others
Batal
link has been copied
10000
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b7a4a6496bde6f0108b456b/clean-debatedebate-eksistensi-tuhan---part-22
Thread ini adalah thread lanjutan dari http://kask.us/12754125 yang sudah melebihi batas reply. \t\t\t\t\t\t\t\t\t \t\t\t\t\t\t\t\t\tTerima kasih.
Lapor Hansip
20-08-2018 11:58

[CLEAN DEBATE]Debate: Eksistensi Tuhan

Thread ini adalah thread lanjutan dari http://kask.us/12754125 yang sudah melebihi batas reply.
\t\t\t\t\t\t\t\t\t
\t\t\t\t\t\t\t\t\tTerima kasih.
1
Tampilkan isi Thread
icon-close-thread
Thread sudah digembok
Halaman 107 dari 502
[CLEAN DEBATE]Debate: Eksistensi Tuhan - Part 22
04-09-2018 08:51
Quote:Original Posted By 5times
Ada eksperimen oleh fransdewall dan beberapa ilmuwan jaman dulu kalo binatang yang cukup cerdas ternyata punya standar bermoral. ini memungkinkan kalo standar moral bukan berasal dari tuhan lewat agama.

Bahkan kalo ga salah buku selfish gene nya richard dawkins juga menyatakan ada hewan yang berani berkorban demi kehidupan kawan kawan-nya

Jadi, kemungkinan sejarah moral bukan berasal dari kalam tuhan tapi emang insting kita

Cmiiw


Insting itu buat survival, sedangkan moral itu kemampuan untuk membedakan baik & buruk. Seseorang yg menolong orang lain tanpa imbal balik itu bertentangan dengan selfish gene, maka dawkins berkeyakinan bahwa seseorang menolong orang lain krna akan ada imbal balik yg akan dia dapat. Jadi kalo ada evolusionis yg bilang moralitas sejati itu tanpa mengharap/mendapat apapun sebagai timbal balik, mungkin dia lg delusi. emoticon-Big Grin
0 0
0
[CLEAN DEBATE]Debate: Eksistensi Tuhan - Part 22
04-09-2018 09:08
Balasan post threeontree
Quote:Original Posted By threeontree


1. Wkwkwk... ngapain gw kudu ikutan bego kaya lo. Katanya paham agama. emoticon-Embarrassment
Pantesan murtad emoticon-Leh Uga

2. Keluarga animalia kaya lo paham apa soal makna hidup?! emoticon-Embarrassment Realitasnya, nilai tertinggi dari binatang kaya lo cuma butuh survive & beranak pinak. Mau lo hidup 1000th atau sekaya bilget, makna hidup yg lo imani itu cuma ilusi, ga real.
Makan tu realitas. Non theis deluded emoticon-Ngakak


1.Oalah... IDIOT.
Gak ada Argument bantahan. Buntu otak elo ya tong.
Harusnya elo bantah tuh berdoa panjang umur hukumnya Mubah. Sekalian aja elo bilang ke ustadz Kiai dll yg berdoa minta umur panjang itu mereka adalah orang BEGOK.
ini malah menye2.

2. Ngomong apa toh cah?
Yg gw Imani? Ilusi? gak real? , otak elo kebalik kebalik yak.
yg mengimani itu ya elo BEGOK, mengimani adanya hidup setelah kematian, Ilusi tentang Surga, mengharapkan hidup kekal Abadi di Surga.
Semua yg elo imani diatas nilainya bukan/ belum bisa dikatakan sebagai realitas.
Iya gw dulu Iman kepada Tuhan dan Agama gw, sama cara pikirnya kayak elo. kebolak kebalik. "Iman" bikin tai ayam rasa cokelat.
Dan perilaku "delusi" ini bisa dipelajari di psikologi.

Gw pernah jadi teis.. so apa yg elo sekarang alamin pernah gw alamin. Paham?
Gw tau apa isi kepala teis kayak elo dan apa makna hidup yg diajarin Agamanya. resultnya adalah cara elo memandang sesuatu, cara elo memaknai hidup itu dilandasi oleh kepercayaan elo. just it.
sebelum elo berada di level gw. coba pahami ini dulu biar mindset otak mini elo ga cuma berfikit non teis itu hanya binatang yg survive dan beranak pinak.



Diubah oleh ngewa79
0 0
0
[CLEAN DEBATE]Debate: Eksistensi Tuhan - Part 22
04-09-2018 09:13
Balasan post shinhikarugenji
Quote:Original Posted By shinhikarugenji
Jika surga dan neraka tidak pernah ada,
akankah para theis masih melakukan kebajikan?


ya tentu ada yang iya tetep melakukan melakukan kebajikan dan ada yang tidak......bagi theis surga dan neraka itu tidak mungkin tidak ada, ya pasti ada......

0 0
0
[CLEAN DEBATE]Debate: Eksistensi Tuhan - Part 22
04-09-2018 09:30
Balasan post markawan
Quote:Original Posted By markawan


setuju

kl menurut theis, kecenderungan untuk berbuat baik sdh jadi fitrah manusia yg ditanamkan oleh Tuhan. sampe ada yg disebut utusan krn ada kecenderungan juga manusia utk lupa dan berbuat buruk yg berpotensi merusak tatanan. mkn jadi ruwet krn musti diancam2 atau dikasih hadiah

sampe sini, dr sisi tujuan kebaikan, mkn seolah2 tdk ada perbedaan antara theis dan non-theis. tp perbedaan itu akan muncul pd saat kita bahas kebaikan itu sendiri, apa yg baik/tdk utk manusia itu sendiri. tanpa agama, hanya org2 yg mendapat petunjuk yg tau apa yg baik/tdk bagi dirinya sendiri, lebih2 bagi manusia yg lain (anggaplah sistem)


Teis mengimani bahwa hukum dan aturan dalam Agama adalah berasal dari Tuhan. its okay. Iman gak butuh pembuktian.

Nah bedanya bray, gw sbg non teis beranggapan bahkan berkesimpulan bahwa hukum dan aturan2 dalam agama itu gak lebih dari buatan manusia jaman dulu untuk memgkontrol kehidupan sosial agar lebih baik. Kenapa gw bilang orang jaman dulu, karena Agama memang terbentuk jaman dulu.
Hukum dan aturan menurut gw tercipta berasal dari akal pikiran manusia itu sendiri didasari pengalaman, kehidupan sosial manusia pada suatu kondisi lingkungan sosial yg terjadi.

Jiwa spiritual manusia udah tertanam dari jaman dulu ketika manusia sadar dirinya adalah manusia sampai sekarang, sifat spiritual tetap melekat, kalo kata tante Karen Armstrong manusia adalah Homo Spritual. Nah sifat ini yg menjadikan manusia penasaran serta takjub dengan hal2 yang misteri dan yg menurut mereka ajaib karena belum bisa dijelaskan karena keterbatasan manusia jaman dulu. Okey kaitannya dengan Hukum dan aturan agama, hal2 ajaib ini dibumbui agar manusia lebih patuh kepada hukum dan aturan Agama jaman dulu bahkan sampai jaman sekarang. Contoh surga neraka. malaikat pencatat amal baik dan buruk. mukzijat dll.
Diubah oleh ngewa79
0 0
0
Lihat 1 balasan
[CLEAN DEBATE]Debate: Eksistensi Tuhan - Part 22
04-09-2018 10:02
Balasan post fuzzyparadoxx
Quote:Original Posted By fuzzyparadoxx


What??
Apa lu berasumsi bahwa hanya karena manusia lebih concern pada titik koordinat moralitas daripada titik koordinat materiil sebagai alat ukur kemanusiaan tentang suatu entitas lain maupun dirinya sendiri, maka dari itu seharusnya manusia berevolusi dari center self nya sendiri yaitu "moralitas", why not both happen..
"Moralitas" dan "Materiil".

Proto-manusia berevolusi menjadi manusia tapi tetap keduanya masih dalam golongan animalia, proto-manusia gak bisa berevolusi tanpa perubahan materiil(biologis), karena ada evolusi materiil maka pemahaman moralitas juga berkembang (wujud alat ukur "kemanusiaan" dari subjek yg telah mengalami evolusi juga berubah.)
Lu kayaknya belum mempertimbangkan gimana asal usul moralitas itu muncul di otak proto-manusia (misalkan ada) dan di otak manusia itu sendiri.
Moga2 aja bener maksudnya..emoticon-Smilie


Karena emang cuma manusia yang punya kesadaran akan martabat/ hakikat hidup.
Hewan kenal martabat? Kucing ayam dsb bugil kesana kemari ga ada rasa malu emoticon-Big Grin

Sekarang gue tanya kenapa manusia punya rasa malu?emoticon-Big Grin

Gausah maksa lo memahami argumrntasi gue soal moralitas tidak melekat pada "materil" pahami dulu soal sederhana di atas emoticon-Big Grin

0 0
0
[CLEAN DEBATE]Debate: Eksistensi Tuhan - Part 22
04-09-2018 10:49
Quote:Original Posted By threeontree


Insting itu buat survival, sedangkan moral itu kemampuan untuk membedakan baik & buruk. Seseorang yg menolong orang lain tanpa imbal balik itu bertentangan dengan selfish gene, maka dawkins berkeyakinan bahwa seseorang menolong orang lain krna akan ada imbal balik yg akan dia dapat. Jadi kalo ada evolusionis yg bilang moralitas sejati itu tanpa mengharap/mendapat apapun sebagai timbal balik, mungkin dia lg delusi. emoticon-Big Grin


bego juga gasakit gatau lo pastur emoticon-Big Grin
0 0
0
[CLEAN DEBATE]Debate: Eksistensi Tuhan - Part 22
04-09-2018 11:14
Quote:Original Posted By omtanmas
Kenyamanan beragama sebaiknya diawali dari hati yg bersih, jangan diawali dari akal !!

banyak faktor yg mempengaruhi akal, diantaranya ; informasi semu & aktual, kekerasan & kelembutan hati, pengaruh lingkungan, dsb ..

Mencari kebenaran sejati tidaklah cukup melalui akal .. gunakan seluruh daya yg ada seperti hati yg bersih, akal, intuisi, dsb .. niscaya tuhan kan menuntunmu menuju dan mengamini kebenaran sejati !!


wow .... sedap bahasa gw .. wk wk wk


Mantap gan, terima kasih sudah menjawab.

Tapi, misal hati dan pikiran kita penuh percaya sama agama yang sekiranya salah, bagaimana?

Hmm gitu, berarti akhir kata kita menunggu dituntun Tuhan ya, sambil terus berusaha dan berdoa. Kalo ga dituntun2, berarti emang sial aja gitu.
0 0
0
Lihat 1 balasan
[CLEAN DEBATE]Debate: Eksistensi Tuhan - Part 22
04-09-2018 11:40
Quote:Original Posted By markawan
soal fitrah? tdk ada Tuhan, tdk ada yg menakut2i atau ngasih iming2, standar yg dipake knp harus berbuat baik?

atau soal apa yg lu maksud?

Quote:Original Posted By cobabikinidnih
Sdh bergeser motivasi kebanyakan org utk berbuat baik skrg. Kebanyakan motivasi adalah materi, uang.
Standar pun begitu, lu banyak duit dan royal pasti dianggap baik kebanyakan. Ariana grande pun bisa terheran2 “dipegang” payudara sama pendeta. Mgkn karena pendeta nya non borjuis, mungkin emoticon-Stick Out Tongue

Kalau lu msh menganggap motivasi kebanyakan org berbuat baik di era “tesla” ini karena agama atau tuhan maka patut dipertanyakan hubungan sosialisasi lu dgn dunia luar.

Bagi non-theis, berbuat baik itu memang gak ada hubungan dengan surga-neraka, atau Tuhan ngasih pahala atau gak.
Temtu saja motivasi gak selalu murni.
Bisa saja pengen dipuji, pengen direspek orang, pengen ini itu dsb.
Bisa juga kerena memang pengen orang lain senang aja, karena lihat orang lain senang juga bikin dia senang.

Lalu bagi theis sendiri, motivasi berbuat baik mereka apa?
Lebih pada pengen bikin Tuhan senang?
Pengen dapat hadiah (pahala) dari Tuhan?
Pengen dapat kapling di urga?
Biar dijauhin dari neraka?
Atau apa?

Abaikan aja dulu oknum yang gak pengen orang-orang di luar agama mereka berbuat baik (kalo gak gitu, mereka gak akan teriak-teriak nuding orang-orang lain tersebut gak akan dipedulikan Tuhan atau masuk surga karena meski berbuat baik, orang-orang lain tersebut bukan penganut agama mereka).

Quote:Original Posted By ibnumisran
bagi theis surga dan neraka itu tidak mungkin tidak ada

Dan gue sudah tahu tanggapan lu pasti gak nyambung kus.
2 0
2
Lihat 3 balasan
[CLEAN DEBATE]Debate: Eksistensi Tuhan - Part 22
04-09-2018 11:52
Quote:Original Posted By kaenakane
kenapa tuhan itu harus maha baik dan maha maha yg baik lainnya?

jika tuhan tdk bisa di mengerti dengan logika lalu mengapa tuhan ingin manusia percaya dengan dia secara buta? dan mengapa juga dia memberi manusia logika?


Coba definisiin tuhan yg lw omongin diatas?
Jangan2 lw yg gebleg, coba pendekar mau liat, wkwk
0 0
0
[CLEAN DEBATE]Debate: Eksistensi Tuhan - Part 22
04-09-2018 12:19
Balasan post shinhikarugenji
Quote:Original Posted By shinhikarugenji


Bagi non-theis, berbuat baik itu memang gak ada hubungan dengan surga-neraka, atau Tuhan ngasih pahala atau gak.
Temtu saja motivasi gak selalu murni.
Bisa saja pengen dipuji, pengen direspek orang, pengen ini itu dsb.
Bisa juga kerena memang pengen orang lain senang aja, karena lihat orang lain senang juga bikin dia senang.

Lalu bagi theis sendiri, motivasi berbuat baik mereka apa?
Lebih pada pengen bikin Tuhan senang?
Pengen dapat hadiah (pahala) dari Tuhan?
Pengen dapat kapling di urga?
Biar dijauhin dari neraka?
Atau apa?

Abaikan aja dulu oknum yang gak pengen orang-orang di luar agama mereka berbuat baik (kalo gak gitu, mereka gak akan teriak-teriak nuding orang-orang lain tersebut gak akan dipedulikan Tuhan atau masuk surga karena meski berbuat baik, orang-orang lain tersebut bukan penganut agama mereka).


Dan gue sudah tahu tanggapan lu pasti gak nyambung kus.


ya maka dari itu semua perbuatan baik non theis nanti akan sia-sia di akherat kelak.....dan semua perbuatan baik non theis akan dibalas oleh Tuhan secara sempurna di dunia saja......

0 0
0
[CLEAN DEBATE]Debate: Eksistensi Tuhan - Part 22
04-09-2018 12:38
ganti saja trid ini dengan debat eksistensi allah,,soalnya beda dengan god

biar kalian gak usah ngurusin kristen,,agama sendiri saja lebih parah,,NGACA!!emoticon-Big Grin
0 0
0
[CLEAN DEBATE]Debate: Eksistensi Tuhan - Part 22
04-09-2018 12:50
Balasan post shinhikarugenji
Quote:Original Posted By shinhikarugenji


Bagi non-theis, berbuat baik itu memang gak ada hubungan dengan surga-neraka, atau Tuhan ngasih pahala atau gak.
Temtu saja motivasi gak selalu murni.
Bisa saja pengen dipuji, pengen direspek orang, pengen ini itu dsb.
Bisa juga kerena memang pengen orang lain senang aja, karena lihat orang lain senang juga bikin dia senang.

Lalu bagi theis sendiri, motivasi berbuat baik mereka apa?
Lebih pada pengen bikin Tuhan senang?
Pengen dapat hadiah (pahala) dari Tuhan?
Pengen dapat kapling di urga?
Biar dijauhin dari neraka?
Atau apa?

Abaikan aja dulu oknum yang gak pengen orang-orang di luar agama mereka berbuat baik (kalo gak gitu, mereka gak akan teriak-teriak nuding orang-orang lain tersebut gak akan dipedulikan Tuhan atau masuk surga karena meski berbuat baik, orang-orang lain tersebut bukan penganut agama mereka).


Dan gue sudah tahu tanggapan lu pasti gak nyambung kus.


Itu pertanyaan lu sdh usang. Udah ga ada lagi yg begitu2an. Motivasi berbuat baik itu skrg lbh kpd materi, uang contohnya.
Makanya kan gw blg skrg sdh bergeser. Jgn hanya non theis saja yg blh klaim mengalami pergeseran nilai dan perkembangan. Non theis mgkn cabang pemahaman ttg aspek ketuhanan itu berbeda2, ada yg melalui teori evolusi, big bang, humanism, dll, pun begitu dgn teis skrg sdh berbeda melihat aspek ketuhanan. Emangnya si islam menjaga gereja atau si kristen menjaga masjid mengharap dpt kapling surga apa?

Non theis berkembang, theis pun berkembang. Yg ga berkembang katak dalam tempurung.
0 0
0
Lihat 1 balasan
[CLEAN DEBATE]Debate: Eksistensi Tuhan - Part 22
04-09-2018 14:52
Balasan post Ripcoy
Quote:Original Posted By Ripcoy


Mantap gan, terima kasih sudah menjawab.

Tapi, misal hati dan pikiran kita penuh percaya sama agama yang sekiranya salah, bagaimana?

Hmm gitu, berarti akhir kata kita menunggu dituntun Tuhan ya, sambil terus berusaha dan berdoa. Kalo ga dituntun2, berarti emang sial aja gitu.


Kok bisa tau salah itu darimana ? .. klo hati, akal, intuisi, dsb sdh sepakat untuk mengamini .. apa lagi yg diragukan ?


bila masih merasa ada kejanggalan coba di konfirmasi langsung dari sumbernya ... jangan terpengaruh dari informasi semu yg gak jelas atau pengaruh lingkungan, gali sumbernya sejelas mungkin untuk memastikan / menolak keraguan

Untuk itu dibutuhkan hati yg bersih & niat yg sungguh2, karena kunci utamanya adalah membuka diri dlm menggapai kebenaran yg sejati

-----------------

Tuhan tau siapa yg berniat secara sungguh2, dan yg tidak bersungguh2

Yg bersungguh2 pasti mendapat tuntunan dari arah yg tidak disangka2 ... begitulah cara kerja tuhan




** set dah .. bahasa pujangga banget yak ... kagak bisa diulang enih ! emoticon-Big Grin

0 0
0
Lihat 1 balasan
[CLEAN DEBATE]Debate: Eksistensi Tuhan - Part 22
04-09-2018 15:48
Balasan post Ripcoy
Quote:Original Posted By Ripcoy
Hallo teman2 saya ingin bertanya.

Saya selalu berfikir, bagaimana kita tau agama manakah yang paling benar? Katakanlah, salah satu agama di suatu negara mengklaim mereka adalah agama yang paling benar di muka bumi. Kita sebagai orang yang terlahir dari keluarga agama tersebut pasti mengamini statemen tadi tanpa keraguan. Benar?

Sekarang coba posisikan diri anda terlahir dari keluarga agama yang berbeda serta dari negara yang berbeda pula. Jauh dari negara yang mengklaim agama yang "benar" tersebut. Bagaimana anda tau agama di seberang lautan sana yang benar? Jika sejak kecil anda sudah diajarkan agama yang jauh berbeda dari agama yang diklaim benar tersebut?

Setahu saya, Tuhan yang menentukan kita lahir dari rahim siapa. Jika saya terlahir dari rahim seorang ibu dengan agama yang salah. Bagaimana cara agar saya tau agama yang saya anut itu salah? Dan ada agama di seberang sana yang benar?

Apakah dengan cara belajar agama lain secara otodidak? Jika iya, bagaimana caranya? Bukannya wahyu dan terbukannya hati seseorang datangnya dari Tuhan? Dan jika memang datangnya dari Tuhan, bukankah berarti sudah sejak dari awal yang menentukan kita kafir atau bukan adalah Tuhan sendiri, bukan kemauan kita? Hmm.


ada saatnya orang yang terlahir bukan di "agama yang benar" akan mendapatkan hidayah, tinggal dia terima atau ga hidayah itu sendiri.

karena ada masanya juga dimana orang yang sudah di "agama yang benar", namun tergoda dengan indomie dari agama lain emoticon-Smilie

pada intinya, agama apapun tidak ada yang mengajarkan keburukan. bayangkan tidak ada agama, hukum yang berlaku saat ini juga kebanyakan berdasarkan agama.
Diubah oleh ventsai
0 0
0
[CLEAN DEBATE]Debate: Eksistensi Tuhan - Part 22
04-09-2018 15:50
kukuruyuk emoticon-Ngakak
0 0
0
Lihat 1 balasan
[CLEAN DEBATE]Debate: Eksistensi Tuhan - Part 22
04-09-2018 17:08
Balasan post cobabikinidnih
sebenernya pertanyaan bagus itu, bagaimana misalkan tidak ada surga dan neraka apakah manusia masih berbuat baik ?
klo liat sejarah di masa lalu dimana orang" sama sekali tidak mengenal adanya agama, kecenderungan bagi mereka untuk bersikap barbar, saling membunuh antar suku/kelompok, merampok dan mencuri, pemerkosaan dan prostitusi, penindasan terhadap perempuan, perbudakan. intinya sama sekali tidak ada standar moral disana. maka beruntunglah kita semua umat manusia bisa mengenal ajaran" moral dalam agama, walaupun sebagian pihak mengklaim bahwa tanpa adanya agama, mereka tetap bisa berbuat baik. sebenernya itu klaim yg tidak tau malu dan tidak tau berterima kasih bila melihat sejarah di masa lalu bagaimana orang bertindak saat "tidak mengenal agama sama sekali". jadi mau tidak mau, ajaran moral dalam agama sangat berpengaruh bagi standar moral dunia saat ini.

klo soal surga dan neraka, anggaplah surga dan neraka tidak ada. gw udah mempelajari beberapa ajaran kitab suci jadi dalam kitab suci berbagai agama itu tidak hanya menekankan tentang adanya surga dan neraka, namun dalam kitab suci sendiri menekankan adanya standar moral, konsep Ketuhanan, aturan dalam bermasyarakat, menentukan baik dan buruk, cara hidup dan berinteraksi,dll. jadi walaupun tanda surga dan neraka sekalipun, orang" akan tetap membutuhkan agama sebagai pegangan hidup mereka.
0 0
0
[CLEAN DEBATE]Debate: Eksistensi Tuhan - Part 22
04-09-2018 17:27
Quote:Original Posted By ngewa79
1.Oalah... IDIOT.
Gak ada Argument bantahan. Buntu otak elo ya tong.
Harusnya elo bantah tuh berdoa panjang umur hukumnya Mubah. Sekalian aja elo bilang ke ustadz Kiai dll yg berdoa minta umur panjang itu mereka adalah orang BEGOK.
ini malah menye2.

2. Ngomong apa toh cah?
Yg gw Imani? Ilusi? gak real? , otak elo kebalik kebalik yak.
yg mengimani itu ya elo BEGOK, mengimani adanya hidup setelah kematian, Ilusi tentang Surga, mengharapkan hidup kekal Abadi di Surga.
Semua yg elo imani diatas nilainya bukan/ belum bisa dikatakan sebagai realitas.
Iya gw dulu Iman kepada Tuhan dan Agama gw, sama cara pikirnya kayak elo. kebolak kebalik. "Iman" bikin tai ayam rasa cokelat.
Dan perilaku "delusi" ini bisa dipelajari di psikologi.

Gw pernah jadi teis.. so apa yg elo sekarang alamin pernah gw alamin. Paham?
Gw tau apa isi kepala teis kayak elo dan apa makna hidup yg diajarin Agamanya. resultnya adalah cara elo memandang sesuatu, cara elo memaknai hidup itu dilandasi oleh kepercayaan elo. just it.
sebelum elo berada di level gw. coba pahami ini dulu biar mindset otak mini elo ga cuma berfikit non teis itu hanya binatang yg survive dan beranak pinak.


1. Argumen lo uda terpatahkan bego. Uda relevan emoticon-Big Grin
Ngapain lo bawa2 oknum dan manjadikannya sebagai sumber ajaran agama. Kalau ada oknum A bilang benar apa artinya benar? Kalau oknum B bilang salah maka artinya salah? Mau lo sebut ustad kek, kiai kek, habib kek, kalo berdoa minta dipanjangkan umurnya ya jahil aka bodoh kaya lo. emoticon-Leh Uga

2. Kalo bertahan hidup & beranak pinak termasuk realitas bukan? emoticon-Big Grin

Masa gw kudu downgrade biar satu level ma lo. emoticon-Leh Uga
Gw tau banget mindset manusia2 jahil macem lo. Kopong tp sok tau. Goblok tp sok pinter. Wajar lah kalau murtad. emoticon-Big Grin
0 0
0
Lihat 1 balasan
[CLEAN DEBATE]Debate: Eksistensi Tuhan - Part 22
04-09-2018 18:03
mau ngemis2 beriman atau tidak pada adanya Tuhan gak ngepek njing,,Tuhan gak peduliemoticon-Wakaka
0 0
0
[CLEAN DEBATE]Debate: Eksistensi Tuhan - Part 22
04-09-2018 21:59
Balasan post omtanmas
Quote:Original Posted By omtanmas


Kok bisa tau salah itu darimana ? .. klo hati, akal, intuisi, dsb sdh sepakat untuk mengamini .. apa lagi yg diragukan ?


bila masih merasa ada kejanggalan coba di konfirmasi langsung dari sumbernya ... jangan terpengaruh dari informasi semu yg gak jelas atau pengaruh lingkungan, gali sumbernya sejelas mungkin untuk memastikan / menolak keraguan

Untuk itu dibutuhkan hati yg bersih & niat yg sungguh2, karena kunci utamanya adalah membuka diri dlm menggapai kebenaran yg sejati

-----------------

Tuhan tau siapa yg berniat secara sungguh2, dan yg tidak bersungguh2

Yg bersungguh2 pasti mendapat tuntunan dari arah yg tidak disangka2 ... begitulah cara kerja tuhan


** set dah .. bahasa pujangga banget yak ... kagak bisa diulang enih ! emoticon-Big Grin



Nah bagusan kayak gini style debat lo .. kalo yang kemaren2 itu kayak orang ayan.
emoticon-raining
0 0
0
[CLEAN DEBATE]Debate: Eksistensi Tuhan - Part 22
04-09-2018 22:16
Balasan post threeontree
Quote:Original Posted By threeontree


1. Argumen lo uda terpatahkan bego. Uda relevan emoticon-Big Grin
Ngapain lo bawa2 oknum dan manjadikannya sebagai sumber ajaran agama. Kalau ada oknum A bilang benar apa artinya benar? Kalau oknum B bilang salah maka artinya salah? Mau lo sebut ustad kek, kiai kek, habib kek, kalo berdoa minta dipanjangkan umurnya ya jahil aka bodoh kaya lo. emoticon-Leh Uga

2. Kalo bertahan hidup & beranak pinak termasuk realitas bukan? emoticon-Big Grin

Masa gw kudu downgrade biar satu level ma lo. emoticon-Leh Uga
Gw tau banget mindset manusia2 jahil macem lo. Kopong tp sok tau. Goblok tp sok pinter. Wajar lah kalau murtad. emoticon-Big Grin


1. Terpatahkan biji elo? emoticon-babi
elo langsung bantah aja, gak usah malu2 , bawa referensi, dalil, atau apapun. daripada elo cuma menye2 eek macam diatas.

2. Udah basa basinya?
Dari dulu elo gak pernah bener ngajak gw debat, ngajak debat sampah.
elo gw skip dulu, nunggu pemikiran elo naik level.

ada yg lebih canggih gak nih otaknya
ALL HAIL NGEWA

emoticon-Cool
0 0
0
Halaman 107 dari 502
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
Copyright © 2019, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia