juga mengalaminya barangkali malah rumahnya deket masjid, mau ditegur malah dituduh anti agama. ditempat tinggal saya malah ada 2, ada masjid dan ada musholla. dua duanya azan, di saat yg bersamaan, padahal suara azan masjid terdengar keras dari musholla, tp musholla nya masih pake speaker juga azannya. dan speaker keduanya menghadap rumah saya.

masalahnya kita sebagai warga yg terganggu mau lapor kemana, terganggu..??? pasti. mau bilang takmir masjid atau pemilik musholla sudah, tp dasar mereka ga pernah baca hadis toleransi, ya hasilnya malah saya yg dituduh anti agama, dan malah balik memusuhi saya. lapor polisi sudah, mereka angkat tangan karena itu masalah pribadi - katanya-, lapor pengurus NU malah di bilang itu benar karena mereka sedang syiar agama. hello...??? syiar apanya.. kita berisik terganggu, lagian dikomunitas muslim yg lain juga pake speaker teratur, paling ga cuma azan saja, untuk hal hal yg lain mereka pake speaker ke dalam masjid saja, jadi tetangga masjid ga perlu terganggu.

saya ga bermaksud menghentikan azan, tp jika sudah terdengar azan di salah satu masjid, yg lain ya ga perlu azan atau di kecilkan azan nya biar ga berantem suaranya. dan yg terpenting selain azan ga perlu di siarkan pake speaker, jelas akan sangat membantu.

dan masih saja tidak ada tempat bagi saya untuk melapor masalah ini.Indonesia,


Update:

setelah menyimak komen-komen dari kaskuser sampai halaman 3, berikut saya rangkum pertanyaan dan komennnya:

1. coba, diskusikan lagi, jangan ngeluh disini.
jawab: saya sudah mendiskusikan dengan berbagai pihak, takmir masjid, kyainya, pemilik mushola, ketua RT sampai polisi, dan mereka semua tidak bisa menyelesaikan masalah ini, kalo boleh menyimpulkan, maaf kalo salah, menyesuaikan pengeras suara sesuai kebutuhan atau secara kasar dibilang ikut campur soal pengeras suara masjid itu pamali. saya tidak tau lagi harus lapor kemana jika pihak 2 yg berkaitan sudah angkat tangan sementara gangguan yang ditimbulkan dari pengeras suara terus berlanjut. berharap menemukan solusi, jadi saya tulis disini.
2. biarin aja gan, azan kan memang wajib, mending pindah rumah aja di kawasan yg ga ada azannya,
jawab: sekali lagi saya ulang, saya tidak ingin menghentikan azan, saya hanya ingin suara yg dihasilkan dari tempat ibadah juga ditertibkan. tetaplah azan tapi harus yang baik, dan mushollah disekitarnya azan nya ga perlu di masukkan pengeras suara. dan selain azan, ga perlu dimasukin pengeras suara keluar, cukup pengeras suara kedalam masjid saja.
3. Ngak perlu ngurusi adzan/suara masjid deh.. mending urusin yang laen aja
jawab: kalau saja boleh berkata begitu terhadap semua masalah, maka tidak ada masalah yang terselesaikan.


demikian, semoga segera menemukan solusinya.


komen bermutu:

Quote:Original Posted By unklwnd
Cape2 bahas ginian yg sebetulnya udah diatur pemerintah dari 1978. Ane kutipin buat agan semua yes. [Lampiran Instruksi Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Nomor KEP/D/101/1978 tentang Tuntunan Penggunaan Pengeras Suara di Masjid, Langgar, dan Mushalla (“Instruksi Direktur Jenderal Bimas 101/1978”)]

Quote:
Waktu Subuh
a. Sebelum waktu subuh, dapat dilakukan kegiatan-kegiatan dengan menggunakan pengeras suara paling awal 15 menit sebelum waktunya. Kesempatan ini digunakan untuk membangunkan kaum muslimin yang masih tidur, guna persiapan shalat, membersihkan diri, dan lain-lain
b. Kegiatan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dapat menggunakan pengeras suara keluar. Sedangkan ke dalam tidak disalurkan agar tidak mengganggu orang yang sedang beribadah di masjid
c. Adzan waktu subuh menggunakan pengeras suara keluar
d. Shalat subuh, kuliah subuh, dan semacamnya menggunakan pengeras suara (bila diperlukan untuk kepentingan jama’ah) dan hanya ditujukan ke dalam saja
Waktu Dzuhur dan Jum’at
a. Lima menit menjelang dzuhur dan 15 menit menjelang waktu dzuhur dan Jum’at diisi dengan bacaan Al-Qur’an yang ditujukan ke luar
b. Demikian juga suara adzan bilamana telah tiba waktunya
c. Bacaan ahalat, do’a pengumuman, khutbah dan lain-lain menggunakan pengeras suara yang ditujukan ke dalam
Ashar, Maghrib, dan Isya
a. Lima menit sebelum adzan dianjurkan membaca Al-Qur’an
b. Saat datang waktu shalat, dilakukan adzan dengan pengeras suara ke luar dan ke dalam


Kalo ada yg melanggar itu mustinya bisa ditertibkan. Perihal di tempat agan mengganggu, sebenarnya di tempat ane juga gitu. Di tempat agan yg lain jg sepertinya begitu. Mungkin harus diatur lagi berapa dB pengeras suara yg dijinkan utk musholla dan berapa dB untuk masjid. Kalo perlu jarak juga dihitung. Mau lebih ribet lagi yg adzan punya sertifikasi. Ga asal adzan karena ane dengar jg beberapa ada yg ga enak di dengar. Coba diomongkan perihal lampiran intruksi ini ke pengurus takmir.



Quote:Original Posted By Kurawa Degil

Pertama ane mo info klo ane muslim. kedua ane mo info rumah ane kagak jauh jauh dari Mesjid/Musholla dan ini yang ane rasakan dan yang ane tau.

1. Speaker itu cuma kelebayan umat, Adzan bolehlah pakai speaker, itupun kalo gak terdengar suara azan dari masjid lain ,masa mo balapan suara azan? dan ketika balapan jadilah azan itu menjadi polusi suara, sebab sesuatu yg berlebihan memang tidak pernah baik, balapan adzan merusak ke khidmatan,kesakralan panggilan,hancurlah keindahan nada, keindahan adzan itu sendiri karena balapan.contoh agan suka 1 lagu, tp tetap suka kah klo lagunya di putar bersamaan dan bersahut-sahutan? suka kan anda mendengar adzan yg terlalu keras suaranya? sejatinya Adzan adalah panggilan kepada sholat, alangkah indahnya panggilan itu dengan suara yg lembut,suara yang merdu, suara yg menggetarkan hati,suara yg menggerakkan hati dan jiwa menuju panggilanNya.

2. Fanatisme katak dalam tempurung. Orang orang ini tidak akan terima kritik membangun, sekonyong-konyong ente di cap wahabi,di cap islam KTP,di cap kafir dan hal buruk lainnya karena mereka memang tidak bisa di kritik soal agama.karena itulah yg mereka tau.. agama mereka dapat hasil dari keturunan, mungkin mereka sendiri tidak pernah benar benar memahami agama mereka. contoh: Mengaji di masjid, setahu ane di sunnahkan untuk mempelankan suara jika di khawatirkan mengganggu (dan pasti mengganggu kalo ente ngaji masih putus-putus,gak pk nada,suara ente termasuk gak enak di denger) jd ente mengganggu yg lagi sholat,mengganggu yg lagi istirahat,mengganggu yg sakit, mengganggu yang butuh ketenangan, dan dalam hal ini mungkin pahala mengaji agan tidak cukup untuk membayar dosa yg agan hasilkan dari mengganggu orang lainemoticon-Takut (S)

3. Ane pernah ramadhan di aceh, sebelah rumah ane mesjid, dan itu speaker mulai di pakai anak-anak ngaji semalam suntuk,ada yg bercanda,ada yg masih belajar, tau seberapa terganggunya ane dan istri? siang puasa,malam susah istirahat,ditambah pada bulan puasa jumlah tidur berkurang karena adanya sahur,jadi ane pagi-sore kerja,kurang tidur,mana puasa, sementra yg begadang ngaji semalaman pake speaker tidur siang hari dan bangun ba'da ashar emoticon-Mad (S) , Alhamdulillah setelah ane protes ke pengurus masjid, mereka batasi waktu pakai speaker sampai jam 12 malam emoticon-Blue Guy Peace

Ane mengajak mengembalikan adzan menjadi sesuatu yg kembali indah, panggilan kepada kebaikan dan membawa kebaikan, sesuatu yg dinantikan bukan sesuatu yg di benci. ane lihat di tempat ane orang-orang Maroko pun adzan tidak pakai speaker, mereka keluar mesjid dan adzan hanya dengan suara mereka sendiri, kemudian orang orang indonesia adzan dengan speaker, setelah itu 1 jam kemudian orang-orang bangladesh adzan dengan speaker.



Quote:Original Posted By max mara


Ane juga menghormati suara adzan yang merdu dan enak didengar. Ane kebetulan pernah beberapa kali bertugas di luar negeri dan sering mendengar suara adzan. Kalau di luar negeri suara adzan itu bisa terdengar enak, beda sekali dengan adzan di Indonesia. Saran saya sih lebih baik dioptimalkan di sound systemnya, suara qorinya, dan jangan kesannya bersahut2an antar masjid sampai sulit untuk didengarkan. Belajarlah dari luar negeri yang ada pengaturan sound system yang dipakai oleh mesjid. tidak boleh terlalu keras dan suaranya tidak boleh sampai pecah. Terus hanya orang yang mau dan mampu (suaranya bagus) yang diperbolehkan menjadi qori.

Di luar negeri sound system masjid juga hanya dipakai untuk adzan. Kalau di Indonesia sering disalahgunakan untuk hal hal lain. Misalnya ibu2 yang latihan rebana, laporan keuangan masjid, bahkan khotbah Jumat yang disertai pesan2 politik.





Quote:Original Posted By metal_head
Emang bener si gan, terutama kalo rumah agan persis ada di depan atau sebelahnya. Ane pernah tinggal persis di depannya dan tiap kali adzan emang ampun kerasnya sampe kalo lagi ngobrol harus diem dulu sampe kelar biar ga teriak-teriak.

Adzan emang harus ada tapi volumenya tetep harus dibuat standard ga terlalu besar dan ga terlalu kecil. jangan sampe niatnya baik manggil orang ibadah malah jadi ngeganggu.


Quote:Original Posted By estidi
Rumah ane pas diapit 2 mesjid, tapi jarak dari rumah ane ke tiap mesjid masih sekitar 4-5 rumah...
Biasanya sih ane gak pernah denger adzan (pulang rumah udah lepas maghrib emoticon-Big Grin), tapi kalo pun sebelum maghrib udah pulang biasanya gak terlalu denger juga, ane anggep background noise aja (BTW ane bukan muslim)...
Sebenernya kalo emang ada aturan soal volume PA/toa mesjid sih gak masalah, yg nyebelin itu kalo udah ngelanggar aturan volume, toa-nya kualitas jelek lagi emoticon-Hammer
Udah suaranya ganggu, kuping makin sakit gara2 suaranya sember, mau orang yg adzan suaranya merdu pun gak akan menolong emoticon-Ngakak (S)


Quote:Original Posted By DirKuyt
kalo adzan aja gpp. yg mengganggu itu nyanyian2 yg katanya nyanyiannya gus dur
dan juga mengaji ga perlu pake pengeras



Quote:Original Posted By shara..
kalau adzan sih gpp, banyaknya isinya ceramah yg belum tentu orang mau denger, toh kalau mau denger pasti gabung ke masjid. Gunakan pengeras suara masjid sesuai kebutuhannya aja. ga kurang ga lebih. dan gunakan volume yg nyaman ditelinga, ga terlalu pelan dan terlalu keras.


Quote:Original Posted By penikmatduniawi
kalo menurut oknum penganut garis keras,yang ga suka dengerin suara adzan dll dr masjid nerarti dia setan dajjal bla bla bla

mungkin org itu belum ngerasain disaat ada salah satu kluarga sedang sakit atau menderita penyakit tertentu yang butuh ketenangan lalu harus mendengarkan suara dari masjid yang notabene kadang dipakai mainan oleh anak anak

ane hormati untuk suara kumandang adzan apalagi jika suara nya merdu dan enak didengar(ane non muslim)

tp klo anak anak yg memakai itu dan suaranya terlalu dibesarkan hingga sakit ditelinga,terkesan dimain main kan..apa agan agan ga terganggu? bisa khusuk sholat dan berdoa nya?

kadang juga ibu ibu yg sedang bermain qosidah(begitu bkn namanya?)
dipakai pengeras suara juga, buat apasih?ane lebih seneng dengerin cerama dan adzan dengan suara merdu ketimbang dengerin sprti itu


Quote:Original Posted By kalleo
Ane betul betul sependapat dgn agan...ane juga ingin pempertanyakan soal ini juga nih gan dimana suara azan dari mesjid2 sampe mushala yang bedekatan terdengar saling keras nyuarain azan,tapi yang sampai ditelinga benar2 gak nyaman,,mungkin itulah penyebabnya orang sering mengacuhkan himbauan azan,,pendapat ane jikalau suara azan masih jelas didengar antara mesjid dan mushala...mushalanya jangan speakerin azanlah jadi orang2 bisa khusuk dengarin satu azan saja....usulan ane bagus atau mungkin harus ditertibkan gan...


Quote:Original Posted By KidPaddle
ane smlm baru ngalamin gan, gak tau ada acara apaan sampe jam stengah 11 mlm ada kaya marawis.an gt dah tuh .. emg agak ganggu sih kasian yg punya baby ..
ane dulu anak marawis , gak pake speaker kalo latihan .. malah takut ganggu ..tapi jaman skrg kok parah


Quote:Original Posted By felicitaflct
perlu diatur juga gan kata nya 1masjid ga boleh lebih dari 250m jangkauan suara nya apalagi masjid banyak jadi ga saut sautan


Quote:Original Posted By agussnsd22
Ane stujunya adzan dispeaker
Trus cramah dispeaker
Klo buat baca alquran(ps wktu tngah malem)di speaker kurang pas aja,mengganggu wrga yg lagi istirahat.

Quote:Original Posted By badaker
emang dilema gan.. ane jg seorang muslim yang kebetulan ga jauh dr mushola.. suara toanya itu lho.. mantab banget, nyaring.. apalagi ada ibu2 lg main rebana di speakerin.. ampunn..


Quote:Original Posted By ciociocio3kali
kalau adzan saya mengerti gan, tapi kalau spt anak-anak mengaji gitu kadang mengganggu jika :
- anak anaknya bercanda
- jadinya pencemaran suara
- ketawa
- tidak serius
- suaranya di main mainkan


Quote:Original Posted By febrizqie
saranin masjid/musholanya biar pake mic luar + dalem emoticon-Blue Guy Peace kalo rumah ane deket komplek militer gan,kebayang tuh berisiknya gimana emoticon-Cool


Quote:Original Posted By maxshak333
mau ngasih masukan aja gan, apabila adzan memakai speaker itu masih bisa ditoleransi karena sehari hanya 5 kali adzan dan itupun hanya selama 2-4menit, tetapi apabila mengalami setiap ada acara memakai pengeras suara mungkin kita bisa tegur dengan halus dulu, akan lebih mudah lagi apabila agan merupakan jamaah di masjid dan mushola tersebut



Diubah oleh maliamanis
0
Tampilkan isi Thread
Halaman 27 dari 27
SUARA MASJID TERTIB ATAU DITERTIBKAN, KENAPA TIDAK..???
23-08-2018 10:31
Di tempat saya bisa setengah jam itu ngaji ma adzan tiap shalatnya. Ada baiknya ngaji ma adzannya 15 menit aja tiap shalatnya. Dan kalau bisa cukup 1 mesjid aja. Kita akan dengerin orang ngaji ma adzan di mesjid sampe kita meninggal secara ini Indonesia. Tapi alangkah baiknya kita saling menghargai dan menghormati kebebasan satu sama lain, dalam hal ini untuk memperoleh ketenangan.
0 0
0
SUARA MASJID TERTIB ATAU DITERTIBKAN, KENAPA TIDAK..???
24-08-2018 14:27
Dear TS... mungkin ada juga pernah mendengar... "tidak semua hal selalu seperti yg anda inginkan" dan hidup ini bukan HANYA TENTANG DIRIMU.. kecuali anda itu adalah seorang Raja/kaisar/pangeran/princess yang hidup di abad pertengahan..
Apa buktinya? Anda sudah complain ke pengurus mushala sampai polisi, ga ada hasilnya kan??
Saya juga pernah tinggal (ngontrak ) di sebelah mesjid JAMI, setiap hari pagi-malam berisik banget baik suara adzan, pengajian maupun pengimuman2 lainnya. Tak jarang suara2 yg keluar ada juga yg sember (tidak semua merdu) tapi entah kenapa saya menikmati tinggal di sebelah mesjid. Dalam islam adzan itu sebagai penyeru panggilan Allah. Tidak selalu, orang yg suara merdu stand by untuk adzan, tapi harus dilakukan.
Anda orang islam? how ironic...
Seorang muslim terganggu suara adzan yg tidak merdu, lelucon macam apa?
Get use too it ! Ikhlaskan hati anda & pahami apa itu adzan & konsekwensi tinggal di sebelah pusat keagamaan(khususnya masjid/musholla. Bukan malahan share maaf kekonyolan anda sebagai muslim..
0 0
0
SUARA MASJID TERTIB ATAU DITERTIBKAN, KENAPA TIDAK..???
Lapor Hansip
10-11-2018 12:08
Balasan post t0mmmy
Quote:Original Posted By t0mmmy
Toleransi? Apa pemaksaan? Kalau toleransi itu biasanya ada batasan.
Saya melihatnya sih lebih kearah takut karena melawan mayoritas, ga mau ribut dan ga peduli. Itulah toleransi di Indonesia.

Benar, paling sebal kalau komen suruh pindah rumah, kalau mereka sudah punya kemampuan untuk pindah, sudah dilakukan sebelum komplain, mungkin ga pindah rumah aja, kalau waktu lahir bisa pilih mau dilahirkan di negara mana, ya mungkin sudah dilakukan.

Kalau adzan sih ya ga masalah. Yang biasanya jadi masalah itu diluar itu, semua2 dikeluarin lewat speaker.
Ya kalau bisa dimengerti lumayan ada manfaatnya, tapi yang ada cuma suara2 keras diputar berulang-ulang.

Waktu bulan ramadhan ini tambah lagi, sampai tengah malam speakernya bunyi,
Saya heran apa yang puasa bisa istirahat malamnya? Belum lagi harus bangun pagi buat sahur?
Apakah memang yang puasa sengaja disiksa begitu?


sarcasm bro, memang betul tidak buka suara bagi minority karena takut mayoritas dari mayoritas nya punya tendensi gampang main kekerasan emoticon-Big Grin

Gw jg ngalamin kok bro, hampir tiap hari toa dipake untuk anak2 ngaji, mostly ngaji nya literally tereak2, ga kayak ulama atau petinggi agama islam biasanya di merdu2 in atau suaranya steady ga kenceng2. Juga dipake buat lagu2 kasidah, padahal di area ane jg banyak non muslim, tapi kalo non muslim yg berisik di tempat ibadahnya ya bisa ada masalah nanti pasti.

Hahah bulan ramadhan lebih2, gw tidur pake earplug combo earmuff biar ga berisik, kalo jaman orang masih pake lilin gw masih ngerti gunanya tereak2 sahur, sekarang di hp ada alarm, jam ada alarm, buat apa lagi tereak2 di toa dan di jalan? yang ada malah mengganggu istirahat yg ga ngejalanin, tapi mana konsider ke situ, yg bisa dilakukan ya pasang soundproof aja di rumah daripada buka suara nanti ada yg ga suka, jahilin rumah, dilirik sinis kalo lewat (gw sih ga peduli mereka mikir apa ttg gw, tapi bikin risih).

Ya begini sih realitas tinggal di indonesia yg mayoritas nya masih kurang edukasi, ga open minded, the world revolves around them.
0 0
0
SUARA MASJID TERTIB ATAU DITERTIBKAN, KENAPA TIDAK..???
10-11-2018 12:17
Di tempat ane saut-sautan gan, tapi enak-enak aja, entar kalo sepi malah kerasa ada sesuatu yang ilang.
0 0
0
SUARA MASJID TERTIB ATAU DITERTIBKAN, KENAPA TIDAK..???
08-09-2019 13:36
sama gan,rumah ane deket masjid cuma terhalang sekolah.sama yang agan rasakan sering terganggu ,saya juga bingung mau lapor kemana nanti yang ada di cap anti islam kan berabeemoticon-Big Grin .tapi makin kesini makin berkurang volume suaranya,mungkin gara2 kemaren di samber petir dua kali emoticon-Big Grin
0 0
0
SUARA MASJID TERTIB ATAU DITERTIBKAN, KENAPA TIDAK..???
08-09-2019 13:46
Aturan sudah ada, tinggal menertibkan aja, fair aja deh skrg kl agama non islam melakukan hal serupa pake toa kuenceng diatas normal sahut2an gitu 5x sehari, gimana?? Pasti jilid2an, percuma ibadah terus tp kl kedewasaan berpikir kurang. Negara kita ada 6 agama man, blm lg kepercayaan2 lokal.
0 0
0
Halaman 27 dari 27
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.