News
Batal
KATEGORI
link has been copied
14776
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/54e3801998e31ba36f8b456a/diskusi-semua-pedagang-via-e-commerce-atau-marketplaceayo-kita-sharing-di-sini
Terima kasih sudah datang di thread ane,thread ini ane buat berhubung agak sedikit susah untuk mencari review marketplace dari Sisi kita sebagai SELLER,rata-rata yang banyak adalah review marketplace dari sisi BUYER. Terima kasih kepada om momod Eka atas approvalnya,Suhu Vultura,Suhu Olfix beberapa kaskuser yang rate 5 thread ini. Rules: 1.Agar pembahasan lebih fokus,yang kita bahas adalah KHUSUS
Lapor Hansip
18-02-2015 00:53

[Diskusi] Semua Pedagang via e-commerce atau marketplace,ayo kita sharing di sini

Terima kasih sudah datang di thread ane,thread ini ane buat berhubung agak sedikit susah untuk mencari review marketplace dari Sisi kita sebagai SELLER,rata-rata yang banyak adalah review marketplace dari sisi BUYER.

Terima kasih kepada om momod Eka atas approvalnya,Suhu Vultura,Suhu Olfix beberapa kaskuser yang rate 5 thread ini.
Rules:
1.Agar pembahasan lebih fokus,yang kita bahas adalah KHUSUS E-Commerce atau Marketplace tips,cara gabung,dan cara berjualan,TIDAK membahas metode online shop yang lain,baik itu IG,FB,BBM,Website Pribadi,penjualan secara offline dll.
2.No Junk No Flame, dan kita semua sama-sama belajar dan sharing disini
3.Silahkan post sesuai dengan topic yang ada,agar tidak melebar kemana-mana,dan tetap mejaga judul thread sama dengan isinya.
4.No FJB atau Link Lapak,silahkan by PM sesama kaskuser jika ada yang request.


Tujuan thread ini dibuat :
1.Buat sharing informasi dari newbie sampai dgn master-master dan senior di kaskus yang sudah malang melintang di dunia marketplace.kita saling berbagi info disini.
2.Bisa diskusi jika ada pertanyaan ataupun jika ada kendala yang dihadapi selama proses jual beli di marketplace,mungkin bisa sharing disini permasalahannya apa,terkadang ada beberapa marketplace yang CS nya low response menanggapi masalah seller,siapa tau senior2 disini bisa memberikan solusinya.
Okay, untuk sementara Rules dan Tujuan thread ini itu dulu ya gan,nanti mungkin bisa di tambahkan.
Ok,Kita mulai thread ini.
Ane rasa semua warga EC pasti sudah tidak asing lagi dengan e-Commerce ataupun Marketplace.
Berhubung ane cuman ikut 4 Marketplace,Tokopedia,Bukalapak,Elevenia dan Zalora,untuk sementara ane coba share dulu 4 marketplace tersebut,sedangkan untuk Lazada dan marketplace yang lain berhubung ane ngk ikut menjadi supplier disitu akan ane quote sharing dari senior2 semua yang mungkin sudah pernah ikut disana di Post1/Post2.
Sedangkan untuk E-Commerce,sepertinya di indonesia tinggal 1 yaitu OLX,sebelumnya tokobagus dan berniaga merge di OLX,mungkin kaskuser semua bisa nambahkan jika ada yang baru.


Oke gan,kita mulai dari Tokopedia dulu.
Tokopedia

Elevenia

Bukalapak

Zalora


Polling
1,313 Suara
Marketplace Mana Yang Menjadi Penghasilan Terbesar Agan? 
Diubah oleh ladong
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bronx17 dan 23 lainnya memberi reputasi
22
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 231 dari 398
[Diskusi] Semua Pedagang via e-commerce atau marketplace,ayo kita sharing di sini
16-10-2018 20:39
Quote:Original Posted By A.K.Store
Ane juga pas dpt PM dr tokped lngsung coba, eh ga tau nya br bisa aktif bln dpn, wkwk.
Pdhl pngn bgt test fitur voucher ini, emoticon-Smilie

IG kya nya masih bagus, terutama brg2 cwe,
Ud lama pensi jualan di IG, tp kya nya skrg buyer juga bnyk yg tanya punya toko di shopee ga, buat nyari free ongkinya, jd IG kya katalog, closing nya di MP juga. CMIIW

-----
Curhat dikit, minggu kmrn nyari kabel, di toko ijo,
urut dr penjualan yg plng bnyk no.1 hrga 58rb, toko lain sekitar 40-60rb.

Klo urut dr termurah ada yg jual 16rb, penjualan masih di bawah 10, (tp harus pake keyword yg agak spesifik, soalnya kecampur sama kabel lain)
Sebagai seller, Jujur aja ga ngerti sama seller kya gini, pdhl jual 30rb an aja brg dy masih yg termurah.
Sebagai buyer ya seneng nemu brg murah, brg berfungsi dgn baik. Wkwk.

*Terlepas dr merk & kualitas yg sama ya, tp ane yakin masalah kualitas 11-12 lah, sama2 brg cina.


Setuju kalo ig itu fungsiny sebagai katalog sama fan page aj ( bukan tempat untuk closing penjualan ).
Contoh aja brand- brand besar, ig mereka 80% isinya bukan produk mereka, tapi kegiatan2 csr, quotes-quotes, artis endorse mereka. Gak ada price list sama sekali di ig mereka.
Buyer yg beli lewat ig itu buyer yg baru kenal internet semenjak ada smartphone. Bukan bilang jualan di ig itu jelek, tapi tren-nya pasti bakal turun 5 tahun ke depan. Beda sama jual di market place yg trenny masih bisa naik. Kalo mau jualan yg trenny stabil dan ud mature menurut ane jual offline atau web sendiri
0 0
0
[Diskusi] Semua Pedagang via e-commerce atau marketplace,ayo kita sharing di sini
16-10-2018 21:23
Quote:3 Alasan Mengapa Entrepreneur Harus Meninggalkan Marketplace Online
Sumber: techinasia

Dari sudut pandang para entrepreneur, memulai bisnis di marketplace online mungkin merupakan sebuah langkah cerdas. Antarmuka yang mudah digunakan, serta platform multifungsional dari segi pembayaran hingga logistik telah membuat marketplace terlihat sangat menjanjikan.

Di balik segala kepraktisan yang disuguhkan, marketplace juga telah menjadi tempat perlabuhan ribuan pembeli online. Pada Tokopedia contohnya, SimilarWeb mencatat marketplace online tersebut setidaknya telah dikunjungi 154 juta kali pada Agustus 2018. Angka yang sangat dramatis, bukan?

Berdasarkan pada prospek jangka panjang dari sebuah bisnis online, marketplace bukan lagi tempat yang tepat untuk meneruskan bisnis.

Namun, sebagian pebisnis online kini mulai menyadari bahwa strategi pemasaran melalui marketplace bukan merupakan solusi total dari bisnis mereka. Berdasarkan pada prospek jangka panjang dari sebuah bisnis online, marketplace bukan lagi tempat yang tepat untuk meneruskan bisnis.

Di balik keunggulan marketplace online yang tengah hangat dibincangkan para pebisnis, pada kesempatan kali ini saya ingin membagikan fakta kritis lain yang patut dipertimbangkan oleh para entrepreneur, beserta alasan di balik mengapa mereka harus menghindari marketplace sebisa mungkin.

Kompetisi harga
Keunggulan marketplace di mata pembeli mungkin justru akan menjadi bencana di mata penjual. Desain antarmuka yang ramah pembeli mungkin tidak ramah lagi bagi para penjual.

Marketplace pada umumnya mengandalkan kategori produk untuk membantu para pengunjung menemukan barang yang mereka cari dalam waktu singkat. Namun mekanisme ini dalam perspektif lain juga akan mengaktifkan kompetisi harga antara sesama penjual.

Jika hal ini diteruskan maka akan mengakibatkan penurunan pada margin produk.

Setiap kali pengunjung melakukan pencarian, ia akan disuguhkan dengan variasi barang substitusi lainnya dengan variasi harga berbeda-beda. Harga produk yang lebih murah tentunya akan semakin menarik bagi konsumen.

Contohnya pada pencarian “casing Samsung Galaxy Note 9” di bawah, kita dapat melihat terdapat ribuan produk yang sama dengan variasi harga berbeda-beda. Jika hanya dapat melihat referensi dari foto yang terpampang, casing seharga Rp60.000 tidak kalah menarik dengan yang seharga Rp299.000. Jika saya adalah pembeli, saya jelas akan memilih produk yang tersajikan dengan harga yang lebih murah.
Tokopedia Hasil Pencarian Casing Galaxy Note 9 | Screenshot
Ilustrasi pencarian casing Samsung Galaxy Note 9 di Tokopedia.

Jika produk yang dijual bukan merupakan produk unik, pemasaran melalui marketplace justru akan memasukkan produk milikmu dalam kompetisi harga yang lebih sengit. Jika hal ini diteruskan maka akan mengakibatkan penurunan pada margin produk.

Yang lebih mengerikan lagi, pertarungan harga ini tak akan berhenti sejak makin banyak barang buatan Cina masuk ke pasar lokal. Sangat mustahil untuk bertarung dengan produk asal Cina, apalagi dalam kategori harga.

Produktivitas para produsen asal Cina yang tinggi membuat produk mereka dapat dengan mudah mengalahkan pesaing lokal dengan harga yang lebih murah, dengan kualitas sama atau bahkan lebih baik.

Produsen asal Cina merupakan kompetitor terburuk. Kita tidak akan pernah bisa bersaing dengan adil.

Para entrepreneur tentunya perlu berpikir dua kali sebelum memilih jalur pemasaran produk mereka. Sebisa mungkin hindari kompetisi dengan produk asal Cina, apalagi jika produknya tidak memiliki keunggulan yang menonjol.

Pengumpulan data
Pengelolaan data yang tepat akan sangat berguna bagi penyusunan strategi bisnis ke depan. Pemasaran melalui marketplace berpotensi membuat para pebisnis kehilangan kesempatan untuk mendapatkan data tentang pelanggan.

Mereka juga kehilangan kesempatan mengupas lebih lanjut insight dari konsumen. Sangat bertolak belakang dengan situs web e-commerce milik pribadi yang memberikan akses yang luas pada segala data yang dibutuhkan.

Tak hanya demi memahami konsumen, data juga bermanfaat untuk proses pengambilan keputusan strategis
Beberapa metrik umum, seperti bounce rate atau average page duration yang dapat ditemui pada Google Analytics atau tool digital tracking lain, tidak dapat ditemukan dalam laporan marketplace pada umumnya. Para penjual biasanya hanya dapat mengevaluasi data perkembangan toko online masing-masing dari:

Jumlah transaksi tercatat,
Data lain yang kurang relevan, serta tidak mencerminkan keadaaan pasar secara keseluruhan.
Masalah ini akan terus berkembang secara signifikan ketika para entrepreneur memiliki lebih banyak pelanggan. Hal ini menyebabkan mereka mudah kehilangan arah akan pertumbuhan perusahaan, serta berdampak pada pengambilan strategi yang salah.

Pengembangan usaha (scalability)
Pemasaran toko online melalui marketplace mungkin sesuai bagi penjual yang baru saja memulai usahanya. Berbagai manfaat baik dari segi logistik dan pengelolaan situs web telah banyak memberi kemudahan pada mereka yang baru saja memulai usaha online.

Namun, jika para entrepreneur tersebut memiliki visi yang lebih jauh mengenai perkembangan usahanya, marketplace tentu saja bukan dermaga tempat mereka berlabuh. Terdapat berbagai batasan yang akan menghambat pertumbuhan usaha, termasuk dua poin yang telah dijabarkan di atas. Kombinasi dari kedua hal ini saja dapat menghambat pertumbuhan ke depan.

Meskipun pertumbuhan pesat tampak muncul pada periode awal, namun hasil pengamatan Tagtoo terhadap e-commerce di Asia Tenggara memprediksi kebanyakan toko online tersebut akan mengalami kemunduran perlahan-lahan di waktu yang akan datang.

“Hal ini merupakan efek samping dari marketplace yang tidak dapat dihindari,” tambah Edison. “Periode stagnan adalah proses yang akan ditemukan oleh setiap pebisnis. Ini telah menjelaskan mengapa beberapa pebisnis yang telah sukses di marketplace akhirnya berbelok untuk mendirikan situs e-commerce sendiri.”

Salah satu gerai offline Life8 yang usahanya terus berkembang setelah memutuskan meninggalkan marketplace online.

Life8, sebuah brand sepatu kulit asal Taiwan, merupakan salah satu toko online yang pindah dari marketplace menuju situs e-commerce. Pertumbuhan yang begitu pesat setelah itu telah membuat Life8 memiliki sebelas gerai offline di Taiwan. Mereka juga telah berekspansi ke beberapa negara di Asia, salah satunya adalah Indonesia.

Fenomena ini telah banyak diamati pada negara-negara yang telah memiliki e-commerce tahap matang seperti Amerika Serikat, Jepang, dan Taiwan. Sejarah ini tanpa dipungkiri lagi dapat terulang kembali di Indonesia.

Rasio pertumbuhan atau growth rate merupakan kunci indikator dari potensi sebuah bisnis. Dengan scalability terbatas pada marketplace, pebisnis online yang telah bertahan pada fase awal kini harus mempertimbangkan dengan serius entah untuk bertahan atau meninggalkan marketplace di kemudian hari.

Marketplace dan e-commerce sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangannya. Pebisnis tidak dapat mempertahankan marketplace hanya karena mendapat testimoni yang lebih baik dari toko online lain. Endorsement mengenai marketplace juga bukan merupakan kebenaran yang mutlak.

Menjalankan e-commerce memang akan lebih sulit dibanding membuka lapak dalam marketplace. Namun, ketekunan dan kerja keras akan menginvestasikan hasil yang lebih dalam periode yang panjang dan akan menjadi keputusan yang tepat yang pernah kamu buat.

Menurut agan-agan gimana?
1 0
1
[Diskusi] Semua Pedagang via e-commerce atau marketplace,ayo kita sharing di sini
17-10-2018 01:39
Quote:Original Posted By xerdaz
Tops ads skrng susah.. 😂😂😂😂. Iklan bonyok... Duit hangus.. Tp gk papa.. Pelajaran 😂😂😂. Udah habis 2 jutaan lebih buat ngedongkrak penjualan.. Tp tetep aja.. Blm ada penjualan.. Udh pke iklan headline.. Dll.. Masih aja.. Hiksss.. Realistis aja skrng.. Mending ngiklan di ig aja. Buat foto atau video semenarik mungkin.. Tokopedia gak kayak tahun2 kemaren.. Dlu masih bisa profit dri iklan.. Skrng susah ya.. Hikssssssss.. Sekian.. Btw ane jualan clothing.. Custom tshirt.. Branding.. Just share thank you

Clothing berat jualan modal MP doang
mending di IG, closing sales di shopee
soalnya clothing jual image, jual brand, jual imajinasi juga sih
perkuat brand dulu aja bro, drpd buang2 uang ngiklan di tokped
apalagi mengingat clothing itu produk yg mengikat alias personal, soalnya terikat pada gengsi juga

Quote:Original Posted By upboot

Menurut agan-agan gimana?


setuju, jualan di MP harusnya jadi perpanjangan channel pnjualan, bukan dijadiin yg utama

yg bahaya, yg jualan ngejer diskon ongkir
pasti bakal ada saat matinya
mengapa? pikir aja, emang bisa dalam 3-5 tahun kedepan main seperti itu?

mending gedein brand, bangun image produk kita
oleh karena itu, lebih bagus jualan yg brand sendiri, walaupun kecil2an tapi gk apa, drpd bangun brand orang, ujung2nya ditinggalin cukongnya, kita yg mati
atau kalau udah perang harga, habis lah kita

gedein brand image produk kita emang susah, cuma hasilnya kalau udha kebentuk mah dahsyat
contoh aja : bro.do

gw pengalaman naekin brand bbrp acc hape (sp*gen, b*seus, n*lkin dll)
Medio 2013-2015 panen duit, sebulan bisa profit 120-150 jt, murni online macam lazada, tokped, bl, dll
Malah pernah Lazada kita dapet slot banner 3 mingguan di homepage, profit tembus 200 jt an, Lazada sendiri
Cuma ya, masuk 2015 akhir, 2016, 2017 dst
orang2 udah mulai pinter jualan online, byk yg jauh2 brangkat ke cungko bawa barang sekoper buat dijual dimari
gk ada komitmen jaga harga, mereka gk pusing, barang cuma seiprit, ya harga dibanting jauh
yg penting profit cpet, walau kecil biar bisa muter, gitu kali mikirnya

jadilah kehancuran profit, dari yg dulu jualan tempered glass sebiji bisa profit 200 rb, (modal 70 rb, jual 300 rb)
skrg harus banting harga jual juga ke profit cuma 30-50 rb
belum dihajar barang2 sejenis yg harganya murmer (tempered glass ipad cuma 30 rebu bosssss skrg)
jadilah suram emoticon-Big Grin

tapi tetep aja, produsen produknya yg makin tajir, toh yg ngambil produk makin bnayak, hahahha

mkanaya skrg bikin brand sendiri, yg jual kita sendiri, bebas atur harga emoticon-Big Grin
reseller minta barang? bodo amatttt, ngerusakin harga doang emoticon-Big Grin
rencana akhir tahun ini, mau bikin web sendiri, biar fokus penjualan disana semua
Diubah oleh codearm2
1 0
1
Lihat 7 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 7 balasan
[Diskusi] Semua Pedagang via e-commerce atau marketplace,ayo kita sharing di sini
17-10-2018 11:09
gelar tikar sambil nyeduh kopi..nyimak ilmu suhu2 dimari
0 0
0
[Diskusi] Semua Pedagang via e-commerce atau marketplace,ayo kita sharing di sini
17-10-2018 17:52
Ide voucher dan gratis ongkir ini bagus ..soalnya saya males bikin di toko lain...mau fokus di tokopedia aja...tar up aja harganya kemudian kasih free ongkiremoticon-Wakaka
0 0
0
[Diskusi] Semua Pedagang via e-commerce atau marketplace,ayo kita sharing di sini
17-10-2018 21:44

Quote:Original Posted By SPSK


Itu masih mending sih, di IG lagi trennya ngasih Giveaway nih. Jadi kalo cuma jualan ngasih harga murah aja, lewat lah emoticon-Hammer emoticon-Peace

Pernah ada akun yang ketauan ngadain Giveaway jadi-jadian, jadi pemenang Giveawaynya itu adalah temen2 dari yang punya toko. Bahahahaha..
Jadi kalo sekarang ane ngeliat akun yang ngadain Giveaway, apalagi untuk barang2 yang lumayan mahal harganya, ane cuma ngakak aja dalem hati emoticon-Ngakak (S)



Gokil, dari aksesoris hp aja bisa segitu profitnya, basah bener dahhh emoticon-Wowcantik emoticon-Wowcantik emoticon-Wowcantik
Sekarang masih main di aksesoris gan? Atau udah pindah haluan? Hehehe..

Kayaknya ane pengen coba di aksesoris sama gadget, tapi kalo baca2 pengalaman di halaman2 belakang, ngeri2 sedap emoticon-Big Grin



Kalo sekarang aksesoris hp kayaknya mungkin udah banyak yang impor kosongan (tanpa brand) dari luar, terus dibranding sendiri. Waktu kapan gitu, ane pernah liat penawaran (lupa baca dimana), nawarin aksesoris kosongan. Jadi nanti tinggal dibranding sendiri, bikin merk sendiri, sampai mungkin bikin toko official di marketplace. CMIIW.

Kalo sepatu, kayaknya sekarang udah lumayan mudah aksesnya. Soalnya udah ada aja orang yang punya modal gede n punya pabrik/workshop sendiri. Ane ada ngikutin salah satu akun di IG, yang kalo ane liat postingannya suka ngerjain orderan dari merk2 lokal. Mungkin jadinya agak dipermudah ya kalo untuk urusan produksi, ngga bingungin lagi gimana cara pengerjaannya. Tinggal bikin desain, cari material, sama ngulik2 cara buat marketingnya. Makanya untuk produk sepatu, udah mulai banyak berseliweran sepatu merk lokal, mulai dari yang desainnya mirip brand yang udah terkenal, atau ada juga yang coba-coba desain sendiri, anti-mainstream.



Iya tren giveaway, jd pada giveaway hunter. Ane sudah 2 kali ngadain giveaway nilai barang dr 1-2 jt, follower pasti naik tp paling mentok di 300 follower.

Kalau ane sih sementara akan giveaway lg krn lbh ke supplier lht ig ane trus bisa dipercaya buat jadi reseller produk mereka. Dan kelebihan dr giveaway ini orang2nya suka like setiap postingan.
0 0
0
[Diskusi] Semua Pedagang via e-commerce atau marketplace,ayo kita sharing di sini
18-10-2018 12:01
selain si ijo dan si orange, si merah juga sepi ya gan? hmmm
0 0
0
[Diskusi] Semua Pedagang via e-commerce atau marketplace,ayo kita sharing di sini
18-10-2018 13:09
Ane baru mulai di tokoijo, ngiklan pake topads kok viewnya seret banget yah gan mau di naekin mau di kuragin sama aja, baca2 page belakang jg ada yg senasib, ada yg salah kah? input keyword juga gak ada yg nyangkut 1 pun tuh iklan 😨
ngomong2 keyword itu pengimputannya pake # gak sih yah agan2? dan sambung/pake spasi ane masih bingung di itu keyword
0 0
0
[Diskusi] Semua Pedagang via e-commerce atau marketplace,ayo kita sharing di sini
18-10-2018 17:31
Quote:Original Posted By Potatto
Ane baru mulai di tokoijo, ngiklan pake topads kok viewnya seret banget yah gan mau di naekin mau di kuragin sama aja, baca2 page belakang jg ada yg senasib, ada yg salah kah? input keyword juga gak ada yg nyangkut 1 pun tuh iklan 😨
ngomong2 keyword itu pengimputannya pake # gak sih yah agan2? dan sambung/pake spasi ane masih bingung di itu keyword


Di enter gan, nanti misah sendiri
0 0
0
[Diskusi] Semua Pedagang via e-commerce atau marketplace,ayo kita sharing di sini
18-10-2018 17:48
Quote:Original Posted By songotku
ane dah berjalan 3 tahunan, berawal dulu saat di olx-toped-BL udah promosiin produk supplier sampai ratenya tinggi. dan puncaknya sebulan omset bisa 500 jt. eh supplier baru bisa main dimarketplace ngeliat produknya ratenya tinggi ditoko ane jadi dia jualan juga meskipun gak ngaku. soalnya selesnya cuma ada 12 dan ada di kota besar pula. lama-lama harganya dibanting dan seketika toko ane ambruk karena bantingan harga.

pada akhirnya ngaku juga suplier jualan di marketplace dan produk ane diblokir ditiap marketplace.


Waduh kok bisa diblokir? Emg barangnya apa gan? Gak ada produk yg sejenis apa buat substitusinya?
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
[Diskusi] Semua Pedagang via e-commerce atau marketplace,ayo kita sharing di sini
19-10-2018 13:07
makin tahun harus bisa bikin produk sendiri.. ga akan bsa jualin produk orang lain. karena ada aja 1 atau 2 orng banting harga dengan jual produk yang sama.. ane juga sdkit setres jualan diMP..
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
[Diskusi] Semua Pedagang via e-commerce atau marketplace,ayo kita sharing di sini
19-10-2018 13:40
Quote:Original Posted By approdite
bener gan... ane 5th jualin produk brand orang.. skrg makin jenuh emoticon-Frown


Dulu ane jualan baju.. ambil di orang.. saingannya pembeli langsung dri cina.. ane sampe untung 2rbu/pcs baju. Ramenya minta ampun bisa 3 hari perputaran 20juta. Apa mw dikata, ada kejadian import ssh masuk. Langsng amblas dagangan. Dan berhutang
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
[Diskusi] Semua Pedagang via e-commerce atau marketplace,ayo kita sharing di sini
19-10-2018 13:45

Masalah remit dana tokomerah

Misi gan, ane lagi galau karena pencairan dana hasil jualan 1 barang di bukalapak ditunda karena si pembeli confirm terima barang duluan sebelum resi terupdate barang nyampe alamat per kemarin sore tanggal 18 Okt.

Udah bikin komplain & lampirin resi blm ada balasan dan telpon call centre diminta menunggu cek dari admin. Dari emailnya bakal dicek dalam waktu 5 hari 😕
Apa agan2 perna ngalamin hal yg sama di tokomerah dan perlu waktu brapa lama sampai dana cair?

Nyesek krn dana ketahan gede dan dari buyer yg confirm duluan. Ane jualan bener, feedback masi 100% dari 30 penjualan. Tolong pencerahannya[Diskusi] Semua Pedagang via e-commerce atau marketplace,ayo kita sharing di sini
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
[Diskusi] Semua Pedagang via e-commerce atau marketplace,ayo kita sharing di sini
19-10-2018 16:51
Quote:Original Posted By 13aby.oil
Misi gan, ane lagi galau karena pencairan dana hasil jualan 1 barang di bukalapak ditunda karena si pembeli confirm terima barang duluan sebelum resi terupdate barang nyampe alamat per kemarin sore tanggal 18 Okt.

Udah bikin komplain & lampirin resi blm ada balasan dan telpon call centre diminta menunggu cek dari admin. Dari emailnya bakal dicek dalam waktu 5 hari 😕
Apa agan2 perna ngalamin hal yg sama di tokomerah dan perlu waktu brapa lama sampai dana cair?

Nyesek krn dana ketahan gede dan dari buyer yg confirm duluan. Ane jualan bener, feedback masi 100% dari 30 penjualan. Tolong pencerahannya

pic




Ane suka liat kasus dana tertahan di BL di forum surat pembaca ini knp ya?

Kalau ada dana di MP bagusnya diambil cepet" takut kena masalah kaya gini, lagian punya dana banyak di sana juga ngga berbunga. Ditunggu aja 5 hari lagi gan, namanya numpang jualan di tempat orang mau gimana lagi emoticon-Hammer (S)
Diubah oleh arie.id
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
[Diskusi] Semua Pedagang via e-commerce atau marketplace,ayo kita sharing di sini
19-10-2018 17:42
Quote:Original Posted By 13aby.oil
Misi gan, ane lagi galau karena pencairan dana hasil jualan 1 barang di bukalapak ditunda karena si pembeli confirm terima barang duluan sebelum resi terupdate barang nyampe alamat per kemarin sore tanggal 18 Okt.

Udah bikin komplain & lampirin resi blm ada balasan dan telpon call centre diminta menunggu cek dari admin. Dari emailnya bakal dicek dalam waktu 5 hari 😕
Apa agan2 perna ngalamin hal yg sama di tokomerah dan perlu waktu brapa lama sampai dana cair?

Nyesek krn dana ketahan gede dan dari buyer yg confirm duluan. Ane jualan bener, feedback masi 100% dari 30 penjualan. Tolong pencerahannya[Diskusi] Semua Pedagang via e-commerce atau marketplace,ayo kita sharing di sini


Ane sering kok kayak gini di Bukalapak. Kayaknya BL antisipasi bagi buyer baru yg asal klik diterima tapi belum trs komplain.
Tapi gak lama biasanya kalau emang barang udah diterima trs ditracking resinya emang udah diterima tinggal bilang ke cs buat remit dana.
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
[Diskusi] Semua Pedagang via e-commerce atau marketplace,ayo kita sharing di sini
19-10-2018 22:05
Quote:Original Posted By approdite
waduh... apalagi skrg ya gan? import makin susah kah? walaupun udah pasar terbuka?

hutangnya skrg udah selesai gan?


Udh selesai.. sempat di teror.. kebayar karena ada usaha sampingan dan kebetulan lngsng dpt kerja. Saat kerja usaha sampingan ramainya setengah mati sampai keteteran akhirnya resign trus cba usaha lg. Tp sepi lg.. kepikran cri kerja lg sampai nyusun ide usaha baru dan smpe jl lg..
0 0
0
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
[Diskusi] Semua Pedagang via e-commerce atau marketplace,ayo kita sharing di sini
19-10-2018 23:57
Quote:Original Posted By Poloro


Udh selesai.. sempat di teror.. kebayar karena ada usaha sampingan dan kebetulan lngsng dpt kerja. Saat kerja usaha sampingan ramainya setengah mati sampai keteteran akhirnya resign trus cba usaha lg. Tp sepi lg.. kepikran cri kerja lg sampai nyusun ide usaha baru dan smpe jl lg..


Kerja atau bisnis dua2nya bisa bikin kita kaya kok, tapi ada baiknya difokusin. Ane aja udah ngga kepikiran kerja lagi udah focues bisnis online. Profit bisnis udah lebih dari gaji yg dulu. Insyallah ada aja jalannya, semangat gan emoticon-Shakehand2

------------------

Btw, kalau mau jadi orang kaya cepet JANGAN bisnis karena capeknya itu lebih dari pekerjan kantoran dan gajinya justru lebih rendah dari mereka apalagi baru merintis emoticon-Ngakak (S)
Diubah oleh arie.id
0 0
0
[Diskusi] Semua Pedagang via e-commerce atau marketplace,ayo kita sharing di sini
20-10-2018 08:01
Agan2, e-comm yg memberikan service terbaik yg mana? Ane penginnya gk cuma pembeliannya yg mudah. Tapi lbh penting layanan aftersalesnya (komplain, return, tracking pengiriman, jaminan aman, dll).
0 0
0
[Diskusi] Semua Pedagang via e-commerce atau marketplace,ayo kita sharing di sini
21-10-2018 09:18
Selamat pagi. Maaf mungkin #oot dikit, ingin bahas jualan di sosmed seperti IG, FB, Twitter.

selama jualan di sosmed, antara harga jelas dengan cek inbox bagus mana penjualannya?

misalnya gamis ditulis harga jelas Rp 300.000, dengan pajang gambar saja lalu tulis cek inbox. penjualannya bagus mana?

karena ada dua pendapat disini:

opini #1 harga jelas bikin orang niat membeli. misalnya di pengalaman saya berjualan online, saya tuliskan diskon besar. orang jadi penasaran diskon berapa sih. kalau saya tuliskan diskon 30%, orang jadi langsung tahu. beberapa teori menyebutkan kalau kejelasan bikin orang niat beli, so harga clear bikin iklan kita lebih menarik.

opini #2 harga cek inbox lebih bagus, sebab jadi lebih aman dari di-snipper oleh pesaing misalnya pedagang lainnya nginbox pelanggan kita dan menyabot pelanggan kita dengan kasih harga lebih murah.

saya ingin membahasnya dari sisi marketing saja, yaitu sisi jumlah closing / penjualan.

menurut agan opini #1 dan opini #2 benar yg mana? lalu antara #1 dan #2 banyak mana jumlah salesnya?

Makasih.
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
[Diskusi] Semua Pedagang via e-commerce atau marketplace,ayo kita sharing di sini
21-10-2018 10:53
Quote:Original Posted By ekadp
Selamat pagi. Maaf mungkin #oot dikit, ingin bahas jualan di sosmed seperti IG, FB, Twitter.

selama jualan di sosmed, antara harga jelas dengan cek inbox bagus mana penjualannya?

misalnya gamis ditulis harga jelas Rp 300.000, dengan pajang gambar saja lalu tulis cek inbox. penjualannya bagus mana?

karena ada dua pendapat disini:

opini #1 harga jelas bikin orang niat membeli. misalnya di pengalaman saya berjualan online, saya tuliskan diskon besar. orang jadi penasaran diskon berapa sih. kalau saya tuliskan diskon 30%, orang jadi langsung tahu. beberapa teori menyebutkan kalau kejelasan bikin orang niat beli, so harga clear bikin iklan kita lebih menarik.

opini #2 harga cek inbox lebih bagus, sebab jadi lebih aman dari di-snipper oleh pesaing misalnya pedagang lainnya nginbox pelanggan kita dan menyabot pelanggan kita dengan kasih harga lebih murah.

saya ingin membahasnya dari sisi marketing saja, yaitu sisi jumlah closing / penjualan.

menurut agan opini #1 dan opini #2 benar yg mana? lalu antara #1 dan #2 banyak mana jumlah salesnya?

Makasih.


Kalau gue pribadi kurang suka nampilin harga di iklan kita alasanya karena kalau cabuy tertarik, tapi harganya ngga masuk udah otomatis lari kecuali harganya emang parah banget murahnya misal gamis yg harga 300.000 dijual cuma 10ribu kalau ini boleh lah emoticon-Wowcantik

Untuk sales gue blm bisa jawab karena masih nyusun aset untuk bahan iklan nanti sih, baru mau terjun di periklanan sosmed emoticon-Metal
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Halaman 231 dari 398
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia