News
Batal
KATEGORI
link has been copied
187
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b97313312e257c3368b4567/sejarah-kelam-pembantaian-sultan-sultan-melayu-di-tanah-sumatera
Tidak banyak generasi muda Indonesia yang tahu tentang sejarah kelam ini. Entah itu sengaja ditutupi atau memang dianggap tidak begitu penting. Namun kenyataannya ini merupakan salah satu kisah sejarah paling kelam yang pernah terjadi di Indonesia. Nyawa orang-orang tidak bersalah dianggap tidak berharga atas nama revolusi.
Lapor Hansip
11-09-2018 10:06

Sejarah Kelam Pembantaian Sultan-Sultan Melayu di Tanah Sumatera

Past Hot Thread
icon-verified-thread
Tidak banyak generasi muda Indonesia yang tahu tentang sejarah kelam ini. Entah itu sengaja ditutupi atau memang dianggap tidak begitu penting. Namun kenyataannya ini merupakan salah satu kisah sejarah paling kelam yang pernah terjadi di Indonesia. Nyawa orang-orang tidak bersalah dianggap tidak berharga atas nama revolusi.

Peristiwa ini bermula pada tahun 1946 silam. Terjadi gerakan sosial yang dilakukan oleh rakyat terhadap penguasa Kerajaan-Kerajaan Melayu di wilayah timur Sumatera.  Gerakan ini dikenal dengan Revolusi Sosial Sumatera Timur. Pemicu revolusi ini adalah gerakan kaum komunis dan nasionalis yang hendak menghapuskan sistem kerajaan yang dianggap antifeodalisme. Revolusi ini melibatkan mobilitas rakyat yang berujung pada pembunuhan anggota Keluarga Kesultanan-Kesultanan Melayu yang dianggap pro Belanda.

Sejarah Kelam Pembantaian Sultan-Sultan Melayu di Tanah Sumatera


Aksi kejam ini berawal di Kesultanan Kualuh. Sultan Al Hadji Moehammad Sjah, Sultan dari Kerajaan Melayu yang berada di Tanjung Pasir, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatera Utara ini diseret saat sedang shalat malam di rumahnya. Kejadian tersebut berlangsung pada 3 Maret 1946.. Sultan Al Hadji Moehammad Sjah  dibawa ke kawasan kuburan Cina bersama dua orang anaknya, yaitu Tengku Mansyoer Sjah Gelar Tengku Besar dan Tengku Dirman Sjah. Sultan Kualuh dan kedua anaknya kemudian disiksa lalu ditinggalkan begitu saja dalam keadaan sekarat. Beruntung, pada pagi ada nelayan yang kebetulan melintas dan membawa mereka bertiga ke istana untuk mendapatkan perawatan. Sekitar pukul 11 siang, datang sekelompok orang berbeda hendak menjemput Sultan Al Hadji Moehammad Sjah beserta kedua anaknya. Sekelompok orang tersebut beralasan akan membawa mereka bertiga ke rumah sakit.

Bukannya dibawa ke rumah sakit, Al Hadji Moehammad Sjah dan kedua orang anaknya justru dibunuh secara kejam. Sejarawan Melayu Tengku Haris Abdullah Sinar dalam sebuah literatur mengatakan, para petinggi Kesultanan Kualuh tersebut dibunuh saat adzan sedang berkumandang. “Saat hendak dibunuh, Tuanku sempat berkata; Bila kalian hendak membunuh kami, tunggulah Obang (adzan) selesai dikumandangkan dan izinkan kami sembahyang sekejap,” pinta Tuanku saat itu. Permintaan tersebut tidak dikabulkan. Sultan Kualuh dan kedua puteranya tewas dibunuh.

Peristiwa serupa juga terjadi di Kesultanan Panai, Kota Pinang, Negeri Padang Tebing Tinggi dan Kesultanan Bilah yang menewaskan Tuanku Hasnan.

Kesultanan Langkat juga mengalami nasib serupa. Tidak sedikit perempuan keluarga Kesultanan diperkosa di hadapan orangtua dan keluarganya. Sedangkan lelaki dibantai dengan sadis. Akibatnya, Kesultanan Langkat banyak kehilangan petinggi kerajaan dan sejumlah pakar. Dalam peristiwa ini, seorang sastrawan Tengku Amir Hamzah, Pangeran Langkat Hulu dan Wakil Pemerintah Republik Indonesia saat itu, turut terbunuh. 

Sejarah Kelam Pembantaian Sultan-Sultan Melayu di Tanah Sumatera

Tengku Amir Hamzah


Peristiwa pembunuhan Tengku Amir Hamzah terjadi pada 7 Maret 1946. Dalam peristiwa itu, Tengku Amir Hamzah dan sejumlah petinggi Kesultanan Langkat dijemput paksa menggunakan truk terbuka oleh sekelompok orang, kemudian di kumpulkan di Jalan Imam Bonjol, Binjai. Bersama tahanan lainnya, Tengku Amir Hamzah disiksa kemudian dibunuh di perladangan di kawasan Kuala Begumit oleh Mandor Iyang Wijaya yang tidak lain adalah pelatih kesenian silat kuntau Istana Langkat.

Sebelum melakukan pembunuhan, algojo mengabulkan dua permintaan Tengku Amir Hamzah. Pertama; Tengku Amir Hamzah minta penutup matanya dibuka karena ingin menghadapi ajal dengan mata terbuka. Kedua; Tengku Amir Hamzah meminta waktu untuk sholat sebelum hukuman dijatuhkan.

Pembantaian dan pembunuhan juga terjadi di Negeri Padang, salah satu Kerajaan Melayu di Tebing Tinggi pada 3 Maret 1946. Dalam peristiwa ini, cucu Tengku Tebing Pangeran, Tengku Sortia, tewas di tangan sekelompok orang.

Peristiwa terjadi saat Tengku Sortia sedang sholat di rumahnya di kawasan Tongkah, perkebunan tembakau milik kerajaan Negeri Padang, bersama isterinya Puang Maimunah. Saat ini Perkebunan Tongkah berada di antara Kabupaten Simalungun dan Serdang Bedagai (Sergai). Tengku Sortia diseret dari rumah kemudian dibunuh. Jasadnya dihanyutkan ke sungai tidak jauh dari rumahnya.

Di malam yang sama, 3 Maret 1946, Kesultanan Asahan di Tanjung Balai juga mengalami nasib serupa. Sebelum adzan Shubuh berkumandang, Tengku Muhammad Yasir menyambut Sang Ayah di rumahnya yang baru tiba dari istana setelah bersiaga akibat tersiar kabar akan terjadi penyerangan. Rumah Cucu Sultan Asahan ke X ini berada di lingkungan Istana Kesultanan Asahan, di lingkaran Kota Raja Indra Sakti yang di tengahnya terhampar lapangan hijau.

Sejarah Kelam Pembantaian Sultan-Sultan Melayu di Tanah Sumatera
Istana Kesultanan Asahan


Tengku Muhammad Yasir yang saat itu masih berusia 15 tahun, melihat sejumlah orang mengendap-endap ke arah istana saat membukakan pintu untuk ayahnya. Karena takut, Tengku Muhammad Yasir kemudian masuk ke dalam rumah bersama ayahnya. Pukul 06.00 pagi, Istana Kesultanan Asahan diserang sekelompok orang. Sultan Asahan saat itu, Tuanku Sjaiboen Abdoel Djalil Rachmatsjah, berhasil melarikan diri melalui pintu belakang istana.

Satu jam kemudian, sekelompok orang datang ke rumah Tengku Muhammad Yasir dan membawa ayahnya. Tengku Muhammad Yasir tidak turut dibawa karena sedang menderita sakit pada bagian kaki yang mengalami pembusukan hingga mengeluarkan aroma tidak sedap.

Pasca penangkapan ayahnya, Tengku Muhammad Yasir menyelamatkan diri ke rumah kakak sepupunya, Tengku Haniah. Ternyata, Tengku Muhammad Yasir tidak menemukan seorangpun lelaki di rumah itu. Semua telah ditangkap sekelompok orang.

Semua peristiwa diatas sama sekali tidak pantas disebut sebagai revolusi. Ini merupakan sebuah pembunuhan massal yang perlu diusut demi keadilian bagi para korban. Pertanyaannya, apakah pemerintah saat itu memberikan dukungan terhadap aksi kejam ini? Entahlah, tiada yang tahu. 

Referensi :
https://m.medansatu.com/berita/3503/...i-timur-sumut/
https://www.semedan.com/2016/03/revo...k-bernadi.html
Diubah oleh arifdoank
profile-picture
profile-picture
tololdevil dan ourer memberi reputasi
3
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 5 dari 7
Sejarah Kelam Pembantaian Sultan-Sultan Melayu di Tanah Sumatera
15-09-2018 17:18
ngeri ngeri han
0 0
0
Sejarah Kelam Pembantaian Sultan-Sultan Melayu di Tanah Sumatera
15-09-2018 17:25
keren gan ini yg berwawasan nih
0 0
0
Sejarah Kelam Pembantaian Sultan-Sultan Melayu di Tanah Sumatera
15-09-2018 17:29
begitulah revolusi nya republik gan, keluarga kerajaan selalu jadi kambing hitam dan pergerakan masa yang brutal
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
0 1
-1
Sejarah Kelam Pembantaian Sultan-Sultan Melayu di Tanah Sumatera
15-09-2018 17:47
Lebih gelap lagi runtuhnya majapahit yang menyebabkan mundurnya peradaban indonesia
profile-picture
profile-picture
kaiserwalzer dan muhamad.hanif.2 memberi reputasi
1 1
0
Sejarah Kelam Pembantaian Sultan-Sultan Melayu di Tanah Sumatera
15-09-2018 18:48
ternyata ada sejarah kelam

yang belom diekspose secara gamblang ternyata
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
0 1
-1
Sejarah Kelam Pembantaian Sultan-Sultan Melayu di Tanah Sumatera
15-09-2018 21:56
dulu di sekolah tak diajarkan sejarah iniemoticon-Mewek ane taunya malah dari internetemoticon-Matabelo
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
1 0
1
Sejarah Kelam Pembantaian Sultan-Sultan Melayu di Tanah Sumatera
15-09-2018 23:14
Itulah sebabnya indonesia mending dijajah aja.
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
0 1
-1
Sejarah Kelam Pembantaian Sultan-Sultan Melayu di Tanah Sumatera
16-09-2018 02:41
nyimak dulu deh.... apakah para keturunanya ada yg masih hidup?? klau ada knp tidak ditindak lanjuti?? ini kan kriminal namanya... benar gak??? emoticon-Cool
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
1 0
1
Sejarah Kelam Pembantaian Sultan-Sultan Melayu di Tanah Sumatera
16-09-2018 10:25
Jaman sukarno ya
Ooh pantesan
0 0
0
Sejarah Kelam Pembantaian Sultan-Sultan Melayu di Tanah Sumatera
16-09-2018 15:33
dari jaman kerajaan jadi republik. jadi ingat cerita starwars, empire digulingkan oleh republik.
Atau semacam brainwash bahwa kerajaan itu jelek, demokrasi itu bagus.
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan junmi929089 memberi reputasi
0 2
-2
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Sejarah Kelam Pembantaian Sultan-Sultan Melayu di Tanah Sumatera
16-09-2018 23:10
Kayanya harus di mention Agan Hanung B. untuk dibikinin film nya di layar lebar.
emoticon-Cendol Ganemoticon-Cendol Gan
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
1 0
1
Sejarah Kelam Pembantaian Sultan-Sultan Melayu di Tanah Sumatera
17-09-2018 10:30
Quote:Original Posted By mamorukun
Kebalik kali Old Republic yg cenderung labil karena perbedaan pendapat, sehingga menyebabkan civil war berkepanjangan.
Empire menjadi solusi utk mengakhiri perang dan memberikan kestabilan galaksi meski dalam bentuk pemerintahan otoriter dan totaliter.emoticon-Wink
Lagipula revolusi sosial terjadi karena adanya kevakuman dalam transisi kekuasaan.
Alur revolusi sosial 1946 mirip dg Revolusi Perancis dimana kaum progresive revolusioner ingin membuat tatanan dunia baru dg menghancurkan system lama .
Kaum feodal spt royal family, bangsawan dan gereja dianggap sbg perlambangan system lama.
Revolusi sebenarnya bisa berjalan damai karena tuntutan awal masalah pembagian kekuasaan, pajak yg adil dan penyitaan tanah properti bangsawan dan gereja dipenuhi oleh raja Louis XVI.
Tapi kaum revoluioner menjadi paranoid dan anarkis dg adanya kabar kaum bangsawan meminta bantuan asing utk mengembalikan status quo. Akibatnya massa makin brutal membantai siapaun yang dituduh bangsawan, menyerang penjara dan membunuh tahanan yg dianggap pro raja, menduduki istana Tuilires dan mengusir raja, merusak gereja, menyiksa pendeta serta biarawati.
Pemerintahan baru pun antara mendukung dan tidak bisa berbuat banyak menghadapi suara massa yg begitu besar dan brutal karena jika menentang bisa2
Dianggap pro raja dan ikut dibunuh.
Revolusi Prancis sampai saat ini dianggap sebagai experimen demokrasi berdarah pertama yang memakan korban sangat besar.emoticon-Frown
Oleh karena itu maxmilian Robespieres sampai2 bikin undang2 teror sebenarnya utk menekan perilaku massa yg brutal dan mengalihkan hak utk menghukum mati kepada negara.
Lah kok malah ngomongin revolusi prancis


Mantap cerita sejarah agan.
ketika ada yg merasa tidak puas maka akan ada pergejolakan. dan cara mencegah atao mengatasi pergejolakan dengan cara dirangkul dan jika tidak bisa, dibinasakan.
Persatuan bisa muncul jika ada satu kepentingan, satu tujuan, dan satu common enemy. Lebih mudah bersatu jika ad lawan yg berwujud ketimbang karena suatu yg abstrak.
Dan untuk membangun sesuatu yg baru maka harus menghancurkan yg lama.

Mana yg lebih bagus antara sistem empire dan republik.
Setelah ingat cerita starwars, sekarang malah pingin nonton lagi film hunger game
Diubah oleh rt_phoenix
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
1 0
1
Sejarah Kelam Pembantaian Sultan-Sultan Melayu di Tanah Sumatera
18-09-2018 18:22
termasuklah kakek buyut ane di langkat gan .. hilang tak berjejak !
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Sejarah Kelam Pembantaian Sultan-Sultan Melayu di Tanah Sumatera
19-09-2018 09:52
Sebenarnya, jauh sebelum peristiwa pembantaian itu, rakyat ditiap tiap kerajaan yg terkena efek pembantaian sudah melakukan beberapa kali mediasi dengan raja raja dan sultan dari kerajaan melayu-batak di sumatera timur. Selama mediasi itulah pihak pihak pro indonesia menandai orang orang yang menerima ide kerajaan mereka bergabung dengan indonesia. Kalau dilihat lebih jeli, kenapa hanya diwilayah sumatera timur saja yg terjadi revolusi, padahal di sebelah barat juga banyak terdapat kerajaan? Itu karena wilayah barat sudah setuju menjadi bagian indonesia, sehingga penguasanya tidak dibantai.

Beberapa minggu sebelum pembantaian, sekelompok pemberontak pro indonesia melakukan perampokan dan penjarahan ke rumah rumah orang kaya pro sumatera timur. Alasannya untuk membiayai upaya pemasukan sumatera timur ke bagian indonesia. Seiring waktu, masyarakat tempat perampokan itu marak terjadi, yang umumnya di wilayah kerajaan kerajaan yg sekarang menjadi kabupaten simalungun, merasa muak dengan kegiatan itu dan mengakibatkan perselisihan dengan pihak pemberontak. Masyarakat yg berseberangan lantas melanjutkan upaya mediasi. Karena dirasa gagal, dan semakin dekatnya upaya kerajaan dan kesultanan utk mendeklarasikan berdirinya federasi sumatera timur, kelompok pemberontak kemudian saling berkoordinasi dan melakukan pembantaian.
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
1 0
1
Lihat 2 balasan
Memuat data ..
Sejarah Kelam Pembantaian Sultan-Sultan Melayu di Tanah Sumatera
21-09-2018 21:12
Quote:Original Posted By menno
dibuku sejarah sekolah2 negeri pun tidak dibahas


di bahas kok gan setau gw tapi ga ampe se detail ini. cuman nyerempet2 dikit aja karna emang cuman 2 paragraf. kaya bangsawan di anggap pinya afiliasi dengan belanda, nah terjadi gejolak sosial dan seterus nya.


ga ada kata pembantaian. cuman kata pembantaian setau gw pas di sma saat terjadi gestapu.

Btw itu pengalaman sma sih pas pel. Sejarah
1 0
1
Sejarah Kelam Pembantaian Sultan-Sultan Melayu di Tanah Sumatera
22-09-2018 12:14
Adakah upaya dari keturunan keluarga kerajaan itu utk dipulihkan hak2 nya gan?
Ato ada inisiatif dr pemerintah utk merestorasi status kerajaan/kesultanan di sumatera timur?

Oot jauh

Saat masa revolusi sosial d solo, status swaparja itu d bekukan ato d cabut sih gan?
Kalo d bekukan kenapa skrg saat masa damai status itu tdk d pulihkan lg?

Ane pernah baca berita salah satu keturunan pubg eh PB XII pernah ngajukan k MK utk status swapraja d pulihkan, hasilnya gmn ya?
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Sejarah Kelam Pembantaian Sultan-Sultan Melayu di Tanah Sumatera
23-09-2018 09:05
berarti dari zaman dulu sudah ada benih benih anti kesultanan / kekhalifahan ya ?....sekarang aja kalo denger kata khilafah responnya sampe begitu
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
0 1
-1
Sejarah Kelam Pembantaian Sultan-Sultan Melayu di Tanah Sumatera
23-09-2018 09:09
ane nyimak gan
0 0
0
Sejarah Kelam Pembantaian Sultan-Sultan Melayu di Tanah Sumatera
02-02-2019 14:35
Quote:Original Posted By VRIK
Karena Jawa adalah Indonesia yang sebenarnya emoticon-Cool


Suku Yg lain mau dibawa kemana??emoticon-Lempar Bata
Diubah oleh Meuhamboe
0 0
0
Sejarah Kelam Pembantaian Sultan-Sultan Melayu di Tanah Sumatera
11-02-2019 00:51

Agenda Belanda-Kominis

Salam damai dr seberanf.Apa yg sy dapati peristiwa ini terjadi kerana pada tahun 1946 kerajaan kerajaan melayu di semenanjung malaya dan pesisir pantai indonesia (menghadap selat melaka) ingin memasukk gabungan kerajaan persekutuan & membentuk negara Malaysia. Jika maksud jni berjaya maka kerajaan kerajaan melayu ini akan menguasai selat melaka di kedia dua belah & amat menyukarkan VOC serta Inggeris. Lalu membuat perjanjian syaitan dgn nasionalis indonesia utk membantai raja raja melayu tadi yg ingin bergabung dgn kerajaan melayu malaya.. VOC & Inggeris tahu jika maksud ini berjaya maka perniagaan mereka akan hancur. Wallahualam bswb.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kaiserwalzer dan 2 lainnya memberi reputasi
0 3
-3
Halaman 5 dari 7
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia